p-Index From 2021 - 2026
23.48
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Khatulistiwa (JPPK) Jurnal Kreatif Tadulako Online Journal on Mathematics Education (JME) Jurnal Al Bayan: Jurnal Jurusan Pendidikan Bahasa Arab AL-Daulah Jurnal Diskursus Islam CEMARA Inspiratif Pendidikan Jurnal Adabiyah AKSIOMA: Jurnal Program Studi Pendidikan Matematika PREMISE: Journal of English Education and Applied Linguistics Journal of Degraded and Mining Lands Management Jurnal Teknologi Informasi dan Ilmu Komputer Berkala Ilmu Kesehatan Kulit dan Kelamin Jurnal Al-Qadau: Peradilan dan Hukum Keluarga Islam PALITA: Journal of Social - Religion Research Al Ishlah Jurnal Pendidikan Journal Of English Language and Education Jurnal Ilmiah Universitas Batanghari Jambi PEMBELAJAR: Jurnal Ilmu Pendidikan, Keguruan, dan Pembelajaran Abdimas Talenta : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat SAMARAH: Jurnal Hukum Keluarga dan Hukum Islam Al-Mashlahah: Jurnal Hukum Islam dan Pranata Sosial Biblio Couns : Jurnal Kajian Konseling dan Pendidikan Jurnal Ilmiah Al-Syir'ah Al-'Adl Syifa' MEDIKA: Jurnal Kedokteran dan Kesehatan JCES (Journal of Character Education Society) JURNAL PERTANIAN PRESISI (JOURNAL OF PRECISION AGRICULTURE) Jurnal Pendidikan Kebutuhan Khusus Jurnal Neraca: Jurnal Pendidikan dan Ilmu Ekonomi Akuntansi PROSIDING SEMINAR NASIONAL PROGRAM PASCASARJANA Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Al-Hikmah ABDIMAS SILIWANGI JURNAL PENDIDIKAN TAMBUSAI Lex Librum: Jurnal Ilmu Hukum JURNAL NUSANTARA APLIKASI MANAJEMEN BISNIS JOURNAL V-TECH (VISION TECHNOLOGY) Al-Maslahah AGROVITAL : Jurnal Ilmu Pertanian Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran (JRPP) NUKHBATUL 'ULUM : Jurnal Bidang Kajian Islam Al-Adalah: Jurnal Hukum dan Politik Islam Jurnal Kedokteran: Media Informasi Ilmu Kedokteran dan Kesehatan NURSING UPDATE JURNAL ILMIAH ILMU KEPERAWATAN Jurnal Vokasi Journal of Islam and Science PREPOTIF : Jurnal Kesehatan Masyarakat Jurnal Civic Hukum Jurnal Abdi: Media Pengabdian Kepada Masyarakat Journal of Telenursing (JOTING) BUSTANUL FUQAHA: Jurnal Bidang Hukum Islam Kuriositas: Media Komunikasi Sosial dan Keagamaan JURMA : Jurnal Program Mahasiswa Kreatif English Teaching and Linguistics Journal (ETLiJ) Siyasatuna Jurnal Ilmiyah Mahasiswa Siyasah Syariyyah Al-Syakhshiyyah : Jurnal Hukum Keluarga Islam dan Kemanusiaan Idealis : Indonesia Journal Information System Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara Disiplin : Majalah Civitas Akademika Sekolah Tinggi Ilmu Hukum sumpah Pemuda Ainara Journal (Jurnal Penelitian dan PKM Bidang Ilmu Pendidikan) Shar-E: Jurnal Kajian Ekonomi Hukum Syariah Elastisitas Jurnal Ekonomi Pembangunan El-kahfi : Journal of Islamic economics Jurnal Teknologi dan Sistem Tertanam SANGAJI: Jurnal Pemikiran Syariah dan Hukum Cendekia Medika : Jurnal Stikes Al-Ma`arif Baturaja Jurnal Andi Djemma I Jurnal Pendidikan Jurnal Alwatzikhoebillah : Kajian Islam, Pendidikan, Ekonomi, Humaniora International Journal of Business, Law, and Education Devotion: Journal of Research and Community Service JSAP : Journal Syariah and Accounting Public EDUTECH : Jurnal Inovasi Pendidikan Berbantuan Teknologi Jurnal Sains dan Teknologi Pertanian Jurnal Pengabdian Masyarakat (ABDIRA) Anjoro : International Journal of Agriculture and Business Indo-MathEdu Intellectuals Journal Journal Computer Science and Informatic Systems : J-Cosys Abdimas Langkanae Shautuna: Jurnal Ilmiah Mahasiswa Perbandingan Mazhab Jurnal Teknologi J-ESA (Jurnal Ekonomi Syariah) Pappasang Pendikdas: Jurnal Pendidikan Dasar Al-Mizan: Jurnal Kajian Hukum dan Ekonomi Hunafa: Jurnal Studia Islamika Al-MIKRAJ: Jurnal studi Islam dan Humaniora Jurnal EBONI Bhakti Nagori (Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat) Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat Journal of Innovation Research and Knowledge Jurnal Al-Kharaj: Studi Ekonomi Syariah, Muamalah, dan Hukum Ekonomi Jurnal Bina Komputer Journal of Comprehensive Science Jurnal El-Thawalib Journal of Indonesian Sharia Economics Gadjah Mada Journal of Professional Psychology (GamaJPP) MASALIQ: Jurnal Pendidikan dan Sains Home Ec Al-Istinbath: Jurnal Hukum Islam Mamangan Social Science Journal Tahqiqa: Jurnal Pemikiran Hukum Islam Journal Research of Social Science, Economics, and Management JURNAL FIRNAS Jurnal Masyarakat Madani Indonesia Electronic Journal of Education, Social Economics and Technology Madani: Multidisciplinary Scientific Journal Al-Rasikh : Jurnal Hukum Islam Seminar Nasional Hasil Penelitian LP2M UNM Al-fiqh : Journal of Islamic Studies Cendikia: Jurnal Pendidikan dan Pengajaran Jurnal Ilmiah Falsafah Bagimu Negeri : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Aksioreligia : Jurnal Studi Keislaman Jurnal Kajian Islam dan Sosial Keagamaan Anayasa Jurnal Garasi Buku dan Obrolan Keilmuan Law Journal International Journal of Islamic Studies Economics Studies and Banking Journal Jalsah: The Journal of Al-quran and As-sunnah Studies AKSIOMA : Jurnal Sains Ekonomi dan Edukasi JISH (Jurnal Ilmu Syariah dan Hukum) Jurnal Ilmiah Nusantara Journal of Mujaddid Nusantara Global: Jurnal Ilmiah Multidisiplin Journal of Family Law and Islamic Court Jurnal MediaTIK International Journal of Education, Vocational and Social Science Jurnal Sains dan Kesehatan Abdurrauf Law and Sharia INOVASI: Jurnal Ekonomi, Keuangan, dan Manajemen Pinisi Journal Pendidikan Guru Sekolah Dasar Journal of Nafaqah Jurnal Pendidikan Refleksi POSITA Jurnal Cendekia Ilmiah Ulil Albab PESHUM Bilancia : Jurnal Studi Ilmu Syariah dan Hukum Journal of Green Engineering for Sustainability Jurnal Ar-Risalah Jurnal El-Thawalib Jurnal Sistem Informasi (JASISFO) JPBD (Jurnal Penelitian Busana dan Desain) Jurnal Sipil Sains Terapan Lex Librum : Jurnal Ilmu Hukum Disiplin : Majalah Civitas Akademika Sekolah Tinggi Ilmu Hukum sumpah Pemuda Scripta Economica: Journal of Economics, Management, and Accounting Makkah: Journal Of Islamic Studies Wasīlah: Journal Of Sharia Sciences
Claim Missing Document
Check
Articles

Maslahah Najmuddin Al-Thufi: A Framework for Fintech Benefit Realization in Indonesia Hasan, Nugraha; Abubakar, Achmad; Haddade, Hasyim; Kurniati, Kurniati; Nurjannah, Nurjannah; Sabbar, Sabbar Dahham
Jurnal Ilmiah Al-Syir'ah Vol 22, No 1 (2024)
Publisher : IAIN Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30984/jis.v22i1.2100

Abstract

This study explores the concept of maslahah, according to Najmuddin Al-Thufi, as a realization of fintech development in Indonesia. Najmuddin Al-Thufi developed a theory of maslahah that emphasizes flexibility and adaptability to dynamic socio-economic contexts. This study integrates the theory with the development of fintech in Indonesia. This descriptive and qualitative research provides a more comprehensive picture of the concept of maslahah at-Thufi and the phenomenon of fintech in detail and in-depth and using a phenomenological approach. Data sources come from secondary data from books and relevant and reliable journals related to the discussion of Maslahah Najmuddin at-Thufi and fintech. The results showed that applying Najmuddin al-Thufi's maslahah concept to the development of fintech in Indonesia can be implemented for effective regulation and support the growth of fintech in an inclusive, safe, and equitable manner. The maslahah principle, which focuses on the public good, can deal with challenges such as consumer protection, data security, financial inclusion, and business ethics. By applying this principle, regulations can be more adaptive and responsive to technological dynamics, ensuring that the real benefits to society are always prioritized in every regulatory decision.
Produk Hukum Islam di Indonesia Aplikasi Hukum Islam Terhadap Pencegahan Pernikahan Dini di Polewali Mandar Farham, Rahmat; Kurniati, Kurniati; Fatmawati, Fatmawati
Jurnal Garasi Buku dan Obrolan Keilmuan Vol. 2 No. 2 (2024)
Publisher : Insanulhaq Cidadungu Foundation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62475/sibook.v2i2.23

Abstract

Penelitian ini membahas tentang pernikahan dini dalam telaah produk hukum Islam. Maraknya pernikahan dini yang terjadi di Indonesia khususnya di Polewali Mandar berdampak besar terhadap kemajuan suatu daerah. Beberapa dampak yang ditimbulkan seperti terhambatnya pertumbuhan anak, angka perceraian, kemiskinan ekstrem, kurang berkembangnya manusia. Maka suguhan dalam artikel ini mencoba mengupas tentang peran Undang-Undang Perkawinan terhadap angka pernikahan dini. Kajian teks hukum dalam pandangan Islam dan teori hermeneutika hukum digunakan sebagai landasan teori, upaya merekonstruksi hukum yang sesuai dengan sosial budaya dalam masyarakat. Isu-isu yang bersifat darurat hendaknya membangun kolaborasi dalam menangani pernikahan dini khususnya dengan para hakim dan pembuat undang-undang.
PERLINDUNGAN HUKUM TERHADAP KURIR PRIBADI YANG KEHILANGAN BARANG DALAM MENJALANKAN TUGASNYA (STUDI KASUS DI PT. KURIR PRIBADI PALEMBANG) kurniati, kurniati
Disiplin : Majalah Civitas Akademika Sekolah Tinggi Ilmu Hukum sumpah Pemuda Vol. 27 No. 2 (2021): Mei
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Hukum Sumpah Pemuda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46839/disiplin.v27i2.72

Abstract

Abstrak Pengiriman Barang adalah sebuah upaya yang dilaksanakan baik secara perorangan maupun bersama-sama untuk memberikan pelayanan jasa berupa pengiriman barang, baik antar kota, antar pulau dan antar negara.Adapun permasalahannya adalah bagaimanakah perlindungan hukum terhadap kurir pribadi yang kehilangan barang dalam menjalankan tugasnya di lapangan serta bagaimanakah tanggung jawab kurir pribadi terhadap kehilangan barang. Dengan menggunakan metodologi yuridis empiris yaitu suatu prosedur penelitian dengan menggunakan data-data lapangan sebagai sumber data utama seperti hasil wawancara dan observasi. Simpulan, perlindungan hukum terhadap kurir pribadi yang kehilangan barang dalam menjalankan tugasnya di lapangan, pihak perusahaan memberikan fasilitas pendampingan hukum jika ada suatu permasalahan yang timbul terhadap kurir. Akan tetapi tidak adanya aturan yang seragam dari pemerintah memunculkan ketidakadilan ataupun ketidakpastian terhadap kurir. Tanggung jawab seorang kurir pribadi adalah kurir bertanggung jawab terhadap paket barang yang akan diantar, dimulai dijemput oleh kurir penjemputan dari penjual maupun diantar ke pembeli. Rekomendasi dari penulis adalah sebaiknya pemerintah harus membuat regulasi tentang kemitraan kurir sehingga perlu adanya penyeragaman aturan dari pemerintah untuk menjamin perlindungan bagi semua pihak, khususnya pihak kurir, karena belum diatur dalam undang-undang yang berlaku di Indonesia. Dan juga sebaiknya kurir lebih berhati-hati dalam menjalankan tugasnya dilapangan. Kata Kunci : Barang, Kurir, Perlindungan Hukum. Abstract Delivery of goods is an effort carried out both individually and jointly to provide services in the form of shipping goods, both between cities, between islands and between countries.The problem is how is the legal protection for private couriers who lose goods in carrying out their duties in the field and what is the responsibility of private couriers for lost good. By using empirical juridical methodology, which is a research procedure using field data as the main data source such as the results of interviews and observations.In conclusion, legal protection for private couriers who lose goods in carrying out their duties in the field, the company provides legal assistance facilities if there is a problem that arises with the courier. However, the absence of uniform rules from the government creates injustice or uncertainty for couriers. The responsibility of a personal courier is that the courier is responsible for the package of goods to be delivered, starting from being picked up by the pickup courier from the seller or delivered to the buyer.The recommendation from the author is that the government should make regulations regarding courier partnerships so that there is a need for uniform rules from the government to ensure protection for all parties, especially the couriers, because it has not been regulated in the applicable laws in Indonesia. And also couriers should be more careful in carrying out their duties in the field.
PERMOHONAN PENUNDAAN KEWAJIBAN PEMBAYARAN UTANG UNTUK MENGHINDARI KEPAILITAN MENURUT UNDANG-UNDANG NOMOR 37 TAHUN 2004 TENTANG KEPAILITAN DAN PENUNDAAN KEWAJIBAN PEMBAYARAN UTANG kurniati, kurniati
Disiplin : Majalah Civitas Akademika Sekolah Tinggi Ilmu Hukum sumpah Pemuda Vol. 27 No. 4 (2021): Desember
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Hukum Sumpah Pemuda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46839/disiplin.v27i4.73

Abstract

Abstrak Penundaan Kewajiban Pembayaran Utang di Indonesia diatur dalam Undang-undang Nomor 37 Tahun 2004 tentang Kepailitan dan PKPU sebagaimana diatur dalam Bab III yang terdiri dari dua bagian, yakni : Bagian Kesatu tentang Kewajiban Pembayaran Utang dan Akibatnya (Pasal 222-Pasal 264) dan Bagian Kedua : tentang Perdamaian (Pasal 265-Pasal 294). Yang menjadi permasalahan dalam skripsi ini adalah. Bagaimanakah prosedur permohonan penundaan kewajiban pembayaran utang untuk menghindari kepailitan menurut Undang-undang Nomor 37 Tahun 2004 tentang Kepailitan dan Penundaan Kewajiban Pembayaran Utang. Apa akibat hukum penundaan kewajiban pembayaran utang menurut Undang-undang Nomor 37 Tahun 2004 tentang Kepailitan dan Penundaan Kewajiban Pembayaran Utang. Prosedur Penundaan Kewajiban Pembayaran Utang diajukan oleh debitur yang tidak dapat melanjutkan membayar utang-utangnya yang jatuh tempo dan dapat ditagih, Tetapi dalam ketentuan baru tentang kepailitan dan PKPU, yang dapat mengajukan permohonan PKPU tidak hanya debitur saja melainkan kreditur juga dapat mengajukan permohonan PKPU dengan maksud untuk mengajukan rencana perdamaian yang meliputi tawaran pembayaran sebagian atau seluruh utang kepada kreditur. Akibat Hukum Penundaan Kewajiban Pembayaran Utang terhadap debitur pada proses penundaan kewajiban pembayaran utang berlangsung debitur tanpa diberi kewenangan oleh pengurus, tidak dapat melakukan tindakan pengurusan atau memindahkan hak atas sesuatu bagian hartanya, terhadap utang-utang debitur selama proses penundaan kewajiban pembayaran utang sedang berlangsung, debitur tidak boleh dipaksa untuk membayar utang-utangnya, hal ini sebagaimana di atur dalam Pasal 242 jo Pasal 245 Undang-undang Nomor 37 tahun 2004 tentang Kepailitan dan PKPU, semua tindakan eksekusi yang telah dimulai guna mendapatkan pelunasan utang harus ditangguhkan, dan terhadap perjanjian timbal balik Berdasarkan ketentuan Pasal 249 Undang-undang Nomor 37 Tahun 2004 tentang Kepailitan dan PKPU apabila pada saat putusan PKPU ditetapkan terhadap perjanjian timbal balik yang belum atau baru sebagian dipenuhi, maka pihak dengan siapa debitur mengadakan perjanjian dapat minta pada pengurus untuk memberikan kepastian mengenai kelanjutan pelaksanaan perjanjian yang bersangkutan dalam jangka waktu yang disepakati oleh pengurus dan pihak tersebut. Kata kunci : Kepailitan dan Penundaan Kewajiban Pembayaran Utang, Debitur, Kreditur Abstract The suspension of this debt payment obligation in Indonesia is regulated in Law Number 37 of 2004 concerning Bankruptcy and PKPU as regulated in Chapter III which consists of two parts, namely: Part One concerning the obligation to pay debts and their consequences (Article 222-Article 264) and Second Part: on Peace (Article 265-Article 294).The problems in this script are. What is the procedure for requesting suspension of debt payment obligations to avoid bankruptcy according to Law Number 37 of 2004 concerning Bankruptcy and Suspension of Debt Payment Obligations. What are the legal consequences of postponing the obligation to pay debts according to Law Number 37 of 2004 concerning Bankruptcy and Suspension of Obligations for Payment of Debts.The results obtained are the. Procedure for Postponing Debt Payment Obligations submitted by debtors who cannot continue to pay their debts that are due and collectible, but in the new provisions concerning bankruptcy and PKPU, those who can apply for PKPU are not only debtors but creditors can also submit a PKPU application with a view to submitting a reconciliation plan which includes an offer to pay part or all of the debt to creditors. Legal consequences of Suspension of Debt Payment Obligations to debtors in the process of delaying debt payment obligations take place the debtor without being authorized by the management, cannot take management actions or transfer rights to a part of his property, against debtors' debts during the process of delaying debt payment obligations in progress, the debtor should not be forced to pay their debts, this is as regulated in Article 242 in conjunction with Article 245 of Law Number 37 of 2004 concerning Bankruptcy and PKPU, all execution actions that have been initiated to obtain debt repayment must be suspended, and against reciprocal agreements Based on the provisions of Article 249 of Law Number 37 of 2004 concerning Bankruptcy and PKPU, if at the time the PKPU decision is made on a reciprocal agreement that has not been or has only been partially fulfilled, then the party with whom the debtor entered into an agreement may ask the management to provide certainty regarding the agreement. regarding the continuation of the implementation of the agreement in question within the period agreed upon by the management and the party.
PENEGAKAN HUKUM TERHADAP PELAKU TINDAK PIDANA PELECEHAN SEKSUAL MELALUI MEDIA SOSIAL DALAM PASAL 27 AYAT 1 UU ITE NOMOR 19 TAHUN 2016 Kurniati, Kurniati
Disiplin : Majalah Civitas Akademika Sekolah Tinggi Ilmu Hukum sumpah Pemuda Vol. 28 No. 2 (2022): Juni
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Hukum Sumpah Pemuda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46839/disiplin.v28i2.75

Abstract

Saat ini, kejahatan sedang meningkat dan salah satunya adalah pelecehan verbal di media sosial. Pelecehan dengan cara verbal bisa terjadi secara langsung, seperti bersiul, berteriak, dan melontarkan kata-kata cacian. Dengan kemajuan teknologi, tindakan cabul berupa tulisan/mengetik, seksualitas, dan sarkasme di media sosial (chat, direct message, dan komentar) sudah menjadi hal yang lumrah. Tentu saja guncangan ini sama dengan pengejaran langsung. Pelecehan verbal di media sosial merupakan aktivitas ilegal yang melanggar pasal 27 ayat 1 UU ITE yang tidak menjelaskan secara spesifik jenis pelecehan. Meski KUHP memuat ketentuan mengenai tindak pidana kejahatan, namun belum terdefinisi dengan baik karena kata pelecehan tidak disebutkan dalam KUHP. Kurangnya pendidikan gender adalah penyebab utama pelecehan, dan rata-rata, korban tidak mengetahui bahwa perempuan sedang dianiaya atau sedang melakukan bunuh diri. Saat ini, terdapat banyak undang-undang yang baik di Indonesia, seperti KUHP dan UU ITE, yang dapat menuntut pelaku bunuh diri verbal untuk bertanggung jawab secara pidana, meskipun hal tersebut jauh dari sempurna. untuk menandatangani Hal ini dapat dilakukan dengan memberikan kerangka hukum terhadap tindakan bunuh diri dan memasukkannya ke dalam kategori kekerasan.
TELAAH NORMATIF PENERAPAN PERATURAN PENYELESAIAN SENGKETA KEPEMILIKAN SERTIFIKAT HAK ATAS TANAH TUMPANG TINDIH (OVERLAPPING) DI KABUPATEN BANYUASIN Kurniati, Kurniati
Disiplin : Majalah Civitas Akademika Sekolah Tinggi Ilmu Hukum sumpah Pemuda Vol. 29 No. 1 (2023): Maret
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Hukum Sumpah Pemuda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46839/disiplin.v29i1.97

Abstract

Abstrak Tanah memiliki nilai yang dapat memberikan manfaat kepada manusia baik secara ekonomi, sosial dan politik. Bagi masyarakat Indonesia yang agraris,tanah adalah media utama untuk mencari sumber kehidupan. Begitu pentingnya tanah bagi kehidupan manusia sehingga setiap orang akan selalu berusaha memilikinya dan menguasainya. Melaksanakan Catur tertib pertanahan baik di tingkat Kelurahan/Desa,sampai di Kantor Pertanahan Kab/Kota. Catur tertib pertanahan tersebut adalah tertib hukum, tertib administrasi, tertib penggunaan tanah dan tertib pemeliharaan dan lingkungan hidup; Meningkatkan pengawasan terhadap petugas ukur dari BPN oleh atasannya. Pada aspek hukum hendaknya mengedepankan musyawarah dan mufakat dalam penyelesaiansengketa hak atas tanah tumpang tindih (Overlapping). Badan pertanahan nasional sebagai pelaksana administrasi pertanahan dalam melaksanakan tugas dan fungsinya harus lebih meningkatkan ketelitian, kecermatan dan akurasi dengan didukung oleh data peta yang kuat. Sebaiknya Badan Pertanahan nasional deberikan kewenangan dalam melakukan uji materil terhadap permohonan penerbitan suatu hak agar sertifikat ganda (overlapping) ini tidak terjadi lagi. Selain itu juga jangan membiarkan tanah yang terbit sertifikatnya dibiarkan kosong, ada baiknya tanah tersebut di manfaatkan supaya kepastian hukum terhadap tanah tersebut lebih terjamin. Kata Kunci : Sengketa, Sertifikat, Tanah Abstract Land has a value that can provide benefits to humans both economically, socially and politically. For Indonesian people who are agrarian, land is the main medium for finding a source of life. So important is land for human life that everyone will always try to own it and control it. Carry out orderly land tenure both at the Kelurahan/Village level, up to the District/City Land Office. The rules for land use are orderly law, orderly administration, orderly use of land and orderly maintenance of the environment; Increase supervision of measuring officers from BPN by their superiors. In the legal aspect, deliberation and consensus should be prioritized in resolving disputes over overlapping land rights. The National Land Agency, as the executor of land administration, in carrying out its duties and functions, must further increase its thoroughness, precision and accuracy, supported by strong map data. It is better if the National Land Agency is given the authority to carry out a judicial review of an application for the issuance of a right so that this overlapping certificate does not happen again. Apart from that, don't let the land for which the certificate has been issued be left empty, it is better if the land is utilized so that legal certainty for the land is guaranteed. Keywords: Dispute, Certificate, Land
Dialektika Tradisi dan Tafsir: Kritik Daud Ismail terhadap Tradisi Bugis dalam Tafsir Al-Munir Rif'ah, Azka Fazaka; Abubakar, Achmad; Mahfudz, Muhsin; Kurniati, Kurniati
Jalsah : The Journal of Al-quran and As-sunnah Studies Vol. 3 No. 1 (2023): April
Publisher : LPPM IIQ An Nur Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37252/jqs.v3i1.401

Abstract

Subyektivitas penafsir tidak melulu menjadi faktor utama dibalik sikap penafsir terhadap tradisi. Sentralisasi subyektivitas penafsir dalam merespons tradisi mengakibatkan pengabaian peran rujukan tafsir sebagai elemen penting atas sikap yang diberikan. Dengan demikian, penelitian ini bertujuan untuk menunjukkan konstruksi kritik terhadap tradisi yang dilakukan oleh Daud Ismail dalam Tafsir al-Munir yang berangkat dari argumen bahwa tafsir klasik yang dijadikan rujukan memiliki posisi yang sangat penting atas sikap apresiatif dan resistensi yang dihadirkan penafsir terhadap tradisi. Untuk mencapai tujuan tersebut, studi ini menggunakan metode kualitatif dengan teori intertekstualitas. Studi di atas menunjukkan bahwa bentuk tradisi yang dikritik oleh Daud Ismail dalam Tafsir al-Munir merupakan bentuk kesyirikan, yaitu paham animisme dan dinamisme yang mengakar di masyarakat Bugis. Dalam mengkritik tradisi kadangkala Ismail memberikan penekanan pada aspek kecaman dan kadang juga menekankan pada aspek konsekuensi dari tradisi tersebut. Aksentuasi yang berbeda diberikan Ismail disebabkan keterpengaruhannya terhadap AGH Muhammad As’ad yang memahami ayat-ayat akidah secara literalis. Dalam menerapkan metode yang digunakan oleh Muhammad As’ad di atas, Ismail menggunakan tafsir klasik sebagai dasar atas pemaknaan ayat secara harfiah.
Pemikiran Al-Mawardi; Kritik Terhadap Konsep Politik Nicollo Machiavelli Aqilah M, Raihanna; Nurhikma, Nurhikma; Kurniati, Kurniati
Madani: Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol 2, No 6 (2024): Madani, Vol 2, No. 6 2024
Publisher : Penerbit Yayasan Daarul Huda Kruengmane

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5281/zenodo.12680344

Abstract

Latar belakang penelitian ini adalah perbedaan mendasar antara dua tokoh dalam hal etika, moralitas, dan tujuan politik. Machiavelli dikenal dengan pragmatisme dan amoralitas dalam strategi politiknya, sementara Al-Mawardi menekankan pentingnya integritas moral dan prinsip-prinsip agama dalam pemerintahan. Penelitian ini bertujuan untuk mengkritisi konsep politik Niccolò Machiavelli melalui pemikiran Al-Mawardi. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan studi literatur dan analisis isi. Sumber data mencakup karya utama kedua tokoh serta literatur sekunder yang relevan. Teknik analisis data melibatkan analisis isi untuk mengidentifikasi tema-tema utama dalam karya-karya mereka serta metode komparatif untuk membandingkan pemikiran politik keduanya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemikiran Al-Mawardi memberikan kritik tajam terhadap pragmatisme Machiavelli, menekankan pentingnya etika dan moralitas dalam politik yang dapat menjadi panduan bagi para pemimpin kontemporer dalam mencapai keadilan dan kesejahteraan masyarakat. 
Etika Politik Islam Nabi Muhammad Periode Madinah dalam Konteks Perpolitikan Indonesia Zaifullah, Muh.; Syahrul, Syahrul; Kurniati, Kurniati
Al-fiqh Vol. 2 No. 2 (2024): Al-fiqh : Journal of Islamic Studies
Publisher : CV Global Research Publication

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59996/al-fiqh.v2i2.553

Abstract

Penelitian ini dilakukan dengan latar belakang pentingnya internalisasi nilai-nilai etika politik Islam dalam menghadapi kekacauan politik Indonesia pasca Pemilu 2024, yang diharapkan dapat menciptakan aktivitas politik yang adil, bersih, dan sopan serta menjaga persatuan dan keharmonisan bangsa. Tujuan dari penelitian ini adalah mengeksplorasi nilai-nilai etika politik Nabi Muhammad SAW pada periode Madinah dan relevansinya dalam konteks politik nasional Indonesia. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif-deskriptif dengan pendekatan sejarah, yang mengintegrasikan kajian Al-Qur’an dan sains humaniora, menggunakan teknik pengumpulan data kepustakaan dan analisis data dengan model content analysis serta hermeneutik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai-nilai etika politik Nabi Muhammad SAW, seperti Ukhuwah Islamiah, persatuan, musyawarah, at-Ta’awun, dan keadilan, relevan dalam menciptakan kehidupan politik yang demokratis dan sehat di Indonesia.
Malulo Tradition in the Wedding Ceremony of Tolaki People in North Kolaka Perspective of Urf Febrianti, Febrianti; Abubakar, Achmad; Abdul Syatar; Kurniati, Kurniati; Syarif, Muhammad Fazlurrahman
Journal of Mujaddid Nusantara Vol. 1 No. 3 (2024): Journal of Mujaddid Nusantara September, 2024
Publisher : Institute of Education and Social Research

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62568/jomn.v1i3.155

Abstract

Malulo, a traditional dance of the Tolaki people, is integral to various religious and social activities such as harvests, weddings, and aqiqah. This research explores the cultural significance of the Malulo dance in Kecamatan Lambai, Kabupaten Kolaka Utara, and examines its alignment with Islamic values, particularly regarding interactions between men and women. The study addresses whether the physical contact in the dance contradicts Islamic teachings and offers solutions to preserve the tradition while adhering to religious principles. Using a qualitative approach, interviews with religious leaders, cultural practitioners, and community members were conducted, alongside an analysis of Islamic legal perspectives on urf (customs). The findings show that while Malulo fosters community cohesion and has deep cultural roots, the practice of hand-holding between non-mahram men and women is seen as inconsistent with Islamic teachings. The research suggests modifications, such as separating men and women during the dance, to preserve the tradition without violating religious values. The study's originality lies in its attempt to reconcile a local cultural tradition with Islamic jurisprudence, offering a balanced solution that respects both heritage and religious principles. This approach highlights the broader importance of harmonizing cultural practices with religious norms, particularly in multi-ethnic and multi-religious societies, and could serve as a model for resolving similar conflicts elsewhere.
Co-Authors A Qadir Gassing A. Qadir Gassing A.A. Ketut Agung Cahyawan W Abd Rahman R ABD. Karim Faiz Abd. Qadir Gassing Abdillah Mustari Abdul Halim Talli Abdul Latif Abdul Rauf Muhammad Amin Abdul Roni Angkat Abdul Wahid Haddade Abu, Asiani Abubakar, Achmad Achmad Agus Priyono Achmad Musyahid Idrus Addinul Ikhsan Adi Pranoto, Gusti Affandi, Ahmad Zulkifli Afsar, Muhammad Ali Ahmad Ahmad Ahmad Arief Ahmad Fauzan Ahmad Jailani, Ahmad Ahmad Syafii Ahmad Very Ahmadi, M.Airil Ainatasya, Nabila Aisyah, St. Akil, Ahmad Kamal Alamsyah, Tahwin Alauddin Alauddin, Alauddin Alghifari, Muh Alim, Nurmaranti Alimuddin, Harwis Alisa, Nur Alkomah, Siti Almawardi, Almawardi Amalia, Reni Amin, Putri Aprilyana Idi Amir, Rudianto Andi Anugrah Tegar Pratama Andi Khaerun Niza Andi Mustaqfirah Aminuddin Andini, Chery Andrian Kaifan Anugrah, Abdi Apriliani, Nova Aprinda, Ririn Aprinda Aqilah M, Raihanna Arianto, Reski Arie Wahyudi Arif Rahman Arisyanti, Arisyanti Armiani, Trizaurah As'ad, Muslahuddin Asep Ahmad Sopandi Ashabul Kahfi, Ashabul Asjur, Asti Vebriyanti Asni Asni Assyahrah, Andi Mutmainnah Astuti, Elsa author Rahmatika Kayyis Awaliah Musgamy Ayanah, Mirdina Ayu Saputri Bahar Azifah, Suhriah Azis Gaffar Azis, Azizah Azis, Muhammad Israwan Azizal, Muhammad Saldi Bakence, Luthfi Bakhtiar Bakhtiar Balya, Muhammad Basalamah, Muhammad Ridwan Basalamah, Salim Basirun, Adan Basri, Saifullah Beni Irawan Besse Qur'ani Bramantyo, Hasto Budiarti Budiarti, Budiarti Budiawan, Mahfudin Bungakasih, Yeyen Burhanuddin Burhanuddin Cahyani, Rara Ayu Diah Chairil Zaman Chairunnisa, Adelia Dahlia Nauly Dahnial Dahri, Wulan Darliana, Darliana Darwis, Sulhah Diswandi Djufri, Andi Takdir Dwithia Chan Yo Putri Edi Santosa Eka Syahriani Eka, Eka ELFARISNA ELFARISNA Erlina Rahmayuni, Erlina Ervina Ervina Ervina, Vina Faisal Abdullah Fajri, Ahmad Khairul Fandi, Fandi Farham, Rahmat fatimah Fatimah Fatmawati Fatmawati Fatta, Muh. Irsyad Faujiah, Zaitun Fauziana, Ana Febrianti Febrianti Feni Shintarika Firayanti, Yuni Firda, Andi Firmansya, Muhammad Ainul Rohman Fitri Wulandari Fitri, Trias Laelatul Fitriana Fitriana G. Gunawan Gani, Fauzi A. Gunawan Gunawan Gusrizal Gusrizal Gustina Gustina Hading, Sitti Aisyah Haerani Haerani Hafsan Halim, Arief Hamdan Hamdan Hamid, Muhammad Achyar Hamidah Suryani Hamsah Hasan, Hamsah Hamzah Hasan Hanarisanty, Lina Hannani Haq, Aisyah Maulidatul Hari Wijaya HARNITA HARNITA Hasan, Nugraha Hasbi Hasim, Hasanuddin Hasmar, Muh. Imam Hasmar, Wahyu Nuraini Hasyim Haddade Herdhata Agusta Herlinda Kusmiati Herman, Welly Hermeilia Megawati HERNIWATI HERNIWATI, HERNIWATI Heru Bagus Pulunggono hidayat stang, Rahmat Hidayat, Azhar Himawan Sutanto, Himawan Ihsan, Mifta Khaerati Ilahi, Nila Hapsari Rachmat Ilahi, Wiwik Kurnia Illahi, Wiwik Kurnia Indri Ariyanti Indriyani MS, Eka Irmayanti Irmayanti, Irmayanti Irmayanti, Irmayanti Iskandar Iskandar Ismi, Nur Izmi Burhanuddin Janeta, Paola Jaya, Nur Amanda Jozua Sabandar Jusman Mansyur Jusmin, Taslim Juwanda, Juwanda Kafrawi, Try Sa’adurrahman HM. Kamelia, Meli Karmawati Karmawati Karnia, Urmila karunia, Erick Kasjim Salenda Khairunnisa, Andi Khirani, Lisa Rihana Kurnia Ningsih Kusuma, Anggi La Ode Ismail Ahmad, La Ode Ismail Laode Muh Asdiq Hamsin Ramadan Laranisa, Sri Laura, Riska Islamia Limin, Atfritedy Linda Oktaviana, Linda Lomba Sultan Luthfiyah, Anik M, Raihanna Aqilah M. Barkah Salim M. Fikrar Saputra M. Yogi Riyantama Isjoni M. Yulianto Listiawan Magfirah, Adinda Cahya MAHARANI, AISYAH Maharani, Beniqna Mahardhika, Tubagus Mahfudah, Rifkatul Mahfudz, Muhsin Maida, A. Nur Makmur Makmur MARIA BINTANG Marilang Martunis - Maryam Maryam Masagus Zahidal Hakim Mastar Asran Masyhuri Masyhuri Mega Fatimah Rosana Megavitri, Rissa Misbahuddin Amin Misbahuddin Misbahuddin Misbahul Munir MISWAR MISWAR Miswar, Khairul Muammar Bakry Mubarak Mubarak Muh Faturrahman Muh. Yunan Putra Muhammad Afif Al Husen Muhammad Ali Rusdi Bedong Muhammad Fatur Rahman Muhammad Hanafi Muhammad Ilham Muhammad Jumaidi Pamalingan Muhammad Nur Hidayat Muhammad Nurung Muhammad Rusydi Muhammad Saleh Ridwan Mukhtasyam Zuchrullah Muliani Muliani, Muliani Mulki, Zul Mumtahana, Nur Munadi Munadi Munardy, Munardy Musdar, Tamzil Azizi Mustafa, Zulhas'ari Mustafa, Zulhas’ari Mustaufiq, Mustaufiq Musyfika Ilyas Musyfikah Ilyas Muzili, Sukron N. Nazaruddin Nasrah Hasmiati Attas Nasution, Rivara Syara Ningsih, Astria Nita Novita Novita Eka Tristiana, Novita Eka Nur Abidah Idrus, Nur Abidah Nur Wahyuni Nuranisa, Nuranisa Nurdalia Bate Nurfaizah Nurfaizah, Nurfaizah Nurhasanah Nurhasanah Nurhijrah, Nurhijrah Nurhikma, Nurhikma Nurhilaly, Maulida Nuriaman, Nuraiman Nurjannah Nurjannah Nurkholis Ali Ridho Nursanti, Irna Nurul Fitriah, Nurul nurul khotimah Nurul Pratiwi Nurul Safitri NURUL WAHYUNI Nurwalidainismawati Nurwalidainismawati Nyoto Suseno Pai'pinan, Sulfianti Irma Palupi, Rini Patawari, Andi Yusri Patimah Patimah Pitria, Pitria Pranoto, Gusti Adi Pratama, Audi Purnomohadi, Ricky Puspita Putri, Kartika Putra, Randy Mahardhika Putri Andriani Putri Zaidhatul, Fania Putri, Dewi Zulianti Putri, Eka Diniarti Putri, Kartika Puspita Putry, Willy Ade Qadir Gassing Qonita, Adhissa Qorina, Ulfa R, Abd Rahman R, Abd. Rahman Rachmat Ilahi, Nila Hapsari Rahmadani, Rini Rahman R, Abd. Rahman Syamsuddin Rahman, Azis Rahmat, Fajar Rahmawati, Indah Desi Rahmawati, Rahmawati Rahmayun, Erlina Rahmi, Nurlaili Rahul Sabillilah Rain, Titik Jauhar Firdha Ramadan, Hamsin Ramadani, Ishma Ramadhan, Putri Ramadona, Lola Rasdiyanah, Andi Rasyid, Rustam Efendy Razak, M. Akmal Rega Priandanagari Gevisa Ridwan Malik Ridwan, Mir'atul Mar'ah Rif'ah, Azka Fazaka Risky Rinaldi Lasepe Rismah, Rismah Rohmad Widodo Rohman Firmansya, Muhammad Ainul Rosmalah Rosmalah, Rosmalah RR. Ella Evrita Hestiandari Rudin, Syafaat Rusada, Menni S, Samsidar Sabbar, Sabbar Dahham Sabri Samin Safira Rahma Widya Safitri, Aninda Faradila Sakhi, Dwi Fa’yi Arya Sakinah Fitri, Sakinah Salam, Alda Amadiarti Salim, Cici Syafiqah Huriah Salsabila, Qorri ‘Ainan Santi, Elvira Sanusi, Nur Taufiq Sapriliani, Tia Saputra, Bima Saputra, M. Fikrar Saputro, Syaifullah Sari, Diah Novita Sauki, Ghulam Ali Seha, Seha Sejati, Muhammad Imam Setya, Wahyu Setyawan, Miftah Arif Shafira Shafira, Shafira Sholehuddin, Muhammad Afif Sinaga, Paulian Bernandus Sirajuddin Sirajuddin Siswahyudianto Siswoyo Siswoyo Siti Asiyah Siti Halidjah Siti Helmyati Siti Mardiyati Siti Maryam Siti Rohayati Slamet Widodo Sri Mulyati SRI RAHAYU Sri Sudono Saliro Sri Wilarso Budi Srikandi Srikandi ST., MT, Syaifuddin Din Subehan Khalik Subli, Mohamad Sudarto Sudarto Sukmadewi, Ratna Sukmawidari, Ria Sulaiman Sulaiman Sulhadri, Yusvita Sulkifli, Muh. Saldi Azizal Adiyat Supardi, Nurjannah Supardin Supriyanto Supriyanto Sutikno Sutikno Sy, Vinna Ramadhany Syahid, Akhmad Syahrial, Putri Devrina Syahrul Syahrul Syaifuddin Syaifuddin Syam, Sri Wahyuni Syamsidah, Syamsidah Syamsu Syamsu Syarif, Muhammad Fazlurrahman Syarifah Keumala Intan Syatar, Abdul Syawal, Rahmat Tarmizi Tarmizi Tarmizi Tatang Herman, Tatang Tazkiyah, Livia Nurul Thalib, Hifni Syauqi Tunnajah, Nidauzzakiyya Ulfa, Nadia Utomo, Mohamad Nur Veny Usviany Wahyuni, Kharisma Rizqiah Wanda, Aldyto Pramys Wawan Krismanto Wela, Andi Widya Fatimah Wesprimawati, Irma Widianti, Anyta Wong, Mettadewi Wulandari, Mona Yakfi, Choirul Yaya S. Kusumah Yokhebed Yokhebed Yulia Yulia Yulianti, Rameyza Elya Yunita Septriana Anwar Yusniyanti, Erna Zahid Irfani Zaifullah, Muh. Zainal Abidin Arief Zhuha, Farah Zulkifli Zulkifli Zulmiyetri Zulmiyetri