Articles
PENERAPAN MODEL ROLE PLAYING UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA KELAS IV SEKOLAH DASAR
Jurnal Pendidikan Dasar Vol. 10 No. 1 (2019): JPD- Jurnal Pendidikan Dasar
Publisher : Pendidikan Dasar - Pascasarjana Universitas Negeri Jakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (446.276 KB)
|
DOI: 10.21009/jpd.v10i1.11203
Abstract: This study aims to improve student learning outcomes by applying the role playing model in the material of plant parts in the fourth grade of elementary school in science learning. In this case the researcher deepens the science learning material in parts of plants by applying the role playing model, where students will play roles as plants or one part of the plant. The method used by researchers is Classroom Action Research (CAR) by doing two cycles using different actions. After doing two actions on learning, learning outcomes and student activities in learning will increase seen from the average test results starting from the first cycle to the second cycle. In the first cycle the overall average score was 47.6, and in the second cycle 76.8. From the data obtained, it can be seen that in each cycle there is an increase. Thus the model used by researchers in science learning material of plant parts is very suitable to improve student learning outcomes in the learning process to be even better. Keyword : Role playing, Learning outcomes, Plant parts
IDENTIFIKASI KESULITAN BELAJAR SISWA KELAS V PADA MATA PELAJARAN MATEMATIKA DI MI AL AHYAR BAGIK POLAK NTB
Jurnal Pendidikan Dasar Vol. 10 No. 1 (2019): JPD- Jurnal Pendidikan Dasar
Publisher : Pendidikan Dasar - Pascasarjana Universitas Negeri Jakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (574.135 KB)
|
DOI: 10.21009/jpd.v10i1.11232
This study aims determine “ learning difficulties in Mathematics Subjects In Polak Bagik 2019 Academic Year. In this study researchers used a qualitative approach because the data obtained in the field are data that produce descriptive data in the form of information or information relatedtoexisting titles not in the form of numbers. The data collection methodes used are the method of observation, interviews, and documentation. Inductive data analysis techiques, by means of collecting data, reducting data, presentinfg data and drawing conclusions, and validating the data is done by triangulation and sufficiency of references. The result this study indicate the student have difficulty learning n the operation of mathematical numbers, calculation, understanding problem language and difficuly working on mathematical formulas. Faktor that cause student learning difficulties, come from internal factor and external factors. The teacher strive to overcome student learning difficulties by doing remedial or inprovement, providing and learning motivation.
PENGEMBANGAN SELF CONFIDENCE PADA SISWA SD
Jurnal Pendidikan Dasar Vol. 10 No. 1 (2019): JPD- Jurnal Pendidikan Dasar
Publisher : Pendidikan Dasar - Pascasarjana Universitas Negeri Jakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (524.237 KB)
|
DOI: 10.21009/jpd.v10i1.11301
This article aims to identify or assess the confidence of elementary school studentsbased on the results of a review of the Bandura theory and the results of recent research. Thescope of study of these problems includes the concept of self confidence, the factors formedand processes that affect the development. The benefits based on the kajisan content of thisarticle are expected to be able to support in developing a self confidence learning strategy.Based on the findings of the observation, there is still a loss of confidence in students, especiallywhen faced with challenges or new situations when the learning process takes place. Thiscertainly results in a low sense of self-confidence through various smart efforts that can developa sense of self-confidence in students more developed through various strategies andapproaches to better learning. The results developed in the learning strategy are able to fosterconfidence. The method used in this discussion uses the review literature review method basedon the results of the latest research.
PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN LUDO MATERI FPB DAN KPK PADA SISWA KELAS IV SEKOLAH DASAR
Normaya, Sinta Dwi;
Mukmin, Bagus Amirul
Jurnal Pendidikan Dasar Vol. 15 No. 1 (2024): Jurnal Pendidikan Dasar
Publisher : Pendidikan Dasar - Pascasarjana Universitas Negeri Jakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.21009/jpd.v15i1.45287
Abstract: In the process of learning mathematics on FPB and KPK material, students experience difficulties and cannot understand the material optimally. This is because the teacher does not interesting learning media, only uses image media which makes students less interested. The development objective of this research is to determine the very validity, very effective and very practicality of LUDO media development of FPB and KPK material. The method use is Research and Development (R&D) with the ADDIE model. The results of this study are LUDO learning media FPB and KPK material that has been developed is declared valid, effective, and practical. The average validity results obtained from media experts and material experts were 89,5%, which was categorized as very valid. The effectiveness results obtained during limited trial were 90% and during extensive trials it was 87.5%. The practicality results obtained from teacher response were an average of 98.18%, student responses during the limited trial were 92% and during extensive trials they were 90.31%.
Tren Kecemasan Ibu terhadap Perilaku Seks Bebas Remaja: Pendekatan Studi Kasus
Nursing Information Journal Vol. 4 No. 1 (2024): Nursing Information Journal
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat STIKES Banyuwangi
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.54832/nij.v4i1.781
Pendahuluah: Segala perubahan yang dialami remaja membuat remaja lebih senang berada dekat dengan teman-teman sebayanya dan cenderung menjauh dari orang tua. Tentu saja hal tersebut dapat menimbulkan kecemasan pada orang tua. Kecemasan orang tua ditunjukkan melalui sikap yang melarang anaknya bergaul bersama teman-temannya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran tingkat kecemasan ibu terhadap perilaku seks bebas pada remaja di Desa Urek-Urek RW 04 Kecamatan Gondanglegi Kabupaten Malang. Metode: Desain penelitan yang digunakan adalah deskritif kuantitatif. Populasi penelitian adalah seluruh ibu yang memiliki anak remaja di Desa Urek-Urek RW 04 Kabupaten Malang sebanyak 320 orang. Sampel sebanyak 139 orang. Teknik sampling menggunakan purposive sampling. Variabel penelitian adalah tingkat kecemasan ibu terhadap perilaku seks bebas pada remaja. Pengumpulan data menggunakan lembar kuesioner DASS 21. Tempat penelitian di Desa Urek-Urek RW 04 Kecamatan Gondanglegi Kabupaten Malang. Penelitian dilaksanakan pada tanggal tanggal tanggal 13- 21 Februari 2023. Analisa Data menggunakan univariat. Hasil: Hasil penelitian didapatkan tingkat kecemasan ibu terhadap perilaku seks bebas pada remaja di Desa Urek-Urek RW 04 Kecamatan Gondanglegi Kabupaten Malang sebagain besar responden mengalami kecemasan sedang sebanyak 75 orang (54%), hampir setengah responden mengalami kecemasan ringan sebanyak 55 orang (40%), sebagian kecil repsponden mengalami kecemasan berat sebanyak 6 orang (4%) dan sebagian kecil repsponden tidak ada kecemasan sebanyak 3 orang (2%). Hal ini dipengaruhi oleh faktor usia, pendidikan dan anak yang memilki pacar. Kesimpulan: Diharapkan orang tua mencari informasi tentang cara mengelola kecemasan dalam menghadapi pergaulan remaja agar orang tua tidak mengalami kecemasan berlebihan.
Tinjauan Masalah Kecemasan: Studi pada Lansia dengan Insomnia
Nursing Information Journal Vol. 4 No. 1 (2024): Nursing Information Journal
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat STIKES Banyuwangi
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.54832/nij.v4i1.782
Pendahuluah: Lansia sangat rentan terhadap gangguan pola tidur (insomnia). Gangguan tidur dan kekurangan tidur dapat merangsang kesulitan emosional yang dapat meningkatkan keadaan stres dan kecemasan secara subjektif serta meningkatkan reaksi simpatetik terhadap stimulus yang tidak menyenangkan.Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui gambaran tingkat kecemasan pada lansia yang mengalami insomnia di Dusun Gampingan Rw 07 Wonokerto Kecamatan Bantur. Metode: Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan desain deskriptif. Populasi nya adalah seluruh lansia di Desa Gampingan Rw 07 Wonokerto sejumlah 75 orang. Sampel penelitian sejumlah 40 responden yang didapatkan dengan purposive sampling. Alat ukur menggunakan kuesioner HARS. Penelitian dilakukan pada 1 – 10 Mei 2023. Analisis data menggunakan analisis univariat. Hasil: Hasil penelitian ini diperoleh bahwa sebagian besar lansia yang insomnia mengalami mengalami cemas berat 19 responden (47.55%), hampir setengahnya mengalami kecemasan sedang 13 responden (32.5%) ,sebagian kecil mengalami kecemasan ringan 5 responden (12.5%), dan sebagian kecil tidak ada kecemasan 3 responden (7.5%). Faktor yang mempengaruhi kecemasan pada lansia adalah umur, jenis kelamin, riwayat pendidikan, pekerjaan, dan mengonsumsi kafein. Kesimpulan: Penting untuk memahami penyebab insomnia pada lansia. Kecemasan dapat menjadi akibat insomnia yang berkepanjangan. Lansia yang mengalami insomnia dan kecemasan juga dapat mempertimbangkan perubahan gaya hidup sehat, seperti menghindari kafein sebelum tidur, berolahraga secara teratur, dan menjaga pola hidup sehat.
Peran Ayah dengan Status Gizi pada Anak Balita Usia 4-5 tahun di Taman Kanak-Kanak
Nursing Information Journal Vol. 4 No. 1 (2024): Nursing Information Journal
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat STIKES Banyuwangi
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.54832/nij.v4i1.795
Pendahuluan: Status gizi anak usia 4-5tahun harus diperhatikan oleh Orang tua khususnya Ayah, peran Ayah sangat penting untuk membantu menentukan status gizi anak. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan peran ayah dengan status gizi pada anak usia 4-5 tahun di Taman Kanak-Kanak Bina Insani Jombang. Metode: penelitian ini merupakan penelitian observasional analitik dengan pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh ayah yang mempunyai anak usia 4-5 tahun di Taman Kanak Kanak Desa Candimulyo Kecamatan Jombang Kabupaten Jombang yang berjumlah 26 orang dan dengan jumlah sampel 21 orang dengan teknik pengambilan sampel sample random sampling. Variabel independen adalah peran ayah dan variable dependen status gizi anak usia 4-5 tahun. Pengumpulan data menggunakan kuisioner dan timbangan berat badan. Pengolahan data dengan editing, coding, scoring, tabulating dan analisa data menggunakan uji ranks spearman dengan alpha 0,05. Hasil: hampir setengah dari responden memiliki peran ayah baik sejumlah 9 orang (42,9%). Hampir setengahnya anak berstatus gizi normal sejumlah 9 anak (42,9%). Hasil uji rank spearman didapatkan nilai p=0,000< nilai a=0,05 artinya H1 diterima. Kesimpulan: Ada hubungan peran ayah dengan status gizi pada anak usia 4-5 tahun di Taman Kanak-Kanak Bina Insani desa Candimulyo Kecamatan Jimbang Kabupaten Jombang. Dengan penelitian ini diharapkan ayah terlibat dalam pengasuhan untuk memenuhi kebutuhan gizi anak dalam masa tumbuh kembangnya.
Hubungan Tingkat Stres dengan Siklus Menstruasi pada Mahasiswi S1 Kebidanan
Nursing Information Journal Vol. 4 No. 1 (2024): Nursing Information Journal
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat STIKES Banyuwangi
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.54832/nij.v4i1.826
Pendahuluah: kebanyakan wanita mengalami sejumlah perubahan dalam pola menstruasi selama masa reproduksi. Menstruasi tidak teratur disebabkan oleh hal-hal yang terkait dengan gaya hidup atau masalah kesehatan salah satunya adalah peningkatan stress. Stres melibatkan sistem neuroendokrinologi sebagai sistem yang besar peranannya dalam reproduksi Wanita. Metode: penelitian ini merupakan penelitian korelasional dengan desain cross sectional dengan sampel mahasiswa S1 kebidanan berjumlah 60. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah stratified random sampling dan uji yang digunakan ialah rank spearman. Instrument yang digunakan menggunakan DASS dan kuesioner siklus menstruasi. Hasil: penelitian ini menunjukkan bahwa responden dengan tingkat stress sedang sebanyak 27 responden (45,0%) dan siklus menstruasi polimenorhea sebanyak 31 responden (51,7%). hasil analisis uji rank spearman Test dengan menggunakan SPSS 16 for windows, diperoleh nilai ρ-value 0,00 < 0,05. Artinya ada hubungan tingkat stres dengan siklus menstruasi Kemudian dibandingkan dengan tabel interpretasi data dengan nilai 0,546 maka dapat diketahui bahwa keeratan hubungannya kategori kuat. Arah korelasinya positif yang artinya hubungan keduanya searah, dengan demikian dapat diartikan bahwa semakin tinggi tingkat stres maka siklus menstruasinya terganggu pada kategori polimenorhea Kesimpulan: kita harus memberikan pendidikan tentang manajemen stres sehingga mahasiswa mempunyai siklus menstruasi yang normal.
Dampak Penggunaan Gadget terhadap Tumbuh Kembang Anak Usia Balita: Literatur Review
Nursing Information Journal Vol. 4 No. 1 (2024): Nursing Information Journal
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat STIKES Banyuwangi
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.54832/nij.v4i1.837
Pendahuluah: Era globalisasi menbuat gadget menjadi salah satu jenis teknologi yang cukup familiar penggunaannya tidak hanya pada orang dewasa namun juga pada anak usia balita. Sebuah penelitian menunjukkan bahwa 95,8 persen anak di bawah usia dua tahun mengalami pertumbuhan dan perkembangan yang melambat akibat menghabiskan waktu berlebihan bermain gadget. Tujuan dari literature review ini adalah untuk mengetahui dampak penggunaan gadget terhadap tumbuh kembang anak usia balita. Metode: Desain penelitian yang digunakan adalah studi literature review. Kriteria artikel yang digunakan dalam studi literature review ini diantaranya artikel dengan tema pengaruh penggunaan gadget terhadap tumbuh kembang anak usia balita, rentang waktu terbit 5 tahun terakhir, original research, dan full text. Strategi pencarian artikel dilakukan melalui database Proquest, research gate, dan willey online library dengan menggunakan kata kunci effect and gadget and toddler and growing development atau dampak dan gadget dan balita and tumbuh kembang. Hasil: Hasil review melibatkan 9 artikel yang melewati proses seleksi ketat. Hasil review menunjukkan bahwa penggunaan gadget pada anak usia balita memiliki dampak positif dan negatif terhadap tumbuh kembang anak usia balita, dibuktikan dengan adanya 1 artikel yang menyatakan bahwa gadget juga memiliki dampak positif terhadap tumbuh kembang yaitu memudahkan dalam mengumpulkan kosa kata baru baik dalam bahasa indonesia maupun dalam bahasa asing, sedangkan 8 artikel menyatakan bahwa gadget ketika sudah menyebabkan kecanduan pada balita akan berdampak negatif terhadap tumbuh kembang berupa gangguan pada perkembangan bahasa, perkembangan sosial emosional, perkembangan motorik, dan perkembangan kognitif. Kesimpulan: Orang tua diharapkan dapat mengambil sikap bijak dalam memanfaatkan perkembangan teknologi terutama keputusan mengenalkan gadget pada anak. Jika memang terpaksa Orang tua atau pengasuh memberikan gadget pada anak usia balita maka harus memperhatikan durasi penggunaan serta konten yang diberikan sesuai dengan usia anak dan bersifat edukatif.
MEMPERKUAT MUTU PROFESI GURU MELALUI ORGANISASI PERSATUAN GURU REPUBLIK INDONESIA (PGRI)
;
Christin Nur Aini;
Lailatul Mukarromah
SIRAJUDDIN : Jurnal Penelitian dan Kajian Pendidikan Islam Vol 2 No 1 (2022): Sirajuddin Desember 2022
Publisher : P3M STAI MIFTAHUL ULUM LUMAJANG
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.55120/sirajuddin.v2i1.945
Tantangan guru pada saat ini adalah perkembangan zaman. Sehingga guru perlumengembangkan mutu sesuai dengan perkembangan zaman. Mutu profesi seorang gurusangatlah penting dalam dunia Pendidikan. Karena dengan adanya guru yang mumpuni danberkualitas siswa bisa mengembangkan diri secara optimal. Sehingga peningkatan mutu profesiguru dianggap sangat penting. Apalagi dengan adanya tugas utama seorang guru adalahmendidik, mengajar, membimbing, mengarahkan, melatih dan mengevaluasi peserta didik.Mutuseorang guru sangat berkaitan dengan profesionalisme guru. Guru harus bisa menjadi fasilitatoragar peserta didik mampu berpikir kreatif dan kritis. Selain itu, guru juga harus bisa menjadikatalisator untuk mendorong peserta didik mencapai minat dan kemampuan yang dimiliki.Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah studi pustaka (LibraryResearch), yaitu mengumpulkan bahan-bahan yang berkaitan dengan penelitian yang berasal daribuku, jurnal, dan literatul lain yang layak untuk dijadikan sumber penelitian. Sehingga dengan adanya artikel ini bertujuan untuk menjadikan organisasi PGRI sebagai cara untuk memperkuatmutu profesi guru di Indonesia.