p-Index From 2021 - 2026
24.444
P-Index
This Author published in this journals
All Journal DIKSI LiNGUA: Jurnal Ilmu Bahasa dan Sastra Paramita: Historical Studies Journal Tamaddun: Jurnal Kebudayaan dan Sastra Islam Jurnal Informatika dan Teknik Elektro Terapan AGASTYA: JURNAL SEJARAH DAN PEMBELAJARANNYA KALPATARU: Jurnal Sejarah dan Pembelajaran Sejarah ETNOHISTORI: Jurnal Kebudayaan dan Kesejarahan AL ISHLAH Jurnal Pendidikan International Journal Ihya' 'Ulum al-Din Madaniyah: Terciptanya Insan Akademis Berkualitas Dan Berakhlak Mulia Islamic Counseling : Jurnal Bimbingan dan Konseling Islam Maqasid: Jurnal Studi Hukum Islam Jurnal Pendidikan Terbuka Dan Jarak Jauh Historis : Jurnal Kajian, Penelitian dan Pengembangan Pendidikan Sejarah Al-Hikmah Perada: Jurnal Studi Islam Kawasan Melayu Al-Kuttab : Jurnal Kajian Perpustakaan, informasi dan kearsipan PROJECT (Professional Journal of English Education) Al-Ittihad: Jurnal Pemikiran dan Hukum Islam Edification Journal : Pendidikan Agama Islam SINDANG: Jurnal Pendidikan Sejarah dan Kajian Sejarah Parameter Journal On Teacher Education (Jote) Madani : Indonesian Journal of Civil Society Historia Madania: Jurnal Ilmu Sejarah Al-Muaddib : Jurnal Kajian Ilmu Kependidikan JURPIKAT (Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat) Jurnal Kependidikan: Jurnal Hasil Penelitian dan Kajian Kepustakaan di Bidang Pendidikan, Pengajaran dan Pembelajaran Ekasakti Jurnal Penelitian dan Pengabdian (EJPP) Edu Global: Jurnal Pendidikan Islam Jurnal Ekonomi Bisnis, Manajemen dan Akuntansi (JEBMA) Komunika: Jurnal Ilmu Komunikasi JURNAL KEISLAMAN ARRUS Journal of Social Sciences and Humanities Jurnal Pengabdian dan Edukasi Sekolah (Jubaedah) Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Jurnal Kajian Peradaban Islam Empowerment : Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat Indo-MathEdu Intellectuals Journal Alif Lam: Journal of Islamic Studies and Humanities Jurnal Pengabdian Masyarakat IPTEK Seminar Nasional Hasil Riset dan Pengabdian (SNHRP) As-Sidanah : Jurnal Pengabdian Masyarakat Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Kepulauan Riau (JPPM KEPRI) Paradigma: Jurnal Ilmu Pendidikan dan Humaniora DEVELOPMENT : Journal of Community Engagement Kreatifitas: Jurnal Ilmiah Pendidikan Islam Toba: Journal of Tourism, Hospitality, and Destination Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Penelitian Thawalib Khazanah : Journal of Islamic Studies Jurnal Multidisipliner Bharasa Swadesi: Jurnal Pendidikan dan Ilmu Sejarah Journal of Community Empowerment and Innovation Al Irsyad: Jurnal Studi Islam AL-ARKHABIIL: Jurnal Pengabdian Masyarakat Cendekiawan: Jurnal Pendidikan dan Studi Keislaman Jurnal Pengabdian Pelitabangsa JURNAL PENDIDIKAN IPS Jurnal Pengabdian Masyarakat Bhinneka Dharma Jnana Proceeding International Conference on Malay Identity Dharma Sevanam : Jurnal Pengabdian Masyarakat JURNAL PENGABDIAN PENDIDIKAN MASYARAKAT (JPPM) Dharma Pengabdian Perguruan Tinggi (DEPATI) Al-Miskawaih: Jurnal Prodi PAI STIT Pemalang Amare HISTORIA: Jurnal Program Studi Pendidikan Sejarah KOLONI Jurnal Ilmiah Teknik Informatika dan Komunikasi International Journal of Islamic Thought and Humanities Room of Civil Society Development Journal of Education and Culture Madani: Multidisciplinary Scientific Journal Nanggroe: Journal Of Scholarly Service APLIKATIF: Journal of Research Trends in Social Sciences and Humanities Indonesian Journal of Early Childhood : Jurnal Dunia Anak Usia Dini West Science Interdisciplinary Studies Jurnal Pengabdian Sosial Indonesia International Journal of Research and Community Empowerment PROSIDING SEMINAR NASIONAL PENELITIAN DAN PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT (SNPPM) UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH METRO IHSAN : Jurnal Pendidikan Islam HIKMAH: Jurnal Ilmu Dakwah dan Komunikasi Islam MULTIPLE: Journal of Global and Multidisciplinary ARKANA: Jurnal Komunikasi dan Media West Science Interdisciplinary Studies Nanggroe: Journal of Scholarly Service TEKNOBIS : Jurnal Teknologi, Bisnis dan Pendidikan Socius: Social Sciences Research Journal Dirasah: Jurnal Pendidikan Islam Jurnal Pendidikan Islam Banda Historia: Jurnal Pendidikan Sejarah dan Studi Budaya Journal of Science and Education Research AL-KARIM: Journal of Islamic and Educational Research Social Sciences Insights Journal Journal of Sustainable Community Development Malewa: Journal of Multidisciplinary Educational Research Literatur : Jurnal Bahasa dan Sastra Peksos: Jurnal Ilmiah Pekerjaan Sosial Bustanul Ulum Journal of Islamic Education JURNAL MULTIDISIPLIN ILMU AKADEMIK Al-Nizam: Indonesian Journal of Research and Community Service Dedikasi : Jurnal Pengabdian Lentera Review: Journal of Multidisciplinary in Social Sciences Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara Jurnal Tarreang: Tren Pengabdian Masyarakat Agrokompleks Studi Multidisipliner: Jurnal Kajian Keislaman Inovasi Gagasan Abdimas & Kuliah Kerja Nyata KAMALIYAH : Jurnal Pendidikan Agama Islam Iklila: Jurnal Studi Islam dan Sosial WISDOM : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Wisdom General Multidisciplinary Research Journal Complex : Jurnal Multidisiplin Ilmu Nasional RUKASI: Jurnal Ilmiah Perkembangan Pendidikan dan Pembelajaran EDUCATIA JURNAL PENDIDIKAN DAN AGAMA ISLAM LogicLink: Journal of Artificial Intelligence and Multimedia in Informatics Kifah Al-Bahjah Journal of Islamic Community Service Interaksi : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Fundamentum: Jurnal Pengabdian Multidisiplin EDUKASI The Journal of Religion and Communication Studies Jurnal Pelayanan Masyarakat Masyarakat Berkarya: Jurnal Pengabdian dan Perubahan Sosial Interdisciplinary Journal of Social Sciences Solusi Bersama : Jurnal Pengabdian Dan Kesejahteraan Masyarakat Action Research Journal EDUTREND: Journal of Emerging Issues and Trends in Education Jurnal Pengabdiaan Masyarakat Larisma Journal of Community Research & Engagement (JCRE) Kalam Al Gazali: Education and Islamic Studies Journal Jipmas : Journal Inovasi Pengabdian Masyarakat Journal of Teaching and Education for Scholars PUSAKA: Journal of Educational Review An Najah (Jurnal Pendidikan Islam dan Sosial Keagamaan) Room of Civil Social Development ALMUSTOFA: Journal of Islamic Studies and Research Service Lumbung Ngabdi: Jurnal Pengabdian Masyarakat SULIWA: Jurnal Multidisiplin Teknik, Sains, Pendidikan dan Teknologi DCS: Jurnal Pengabdian Masyarakat SocioHumania: Journal of Social Humanities Studies Man-Ana Jurnal Ilmu Pendidikan, Sosial dan Humaniora Jurnal Media dan Komunikasi Al-Maktabah: Jurnal Studi Islam Interdisiplin Jurnal Bersama Ilmu Pendidikan Al-Maktabah: Jurnal Studi Islam Interdisiplin Smart Humanity: Jurnal Pengabdian Masyarakat Prosiding Seminar Nasional Keguruan dan Pendidikan (SNKP) GURUPEDIA: Journal of Teacher and Education JES-TM Social and Community Service EDUMULYA: Jurnal Pendidikan Agama Islam Jurnal Abdimas Nusantara Journal of Innovation in Education and Learning Journal of Noesantara Islamic Studies Cognitionis Civitatis et Politicae Journal of Humanities Research Sustainability SINORA: Jurnal Sosial dan Humaniora Reskilling : Jurnal Ilmu Pendidikan Quantum Edukatif International Journal of Economics, Science, and Education (IJESE) NJCOM: Community Service Journal Arshaka: Pedagogy and Learning Review Makkah: Journal Of Islamic Studies
Claim Missing Document
Check
Articles

Implementasi Harmonisasi Ilmu: Kajian Prinsip,Pendekatan,dan Langkah Strategis Integrasi Keilmuan Faza Muna Najiah Nubari; Aditama Mulyadi; Luna Aiswara; Sulistiawati Sulistiawati; Arditya Prayogi
Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara Vol. 2 No. 5 (2025): Oktober - November 2025
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Konsep harmonisasi ilmu dibahas dalam penelitian ini sebagai upaya integratif untuk menghilangkan perbedaan antara ilmu agama dan ilmu umum dalam pendidikan Islam. Penelitian ini menyelidiki prinsip-prinsip dasar harmonisasi seperti tauhid, wahdatul ‘ulum, koneksi, kemaslahatan, dan keseimbangan nilai. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif yang didasarkan pada penelitian kepustakaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa harmonisasi film digunakan. Selain itu, penelitian ini menegaskan bahwa harmonisasi ilmu pengetahuan tidak hanya bersifat konseptual tetapi juga praktis untuk pengembangan pendidikan yang luas dan relevan dengan masalah dunia. Dengan menggabungkan nilai-nilai keislaman dengan ilmu pengetahuan kontemporer, harmonisasi ilmu dapat menjadi strategi transformasional untuk membangun sistem pendidikan Islam yang berkeadilan, berkeadaban, dan berorientasi pada kesejahteraan.
ISLAMISASI ILMU PERSPEKTIF SYED MUHAMMAD NAQUIB AL-ATTAS DAN ISMAIL RAJI AL-FARUQI Sausan Zahra; Intan Ayuningtyas; Nurul Khikmah; Arditya Prayogi
An Najah (Jurnal Pendidikan Islam dan Sosial Keagamaan) Vol. 4 No. 6: November 2025
Publisher : Najah Bestari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kemajuan ilmu modern berdampak besar bagi peradaban, namun menimbulkan krisis epistemologis akibat dominasi sekularisme yang memisahkan ilmu dari nilai spiritual. Islamisasi ilmu hadir sebagai upaya mengintegrasikan wahyu, akal, dan pengalaman dalam kerangka epistemologi Islam. Penelitian ini bertujuan menganalisis prinsip-prinsip dasar Islamisasi ilmu menurut Ismail Raji al-Faruqi dan Syed Muhammad Naquib al-Attas serta implementasinya. Metode yang digunakan adalah studi pustaka dengan pendekatan kualitatif deskriptif melalui analisis literatur akademik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa al-Faruqi menekankan prinsip tauhid sedangkan al-Attas menekankan epistemologi Islam dan dewesternisasi. Keduanya sepakat bahwa Islamisasi ilmu merupakan transformasi epistemologis untuk mengembalikan ilmu pada nilai-nilai wahyu
DARI RASIONALITAS SEKULER HINGGA INTEGRASI ILAHI: MENELUSURI KLASIFIKASI ILMU DALAM PERSPEKTIF BARAT DAN ISLAM Azmi Zulfa Zahara; Arditya Prayogi; Dewi Sarah; Eko Dwi Nurhuda
An Najah (Jurnal Pendidikan Islam dan Sosial Keagamaan) Vol. 4 No. 6: November 2025
Publisher : Najah Bestari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini membahas klasifikasi ilmu dari perspektif Barat dan Islam, menyoroti perbedaan utama dalam tujuan, pendekatan, dan hierarki pengetahuan. Perspektif Barat cenderung membatasi ilmu pada aspek fisik dan empiris, sedangkan Islam mengintegrasikan aspek spiritual dan moral dalam klasifikasi ilmunya. Meskipun berbeda, keduanya dipandang mampu saling melengkapi, sehingga dapat mendukung terciptanya harmoni antara ilmu pengetahuan dan ajaran agama dalam mencapai kesejahteraan umat. Studi ini menggunakan metode studi literatur dari berbagai sumber untuk memperjelas perbedaan dan kesamaan tersebut.
KLASIFIKASI DAN PERKEMBANGAN ILMU DALAM PERSPEKTIF ISLAM DAN BARAT: ANASILIS EPISTIMOLOGI DAN HISTORIS Fibrillia Nanda Firawan; Nailul Uly Emiliana; Nayla Firda Aulia; Arditya Prayogi
An Najah (Jurnal Pendidikan Islam dan Sosial Keagamaan) Vol. 4 No. 6: November 2025
Publisher : Najah Bestari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini mengeksplorasi gagasan pengetahuan dari sudut pandang Islam dan Barat, menyoroti kerangka kerja, pendekatan, dan fokus akademis yang kontras yang telah berkembang dari zaman kuno hingga saat ini. Dengan menggunakan metode studi literatur dengan pendekatan analisis deskriptif. Studi literatur dilakukan dengan cara menelaah berbagai sumber pustaka yang relevan, baik berupa kitab klasik, buku akademik, artikel ilmiah, maupun jurnal penelitian penelitian ini menyelidiki beragam sumber daya klasik dan kontemporer yang berkaitan dengan kategorisasi pengetahuan, kemajuan historis sains, dan efek timbal balik antara Islam dan Barat. Temuan penelitian mengungkapkan bahwa Islam memandang pengetahuan sebagai aspek fundamental dari iman dan wahyu, sehingga pengejaran pengetahuan tidak dapat dipisahkan dari nilai-nilai monoteisme. Sebaliknya, Barat memberi penekanan lebih besar pada akal, empirisme, dan rasionalitas sebagai fondasi pengetahuan, sementara menolak otoritas wahyu ilahi. Lintasan historis sains di dunia Islam dicirikan oleh periode kemakmuran, kemunduran, dan upaya modernisasi, sedangkan sains Barat telah berkembang dari filsafat Yunani, Abad Pertengahan, Renaisans, hingga munculnya sains kontemporer yang sangat terspesialisasi dan interdisipliner. Kesimpulannya, baik Islam maupun Barat telah memberikan kontribusi substansial dalam membentuk peradaban global, meskipun memiliki epistemologi yang berbeda. Integrasi antara keduanya dapat menjadi alternatif konstruktif dalam menghadapi tantangan global dan kompleksitas pemahaman ilmiah modern.
PENGILMUAN ISLAM: GAGASAN PENGILMUAN KUNTOWIJOYO Nur Rohmah; Fara Kanza Azzahra; Fadilah Amalia; Arditya Prayogi
An Najah (Jurnal Pendidikan Islam dan Sosial Keagamaan) Vol. 5 No. 1 (2026): Januari 2026
Publisher : Najah Bestari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Paradigma keilmuan modern telah menciptakan dikotomi tajam antara ilmu agama dan ilmu umum, menyebabkan keilmuan Islam menjadi terlalu tekstual dan normatif, sementara sains sekuler kehilangan landasan etika dan transendensi. Untuk mengatasi hal ini, konsep pengilmuan Islam Kuntowijoyo menawarkan alternatif fondasional yang berbeda dari pendekatan reaktif "islamisasi ilmu". Alih-alih sekadar menambahkan nilai-nilai Islam ke dalam kerangka Barat yang sudah ada, pengilmuan Islam mengambil inti epistemologisnya dari wahyu Ilahi, menerjemahkan prinsip-prinsip Al-Qur'an menjadi teori-teori ilmiah yang rasional, empiris, dan berorientasi sejarah. Proses ini dipandu oleh Trilogi Profetik Kuntowijoyo humanisasi, liberasi, dan transendensi yang memastikan ilmu pengetahuan melayani martabat manusia, keadilan sosial, dan orientasi ketuhanan. Penelitian ini, yang menggunakan studi kepustakaan kualitatif, menunjukkan bahwa pengilmuan Islam menyediakan kerangka terpadu yang koheren untuk pendidikan tinggi Islam (PTKI). Implementasinya dapat dilakukan melalui integrasi kurikulum, metodologi penelitian multidisiplin yang menyelaraskan wahyu dan akal, serta penerapan praktis dalam bidang-bidang seperti ekonomi (keuangan Syariah) dan pendidikan. Pada akhirnya, integrasi ini bukan hanya akademis, melainkan sebuah visi yang diperlukan untuk menghasilkan ilmu pengetahuan yang membangun peradaban dan membimbing manusia menuju nilai-nilai ilahiah
REKONSILIASI SAINS ISLAM DAN SAINS DALAM PERSPEKTIF NIDHAL GUESSOUM Suci Awaliyah; Aliza Nirmalasari; Berlian Adenta Islami; Arditya Prayogi
An Najah (Jurnal Pendidikan Islam dan Sosial Keagamaan) Vol. 5 No. 1 (2026): Januari 2026
Publisher : Najah Bestari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini mengkaji rekonsiliasi antara sains Islam dan sains modern dalam perspektif Nidhal Guessoum, seorang fisikawan Muslim yang mengusulkan konsep sains teistik sebagai jalan tengah untuk menyelaraskan agama dan ilmu pengetahuan. Tujuan utama adalah memperoleh pemahaman mendalam tentang ide-ide, dasar-dasar, dan implementasi rekonsiliasi guna mencapai harmonisasi antara agama dan sains, serta mendorong kemajuan peradaban Muslim. Metode yang digunakan adalah studi pustaka deskriptif, dengan menganalisis berbagai sumber seperti buku, jurnal, dan artikel relevan untuk menggambarkan tema-tema pokok secara sistematis. Hasil pembahasan menunjukkan bahwa rekonsiliasi Islam menekankan dialog antaragama, pengembangan epistemologi tauhid, dan penolakan sekularisme Barat. Nidhal Guessoum mengajukan sains teistik sebagai alternatif untuk memberikan makna etis pada sains modern. Prinsip-prinsip rekonsiliasi meliputi: (1) prinsip tidak bertentangan (keselarasan antara wahyu, akal, dan alam); (2) prinsip penafsiran berlapis (interpretasi ayat Al-Qur'an sesuai konteks ilmiah); dan (3) prinsip teisme falsifikatif (integrasi perspektif teistik dengan metode ilmiah). Implementasinya mencakup pendidikan integratif, diskusi antara teolog dan ilmuwan, serta kosmologi Islam modern yang menyelaraskan teori Big Bang dan evolusi dengan ajaran Islam. Kesimpulan menegaskan bahwa rekonsiliasi ini mampu mencegah konflik dan mempromosikan harmonisasi, meskipun menghadapi tantangan seperti perbedaan epistemologi dan resistensi budaya
REKONSILIASI SAINS ISLAM KONSEP, PRINSIP, DAN IMPLEMENTASI HUMANISASI ILMU Ainidian Saputri, Aini; Irmasari , Nur Aini; Fadlan Ramadan, Muhammad; Prayogi, Arditya
An Najah (Jurnal Pendidikan Islam dan Sosial Keagamaan) Vol. 5 No. 1 (2026): Januari 2026
Publisher : Najah Bestari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This research is motivated by the perceived contradiction between the values of modern scientific knowledge and Islamic religious studies. The objective is to deepen and formulate the Reconciliation of Islamic Science through the concept of the Humanization of Knowledge. This study employs a conceptual literature review method by analyzing relevant written sources. The results indicate that the Reconciliation of Islamic Science is realized through a comprehensive understanding of the Humanization of Knowledge, which is characterized by three main principles: the utilization of knowledge in understanding religious teachings, the relevance of religious teachings to social problems, and the internalization of the substance of teachings into the human personality. The implementation of the Humanization of Knowledge affirms the integration of the vertical dimension (relationship with God) and the horizontal dimension (relationship with fellow humans) in the development of science. It can be concluded that the Humanization of Knowledge offers a strong framework for aligning science and Islam by placing humanitarian and spiritual values at the core of the entire scholarly process.
IMPLEMENTASI HARMONISASI SAINS DAN AGAMA DI UIN GUS DUR BERBASIS PRINSIP, PENDEKATAN, DAN LANGKAH STRATEGIS Mutiara As'syifa, Rahma; Mutoharoh , Aenun; Prayogi, Arditya; Indah Lestari , Kartini
An Najah (Jurnal Pendidikan Islam dan Sosial Keagamaan) Vol. 5 No. 1 (2026): Januari 2026
Publisher : Najah Bestari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aims to explore the implementation of science and religion harmonization at the State Islamic University (UIN) KH. Abdurrahman Wahid, better known as UIN Gus Dur, with a focus on the principles, approaches, and strategic steps implemented to promote scientific integration. The harmonization of science and religion is an effort to bridge scientific rationality with Islamic spirituality, thereby overcoming the dualism between modern knowledge and religious teachings. Using a qualitative approach through a literature review and institutional policy analysis, this study reveals that the harmonization process at UIN Gus Dur is based on integrative-holistic principles and applies an integrated framework that connects faith and knowledge. Strategic efforts include curriculum improvement, faculty development, and the promotion of collaborative research. These initiatives reflect UIN Gus Dur's commitment to building a scientific paradigm rooted in Islamic values ​​while remaining adaptive to advances in modern science.
HUMANISASI ILMU AGAMA SEBAGAI DASAR REKONSILIASI SAINS DAN ISLAM DALAM PERSPEKTIF MUHYAR FANANI Shyeftya Nurdyan; Himatun Nisa; Lailatul Qodriah; Arditya Prayogi
An Najah (Jurnal Pendidikan Islam dan Sosial Keagamaan) Vol. 5 No. 1 (2026): Januari 2026
Publisher : Najah Bestari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Humanisasi ilmu agama menjadi langkah strategis untuk mempertemukan kembali Islam normatif dengan realitas historisnya, terutama dalam menghadapi kemajuan sains modern. Penelitian ini bertujuan menelaah konsep humanisasi ilmu agama sebagai dasar integrasi antara sains dan Islam menurut pemikiran Muhyar Fanani. Metode yang digunakan ialah studi pustaka dengan pendekatan deskriptif-kualitatif melalui analisis berbagai sumber terkait humanisasi, epistemologi Islam, dan pemikiran Fanani. Hasil kajian menunjukkan bahwa humanisasi ilmu agama dijalankan melalui tiga proses utama: mengoptimalkan ilmu pengetahuan dalam memahami ajaran agama, menyesuaikan ajaran dengan dinamika sosial, serta menerapkan nilai-nilai moral secara reflektif dalam kehidupan individu. Ketiga proses ini membuka ruang dialog yang konstruktif antara ilmu agama dan sains tanpa menghilangkan dimensi ilahiah. Penelitian ini menyimpulkan bahwa humanisasi memberikan kerangka yang efektif bagi harmonisasi nilai agama dan sains, sehingga keduanya dapat berkolaborasi dalam membangun peradaban yang lebih humanis dan beradab
HARMONISASI ILMU: PARADIGMA KEILMUAN UIN KH. ABDURRAHMAN WAHID Nikmatul Mazidah; Hanny Diana Hidayati; Waqiatus Salamah; Arditya Prayogi
An Najah (Jurnal Pendidikan Islam dan Sosial Keagamaan) Vol. 5 No. 1 (2026): Januari 2026
Publisher : Najah Bestari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini menguraikan gagasan harmonisasi ilmu dalam kerangka pemikiran UIN K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan, terutama melalui penggabungan antara pengetahuan berbasis rasional (aqliyah) dan pengetahuan berbasis wahyu (naqliyah). Proses harmonisasi ini dilihat sebagai usaha menyatukan, berdialog, dan berinteraksi secara berkesinambungan antara sains dan agama untuk menciptakan pengetahuan yang holistik, humanis, dan sesuai dengan perkembangan zaman. Studi ini menganalisis dasar-dasar ontologis, epistemologis, dan aksiologis dari paradigma keilmuan di UIN Gus Dur, yang berlandaskan pada nilai-nilai moderasi seperti tawassuth, tawazun, i’tidal, dan tasamuh.
Co-Authors A'yun, Qurrota A. Fatahillah Jurjani A. Tabi'in A. Tabi’in Aanisa Rahmalia Itsnaini Abdurahman Abdurrahman Abu Hanif I. F. Aditama Mulyadi Adityo Muktiwibowo Adityo Muktiwibowo Adriawan, Bimo Afina Fahru Miliana Agus Sapriansa Agus Sapriansa Agustin, Amelya Agustina, Risma Wati Ahassa, Titami Fara Fasicha Ahmad Aufal Marom Ahmad Faridh Ricky Fahmy Ahmad Khamdani Ahmad Randi Ahmad Ta'rifin Ahmad Tabi'in Ahmad Ta’rifin Ai Rukmini Ainidian Saputri, Aini Akhiroh Akmal, Failasuf Alfarah, Naela Najwa Ali Muhtarom Alif Adhar Amatullah Aliza Nirmalasari Allisa Zanuba Alyan Fatwa Ambarwati Amelia, Hanun Aminatuz Zuhriah Anam, Misbakhul Andik Yuliyanto Andika, Barik Isma Anggana, Ridho Aji Aniendhita, Erryka Sekar Anip Dwi Saputro, Anip Dwi Anzaini, Sayla Salma Apriana, Rizki Vina Ardansyah , Dawam Ardiyan Darutama Arfian, Ricky Arini Alfa Auneva Tsuroyya Enha Arip Budiman, Arip Arisandi Ashfiya, Chilyatul Asirah, Khusnu Asyfia Ika Yuliani Aufa Syukron, Akhmad Ayok Ariyanto Ayon Diniyanto Azizah, Alfatull Azmi Zulfa Zahara A’yun, Qurrota Bambang Kholiq Mutaqin Bangkit Rizka Hidayatullah Baryachi, Baryachi Berlian Adenta Islami Brilianu Sentanu Vito Buwono, Bagus Tri C. Kurniawan, Pratomo Cahyo Kurniawan, Pratomo Camelia Intan Shofi Chonitsa, Ana Christy Atika Sari Dayana Amalinda Delima Devy Arisandi Dewi Anggraeni Dewi Anggraeni Dewi Sarah Dhieka Fitri Ananda Dicky Anggriawan Nugroho Dimas Prasetya Dina Afni Amilia Edi Ahyani Edi Suharyadi Eka Puji Rahayu Eko Dwi Nurhuda El Farouq, Muhammad Ayyinna Yusron Elsa Maulidina F, Fatchurohman Fachri Ali Fadhilatul Fauziah Fadilah Amalia Fadlan Ramadan, Muhammad Faiqotul Mutia Faliqul Isbah Falistya, Laukhin Rosyida Fara Kanza Azzahra Farhana, Zidna Farmawati, Cintami Fasya, Adib ‘Aunillah Fatmawati Nur Hasanah Fauzi, Muhammad Sukron Faza Muna Najiah Nubari Fiani, Qorina Fibrillia Nanda Firawan Fika Luthfia Sari Fina Firqotun Najiyah Firdausi, Muh Izzat Fitrah, Rifka Fitri Nurdianingsih Fitria Berliannanda, Anugrah Haiqa Virly Azzahra Hakim Elkominoki, M. Lukman Hami, Widodo Hani Atus Soleha Hanif I. F., Abu Hanny Diana Hidayati Himatun Nisa Hishamudin Isam Huda, Ahmad Alamul Ida Royani Ika Nafil Khilda Ikhsanuddin, Rohmatulloh Muhamad Imam Prayogo Pujiono Imas Saffanatul Aminah inayatillah, fafi Indah Lestari , Kartini Indah Rakhmatika Inka Mutiara Intan Ayuningtyas Iqbal Kamalludin Irfandi irham Irham Irham Irmasari , Nur Aini Ishak, Muhammad Isyraf Islachatun Nimah Ismasar, Ismasari Ismawati Ismawati Isna Nabila Istikharoh Jannah, Rayhanun Jilma Dewi Ayu Ningtyas Kalbuana, Nawang Karimah, Imroatul KATNI KATNI Keisha Kirania Safitri Khafidh Abadi Khalimatus’sadiyah Khaneishia Azzahra Khasanah, Faiza Alfa Kholiq Mutaqin, Bambang Khorisatul Amanah Khusnu Asirah Kisyani Laksono Kuat Ismanto Laila Nur Halimah Lailatul Qodriah Laksono, Kisyani Lana Nurul Widad Laukhin Rosyida Falistya Layal, Alfi Ichda Leli Fertiliana Dea Lestari, Sofianti Tri Lia Afiana Lilik Riandita Lintang Andiana Putri Lukman, Fahmy Lulu Azizah Luna Aiswara Luthfia Rosidin M. Abdul Mufid M. Adin Setyawan M. Adin Setyawan M. Adin Setyawan M. Akmal Fatkhan Rifqi M. Ali Ghufron M. Ali Ghufron M. Arif Kurniawan M. Arsalrifki Adji M. Arsyad Alkadafi M. Davy Handiawan M. Furqon Hidayat M. Iftah Irzaqi M. Syaifuddin M. Zainal Arif M. Zulvi Romzul Huda Fuadi M.Ikhwanul Kirom Maharani Novanta, Nabella Maharani Zahara Mardiah Marita, Tria Markholis Maulana Abdillah Maulida, Ida Khikmatul Mega Nur Fadilah Miftahul Mukaromah Mila Aisyatami Mochamad Iskarim Moh. Farkhanur Rizqi Moh. Muslih Moh. Rofiki Moh. Syaifuddin Mohammad Syaifuddin Mohammad Syaifuddin Mohammad Syaifuddin Muhammad Akmal Pratama Muhammad Ammar Defi Muhammad Anifan Muhammad Arsyad Muhammad Faisal Reza Muhammad Faizal Amri Muhammad Jauhari Muhammad Jauhari Muhammad Jembar Risky Muhammad Muzaki Muhammad Nasrullah Muhammad Rikzam Kamal Mukhafidoh Mukhafidoh Mumtazah, Arsanti Mumu Muzayyin Maq Mustami’ul Azizah Mustika Sari, Nurul Husnah Musyarofah Mutia, Faiqotul Mutiara As'syifa, Rahma MUTMAINAH Mutoharoh , Aenun Muwaffiqoturrizqi Nadhifatuz Zulfa, Nadhifatuz Nadia Faradhillah Nadia Faradhillah, Nadia Nadya Nurunnisa Febiani Naelum Minatika Nafil Khilda, Ika Nailatus Zulfa Nailul Uly Emiliana Naimah Sundari Nani Nuryani Nayla Firda Aulia Neyla Rajwa Ngaisah, Zulaikhah Fitri Nur Niki Amanatul Utami Nikmatul Mazidah Nisa , Nabila Luthfiyatun Noor Fina Sholawati Noorma Fitriana M. Zain Noorma Fitriana M. Zain, Noorma Fitriana Norma Alias Novia Firzanah Novianto Ade Wahyudi Novianto Ade Wahyudi Nur Afifah Nur Aisah Nur Rahmaliya Aula Haanie Nur Rohmah Nurul Husnah Mustika Sari Nurul Ilma, Nurul Nurul Khikmah Nurul Maisyal Nurul Safitri Oktaviani, Linda Parmin - Parmin Parmin Perdana, Firdaus Prabowo, Dimas Setiaji Pramana, Arief Setya Prasetya, Dimas Pratami, Bunga Desyana Puji Rahayu, Eka Pujiana, Seftiyan Qonita, Rifatul Qurrota A'yun Qurrota A'yun Qurrota A’yun Rachmawati, Andini Dwi Rahma Mutiara As’syifa Rasiyanti, Rizky Nava Redika Cindra Reranta Rhischa Assabet Shilla Rhischa Assabet Shilla Rhischa Assabet Shilla Rhischa Assabet Shilla Rhischa Assabet Shilla, Rhischa Assabet Riandita, Lilik Ridho Aji Anggana Rido Kurnianto Rifatul Qonita Rifka Estu Fitriana Rifki, Mochammad Balya Rihaadatul Aisyi Riki Nasrullah Riki Nasrullah Risma Istiqomah Riyadi, Ridho Riyen Sefiyani Rizal Ilham Ramadhan Rizi Jawani Roda, Adilah Aina Rofiqotuzzahro Rohmad Abidin Rohmad Abidin, Rohmad Rohmah, Syifa Romadloni, Niya Romadoni, Abdul Fahmi Roslina Maulida Ryan Deriansyah Ryan Marina Saffanatul Aminah, Imas Safinatunaja , Dhifa Safitri, Hani Saiful Anwar Salafudin Salafudin Salma Selfiyana Sapto Riyadi Saputri, Tiara Ika Sari, Nurul Husnah Mustika Sausan Zahra Sa’adah, Nurus Septiani, Nora Setia Nuryanti Setiawan, Singgih Shilvi Aqilah Shofiani, Rissa Shyeftya Nurdyan Siahaan, Rachel Yoan Katherin Putri SIGIT DWI LAKSANA Sigit Dwi Laksana, Sigit Dwi Singgih Setiawan Singgih Setiawan Singgih Setiawan Singgih Setiawan Siraj Sita Desi Fitri Siti Chofifah Siti Rohmah Subhi, Muhamad Rifa'i SUCI AWALIYAH Sucianingtyas, Richa Sulistiawati sulistiawati Susilowati, Eva Syafa’aturrohmah, Syafa’aturrohmah Syafi'i, Abdullah Syaifuddin, Moh Syaiful Yamin Syarifan Nurjan Syifa Fauziah Sylva Fahri Nailannaja Syukron, Akhmad Aufa Tabi'in, Ahmad Thohirin, Thohirin Tiara Ananda Maulidia Tri Achyati Lestari Tsalisa Yuliyanti Tsania Rif’atul Munna Ulfa Kurniasih Ulfa Kurniasih Umaroh, Khoirotul Ummy Fatimah Uzmatul Fakhizati Vira Qorina Wafi Ahdil Hafiz Wahyudi, Novianto Ade Waqiatus Salamah Widhianingsih, Widhianingsih Widodo Hami Yaqin, Alamul Yenti Apriyani Zahrotun Nisa Zahwa Arizza Arthamevia Zaqiyah, Arina Iqomataz Zulfa Syarifah Zulmi Aulia Azhari Abbas