p-Index From 2021 - 2026
25.084
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Jurnal Ekonomi dan Pendidikan ISTORIA Jurnal Pembangunan Wilayah dan Kota Sosiohumaniora Pattingalloang : Jurnal Pemikiran Pendidikan dan Penelitian Kesejarahan Penggunaan Media Sains Flipbook dalam Pembelajaran IPA di Sekolah Dasar Potensia Mozaik Humaniora Tamaddun: Jurnal Kebudayaan dan Sastra Islam JINOP (Jurnal Inovasi Pembelajaran) Jurnal Inovasi Pendidikan IPA AGASTYA: JURNAL SEJARAH DAN PEMBELAJARANNYA Jurnal Candrasangkala Pendidikan Sejarah Jurnal Sejarah Citra Lekha LOKABASA Edukasi: Jurnal Pendidikan dan Pengajaran Local Wisdom : Jurnal Ilmiah Kajian Kearifan Lokal KALPATARU: Jurnal Sejarah dan Pembelajaran Sejarah Jurnal Penelitian Karet Tumbuh Kembang Journal of Indonesian History Al Ishlah Jurnal Pendidikan Sosial Horizon: Jurnal Pendidikan Sosial English and Literature Journal Jurnal Pendidikan Sejarah Jurnal Pendidikan Dasar Satya Widya Jurnal Penelitian Pendidikan IPA (JPPIPA) Syntax Literate: Jurnal Ilmiah Indonesia Jurnal SOLMA Jurnal PIPSI: Jurnal Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial Indonesia Pendas : Jurnah Ilmiah Pendidikan Dasar Jurnal Ilmiah POTENSIA Historis : Jurnal Kajian, Penelitian dan Pengembangan Pendidikan Sejarah Tarbawi: Jurnal Keilmuan Manajemen Pendidikan IHiS (Indonesian Historical Studies) Anuva: Jurnal Kajian Budaya, Perpustakaan, dan Informasi Journal of Education and Instruction (JOEAI) SCHOLASTICA JOURNAL : JURNAL PENDIDIKAN SEKOLAH DASAR DAN PENDIDIKAN DASAR Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat AT-TA`DIB Jurnal Ilmiah Pendidikan dan Pembelajaran Journal of Educational Research and Evaluation Journal of Education Technology Jurnal Ilmiah Pendidikan Profesi Guru Jurnal EDUTECH Undiksha Journal on Education Dialogia: Jurnal Studi Islam dan Sosial Jurnal Seni Tari Sukma: Jurnal Pendidikan Fajar Historia: Jurnal Ilmu Sejarah dan Pendidikan DIDAKTIKA : Jurnal Kependidikan Diakronika Santhet: (Jurnal Sejarah, Pendidikan Dan Humaniora) PROGRES PENDIDIKAN Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Jurnal Pengabdian Masyarakat Khatulistiwa Historia Madania: Jurnal Ilmu Sejarah Jurnal Tarbiyatuna : Kajian Pendidikan Islam Budapest International Research and Critics Institute-Journal (BIRCI-Journal): Humanities and Social Sciences Studies in Learning and Teaching Al-Muaddib : Jurnal Kajian Ilmu Kependidikan Didaktika: Jurnal Kependidikan Keraton: Journal of History Education and Culture Jurnal PTI (Jurnal Pendidikan Teknologi Informasi) Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Indonesia (JPPI) Journal of English Language and Education SCIENCE : Jurnal Inovasi Pendidikan Matematika dan IPA SOCIAL : Jurnal Inovasi Pendidikan IPS Journal for Lesson and Learning Studies STRATEGY : Jurnal Inovasi Strategi dan Model Pembelajaran Afeksi: Jurnal Penelitian dan Evaluasi Pendidikan Al-Hanif: Jurnal Pendidikan Anak dan Parenting Lani: Jurnal Kajian Ilmu Sejarah dan Budaya Jurnal Kependidikan Unram Journal of Community Service (UJCS) AKM: Aksi Kepada Masyarakat Jurnal Panjar: Pengabdian Bidang Pembelajaran J-KIP (Jurnal Keguruan dan Ilmu Pendidikan) Indonesian Journal of Innovation Studies Tanjak: Jurnal Sejarah dan Peradaban Islam Sosio-Didaktika: Social Science Education Journal Lentera: Jurnal Ilmiah Kependidikan Jurnal Dunia Pendidikan Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora Journal of Mathematics Instruction, Social Research and Opinion Journal of Educational Sciences Jurnal Pendidikan Transformatif Journal of Innovation and Research in Primary Education Cendekia: Jurnal Ilmu Sosial, Bahasa dan Pendidikan Bakti Nusa Linggau Jurnal Pengabdian Masyarakat Jurnal Pelayanan dan Pengabdian Masyarakat Indonesia J-ABDIPAMAS (Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat) Jurnal Ilmiah Ilmu Pengetahuan Sosial Indonesia (JIIPSI) JS (Jurnal Sekolah) Juris Humanity: Jurnal Riset dan Kajian Hukum Hak Asasi Manusia APPA : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat JUPARITA: Jurnal Pariwisata Tawangmangu Semantik : Jurnal Riset Ilmu Pendidikan, Bahasa dan Budaya Jurnal of Information Technology and Society (JITS) Banda Historia: Jurnal Pendidikan Sejarah dan Studi Budaya Danadyaksa Historica MERDEKA: Jurnal Ilmiah Multidisiplin Edukasi Elita : Jurnal Inovasi Pendidikan ARIMA : Jurnal Sosial Dan Humaniora Cahaya: Journal of Research on Science Education Aliansi: Jurnal Hukum, Pendidikan dan Sosial Humaniora Sosial : Jurnal Ilmiah Pendidikan IPS Wissen: Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora Adidaya : Jurnal Aplikasi Pendidikan dan Sosial Budaya Blaze: Jurnal Bahasa dan Sastra dalam Pendidikan Linguistik dan Pengembangan IPSSJ Raudhah Proud To Be Professionals: Jurnal Tarbiyah Islamiyah Akademika Jurnal Teknologi Pendidikan Jurnal Kewirausahan dan Multi Talenta (JKMT) Jurnal Kopendik Jurnal Cendekia Ilmiah PESHUM Jurnal Nagur Jurnal Pendidikan Progresif Jurnal Penelitian Pendidikan Jurnal Sejarah dan Budaya Floresiensis Journal : Jurnal Pendidikan Sejarah Jejak digital: Jurnal Ilmiah Multidisiplin Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora Educational Journal Edumaspul: Jurnal Pendidikan Forum for Social and Humanities Studies Jurnal Riset Sosial Humaniora dan Pendidikan Criksetra: Jurnal Pendidikan Sejarah INDONESIAN JOURNAL OF SOCIAL SCIENCE EDUCATION (IJSSE)
Claim Missing Document
Check
Articles

Asesmen Digital: Solusi Inovatif untuk Evaluasi Pembelajaran yang Lebih Efesien Wati, Vivi Widia; Aulan, Aulan; Ariyando, Dapid; Syarifuddin, Syarifuddin; Oktapiani, Rani
Jejak digital: Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 2 No. 2 (2026): MARET 2026
Publisher : INDO PUBLISHING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63822/77syph64

Abstract

Perkembangan teknologi informasi dan komunikasi telah mendorong transformasi sistem evaluasi pembelajaran melalui penerapan asesmen digital sebagai bentuk penilaian berbasis teknologi. Artikel ini bertujuan untuk menganalisis konsep, implementasi, serta tantangan dan dampak asesmen digital terhadap kualitas pembelajaran. Asesmen digital dipahami sebagai proses evaluasi yang memanfaatkan perangkat dan platform daring untuk meningkatkan efisiensi, akurasi, serta pengelolaan data hasil belajar. Dibandingkan dengan asesmen konvensional, asesmen digital menawarkan keunggulan berupa efisiensi waktu, otomatisasi penilaian, kemudahan analisis data, serta pemberian umpan balik yang cepat dan akurat. Implementasinya di sekolah dan perguruan tinggi dilakukan melalui berbagai Learning Management System (LMS), Google Form, dan aplikasi evaluasi berbasis teknologi lainnya dengan strategi yang disesuaikan pada capaian pembelajaran. Meskipun demikian, penerapannya masih menghadapi tantangan seperti keterbatasan infrastruktur, rendahnya literasi digital, serta isu keamanan data. Secara keseluruhan, apabila diterapkan secara terencana dan didukung kesiapan sumber daya, asesmen digital berpotensi meningkatkan objektivitas, transparansi, dan kualitas pembelajaran berbasis data.  
Model Pembelajaran Sejarah Berbasis Teknologi Sebagai Inovasi Peningkatan Minat Belajar Siswa di Sekolah Menengah Atas Hidayatullah, Muhammad Bagas; Fadhilah, Fadhilah; Syarfira, Syarfira; Syarifuddin, Syarifuddin; Oktapiani, Rani
Jejak digital: Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 2 No. 2 (2026): MARET 2026
Publisher : INDO PUBLISHING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63822/2t6kpz18

Abstract

Pembelajaran sejarah di Sekolah Menengah Atas sering kali dipersepsikan sebagai pembelajaran yang membosankan karena dominasi metode konvensional yang berpusat pada guru dan menekankan hafalan fakta. Kondisi ini berdampak pada rendahnya minat dan keterlibatan peserta didik dalam proses pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan model pembelajaran sejarah berbasis teknologi sebagai inovasi dalam meningkatkan minat belajar siswa. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus. Subjek penelitian terdiri atas satu orang guru sejarah dan peserta didik kelas XI di salah satu Sekolah Menengah Atas yang telah menerapkan pembelajaran berbasis teknologi. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model Problem-Based Learning (PBL), Project-Based Learning (PjBL), dan Blended Learning yang terintegrasi dengan media digital dan audio-visual mampu meningkatkan partisipasi aktif, motivasi belajar, serta kemampuan berpikir kritis siswa. Pemanfaatan teknologi menjadikan pembelajaran lebih interaktif, kontekstual, dan relevan dengan kehidupan peserta didik. Oleh karena itu, pembelajaran sejarah berbasis teknologi dapat menjadi strategi yang efektif untuk meningkatkan kualitas dan daya tarik pembelajaran sejarah di era digital.
Transformasi Media Pembelajaran Inovatif sebagai Strategi Meningkatkan Kualitas Pendidikan di Era Digital Chardinal. DV; Sustia Ningsih; Rosa Yunita Sihombing; Syarifuddin; Rani Oktapiani
MERDEKA : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 3 No. 3 (2026): Februari
Publisher : PT PUBLIKASI INSPIRASI INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/merdeka.v3i3.7125

Abstract

Transformasi media pembelajaran di era digital belum sepenuhnya diikuti perubahan paradigma pedagogis sehingga implementasinya sering bersifat instrumental dan belum berdampak optimal terhadap kualitas pendidikan. Penelitian ini bertujuan menganalisis secara komprehensif transformasi media pembelajaran inovatif sebagai strategi peningkatan mutu pendidikan, mengidentifikasi kesenjangan antara kebijakan dan praktik, serta merumuskan strategi sistemik implementasinya. Metode yang digunakan adalah studi literatur melalui penelaahan sistematis terhadap jurnal ilmiah dan sumber akademik lima tahun terakhir yang relevan dengan digitalisasi pendidikan dan kompetensi abad ke-21. Hasil kajian menunjukkan bahwa integrasi Learning Management System (LMS), media interaktif, serta model blended learning dan project-based learning berkontribusi signifikan terhadap peningkatan motivasi, keterlibatan, personalisasi belajar, dan capaian kompetensi berpikir kritis, kreativitas, kolaborasi, serta komunikasi. Namun, tantangan berupa kesenjangan infrastruktur, rendahnya literasi digital guru, distraksi teknologi, dan ketidaksinkronan kebijakan evaluasi masih menjadi hambatan utama. Disimpulkan bahwa transformasi media pembelajaran inovatif efektif meningkatkan kualitas pendidikan apabila diintegrasikan secara pedagogis, didukung kebijakan adaptif, dan dilaksanakan secara sistemik. Implikasinya menuntut penguatan kompetensi guru, reformulasi evaluasi autentik, serta pembangunan ekosistem pendidikan digital yang inklusif dan berkelanjutan.
Analysis of Pancasila Students Profile Media Needs for History Learning at Senior High School Number 1 in Indralaya Umi Wulandari; Syarifuddin; Umi Chotimah; Sri Sumarni; Hermi Yanzi
Criksetra: Jurnal Pendidikan Sejarah Vol. 13 No. 2 (2024)
Publisher : Sriwijaya University in collaboration with  Perkumpulan Program Studi Pendidikan Sejarah Se-Indonesia (P3SI) dan Masyarakat Sejarawan Indonesia (MSI). 

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36706/jc.v13i2.15

Abstract

Abstract:  In writing this article, the aim is to present the results of a needs analysis related to the use of media containing the profile character of Pancasila students by distributing questionnaires and interviews directly to the research location. This research was conducted at Senior High School Number 1 in 1 Indralaya using descriptive qualitative research methods. The data obtained in this research is in the form of qualitative data with analysis of the data obtained before being compiled into descriptive data for use in writing. Data collection techniques use questionnaires distributed to students and interviews conducted with educators. The research results obtained show that in the learning process students are more interested in learning that uses internet technology. The use of the internet in the history learning process has not been widely implemented in every school. In applying the dimensions of the Pancasila student profile, the internet can be an alternative by producing various media. This media can be used in the learning process through interesting history lessons. The media produced is in the form of posters, videos and historical dominoes. Abstrak: Dalam kepenulisan artikel ini memiliki tujuan untuk mengemukakan mengenai hasil dari analisis kebutuhan terkait penggunaan media bermuatan karakter profil pelajar Pancasila dengan penyebaran angket dan wawancara langsung ke lokasi penelitian. Penelitian ini dilakukan di SMA Negeri 1 Indralaya dengan menggunakan metode penelitian deskriptif kualitatif. Data yang diperoleh dalam penelitian ini berbentuk data kualitatif dengan dilakukan analisis terhadap data yang diperoleh sebelum disusun menjadi data deskriptif untuk digunakan dalam tulisan. Teknik pengumpulan data menggunakan angket yang dibagikan kepada peserta didik dan wawancara dilakukan bersama pendidik. Hasil penelitian yang diperoleh menunjukkan bahwa dalam proses pembelajaran  peserta didik lebih tertarik dengan pembelajaran yang menggunakan teknologi internet. Penggunaan internet dalam proses pembelajaran sejarah belum banyak diterapkan dalam setiap sekolah. Dalam penerapan dimensi profil pelajar Pancasila, internet dapat menjadi salah satu alternatif dengan menghasilkan berbagai media. Media tersebut bisa digunakan dalam proses pembelajaran melalui pembelajaran sejarah yang dibuat secara menarik. Media yang dihasilkan berupa poster, video dan domino sejarah.
Implementation of Kurikulum Merdeka for Learning History Subjects for Students of State Vocational High School Number 2 In Kayuagung Tomy Wijaya; Andika; Syarifuddin
Criksetra: Jurnal Pendidikan Sejarah Vol. 14 No. 1 (2025)
Publisher : Sriwijaya University in collaboration with  Perkumpulan Program Studi Pendidikan Sejarah Se-Indonesia (P3SI) dan Masyarakat Sejarawan Indonesia (MSI). 

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36706/jc.v14i1.20

Abstract

Curriculum reform is an important part of Indonesia's education development efforts. In this regard, there have been many changes in the Indonesian education system, including improvements in curriculum, teaching methods, use of infrastructure, and the quality of teachers as educators. The Ministry of Education, Culture, Research, and Technology in 2022 has issued a policy that has given students freedom to hone their abilities in the Merdeka Curriculum. The implementation of the Merdeka Curriculum at State Vocational High School Number 2 in Kayuagung is new and requires an implementation process because it is difficult for teachers to find time for effective teaching and learning. This research emphasizes natural sources of information, uses snowball data collection, and uses triangulation to obtain information. Informative research is directional/qualitative, which is more general in nature. The concept of Merdeka curriculum for history subjects at State Vocational High School Number 2 in Kayuagung is directed learning planning, mastery of skills, efficient use of time, and creativity. The aim is to create an environment and openness through debate between teachers and students, and to improve students' abilities. The curriculum also emphasizes ethical behavior, soft and hard skills, and scientific understanding. It promotes freedom to learn, demands creativity from educators, and encourages independence, creativity and flexibility.
The Existence Of Kampung Pempek 26 Ilir, Palembang South Sumatra 1993-2010 Destri Ramadhani; Popy Ariska; Syarifuddin; Supriyanto
Criksetra: Jurnal Pendidikan Sejarah Vol. 11 No. 2 (2022)
Publisher : Sriwijaya University in collaboration with  Perkumpulan Program Studi Pendidikan Sejarah Se-Indonesia (P3SI) dan Masyarakat Sejarawan Indonesia (MSI). 

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36706/jc.v11i2.97

Abstract

Pempek is a typical Palembang food that has existed since the time of the Sriwijaya Kingdom which is known as kelesan. There is also a Pempek culinary center in Palembang, precisely in Pempek 26 Ilir Village. The subject of this research is the development of Kampung Pempek 26 Ilir Palembang (1993-2010). This paper aims to describe the development of Kampung Pempek 26 Ilir Palembang (1993-2020). The method used to answer this problem is a qualitative research method. The results showed that since 1993 there have been traders who sell pempek in Kampung Pempek 26 Ilir but still few. Over time, more and more people were producing pempek, and in 2005, pempek sellers in the village of Pempek 26 Ilir, Palembang became increasingly crowded and were considered to have sold whole pempek. However, Pempek 26 Ilir Village has not been established as a culinary village, precisely in 2010 Pempek 26 Ilir Village officially became the center of the Pempek Palembang culinary trade. This study uses a qualitative research method with a descriptive approach using four methods, namely observation, interviews, literature study and documentation.
The Existence of Al-Awwabien Assembly in Practicing Ratib Al-Haddad Rituals in Palembang City 1985-2008 Nabilah Julaika Putri; Muhammad Ilmi Luthfi; Syarifuddin; Supriyanto
Criksetra: Jurnal Pendidikan Sejarah Vol. 11 No. 1 (2022)
Publisher : Sriwijaya University in collaboration with  Perkumpulan Program Studi Pendidikan Sejarah Se-Indonesia (P3SI) dan Masyarakat Sejarawan Indonesia (MSI). 

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36706/jc.v11i1.119

Abstract

This research is described in three main issues of problem formulation, namely; (1). Al-Awwabien Assembly as the organization that spreads Ratib al-Haddad in Palembang City; (2). Characteristics brought by the Al-Awwabien Assembly in the reading of Ratib al-Haddad in Palembang City; (3). Looking for the influence of Ratib al-Haddad on the al-Awwabien congregation in the city of Palembang. The purpose of this research is to explore practicing Ratib Al-Haddad in Al-Awwabien Assembly. This study uses historical methode. Based on data interviews with three informants, namely Habib Ali Karor al-Haddad, Ustadz Abul Hasan Assyadzili and Ustadz Ilyas. The results of this study, as is known, the dhikr of Ratib Al-Haddad is generally practiced by people of Hadramaut Arab descent. After the al-Awwabien assembly founded by KH. Ali Umar Thoyyib in 1985 taught the dhikr of Ratib al-Haddad to the public, slowly became a popular practice outside the Arab descent environment. The type of Ratib al-Haddad reading taught by the al-Awwabien assembly is slightly different from that practiced by the general public, namely the addition of other dhikr. The Al-Awwabien Assembly was very influential on the people of Palembang so that they became more religious.
Inovasi Pembelajaran Sejarah dalam Kurikulum Merdeka Tantangan dan Peluang Bagi Guru Sejarah: Innovation in History Learning in the Independent Curriculum: Challenges and Opportunities for History Teachers Febriyanti, Intan; Pratama, M. Daffa; Fillah, Shabrina; Syarifuddin , Syarifuddin; Oktapiani, Rani
Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora Vol. 2 No. 1 (2026): JANUARI-MARET
Publisher : Indo Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63822/evnj5p84

Abstract

TThe Independent Curriculum provides teachers with greater opportunities to create unique, creative, and student-focused learning experiences. In the context of history learning, innovation is crucial for attracting students' interest in learning and enhancing critical thinking skills in the digital age. The purpose of this article is to examine innovations in history teaching under the Independent Curriculum and to identify the oppo rtunities and challenges educators face when implementing it. This study employed a literature review method by evaluating various scientific sources, including national journals related to history teaching, teaching strategies, and the implementation of the Independent Curriculum. Data analysis was conducted using descriptive qualitative methods, grouping the results based on central themes. The research findings indicate that innovations in history teaching can be implemented through various technology-based models and strategies, such as technology-based learning (TEL), which can strengthen student engagement and understanding of historical material. However, the implementation of these innovations still faces various challenges, such as a lack of digital skills among teachers, minimal training, and a lack of supporting facilities in educational institutions. Therefore, developing teacher competencies and providing support from educational institutions are crucial for realizing innovative, contextual history learning that is aligned with the needs of 21st-century education.
Integrasi Teknologi Deep Learning untuk Transformasi Kemampuan berpikir Kritis Siswa di Era Digital Gerasela, Gerasela; Akbar, Muhammad Al-Aziz; Olivia Br Tarigan, Yuri; Syarifuddin, Syarifuddin; Oktapiani, Rani
Jejak digital: Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 2 No. 2 (2026): MARET 2026
Publisher : INDO PUBLISHING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63822/v0hvwn67

Abstract

Transformasi digital memicu paradoks informasi berupa information overload dan fenomena echo chamber yang mengancam objektivitas kognitif siswa. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana integrasi teknologi Deep Learning dapat mentransformasi kemampuan berpikir kritis siswa sebagai bagian dari Higher Order Thinking Skills (HOTS) di era digital. Metode yang digunakan adalah studi literatur dengan mengumpulkan serta menganalisis data dari artikel jurnal dan buku elektronik yang relevan dengan kecerdasan buatan serta pedagogi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa integrasi Deep Learning melalui model Blended Learning 2.0 dan Project-Based Learning mampu menggeser peran guru menjadi desainer pengalaman belajar yang memfasilitasi diskusi reflektif. Penggunaan sistem kecerdasan buatan adaptif dan literasi algoritma membantu siswa mengevaluasi bias informasi serta memvalidasi data secara kritis. Simpulan penelitian menegaskan bahwa kolaborasi human-in-the-loop antara guru dan teknologi sangat krusial untuk membangun karakter digital yang bertanggung jawab.    
Strategi Pembelajaran Sejarah Untuk Mengembangkan Kesadaran Sejarah Peserta Didik di Era Kontamporer Ariyanti, Anggita Novi; Anggraini, Fanisa Putri; Ansyah, M. Andre; Syarifuddin, Syarifuddin; Oktapiani, Rani
Jejak digital: Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 2 No. 2 (2026): MARET 2026
Publisher : INDO PUBLISHING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63822/dxk8bg26

Abstract

Artikel ini bertujuan menganalisis strategi pembelajaran sejarah untuk mengembangkan kesadaran sejarah peserta didik di era kontemporer. Perkembangan teknologi dan dinamika sosial menuntut pembelajaran sejarah tidak lagi berorientasi pada hafalan fakta, tetapi pada pemahaman kritis dan reflektif mengenai hubungan masa lalu, masa kini, dan masa depan. Artikel ini membahas tiga strategi utama. Pertama, pemanfaatan digital storytelling dan arsip digital yang mendorong peserta didik menyusun narasi sejarah secara aktif melalui analisis berbagai sumber digital. Kedua, pendekatan isu kontroversial yang dikaitkan dengan konteks masa kini untuk menumbuhkan relevansi, empati, dan kemampuan berpikir multiperspektif melalui diskusi serta analisis sumber. Ketiga, internalisasi nilai melalui model historical empathy yang membantu peserta didik memahami peristiwa masa lalu sesuai dengan konteks zamannya sehingga terbentuk kesadaran yang reflektif dan humanis. Melalui ketiga strategi tersebut, pembelajaran sejarah diharapkan mampu membentuk peserta didik yang kritis, empatik, dan memiliki kesadaran historis dalam menghadapi tantangan kehidupan kontemporer.
Co-Authors ., Ismet @okta, SANTA A. Asmaniar Achmad Septian Meraksa Ade Lina Suryani Ade Ulansari Adeirma Adeng Adeng Aderoben, Andromeda Adhitya Rol Asmi Adhitya Rol Asmi Adhitya Rol Asmi Adhitya Rol Asmi Adilah, Siti Adinda Putri Wiryani admin jurnal Afilah Margareta Dewi Ageng Shagena Agustina, Dhanty Rahmallah Ahmad Alim Wijaya Akbar, Aziz Akbar, Muhammad Al-Aziz Aksan, Hamdi Al Hafiz Rasya Ramadhan Alauwiyah, Fatimah Aldi Aldi Alfiandra Alfiandra Alian Alian Alian Alian Alian Alian Sair Alian Sair Alian, Alian Alif Bachtiar Pamulaan Alif Bahtiar Pamulaan Amalia, Tita Amelia Andika Andika, Windi Dwi Anggita Novi Ariyanti Anggraini, Fanisa Putri Anggraini, Nyimas Nuria Hasnah Anggraini, Regita Anggun Pratiwi Anisa Iffa, Nadya Anisa suryani Anjeli, Anjeli Anriska, R Ardelia Ansyah, M. Andre Apit Fathurohman Aqilah Fakhriyati Auliya Arina Asmal Hidayah Arip Rizky Ariyando, Dapid Ariyanti, Anggita Novi Arwiyanti Arwiyanti Ashari, Turi Asmi, Adhitya Rol Asri Gita Ataza, Pradita Aulan, Aulan Aulia Maharani Aulia Maharani Aulia Novemy Dhita Aulia Novemy Dhita Aulia Novemy Dhita SBK Aulia Ramadhani Aulia Utami Putri Auliya, Aqilah Fakhriyati Ayu Fadhilah Ayu Oktavia Ayu Oktavia Ayuhazari, Sheny Aziz, Syaffrizal Azizah Harahap, Mahlaini Azizah, Imamatul Balqis Edenia Balqis Edenia, balqisedenia Bella meliyana Bestasa Ananda Bilal Bilal Bilal, Bilal Bilge, Dhaifah Khairunnisa Budiarto, Gatot Bunga Wulandari Cecil Hiltrimartin Chairunisa Mardiah Ramadhani Chardinal. DV Chardinal. DV Chaterine Nuzzahara Shakiila Choirunnisa, Imtiyaz Citra Mawar Sari Cyndy Felisya Damayanti Tarigan Dandi Dwi Prayitno Dapid Aryando Dapit Aryando Darmilus Darmilus Darmilus Darmilus, Darmilus Dea Lestari Dedi Irwanto Dedi Irwanto, Dedi Deka Susnita Deliya, Deliya Paramita Dendi Juniansyah Desi Rusmini Destri Ramadhani Desty Lylyatmi devita, Devita Septia Ningsih Dewanti, Amara Dewi Nurhaqiqi Kaloka Negari Dhaifah Khairunnisa. B Dian Hafiz Andeska Diansah, Defri Okta Didi Jaya Santri, Didi Jaya Dimas Julian Pratama Dinda Hikmawati Dirgalian Dino DV, Chardinal Dwi Mustika Dwi Widya Nandasari E. Ermanovida Eggi Martiansyah Eggi Martiyansyah Egy Gusti Hawali Eka Rita Permata Patricia Elfira Rosa Elvira Rosa, Elvira Elysia, Jennie Fredella Elza Noveliani Ema Deva Amilia Endah, Endah Sulistia Erhami, Suci Erik Rahmana Putra Ermanovida Ermanovida Erna Retna Safitri Erwin Pratama Esti Susiloningsih Evie Irawati Fadhilah Fadhilah Faigawati Fairus Sabrina Faldam, Razin Fama Gala Tea Faradita Dwi Indriani FARIDA HUSNA Farida R. Wargadalem Farida, Farida FARIDAH Farma, Febriansyah Febridho Jaya Kusuma Febriyanti, Intan Felix Revaldo Feralia Eka Putri Fernanda, Tyas Ferralia Eka Putri Fikry Kurniawan Fillah, Shabrina Fitri Novita Sari Fitri Rahmadani, Fitri Fitria Rita Laurent Fuad Abd. Rachman Fuadiyah, Mizharotul Galuh Meilyn Asriani Gerasela Gerasela Gerasela Gerasela, Gerasela Ghaisani, Annisa Halim Mursyid Halizah Rahmadani Hardiyawansyah Hardiyawansyah Hardiyawansyah Harlis Suhayat Hartanti, Sri Hartono Hartono Hartono Hartono Hartono Hartono Hartono Hartono Hasrul Haris, Mgs Hazari, Sheny Ayu Helen Susanti Herlina, Wida Hermi Yanzi Hermi Yanzi Herno Della, Rhaptyalyani Hidayatullah, Maliq Hidayatullah, Muhammad Bagas Hikmawati, Dinda Hilda Febriyani, Siti Hilda Zulkifli Hudaidah Hudaidah Hudaidah Hudaidah Ibadi, Yuma Laberty Ichlasul Amal Taufik Ifa Ghefira Ifa, IFA GHEFIRA Ihda Hilyati Ika Suryani Indah Pratiwi INDAH WULANDARI Insyirah, Safina Intan Febriyanti Intan Permatasari Intan Sari, Putri Anisa Irfan Swanto Yusni Ismet Ismet Ismet, Ismet Izzah, Izzah Jessica Amanda Aulia Joshua Ritonga Junadhan Syapa Widyaksa Junia Syafutri Kaka Picasso Destani Kamila, Wafa Kesi Anggraini Ketang Wiyono Kinanti Kurniawan, M. Rizky Kurrohman, M. Taofik Lala Eriska Lasmiyanti Lasmiyanti Lendri, Reva Lestari, Cendy Lestari, Dea Lili Santia, Anggi Lindita, Tiara Lintang Auliya Kurdiati Listen Prima Liwanda Alan Kurniawan Lu'lu ul Jannah Isnaniah Luthfi, Muhammad Ilmi M Juniyansah M Juniyansah M. Agung Kurniawan M. Andreansyah M. Danis Sumantri M. Danish Sumantri M. Danish Sumantri M. Riski Hidayatullah M. Rizky Kurniawan M. Zalva Zakira M.Rizki Hidayatullah Machdalena Vianty Madina Agustina Maharani, Okta Narita Maharani, Siti Dewi Mahlaini Azizah Harahap Mahlaini Azizah Harahap Mahsya Jauza Zanety Maria Maha Ulfa Mariyani Mariyani Marsela Arneta Masayu Laila Nadalina Maura Rizki Amelia Mazda Leva Okta Safitri Melantika, Maulidya Dwi Meldianto Meri Hartati Mgs Hasrul Haris MHD Irwan Mian Anita Mochamad Amri Santosa Mohammad Iqbal Mohammad Toni Mardiansyah Monica Anggraini Muhamamd Fadlurrohman Shubhi Muhammad Deppendra Muhammad Deppendra Muhammad Farhan Agusta Muhammad Ilmi Luthfi Muhammad Ilmi Luthfi Muhammad Imam Fajri Al Baroqi Muhammad Irham Fhadillah Muhammad Reza Arviansyah Muhammad Reza Pahlevi Muhammad Reza Pahlevi MUKHLISIN NATA HUDIN Mukhlisin Nata Hudin Murtiani Putri, Tri Artika Mutia Sugestilani Nabila Julaikha Putri Nabila Septiana Nabila Septiana Nabilah Julaika Putri Nabilah Julaika Putri Nadya Anisa Iffa Nadya Putri Utami Nanda, Shelia Narita Maharani, Okta Na’illa Haniyaah, Latifah Ni Veronnica Nia Paramitha Nike Aryanti Niswatun Hasibah Nopa, Putri Gasa Noveliani, Elza Novi Yanti Nur Hofifah Indah Sari Nurhasan Nurhasan Nurhasan, Nurhasan Nurhidayanti Nurhidayanti Nuril Shalifah nurria, shifa Oktafiana, Insyira'ah Oktaviani, Ria Resti Oktoberiansyah OKTOBERIANSYAH, OKTOBERIANSYAH Olivia Br Tarigan, Yuri Pahlawan, Ridho PAHLEVI, M. REZA Pahmi Kurniawan Pahmi Kurniawan Pamulaan, Alif Bahtiar Pangestu, Ragil Paraswita Pepi Lestari Popy Ariska Pradita Ataza Pratama, M Yoga Pratama, M. Bimo Putra Pratama, M. Daffa Pratama, Muhammad Bimo Putra Pratama, Muhammad Daffa Puja, Puja Damayanti Putra Pratama, Muhammad Bimo Putri Anisa Intan Sari Putri Anisa Intan Sari Putri Ramadhana Putri, Khovivah Ananda Putrisyah, Nadya Questy Alqurnia Ragil Pangestu Raharjo, Makmun RAHMA DIYAH WERYANI Rahmah Dini Pratiwi Rahmawati, Nadia Rahmi Susanti Rakha Agusti Amanullah Ramadhani, Aurelia Calista Ramadhani, Fadhilla Elok Ramadhani, Indah Rani Mega Putri Rani Oktapiani Rani Oktapiani Resda Novalino Ramadhan Putra Retna Mahriani Retno Wahyu Lestari REZA PAHLEVI Reza, Muhammad Reza Pahlevi Rhaptyalyani Herno Della, Rhaptyalyani Herno Rianda, Imam Lazio Rillo Abyudaya Rimadia Rimadia, Rimadia Rina Apriana Risa Marta Yati Risma Rosa Karunia Riswan Jaenudin Riswan Jaenudin Rita Inderawati Ritonga, Joshua Riyanto Riyanto Rohani Rohani Rohma Hayati Putri Ronadia Ronadia Ronaldo, Muhammad Farhan Ropani, Yeyen Rosa Yunita Sihombing Rosa, Evira Rudi Hermawan Sabariani, Ranti Safina Desfianti Safina Insyirah Safira Oktaviani SAFITRI, SANI Sagita, Yessy Ade Saigantha, Akbar Iwayan Sair, Alian Sakinah Sakinah Sakinah Sakinah Salwa Al Farras, Sabitah Sani Safitri Sani Safitri Sani Safitri Sani Safitri Sani Safitri Sani Safittri Santi Oktarina Saputra, Randa Sarah Widya Astuti Sari, Selvi Eka Sari, Waliyyu Friska Sari, Yeni Permata Sehati, Indah Ratu Selvi Eka Sari Selvita Sari, Dwi Putri Selvita Sari Seplianti, Angelina Septiansi, Ira Seruni, Seruni Shelia Nanda Shifa Nurria Siska Arie Hanika Siti Dewi Maharani Siti Nurbaya Siti Swasti Eka D Siti Swasti Eka Dewie Sofiia Muntazza Somakim, Somakim Sri Murwani Sri Murwani sri puji astuti Sri Sumarni Sri Sumarni Sri Umi Lestari Sri Umi Lestari Sri Yosimayasari Suhendro Suhendro Suhendro sumantri, danis Sumiyati Sumiyati Supriyanto Supriyanto Supriyanto Supriyanto Supriyanto Supriyanto Supriyanto Supriyanto Supriyanto Suratmi Suratmi Suratmi Suratmi, Suratmi Susan Trinoviorar Susanti, LR. Retno Susidah Ernawati Susidah Ernawati Susidah Ernawati Susnita, Deka Sustia Ningsih Swanto Yusni, Irfan Syaffrizal Aziz Syafitri, Riska Syafruddin Yusuf Syahrul Hidayat Syarfira Syarfira, Syarfira Tamara Dwi Putri Tia Lestari Tia Lestari, Tia Tomy Wijaya Tri Sari Yanti Tri Yanti Sari Trinoviora, Susan Turi Ashari Turi Ashari Tyas Fernanda Tyas Fernanda Umi Chotimah Umi Wulandari Veronika, Niken Viki Yuliandari Vina Anjelina Vinky Tri Oktariani Wafa Kamila Wafa Kamila Waliyyu Friska Sari Walliyu Friska Sari Wati, Vivi Widia wenni septia Wicaksono Wijaya, Ahmad Alim Wijaya, Radit Septa Wijaya, Tomy Wilda Elia Winda Eprilia Wulandari Wulandari Wulandari, Bunga Y. Yunani Yani, Yorinza Taska Yeni Permata Sari Yudi Pratama Yuliatin yuliatin yunani yunani Yunani Yunani Yusni, Irfan Swanto Yusuf, Syafruddin Zahirah, Allyah Zaskia Zaza Yulianti Amelia Zoraya Audry Erawan Zulhaidir Zuliani Putri