p-Index From 2021 - 2026
18.966
P-Index
This Author published in this journals
All Journal International Journal of Evaluation and Research in Education (IJERE) Jurnal Pendidikan Karakter Cakrawala Pendidikan Jurnal Civics: Media Kajian Kewarganegaraan Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Khatulistiwa (JPPK) SUPREMASI: Jurnal Pemikiran, Penelitian Ilmu-Ilmu Sosial, Hukum dan Pengajarannya JIPSINDO (Jurnal Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial Indonesia) Tadris: Jurnal keguruan dan Ilmu Tarbiyah Jurnal Sosialisasi: Jurnal Hasil Pemikiran, Penelitian dan Pengembangan Keilmuan Sosiologi Pendidikan Al-Adzka: Jurnal Ilmiah Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah Harmoni Sosial: Jurnal Pendidikan IPS Jurnal Prima Edukasia PIONIR: Jurnal Pendidikan Jurnal Arbitrer Mimbar Sekolah Dasar Jurnal Humanitas: Katalisator Perubahan dan Inovator Pendidikan Jurnal Pendidikan Ilmu Sosial Jurnal Civicus Pendidikan Kewarganegaraan Masyarakat, Kebudayaan dan Politik Untirta Civic Education Journal Jurnal Ilmiah Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan Terampil : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Dasar Naturalistic : Jurnal Kajian dan Penelitian Pendidikan dan Pembelajaran Jurnal Mirai Management Al Ishlah Jurnal Pendidikan Jurnal Studi Komunikasi QALAMUNA: Jurnal Pendidikan, Sosial, dan Agama Jurnal Obsesi: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini SOSIOHUMANIORA: Jurnal Ilmiah Ilmu Sosial dan Humaniora International Journal Pedagogy of Social Studies DWIJA CENDEKIA: Jurnal Riset Pedagogik JPK (Jurnal Pancasila dan Kewarganegaraan) Jurnal Pendidikan : Riset dan Konseptual Jurnal Bidang Pendidikan Dasar Jurnal Moral Kemasyarakatan PEDAGOGIA Educatio Journal of Teaching and Learning in Elementary Education IRJE (Indonesian Research Journal in Education) Edukasi Islami: Jurnal Pendidikan Islam Citizenship Jurnal Pancasila dan Kewarganegaraan Atthulab: Islamic Religion Teaching and Learning Journal Etika Demokrasi Jurnal Basicedu Journal of Moral and Civic Education Aulad : Journal on Early Childhood Jurnal Pendidikan dan Pengajaran Guru Sekolah Dasar (JPPGuseda) Waskita: Jurnal Pendidikan Nilai dan Pembangunan Karakter Fajar Historia: Jurnal Ilmu Sejarah dan Pendidikan Jurnal Fundadikdas (Fundamental Pendidikan Dasar) al-Aulad: Journal of Islamic Primary Education Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series JURNAL ILMIAH MIMBAR DEMOKRASI The Journal of Society and Media Soedirman Economics Education Journal Ideas: Jurnal Pendidikan, Sosial dan Budaya Jurnal Educatio FKIP UNMA Jurnal Civic Hukum RESEARCH AND DEVELOPMENT JOURNAL OF EDUCATION (RDJE) PROGRES PENDIDIKAN UTAMAX : Journal of Ultimate Research and Trends in Education Ijtimaiya : Journal of Social Science and Teaching Jurnal Adat dan Budaya Indonesia ASANKA: Journal of Social Science And Education CIVICS: Jurnal Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan International Journal of Social Learning (IJSL) Jurnal Pendidikan PKn Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan These proceedings represent the work of researchers participating in The International Conference on Elementary Education (ICEE) which is being hosted by the Elementary Education Study Programme School of Postgraduate Studies, Universitas Pendidikan IJORER : International Journal of Recent Educational Research Edu Cendikia: Jurnal Ilmiah Kependidikan Edusentris: Jurnal Ilmu Pendidikan dan Pengajaran Proceedings Series on Social Sciences & Humanities International journal of education and learning Publikasi Berkala Pendidikan Ilmu Sosial Social Landscape Journal Jurnal Cakrawala Pendas Asia Pacific Journal of Management and Education Journal of International Conference Proceedings Jurnal Basicedu Journal of Innovation and Research in Primary Education Social Studies Conference Proceedings Mamangan Social Science Journal SETARA: Jurnal Studi Gender dan Anak Jurnal Pendidikan Islam Sosial Khatulistiwa: Jurnal Pendidikan IPS Rhizome: Jurnal Kajian Ilmu Humaniora PAMARENDA: Public Administration and Government Journal Edumaspul: Jurnal Pendidikan Indonesian Journal on Learning and Advanced Education (IJOLAE) Journal of Constitutional, Law and Human Rights Al Ibtida: Jurnal Pendidikan Guru MI Jurnal Abmas Inovasi Kurikulum Jurnal Pendidikan dan Pengajaran Guru Sekolah Dasar (JPPGuseda)
Claim Missing Document
Check
Articles

OPTIMALISASI PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN DALAM MENGATASI PERILAKU BULLYING SISWA SEKOLAH DASAR Usmaedi Usmaedi; Sapriya Sapriya; Nurul Mualimah
SUPREMASI: Jurnal Pemikiran, Penelitian Ilmu-ilmu Sosial, Hukum dan Pengajarannya Vol 16, No 1 (2021)
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/supremasi.v16i1.20405

Abstract

Penelitian ini menyajikan tinjauan literatur tentang optimalisasi pendidikan kewarganegaraan dalam mengatasi perilaku bullying yang terjadi di sekolah dasar. Pendidikan Kewarganegaraan (PKn) di sekolah dasar memiliki arti penting bagi siswa pada pembentukan pribadi warga negara yang memahami dan mampu melaksanakan hak-hak dan kewajiban untuk menjadi warga negara Indonesia yang cerdas, terampil dan berkarakter yang diamanatkan dalam Pancasila dan Undang-Undang Dasar 1945. Bulliying adalah suatu bentuk kekerasan anak (child abuse) yang dilakukan teman sebaya kepada seseorang (anak) yang lebih ‘rendah’ atau lebih lemah untuk mendapatkan keuntungan atau kepuasan tertentu. Aksi ini dilakukan secara langsung oleh seseorang atau sekelompok orang lebih kuat, tidak bertanggung jawab, biasanya berulang dan dilakukan dengan perasaan senang. Metode Penelitian dilakukan dengan desain kualitatif. Teknik pengumpulan data melalui kajian literatur dilakukan dengan studi dokumen. Kajian literatur adalah analisis, evaluasi kritis dan sintesis pengetahuan yang relevan dengan masalah yang ingin disampaikan. Berdasarkan hal tersebut dapat disimpulkan bahwa bentuk bullying yang paling sering dialami adalah bullying verbal, fisik, dan relasional. Bentuk bullying verbal berupa memanggil dengan panggilan yang buruk, membentak, mengancam. Bentuk bullying Fisik berupa mendorong, memukul, berkelahi, mengambil barang, mengunci di kamar mandi. Sementara bentuk bullying relasional adalah mengucilkan dan memfitnah. Pendidikan Kewarganegaraan di Sekolah Dasar, diharapkan mampu membentuk karakter murid dan mampu membantu murid memahami dan mampu melaksanakan hak-hak dan kewajibannya untuk menjadi warga negara yang baik, cerdas, terampil, dan bertanggung jawab. Peran penting untuk mengoptimalisasi tindakan bullying adanya peran dari lingkungannya baik di sekolah, keluarga maupun masyarakat agar perilaku bullying tidak berulang terjadi.
URGENSI PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN DALAM SOCIAL STUDIES SEBAGAI PEMBENTUKAN KARAKTER CERDAS BAGI GENERASI MUDA PADA ERA GLOBAL Hasni Hasni; Sapriya Sapriya; Erlina Wiyanarti
SUPREMASI: Jurnal Pemikiran, Penelitian Ilmu-ilmu Sosial, Hukum dan Pengajarannya Vol 16, No 1 (2021)
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/supremasi.v16i1.20501

Abstract

Ruang lingkup kajian pendidikan kewarganegaraan merupakan bidang kajian yang bersifat multifacet dengan konteks lintas bidang keilmuan. Dengan Pendidikan Kewarganegaraan dalam social studies dengan baik dan benar diharapkan generasi penerus bangsa Indonesia akan memiliki karakter cerdas (smart), memiliki kemampuan untuk melakukan perubahan di tengah masyarakat, melakukan transfer of learning (proses pembelajaran diri), transfer of values (proses penjawantahan nilai-nilai), dan transfer of principles (proses pengalihan prinsip-prinsip) demokrasi, HAM, dan masyarakat madani dalam kehidupan nyata. Metode dalam penelitian ini adalah metode studi pustaka dengan mengkaji lembar-lembar pustaka dari berbagai kriteria mulai dari buku, jurnal atau artikel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendidikan kewarganegaraan dalam social studies adalah sebagai pewarisan nilai kewarganegaraan dengan menanamkan kepada anak didik suatu komitmen dasar tentang nilai-nilai kemasyarakatan yaitu nilai pengetahuan,  tingkah laku dan nilai-nilai kekayaan budaya serta membantu anak didik untuk mengembangkan kemampuannya untuk mengaplikasikan nilai-nilai kemasyarakatan tersebut. Sedangkan urgensi pendidikan kewarganegaraan dalam social studies sebagai pembentukan karakter cerdas bagi generasi muda di era global adalah warga negara yang memiliki pengetahuan dan sikap kewarganegaraan akan menjadi warga negara yang percaya diri (civic confidence), warga negara yang memiliki pengetahuan dan keterampilan menjadi warga negara yang mampu (civic competence), warga negara yang memiliki sikap dan keterampilan kewarganegaraan akan menjadi warga negara yang komitmen (civic commitment), sehingga  warga negara atau generasi muda yang memiliki pengetahuan, sikap dan keterampilan kewarganegaraan akan menjadi warga negara  smart dan good citizenship
PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN KEMASYRAKATAN DALAM MEMBANGUN WAWASAN WARGA NEGARA GLOBAL Sutrisno Sutrisno; Sapriya Sapriya; Kokom Komalasari; Rahmad Rahmad
Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Vol 10, No 2 (2020): Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan
Publisher : Prodi PPKn ULM dan AP3KnI Kal-Sel

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/kewarganegaraan.v10i2.8000

Abstract

Kajian Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui konsep pendidikan kewarganegaraan kemasyarakatan dalam membangun wawasan warga negara global.  Penelitian ini adalah penelitian konseptual dengan menggunakan metode Library Research, yakni mengumpulkan data-data dari artikel ilmiah, laporan penelitian atau hal lain yang relevan dengan topik. Analisis dari pembahasan ini menjelaskan bahwa Pendidikan dan kewarganegaraan kemasyarakatan merupakan komponan dasar dalam membangun karakter kepribadian masyarakat. Maka untuk membangun wawasan warga negara global diperlukan beberapa upaya yang sistematis dan strategi diantaranya adalah 1) pelaksanaan program kegiatan masyarakat yang berorientasi pada nilai-nilai sosial kearifan lokal masyarakat. 2) program pemerdayaan masyarakat abad ke-21 yang bersumber pada perencanaan jangka panjang beroreintasi pada sektor pertumbuhan ekonomi mikro. 3) program kurikulum pendidikan di lingkungan keluarga dan masyarakat dengan dasar penguatan pengetahuan kewarganegaraan. 4) mambangun budaya partisipasi dalam setiap kegiatan kemasyarakatan. Upaya inilah yang kemudiaan diaktualisasikan pada konsep pendidikan kewarganegaraan kemasyarakatan yang di kembangkan pada lingkungan pendidikan, formal dan norformal sehingga akan terbentuk karakter warga negara yang berfikir global dan berperilaku lokal yang berorientasi pada nilai-nilai karakter jati diri bangsa. Sehingga perlu adanya peran serta pemerintah pusat dan daerah dalam mengaktualisasikan keempat nilai dasar ini dalam bentuk kegiatan sosial kemasyarakatan.Kata kunci: Pendidikan, Kewarganegaraan, kemasyarakatan, Wawasan Warga Negara Global  
Integration of local wisdom based on Naskah Amanat Galunggung in civics learning Yepy Agus Ramdani; Sapriya Sapriya
Masyarakat, Kebudayaan dan Politik Vol. 30 No. 4 (2017): Masyarakat, Kebudayaan dan Politik
Publisher : Faculty of Social and Political Science, Universitas Airlangga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (436.483 KB) | DOI: 10.20473/mkp.V30I42017.418-427

Abstract

Indonesia as a developing country still faces with complex societal issues. To overcome these problems and to strengthen national identity one way is through the field of education. Education that takes into account the value of local wisdom will be easier to achieve educational goals. Naskah Amanat Galunggung contains the values of Sundanese wisdom that can be integrated into the Civic Education lesson. The location of the study was carried out on learning Civics in SMP Darul Falah 2 Cihampelas. The research method chosen is qualitative research using descriptive analytic method. In descriptive method of analytic data is collected as is then analyzed and given interpretation according to requirement of research. The results of this study indicates that the values contained in the Naskah Amanat Galunggung can be easily integrated into the Citizenship education as it is in accordance with the objectives of the Civic Education lesson. The integration of values of Amanat Galunggung in Civics Learning, especially in SMP Darul Falah 2 is by studying and inserting the local wisdom values in every Basic Competence.
PELEMBAGAAN KARAKTER TOLERANSI SISWA MELALUI PROGRAM PENDIDIKAN BERKARAKTER PURWAKARTA Taufan Abiyuna; Sapriya Sapriya
Citizenship Jurnal Pancasila dan Kewarganegaraan Vol 6, No 1 (2018)
Publisher : Universitas PGRI Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (302.682 KB) | DOI: 10.25273/citizenship.v6i1.1845

Abstract

Pendidikan toleransi merupakan upaya edukasi bagi warga negara agar mampu hidup bersama dalam keberagaman untuk menyelesaikan masalah yang berkaitan dengan potensi disintegrasi bangsa Indonesia. Purwakarta merupakan salah satu daerah kabupaten di Jawa Barat yang menyadari pentingnya toleransi dalam pendidikan formal. Maka pemerintah Purwakarta mengeluarkan program Pendidikan Berkarakter yang ditandai dengan Peraturan Bupati Nomor 69 Tahun 2015 sebagai upaya pelembagaan toleransi siswa. SMP Negeri 1 Purwakarta sebagai penyelenggara pendidikan formal menjadi tempat yang mengimplementasikan Pendidikan berkarakter untuk melembagakan nilai-nilai toleransi bagi siswanya yang beragam. Program ini diimplementasikan dalam tiga basis yaitu dalam pembelajaran di kelas, dalam ekstrakurikuler, dan dalam pembiasaan sekolah. 
Kurikulum Pendidikan Kewarganegaraan untuk Meyiapkan Pendidik pada Jenjang Sekolah Dasar Yogi Nugraha; Sapriya Sapriya; Endang Danial; Rahmat Rahmat
Jurnal Basicedu Vol 6, No 3 (2022): June Pages 3200-5500
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v6i3.3054

Abstract

Dunia dihadapkan pada globalisasi yang mengharuskan setiap manusia harus siap dengan berbagai kemungkinan yang akan terjadi di kemudian hari. Kurikulum pendidikan kewarganegaraan perlu mendapat perhatian terutama sejak proses digitalisai mulai masuk ke dunia pendidikan. Akan tetapi memang didalam perkembangan zaman tuntutan dalam pengembangan kurikulum harus terus dilakukan. Perkembangan zaman yang dimaksudkan adalah perkembangan revolusi industri 4.0 yang berkaitan dengan penggunaan teknologi digital. Tujuan penelitian ini secara umum adalah untuk mengetahui kurikulum pendidikan kewarganegaraan berbasis digital untuk menyiapkan pendidik sekolah dasar di Indonesia menghadapi era revolusi industri 4.0. Penguatan kajian kajian tersebut dilakukan menggunakan metode studi pustaka. Studi pustaka digunakan untuk memahami secara mendalam dan komprehensif tentang kurikulum pendidikan kewarganegaraan di era revolusi industri 4.0, kemudian untuk memperkuat kajian pengembangan ini, peneliti juga melakukan kajian melalui media observasi, serta observasi. Hasil yang diperoleh menunjukkan bahwa kurikulum pendidikan kewarganegaraan seharusnya lebih diarahkan pada pengetahuan-pengetahuan terkait dengan multikulturalisme seperti yang sudah dilakukan di negara-negara maju. Kurikulum pendidikan kewarganegaraan perlu untuk memperbaharui sistem pembelajaran serta model pembelajaran mengikuti perkembangan zaman. Pada abad ke-21 ini kebutuhan akan hasil akhir dalam sebuah pendidikan bukanlah manusia-manusia yang hanya bisa membaca, menulis dan berhitung.
Keterampilan Berpikir Kritis Peserta Didik dalam Pembelajaran Hybrid Karyadi Hidayat; Sapriya Sapriya; Said Hamid Hasan; Erlina Wiyanarti
Jurnal Basicedu Vol 6, No 2 (2022): April Pages 1500- 3199
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v6i2.2265

Abstract

Keterampilan berpikir kritis sangat dibutuhkan dalam proses pembelajaran, terlebih lagi saat ini pembelajaran diselenggarakan secara hybrid. Oleh karena itu, penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mendeskripsikan secara komprehensif mengenai keterampilan berpikir kritis yang dimiliki oleh peserta didik dalam pembelajaran hybrid. Metode yang digunakan dalam penelitian ini merujuk pada mixed method atau metode campuran karena mengkombinasikan antara metode kuantitatif dan kualitatif. Hasil yang dicapai dari penelitian ini bahwa keterampilan berpikir kritis peserta didik yang mengikuti pembelajaran hybrid sudah cukup tinggi dengan nilai rata-rata sebesar 73,41. Secara spesifik, hanya terdapat dua deskriptor yang capaiannya masih di bawah 70% yaitu mengenai keterampilan menganalisis dan menjawab pertanyaan berdasarkan fakta. Adapun pada deskriptor lainnya, peserta didik sebagian besar telah memilikinya. Deskriptor tertinggi terkait dengan keterampilan berpikir kritis adalah keterampilan peserta didik dalam menyusun kesimpulan dari materi pembelajaran.
KECERDASAN BERAGAMA BERBASIS PENDIDIKAN SURAU DALAM PEMBELAJARAN DI MINANGKABAU Novidya Yulanda; Suwarma Al Muchtar; Elly Malihah; Sapriya Sapriya
Research and Development Journal of Education Vol 8, No 2 (2022)
Publisher : Universitas Indraprasta PGRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30998/rdje.v8i2.12154

Abstract

Pembelajaran pada dasarnya tidak hanya mengembangkan aspek kognitif, tetapi  ranah afektif juga penting dimiliki oleh peserta didik. Penelitian ini  memiliki tujuan untuk memahami proses pembelajaran dengan menerapkan nilai kecerdasan beragama berbasis pendidikan surau. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan wawancara, observasi, dan studi dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kecerdasan beragama berbasis surau dalam proses pembelajaran akan membetuk karakter peserta didik.  Jadi dapat dikatakan bahwa nilai –nilai dari kecerdasan beragama berbasis surau terintegrasi dengan nilai-nilai pendidikan karakter. Nilai kecerdasan beragama berbasis surau yang diterapkan dalam pembelajaran dilakukan melalui empat tahapan yaitu: pengenalan, penghayatan, pendalaman, dan pembiasaan. Selain itu dalam hasil penelitian ini ditemukan bahwa adanya korelasi ketika peserta didik memiliki kecerdasan beragama (Spiritual quotien) dalam kategori baik, maka kecerdasan intelektual (intelligence Quotient/IQ) dan kecerdasan emosional (emotional quotient/EQ) nya juga baik
TRANSFORMASI PENDIDIKAN KARAKTER DI MADRASAH PADA ERA SOCIETY 5.0 Rhindra Puspitasari; Dasim Budimansyah; Sapriya Sapriya; Rahmat Rahmat
Edukasi Islami : Jurnal Pendidikan Islam Vol 11, No 01 (2022): Edukasi Islami: Jurnal Pendidikan Islam
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Al Hidayah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30868/ei.v11i01.2796

Abstract

Penelitian ini tergolong penelitian pustaka library research. Ada empat alasan yang melatarbelakangi penelitian tentang konstruksi pendidikan karakter di Madrasah Ibtidaiyah pada era distrubsi ini urgen untuk dilakukan, pertama, seharusnya pendidikan karakter yang berlangsung saat ini mampu menurunkan kasus dekandensi moral anak bangsa, namun kenyataannya angka kasus dekandensi moral semakin meningkat. Kedua, diperlukan sebuah konstruksi pendidikan karakter yang ideal untuk bisa dijadikan sebagai model pengembangan pendidikan karakter. Ketiga, Madrasah Ibtidaiyah merupakan salah satu lembaga pendidikan formal yang cukup ideal dijadikan sebagai contoh pengembangan pendidikan karakter. Keempat, belum adanya penelitian sejenis tentang konstruksi pendidikan karakter di Madrasah Ibtidaiyah pada era distrubsi. Hasil Penelitian ini menunjukkan bahwa model pendidikan karakter di madrasah ibtidaiyah memiliki distingsi atau kekhasan yang tidak dimiliki lembaga pendidikan formal sejenis lainnya. Sebagai rekomendasi, penelitian ini mendorong model pendidikan karakter di madrasah untuk senantiasa direkonstruksi secara lebih massif sehingga bisa dijadikan rujukan dalam pengembangan model pendidikan karakter di lembaga lain yang sejenis.
STRATEGI PENGEMBANGAN SIKAP SOSIAL PESERTA DIDIK DALAM PEMBELAJARAN TEMATIK DI SEKOLAH DASAR Ani Siti Anisah; Sapriya Sapriya; Kama Abdul Hakam; Erna Wulan Syaodih
Jurnal Cakrawala Pendas Vol. 8 No. 2 (2022)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (324.356 KB) | DOI: 10.31949/jcp.v8i2.2193

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi guru dalam mengembangkan sikap sosial peserta didik dalam pembelajaran tematik. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif deskriptif dengan subyek penelitian tiga orang guru, dan 80 orang peserta didik kelas V SDIT Atikah Musaddad Kabupaten Garut. Teknik pengambilan data dilakukan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Uji keabsahan data dilakukan dengan cara teknik Triangulasi. Analisis data yang digunakan yaitu reduksi data, penyajian data, dan menarik kesimpulan. Hasil Penelitian menunjukkan bahwa dari hasil analisis strategi pengembangan sikap sosial peserta didik, perencanaan pengembangan sikap sosial dilakukan melalui beberapa tahap, pertama tahap perencanaan, diawali dengan penyusunan RPP, menentukan indicator dan tujuan pembelajaran, menentukan strategi pembelajaran; kedua tahap pelaksanaan, melaksanakan pengembangan sikap melalui nasihat-nasihat pada awal pembelajaran (apersepsi), kegiatan inti, dan penutup pembelajaran dengan pembiasaan, dan keteladanan yang diintegrasikan dalam proses pembelajaran tematik melalui pendekatan scientific melalui tahap mengamati, menanya, mengumpulkan, informasi, mengasosiasi, dan mengkomunikasikan; dan ketiga tahap penilaian, dilakukan melalui proses pengamatan dengan menggunakan lembar observasi. Proses pelaksanaan pengembangan sikap sosial secara tidak langsung terintegrasi dalam proses pembelajaran, karena pengembangan kompetensi inti (sikap spiritual dan sosial) merupakan pengikat kompetensi dasar yang dilakukan secara indirect teaching pada saat peserta didik belajar tentang pengetahuan dan keterampilan.
Co-Authors A., Abdulkarim Abdul Azis Abdul Azis Wahab Abdul Azis Wahab Abdul Basit Abdul Basit Abdul Hakam Abdul Hakam, Kama Abdullah, Khairul Hafezad Abhi Rachma Ramadhan Acep Supriadi Achmad Kosasih Dzahiri Adam, M. Januar Ibnu Adnin, Ismi Afriani, Rini Agus Mulyana Agustina, Arien Minawati Ahadin Ahadin Ahmad Rifqy Ash-Shiddiqy Aim Abdulkarim Aim Abdulkarim Aini, Dinda Nurul Aini, Fadhilah Aland Aryaguna Aldy Sampurna Alrakhman, Riza Amalia, Mila Amalia, Triana Amaliyah, Elis Nur Elisah Andi Ima Kusuma Angga Hadiapurwa Anggy Giri Prawiyogi Angraini, Rita Ani Siti Anisah Ani Siti Anisah Ani Siti Anisah, Ani Siti Anif Istianah Anisah, Ani Siti Anzhar Ishal Afryand Apriyanda Kusuma Wijaya Ari Yanto Ariesta, Freddy Widya Ascosenda Ika Rizqi Asep Asep Saefudin Asep Suryana Ash-Shiddiqy, Ahmad Rifqy Asnimawati, Asnimawati Atep Sujana Athila, Maichel Bahri, Hendra Saeful Benu, Asti Yunita Bertuanda, Margareta Bunyamin Maftuh Bunyamin Maftuh Burhanudin Burhanudin Casmana, Asep Rudi Cecep Darmawan Cepi Riyana, Cepi Dadang Sundawa Dadang Sundawa, Dadang Daffa Fakhri Maulana Dasim Budimansyah Dasim Budimansyah, Prayoga Bestari, Redi Yamanto, Dasim Budimansyah, Davi Sofyan Dedi Kurniawan Deni Darmawan Dentiana Rero Dewi, Sinta Maria Dianasari Dini Muslimatus Sajidin Dwinta, Nita Edwin Nurdiansyah, Edwin Elly Malihah Encep Supriatna Endang Danial Endang Danial, Endang Eni Kurniawati Enok Maryani Erlina Wiyanarti Erna Wulan Syaodih Ernawulan Syaodih Fadhil Sidiq Fadhila Nurul Fahmi Shidiq Faisal Alam Fajar Agustian Sudrajat Farisi, Czar Daffa Al Fauzi Abdillah, Fauzi Fauzi, Ghani Muhammad Felia Siska Felia Siska Fendry Abdul Mubaroq Fitria Sari Fuji Astuti Gunawan Santoso Hajani, Tri Juli Hardiyanti, Retno Ayu Hari Mulyadi Hari Mulyadi, Hari Harmawati, Yuni Haryanti, Yuyun Dwi Hasan, Angeline Kurnia Hasanuddin Hasanuddin Hasni Hasni Hasni Hasni Hasni Hasni Hendri Marhadi Hernawati, Ade Hery Widijanto Hidayah, Yayuk Hubi, Zindan Baynal Huda, Mochammad Miftachul Ida Ayu Putu Sri Widnyani Ida Rohayani Ihsan Ihsan Iim Siti Masyitoh Ilham Muhamad Sya'ban Indriyani Rachman Inka Sila Sakti Insani, Nisrina Nurul Intan Indah Megasari Irayanti, Irma Islam, Kireida Rona Ismi Adnin Jayadiputra, Eka Jipa Sukarwati Johar Permana Jumadi Jumadi Jumadi Jumadi Jupri Jupri Juwita Juwita Kama Abdulhakam Kardiman, Yuyus Karim Suryadi Karlin Geriun Antonius Manik Karmila P Lamadang Karyadi Hidayat Kirani Kirani Kireida Rona Islam Kodama Yaoyi Kokom Komalasari Kurniati, Pat Leni Anggraeni Lionar, Uun Lugina, Tiana Dara Lutma Ranta Allolinggi M. Januar Ibnu Adam Malihah , Elly Mamat Ruhimat, Mamat Mamat, Nordin bin Mansyur, Alif Ilman Maria Lufransiya Bribin Masyitoh, Iim Siti Matang Matang Maulana, Amri Dhimas Meila Yufriana Devi Mia Zultrianti Sari Mina Holilah, Mina Minasyan, Sona Moh Said Moh. Wahyu Kurniawan Mubarok Somantri Mubarok, Muhammad Fajri Muchtar, Suwarma Al Muhammad Fajri Mubarok Muhammad Halimi Muhammad Nur Mukhamad Murdiono Mulyani, Heny Murdiyah Winari Murdiyah Winarti Murod, Ma'mun Murod Najamuddin Najamuddin, Najamuddin Nana Supriatna Nana Supriatna Nanola, Nouval Neiny Ratmaningsih Neni Maulidah Nordin Bin Mamat Normalasarie Normalasarie Normalasarie, Normalasarie Nugraha, Yogi Nugraha, Yogi Nurchotimah, Aulia Sholichah Iman Nurdessyanah, Ade Nurgiansah, T Heru Nuriyani, Riska Nurul Husna Nurul Mualimah Pambudhi, Tegar Permana, Johar Pramita, Roni Andri Putra, Agung Nugraha Putra, Elpri Darta Putra, Haris Maiza Putra, Tarekh Febriana Putri, Dela Ariyantri Rahmad Rahmad Rahmad Rahmad Rahmasari, Kurnia Rahmat Rahmat Iqbal Rahmat Rahmat Rahmat Rahmat Rahmawati, Deasy Rakhman, Muhammad Arief Ramadhan, Abhi Rachma Rany Safitri Ratmaningsih, Neiny Ratno Saputra Reja Fahlevi Rendra, Agus Retnasari, Lisa Retnasari Rhindra Puspitasari Ridwan Effendi Rifandi Perdana Riskawati Riskawati Rohartati, Sri Rohmat Nugraha Sasmita Rolando P., Quinones Jr Roni Rodiyana Rony Wirachman Ropiah, Ropiah Ryan Prayogi S. Sutrisno Sa'odah Sa'odah Sa'ud, Udin Syaefuddin Sa'ud, Udin Syaefudin Said Hamid Hasan Salira, Ade Budhi Sari Erander Sasmita, Rohmat Nugraha Sa`ud, Udin Syafudin Shopia Amalia Sinaga, Irene Camelyn Siska Damayanti Siti Maizul Habibah Siti Nurbayani Sofyan, Davi Sri Wahyuni Tanzil Subeli, Rizal Sudarwo, Raden Sulkipani Sulkipani, Sulkipani Supriatna , Nana Supriatna, Mamat Suriaman Suriaman Susan Fitriasari Sutrisno, Sutrisno Syaifullah Syaifullah Syamsijulianto, Tri Syaodih, Erna Wulan T Heru Nurgiansah Tampubolon, Agustinus Tanshzil, Sri Wahyuni Taufan Abiyuna Tebi Lesmana Tegar Pambudhi Tengku Riza Zarzani N Tiara Mulqie Anindhitya Tio Gusti Satria Tita Nurmalinasari Hidayat Tri Syamsijulianto Trina Febriani Usmaedi Usmaedi Utami, Lingga Wachid Pratomo Wachid Pratomo, Wachid Wahono, Margi Wahyu Nugroho Wahyu Sopandi Wilodati Winari, Murdiyah Winarti, Murdiyah Winursiti, Ni Made Wirachman, Rony Wulan, Erna Wuri Wuryandani Yanto, Ari Yefterson, Ridho Bayu Yeni dwi Kurino Yeni Kurniawati, Yeni Yeni Puspitasari Yepy Agus Ramdani Yeyen Suryani Yona Wahyuningsih, Yona Yulanda, Novidya Yulia Amanda Yuliawati, Astri Yundari, Yundari Yuyun Dwi Haryanti