Articles
Implementasi Pendidikan Kewarganegaraan melalui Nilai Pancasila dalam Menangani Kasus Bullying
Eka Fauziah Pratiwi;
Salwa Siti Sa’aadah;
Dinie Anggraeni Dewi;
Yayang Furi Furnamasari
Jurnal Basicedu Vol 5, No 6 (2021): December Pages 5001-6500
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/basicedu.v5i6.1648
Penelitian ini bertujuan untuk mencari tahu serta menganalisis lebih lanjut mengenai bagaimana peran Pendidikan Kewarganegaraan melalui Nilai Pancasila dalam mengatasi kasus bullying yang dilakukan oleh anak sekolah dasar. Penelitian ini dilaksanakan dengan metode kualitatif, yang mana teori atau dasar pembahasannya diperoleh berdasarkan hasil studi literatur dari beberapa sumber seperti jurnal, artikel, dan buku yang tentu berhubungan dengan masalah yang akan dipecahkan. Seperti yang kita ketahui bahwa saat ini perilaku bullying banyak terjadi khususnya pada anak sekolah. Bullying dikatakan sebagai suatu bentuk kekerasan anak (child abuse) yang dilakukan oleh teman seusianya kepada seorang (anak) yang lebih “rendah” atau lebih lemah guna memperoleh keuntungan atau kepuasan tersendiri. Perilaku bullying yang sering terjadi pada anak sekolah dasar yaitu berbentuk verbal, contohnya saling mengejek. Oleh karena itu, Pendidikan Kewarganegaraan di sekolah dasar diharapkan dapat memperbaiki karakter baik pada siswa serta dapat mendorong siswa dalam memahami dan bisa melaksanakan hak-hak juga kewajibannya dalam menjadi warga negara yang baik, cerdas, terampil, dan bertanggung jawab khususnya melalui nilai Pancasila yang banyak mengandung nilai kemanusiaan
Meningkatkan Hasil Pembelajaran Pendidikan Kewarganegaraan menggunakan Media Powtoon selama Pembelajaran Jarak Jauh di Sekolah Dasar
Anti Muthmainnah;
Nurul Nisa;
Riswati Ashifa;
Dinie Anggraeni Dewi;
Yayang Furi Furnamasari
Jurnal Basicedu Vol 5, No 6 (2021): December Pages 5001-6500
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/basicedu.v5i6.1595
Tujuan dari penelitian ini untuk menganalisis perbandingan hasil belajar siswa ketika materi pembelajaran diberikan berupa tulisan atau menggunakan media Powtoon. Penelitian ini mengkolaborasikan metode penelitian kualitatif berbasis studi pustaka dengan penelitian kualitatif berbasis studi kasus. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa lebih banyak siswa yang mengalami peningkatan hasil pembelajaran ketika menggunakan media Powtoon. Alasannya karena siswa lebih senang menggunakan media Powtoon dibandingkan hanya membaca materi saja. Penelitian ini dapat berguna bagi pembaca terutama guru agar dapat meningkatkan hasil belajar siswa apalagi pada masa Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ).
Urgensi Nilai dan Moral dalam Upaya Meningkatkan Pendidikan Karakter Melalui Pembelajaran Pkn di Sekolah Dasar
Azahra Dewanti Galuh;
Delia Maharani;
Latifah Meynawati;
Dinie Anggraeni;
Yayang Furi Furnamasari
Jurnal Basicedu Vol 5, No 6 (2021): December Pages 5001-6500
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/basicedu.v5i6.1598
Penelitian ini memiliki tujuan agar mengetahui seberapa besar urgensi terkait nilai dan moral dalam mengupayakan untuk meningkatkan Pendidikan Karakter melalui pembelajaran PKn di Sekolah Dasar. Penulis mengambil judul mengenai upaya meningkatkan Pendidikan Karakter melalui penanaman nilai moral karena pada saat ini kita sudah sering melihat merosotnya atau lunturnya sopan santun yang dimiliki oleh peserta didik di jenjang Pendidikan manapun, terutama pada jenjang Sekolah Dasar. Metode yang digunakan merupakan studi literatur, yang dimana penulis membaca dan mencari topik dari berbagai sumber seperti jurnal, buku, ataupun sumber yang lainnya yang dirasa relevan. Pendidikan formal merupakan salah satu upaya yang dapat dilakukan agar menambah luas wawasan dan pengetahuan, mengetahui sopan santun, memahami karakter yang baik, dan lain sebagainya. Salah satu mata pelajaran yang terdapat di pendidikan formal ini yaitu pembelajaran PKn, di dalam pembelajaran PKn ini sangatlah memberikan dampak positif. Karena di dalam PKn ini tidak hanya mengenai kewarganegaraan saja melainkan terdapat penanaman nilai dan moral maka sangat berdampak positif atas keberlangsungan dalam upaya meningkatkan nilai dan moral bagi siswa Sekolah Dasar
PENERAPAN PERILAKU JUJUR MELALUI PEMBELAJARAN PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN DI SEKOLAH DASAR
Awalia Marwah Suhandi;
Dinie Anggraeni Dewi;
Yayang Furi Furnamasari
Academy of Education Journal Vol 13 No 1 (2022): Academy of Education Journal
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (62.53 KB)
|
DOI: 10.47200/aoej.v13i1.941
Honest behavior is the key to better education. In this case, education seems to turn a deaf ear to various problems related to honest problems. For that we need a solution to minimize it. A strategic solution to overcome these problems is to carry out civic education learning in elementary schools. The purpose of this research is to apply honest living behavior through civic education learning in elementary schools. In this case, civics education learning in elementary schools is important to be held because it will form a character attitude for students. Meanwhile, this study uses a qualitative method by conducting a literature study on the opinions of the figures and reviewing journals related to the material. The conclusion of this study is that civic education in elementary schools makes students good citizens because the content of the learning materials taught contains the value of character education, one of which is honest behavior.
Implementasi Nilai Karakter Toleransi Dalam Pembelajaran Pkn
Dinar Yuliani;
Putri Nur Isnaini;
Syifaun Nafisah;
Dinie Anggraeni Dewi;
Yayang Furi Furnamasari
Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Vol.8 No.2 September 2021
Publisher : Prodi PPKn FKIP Universitas Pamulang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.32493/jpkn.v8i2.y2021.p143-152
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui implementasi nilai karakter toleransi secara tersirat dalam kehidupan sehari-hari, melalui kegiatan bernyanyi lagu nasional, berdo’a mengajarkan bagaimana menyikapi perbedaan dan lain sebagainya. Hal tersebut terdapat di dalam pembelajaran PKn di SDN Baranangsiang. Jenis penelitian ini deskriptif kualitatif. Pengamatan, dan teknik pengumpulan data wawancara. Hasil penelitian yang dilakukan adalah implementasi nilai-nilai toleransi dalam pembelajaran pendidikan kewarganegaraan, faktor pendukung atau penghambat dalam implementasi nilai-nilai toleransi dalam pembelajaran pendidikan kewarganegaraan. Dalam proses pembelajaran masih ada sedikit hambatan dalam pengimplementasian nilai karakter toleransi yaitu siswa perempuan dan laki-laki yang masih belum bisa bekerja sama seakan-akan ada sekat pemisah diantara mereka. Dan juga dengan kondisi adanya pandemi, pembelajaran tatap muka terbatas ini menjadikan waktu untuk memberikan pembelajaran menjadi sedikit. Tentunya masih ada beberapa hal yang perlu diperbaiki dalam menerapkan nilai toleransi itu sendiri kepada siswa, sehingga pelaksanaan nilai toleransi dapat dijalankan secara optimal.
Urgensi Penanaman Nilai-Nilai Ideologi Pancasila pada Anak Sekolah Dasar di Masa Pandemi Covid-19
Maulida Sukmalia;
Fadhilah Salsabila Riadi;
Dinie Anggraeni Dewi;
Yayang Furi Furnamasari
Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan Vol. 6 No. 3 (2021): November
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mataram
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.29303/jipp.v6i3.239
Pancasila menjadi pedoman hidup bagi masyarakat Indonesia, maka sudah seharusnya nilai-nilai ideology pancasila ditanamkan sejak dini yang dapat dilakukan melalui penyelenggaraan pendidikan. Hanya saja, penyelenggaraan pendidikan saat ini dilakukan secara daring yang mana sedikit banyaknya menghambat penyelengaraan pendidikan itu sendiri. Maka dari itu, penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk membahas dan memahami mengenai urgensi penanaman nilai-nilai ideologi pancasila pada anak sekolah dasar di masa pandemi covid-19. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif, dimana teori pembahasan yang terkandung di dalamnya diperoleh dari berbagai sumber yang relevan seperti artikel jurnal ilmiah. Hasil dari penelitian ini bahwa saat ini masih banyak anak yang berperilaku tidak sesuai dengan nilai-nilai ideologi pancasila. Maka dari itu, penanaman nilai-nilai pancasila perlu ditekankan lebih optimal dan dilakukan dengan memberikan pengalaman langsung yang bermakna meskipun di masa pandemic covid-19 ini banyak tantangan dan hambatan. Banyak cara yang dapat dijadikan upaya pemberian pengalaman langsung mengenai penanaman nilai-nilai pancasila selama pandemic covid-19 pada anak sekolah dasar. Sehingga hal tersebut menunjukkan guru juga harus mampu kreatif dan fleksibel dalam penyesuaian bentuk penanaman nilai-nilai ideology pancasila tersebut.
Peran Pendidikan Kewarganegaraan dalam Membentuk Pribadi yang Berkarakter Pada Anak Sekolah Dasar
Alvira Oktavia Safitri;
Dinie Anggraeni Dewi;
Yayang Furi Furnamasari
Jurnal Basicedu Vol 5, No 6 (2021): December Pages 5001-6500
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/basicedu.v5i6.1632
Tulisan ini bertujuan untuk mengetahui dan memaparkan mengenai peran Pendidikan Kewarganegaraan dalam membentuk pribadi yang berkarakter pada anak Sekolah Dasar. Metode penelitian menggunakan pendekatan kajian kualitatif atau pendekatan secara deskriptif dimana dasar bahasannya diperoleh dari hasil studi literatur pada sumber buku, jurnal-jurnal relevan yang telah ada sebelumnya, dan artikel ilmiah. Penelitian ini menjelaskan mengenai peran mata pelajaran PKn di sekolah dasar dalam upaya pembentukan karakter. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa Pendidikan Kewarganegaraan memiliki peranan yang penting dalam pembentukan karakter siswa untuk bangsa dan Negara untuk menjadi pribadi yang lebih baik. Pendidikan Kewarganegaraan dalam pengajarannya memberikan dampak yang besar terhadap perkembangan karakter siswa Sekolah Dasar. Dalam Pendidikan Kewarganegaraan siswa bisa belajar untuk menjadi manusia dengan karakter yang baik dan bertanggung jawab sebagai warga Negara. Pendidikan Kewarganegaraan ini harus tetap ada agar menciptakan dan menumbuhkan generasi-generasi muda yang berkarakter dalam kehidupan berbangsa dan bernegara demi kemajuan bangsa dan generasi seterusnya
Implikasi Model Pembelajaran VCT (Value Clarification Technique) dalam Meningkatkan Kesadaran Nilai Moral pada Pembelajaran PKn di SD
Farah Sabilla Febriany;
Hani Risdiany;
Dinie Anggraeni Dewi;
Yayang Furi Furnamasari
Jurnal Basicedu Vol 5, No 6 (2021): December Pages 5001-6500
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/basicedu.v5i6.1589
Bagi siswa untuk belajar bagaimana menjadi siswa yang baik menjadikan sebagai warga negara, mereka perlu mengklarifikasi kesadaran nilai moral. Namun istilah siswa yang baik menimbulkan interpretasi dan definisi yang berbeda dalam sistem yang berbeda. Sasaran subjek penulis ini adalah siswa sekolah dasar yang menjadi dasar penanaman nilai moral sejak jenjang dini dan meningkatkan kesadaran nilai moral menjadi hal utama. Penelitian ini bertujuan mengeksplorasi implikasi model pembelajaran VCT dalam meningkatkan kesadaran moral terhadap pembelajaran di SD. Metode yang digunakan dalam permasalahan studi komprehensif yaitu menggunakan pendekatan kualitatif. Pengumpulan data yang digunakan adalah tinjauan pustaka untuk pengkajian studi literatur. Proses pengolahan data yang telah didapatkan akan dikompilasi, analisis, simpulan, dan hasil kesimpulan akhir mengenai studi literatur. Analisis hasil yang didapatkan yaitu mengidentifikasi model VCT, motivasi untuk meningkatkan kesadaran nilai moral, serta penerapan dari model VCT di mata pelajaran PKn jenjang sekolah dasar. Pembelajaran PKn (pendidikan kewarganegaraan) menjadi bidang dimana siswa secara khusus disebut sebagai wadah untuk membantu siswa dalam klarifikasi nilai moral
Implementasi Nilai Pendidikan Karakter Dalam Mata Pelajaran PKn di Sekolah Dasar
Amalia Dwi Pertiwi;
Siti Aisyah Nurfatimah;
Dinie Anggraeni Dewi;
Yayang Furi Furnamasari
Jurnal Basicedu Vol 5, No 5 (2021): : October Pages 3001-5000
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/basicedu.v5i5.1565
Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui dan menganalisis lebih dalam terkait dengan Implementasi Pendidikan Karakter dalam Pembelajaran PKn di Sekolah Dasar. Serta mengkaji upaya apa saja dan sudah sejauh mana yang telah dilakukan guru-guru dan para pihak Sekolah Dasar di Indonesia untuk mengimplementasikan pendidikan karakter terutama dalam Pembelajaran PKn di Sekolah Dasar. Pada kajian penelitian kali ini metode yang digunakan yaitu pendekatan kualitatif yang dilakukan secara deskriptif. Dasar atau teori dari pada pembahasan kali ini didapat dari hasil studi literatur atau kepustakaan yang didapatkan dari beberapa sumber-sumber yang relevan seperti buku, jurnal, dan artikel.
Peran Pembelajaran Pkn SD dalam Membentuk Karakter Moral Siswa untuk Mempersiapkan Masa Depan Bangsa
Dinie Anggraeni Dewi;
Noviani Arum Sari Nur Hidayat;
Ratih Novi Septian;
Silviana Lilis Apriliani;
Yayang Furi Purnamasari
Jurnal Basicedu Vol 5, No 6 (2021): December Pages 5001-6500
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/basicedu.v5i6.1621
Dalam era modernisasi saat ini, bangsa Indonesia perlahan tapi pasti mengalami kriris karakter bangsa, di mana krisis ini didominasi oleh generasi muda, yang akan menjadi masa depan bangsa. Penelitian ini ditujukan untuk mengetahui peran dari pembelajaran PKn pada tingkatan SD dalam membentuk karakter moral siswa dalam mempersiapkan masa depan bangsa. Penelitan ini berbasis kualitatif yatu dengan studi literatur atau kajian pustaka dari berbagai buku dan artikel berkaitan dengan materi yang hendak dibahas. Studi literatur dalam penelitian ini dilakukan penulis melalui proses membaca, menyimpulkan, kemudian memproses dan mengembangkan data yang didapatkan sebagai bahan dari penelitian yang dilakukan. PKn sangat esensial dalam pembentukan karakter bangsa. PKn mengedukasi warga negara menjadi good citizen dan smart citizen untuk bersaing pada perkembangan dunia dalam era kompetitif untuk menyelesaikan permasalahan-permasalahan sosial pada kehidupan berbangsa dan bernegara. PKn memiliki tujuan untuk mengembangkan karakter warga negara yang berkesesuaian dengan nilai-nilai yang ada dalam Pancasila, karena sejatinya tujuan dari PKn sendiri adalah mengembangkan peserta didik menjadi generasi muda yang berakhlak mulia, menjadi warga negara yang aktif dalam mengungkapkan aspirasinya dan memiliki karakter yang sejalan dengan nilai-nilai Pancasila.