p-Index From 2021 - 2026
19.009
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Marine Fisheries: Jurnal Teknologi dan Manajemen Perikanan Laut Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Khatulistiwa (JPPK) Attoriolong Humanis : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat SUPREMASI: Jurnal Pemikiran, Penelitian Ilmu-Ilmu Sosial, Hukum dan Pengajarannya Pattingalloang : Jurnal Pemikiran Pendidikan dan Penelitian Kesejarahan Jurnal Sosialisasi: Jurnal Hasil Pemikiran, Penelitian dan Pengembangan Keilmuan Sosiologi Pendidikan Equilibrium: Jurnal Pendidikan Jurnal Kelautan Tropis Jurnal Sumberdaya Akuatik Indopasifik Omni-Akuatika Phinisi Integration Review Proceeding Simposium Nasional Kelautan dan Perikanan J-MAS (Jurnal Manajemen dan Sains) SYARI'AH : Jurnal Ekonomi Syari'ah JURNAL EDUCATION AND DEVELOPMENT GUIDENA: Jurnal Ilmu Pendidikan, Psikologi, Bimbingan dan Konseling Jurnal Ilmu Kelautan Kepulauan Media Mahardhika Etika Demokrasi JURNAL PENDIDIKAN TAMBUSAI Jurnal Pelita PAUD Jurnal Basicedu International Journal of Elementary Education Jurnal Golden Age Jurnal Ilmiah Ecosystem Jurnal Pemberdayaan: Publikasi Hasil Pengabdian Kepada Masyarakat Jurnal Ilmiah Mandala Education (JIME) Referensi : Jurnal Ilmu Manajemen dan Akuntansi JISIP: Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan IDENTIFIKASI: Jurnal Ilmiah Keselamatan, Kesehatan Kerja dan Lindungan Lingkungan JUPE : Jurnal Pendidikan Mandala PengabdianMu: Jurnal Ilmiah Pengabdian kepada Masyarakat Fajar Historia: Jurnal Ilmu Sejarah dan Pendidikan Puteri Hijau : Jurnal Pendidikan Sejarah JIKAP PGSD: Jurnal Ilmiah Ilmu Kependidikan Pepatudzu : Media Pendidikan dan Sosial Kemasyarakatan El-Usrah: Jurnal Hukum Keluarga Klasikal: Journal of Education, Language Teaching and Science Jurnal PORKES PINISI Discretion Review JEKPEND Jurnal Ekonomi dan Pendidikan Community Development Journal: Jurnal Pengabdian Masyarakat Jurnal Paedagogy Jurnal Sosiologi Agama Indonesia (JSAI) Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara Al asma : Journal of Islamic Education Journal La Edusci Dharmas Education Journal (DE_Journal) Abrahamic Religions: Jurnal Studi Agama-Agama International Journal of Social Service and Research DIKSI: Jurnal Kajian Pendidikan dan Sosial Juwara : Jurnal Wawasan dan Aksara Indo-MathEdu Intellectuals Journal Society: Jurnal Pengabdian Masyarakat Edu Sociata : Jurnal Pendidikan Sosiologi Pedagogy : Jurnal Pendidikan Matematika Jurnal Pengabdian Masyarakat Akademisi Social Landscape Journal SIGn Journal of Social Science Edukasia: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Agrikan: Jurnal Agribisnis Perikanan Dedikasi: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Jurnal Basicedu Journal of Innovation and Research in Primary Education Jurnal Tugas Akhir Mahasiswa pendidikan Sosiologi Tamaddun JURNAL PARADIGMA: Journal of Sociology Research and Education Journal of Management and Administration Provision Innovative: Journal Of Social Science Research Panrita Inovasi: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat International Journal of Education and Humanities JIM: Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Sejarah Riwayat: Educational Journal of History and Humanities Tamaddun: Jurnal Ilmu Sosial, Seni, dan Humaniora SAMBARA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat International Journal of Education, Vocational and Social Science Multidisciplinary Indonesian Center Journal Education Specialist Journal of Islamic Economics and Business Review (JIEBR) Al-Tafani: Jurnal Inovasi dan Pengabdian Kepada Masyarakat
Claim Missing Document
Check
Articles

Dampak Kesenjangan Sosial dan Ekonomi terhadap Kesejahteraan Masyarakat di Kota Makassar Alwi, Alimin; Najamuddin, Najamuddin; Mutmainnah, Nurul
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 9 No. 1 (2025)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v9i1.26342

Abstract

Kesenjangan sosial dan ekonomi merupakan kondisi ketidakseimbangan antar individu atau kelompok dalam lingkup kehidupan di lingkungan sosial. Kondisi pengangguran dan kemiskinan merupakan dua area yang terdampak oleh ketimpangan sosial dan ekonomi ini.Lebih jauh lagi, ketimpangan dalam prospek kesehatan dan pendidikan dapat menghalangi sebagian orang dan komunitas untuk memperoleh kesempatan yang sama untuk berkembang.Faktor lain yang menyebabkan kesenjangan tersebut semakin melebar adalah pembangunan infrastruktur yang tidak merata atau ketimpangan permukiman. Terakhir, ketika sekelompok orang merasa tersisih dan tidak memperoleh akses yang sama terhadap kesempatan ekonomi,ketidakpuasan sosial dan potensi konflik dapat meningkat.Untuk memberikan pemahaman yang lebih mendalam tentang dampak kesenjangan sosial dan ekonomi terhadap kesejahteraan masyarakat di Makassar, penelitian ini menggunakan metodologi kualitatif deskriptif.Berdasarkan temuan penelitian, akses yang sama terhadap sumber daya, pendidikan, dan peningkatan infrastruktur di daerah tertinggal merupakan komponen penting dari upaya terpadu untuk mengatasi ketimpangan sosial dan ekonomi. Selain mendorong pertumbuhan ekonomi yang merata, pendekatan ini akan meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara keseluruhan.Oleh karena itu, inisiatif untuk mengurangi ketimpangan sosial dan ekonomi di berbagai tingkatan harus mengutamakan kebijakan yang menekankan penciptaan lapangan kerja dan pemberdayaan.
Pola Konsumsi Budaya di Era Media Sosial: Peluang dan Tantangan Pada Masyarakat Modern Najamuddin, Najamuddin; Asman, Nur Rezky; Alwi, Alimin
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 9 No. 1 (2025)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v9i1.26410

Abstract

Revolusi digital dan meluasnya penggunaan media sosial telah menjadi isu kontemporer yang mengubah secara fundamental pola konsumsi budaya masyarakat modern. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh media sosial terhadap cara pandang masyarakat dalam konteks perubahan budaya serta mengidentifikasi peluang dan tantangan yang muncul dari perubahan pola konsumsi tersebut. Dengan menggunakan metode kualitatif deskriptif melalui wawancara mendalam di Kecamatan Tamalate, Kota Makassar, penelitian mengungkapkan empat temuan utama: (1) pergeseran pola konsumsi budaya; (2) media sosial sebagai jembatan peralihan budaya; (3) tantangan mempertahankan budaya lokal; dan (4) potensi media sosial dalam melestarikan dan mempromosikan budaya tradisional. Hasil penelitian ini menyimpulkan bahwa meski media sosial membuka peluang ekonomi dan pertukaran budaya positif, fenomena ini juga menimbulkan dilema dalam menjaga keaslian budaya lokal. Diperlukan literasi media kritis dan pendekatan selektif dalam mengonsumsi dan memproduksi konten budaya untuk menyeimbangkan manfaat globalisasi dengan pelestarian warisan budaya lokal.
Moving Class: Eksplorasi Penerapan Kurikulum Merdeka dalam Pembelajaran Sosiologi di SMAN 4 Makassar Utami Wulansari, Sri; Manda, Darman; Torro, Supriadi; Najamuddin, Najamuddin
Equilibrium: Jurnal Pendidikan Vol. 12 No. 2 (2024): EQUILIBRIUM : JURNAL PENDIDIKAN
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/equilibrium.v12i2.14821

Abstract

Penelitian ini bertujuan (1) menggambarkan penerapan metode moving class dalam pembelajaran sosiologi, (2) mengetahui faktor pendukung dan penghambat penerapan metode moving class dalam pembelajaran sosiologi, (3) menganalisis dampak penerapan metode moving class dalam pembelajaran sosiologi di SMAN 4 Makassar. Jenis penelitian ini adalah kualitatif dengan menggunakan pendekatan fenomenologi. Teknik penentuan informan menggunakan teknik purposisive sampling, informan sebanyak 14 orang yang terdiri dari 8 laki-laki dan 6 perempuan memiliki kriteria, siswa kelas 3 yaitu ketua kelas, siswa yang rajin masuk dan siswa yang sering membolos. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa (1) gambaran penerapan metode Moving Calss di SMAN 4 Makassar yaitu (a) tahap perencanaan dengan cara mengidentifikasi tujuan pembelajaran, (b) tahap pelaksanaan yaitu menciptakan suatu transformasi yang menekankan perpindahan ruangan sebagai strategi utama dan (c) tahap evaluasi itu dilakukan secara sistematis untuk mengukur pencapaian kompetensi yang telah ditentukan oleh guru. (2) Faktor pendukung penerapan metode moving class dalam pembelajaran sosiologi yaitu regulasi sekolah dan penerapan pelatihan guru. Sementara itu, faktor penghambatnya seperti minimnya sarana dan prasarana, serta siswa yang tidak bisa dikondisikan seperti ketidakdisiplinan siswa. (3) Dampak penerapan metode Moving Class dalam pembelajaran sosiologi yaitu dampak positif mencakup, (a) peningkatan kemandirian, kerjasama, dan kepedulian sosial, (b) meningkatkan motivasi belajar dan prestasi siswa, (c) terjadinya interaksi sosial ketika perpindahan kelas, (d) pengembangan keterampilan sosial, (e) kebebasan memilih tempat duduk. Selanjutnya dampak negatif, (a) peningkatan peluang siswa untuk membolos lebih besar dan (b) terpotongnya waktu yang di gunakan ketika perindahan kelas.
The Impact of Bullying on Students Social Development at SMA Negeri 11 Makassar Sintawati, Sintawati; Najamuddin, Najamuddin; Alwi, Alimin
Juwara: Jurnal Wawasan dan Aksara Vol. 5 No. 1 (2025)
Publisher : Yayasan Pendidikan dan Pengembangan Harapan Ananda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58740/juwara.v5i1.380

Abstract

The problem in this study is the rampant cases of bullying in the environment of SMA Negeri 11 Makassar which have a negative impact on the development of students' social skills, both as victims, perpetrators, and recipients of sanctions for bullying. This study aims to analyze how student characteristics affect the ability to interact socially in the school environment. The method used is a qualitative approach with a case study type, using in-depth interview and observation techniques. The research sample consisted of students identified as victims of bullying, perpetrators of bullying, and students who received sanctions for bullying. The results showed that victims tended to experience decreased self-confidence and withdraw from the social environment, while perpetrators showed dominant manipulative behavior. On the other hand, students who received sanctions in the form of counseling showed increased social awareness and more positive behavioral changes than those who only received administrative punishment. The implications of the results indicate that handling bullying cases requires a more educational and empathetic approach, not just punishment. As a result, schools can create a learning environment that is more inclusive, safe, and supports the development of students' character and social skills as a whole.
Ma’nene: Dinamika Sejarah Tradisi Membersihkan dan Mengganti Pakaian Jenazah Leluhur Suku Toraja Bustan, Bustan; Najamuddin, Najamuddin; Jumadi, Jumadi; Bahri, Bahri
Fajar Historia: Jurnal Ilmu Sejarah dan Pendidikan Vol 7 No 1 (2023): Juni
Publisher : Universitas Hamzanwadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29408/fhs.v7i1.7942

Abstract

The Toraja people still maintain their cultural existence in the midst of advances in technology and science, they still carry out traditions from generation to generation called Ma'Nene.However, this culture, over time, has undergone various changes that are no longer original and have even begun to be abandoned by some of its supporting communities. Therefore, this paper seeks to reveal the background of the birth of the Ma'Nene culture, and the factors underlying this cultural change in the Toraja people. This study uses historical research methods, including heuristics (data collection process), criticism/verification (data analysis), interpretation (data interpretation), and historiography (data writing) into a complete story of events.Ma'Nene for the Toraja people is not just a traditional ceremony, but has a deep meaning. Along with the times, various changes have occurred in this Ma'Nene tradition. Various shifts in meaning so that gradually this ceremony is just carrying out the tradition. However, in this way the community continues to maintain the Ma'Nene ceremony because there are still many Toraja tribes who believe that if it is not carried out, it will bring disaster to their lives, for example, failed harvests. The Ma'Nene culture is the ancestral culture of the people who adhere to the Aluk Todolo belief, but the majority of them are already Christian, but some of them still carry out this Ma'Nene culture.Suku Toraja masih mempertahankan eksistensi kebudayaan mereka di tengah kemajuan teknologi dan ilmu pengetahuan, mereka masih melaksanakan tradisi secara turun temurun yang disebut dengan Ma’nene. Akan tetapi budaya tersebut, seiring perkembangan waktu mengalami berbagai perubahan yang tidak lagi orisinil bahkan sudah mulai ditinggalkan oleh sebagian masyarakat pendukungnya. Olehnya itu, tulisan ini berupaya mengungkap tentang latar belakang lahirnya budaya Ma’Nene, dan faktor yang mendasari terjadinya perubahan budaya tersebut pada Suku Toraja. Kajian ini menggunakan metode penelitian sejarah, meliputi heuristik (proses pengumpulan data) kritik/verifikasi (analisa data), interpretasi (penafsiran data), dan historiografi (penulisan data) menjadi suatu cerita peristiwa yang utuh. Ma’Nene bagi masyarakat Toraja bukan hanya sekedar upacara adat, namun memiliki makna yang mendalam. Seiring perkembangan zaman berbagai perubahan yang terjadi pada tradisi Ma’Nene ini. Berbagai pergeseran makna sehingga lambat laun upacara ini hanya sekedar menjalankan tradisi. Namun dengan begitu masyarakat tetap mempertahankan upacara Ma’Nene karena masih banyak dari Sukut Toraja  yang percaya bahwa jika tidak dilaksanakan akan membawa mala peTidaka bagi kehidupannya, misalnya saja hasil panen yang gagal. Budaya Ma’Nene merupakan budaya leluhur masyarakat yang menganut kepercayaan Aluk Todolo, namun mayoritas mereka sudah beragama kristen, tetapi masih ada diantara mereka yang tetap melaksanakan tradisi Ma’Nene ini.
Rumah Adat Saoraja Sawitto sebagai Sumber Pembelajaran Sejarah bagi Peserta Didik SMA Negeri 11 Pinrang, Sulawesi Selatan Al Islami, Achmad Idrus; Ahmadin, Ahmadin; Najamuddin, Najamuddin
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 4 No. 1 (2024): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dalam penelitian ini penulis memfokuskan pada dua permasalahan, yaitu kedudukan Saoraja Sawitto layak dijadikan sebagai sumber pembelajaran sejarah bagi peserta didik di SMA Negeri 11 Pinrang dan pemanfaatan Saoraja Sawitto sebagai sumber pembelajaran sejarah bagi peserta didik di SMA Negeri 11 Pinrang. Adapun metode penelitian yang digunanakan yaitu kualitatif yang bersifat deskriptif yang meliputi pengumpulan sumber atau data-data dengan observasi, wawancara dengan narasumber yang telah dipilih diantaranya: guru, siswa sebagai objek dari penelitian ini, dan teknik dokumentasi mencari data melalui buku, surat, dokumentasi dan sebagainya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: Kedudukan Saoraja Sawitto layak dijadikan sebagai sumber pembelajaran sejarah bagi peserta didik sebab telah memenuhi beberapa dari indikator sumber belajar yaitu: manusia sumber, alat dan bahan pengajaran, berbagai aktivitas dan kegiatan, lingkungan. Sesuai dengan capaian pembelajaran (CP), guru dalam memanfaatkan Saoraja Sawitto sebagai sumber pembelajaran sejarah adalah melalui field trip (karya wisata). Perencanaan pembelajaran dimulai dengan melihat kesesuaian materi di Alur Tujuan Pembelajaran (ATP), menentukan metode, membuat Modul Ajar, menyusun materi, memberi materi pengantar dengan menggunakan media, membawa peserta didik ke Saoraja Sawitto, memberikan tugas, dan evaluasi.
“Pasang Ri Kajang” Di Era Generasi Milenial: Eksistensi dan Resistensi Alvira, Evi; Ridha, M. Rasyid; Ahmadin, Ahmadin; Najamuddin, Najamuddin
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 4 No. 1 (2024): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v4i1.8783

Abstract

Penelitian penulisan artikel ini bertujuan untuk menyelidiki peran generasi milenial dalam melestarikan kepercayaan masyarakat adat Kajang. Metode yang digunakan dalam penulisan artikel ini adalah metode penelitian sejarah dengan pendekatan kualitatif. Pendekatan kualitatif merupakan jenis penelitian di mana temuan-temuannya tidak diperoleh melalui prosedur statistik atau perhitungan lainnya. Pengumpulan data melibatkan empat tahap, yaitu heuristik, kritik, interpretasi, dan historiografi. Generasi milenial di masyarakat adat Kajang memiliki peran krusial dalam mempertahankan kepercayaan tradisional dengan terlibat dalam pendidikan, berpartisipasi dalam upacara adat, bekerjasama dengan komunitas lokal, menerapkan nilai-nilai sehari-hari, dan mendapatkan dukungan keluarga. Faktor-faktor yang terlibat dalam melestarikan kepercayaan adat Kajang mencakup kesadaran akan identitas budaya, tantangan era modern, partisipasi dalam acara adat, persepsi terhadap nilai-nilai tradisional, keterlibatan dalam proses pembelajaran, inovasi, kesadaran akan nilai ekonomi dan sosial, serta penerimaan terhadap perbedaan. Generasi muda yang menempuh pendidikan di luar kawasan tetap setia pada Pasang Ri Kajang dan norma adat ketika kembali ke kampung halaman.
Adat Limayya dalam Struktur Lembaga Pemerintahan Adat Ammatoa di Tana Toa Kajang Bulukumba Elfira, Elfira; Najamuddin, Najamuddin; Bahri, Bahri
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 4 No. 2 (2024): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v4i2.9245

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis keberadaan Adat Limayya yang merupakan bagian dari struktur lembaga pemerintahan adat Ammatoa Kajang. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif yang bersifat deskriptif dan menggunakan pendekatan analisis sejarah yang terdiri dari empat tahapan yaitu: heuristik, kritik, interpretasi, historiografi. Awal mula berdirinya Adat Limayya karena Ammatoa memerlukan bantuan untuk bekerjasama mengatur dan mengawasi sistem yang mengatur kehidupan masyarakat, meliputi kepercayaan, adat istiadat pergaulan, hubungan kekeluargaan, pertanian dan pemerintahan. Selanjutnya terjadi perubahan kewenangan pada lembaga pemerintahan adat yaitu pada tahun 1985 pada masa Pak Haji Tayyeb menjabat sebagai kepala desa, dimana kepala desa dapat merangkap jabatan sebagai bagian dari anggota Adat Limayya. Alasannya, dilatarbelakangi oleh keinginan untuk lebih berdaya guna dalam pengelolaan wilayah dan pelayanan kepada masyarakat yang didasari oleh pertimbangan optimalisasi pelayanan dan pengelolaan desa dengan menduduki jabatan Kepala Desa sekaligus menjadi anggota Adat Limayya.
Ketahanan Ekonomi Keluarga di Era Digital: Perspektif Ekonomi dan Hukum Islam Junaidi, Junaidi; Najamuddin, Najamuddin; Amaruddin, Amaruddin
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 5 No. 3 (2025): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v5i3.19854

Abstract

Perkembangan teknologi digital telah membawa perubahan fundamental dalam perilaku ekonomi rumah tangga. Akses internet berkecepatan tinggi dan penetrasi ponsel pintar memunculkan peluang pendapatan baru, namun juga menciptakan risiko ketidakstabilan ekonomi dan kerentanan terhadap penipuan berbasis daring. Artikel ini bertujuan menganalisis determinan ketahanan ekonomi keluarga Muslim di Indonesia pada era digital dengan menelaah prinsip ekonomi Islam dan kerangka hukum Islam sebagai panduan normatif. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif berbasis studi literatur, analisis dokumen, dan triangulasi tematik. Hasil kajian menunjukkan bahwa literasi keuangan digital, diversifikasi pendapatan, komitmen pada etika syariah, serta dukungan kerangka hukum perlindungan konsumen syariah merupakan empat pilar utama ketahanan ekonomi keluarga. Temuan ini berkontribusi bagi pengambil kebijakan dalam merancang intervensi berbasis nilai Islam guna memperkuat keluarga di tengah disrupsi digital. Kata Kunci: Ketahanan Ekonomi Keluarga; Ekonomi Islam; Hukum Islam; Literasi Keuangan Digital
Rekam Jejak Kepemimpinan Kharismatik I Aba Jadjid Bostan Daeng Mamadja sebagai Karaeng Galesong XVII (1952-2009) Hidayat, Irwan; Bahri, Bahri; Najamuddin, Najamuddin
Riwayat: Educational Journal of History and Humanities Vol 8, No 2 (2025): April
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/jr.v8i2.46051

Abstract

Throughout its history, the Kingdom of Galesong has been led by 19 rulers, known as Karaengs or Traditional Leaders. This study focuses on the leadership of I Aba Jadjid Bostan Daeng Mamadja, the 17th Karaeng of Galesong, who held the longest reign from 1952 to 2009. Prior to becoming king, he had already proven and shaped his leadership through a series of heroic events that built his reputation and image as a charismatic leader. This research employs a qualitative method with a historical approach. The findings indicate that the formation of I Aba Jadjid Bostans charismatic leadership was influenced by both external (destiny or birthright) and internal (deliberate formation through rigorous training) factors, in line with Max Webers theory. His leadership experienced significant shifts in the role and function of a Karaeng. From 1952 to 1962, as Karaeng of Galesong, he acted both as the head of government in an administrative sense and as the leader of the kingdoms traditional community. However, from 1962 to 2009, his authority was reduced to leading only the kingdoms customary community due to changes in Indonesias governmental structure. Throughout his reign, he was known as a deeply respected and beloved Karaeng, admired for his wisdom, strong character, and charismatic presence. It is therefore unsurprising that his leadership left a lasting legacy, particularly in preserving the existence of the Kakaraengang institution and the cultural traditions of Galesong.
Co-Authors - Sapriya A Sakka, Abdul Rahman A. Octamaya Tenri Awaru AA Sudharmawan, AA Abd Rahman Abdul Azis Abdul Latif Abdul Motalib Angkotasan Abdul Rahim Abdul Rahman Abdurrachman Baksir, Abdurrachman Abjan Ibrahim, Abjan Achmad, M Djanib Achmad, M. Djanib Achmar Mallawa Agus, Andi Agus, Andi. Aco Agustina, Rabiatun Adawiyah Ahmad Fuad Ahmad Yamin Ahmad, Khamsiah Ahmad, M. Ridwan Said Ahmadin Ahmadin Ahmadin Ahmadin Ainun Jariyah Akbar, Aidul Akhyar Muchtar, Akhyar Al Haris All, Muh. Akhyar Al Islami, Achmad Idrus Alam, Luktfy Aldi, M Alfiah JS, Nur ALFIAN DAHRUN, ALFIAN Alhieza, Nur Alifka Alya Zhafirah Alimin Alwi Alvira, Evi Alwi, Khairunnisa Amar, Muh Amaruddin, Amaruddin Amiruddin Amiruddin Amiruddin, Nur Aidhilah Ma’rufi Amirullah -, Amirullah Amirullah Amirullah Ananta , Erwin Anastasya, Endang Andi Aco Agus, Andi Aco Andi Ihsan Andi Ima Kesuma Andi Kasmawati Anjasmira, Evi Irdawanti Anwar Ramli Aprisal, Wahyu Arifin, Jamaluddin Arifin, M Zulham Ariska, Jumriati Arlin Adam, Arlin Armin, Ahmad Arnold Kabangnga Arsyad, Ernawati Ashari Ashari Ashari, Siti Nurjannah Asman, Nur Rezky Asmunandar, Asmunandar Astuti, Dinar Aswan Aswan Aulia, Aulia Awaru, Andi Octamaya Tenri Azhaq, Muhammad Hud Baddu, S Baddu, Sartini Bahri bahri Bahri*, Bahri Bahri, Sarmila Bahtiar Bahtiar Bahtiar, Nur Lita Baiq Shofa Ilhami Bakhtiar Bakhtiar Bakkarrang, Masytha Basaria, Basaria Basri Bado, Basri Beginer Subhan Belo, Cecilio Alves da Costa Bosra, Mustari Bustan Bustan Chalid Imran Musa Darman Manda Manda Darmiyati Muksin Dewi Lestari Dheafati, A.Tri Arwina Didik Daniyantara Dietriech Geoffrey Bengen Dina, Syafrina Dinda, La Ode Dondy Arafat Edwarsyah Edwarsyah, Edwarsyah Elfira Elfira, Elfira Eni Rosnija Fachry Abda El Rahman Fadila, Nabilatul Fajar, A. Malik Fathuddin Fathuddin, Fathuddin Fatwa, Magfirah Eka Firdaus Firdaus Firdaus, Muhammad Aryan FIRMAN UMAR, FIRMAN Fitriana, Iin Mahlia Fitriani A, Nur Fitriani Fitriani Haedar, Muh. Hajar, M. Abduh Ibnu Hajar, Nurfahmi Halim, Muhammad Hamka Hamdan Hamdan Hamka Hamka, Hamka Hanafi, Nurharsyah Khaer Hapzi Ali Hariadi Hariadi Haripuddin . Haris , Hasnawi Hary Septianwari Hasbullah Hasbullah HASNAWI HARIS, HASNAWI Hasnawi, Hasnawi Haris Hasni Hasni Hasruddin Hayadin Hayadin, Hayadin HERI TAHIR Heri, Ririn Nurfaathyrani Heriansah, Heriansah Hidayat, Irwan Hidayaturrahman, Hidayaturrahman Husnul Laili, Husnul Hutamy, Ericha Tiara I Wayan Nurjaya Ibrahim , Ibrahim Ibrahim Ibrahim Idrus, Idham Irwansyah Iftitah, Iftitah Ihda, Hijriani Ikbal Marus, Ikbal Ilham, Ahmad Ilyas, Sitti Nurhidayah Imam Suyitno Imam, Imam Suyitno Inayah Inayah Indira, Fuji Indra, Arjuna Indrawan Aidina, Andrew Insani, Nabila Nurul Irmalita Tahir, Irmalita Irmayanti , Irmayanti Ishak, Wahyudi Iskandar Iskandar Ismail, Firdaut Jalil, Abd Rasyid Jayadi, Karta Jayawarsa, A.A. Ketut Jumadi Jumadi Junaedy Junaedy Junaidi Junaidi Juwita, Rahmi Kamaruddin, Syamsu A Kamaruddin, Syamsu Andi Kamarudin Kamarudin KAMRIAH NANGGA, KAMRIAH Karman, Amirul Karno Dinata, Karno Khaeruddin Khaeruddin Khatimah, Andi Weyana Nurul KHUSNUL YAQIN Koli, Yulenni Bandora Kumala, Andi Lalu Usman Ali Larasati, Deswita Liku, James. E.A Lukman Lukman Lukman, Cici Nurmawaddah M. Faqih M. Farid Samawi, M. Farid M. Rasyid Ridha Magno, Marito Mahfud Palo Majdina, Richlah Nur Makmur Makmur Malihu, La Mappangile , Andi Surraya Mardiana, Ainun Marimba, Andi Assir Marwan Marwan Masdayanti, Masdayanti Massuanna, M. Watif MASTORY, BAGUS Mastun, Mastun Meidiana Wahda, Aulya Mina Holilah, Mina Mohammad Alwi Ashari Muannif Ridwan Muchlis Muchlis Muh Rasyid Ridha Muhammad Agus Muljanto Muhammad Azis Muhammad Fajar Muhammad Nur Muhammad Rakib Muhammad Syukur Muhlis Muhlis Muin, Mukrimah Mukminati, Mukminati Mukti Zainuddin Muktiyanto, Ali Multazam, Riana Mustakim Mustakim Mustari Mustari Mustaring Mustaring Mutmainnah, Asri Ainun Nana Supriatna Nangga, Amirah Nasiruddin, Fadly Nasruddin Nasruddin Natalia, Devitri Natasya, Rukma Nebuchadnezzar Akbar Nelwan, Alfa F P NEVIATY PUTRI ZAMANI Nirfayanti, Nirfayanti Nugraha, Fikri Nur Fajri, Muhammad Nur Intan, Nur Nur Wahida Yusuf Nurdiansah, Doni Nurfauziah Kasmin nurikhsan, muh Nurlailah Nurlailah, Nurlailah Nursyahran, Nursyahran Nurul Fajri Nurul Mutmainnah, Nurul Nurwapika, Nurwapika Nurwira, Nurwira Nyoman M N Natih Okarniatif, Andi Almadani Marennu Padli, Feri Padli, Sul Paembonan, Rustam E Paramitha, Dyan Patahuddin Patahuuddin Puspandini, Mega Putri, Nurchumairah Rabihatun Adawiyah Raden, Muhammad Sahlan R Rahim, Abd Rahimah, Insaniah Rahman Rahman Rahmania, St. Rahmawati, St. Ramadani, Andi Nur Ramadani, Zuhud Ramili, Yunita Ramli, Sapriani Randan, Gracela Hera Rasul, Muh. Rasyid Ridha Rasyid Ridha, Rasyid Ridha Reskiawan, Muh Miftahul Nurul Rettang, Lidia Riang Tati, Andi Dewi Rifal, Rifal Rifal, Rifal Rifa’I, Ahmad Rifdan . Rina Noviana, Rina Riri Amandaria Rizki Ananda Rizki, Sari Rohyana Fitriani Romansyah Sahabuddin Ronaldi, Ronaldi Ropu, Muh. Homsur Homang Ros, Rosmiati Anas Rosidi, Ahyar Ruhushandy, Ichwan Erlangga Rumpa, Arham Rusdi Rusdi Rustam Effendi Paembonan, Rustam Effendi Ruzadi, Andi Syahreza Nugrawan Sahabuddin, Rohmansyah Sahrip Sahrip, Sahrip Said Kelana Asnawi Saifuddin Saifuddin Sakka, Abdul Rahma A Salata, Sri Astuti Salvador, Mateus Sari, Futri Sari, Rara Noviana Sastia, Thesa Nur Satriani, Nur Selvi Marcellia Setiamin, Asnah Siahaan, Kevin William Andri Simon I Patty sinaga, samuel juliardi Sintawati Sintawati, Sintawati Siolimbona, Abdul Ajiz Sirajuddin Saleh Siti Mariana Soares, Domingos Solissa, Welly Ervina sriwahyuni Sriwahyuni Sugeng Santoso Suhaeb, Firdaus W Suhaeb, Firdaus W. Suhelmi, Suhelmi Sukardi Sukardi Sukmawati Sukmawati Sulaiman, Sofyan SULFIANA, SULFIANA Sulmiah, Sulmiah Suparman Suparman Supatmaningsih, Tuti Surahman Surahman Suryansah SUSANTI, NOVRIANI Susy Herwaty Suyikno, Imam Suyitno, Iman Syachrir, Khumaerah Syam, A Fitria Syam, A. Fitria Syamsidah, Syamsidah Syamsu A. Kamaruddin Syarifah Aini Syukurman, Syukurman T, Riska Taeran, Imran Tahir, Ali Tamrin, Sopian Thamrin Tahir Torro, Supriadi Tuti Supatminingsih Utami Wulansari, Sri Utomo, Jepri Veithzal Rivai Zainal w Suhaeb, Firdaus Wahab, Iswandi Wahidah, Lailatul Wahyudi Gani, Andika Waluyo Waluyo Warham, Syahrul Syahrir Wibowo, Eko S Widia Yunita, Widia Yadi, Sahrul Yani, Lisa Yantahin, Muliaty YANTI, HERA Yati, Suci Yuliana Yuliana Yulisatri, Nur Adiyah Yuniar Yuniar Zalianava, Zalianava Zuhut Ramdani Zulham Apandy Harahap Zulhan A Harahap, Zulhan A Zulhan Arifin Harahap