p-Index From 2021 - 2026
41.292
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Khatulistiwa (JPPK) Pendas : Jurnah Ilmiah Pendidikan Dasar ABDIMAS SILIWANGI JURNAL PENDIDIKAN TAMBUSAI Jurnal Basicedu Aulad : Journal on Early Childhood Journal on Education EDUKATIF : JURNAL ILMU PENDIDIKAN Academy of Education Journal Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan JIIP (Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan) Budimas : Jurnal Pengabdian Masyarakat Mahaguru: Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Pasundan International of Community Services Journal (PICS-J) Jurnal Kewarganegaraan Action Research Literate (ARL) Indo-MathEdu Intellectuals Journal Malikussaleh Social and Political Reviews Jurnal Cakrawala Pendas Journal of Islamic Communication and Counseling Jurnal Basicedu Khatulistiwa: Jurnal Pendidikan dan Sosial Humaniora Inspirasi Dunia: Jurnal Riset Pendidikan dan Bahasa Jurnal Manajemen dan Ekonomi Kreatif Jurnal Bintang Pendidikan Indonesia Lencana: Jurnal Inovasi Ilmu Pendidikan Simpati: Jurnal Penelitian Pendidikan dan Bahasa Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Dan Filsafat Jurnal Motivasi Pendidikan dan Bahasa Alfihris: Jurnal Inspirasi Pendidikan Bersatu: Jurnal Pendidikan Bhinneka Tunggal Ika Sosial Khatulistiwa: Jurnal Pendidikan IPS Cendikia Pendidikan Jurnal Nakula: Pusat Ilmu Pendidikan, Bahasa Dan Ilmu Sosial Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan Al-Mubtadi : Jurnal Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah Jurnal Pendidikan Indonesia Jurnal Pendidikan dan Sosial Humaniora Edumaspul: Jurnal Pendidikan
Claim Missing Document
Check
Articles

Meningkatkan Pondasi Negara dengan Menaati Konstitusi Reygita, Haldini; Dewi, Dini Anggraeni; Furnamasari, Yayang Furi
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 5 No. 3 (2021): 2021
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v5i3.2228

Abstract

Negara adalah suatu organisasi yang berada dalam suatu wilayah tertentu, di dalamnya terdapat rakyat, adanya kekuasaan yang berdaulat dan adanya pengakuan dari negara lain. Pada zaman modern saat ini pada umumnya setiap negara memiliki konstitusi, karena berdirinya suatu negara tidak akan lepas dengan adanya konstitusi yang mendasarinya. Dan salah satu fungsinya, yaitu membatasi kekuasaan pemerintahan agar tidak terjadi tindakan kesewenang-wenanganoleh pemerintah. Dengan demikan hak-hak bagi warga negara dapat terlindungi dan tersalurkan. Konstitusi pada dasarnya merupakan suatu aturan yang mengandung norma-norma yang berkaitan dengan kehidupan negara dalam menjaga kekuasaan yang ada dalam suatu Negara tidak disalahgunakan dan hak asasi manusia tidak dilanggar. Konstitusi dapat mengalami perubahan sesuai dengan dinamika kehidupan masyarakat, dalam artian konstitusi dapat berkembang sesuai kebutuhan masyarakat dan tidak stagnan.
Analisis Nilai-Nilai Pancasila pada Penyelenggaraan Festival Hoyak Tabuik di Kota Pariaman Rahma, Vadila Zikra; Dewi, Dini Anggraeni; Furnamasari, Yayang Furi
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 5 No. 3 (2021): 2021
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v5i3.2242

Abstract

Tradisi Tabuik adalah salah satu kegiatan yang dilakukan setiap tahun pada setiap tanggal 10 Muharram di Kota Pariaman. Penyelenggaraan Tabuik dijadikan sebagai tradisi budaya yang patut dilestarikan. Penelitian ini memiliki tujuan untuk memberikan pemahaman bagi pembaca akan nilai-nilai Pancasila yang terkandung dalam tradisi adat festival tabuik di Kota Pariaman. Peneliti menggunakan metode pendekatan kualitatif, dimana yang menjadi sosial situation dalam penelitian ini adalah Analisis Nilai-Nilai Pancasila Pada Penyelenggaraan Festival Tabuik di Kota Pariaman. Dengan rincian, Kota Pariaman sebagai tempat yang diteliti (place), masyarakat Kota Pariaman sebagai pelaku (actors), dan kegiatan serta kebiasaan masyarakat Kota Pariaman dalam penyelenggaraan festival tabuik sebagai aktivitas yang ingin diteliti (activity). Dalam penelitian ini terdapat 4 informan yang terdiri dari Walikota Kota Pariaman, Masyarakat Kota Pariaman dan Pemuda-pemudi di Kota Pariaman. Dari hasil penelitian dan wawancara didapatkan hasil bahwa pada festival adat Tabuik meliputi nilai-nilai Pancasila meliputi nilai ketuhanan, nilai persatuan dan permusyawaratan.
Peranan Perilaku Cinta Tanah Air melalui Pendidikan Kewarganegaraan di Sekolah Dasar Salsabila, Shalwa Rizkya; Dewi, Dinie Anggraeni; Furnamasari, Yayang Furi
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 5 No. 3 (2021): 2021
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v5i3.2244

Abstract

Generasi muda atau generasi penerus adalah generasi yang akan meneruskan hasil perjuangan para pendahulu dengan menjadi pemimpin-pemimpin, yang di harapkan dapat merubah dan memajukan bangsa ini menjadi lebih makmur dan berjaya. Untuk menjadikan generasi muda dapat menjadi pemimpin yang baik seperti yang di harapkan tidak akan terjadi apabila tidak rasa cinta dan bela Negara yang tumbuh di hati dan jiwa mereka. Rasa cinta kepada tanah air sangat penting dan harus di tanamkan kepada generasi muda penerus bangsa, agar kedepannya bangsa ini dapat menjadi bangsa yang besar dan Berjaya. Untuk itu diperlukan sebuah solusi untuk meminimalisirnya. Solusi yang strategis untuk mengatasi permasalahan tersebut adalah dengan dilakukakkannya pembelajaran pendidikan kewarganegaraan di sekolah dasar. Tujuan dilakukannya penelitian ini adalah untuk menerapkan perilaku cinta tanah air melalui pembelajaran pendidikan kewarganegaraan di sekolah dasar. Dalam hal ini, pembelajaran pendidikan kewarganegaraan di sekolah dasar penting untuk diselenggarakan karena akan membentuk sikap yang berkarakter bagi peserta didik. Adapun, penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan melakukan studi literatur terhadap pendapat para tokoh dan mengkaji jurnal yang terkait dengan materi. Kesimpulan dari penelitian ini adalah, pendidikan kewarganegaraan di sekolah dasar menjadikan peserta didik menjadi warga negara yang mecncintai negaranya karena di dalam muatan materi pembelajaran yang diajarkan terkandung nilai pendidikan karakter salah satunya adalah cinta tanah air.
Menumbuhkan Jiwa Nasionalisme Generasi Millenial di Era Globalisasi melalui Pancasila Ekaprasetya, Sahma Nada Afifah; Dewi, Dinie Anggraeni; Furnamasari, Yayang Furi
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 5 No. 3 (2021): 2021
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v5i3.2256

Abstract

Pancasila sangat penting dalam kehidupan sehari hari, karena Pancasila merupakan ideologi bangsa Indonesia, Pancasila juga merupakan pedoman hidup bangsa Indonesia, namun seiring dengan perkembangan zaman serta majunya teknologi juga karena arus globalisasi yang mulai merambah luas di kalangan masyarakat menyebabkan para generasi millenial mulai kehilangan jiwa nasionalisme dan mungkin saja lupa akan ideologi Pancasila, hal ini dapat menyebabkan hilangnya identitas bangsa Indonesia, maka dari itu di perlukanlah sebuah upaya untuk menumbuhkan jiwa serta rasa nasionalisme kaum muda yaitu dengan cara 1) Mengenalkan ragam budaya Indonesia. 2) Menggunakan produk karya dalam negeri. 3) Mendidik anak untuk menghargai perbedaan. 4) Selektif terhadap kebudayaan asing yang masuk ke Indonesia. 5) Memperkenalkan sejarah Indonesia. Tujuan penulisan ini adalah untuk menjadikan Pancasila sebagai pendorong untuk menguatkan rasa nasionalisme generasi millenial di era globalisasi. Metode penulisan yang digunakan dalam menyusun karya tulis ini yaitu library research dan kajian hasil penelitian mengenai penguatan karakter nasionalisme melalui pembelajaran PPKn.
Implementasi Sikap Toleransi di Masyarakat Salsabilah, Tian Adha; Dewi, Dinie Anggraeni; Furnamasari, Yayang furi
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 5 No. 3 (2021): 2021
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v5i3.2257

Abstract

Sumedang merupakan daerah yang luas dalam Pendidikan maupun industry oleh karna itu terdapat masyarakat yang bermajemuk, hal ini di sebabkan oleh perbedaan ras,suku,agama dan budaya. Masyarakat menjadi beragam karena orang-orang dari berbagai daerah di sumedang datang dan menetap di suatu tempat. Mereka membawa kebudayaan,adat istiadat ketempapat tinggal mereka yang baru, maka adanya perbedaan ini masyarakat harus mengeimpelentasikan sikap toleransi terhadap masyarakat luar yang menetap di tempat tinggalnya yang baru. Toleransi merupakan sikap saling menghargai,menghormati,pendapat,pandangan,kepercayaan. Dengan adanya sikap toleransi konflik dan perpecahan antarindividu maupun kelompok tidak akan terjadi. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui berapa jauh sikap toleransi di masyarakat. Adapun metode penelitian ini yang dilakukan dengan mewawancara salah satu masyarakat yaitu di daerah jatinangor. Dengan begitu kita dapat mengetahui seberapa jauh masyrarakat meimplentasikan sikap toleransi.
Pelatihan Pendidikan Karakter dan Budaya Berbasis Pancasila Syaumi, Ihda Khaerunisa; Dewi, Dinie Anggraeni; Furnamasari, Yayang Furi
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 5 No. 3 (2021): 2021
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v5i3.2258

Abstract

Bisa di lihat bahwa saat ini karakter dan pengetahuan budaya dari masyarakt Indonesia sudah sangat minim sekali apalagi yang berkaitan dengan pancasila, di sini kita akan lebih mendalami bagaimana mengenai penting nya pelatihan pendidikan karekter dan budaya berbasis pancasila. Penelitian ini dilakukan bertujuan agar kita bisa mengetahui seberapa jauh perkembangan pendidikan karakter dan budaya di negara kita ini. Penelitian ini dibuat denan metode study literature. Hasil penelitian menunjukan Negara Indonesia in masi sangat minimakan hal yang berbau pendidikan karakter dan budaya, pasti banyak yan bertanya mengapa pendidikan karakter dan budaya itu diperlukan di sini, itu bisa kita lihat denan membaca jurnal ini, dan sebenarnya itu sanat penting untuk melatih karakter generasi bangsa agar lebih bisa menjadi bangsa yang maju.
Media Sosial Mempengaruhi Integrasi Bangsa Awaliyah, Chica; Dewi, Dini Angraeni; Furnamasari, Yayang Furi
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 5 No. 3 (2021): 2021
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v5i3.2259

Abstract

Itegrasi bangsa adalah penyatuan berbagai kelompok budaya dan social ke dalam kesatuan wilayah dan pembentukan suatu identitas nasional. Setelah berkembangnya zaman dari penemuan pesawat telepon Graham Bell pada tahun 1876 memudahkan komunikasi dengan efektif dan cepat. Dipadukan dengan hadirnya internet pada tahun 1969. Komunikasi di dunia semakin meningkat cepat dan memudahkan untuk berkomunikasi. Maka dengan itu adanya media social harus di manfaatkn dengan sebaik mungkin. Dan juga pengaruh budaya luar yang mudah masuk ke Indonesia harus bisa disaring dengan baik. Agar itegrasi bangsa tetap terjaga.
Pendidikan Karakter Bangsa yang Berlandaskan Pancasila Nadiah, Leni; Dewi, Dinie Anggraeni; Furnamasari, Yayang Furi
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 5 No. 3 (2021): 2021
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v5i3.2261

Abstract

Era Globalisasi ini telah berdampak pada karakter bangsa Indonesia sendiri, beberapa diantaranya seperti kurangnya minat untuk membangun karakter bangsa sesuai pancasila, bergesernya etika dalam kehidupan berbangsa dan bernegara, memudarnya kesadaran terhadap nilai yang harus di terapkan sesuai dengan pancasila. Tujuan penulisan makalah ini adalah untuk membangun pendidikan karakter bangsa yang berlandaskan dengan pancasila. Melalui pembelajaran ini di harapkan membangun pendidikan karakter bangsa yang sesuai dengan pancasila dan menamnamkan dalam kehidupan sehari-harinya sehingga menjadi terbiasa. Dan membangun karakter bangsa ini merupakan kewajiban karena pendidikan tidak hanya menjadikan bangsa yang cerdas tetapi menjadikan karakter bangsa yang baik sesuai dengan pancasila. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah kajian literatur. Hasil pembahasan yaitu menjadikan pendidikan karakter bangsa yang sesuai yang berlandaskan dengan pancasila. Rekomendasi atau sumber data ini di ambil dari beberapa penelitian yang digunakan merupakan data kepustakaan, baik berupa jurnal, buku, maupun majalah dan yang lainnya. Tetapi mungkin pasti akan banyak mengambil dari jurnal-jurnal.
Peran Pendidikan untuk Menumbuhkan Sikap Toleransi antar Umat Beragama Novitasari, Nisha; Dewi, Dinie Anggraeni; Purnamasari, Yayang Furi
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 5 No. 3 (2021): 2021
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v5i3.2262

Abstract

Bangsa Indonesia merupakan bangsa yang majemuk karena Indonesia adalah bangsa yang terdiri dari berbagai macam suku bangsa, ras, bahasa, dan agama atau kepercayaan. Dan sebagai bangsa yang menjunjung tinggi Pancasila. Oleh karena itu, pemerintah Indonesia wajib menjamin kebebasan kepada masyarakat Indonesia terlebih kebebasan beragama. Kebebasan beragama adalah prinsip yang mendukung kebebasan individu atau masyarakat, untuk menerapkan agama atau kepercayaan dalam ruang pribadi atau umum. Kebebasan beragama dan toleransi beragama itu tidak dapat dipisahkan. Toleransi beragama adalah cara untuk kebebasan beragama dapat terealisasikan. Pendidikan juga merupakan kegiatan yang dapat merubah atau membentuk pribadi seseorang. Tujuan penelitian ini adalah agar masyarakat Indonesia lebih bisa bertoleransi terhadap sesama. Metode yang digunakan adalah library research melalui sumber sekunder seperti jurnal dan artikel. Objek penelitian ini adalah masyarakat Indonesia. Hasil pembahasannya adalah pendidikan di Indonesia harus lebih mengoptimalkan peran pendidikan dan peran guru untuk bisa menumbuhkan sikap toleransi antar umat beragama.
Meningkatkan Integrasi Nasional melalui Implementasi Nilai-Nilai Bhinneka Tunggal Ika Dinarti, Novi Suci; Dewi, Dinie Anggraeni; Furnamasari, Yayang Furi
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 5 No. 3 (2021): 2021
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v5i3.2263

Abstract

Indonesia merupakan negara yang majemuk. Indonesia dalam membangun atau menyelenggarakan suatu kehidupan nasional selalu mengutamakan persatuan dan kesatuan dalam satu wadah yaitu Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Indonesia memiliki semboyan Bhinneka Tunggal Ika sebagai salah satu kekayaan yang mampu mempersatukan berbagai latar belakang keadaan dan masyarakat Indonesia. Indonesia mempunyai keberagaman bahasa, budaya, agama, suku, etnis dan ras antargolongan. Bhinneka Tunggal Ika juga merupakan dasar untuk mewujudkan persatuan dan kesatuan dikarenakan, bangsa Indonesia membutuhkan sarana yang dapat mempersatukan keberagaman yang ada, tanpa adanya Bhinneka Tunggal Ika kemungkinan akan terjadi konflik akibat keberagaman yang ada di masyarakat Indonesia. Nilai-nilai yang terkandung dalamBhinneka Tunggal Ika yakni;1) Nilai keberagaman ras dan etnis, 2) Membangun nilai keberagaman invkusivisme, 3) Nilai kesadaran budaya multicultural, 4) Membangun nilai sensitivitas gender, 5) Membangun nilai toleransi. Pemahaman nilai-nilai Bhinneka Tunggal Ika merupakan syarat integrasi nasional didalam masyarakat multicultural, nilai-nilai budaya, bangsa sebagai keutuhan, kesatuan, dan persatuan negara bangsa harus tetap dipelihara sebagai pilar nasionalisme. Metode yang digunakan dalam studi ini, menggunakan metode kuatitatif dengan study litelatur.
Co-Authors Achmad Soewardi Adhari, Putri Amelia Aditia, Ilham Maulana Aditya, Ferdino Arief Adriawan, Aura Nazwa Ar'zahra Adwa' Allifah Safwan Afifah, Linda Dwi Ayuni Afifah, Nabila Putri Nur Ai Lisnawati Aigretta Maharani Ainun, Silmi Ireskiani Akbarkusumah, Muhammad Fadlan Akhmad Alwan Rabbani Alexandria Sarah Vania Alifa Nur Latifah Alvira Oktavia Safitri Alvira, Salma Alya Putri Ardani Alya Putri Ardani Alyanti, Siti Elni Amalia Dwi Pertiwi Amalia, Gina Amalia, Gina Amalia, Larissa Suci Amanatin, Ifah Amanda Ramadhan Firdaus Andika Adnan Tamami Andika Adnan Tamami Andika Eka Kurnia Andri Mauliddina, Shela Andriyani, Yunita Angel Dwi Septianingrum Anggia, Intan Ratu Anggraeni Dewi Anggraeni, Dinie Anggraeni, Putri Nur Anindya Nurshadrina Ramadhani Anisa, Rahma Annisa Azzahra Julianty Annisa Humaira Putri Annisa Laela Putri Annisa, Marcella Nurul Anti Muthmainnah Apriliani, Silviana Lilis Ardhiyansah, Saiful Arfi Purnama Nur Indah Arnold Kogoya Artirestu, Iqbal Resa Arya Wibawa Atmanegara Ashifa, Riswati Asti Widiastuti Asyahidah, Nur Laeli Atallah, Gavel Rizky Aulia Azzahra, Zaskia Putri Aulia Nur Jannah Aulia Nur Jannah Aulia, Lulu Rahma Aulia, Naifa Fae Aulia, Putri Varizza Auliadi Auliadi Awalia Marwah Suhandi Awaliyah, Chica Ayunda Cinta Dinanti Azahra Dewanti Galuh Azima, Nishfa Syahira Azizah, Shifa Nur Azizah, Winda Nur Azna Dewi Wulandari Azzahra, Dea ‘Adawiyyah, Ridla Bahani, Fadli Nur Bintang, Arcadhia Muhammad Bunga Bhagasasih Al-Kansa Cahyani, Sekar Ayu Cantika K, Salwa Ciranita Kanaka Suryadinata Santamanggala Crist Evan Lamhot Turnip Danova, Mohammad Gavin Darrell Hammam Luthfiadi Daud, Muhammad Rafi Bahiruddin Dede Margo Irianto, Dede Margo Defany Dwi Rahmadhani Delia Maharani Denis Desfriyati Desviana Zakiya Agistiani Deswita Diandra Deti Rostika Deti, Salsabila Dewi, Dini Anggraeni Dewi, Dini Angraeni Dewi, Dinie Anggraeni Dewi, Dinnie Anggraeni Dewi, Larasati Dewi, Syva Lestiyani Dhafin Salman Dinar Yuliani Dinarti, Novi Suci Dinda Zahra Rama Sabila Dini Anggraeni Dewi Dinie Anggraeni Dinie Anggraeni Dewi Dinie Anggraeni Dewi Dinie Anggraeni Dewi Dinie Anggraeni Putri Dinie Anggraenie Dewi Dinnie Anggraeni Dewi Dinnie Anggreani Dewi Dipta Afrilia Putri Dudung Priatna, Dudung Duha Naufal Zacky Duha Naufal Zacky Dwi Cahyo Mulyo Nugroho Dwi Putri, Yunita Nursyamsi Dwi Wulandari Dwitami, Dena Dzakwan, Rifqi Muhammad Dzikraa Febry Fauzie Dzikraa Febry Fauzie Egwu, Nurva Miliano Eka Fauziah Pratiwi Ekaprasetya, Sahma Nada Afifah Elgy Sundari Eliza, Hanum Ella Salsabila Julianti Enceng Suwarna Fadhilah Salsabila Riadi Fadhilah, Ossie Destiani Fahdini, Alya Malika Fajar Ramdani Fajriyatur Robi'ah Fannia Sulistiani Putri Farah Sabilla Febriany Faridah, Tsana Nur Fatimah, Siti Fauzi, TB Wildan Fauzy, Achmad Rizky Febriany, Farah Sabilla Feronika Manalu Firdan Umar Arisyawal Firdaus, Muhamad Davin Akbar Fitriani, Feni Fuadah, Insania Kamila Fuadah, Intan Samrotul Galuh, Azahra Dewanti Ghina Fauziah Hazimah Ghina, Hikmatul Giffari Aprillianto Rifaldi Gregorius Christian Sunaryo Gumilar, Dinda Amelia Hafni Fauziyyah Haifarashin, Ridha Haikal Putra Gustiansyah Hakim, Aulia Nur Hakim, Luqman Muhammad Fadhlul Nul Hakim, Putra Indika Malik Hanapiah, Frisian Nur Hani Risdiany Hanif, Salman Al Haq, Mohammad Arinal Hasanah, Syifa Atiatul Hendriyana Hendriyana Herawati, Nabila Herdiani, Syafa Herdiansyah, Rachel Fadila Putri Hermayanti, Risa Aulia Hidayat, Noviani Arum Sari Nur Humaira, Jihan Iga Ghufrani Juniarti Ihsan Abdurahman Bi Amrillah Ikhsan Fitrian Catur Nugraha Ikrom Bahari Indah Cahaya Putri Indriani, Egita Dwisari Insani, Galuh Nur Insani, Naila Isnaini, Putri Nur Izzati, Nurul Jannah, Aulia Nur Jasmine Nur Syamsina Jihan Qotrunada Salsabilla Juardi, Indri Fitriani Julya Marlita Khaerunisa, Seilla Juniarti, Iga Ghufrani Kartika Sari Dewi Kartini, Dewi Khairani, Ilmi Annisa Khoerunisa, Siti Khoirunnisa, Nabilla Velia Kholid, Muhammad Haidar Kholisah, Nur Khotimah, Humairo Husnul Kintan Vindria Salsabila Kintan Vindria Salsabila Kiranti, Nandia Komariah Komariah Komariah Komariah Komariah Kulsum, Maulidah Ummu Kurniawati Kurniawati Kurniawati Kurniawati Kurniawati Lailita, Nabila Aulia Lailufar, Hauna Fathiinah Larasati Azzahra Arief Latifah Meynawati Lisnawati Suargana Luthfia, Raisa Ayu Luthfiatunnisa, Farah Fauziah Luthfiyah, Hasna Muthi M Arya Anggara Gustiana Maghfira, Rhaudya Zihan Esa Maharani, Delia Maharani, Levina Amelia Marlita Khaerunisa, Seilla Julya Marsanda Claudia Parameswara Maryam Silva Rahayu Maulani, Cindy Maulida Sukmalia Meilani, Ersha Melia Nurkhalisa Melisa, Dhea Citra Meynawati, Latifah Mila Lisnadiani Iswanda Mochamad Figo Al-Faiq Mochamad Figo Al-Faiq Mochamad Iqbal Ardimansyah Mochammad Ahsan Nur Ilham Mochammad Arsya Akhtiar Permana Moreno Heber Fresa Mufidah, Kayla Rahma Mufti Malik Falhadi MUHAMAD ABDUL AZIS Muhamad Fattan Al-Farisi Muhamad Hata Muhamad Trias Firmansyah Muhamad Yanuar Alfaridzi Muhamad Zaki Fadilah Muhammad Ali Nur Rohman Muhammad Azzura Al Karazi Muhammad Azzura Al Karazi Muhammad Ilham Iskandar Muhammad Jilan Satria Muhammad Nasyih Ulwan Muhammad Naufal Fadlurrahman6 Muhammad Padli Septiana Muhammad Rafi Zamzami Muhammad Rafif Mulyawan, Rico Muna Aljamaliah , S. Nailul Mustika Khoirunnisa Kholillah Muthia Aprianti Muthia Saridewi Muthmainah, Annisa Muthmainnah, Anti Mutia Yasinta Muzamil, Ika Nur N, Putri Salma Nabila Cahyaningtiyas Nabila Ratri Widya Astuti Nabila, Khansa Shafa Nadiah, Leni Naila Melany Najmira, Salwa Nasywa Rofifah Naura Lathifah Jayadi Naura Lathifah Jayadi Nayla Salsabila Nayla Salsabila Neng Ani Neng Serli Nidda Adzkya Nurfitria Nisa, Nurul Noviani Arum Sari Nur Hidayat Novitasari, Nisha Noviyanti, Netha Salwa Nugraha, Ikhsan Fitrian Catur Nur Agnia, Ai Siti Gina Nur Fitriani Nurfadillah, Yoane Siti Nurfatimah, Siti Aisyah Nurhasanah, Anisa Nurjanah, Indri Januari Nurlaila Ramadhani Nurohmah, Ai Nurul Nurohmah, Widianti Nurul Fauziyah Arifin Nurul Hidayah NURUL HIDAYAH Nurul Kamilah Nurul Nisa Octavia, Nisagita Oktaviana, Dinda Parawangsa, Endah Pebriani, Yulia Nuraeni Permana, Belva Saskia Pertiwi, Amalia Dwi Pingkan, Anggista Dwiana Prasetio, Tegar Adi Pratiwi, Eka Fauziah Prihantini Pujasmara, Destiani Dwi Puji Ayu Handayani Pujma Rizqy Fadetra Puspitasari, Regita Putri Indah Pertiwi Putri Nur Isnaini Putri Salma N Putri, Ajeng Adistya Putri, Dipta Afrilia Putri, Fannia Sulistiani Putri, Frysca Amanda Putri, Nadia Nabilah Putri, Nasya Nurlillah Kusuma R. Muhammad Nadzriel Nuryaddin H Rachail, Meisya Siti Rachmania, Setyaningsih Rachmi Nursifa Yahya Raditya Muhammad Rafi Nurfadly Rafidah, Dita Dinar Rahadatul Aisy , Zulfa Ishmah Rahma, Dinda Rahma, Vadila Zikra Rahmadini, Rizqia Ramdani, Rizki Ramzar, Falih Athofa Randika Aryasatya Adipermana Randita Lestari Rani Fitriani Ranu Sudarmansyah Raras Noviana Putri Raras Noviana Putri Ratih Novi Septian Razan Megasatria Retno, Ajeng Sri Reygita, Haldini Rhyno Fairuz Melin Rhyno Fairuz Melin Rifalda Amadea Ardiani Rifki Rochiman Rika Hanipah Rina Rahayu, Rina Risdiany, Hani Riski Ananda Risti Sabila Ristianti, Risma Riswati Ashifa Rizkia, Yusril Fitra Rizkullah, Ahmad Zaki Rizqi Tsalats Fauzan Rizqi Tsalats Fauzan Robi'ah, Fajriyatur Rohmatilahi, Levy Rusmiati, Mei Nur Ruwaidah, Ai Ira Siti Ryan Gabriel Siringoringo Sa’aadah, Salwa Siti Sabilillah Hadian Sabilla, Annisa Sabina, Deby Sabirah, Ruzaina Safitri, Alvira Oktavia Safitri, Awalia Safrilia Alvi Kartika Safrilia Alvi Kartika Salima, Dinda Maryam Salman Sahid Sabiq Salsabil, Alfi Mardiyyah Salsabila, Shalwa Rizkya Salsabilah, Azka Salmaa Salsabilah, Tian Adha Salsyabella, Ratna Cahya Salwa Siti Sa’aadah Saputri, Shalaisa Sastradipura, Rizty Azzahra Satrio Waskito Septia, Della Septian, Ratih Novi Septiani, Sephia Septrian, Raden Farhan Rizki Setyawan Anshory, Muhammad Luthfi Shafira, Diva Shidiqqa, Queeny Qolbi Ash Sielvyana, Sielvyana Sihombing, Andreas Parlin Roberto Silsi Nur Azizah Silvia Agustini Silviana Lilis Apriliani Sinamo Kevin Nathanael Siti Aisyah Nurfatimah Siti Fatimah Siti Fatimah Azzahra Siti Hajar Lutfiah Sofiyani, Navisa Elsofa Solly Aryza Sormin, Yeyen Sri Wulandari Suargana, Lisnawati Subhan Alief Putra Firdaus Subhan Alief Putra Firdaus Sudarmansyah, Ranu Sujarwadi, Ari Sukmana, Nana Sukmana, Salshabila Febrianti Sulistiawati sulistiawati Sulthan Ariq Haikal Supriatna, Chandra Supriyantomo, Nur Adi Syahdan Alfiansyah Syahroni, Rendi Herman Syamsiah, Dinda Nur Syaumi, Ihda Khaerunisa Syawang, Sirilus Daniel Agung Syifa, Nazwa Al Syifaun Nafisah Syifaun Nafisah Syofiyah Hasna Tatimmussa'adah, Raden Tin Rustini Tin Rustini, Tin Tita Mulyati Tita Mulyati, Tita Triananda, Shalika Fajrin Tsaqib Abdan Ulfa, Ina Umairoh, Uum Umar Umar Utama, Muhammad Daffa Adika Vania Afiya Riannisa Vania Afiya Riannisa Vania, Alexandria Sarah Varina Handayani Vioreza Dwi Yunianti Wahyuni, Dianisa Wijaksono, Ammar Winti Ananthia Wulandari, Azna Dewi WULANDARI, WIDYA Yahya, Rachmi Nursifa Yona Wahyuningsih, Yona Yuga Fibra Nurhakim Yuliani, Dinar Yulianti, Delis Zafira, Zil Sala Zein Naufal Jasyr Zihan Adin Fisabilillah Zikri, Shiva Aqila ‘Adawiyyah, Ridla