Articles
Perancangan Alat Uji Kebisingan Knalpot Sepeda Motor Berbasis Mikrokontroler PIC16F877A
Mulyana, Agus;
Nurdin, Syam Sofyan
Komputika : Jurnal Sistem Komputer Vol. 1 No. 2 (2012)
Publisher : Computer Engineering Departement, Universitas Komputer Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (888.754 KB)
Semakin banyak pengguna sepeda motor melakukan perubahan pada bagian kendaraannya yaitu knalpot. Berdasarkan Peraturan Menteri Lingkungan Hidup disebutkan batas kebisingan yang diizinkan untuk kendaraan penggunaan harian adalah maksimal 90 dB. Saat ini Polisi sedang menerapkan peraturan tersebut dengan tujuan untuk menertibkan kendaraan dengan tingkat kebisingan yang sangat tinggi. Namun dalam penerapan peraturan tersebut, Polisi belum memiliki alat ukur kebisingan tersebut. Sehingga dari permasalah di atas dirancang sebuah alat pengukur kebisingan.Alat ukur ini dapat mengukur dan menampilkan tingkat kebisingan yang dihasilkan oleh sebuah knalpot sepeda motor khususnya. Alat uji kebisingan ini menggunakan sensor suara sebagaikomponen penerima suara knalpot. Data suara akan diolah oleh mikrokontroler PIC16F877A. Interface hasil pengukuran ditampilkan di PC atau LCD.Hasil yang telah dicapai dari perancangan ini adalah telah berhasil dirancang sebuah alat uji kebisingan knalpot berbasis mikrokontroler yang dapat menampilkan hasil pengukuran dalam satuan desibel (dB) dan ditampilkan di software yang telah dibuat di Visual Basic. Namun nilai yang diukur belum seakurat dengan alat pembanding buatan pabrik.
Kendali Jarak Jauh Gedung Menggunakan Frekuensi Radio
Supatmi, Sri;
Zarman, Wendi;
Mulyana, Agus
Komputika : Jurnal Sistem Komputer Vol. 3 No. 1 (2014)
Publisher : Computer Engineering Departement, Universitas Komputer Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (1085.586 KB)
Masalah yang sering muncul pada pengontrolan lampu secara manual adalah adanya kerumitan dalam pengontrolan lampu. Kerumitan tersebut terjadi jika ruangan yang jauh dengan jumlah lampu yang banyak. Pengontrolan tersebut tidak efektif dan efisian, karena masih memerlukan tenaga operator untuk memantau lampu pada setiap ruangan. Kendali terbuka (Open Loop) masih memungkinkan adanya masalah karena status lampu tidak terdeteksi dengan pasti. Dari permasalahan ini, maka diperlukan adanya suatu metode pengendalian lampu dengan sistem kendali tertutup (Close Loop) menggunakan frekuensi radio. Sistem transmisi bersifat full-duplex, yaitu pengiriman dan penerimaan data dapat dilakukan secara dua arah dan secara bersamaan. Sistem tertutup ini akan membantu mengendalikan lampu dengan verifikasi status lampu yang dihasilkan oleh sensor cahaya lampu gedung dikendalikan melalui perangkat lunak Visual Basic 6.0 yang terdapat pada personal computer. Data berupa karakter akan dikirim melalui komputer kemudian diolah oleh mikrokontroler. Data digital dari mikrokontroler diolah oleh modem FSK TCM3105 untuk dirubah menjadi data analog, Data analog tersebut kemudian dikirimkan dari bagian pengirim kebagian penerima melalui transmisi frekuensi radio. Data analaog diterima oleh bagian penerima, sehingga lampu yang ditunjuk oleh data karakter tersebut menyala/ON. Kemudian sensor cahaya (LDR/Light Dependent Resistor) akan membaca intensitas cahaya dari lampu, hasil pembacaan sensor tersebut dikirim ke mikrokontroler untuk diolah dan dikirmkan ke PC berupa status lampu ON/OFF. Hasil yang diinginkan adalah membangun sistem kendali tertutup yang mampu mengendalikan lampu pada jarak yang jauh dengan verifikasi status yang memastikan kondisi lampu.
Rancang Bangun Sistem Kendali Posisi, Kesetimbangan dan Navigasi untuk Prototipe Nano Satelit
Mulyana, Agus;
Subhan, Andriyan
Komputika : Jurnal Sistem Komputer Vol. 1 No. 1 (2012)
Publisher : Computer Engineering Departement, Universitas Komputer Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (758.624 KB)
Sebuah satelit memerlukan sistem pengendalian yang berguna untuk mengejar setpoint agar satelit dapat berada pada orbit yang telah ditentukan. Seiring adanya rotasi pada satelit maka berpotensi menyebabkan perubahan posisi satelit tersebut. Untuk Memperbaiki kondisi itu, maka diperlukan suatu mekanisme pengontrolan posisi, untuk menjaga posisi dan kesetimbangan satelit tersebut. Pada perancangan ini digunakan sensor kompas dan akselerometer untuk memantau perubahan posisi ataupun arah gerak satelit jika keluar dari setpoint yang telah ditentukan. Data dari sensor ini akan diolah oleh mikrokontroler untuk mengatur gerak satelit tersebut. Teknik kendali yang digunakan adalah PID, yang bertujuan untuk mengurangi overshoot serta mempertahankan sistem jika terdapat pemicu perubahan lingkungan sehingga satelit tetap mampu berada pada orbit yang benar. Dengan adanya pengendalian diharapkan posisi satelit stabil dan mampu memberikan informasi yang diperlukan ke ground segment melalui komunikasi radio
Kearifan Lokal Tradisi Pengajian Masyarakat Banjar sebagai Sumber Belajar IPS
Alfisyah;
Komalasari, Kokom;
Subiyakto, Bambang;
Mulyana, Agus
JURNAL MANAJEMEN PENDIDIKAN DAN ILMU SOSIAL Vol. 6 No. 4 (2025): Jurnal Manajemen Pendidikan dan Ilmu Sosial (Juni - Juli 2025)
Publisher : Dinasti Review
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.38035/jmpis.v6i4.5935
Artikel ini bertujuan untuk menggali nilai nilai lokal yang ada pada institusi pengajian dan telah menjadi pola pembelajaran dengan semangat profetik dan kemudian mengemasnya menjadi sumber belajar. Artikel ini ditulis berdasarkan studi primer yang dilakukan kepada masyarakat dan jamaah pengajian dan studi literatur serta akumulasi pemahaman dari berbagai bacaan. Studi literatur dengan memanfaatkan mesin pencarian melalui google scholar, pdf drive, dan e-perpusnas dilakukan untuk memahami konsep tentang nilai-nilai lokal dan pembelajaran IPS. Sumber data primer diperoleh dari serangkaian penelitian yang dilakukan kepada komunitas jamaah serta pimpinan pengajian. Terdapat sejumlah nilai lokal dalam tradisi pengajian masyarakat Banjar yang dapat menjadi kekuatan dalam membentuk pembelajaran berbasis profetik. Nilai-nilai lokal tersebut tercermin dalam aktifitas batutulungan, maumpatakan, mambaca Yasin, mangaji kitab, mambaca manakib, bazikir, batahlil dan bakirim doa. Nilai-nilai ini kemudian dapat dijadikan sumber belajar IPS melalui pembelajaran kreatif. Dengan mengemas kearifan lokal dalam tradisi pengajian masyarakat Banjar ini maka pembelajaran IPS akan lebih profetik (humanis, liberalis, transendensi) dan peserta didik akan dapat lebih mengenal karakteristik sosial budayanya.
KARIR VLADIMIR PUTIN DARI AGEN KGB (Komitet Gosudarstvennoy Bezopasnosti) SAMPAI MENJADI PRESIDEN 1976-2000 M
Kholilah, Laila;
Fahmi, Ami Abdullah;
Mulyana, Agus
Jazirah: Jurnal Peradaban dan Kebudayaan Vol 6 No 1 (2025): Agustus 2025
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Adab dan Budaya Islam Riyadul 'Ulum
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.51190/jazirah.v6i01.225
Vladimir Putin, lahir pada bulan Oktober 1952 di Saint Petersburg, Rusia, lahir dari keluarga sederhana yang dibentuk oleh sejarah keluarga yang sulit dan iklim sosial-politik Uni Soviet. Penelitian ini meneliti lintasan Putin dari kehidupan awal yang ditandai dengan hilangnya saudara kandung dan pendidikan yang sederhana, hingga pendidikan hukumnya di Universitas Negeri Saint Petersburg, tempat ia mengembangkan minat pada hukum internasional. Setelah lulus pada tahun 1975, Putin bergabung dengan KGB, menjalankan peran penting dalam operasi intelijen, termasuk penugasan penting di Jerman Timur selama akhir tahun 1980-an. Kenaikannya selanjutnya ke posisi politik yang menonjol dimulai di Saint Petersburg, tempat ia bermanuver melalui struktur birokrasi, yang akhirnya membawanya ke posisi kunci dalam pemerintahan Rusia. Studi ini menggunakan metodologi penelitian historis, dengan fokus pada sumber-sumber primer dan literatur untuk melacak tonggak-tonggak karier Putin, termasuk pengangkatannya sebagai Perdana Menteri pada tahun 1999 dan pemilihan berikutnya sebagai Presiden pada tahun 2000. Temuan-temuan tersebut menyoroti kompleksitas masa lalu Putin sebagai seorang perwira intelijen dan dampaknya terhadap pendakian politiknya, mengungkap persepsi ganda tentang dirinya sebagai sekutu potensial dan tokoh yang perlu diperhatikan dalam ranah demokrasi dan hubungan internasional.
KIPRAH KHALID BIN WALID DALAM PERLUASAN WILAYAH ISLAM DI JAZIRAH ARAB TAHUN 629 - 637M
Putra, Rian Ananda;
Prayoga, Dian;
Mulyana, Agus
Jazirah: Jurnal Peradaban dan Kebudayaan Vol 6 No 1 (2025): Agustus 2025
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Adab dan Budaya Islam Riyadul 'Ulum
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.51190/jazirah.v6i01.238
Penelitian ini mendeskripsikan tentang Kiprah Khalid bin Walid dalam perluasan wilayah Islam di Jazirah Arab yang mana masa itu merupakan awal mula benih-benih kejayaan Islam dan inti meluasnya agama Islam sampai kebelahan dunia. Pemilihan tema tersebut dianggap penting karna banyak ilmu-ilmu yang bisa kita bawa dari peranan Khalid bin Walid dan kejeniusannya dalam mengatur strategi-strategi perang. Skripsi ini akan menjelaskan latar belakang Khalid masuk Islam dan dijadikannya panglima perang, peranan Khalid dalam perluasan wilayah Islam serta bagaimana akhir jabatan Khalid pada masa Ummar bin Khattab RA, Metodologi yang digunakan dalam penulisan penelitian ini adalah metodologi penelitian historis dan dalam penelitian ini, peneliti fokus pada sumber pustaka atau library research, yaitu penelitian yang mengungkap fakta lewat data pustaka. Adapun penelitian mengambil dua teori yang digunakan diantaranya, Teori kepemimpinan karismatik dari Stephen P. Robbins, Dan Teori startegi Perang dari Carl Phillip Gottfried von Clausewitz. Hasil penelusuran dari berbagai kajian ilmiah mengungkapkan bahawa Khalid bin Walid merupakan komandan pasukan Islam yang ahli dalam startegi perang hingga Khalid belum pernah mengalami kekalahan selama hidupnya, hingga pada akhirnya Khalid di turunkan sebagai panglima perang pada masa Khalifah Umar bin Khattab karena berbagai alasan. slot thailand
Karakteristik dan Prinsip Bahan Ajar
Srihartini, Yusi;
Mulyana, Agus;
Purwaningsih, Yuli
At-Tadris: Journal of Islamic Education Vol. 4 No. 1 (2025): At-Tadris: Journal of Islamic Education
Publisher : Ikatan Dai Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.56672/nyz3eq41
Islamic Religious Education (PAI) plays a very important role in shaping the character and noble morals of students. The quality of PAI teaching materials is one of the key factors in the success of the learning process. And aims to describe the principles and characteristics of effective PAI teaching materials. PAI teaching materials are learning tools designed to help teachers and students achieve the goals of PAI education. Good and quality teaching materials will make it easier for students to understand Islamic teachings, so that they can deepen and practice them in their daily lives. Principles such as relevance, consistency, and sufficiency are important foundations in compiling PAI teaching materials. In addition, the unique characteristics that distinguish PAI teaching materials from other teaching materials provide added value in realizing the ideals of Islamic Religious Education and Character for students. By paying attention to these principles and characteristics, Islamic Religious Education teaching materials are expected to help students achieve the desired learning goals, namely to become Muslim individuals who are faithful, pious, and have noble morals.
Analisis Perencanaan, Pelaksanaan dan Penilaian Kegiatan Ekstrakurikuler di SD Laboratorium UPI Cibiru dan SD Percobaan
Nimaisa, Geovany Sabaritha;
Miliano, Nurva;
Cahyani, Sekar Ayu;
Mulyana, Agus
JIMAD : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 1 No. 2 (2024): JIMAD : Jurnal Ilmiah Multidisiplin (January)
Publisher : Asosiasi Guru dan Dosen Seluruh Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.59585/jimad.v1i2.210
Kegiatan ekstrakurikuler merupakan program yang penting untuk diselenggarakan sekolah sebagai wadah untuk pengembangan potensi dan minat siswa. Oleh sebab itu penelitian ini dilakukan untuk mengetahui dan mengkaji kegiatan ekstrakurikuler yang terdapat di SD Laboratorium UPI Cibiru dan SD Percobaan mulai dari tahapan perencanaan, pelaksanaan dan penilaian.Penelitian ini dilakukan dengan pendekatan kualitatif dengan teknik analisis deskriptif. Pengumpulan data utama dilakukan dengan teknik observasi dan wawancara serta pengumpulan data sekunder dilakukan dengan teknik literatur dari berbagai sumber, terutama jurnal. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pada tahap perencanaan, pelatih dan guru tamu akan merancang program untuk satu semester yang memuat target, tahapan-tahapan pembelajaran dan evaluasinya. Setelah adanya rancangan program yang jelas, siswa diberi kesempatan untuk memilih ekstrakurikuler pilihan yang akan diikutinya selama satu semester selain dari mengikuti ekstrakurikuler wajib yang ada di kedua sekolah tersebut. Pada tahap pelaksanaan, kedua sekolah telah melaksanakan tiap-tiap kegiatan ekstrakurikuler dengan menyesuaikan jadwal pembelajaran. Kegiatan ekstrakurikuler di kedua sekolah tersebut juga telah mampu menorehkan berbagai prestasi, namun tetap yang menjadi fokus utama pelaksanaan kegiatan ekstrakurikuler yakni memfasilitasi siswa dalam pengembangan minat maupun potensinya. Terakhir, pada tahap penilaian pelatih dan guru tamu melaksanakan tes keterampilan yang kemudian hasilnya akan diolah dan disesuaikan dengan format penilaian sesuai kebijakan sekolah masing-masing serta dibagikan kepada siswa dalam bentuk rapor.
Kokodifla: Learning Media To Train Concepts Understanding In Human Respiratory System Materials 5th Grade
Rahmasari, Fauzhia Novitri;
Mulyana, Agus;
Kumar, K. Sathis Khofya
IJIS Edu : Indonesian Journal of Integrated Science Education Vol 5, No 2 (2023): July 2023
Publisher : UIN Fatmawati Sukarno Bengkulu
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.29300/ijisedu.v5i2.2517
Science learning tends to memorize more and sometimes does not use media. Less interesting learning often makes students feel bored and even students have no interest in developing an attitude of curiosity. The learning style that fits the characteristics of fifth grade students is visual because students prefer and are interested in pictures or illustrations. The KOKODIFLA learning media is in the form of media that is collaborated between digital comics and flashcards which contain material on the human respiratory system. This study aims to train students' understanding of concepts by using the week experimental research method of the one shot case type through pre-tests and post-tests. This research was conducted in a school located in Sumedang Regency, West Java. Based on the results of the study, the translation aspect with a gain score of 0.36 was drawn low, interpretation with a gain score of 0.67 was moderate and extrapolation 0.92 was considered high. Thus it can be concluded that the translation aspect is lower than the interpretation and extrapolation aspect in students' understanding of concepts.
Implementasi Akhlakul Karimah Melalui Outbound di Sekolah Alam Lampung (Studi Kasus di Sekolah Alam Al-Karim Lampung dan Sekolah Alam Lampung)
Mulyana, Agus;
Kholid, Idham;
Septuri, Septuri
Attractive : Innovative Education Journal Vol. 6 No. 1 (2024): Attractive : Innovative Education Journal
Publisher : CV. Creative Tugu Pena
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.51278/aj.v6i1.1164
The aim of this research is to determine and analyze the implementation of morals through outbound at the Alam Lampung School. This research is included in field research and the type of research used is qualitative research. The data presentation in this research uses descriptive data presentation using interview, observation and documentation methods. The results obtained in this research are Al Karim Lampung Natural School and Lampung Natural School which have four additional curriculum models besides the curriculum 2013, namely the Islamic Morals Curriculum, Science Logic Curriculum, Leadership Curriculum, and Entrepreneurship Curriculum. Outbound is a learning method in the open that can shape students' character, especially morals, through direct experience which is expressed through the learning process carried out. Keywords: Implementation, Outbound, Akhlakul Karimah