p-Index From 2021 - 2026
19.171
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Jurnal Agronomi Indonesia (Indonesian Journal of Agronomy) Jurnal KALAM Jurnal Ilmiah Mahasiswa FEB Jurnal Sain Peternakan Indonesia Journal of Degraded and Mining Lands Management Buletin Keslingmas El-Mashlahah MEDIAPSI Taman Cendekia : Jurnal Pendidikan Ke-SD-an Jurnal Wiyata : Penelitian Sains dan Kesehatan BASINDO : jurnal kajian bahasa, sastra Indonesia, dan pembelajarannya Educational Guidance and Counseling Development Journal Jurnal Biologi Tropis Jurnal Ilmiah Telaah SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan JOURNAL SPORT AREA NALAR: Jurnal Peradaban dan Pemikiran Islam Edukasi Islami: Jurnal Pendidikan Islam Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Edu Riligia: Jurnal Ilmu Pendidikan Islam dan Keagamaan JURNAL PENDIDIKAN TAMBUSAI Jurnal Hadratul Madaniyah Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA Jurnal Dunia Kesmas Jurnal Ilmiah Mandala Education (JIME) JISIP: Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan Jurnal Kesehatan Psikoislamedia : Jurnal Psikologi JITPI : Jurnal Ilmu Dan Teknologi Peternakan Indonesia (Indonesian Journal of Animal Science and Technology) Magistra Andalusia : Jurnal Ilmu Sastra Jurnal Gema Ngabdi Jurnal Penelitian dan Pengkajian Ilmu Pendidikan: e-Saintika Abdimas Universal Abdi Dosen : Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat ANIMA Indonesian Psychological Journal Generation Journal J-SEA (Journal Socio Economic Agricultural) An Naba Jurnal Pemikiran dan Penelitian Pendidikan Islam Community Development Journal: Jurnal Pengabdian Masyarakat EDU RILIGIA: Journal of Islamic and Religious Education Aphorisme: Journal of Arabic Language, Literature, and Education Natural Science: Jurnal Penelitian Bidang IPA dan Pendidikan IPA Mazahibuna: Jurnal Perbandingan Mazhab Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara Dinasti International Journal of Economics, Finance & Accounting (DIJEFA) Insights in Public Health Journal Hermeneutik : Jurnal Ilmu Al-Qur'an dan Tafsir Ekonomica Sharia: Jurnal Pemikiran dan Pengembangan Ekonomi Syariah Indonesian Journal of Business and Management Buletin Peternakan Tropis (Bulletin of Tropical Animal Science) Nusantara: Jurnal Pendidikan Indonesia Fitrah: Journal of Islamic Education Sinar Sang Surya: Jurnal Pusat Pengabdian kepada Masyarakat Tafkir: Interdisciplinary Journal of Islamic Education MANAJERIAL: Jurnal Inovasi Manajemen dan Supervisi Pendidikan STRATEGY : Jurnal Inovasi Strategi dan Model Pembelajaran JAGO TOLIS : Jurnal Agrokompleks Tolis Ar-Rasyid: Jurnal Pendidikan Agama Islam Jumper : Jurnal Mahasiswa Pendidikan Olahraga Tarjih Tropical Livestock Journal International Journal of Economic, Business, Accounting, Agriculture Management and Sharia Administration (IJEBAS) Unram Journal of Community Service (UJCS) Baselang: Jurnal Ilmu Pertanian, Peternakan, Perikanan dan Lingkungan International Journal of Social Science, Educational, Economics, Agriculture Research, and Technology (IJSET) SRIWIJAYA JOURNAL OF ENVIRONMENT NUSRA: Jurnal Penelitian dan Ilmu Pendidikan Jurnal Teknologi Kesehatan Tropical Health and Medical Research Journal eScience Humanity Journal Journal Of World Science Gemakes: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Andalas International Journal of Socio-Humanities Jurnal Manajemen dan Bisnis Journal of Malikussaleh Public Economics GALENICAL : Jurnal Kedokteran dan Kesehatan Mahasiswa Malikussaleh KAGANGA KOMUNIKA: Journal of Communication Science Jurnal Ekonomi Regional Unimal Jurnal Pendidikan Jompa Indonesia An-Nizam: Jurnal Bakti Bagi Bangsa Akademika : Jurnal Pemikiran Islam Jurnal Ekonomi Utama (Juria) Jurnal Ilmu Psikologi dan Kesehatan Bincang Sains dan Teknologi Jurnal Pepadu JURNAL SANITASI LINGKUNGAN Al Mitsali : Jurnal Penelitian dan Pendidikan Bahasa Arab Al Mufid: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyaakat International Journal of Islamic Studies Higher Education Jurnal Ilmu Syariah dan Hukum Transforma: Jurnal Manajemen EDUMALSYS Journal of Research in Education Management SERUMPUN : Journal of Education, Politic, and Social Humaniora Journal of Islamic Education El Madani Abdimas Mandalika IRA Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Jurnal Profesi Insinyur Indonesia Journal of Community Service and Society Empowerment IIJSE Kompartemen: Kumpulan Orientasi Pasar Konsumen Implikasi: Jurnal Manajemen Sumber Daya Manusia Jurnal Pengabdian Masyarakat Jurnal Malikussaleh Mengabdi Anthronomics: Jurnal Manajemen Sumber Daya Manusia Marketica: Jurnal Ilmiah Pemasaran Bima Journal of Elementary Education Journal of Multidisciplinary Inquiry in Science, Technology and Educational Research Attadrib: Jurnal Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah Lontara Journal Of Health Science And Technology Jurnal Ilmiah Riset dan Pengembangan ALSYSTECH Journal of Education Technology INTEGRASI : Jurnal Ilmiah Keagamaan dan Kemasyarakatan Al-Ijtimā: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat INOVASI: Jurnal Ekonomi, Keuangan, dan Manajemen IPSSJ Education Curiosity JIS: Journal ISLAMIC STUDIES Sultan Adam : Jurnal Hukum dan Sosial Bata Ilyas Educational Management Review NAWA: Journal of Japanese Studies LANCAH Jurnal Inovasi dan Tren Aspirasi: Jurnal Ilmiah Administrasi Negara Bomba: Jurnal Pembangunan Daerah Studia Islamika Deli Medical and Health Science Journal Interdisciplinary Explorations in Research Journal (IERJ) Journal of Computer Science and Information Technology SPORTIVE: Journal Of Physical Education, Sport and Recreation
Claim Missing Document
Check
Articles

Peningkatan Pemahaman Biosekuriti Peternakan Ayam Kampung di Pekarangan Masyarakat Desa Midang Kecamatan Gunung Sari Lombok Barat Suryadi, Muh. Aidil Fitriyan Fadjar; Septian, I Gede Nano; Anwar, Khairil; Saedi, M. Ridwam
Jurnal Gema Ngabdi Vol. 7 No. 3 (2025): JURNAL GEMA NGABDI
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jgn.v7i3.622

Abstract

The native chicken farming sector in Midang Village, Gunung Sari District, West Lombok, mostly still uses an extensive system, which poses a high risk of disease spread. The lack of biosecurity implementation in these farms has an impact on the high mortality rate of chickens and low productivity. The purpose of this community service is to increase farmers' understanding of the importance of stable biosecurity to prevent the spread of disease and increase livestock productivity. This activity is carried out through socialization, counseling, and practical training on biosecurity, including making simple disinfectants, stable sanitation, and traffic control on the farm. As a result, farmers began to implement better biosecurity measures, which are expected to reduce disease risk and improve farmer welfare. This program contributes to ensuring the sustainability of the native chicken farming business in Midang Village by educating farmers about the importance of implementing biosecurity. Keywords: Native chicken, Biosecurity, House Sanitation
Metode Tafsir Ilmi dan Implementasinya dalam Praktik Pendidikan Islam: Integrasi Sains dan Tafsir Perspektif Epistemologi Islam Latifah; Anwar, Khairil; Mahfuzh, Taufik Warman
EduCurio: Education Curiosity Vol 4 No 1 (2025): Agustus-November 2025
Publisher : Yayasan Pendidikan Tanggui Baimbaian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71456/ecu.v4i1.1549

Abstract

Artikel ini mengkaji tafsir ilmi sebagai pendekatan hermeneutik integratif yang menghubungkan wahyu dan ilmu pengetahuan modern serta relevansinya dalam praktik pendidikan Islam. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif-deskriptif berbasis studi kepustakaan dengan menelaah literatur tafsir klasik dan kontemporer serta pemikiran epistemologi Islam. Hasil kajian menunjukkan bahwa tafsir ilmi tidak hanya berfungsi sebagai pendekatan akademik dalam menafsirkan ayat-ayat kauniyah, tetapi juga memiliki implikasi pedagogis yang signifikan dalam pengembangan pembelajaran, kurikulum, dan pembentukan karakter peserta didik. Dalam praktik pendidikan, tafsir ilmi dapat diterapkan sebagai pendekatan pembelajaran integratif yang mengaitkan konsep-konsep sains dengan nilai-nilai Al-Qur’an, sehingga mendorong lahirnya pola pikir ilmiah yang berlandaskan tauhid. Pendekatan ini menegaskan pentingnya keseimbangan antara rasionalitas, spiritualitas, dan etika dalam pendidikan Islam. Dengan demikian, tafsir ilmi berpotensi menjadi paradigma pendidikan holistik yang menjembatani dikotomi antara ilmu agama dan ilmu umum serta membentuk insan berilmu, beriman, dan berakhlak.
Tafsir Al-Qur’an di Era Global: Antara Konservatisme Klasik dan Inovasi Kontemporer Setyanoor, Erwan; Anwar, Khairil; Mahfuzh, Taufik Warman; Hidayatullah Z, Syarif
Interdisciplinary Explorations in Research Journal Vol. 3 No. 3 (2025)
Publisher : PT. Sharia Journal and Education Center

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62976/ierj.v3i3.1524

Abstract

Globalisasi dan perkembangan teknologi digital menghadirkan tantangan serius bagi penafsiran Al-Qur’an, khususnya dalam menjaga keseimbangan antara otoritas teks suci yang bersifat normatif dan tuntutan relevansi sosial yang terus berubah. Dalam konteks ini, studi tafsir dihadapkan pada ketegangan epistemologis antara paradigma konservatisme klasik yang menekankan literalisme dan otoritas tradisi ulama salaf, dengan paradigma inovasi kontemporer yang mengedepankan pendekatan kontekstual, maqāṣid al-syarī‘ah, dan hermeneutika modern. Artikel ini bertujuan untuk menganalisis secara kritis dialektika antara kedua paradigma tersebut serta mengkaji implikasinya terhadap praktik penafsiran Al-Qur’an di era global. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif berbasis studi kepustakaan dengan pendekatan normatif-filosofis dan analisis komparatif terhadap karya-karya tafsir klasik dan kontemporer. Hasil kajian menunjukkan bahwa tafsir konservatif memiliki kekuatan dalam menjaga stabilitas epistemik dan kemurnian makna teks, namun cenderung kurang responsif terhadap isu-isu kontemporer, sementara tafsir inovatif menawarkan relevansi sosial yang tinggi tetapi berisiko terjebak dalam subjektivitas dan relativisme makna. Artikel ini menegaskan perlunya model tafsir integratif yang memadukan kesetiaan terhadap tradisi klasik dengan keberanian metodologis dalam merespons realitas global, sehingga menghasilkan tafsir Al-Qur’an yang bersifat wasathiyah, kontekstual, dan berakar kuat pada prinsip-prinsip dasar Islam.
Telaah Kritis Perbandingan Metode Penafsiran Al-Qur’an antara Hermeneutika Double Movement Fazlur Rahman (Pakistan) dan Tafsir Al-Mishbah M. Quraish Shihab (Indonesia) Salim, Agus; Anwar, Khairil; Mahfuzh, Taufik Warman
JIS: Journal Islamic Studies Vol. 3 No. 3 (2025): Agustus-November 2025
Publisher : Yayasan Pendidikan Tanggui Baimbaian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71456/jis.v3i3.1535

Abstract

Artikel ini mengkaji secara kritis dan komparatif metode penafsiran Al-Qur’an yang dikembangkan oleh dua tokoh tafsir kontemporer berpengaruh, yakni Fazlur Rahman dengan hermeneutika double movement dan M. Quraish Shihab melalui Tafsir al-Mishbah. Fazlur Rahman menawarkan kerangka metodologis yang menekankan rekonstruksi konteks historis pewahyuan untuk mengekstraksi prinsip moral universal, kemudian menerapkannya kembali dalam konteks modern. Sementara itu, Quraish Shihab mengembangkan pendekatan tafsir tahlili dan maudhu‘i yang integratif, berakar pada tradisi tafsir klasik, namun diperkaya dengan analisis kebahasaan, konteks sosial-keindonesiaan, dan visi moderasi Islam. Dengan pendekatan kualitatif-deskriptif berbasis studi kepustakaan, artikel ini membandingkan fondasi epistemologis, langkah metodologis, orientasi etis, serta implikasi sosial dari kedua pendekatan. Hasil kajian menunjukkan bahwa metode Fazlur Rahman unggul dalam merespons problem modernitas secara normatif-etis dan universal, sedangkan metode Quraish Shihab lebih aplikatif dan komunikatif dalam konteks masyarakat Muslim Indonesia. Keduanya memberikan kontribusi signifikan bagi pengembangan tafsir kontemporer yang relevan, kontekstual, dan berorientasi pada kemaslahatan.
Penafsiran Maqasidi terhadap Ayat Menikah dengan Ahlul Kitab dan Poligami Shakilla, Riska Okti; Anwar, Khairil; Mahfuz, Taufik Warman
JIS: Journal Islamic Studies Vol. 3 No. 3 (2025): Agustus-November 2025
Publisher : Yayasan Pendidikan Tanggui Baimbaian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71456/jis.v3i3.1536

Abstract

Perkawinan dalam Islam merupakan institusi fundamental yang bertujuan menjaga martabat manusia, membangun keluarga yang harmonis, serta mewujudkan tatanan sosial yang berkeadilan dan bermoral. Namun demikian, penafsiran terhadap ayat-ayat Al-Qur’an tentang pernikahan dengan Ahlul Kitab (QS. al-Maidah: 5) dan poligami (QS. an-Nisa’: 3) kerap menimbulkan perdebatan, terutama ketika dihadapkan pada dinamika sosial dan tantangan masyarakat kontemporer. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kedua ayat tersebut melalui pendekatan tafsīr maqāṣidī dengan menitikberatkan pada tujuan etik dan kemaslahatan hukum Islam. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kepustakaan (library research). Data diperoleh dari Al-Qur’an, kitab-kitab tafsir klasik dan kontemporer, serta literatur ushul fikih dan maqāṣid al-syarī‘ah yang relevan. Analisis data dilakukan secara deskriptif-analitis dengan menelusuri konteks historis ayat, pandangan para ulama, serta tujuan-tujuan syariat yang melandasi ketentuan hukum perkawinan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penafsiran maqāṣidī menegaskan bahwa kebolehan menikahi Ahlul Kitab dan praktik poligami bersifat kontekstual dan sangat terkait dengan prinsip keadilan, perlindungan keluarga, serta kemaslahatan keturunan. Pendekatan ini memungkinkan pemahaman Al-Qur’an yang lebih kontekstual, moderat, dan relevan dengan realitas sosial modern tanpa mengabaikan otoritas teks wahyu.
Studi Kasus Penafsiran Ayat Sosial: Analisis Qs An-Nisa’ 34, Al-Hujurat 13, dan Qs Al-Maidah 48 Haisusyi; Anwar, Khairil; Mahfuzh, Taufik Warman
JIS: Journal Islamic Studies Vol. 3 No. 3 (2025): Agustus-November 2025
Publisher : Yayasan Pendidikan Tanggui Baimbaian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71456/jis.v3i3.1541

Abstract

Penelitian ini menganalisis penafsiran ayat-ayat sosial dalam al-Qur’an dengan fokus pada QS An-Nisa’ 34, QS Al-Hujurat 13, dan QS Al-Maidah 48. Ketiga ayat tersebut sering menjadi dasar diskursus tentang relasi gender, kesetaraan manusia, dan pluralitas sosial dalam masyarakat Islam. Studi ini menggunakan pendekatan kualitatif melalui analisis tafsir, dengan menelaah teori dan metodologi penafsiran Ibnu ‘Asyur serta membandingkannya dengan konteks sosial-keagamaan kontemporer. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penafsiran terhadap ayat-ayat sosial tidak bersifat tunggal, melainkan dipengaruhi oleh faktor historis, budaya, epistemologis, dan metodologis dari mufasir. QS An-Nisa’ 34 menekankan tanggung jawab sosial laki-laki berdasarkan struktur sosial dan ekonomi pada masa turunnya ayat; QS Al-Hujurat 13 menguatkan prinsip kesetaraan dan kemuliaan berdasarkan takwa; sedangkan QS Al-Maidah 48 menekankan pluralitas hukum dan keberagaman manusia sebagai sunnatullah. Perbedaan penafsiran antarmufasir menyebabkan munculnya dinamika sosial-keagamaan yang beragam dalam masyarakat Islam. Penelitian ini menegaskan pentingnya pendekatan kontekstual dan maqashidi dalam memahami ayat-ayat sosial sehingga mampu menjawab kebutuhan masyarakat modern tanpa meninggalkan prinsip dasar ajaran Islam.
Metode Penafsiran Ma’na Cum Maghza Qur’an Surah Almaidah Ayat 51 Ardiansyah; Anwar, Khairil; Mahfuzh, Taufik Warman
JIS: Journal Islamic Studies Vol. 3 No. 3 (2025): Agustus-November 2025
Publisher : Yayasan Pendidikan Tanggui Baimbaian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71456/jis.v3i3.1543

Abstract

Surah Al-Māidah ayat 51 merupakan ayat Al-Qur’an yang sering menimbulkan perdebatan, khususnya terkait relasi sosial-politik dan kepemimpinan dalam masyarakat plural. Penafsiran ayat ini kerap dilakukan secara literal sehingga mengabaikan konteks historis dan realitas sosial saat ayat tersebut diturunkan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis Surah Al-Māidah ayat 51 menggunakan metode penafsiran ma‘nā cum maghzā guna menemukan makna tekstual ayat sekaligus pesan moral yang relevan dengan konteks kontemporer. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan kepustakaan melalui kajian terhadap tafsir klasik, tafsir kontemporer, dan literatur akademik yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara ma‘nā, larangan dalam ayat tersebut berkaitan dengan kondisi politik Madinah yang sarat konflik, di mana istilah awliyā’ bermakna sekutu atau pelindung politik. Secara maghzā, ayat ini menegaskan pentingnya loyalitas, keadilan, dan kemaslahatan umat. Dalam konteks Indonesia yang plural dan demokratis, ayat ini tidak melarang secara mutlak kepemimpinan non-Muslim selama kepemimpinan tersebut adil dan tidak merugikan kepentingan umat.
Screening, Characterization, and Cultivation of Cellulase-Producing Bacteria as Probiotic Candidates for Poultry Anwar, Khairil; Sukarne; Unsunnidhal, Lalu; Fitriyan Fadjar Suryadi, Muh. Aidil; Junia Ayu Ninggrum, ⁠Vidia; Aryadin Putra, Ryan; Al Gifari, Zaid; Septian, I Gede Nano; Aminurrahman; Ali, Muhamad
Jurnal Sain Peternakan Indonesia Vol 20 No 4 (2025)
Publisher : Universitas Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31186/jspi.id.20.4.179-190

Abstract

Probiotics play an essential role in regulating gut microbiota and increasing feed digestibility in poultry. This study aimed to screen and characterize cellulase-producing bacteria as poultry probiotic candidates. Among the five isolates tested, isolates I5 and BP had cellulase activity, as indicated by clear zones surrounding the colonies on carboxymethyl cellulose (CMC) agar plates. Isolate I5 was more tolerant to low pH and 0.3% bile salts than isolate BP, indicating probiotic potential. Isolate I5 was selected for cultivating in tempeh wastewater-molasses medium (TM) and LB medium at 37 °C with shaking at 120 rpm. The results demonstrated that bacterial growth in TM medium was significantly lower  (p < 0.001) than in LB medium. Importantly, bacterial growth in TM medium reached an optical density (OD₆₀₀) of 0.415 after 6 hours of incubation, indicating its adaptability to tempeh wastewater-molasses medium. These findings suggest that the TM medium promotes bacterial growth and proliferation, supports probiotic and enzyme production for use in poultry feed supplementation, and reduces cultivation costs. Therefore, the use of agro-industrial waste provides a cost-effective alternative for cultivating cellulase-producing probiotics, thereby contributing to value-added waste management, sustainable poultry production, and circular bio-economy practices.
METODE PENAFSIRAN ZAHIR–ISYARI DALAM GHARAIB AL-QUR'AN WA RAGHAIB AL-FURQAN: ANALISIS TAFSIR AL-NAISABURI ATAS QS. AL-BAQARAH: 72–73 Muliawan, Cahyo; Anwar, Khairil; Mahfuzh, Taufik Warman
SULTAN ADAM: Jurnal Hukum dan Sosial Vol 3 No 2 (2025): Juli-Desember 2025
Publisher : Yayasan Pendidikan Tanggui Baimbaian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71456/sultan.v3i2.1571

Abstract

Kajian terhadap metodologi penafsiran al-Qur’an terus berkembang seiring munculnya berbagai corak pemikiran ulama. Al-Naisaburi sebagai salah seorang mufassir klasik menawarkan metode penafsiran yang unik melalui karyanya Gharaib al-Qur'an wa Raghaib al-Furqan, yakni dengan menggabungkan tafsir zahir (tekstual) dan tafsir isyari (sufistik) dalam satu rangkaian penafsiran. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif kepustakaan (library research) dengan pendekatan deskriptif-analitis untuk menelaah pola penafsiran al-Naisaburi terhadap QS. al-Baqarah: 72-73. Data dikumpulkan dari karya tafsir primer serta literatur pendukung mengenai tafsir isyari dan metodologi tafsir. Hasil penelitian menunjukkan bahwa al-Naisaburi memulai penafsiran dengan makna zahir, kemudian dilanjutkan dengan penafsiran isyari sebagai pendalaman makna batin yang bernilai spiritual dan etis. Kajian ini menegaskan bahwa model penafsiran al-Naisaburi penting dalam mengembangkan paradigma tafsir integratif yang tidak hanya memuat makna literal teks, tetapi juga membuka dimensi tazkiyatun nafs (pembersihan hati) melalui simbolisme Qur'ani.
Vitalisation of Multicultural Education through the Integration of the Epistemology of the Meaning of Ta’aruf Q.S. al-Hujurāt: 13 Khalfiah, Yuliani; Anwar, Khairil; Mahfuzh, Taufik Warman
Aphorisme: Journal of Arabic Language, Literature, and Education Vol. 6 No. 2 (2025): Arabic Language, Literature, and Education
Publisher : Study Program of Arabic Language Teaching

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37680/aphorisme.v6i2.8796

Abstract

This study aims to vitalise epistemology by exploring alternative philosophical foundations from QS. Al-Hujurāt: 13 and operationalising them through synthesis with critical and multicultural education theories. This study employs a qualitative research Design with a library research approach to examine the epistemology of ta‘āruf as articulated in QS Al-Hujurāt 13 and its relevance to the revitalisation of multicultural education. Data collection is conducted through documentation techniques by systematically identifying, classifying, and reviewing relevant texts and written sources. The data analysis employs a hermeneutic method to interpret the Qur’anic text contextually and dialogically, combined with qualitative content analysis to examine conceptual patterns and theoretical intersections between Islamic epistemology and multicultural education theories. The results reveal that the concept of “i ta'ārufū” (getting to know each other) in the verse encompasses Ta’aruf Epistemology, a relational, dialogical, and socially transformative knowledge paradigm. Vitalisation is achieved by synthesising and integrating Freire’s concept of dialogue-praxis with Banks’ five dimensions of multicultural education, resulting in a transformation model at the levels of curriculum (oriented towards experience), pedagogy (teacher as learner and facilitator), and evaluation (authentic assessment).
Co-Authors A.D, Yuprin Abda Abda Abdul Qodir Abdul Wahid Abu Ayyub Achmad Junaidi, Achmad Adistie, Gisti Riza Adzhani, Nazula Afrizal Afrizal Agus Salim Agustina, Anggi Maharani Agustina, Vivi Agustini, Medita Tri Ahadiah Ahmad Saefulloh Ahmad Tohar, Ahmaddin ahmad, azizan Ahmad, Sabarudin Aidi Noor Ajis, Rabiah Amalia Akbar, M Aris Al Gifari, Zaid Alfajri, Muhammad Rival amanda, Yusra Aminuddin Aminuddin Aminudin, Aminudin Aminurrahman Amirah Diniaty Anam, Muhammad Abdul Ananta, Vincentius Deva Andi Atssam Mappanyukki Andreas, Rusdi Andrian Andrian Angga Kurniawan Anggreini, Trisna Ansar CS Ansyori, Muhamad Isa Ardiansyah Arfanda, Poppy Elisano Arif Jamali Arif Jauhari Arrang, Ni Luh Ayu Dwi Novita Ashari, M. Askari, Muhammad Pavel Asnawi Asnawi Asriyadin Asriyadin Awang, Sarimah Azhar, Edi Azhariyah, Ayu Aziz, Prily Fitria Azzahra, Layzi Sw Baehaqi baharuddin dammar, baharuddin Baiq Santi Rengganis Bulkis, Siti Candra candra Chahyono, Chahyono Chandra, Putri Ayu Tanti Dahlia, Ramadhani Daliman Darmayanti, Elmira Febri Della, Andi Dhea Rahda Dermawan, Arya Desi Erawati, Desi Desta Wirnas Devi Andriyani Dewi Puspita Sari Dewi, Eva Dewi, Ni Made Ratri Candra DIAH NAVIANTI Djeprin E. Hulawa Doeangge, Lala Febri Annissa Dohi, Muhammad Doni Sastarawan dwi winata, Vina Dyah Pitaloka, Adinda Eliya, Fitri Evanty, Ayi Yulia Fachry Abda El Rahman Fadhla, Teuku Fahirah, Jihan Fanny Nailufar Febriani, Eva Febrianti, Maya Febriatina, Anisa Febriyanti, Mirza Felicia, Ghina Ajeng Ferdinan Agraha Fiqry, Rizalul Firmansah, Firmansah Fitriani, Desta Fitriyan Fadjar Suryadi, Muh. Aidil Gifari, Zaid Al Gunawan Gunawan Gustiwi, Triska Hadi, Milvan Hafifah, Wafiq Hairunisah, Hairunisah Haisusyi Hanapi, Hanapi Hanifa, Ashylla Febriana Harmaini Harmaini Harmini, Harmini Harwis Alimuddin Haryani, Mita Hasan, Baharuddin Hasibuan, Nadila Sadinda Helmi Syaifuddin Hendawati, Hendawati Heri Kuswoyo Herri Trisna Frianto, Herri Trisna Hidayat, Eka Putra Syarif Hidayatullah Z, Syarif Hijri Juliansyah HIKMAD HAKIM Hirol, Halinawati Hudain, Muh. Adnan Husain, Muhammad Zidni Husti, Ilyas Ida Kaniawati Ikhwan Firhamsah Ikramuddin, Ikramuddin Indradewa, Rhian Indrayanti, Ni Kadek Dian Indri Lestari, Vina Ine Karni Intan Dwi Hastuti Ipa Sari Kardi Iqbal, Asep Irirwanas, Intania Djaima Irma Suryani Iskandar Lubis Ismail, Khaidzir Hj Ismail, Khaidzir Hj. Izzuddin, Salman J, Raudatul Jariah Abu Bakar Jauhari, Regita Puspita Sari Jawoto Nusantoro Jayawardana, Mahawitra Junia Ayu Ninggrum, ⁠Vidia Juniartiningsih, Baiq Maya Kadri, Rahmat Hidayatul Kakoh, Nur Asikin Kamilla, Fathya Putri Karni, Ine Khairunnas Rajab Khalfiah, Yuliani Khoirunisa, Intan Nabila Koesrizdiharti, Azzahra LATIFAH Liadi, Fimeir Lis Karlina Lubis, Reniwati LUKMAN, LUKMAN Lutfi, Saiful M A Chozin M, Intan M. Ari wibowo Maftu'ah, Eni Maharani, Puspita Harum Mahfuz, Taufik Warman Maia, Fonseca De Jesus Maksuk Mansyur Mansyur Mardatillah. B, Alya Mardjudo, Ahsan Maritza, Adelia Nursri Mariyudi Mariyudi Marpaung, Hakim Irwandi Maryelliwati Maryelliwati Masganti Masganti Masyhuri Masyhuri Matriadi, Faisal Matriadi Muawiyah, Muawiyah Muda, Khalida Muh. Aidil Fitriyan Fadjar Suryadi Muh. Saqri Al Faruq Muhamad Ali Muhammad Din Muhammad Fadjri Muhammad Fuad Ikhwansyah Muhammad Ilham Muhammad Irsal Muhammad Ishak Muhammad Noor Muhammad Singgih Muhammad Syahroni Muhammad Taufiq Muharramah, Zakiyyatu Muhsin Muhsin Mukhlis Mukhlis Mulat, Trimaya Cahya Muliawan, Cahyo Munif Ghulamahdi Murtopo, Murtopo Murtopo, Murtopo Muslimah Mustamin, Nur Zalzabila Muttaqo, Moh. Ali Nabila Alya Nurcahyati, Maysalwa Naibaho, Larasati Putri Napisah, Khairatun Nastiti, Utari Ningsih, Rina Dirgahayu Nirmawati, Nirmawati Nita Aryanti Norman Ferdinal Novia Chairuman Noviadi, Pitri Novida Sari Nur'aini, Istiqomah Nurahman, Arip Nurhaila, Nurhaila Nurhayati Damiri Nurjanah, Luluk lailatun Nurlailah Mappanganro NURSAMA HERU APRIANTORO Nurul Huda Nurwijayanti P.I Patra Pamabel, Amanda Atma Panjaitan, Ajhari Pardosi, Pardomuan pashur, Pashurrahman Pavita, Farrelin Permanasari, Devi Pertiwi, Eva Amalia Poerwoto, Happy Poppy Alvianolita Sanistasya Pribadi, Pandu Priyadi Priyadi Purnamasari, Andi Puteh, Anwar Putra, Ryan Aryadin Putri, Karyn Eka Qudsiyah, Ummi Qusyairi, Lalu A Hery Rachmadiani, Nabila Rachmanto, Tito Rachmasari, Novita Raden Mohamad Herdian Bhakti Rahmaniar Rahmaniar, Rahmaniar Rahmat Fauzi Rahmayani, Alfia Rangkuti, Listi Mora Rezki Amalyadi Rico Nur Ilham Ridwan, Andi Rijan, Mohd Hakim Bin Mothar Rika Putri, Nyimas Septi Rika Wulandari Rina Andriati, Rina Risnawati Risnawati Rizky Fitria Roni, Muhammad Rosa, Silvia Rosadi, Narita Amni Rosdayanti, Siti Fauziah Rosyid Nurrohman rubino, rubino S.P, Herliana S.P, M. Luthfi Sabina , Dila Sabrina, Rifdah Sabti, Fajri Sadia, I Nyoman Saedi, M. Ridwam Saedi, M. Ridwan Saharuddin Sakawibawa, I Dewa Ketut SALASIAH SALASIAH, SALASIAH Samsun, Samsun Sandi, Riswana Saputra T, Fider Saputra, M. Bagus Rian Sari, Sepiradarma Sarifah, Raodatun Sasmita, Eni Septian, I Gede Nano Septihandini, Nur Septina, herliana Sri Setiawan, Ervan Setyanoor, Erwan Setyawan, Bimantara Ilham SETYAWAN, DEDI Shakilla, Riska Okti Siahaan, Shintia Simanjuntak, Romaria Inriani Sintha, Tri Yuliana Eka Sirajuddin Sirajuddin Siregar, Efrizal Sparisoma Viridi Sri Wahyuni Sriyatun Sriyatun, Sriyatun Subhan Subhan Sufa, Siska Armawati Suhaiminah, Suhaiminah Suhardiani, Rr. Agustien Sukarjo Sukarjo, Sukarjo Sukarne Sukarne Sukmawati Mardjuni, Sukmawati Sukmawati, Putri Sulfana, Evi Yanti Sulistyowati, Tussi Sumadiasa , I Wayan Lanus Sunardi Sunardi Sundari, Ririn Fejriani Sun’an, Saodah Bte Suparman Suparman Surawan, Surawan Surya, Rahadiyan Sya'bani, Muhammad Zaky Syafrul Nalus Syahbana, Muhammad Andrew Syahdan Syahdan, Syahdan Syamsiar, Syamsiar Syamsuddin, Akhmad Khatib Tarigan, Asumsie Taufik Warman Mahfuzh, Taufik Warman Tohar, Ahmaddin Ahmad Tohirin Tohirin Totalia, Sherly Sustantien TUTIK HARYANTI Unsunnidhal, Lalu Ushansyah, Ushansyah Uswatun Hasanah Vadilla, Riyani Vivik Shofiah Raudatussalamah Wahyudi Rahmat Wahyuningrum, Aprilia Wandira, Ica Ayu Wardhani, Puteri Kusuma Warman, Taufik Wati, Hartini Widhyani, Ni Nyoman Widiastuti, Lusia Komala Winata, Aliahardi Wira bharata Wiratama, Rio Wiratama Wulanda, Ayu Febri Y.P, Martoni Yahya, Chaidir Yani, Devi Andri Yiyi Sulaeman Yuanita Windusari Yuli Asmi Rahman Yulia, Novi Yunus, Saifuddin Yunus Yurina Yurina Yusmiati Yusmiati, Yusmiati Zaid Al Gifari Zainap Hartati, Zainap Zainiyah, Siti Ulfatuz Zainudin Zainudin Zaitun Qamariah, Zaitun Zakia Zuzanti Zein, Mas’ud Zulkarnain, Mohammad Zulkarnain, Zulkarnain Zuriatul Khairi Zurmailis Zurmailis