p-Index From 2021 - 2026
16.499
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Sodality: Jurnal Sosiologi Pedesaan Media Teknik Sipil NOTARIUS Jurnal Ilmu Lingkungan The Indonesian Journal of Business Administration REKA INTEGRA Jurnal Ilmu dan Teknologi Hasil Ternak Gaung Informatika Pandecta PRIVATE LAW Jurnal Transportasi Indonesian Journal of Forestry Research JURNAL ANALISIS KEBIJAKAN KEHUTANAN Jurnal Sains Peternakan Bimbingan dan Konseling Jurnal Mahasiswa Jurusan Teknik Sipil JURNAL ISTINBATH Persona: Jurnal Psikologi Indonesia Agrivet Jurnal Sain Peternakan Indonesia Jurnal Ilmu-Ilmu Peternakan (Indonesian Journal of Animal Science) Pelita Perkebunan Indonesian Green Technology Journal Rekayasa Sipil Al-Mawarid Jurnal Hukum Islam Jurnal Media Hukum AGRIMOR Jurnal Teknik Sipil HIGEIA (Journal of Public Health Research and Development) Humanis : Jurnal Ilmu-Ilmu Sosial dan Humaniora SainETIn Taman Cendekia : Jurnal Pendidikan Ke-SD-an Jurnal Dimensi Pendidikan dan Pembelajaran Jurnal Ilmiah Pena: Sains dan Ilmu Pendidikan ARKESMAS [Arsip Kesehatan Masyarakat] Pendas : Jurnah Ilmiah Pendidikan Dasar Civil and Environmental Science Journal (CIVENSE) Jurnal Riset Golden Age PAUD UHO Diglosia: Jurnal Kajian Bahasa, Sastra, dan Pengajarannya JURNAL ILMIAH PETERNAKAN TERPADU Jurnal Sisfokom (Sistem Informasi dan Komputer) Compiler Societa: Jurnal Ilmu-Ilmu Agribisnis Jurnal Cendekia : Jurnal Pendidikan Matematika Astonjadro International Journal of Elementary Education Jurnal Pemberdayaan: Publikasi Hasil Pengabdian Kepada Masyarakat Jurnal Maksipreneur: Manajemen, Koperasi, dan Entrepreneurship Jurnal Yuridis Inovasi: Jurnal Ilmiah Ilmu Manajemen Portal: Jurnal Teknik Sipil Wacana Paramarta: Jurnal Ilmu Hukum Edugama: Jurnal Kependidikan dan Sosial Keagamaan Mawaizh : Jurnal Dakwah dan Pengembangan Sosial Kemanusiaan RISTEK : Jurnal Riset, Inovasi, dan Teknologi Kabupaten Batang Imajiner: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika Dinasti International Journal of Management Science Jurnal Ilmiah Biologi Eksperimen dan Keanekaragaman Hayati (J-BEKH) PERSPEKTIF Jurnal Ilmiah Edunomika (JIE) J-PiMat : Jurnal Pendidikan Matematika Rayah Al Islam : Jurnal Ilmu Islam Jurnal Abdi Insani Abdimasku : Jurnal Pengabdian Masyarakat The Indonesian Journal of International Clinical Legal Education Istinbath : Jurnal Hukum Jurnal TIKOMSIN (Teknologi Informasi dan Komunikasi Sinar Nusantara) Agrinimal Jurnal Ilmu Ternak dan Tanaman V-MAC (Virtual of Mechanical Engineering Article) International Journal Of Science, Technology & Management (IJSTM) Jurnal Nukleus Peternakan Jurnal Teknik Sipil Cendekia (JTSC) Abdi Masya Cokroaminoto Journal of Primary Education JagoMIPA: Jurnal Pendidikan Matematika dan IPA JLCEdu (Journal Of Learning And Character Education) Mejuajua GEOGRAPHIA: Jurnal Pendidikan dan Penelitian Geografi Jurnal Teknologi Hasil Peternakan RISTEK: Jurnal Riset, Inovasi dan Teknologi Kabupaten Batang Educate: Jurnal Ilmu Pendidikan dan Pengajaran Jurnal WIDYA LAKSMI (Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat) Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Politeknik Negeri Batam Formosa Journal of Multidisciplinary Research (FJMR) Indonesian Journal Of Educational Research and Review Journal of Digital Learning and Distance Education Journal of Legal and Cultural Analytics (JLCA) Edukasia: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Akademika : Jurnal Pemikiran Islam Legal Studies Journal Malcom: Indonesian Journal of Machine Learning and Computer Science Cessie : Jurnal Ilmiah Hukum Media Bina Ilmiah Politeknosain Journal of Mechanical and Manufacture Jurnal Ilmiah Ilmu-Ilmu Peternakan Jurnal Pengabdian Kolaborasi dan Inovasi IPTEKS Cendekia: Journal of Law, Social and Humanities Journal of Engineering Science and Technology Management Jurnal Peternakan Lingkungan Tropis Journal of Livestock and Animal Health (JLAH) Pelita : Jurnal Kajian Pendidikan dan Pembelajaran Indonesia Komunikasia: Journal of Islamic Communication and Broadcasting Lentera : Jurnal Kajian Bidang Pendidikan dan Pembelajaran Journal of Contemporary Law Studies Dinamika: Jurnal Pengabdian Masyarakat Academica : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Eduscape: Journal of Education Insight Prosiding Seminar Hukum Aktual Fakultas Hukum Universitas Islam Indonesia Jurnal PGSD Indonesia SURAKARTA ABDIMAS JOURNAL Policy Brief Pertanian, Kelautan, dan Biosains Tropika Sigma: Jurnal Pembelajaran dan Pendidikan Matematika Sawerigading Journal of Professional Elementary Education Mantra Jurnal Sastra Indonesia (Sastra, Bahasa, Budaya) Health Gate Jurnal Agripet Almufi Jurnal Sosial dan Humaniora Jurnal Ilmiah Matematika (JIMAT) Jurnal Matematika Ilmiah Universitas Muhammadiyah Kuningan Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Jurnal Arsitektur ARCADE Sutasoma : Jurnal Sastra Jawa INTERACTION: Jurnal Pendidikan Bahasa Al-Bahtsu: Jurnal Penelitian dan Pendidikan Islam Jurnal Pedagogi dan Inovasi Pendidikan
Claim Missing Document
Check
Articles

PENGARUH ASPEK RASIO (HW/LW) TERHADAP DAKTILITAS DAN KEKAKUAN PADA DINDING GESER BERTULANGAN HORIZONTAL BERJARAK LEBAR DI BAWAH PEMBEBANAN SIKLIK (QUASI-STATIS) Patricia, Louce; Wibowo, Ari; Budio, Sugeng p.
Jurnal Mahasiswa Jurusan Teknik Sipil Vol 1, No 2 (2017)
Publisher : Jurusan Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (694.902 KB)

Abstract

Indonesia merupakan salah satu negara dengan intensitas terjadinya gempa bumi yang cukup  tinggi. Kondisi ini menyebabkan bangunan-bangunan di Indonesia harus tahan gempa agar tidak langsung mengalami keruntuhan selama gempa bumi terjadi. Salah satu perkuatan struktur tambahan untuk menahan gaya gempa adalah dinding geser. Dinding geser merupakan slab beton bertulang yang dipasang vertikal pada sisi gedung tertentu dan berfungsi untuk menambah kekakuan struktur, menahan gaya lateral, serta membatasi defleksi lateral yang terjadi. Untuk bisa menahan beban lateral, dinding geser harus kaku dan daktil. Kekakuan dan daktilitas dinding geser dipengaruhi oleh beberapa faktor, salah satunya adalah jumlah dan diameter tulangan serta rasio tinggi dan lebar dinding geser. Semakin kaku dan daktil suatu struktur dinding geser, maka jumlah dan diameter penulangan yang dibutuhkan akan semakin banyak dan akan mempengaruhi biaya pembuatannya. Agar dinding geser yang dihasilkan ekonomis, maka diperlukan sebuah variasi untuk membentuk elemen struktur ini dengan kekakuan maksimal tetapi efisien. Penelitian ini akan lebih menekankan pengaruh rasio tinggi dan lebar dinding geser terhadap daktilitas dan kekakuannya. Adapun hasil analisis data secara teoritis dan eksperimental pada dinding geser dengan rasio tinggi (hw) dan lebar (ℓw) yang berbeda menunjukkan bahwa dinding geser pendek dengan rasio tinggi (hw) dan lebar (ℓw) dinding sebesar 1,5 dalam beban aksial yang sama dengan dinding geser tinggi dengan aspek rasio tinggi (hw) dan lebar (ℓw) dinding sebesar 2,0 mempunyai nilai daktilitas perpindahan yang lebih rendah dan kekakuan yang cenderung lebih besar dari dinding geser tinggi. Sementara hasil analisis pada dinding geser dengan rasio tinggi (hw) dan lebar (ℓw) yang sama dengan variasi jarak tulangan horizontal menunjukkan nilai daktilitas dan kekakuan dinding geser dengan jarak tulangan horizontal yang rapat (150 mm) lebih besar dibandingkan dengan dinding geser dengan jarak tulangan horizontal yang lebar (300 mm). Kata kunci: dinding geser, pembebanan siklik, drift, daktilitas, kekakuan
PENGARUH ASPEK RASIO (HW/LW) TERHADAP POLA RETAK DAN MOMEN KAPASITAS PADA DINDING GESER BERTULANGAN HORIONTAL DENGAN KEKANGAN DI BAWAH PEMBEBANAN SIKLIK (QUASI-STATIS) Suli, Vivi Novita; Wibowo, Ari; Nurlina, Siti
Jurnal Mahasiswa Jurusan Teknik Sipil Vol 1, No 2 (2017)
Publisher : Jurusan Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (795.294 KB)

Abstract

Dinding geser salah satu elemen struktur yang kaku yang dapat menahan beban lateral dan dapat digunakan sebagai salah satu elemen penting pada bangunan bertingkat. Perencanaan dinding geser serupa dengan kolom namun berbeda pada tulangan horizontalnya. Tulangan horizontal pada kolom dapat sekaligus berfungsi sebagai sengkang, berbeda pada dinding geser. Penelitian ini merupakan penelitian lanjutan dari penelitian sebelumnya. Benda uji yang digunakan pada penelitian ini merupakan benda uji  yang awalnya beraspek rasio 2 yang kemudian dipotong menjadi aspek rasio 1,5. Pengaruh aspek rasio pada pola retak, DGK-150-1,5 memiliki jarak antar retak yang lebih renggang  dan lebih menyebar di bagian dinding geser dibanding DGK-150-2. Ditinjau dari momen kapasitas, DGK-150-1,5 memiliki nilai yang yang hampir mendekati antara keduanya. Untuk benda uji beraspek rasio sama, pola retak pada DGK-150-1,5 menghasilkan retak yang lebih panjang dikarenakan adanya kekangan dan didominasi oleh retak baru ataupun pertambahan panjang retak. Sedangkan SW-50-1,5 retak yang terjadi tidak sepanjang DGK-150-1,5 dan didominasi oleh petambahan retak dan penyambungan antar retak. Berdasarkan momen kapasitas, DGK-150-1,5 dan SW-50-1,5 ditinjau dengan jarak yang sama dan mutu beton yang berbeda, dimana DGK-150-1,5 menghasilkan momen kapasitas yang lebih besar dibanding dengan SW-50-1,5. Kata kunci:  dinding geser, aspek rasio, pengekang, pola retak, momen kapasitas, beban siklik.
STATIC NONLINEAR PUSHOVER ANALYSIS UNTUK PERFORMANCEBASED DESIGN PADA GEDUNG PASCASARJANA FAKULTAS MIPA UNIVERSITAS GADJAH MADA Fernandes Manurung, Rido Jonatahan; Wibowo, Ari; Budio, Sugeng P.
Jurnal Mahasiswa Jurusan Teknik Sipil Vol 1, No 2 (2017)
Publisher : Jurusan Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (869.169 KB)

Abstract

Perencanaan tahan gempa berbasis kinerja (Performance based design) merupakan proses perancangan bangunan baru maupun perkuatan dengan memperhatikan kapasitas struktur. Metode ini menjelaskan perilaku inelastic komponen struktur bangunan. Static nonlinear pushover analysis dapat memenuhi kriteria performance baed design, konsep analisis ini adalah memberikan suatu pola beban lateral statik terhadap bangunan secara bertahap sampai memenuhi target perpindahan lateral yang direncanakan pada suatu titik yang di pusat massa atap. Pemodelan analisis dilakukan dengan mengambil contoh bangunan yang sudah berdiri, yaitu gedung pasca sarjana (gedung S1 dan S2 terpadu) fakultas MIPA UGM. Analisis dilakukan menggunakan prosedur A dan B sesuai dengan ATC 40, beban gempa desain ditentukan bedasarkan SNI 1726-2012. Hasil yang diperoleh dari analisis ini adalah metode A dan metode B menunjukan hasil yang mendekati, prosedur A diperoleh titik kinerja (S;S)= (0,77g; 0,074m), dan prosedur B diperoleh titik kinerja (S;S) =(0,974g;0,059m). Analisis tingkat kinerja struktrur bedasarkan deformasi menunjukan bahwa struktur berada dalam fase Immediate Occupancy. Mekanisme runtuh struktur pada kondisi titik kinerja menunjukan mekanisme strong column weak beam sehingga struktur bangunan tersebut relative aman selama terkena beban gempa direncanakan.. Kata Kunci :performance based design, pushover analysis, performance point, performance level
KAJIAN ANALISIS PUSHOVER UNTUK PERFORMANCE BASED DESIGN PADA GEDUNG FAKULTAS ILMU SOSIAL DAN POLITIK (FISIP) UNIVERSITAS BRAWIJAYA Sandhi, Reza Dwipa; Wibowo, Ari; SMD, Agoes
Jurnal Mahasiswa Jurusan Teknik Sipil Vol 1, No 3 (2017)
Publisher : Jurusan Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1232.998 KB)

Abstract

Analisa statis non-linear (pushover analysis) digunakan untuk mengetahui perilaku struktur akibat gempa besar dan merupakan salah satu performance based design dengan konsep memberikan suatu pola beban lateral statik terhadap bangunan secara bertahap sampai memenuhi target perpindahan lateral yang direncanakan. Hasil dari metode ini adalah kurva base shear-roof displacement yang selanjutnya diproses untuk menentukan titik kinerja (performance point) dan tingkat kinerja struktur dengan menggunakan dua prosedur berdasarkan ATC-40 1997 yaitu prosedur A dan prosedur B. Pada analisis ini dilakukan pemodelan dari gedung fakultas ilmu sosial dan politik Universitas Brawijaya, lalu gedung tersebut dianalisis untuk mengetahui simpangan antar lantainya, tingkat kinerja dari bangunan, dan titik performa yang dihasilkan dengan dua macam respon spektrum desain berdasarkan SNI-1726-2002 dan SNI-1726-2012. Analisis dilakukan dengan menggunakan bantuan program SAP2000 v19 dan berdasarkan ketentuan yang ada di ATC 40 1997. Hasil yang diperoleh dari pushover analysis ini untuk prosedur A adalah dimana dihasilkan titik performa (0.315, 0.0602) untuk gempa desain respon spektrum SNI-1726-2002  dan (0.205, 0.0379) gempa desain respon spektrum  SNI-1726-2012. Sedangkan titik performa (performance point) untuk prosedur B dimana dihasilkan titik performa (0.277, 0.08) untuk gempa desain respon spektrum SNI-1726-2002  dan (0.184, 0.053) gempa desain respon spektrum  SNI-1726-2012. Mekanisme runtuh yang terjadi dimulai dari balok terlebih dahulu baru kemudian kolom sehingga bangunan masih relatif aman untuk dihuni (beam sidesway mechanism). Berdasarkan ATC-40 1997 semua hasil analisis baik prosedur A maupun prosedur B dengan dua peraturan berdasarkan SNI 2002 dan 2012 tingkat kinerja struktur adalahImmediate Occupancy. Kata kunci: performance based design, pushover analysis, performance point, performance level, analisis dinamik, respon spektrum desain
KAJIAN ANALISIS PUSHOVER UNTUK PERFORMANCE BASED DESIGN PADA GEDUNG A RUMAH SAKIT UMUM DAERAH (RSUD) KERTOSONO Kadarusman, Rizky Andhika; SMD, Agoes; Wibowo, Ari
Jurnal Mahasiswa Jurusan Teknik Sipil Vol 1, No 3 (2017)
Publisher : Jurusan Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (998.71 KB)

Abstract

Berkurangnya lahan pembangunan yang tersedia di Indonesia menyebabkan meningkatnya jumlah pembangunan gedung bertingkat. Semakin tinggi suatu struktur, semakin rawan struktur tersebut terhadap gaya gempa bumi. Perencanaan bangunan tahan gempa perlu dilakukan untuk meminimalisir pengaruh gaya gempa bumi, salah satu contoh perencanaan bangunan tahan gempa adalah Perencanaan Berbasis Kinerja (Performance Based Design). Salah satu komponen dari Performance Based Design dalam menentukan kapasitas suatu struktur adalah Analisis Statik Non-Linier Pushover. Analisis yang dilakukan ada dua, yaitu Analisis Dinamis Respon Spektrum dan Analisis Statik Non-Linier Pushover. Analisis Dinamis Respon Spektrum menggunakan respon spektrum dari SNI 1726-2002 dan SNI 1726-2012. Analisis ini dilakukan untuk menentukan gaya gempa dasar dan simpangan atap struktur. Analisis Statik Non-Linier Pushover menggunakan Prosedur A dan B sesuai ATC 40 dengan respon spektrum sesuai SNI 1726-2002 dan SNI 1726-2012. Prosedur A dilakukan secara manual dengan bantuan aplikasi Microsoft Excel, sedangkan Prosedur B menggunakan aplikasi SAP2000. Hasil dari analisis pada Gedung A Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kertosono berupa gaya gempa dasar, simpangan atap, titik performa, serta tingkat layan struktur. Gaya gempa dasar sesuai SNI 2002 sebesar 1841665,3 kg ke arah X dan 1633055,2 kg ke arah Y, untuk SNI 2012 sebesar 1473344 kg ke arah X dan 1306519 kg ke arah Y. Simpangan atap sesuai SNI 2002 sebesar 0,02669 m ke arah X dan 0,02049 m ke arah Y, untuk SNI 2012 sebesar 0,02135 m ke arah X dan 0,01639 m ke arah Y. Titik performa dari Prosedur A dan B mengalami perbedaan, hal ini terjadi karena perbedaan asumsi parameter oleh penulis pada prosedur A dan asumsi parameter oleh aplikasi SAP2000 pada prosedur B. Serta adanya perbedaan nilai-nilai pada respon spektrum menurut SNI 1726-2002 dan SNI 1726-2012.Kata kunci: pushover, perencanaan berbasis kinerja, SAP2000, titik performa, tingkat layan, respon spektrum.
PENGARUH JARAK SENGKANG DARI METODE JAKET BETON BERTULANG BAMBU PADA KOLOM BETON BERTULANG RINGAN Saputra, Rizky Adhi Perdana; N., Christin Remayanti; Wibowo, Ari
Jurnal Mahasiswa Jurusan Teknik Sipil Vol 1, No 1 (2018)
Publisher : Jurusan Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (664.021 KB)

Abstract

Kolom merupakan salah satu elemen terpenting didalam suatu konstruksi bangunan. Sehingga diperlukan perhatian khusus apabila kolom mengalami kerusakan. Salah satu metode yang dapat digunakan dalam perbaikan kolom adalah dengan cara jaket beton.Kolom retrofit dipasangtulangan dan sengkang bermaterialkan bambu. Dari hasil penelitian didapatkan untuk kolom retrofit A.2 yang dipasang tulangan bambu sebanyak 4 buah ukuran 10 x 10 mm dan jarak antar sengkang 14 cmlebih efektif dibandingkan dengan kolom retrofit A.1yang dipasang tulangan bambu sebanyak 4 buah ukuran 10 x 10 mm dan jarak antar sengkang 9.3 cmhal ini dikarenakan kolom retrofit A.1 memiliki gaya tekan maksimum 16.07% lebih besar dibanding dengan gaya tekan maksimum kolom retrofit A.2. Namun, untuk nilai kekakuan dan modulus elastisitas kolom retrofit A.1 lebih rendah 1.7% dibanding nilai kekakuan dan modulus elastisitas kolom retrofit A.2. Pada perbaikan kolom asli A, kolom retrofit A.2 mengalami peningkatan daktilitas sebesar 88.62 % dibanding dengan kolom retrofit A.1 yang hanya mengalami peningkatan daktilitas sebesar 35.84%. Lalu untuk hasil penelitian kolom retrofit B.1 yang dipasang tulangan bambu sebanyak 8 buah ukuran 10 x 5 mm dan jarak antar sengkang 9.3 cm lebih efektif dibandingkan dengan kolom retrofit B.2 yang dipasang tulangan bambu sebanyak 8 buah ukuran 10 x 10 mm dan jarak antar sengkang 14 cm hal ini dikarenakan kolom retrofit B.1 memiliki gaya tekan maksimum 47.64% lebih besar dibanding dengan gaya tekan maksimum kolom retrofit B2. Nilai kekakuan dan modulus elastisitas kolom retrofit B.1 lebih besar 11.5% dibanding nilai kekakuan dan modulus elastisitas kolom retrofit B.2. Pada perbaikan kolom asli B, kolom retrofit B.1 mengalami peningkatan daktilitas sebesar 75.54 % dibanding dengan kolom retrofit B.2 yang hanya mengalami peningkatan daktilitas sebesar 48.86%. Kata Kunci: Jaket beton, efektivitas, gaya tekan, kekakuan, modulus elastisitas, daktilitas.
PENGARUH JARAK SENGKANG BAJA DARI METODE JAKET BETON BERTULANGAN BAMBU PADA KOLOM BERTULANGAN RINGAN R, Redita Putri; N., Christin Remayanti; Wibowo, Ari
Jurnal Mahasiswa Jurusan Teknik Sipil Vol 1, No 1 (2018)
Publisher : Jurusan Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1264.475 KB)

Abstract

Kolom termasuk lokasi kritis yang dapat mengakibatkan runtuh lantai yang bersangkutan dan juga runtuh total seluruh struktur. Maka dari itu perlu adanya perkuatan kolom dengan metode jaket beton menggunakan tulangan transversal bambu.Benda uji berupa kolom dengan tulangan 1x1cm sebanyak 4 buah yaitu A.3 (3 buah) jarak sengkang 9,3cm dan A.4 (3 buah) jarak sengkang 14cm. Kolom tulangan 1x0.5cm sebanyak 8 buah yaitu B.3 (3 buah) jarak sengkang 9,3cm dan B.4 (3 buah) jarak sengkang 14cm. Hasil yang didapatkan semakin rapat jarak sengkang maka kolom semakin efektif karena memiliki daktilitas yang lebih tinggi. Hal ini dibuktikan dari kolom retrofit A.3 yang memiliki daktilitas 67.42% dari kolom retrofit A.4. Sedangkan pada kolom retrofit B.3 dan B.4 terjadi kesalahan pada metode pengecoran sehingga B.4 memiliki daktilitas lebih besar 7.9%  dari B.3.   Kata kunci:jaket beton, efektivitas, gaya tekan, kekakuan, modulus elastisitas, daktilitas.  
PENGARUH VARIASI KAIT SERAT KALENG KEMASAN TERHADAP KUAT TEKAN, KUAT TARIK BELAH DAN MODULUS ELASTISITAS BETON RINGAN ., Halidazia; Wibowo, Ari; B.K., Bhondana Bayu
Jurnal Mahasiswa Jurusan Teknik Sipil Vol 1, No 1 (2018)
Publisher : Jurusan Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penambahan serat kaleng pada campuran beton merupakan salah satu cara untuk mengurangi kelemahan yang dimiliki beton yaitu tidak kuat dalam menahan gaya tarik dan kuat dalam menahan gaya tekan, juga dapat meningkatkan daktilitas dan confinement pada beton tersebut. Beton juga merupakan elemen struktural yang dapat melukai seseorang apabila terjadi bencana karena memiliki massa yang berat.  Variasi yang digunakan adalah variasi kait A dan B sebanyak 10% serat kaleng serta beton normal yang memiliki 25% batu apung dari volume beton silinder dan beton fiber 10% dengan tanpa kait atau berbentuk lurus. Pengujian yang dilakukan antara lain kuat tekan, kuat tarik belah dan modulus elastisitas beton. Pengujian dilakukan pada beton yang telah berumur 28 hari. Alat yang digunakan dalam pengujian kuat tarik belah dan kuat tekan menggunakan compression machine atau mesin kuat tekan, sedangkan uji modulus elastisitas menggunakan extensometer dan strain gauge. Strain gauge hanya digunakan pada benda uji kait B3 dan Normal Pumice 3Hasil pengujian kuat tarik belah menunjukkan bahwa nilai kuat Tarik rata-rata maksimum diperoleh pada beton fiber tanpa kait (lurus)  dengan nilai sebesar ft = 2,003 MPa. Sedangkan hasil pengujian kuat tekan menunjukkan bahwa nilai kuat tekan rata-rata maksimum diperoleh pada fraksi kait B dengan nilai sebesar f’c = 17,55 MPa. Sedangkan hasil uji modulus elastisitas maksimum terjadi pada fraksi kait Bmenghasilkan nilai modulus elastisitas yang maksimum yaitu dengan metode Eurocode 2 sebesar 56135,36 MPa , pada metode ASTMC469 didapat hasil 38082 Mpa, dengan metode SKSNI T-15-1991 yaitu sebesar 22621,4 Mpa dan pada metode TS 500 (Turkey) memiliki nilai 29689,5 MPa. Hal ini dikarenakan nilai modulus elastisitas beton berbanding lurus dengan nilai kuat tekannya.   Kata kunci :  serat kaleng, batu apung, kuat tarik belah, kuat tekan, modulus  elastisitas
PENGARUH RASIO TULANGAN LONGITUDINAL DARI METODE BETON BERTULANGAN BAMBU DENGAN SENGKANG BAJA PADA KOLOM BETON BERTULANG S, Ruth Navratilova; Wibowo, Ari; N, Christin Remayanti
Jurnal Mahasiswa Jurusan Teknik Sipil Vol 1, No 1 (2018)
Publisher : Jurusan Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (982.669 KB)

Abstract

Kerusakan pada kolom yang sering terjadi mengakibatkan peneliti mengatasi kerusakan tersebut dengan cara memberi perkuatan (retrofitting). Pada penelitian ini, metode perkuatan yang digunakan adalah metode Concrete Jacketing.Concrete jacketing adalah metode dengan cara memberi penambahan betonbaru dari luar kolom atau memperbesar dimnsi kolom asli. Tulangan yang dipakai untuk concrete jacketing adalah bambu petung sebagai tulangan longitudinal dan baja sebagai tulangan sengkang. Pengggunaan bambu tersebut, dikarenakan bambu memiliki kuat tarik yang lebih tinggi dari baja sehingga bambu dapat melebihi kekuatan baja dan bambu juga material yang ramah lingkungan. Pengujian yang dilakukanadalah uji kuat tekan dengan alat compression test dan perubahan panjang (defleksi) dilihat dari alat bantu dial gauge. Pada penelitianperkuatan  ini yang dianalisis adalah kuat beban aksial, daktilitas, kekakuan, dan modulus elastisitas.Dengan variasi rasio tulangan longitudinal bambu pada kolom retrofit yang digunakan adalah 1.23 % dan 2.47% dengan dimensi kolom retrofit yang berda-beda. Hasil pengujian kuat tekan pada penelitian ini menunjukkan adanya hubungan kuat tekan dengan defleksi yang menghasilkan kekakuan dan tegangan rengangan yang menghasilkan modulus elastisitas. Hasil analisis membuktikan bahwa semakin besar rasio tulangan longitudinal bambu yang digunakan pada kolom retrofit, makan akan semakin efisien kolom tersebut. Kata Kunci: retrofitting, concrete jacketing, rasio tulangan longitudinal
Adversity Quetient, Self Efficacy dan Kesiapan kerja Siswa Kelas XII Program Keahlian Multimedia SMKN 1 Kabupaten Jombang Wibowo, Ari; ., Suroso
Persona:Jurnal Psikologi Indonesia Vol 5 No 02 (2016)
Publisher : Faculty of Psychology Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30996/persona.v5i02.735

Abstract

This study aims to determine (1) The relationship adversity quotient with work readiness, (2) The relationship of self-efficacy with work readiness, (3) The relationship adversity quotient and self efficacy with work readiness student class XII Multimedia Skills Program of SMK 1 Jombang. The population of this study is all students of class XII Multimedia skills program of SMK Negeri 1 Jombang as many as 316 students. Data collection using a scale. The trials of research instruments conducted to the students of SMKN 2 Jombang as many as 80 students of class XII Multimedia Skills Program. Testing of prerequisite analysis includes normality test and linearity test. The data analysis technique used is the technique of multiple regression analysis. The results of this study are (1) Adversity Quetientand Self effiacy havepositive and significant impact to the Work Readiness of students class XII Multimedia Skills Program SMKN 1 Jombang. indicated by the test results of the regression analysis to get the value of the regression F = 13.049, p = 0.000 (p <0.01), (2) Adversity Quetient have positive and significant impact to the work readiness of students class XII of SMKN 1 Jombang.based on the results of the regression partial analysis found Regression t values between variables adversity quetient with work readiness = 4.266 and r partial = 0.437 and p = 0, 000 (p <0.01), (3) Self Efficacy has not positive and significant impact to the work readiness of students class XII of SMKN 1 Jombang indicated by the value of r partial correlation between self-efficacy with work readiness = 0.010, and the value of t regression = 089 and, with p = 0, 930 (p> 0.01).Keywords : Adversity Quotient, Self Efficacy, Job Readiness
Co-Authors ., Claudia ., Halidazia Abdul Hakim, Nurman Abdul Malik Abdul Rivai, Muhammad Abdullah, Asep Junaedi Abdurrahman, Yusril Abyad, Muliawan Nur Achfas Zacoeb Achmad Wicaksono Adhe Aryswan Adi Syahputra Purba Adicita, Yosef Adiputra, Kirana Dara Dinanti Adnin, Chaniva Adya Paramita Prabandari Afifah, Uci Ulfa Nur Afifah, Ummul Fitri Afiyah, Siti Agoes SMD Agus Hadiyarto Ahmad Hamim Thohari Ahmi, Afif Fakhri Akbar, Miftahur Rizqi Akhmat Rizkuna Al Machroja, Balad Fachruda Aldian, Farli Alena Uperiati Alfian Helmi Alfian Rokhmansyah Alfiansyah, Muhamad Aldi Alfiya, Sofyana Allo, Jonathan Ama, Jefrianus Tamo Amin, Rahmasinar Andesta Granitio Irwan Andik Yuliyanto Anggraini, Devica Novia Anhar Faisal Fanani Anindyasari, Dinar Anindyasari, Dinar Anisa Nur Laila Anisarida, An An Anita-Sari, Indah Anjani, Fandini Meilia Anjani, Fandini Melia Annisa Fitria Annisa Fyona Anton Setiawan Honggowibowo Aprillia Wijaya, Stefani Aqilah, Rifda Layyin Nur Ardhani, Dhea Chlarista ARDIANSYAH ARDIANSYAH Ardyan, Muhammad Ichsan Arie Desrianty Arif Ismanto, Arif Arif Satria Arinata, Achmad Subki Arroniri, M. Ridho Aryanto, Sani aulia, sherly Aulianesia, Bunga Avianindyas, Putri Azami, Muhammad Rif’at Azhari, Muhammad Reza B.K., Bhondana Bayu Bagas Permana, Andika bahar Bait, Intan Yuningsi Puspitasari Bangun, Michael Hagana Bashawri, Atta Batubara, Ninda Hardina Bayu Setyawan, Bayu Bisri, Moh. Boedi Hendrarto Brahmana K, Bhondana Bayu Brahmana K, Bhondana Bayu Budianto, Irawab R.d Budiman Budiman Butar, Hendra Butar Cahyo Budi Nugroho Chaijan, Manat Christin Remayanti Christin Remayanti N Christin Remayanti N. Christin Remayanti Nainggolan Cicilia Puji Rahayu Cori Qamara Cyntia Lasmi Andesti Dahlan Susilo Dahri Dahlan, Dahri Dani Durahman Darrisman, M. Rifki Dede Aprylasari Dedek, Rahmad Desy Setyowulan Dhiniaty Gularso Dian Susanto Dimyati, Asep Rohman Divayanti, Fauziyyah Domi Kamsyah Dwi Budi Santoso Dwi S, Framanda Bayu Dzuhri, Akhmal Eferedy, Jhon Efriyani Efriyani Eko Cahyono, Eko Elawati, Tuti Elvianti, Elvianti Elvira Zondra, Elvira Ema Sustia Dewi, Ni Kadek Enrico, Dio Erna Setiany Euis Happy Wangloan Evadini, Sukma Evaliata Br Sembiring Fadillah Sabri Fadillah, Andika Fadla, Hafizh Fajrih, Nurul Fajrin, Aulia Faleria, Angelina Fani, Ryan Farrasi, Muhammad Alif Fatmarischa, Novemia Fawait, Ilfan Febriana, Anisa Ferdiyansyah, Imam Denis Fernandes Manurung, Rido Jonatahan Fernando, Riki Fiqri, Muhamad Saikul Firdaus, Adhimas Miftahul Firdausy, Ananda Insan Firdhaus Hari Saputro Al Haris Firmansyah, Rico Fitria Kasih Fuadi Mubaroq, Zahrul Hakim, Rifaldi Ali Halim, Riandy Hamdi Mayulu Handayani, Mella Indra Handayani, Nadya Satya Hapsari, Tasya Harijanto, Griffin Septian Haris, M. Ichsan Haris, Muh Ichsan Haris, Muh. Ichsan Haris, Muhammad Ichsan Harris, Muhammad Ichsan Haruna, Nana Harlina Haryanto Haryanto Hasan, Gamma Fathul Hatam, Wa Riani Hazra Yuvendius Helvis, Helvis Hendro Prassetiyo Hendro Suseno Hengki Yandri Herawati, Alifah Hernawan Hadi I Komang Antara I Putu Gede Didik Widiarta Ibrahim Ibrahim Ibrahim, Rifa Fatria Indana, Khoiru Indra Waluyohadi, Indra Indradi Wijatmiko Iqbal, Ammar Irfansyah, Roni Irma Irma Irma Irma Ishak, Suryadi Ishaq, Muh. Nurul Iskandar, Sutarmo Isnadi Isnain, Auliya Rahman Istiqomah, Diyah Ayu Jamaluddin, Rafiqah Indah Jannah, Zulaika Nur Jofaturrahmah, Aisyah Jokhu, Paulus Daniel Junaedi Junaedi Kadarusman, Rizky Andhika Kadir, Syukron Abdul Karnedi, Rozian Kasanah, Devi Kholifah Kasda Khoirunnisa, Alfi Nur Kim Budiwinarto Kim, Siriporn Riebroy Kireina, Annisa Widia Krisdiyanto, Ahmad Krisna Febrian Anugerahputra Kurniasari, Desi Putri kustianah, kustianah Kustiawan, Fery Kuswanazia, Reni Laili Lalu Giat Juangsa Putra Lani Gumilang Lestari, Ayu Rahfiza Lestariningsih, Dwi Lies Permana Lilya Susanti LINDAWATI Ludfi Djakfar Lukman Hakim, Muhammad Wildhan M. Taufik Hidayat Made Suarjana Madobaafu, Sarivanoly Mahditya, Alma Malikthun Badriyah, siti Manullang, Julinda Romaulli Marilyn Lasarus Marliana, Panisa Masriwilaga, Ari Ajibekti Masrur, Muhammad Masruroh, Ainul Ma’muriyah, Ni’matul Mega Gemala Mega Sukma Megayuniar, Fara Meilani Mandhalena Manurung Metta Santiputri Michella Beatrix Ming Narto Wijaya Mohamad Alif Dzulfiqar Mohammad Hamsal Mufida, Mir’atul Khusna Muhamad Nazif, Muhamad Muhammad Luthfi Muhlasin, Muhlasin Muhtar Kosim Mulyadi, Fiona Puspitasari Munandar, Kukuh Mustika, Arinda Diah Nur Nabil Akmal, Ngakan Made Nainggolan, Christin Remayanti Naufal Abdurrahman Prasetyo Nawipa, Stepanus Nazarius, Nadesta Nazirman, , Nenggolan, Steven Endrow Ningrum, Anna Cahya Ninsih, Nurul Fajri Novia Rahma Rista Utami Novtrian, Fauzi Nugroho Pratomo Ariyanto Nunung Cipta Dainy Nur Fitria Pujo Leksonowati Nur Zahrati Janah Nurfintasari, Ayu Febrianti Nurhidayat Nurhidayat Nurlaili Nurlaili Nurman Pamungkas Nurmasytah, Andi Nurmasytha, Andi Nursalim Nursalim Nurul Laili Arifin Nurul Ulfah OKTI PURWANINGSIH Pakusadewo, Lutfi Palijama, Martje Leninda Pambudi, Bayu Indra Pande Made Kutanegara Pangestu, I Made Surya Wisnu Panpipat, Worawan Pantur, Arianus Parlindungan Tambunan Patricia, Louce Pradana, Egi Prakosa, Arga Yudhistira Prakoso, Arie Prasetio, Leonard Prastuti Sulistyorini Prastyo, Roni Dwi Pratama, Dodi Rajendra Pratita, Afifah Rahma Pratsiwi, Dyah Ayu Prayoga, M. Fajar Prayogi, Arie Puji Rahayu, Cicilia Puji Rahmawati Purnamasari, Dwi Amalia Puspandari, Suci Nandiah Puspitasari, Qona Dwi Putra, Geraldy Widianto Putra, Rama Dani Eka Putri, Naimah R, Redita Putri Rachman Hakim, Mochamad Arief Rachman, Nur Raden Tina Dewi Judistiani Rahadyan, Harits Hanif Rahayu, Ekcha Fuji Rahman, Erval Ade Rahman, Kamal Rahmanta, Anugrah Perdana Rahmasari, Novita Rahmawati, Atiqa Rahmayani, Nida Raihani, Sherly Ramadani, Fitri Ismiyati Ramadhan, Gilang Bagus Ramadhani, Adithia Ramedlon, Ramedlon Randha, Yehuda Keyzia Ratini Setyowati Rendi Rendi, Rendi Retno Anggraini Ridho, Hatta Rimawati, Elistya Rinaldi, Ferdian Rinastiti, Aghnetha Lintang Rinjani, Diliya Mariam Risma Fahrul Amin Ristinah S Riyanti, Vera Rizki Amalia Tri Cahyani Rokhayati, Yeni Roland Martin Simatupang Romauli Manullang, Julinda Roosena Yusuf, Roosena Roza Puspita Ruth Dameria Haloho Ryan Fani S, Ruth Navratilova Sabeli Aliya Sabinus Rainer N. Christi Safitri, Apdila Sagoro, Gawan Saha Prakasa, Ida Bagus Saisbuwono Bauw, Umas Salido, Achmad Samad, Irfawandi Sandhi, Reza Dwipa Sandi Prasetyaningsih Sao, Fransiska Pindan Sapto Wiratno Satoto Saputra, Randy Saputra, Rizky Adhi Perdana Saputri, Ayu Sartikha, Sartikha Sefita Aryuti Nirmala Sekarrizki, Yayu Annisa Sembiring, Aldi Efrata Sembiring, Nikolas SEPTI, ALEZA DWI setiadi, endang Setiawan, Fadilah Setioputro, Novandri Tri Shakti, Roberto Pradana Sherliana, Sherliana Sibagariang, Samuel Madeardo Sidiq, Zaeni Rahman Sihotang, Alodia Vannia Silalahi, Andrew Timothy Silalahi, Jogi Silviana , Anastasya Simanjuntak, Jackson Bernath Simanjuntak, Servis Siti Azizah Siti Nurlina Sitompul, Even Peacestar Situmorang , Tonny Sofiana, Dini Solikah, Nur Hidayati Sri Harjanto Sri Murni Dewi Sri Sumaryati Srijadi, Yana Kusnadi Srijadi Sriyanto Sriyanto Subaidi Subaidi, Subaidi Sudibyo, Doni Sudiyanto Sudiyanto Sugeng P Budio, Sugeng P Sugeng P. Budio Sugeng P. Budio Sugeng Prayitno Budio Suhardi Suhardi S Suhardi Suhardi Suharjono, Suharjono Sukiman Sukiman Sulaiman, Agus Sulestry, Andi Indra Sulhan Sulhan Suli, Vivi Novita Sulistyowati, Anastasya Dian Supriyana Nugroho Surendra, Arya Suroso . Susanto Susanto Syaekhu, Ahmad Syambodo, Bayu Taufan Purwokusumaning Daru, Taufan Purwokusumaning Tekad Urip Pambudi Sujarnoko Theophilus, Stefan Tillah, Mardha TOHA, ANDI MUHAMMAD Trisna , Dika Ayu Tyarpratama, Marsa Achadian Tzu Ying, Lee Ulum, Abrori Usman Ependi Utomo, Mochammad Surya Budi Uuf Brajawidagda V P, Andreas Brian Vadra, Karina Pearlaura Veronica Wanniatie W., Ming Narto W., Thariq Ramzie Wahyuningtyas, Amalina Nur Wajdi, Fathullah Wangge, Ketrina Novika Wardani H, Rizki Claudia Wardhani, Arimurti Wisnu Wattimury, Yanti Widjatmoko, Indradi Widya Pintaka Bayu Putra Wijatmiko, Indra Wiliartha, Samuel Windy Stefani Wiradinata, Rizky Wisnumurti Wisnumurti . Wiwin Astuti Wiwiwinanda, Wiwiwinanda Yodyawira, Kemal Yoga Nugraha, Irsandi Yudhakusuma, Dudi Yuli Astuti Yulianto, Rudi yunaidi yunaidi Yunita Lisnawati Yusuf, Nabil Mochammad Zainuddin, Zainuddin Zalfa Eisna Kanaya Zalfah Nurullail, Anna Zulfikar Judge Zuraida Hanum