Abstract The adolescent mental health crisis (anxiety, depression, academic stress) is escalating. Cognitive Behavioral Therapy (CBT), focusing on restructuring thought patterns and emotion regulation, is a primary solution. This study used a Systematic Literature Review (SLR) to analyze eight Scopus articles. Results show CBT effectively reduces anxiety and depression symptoms and improves emotion regulation. CBT's flexibility is evident in various contexts, including digital interventions (C-CBT/ICBT). This review affirms CBT as an effective, evidence-based approach to enhance adolescent mental well-being.KeywordsCognitive Behavior Therapy, Mental Health, Adolescents, Emotion Regulation, Guidance and Counseling AbstrakKrisis kesehatan mental remaja (kecemasan, depresi, stres akademik) terus meningkat. Cognitive Behavioral Therapy (CBT), yang berfokus pada restrukturisasi pola pikir dan regulasi emosi, menjadi jawaban utama. Penelitian ini menggunakan metode Systematic Literature Review (SLR) untuk menganalisis delapan artikel Scopus. Hasil menunjukkan CBT efektif menurunkan gejala kecemasan dan depresi serta meningkatkan regulasi emosi. Fleksibilitas CBT terbukti di berbagai konteks, termasuk intervensi digital (C-CBT/ICBT). Kajian ini menegaskan CBT sebagai pendekatan berbasis bukti yang efektif untuk meningkatkan kesejahteraan mental remaja.Kata KunciCognitive Behavior Therapy, Kesehatan Mental, Remaja, Regulasi Emosi, Bimbingan dan Konseling