Articles
Pengujian Black Box pada Aplikasi Perpustakaan Berbasis Web Menggunakan Teknik Equivalence Partitioning
Setiawan, Deny;
Fadhillah, Muhammad Ardiansyah;
Wibawa, Anggun;
Sugiarto, Irwan;
Mulyana, Agus;
Kusyadi, Irpan
Jurnal Teknologi Sistem Informasi dan Aplikasi Vol. 3 No. 2 (2020): Jurnal Teknologi Sistem Informasi dan Aplikasi
Publisher : Program Studi Teknik Informatika Universitas Pamulang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
In determining the level of quality of a software it is necessary to test the software. Tests tested can include specifications, design, and coding of the software. This test is conducted to test web-based library software. This test uses the Black Box Testing method using the Equivalence Partitioning technique. Black Box Testing is applied in order to find errors in software related to erroneous functions, errors in interface display, data structure errors or access rights in external databases, sub-optimal performance in a process, and errors in initialization or termination. The Equivalence Partitioning technique defines the cases to be tested by finding some errors and minimizing the number of cases that must be made. The Equivalence Partitioning test case design is based on the premise of the input and output of a component which is partitioned into classes according to the specifications of that component, which are treated equally (equivalence). It can also be assumed that the results of an input produce the same response. The expected result of testing this software is to ensure that this software is free from errors so that in its use there will be no obstacles that prevent the user from doing his work. And inform that the software is in accordance with predetermined specifications.
Peran widyaiswara sebagai agen transformasi digital
Mulyana, Agus;
MT, Agus Mulyana
JURNAL APARATUR Vol 8, No 2 (2024): Jurnal Aparatur
Publisher : Pusat Pengembangan Sumber Daya Manusia Aparatur
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.52596/ja.v8i2.251
Penelitian ini mendalami peran strategis widyaiswara sebagai agen transformasi digital dalam mendukung penerapan Smart Governance di lingkungan pemerintahan. Dengan fokus pada penerapan Keputusan Berbasis data (DDDM) penelitian ini menyoroti bagaimana widyaiswara dapat memanfaatkan data untuk mendesain dan melaksanakan pelatihan yang lebih responsif terhadap kebutuhan aparatur negara. Pendekatan studi literatur digunakan untuk mengidentifikasi temuan utama dan praktik terbaik terkait integrasi data dalam pelatihan, kolaborasi lintas sektor, dan dampak kebijakan lembaga administrasi negara dalam mendukung digitalisasi peran widyaiswara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan DDDM memberikan manfaat yang signifikan dalam meningkatkan kompetensi widyaiswara, terutama dalam pengambilan keputusan berbasis data yang efektif. Lebih jauh, penggunaan data mendorong terciptanya metode pelatihan yang inovatif, adaptif, dan relevan dengan tantangan nyata yang dihadapi sektor publik. Kolaborasi strategis antara pemerintah, sektor swasta, dan institusi akademik juga terbukti memperkaya proses pelatihan. Penelitian ini mengungkap pentingnya peran kebijakan dalam membangun ekosistem pelatihan yang mendukung digitalisasi. Kebijakan yang progresif, seperti digitalisasi modul pelatihan dan penguatan kapasitas data literacy bagi widyaiswara, menjadi fondasi untuk mewujudkan tata kelola pemerintahan yang lebih cerdas, efisien, dan responsif terhadap perubahan. Penelitian ini mendorong pembentukan kerangka kerja kolaboratif yang berkelanjutan antara berbagai pihak. Temuan ini menjadi landasan penting bagi pemerintah dan lembaga pelatihan untuk menciptakan model pelatihan berbasis data yang mampu menjawab kebutuhan pemerintahan modern.
Critical Discourse of the Chinese Rebellion in Indonesian History Textbook
Kurniawan, Hendra;
Supriatna, Nana;
Mulyana, Agus;
Yulifar, Leli
Diakronika Vol 23 No 2 (2023): DIAKRONIKA
Publisher : Universitas Negeri Padang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24036/diakronika/vol23-iss2/341
This study aims to reveal the discourse practices in the narrative of the Chinese Rebellion in the Indonesian History textbook. Having long disappeared from Indonesian historiography, the Chinese-Javanese alliance against the VOC, often called Geger Pacinan (1740-1743), has reappeared in history textbooks. Its presence needs to be studied to understand the discourse practices that are to be conveyed by the narratives that are constructed. This study's subject was the Chinese Rebellion text in the Indonesian History textbook for class XI SMA based on the 2013 Curriculum published by the Ministry of Education and Culture of the Republic of Indonesia in 2017. The Critical Discourse Analysis (CDA) method, according to Teun A. van Dijk, was used to analyze the dimensions of the text, social cognition, and the social context of the narratives that are the research subject. The result is that the report in the text dimension does not present the Chinese role through the history of the event as a whole. In the size of social cognition, it is found that there is a potential to strengthen the practice of discourse, which leads to the marginalization of the Chinese role. The social context dimension has not entirely shifted from the New Order paradigm, which harbored stereotypes against the Chinese. In conclusion, the text of the Chinese Rebellion requires the teacher’s role to make the deconstruction process in learning history meaningful for students, especially in internalizing the value of diversity for national integration.
PEMBELAJARAN BAHASA ARAB DENGAN MODEL KONTEKSTUAL DI MUSLIM SUKSA SCHOOL THAILAND
Due, Fazriawati;
Mutaqqien, Agung;
Mulyana, Agus;
Kurniawan, Imam
AL - KAFF: JURNAL SOSIAL HUMANIORA Vol. 1 No. 5 (2023): AL - KAFF: Jurnal Sosial Humaniora
Publisher : Fakultas Agama Islam dan Pendidikan Guru
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan mengkaji pembelajaran bahasa Arab dengan Model Kontekstual di Muslim Suksa School Thailand, termasuk pendekatan, metode, strategi, dan pola yang digunakan; mengetahui dan mengkaji kebutuhan dan karakteristik siswa-siswi di Muslim Suksa School Thailand terkait dengan pembelajaran bahasa Arab; mengetahui langkah-langkah pembelajaran bahasa Arab di Muslim Suksa School Thailand. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian studi kasus. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data yang digunakan yaitu menurut model Miles dan Huberman. Keabsahan data menggunakan triangulasi teknik. Hasil penelitian pembelajaran bahasa Arab yang dengan Model Kontekstual (Contextual Teaching And Learning) di Muslim Suksa School Thailand yaitu dilakukan dengan menghubungkan materi akademis dengan konteks kehidupan sehari-hari siswa. Adapun pendekatan yang digunakan yaitu berbasis media (Media Based Appaarch), selanjutnya strategi yang digunakan yaitu terdapat dua pertama berdasarkan unsur bahasa yakni strategi mufrodat dan berdasarkan keterampilan bahasa yakni perpaduan antara empat keterampilan bahasa. Metode yang digunakan yaitu metode Cooperative Learning. Serta pola pembelajaran yang digunakan adalah pola pembelajaran guru dan media. Karakteristik dan kebutuhan siswa terkait dengan pembelajaran bahasa Arab diantaranya yaitu terbiasa berbahasa Thailand (bahasa Ibu), sulit melafalkan bahasa Arab, senang dengan cara belajar yang kreatif (menggunakan media), senang dengan bahasa Arab sebagai bahasa Muslim. Langkah-langkah pembelajaran bahasa Arab di Muslim Suksa School Thailand terbagai menjadi dua diantaranya yaitu langkah perencanaan dan langkah pelaksanaan..
PENGARUH MODEL FLIPPED CLASSROOM HASIL BELAJAR PESERTA DIDIK DALAM PEMBELAJARAN SEJARAH (STUDI KUASI EKSPERIMEN PADA PESERTA DIDIK KELAS XI DI SMAN 1 BANDUNG)
Nurmalasari, Siska;
Mulyana, Agus;
Isrok’atun
Jazirah: Jurnal Peradaban dan Kebudayaan Vol 1 No 1 (2020): Desember 2020
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Adab dan Budaya Islam Riyadul 'Ulum
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.51190/jazirah.v1i1.10
Penelitian ini adalah penelitian pendidikan yang menggunakan kaidah kuasi eksperimen tentang pembelajaran sejarah yang dilakukan penelitiannya pada peserta didik Kelas XI Jurusan IPS. Dalam penelitian ini coba memaparkan bagaimana penggunaan model pembelajaran Flipped Classroom untuk mengukur hasil belajar peserta didik saat pembelajaran sejarah. Flipped Classroom itu sendiri merupakan sebuah strategi dan metode pembelajaran membalikkan (flip) kondisi kelas konvensional. Jika dalam kondisi kelas konvensional, guru menyampaikan materi di dalam kelas lalu diikuti dengan penugasan di rumah maka pada flipped classroom ini, guru memberikan tugas kepada peserta didik untuk mempelajari materi yang akan dipelajari. Model flipped classroom ini efektif untuk mempersiapkan peserta didik sebelum belajar sejarah. Dengan memiliki pengetahuan dan kemampuan awal (cognitive entry behaviour) mereka diharapkan lebih siap dan lebih interaktif dalam pembelajaran sejarah. Peran guru sebagai penyampai informasi (transfer of knowledge) semakin berkurang dan bergeser menjadi fasilitator pembelajaran melalui tugas-tugas dan rancangan aktivitas yang menantang. Tidak semua materi harus dijelaskan secara verbalis. Peserta didik sudah belajar di rumah melalui berbagai sumber dan media pembelajaran yang telah disiapkan guru. Hanya saja, dengan model ini guru diharapkan memiliki kemampuan dan literasi data dan teknologi serta ICT yang memadai serta memiliki kreatifitas tanpa batas. Pembelajaran masa kini menekankan agar peserta didik mendapatkan nilai dan esensi dari materi-materi pelajaran sejarah dengan memanfaatkan teknologi menjadikan pembelajaran lebih menarik bagi peserta didik dan bisa lebih memicu peserta didik untuk mendapatkan hasil belajar yang maksimal.
MULTIKULTURALISME: ANALISIS WACANA BUKU TEKS PELAJARAN SEJARAH
Syahriman, Agung;
Mulyana, Agus
Jazirah: Jurnal Peradaban dan Kebudayaan Vol 2 No 1 (2021): Juni 2021
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Adab dan Budaya Islam Riyadul 'Ulum
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.51190/jazirah.v2i1.22
This article is a review of the history textbooks of High School that aims to view and analyze the content of multiculturalism material contained in history textbooks. The method used in this study is critical discourse analysis. The subject in this study is Indonesia history textbook class XI High School Curriculum 2013 (Revised 2017). The results of the study showed that there is a content of multiculturalism material contained in textbooks. This can be seen from the achievements of indoctrinators who support multiculturalism as a whole (the value of tolerance, the value of equality, and democratic values). With the appearance of these indicators, it can be said that the Indonesia history textbook class XI curriculum 2013 is enough to display the content of material containing multiculturalism. In addition, withthe ampilnya content of multiculturalism material in historical textbooks, it can be said to be an effort to be able to channel the understanding of multiculturalism to the younger generation (students). The material of multiculturalism itself is very suitable to be displayed in historical textbook material. Because, history textbooks in addition to being a medium that supports learning, is also a medium that can show learners a historical event that has occurred in the past with many essences and values of diversity that exist. It is a common interest for the formation of attitudes of learners who can respect each other in their lives.
STRATEGI POLITIK EMMANUEL MACRON DALAM MEMENANGKAN SUARA MUSLIM DI PEMILU PRANCIS 2017
Anggia, Priska;
Fahmi, Ami Abdullah;
Mulyana, Agus
Jazirah: Jurnal Peradaban dan Kebudayaan Vol 4 No 1 (2023): Juni 2023
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Adab dan Budaya Islam Riyadul 'Ulum
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.51190/jazirah.v4i1.95
One third of Muslims in the European Union are in France. The development of Muslims in France is inseparable from Muslim immigrants from predominantly Muslim countries such as Tunisia, Morocco and Algeria. Islam is the second largest religion in France. So it can be one of the factors to win elections in France if candidates can win the hearts and votes of Muslims in France. This article will explain Emmanuel Macron's political strategy towards Muslims in France in the 2017 elections. The purpose of this research is to provide political views and effective political strategies to win the sympathy of Muslims in minority countries in Europe. The methodology used in writing this research is historical research methodology and in this research, researchers focus on library sources or library research, which is research that reveals facts through library data. The search results from various scientific studies reveal that in 2017 Emmanuel Macron won a landslide victory in the French elections defeating Le Pen with a presentation of 66.10 quoted from the Vie Punlique page published by the French Government's Department of Legal Information and Administration. and won the hearts of Muslim votes with a presentation of 92%. The strategy made by Emmanuel Macron was to make his image very good in front of French Muslims with his speeches during the election depicting that he was pro-Muslim and could provide a better life for French Muslims
BENTENG AKIDAH: STRATEGI AL-MUQAWWAMAH MENANGKAL AHMADIYAH DI KAMPUNG KONGSI
Triana, Aris;
Fahmi, Ami Abdullah;
Mulyana, Agus
Jazirah: Jurnal Peradaban dan Kebudayaan Vol 5 No 02 (2024): Desember 2024
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Adab dan Budaya Islam Riyadul 'Ulum
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.51190/jazirah.v5i02.157
Al-Muqawwamah Islamic Boarding School is one of the Islamic boarding schools in Tasikmalaya Regency which was born in 1982, led by KH. Uoh Syarifudin until 2003, then the leadership was continued by his son KH. Dede Zaenal Abidin from 2003 until now. In this writing, the researcher aims to determine the role of the Al-Muqawwamah Islamic Boarding School in stemming Ahmadiyah ideology in Kongsi Village. Because one of the aims of establishing the Al-Muqawwamah Islamic Boarding School was to counter Ahmadiyah ideology in Kongsi Village, which was once one of the bases for the largest group of Ahmadiyah influence in Singaparna. This article will explain how the Al-Muqawwamah Islamic Boarding School plays a role in stemming Ahmadiyah ideology. In this research the author used a historical method using interview sources and several library sources. . The results of the author's research are that we can find out the development of the Al-Muqawwamah Islamic Boarding School from its inception to becoming one of the Islamic boarding schools that played a role in countering Ahmadiyah ideology in that place. KEYWORDS Ahmadiyah, Al-Muqawwamah Islamic Boarding School, Islamic Religion.
SENI TULIS ARAB DI NUSANTARA: PERKEMBANGAN KALIGRAFI ISLAM DI INDONESIA PASCA KEMERDEKAAN (1945–1985)
Ridwanuloh, Luki;
Umam, Muhammad Mufti Najmul;
Mulyana, Agus
Jazirah: Jurnal Peradaban dan Kebudayaan Vol 5 No 02 (2024): Desember 2024
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Adab dan Budaya Islam Riyadul 'Ulum
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.51190/jazirah.v5i02.164
Penelitian ini menjelaskan tentang sejarah serta perkembangan seni kaligrafi Islam, serta perkembangannya di Indonesia pasca kemerdekaan hingga tahun 1985. Bagaimana sejarah Kaligrafi? Bagaimana sejarah kaligrafi pada masa pra kemerdekaan? Bagaimana perkembangan kaligrafi pada tahun 1945-1985 perkembangan kebudayaan Islam berupa seni Islam yaitu kaligrafi. Penelitian ini akan menjelaskan perkembangan kaligrafi pasca kemerdekaan yang mengambil kasus Quran Pusaka, perlombaan kaligrafi pada ajang MTQ, serta lahirnya lembaga kaligrafi pertama di Indonesia, Metodologi yang digunakan dalam penulisan penelitian ini adalah metodologi penelitian historis dan dalam penelitian ini, peneliti fokus pada sumber pustaka atau library research, yaitu penelitian yang mengungkap fakta lewat data pustaka. Adapun penelitian mengambil dua teori yang digunakan diantaranya, Teori Challenge and Response dari Arnold. J. Toynbee, Dan Teori Fungsionalism dari Bronislaw K. Malinowski. Hasil penelusuran dari berbagai kajian ilmiah mengungkapkan bahawa penulis Quran Pusaka Republik Indonesia adalah Prof. H.M Salim Fachry yang merupakan seorang kaligrafer, Quran Pusaka Republik Indonesia sendiri menjadi awal perkembangan kaligrafi di Indonesia pasca kemerdekaan. Dan yang mendirikan lembaga kaligrafi pertama di Indonesia adalah Drs. Didin Sirojuddin A.R. dengan nama Lembaga Kaligrafi Al-Quran (LEMKA)
Strategi Mendorong Minat Anak Sekolah Dasar dalam Berolahraga
Mulyana, Agus;
Tsania, Aura Rizky;
Maulani, Azzahra Dwi;
Syamsiah, Dinda Nur;
Lailatufar, Hauna Fathiinah;
Khaerunisa, Ines;
Mufidah, Kayla Rahma;
Liandi, Nura Alisha
Indo-MathEdu Intellectuals Journal Vol. 5 No. 2 (2024): Indo-MathEdu Intellectuals Journal
Publisher : Lembaga Intelektual Muda (LIM) Maluku
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.54373/imeij.v5i2.1061
Sports have a crucial role in the development of primary school children, not only physically but also mentally, emotionally, and socially. However, the downward trend in sports interest among children is of serious concern. This article discusses strategies to interest elementary school children in sports. This research uses literature study methods. This literature study is carried out by reading relevant sources to obtain the necessary data. The source of data or object of study used is scientific articles published in national journals through literature studies published through Google Scholar. Data analysis is carried out qualitatively consisting of data reduction, data presentation, and conclusion drawing. The results of the analysis show that the strategy includes the creation of a school environment that supports physical activity, variations in the type of sport in the curriculum, a fun and interactive approach to learning, and the role of qualified sports teachers. Parental and community support is also important, by being a role model and providing opportunities to adapt in sporting activities. In addition, media and public policy can help raise awareness of the importance of sports for children. By implementing this strategy, it is hoped that primary school children's interest in sports can increase, bring a positive impact on their health and well-being, and form a healthier and more active generation in the future