Tujuan utama kegiatan pengabdian ini adalah untuk memaparkan edukasi strategi manajemen bimbingan dan konseling dalam menumbuhkan self confidence siswa Madrasah Tsanawiyah Negeri 2 Purworejo. Wawancara, observasi partisipan, dan catatan tertulis merupakan pilar utama strategi pengumpulan data studi kualitatif deskriptif ini, yang bertujuan untuk memberikan gambaran holistik. Reduksi data, penyajian data, dan kesimpulan merupakan tiga langkah utama dari pendekatan analitik interaktif yang digunakan penelitian ini. Penulis menggunakan metodologi triangulasi yang meliputi triangulasi sumber, metode/teknik, dan teori sebagai alat validasi data dalam penelitian ini. Meskipun demikian, menurut temuan penelitian, siswa menunjukkan gejala kurang percaya diri, seperti takut berbicara atau bertanya ketika mereka tidak memahami suatu konsep, gugup berdiri di depan kelas atau tetap diam ketika dipanggil oleh guru, menarik diri secara sosial, dan meragukan kemampuan pengambilan keputusan mereka sendiri. Fungsi manajemen POAC (Perencanaan, Pengorganisasian, Pelaksanaan dan Pengendalian) diintegrasikan dengan teknik bimbingan dan konseling klasik dalam strategi manajemen bimbingan dan konseling MTs Negeri 2 Purworejo. Strategi ini menggunakan berbagai pendekatan, termasuk bertanya, menciptakan interaksi yang berhasil antara pengajar, murid, dan wali murid, serta memotivasi dan mendukung siswa. Dari temuan ini, penulis merekomendasikan agar madrasah mengembangkan dan mereplika layanan bimbingan dan konseling berbasis manajemen POAC secara lebih sistematis dan kolaboratif, sehingga penguatan self confidence, perkembangan pribadi–sosial, dan pencapaian akademik siswa dapat terus ditingkatkan secara berkelanjutan di berbagai konteks satuan pendidikan.