p-Index From 2021 - 2026
18.489
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Jurnal Keteknikan Pertanian Tropis dan Biosistem Promotif: Jurnal Kesehatan Masyarakat ECEIJ (Early Childhood Education Indonesian Journal) Machine : Jurnal Teknik Mesin Pendas : Jurnah Ilmiah Pendidikan Dasar QARDHUL HASAN: MEDIA PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Jurnal Agregasi Jurnal Intake : Jurnal Penelitian Ilmu Teknik dan Terapan Jurnal Kejaora (Kesehatan Jasmani dan Olahraga) MIMBAR : Jurnal Penelitian Sosial Dan Politik Jurnal Kesehatan Budi Luhur: Jurnal Ilmu-Ilmu Kesehatan Masyarakat, Keperawatan, dan Kebidanan Jurnal Sains dan Teknologi ENTITA: Jurnal Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial dan Ilmu-Ilmu Sosial Publik: Jurnal Manajemen Sumber Daya Manusia, Administrasi dan Pelayanan Publik JIIP (Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan) Journal of Physical and Outdoor Education BERNAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Journal of Empowerment Community Edu Sportivo: Indonesian Journal of Physical Education Elastisitas Jurnal Ekonomi Pembangunan Jurnal MESIL (Mesin Elektro Sipil) Justisi : Jurnal Ilmu Hukum Jurnal Aksioma Al-Musaqoh Journal of Applied Civil Engineering and Infrastructure Technology (JACEIT) JMPO At Turots: Jurnal Pendidikan Islam Journal of Social and Policy Issues Indonesian Journal of Sport Management juremi: jurnal riset ekonomi Journal of Government Science (GovSci ) : Jurnal Ilmu Pemerintahan Jurnal Rekonstruksi dan Estetik JURNAL AKUNTANSI DAN MANAJEMEN MADANI (JAMM) Jurnal Kolaboratif Sains Seminar Nasional Hasil Riset dan Pengabdian (SNHRP) Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI) JEMSI (Jurnal Ekonomi, Manajemen, dan Akuntansi) Tsaqila Jurnal Pendidikan dan Teknologi Jurnal DIALEKTIKA : Jurnal Ilmu Sosial SinarFe7 Banco: Jurnal Manajemen dan Perbankan Syariah Jurnal Visual Ideas JKKI : Jurnal Kedokteran dan Kesehatan Indonesia Jurnal Sains Informatika Terapan (JSIT) Jurnal Masyarakat Indonesia Bandung Conference Series : Medical Science Abdi Jurnal Publikasi Public Health and Safety International Journal (PHASIJ) Journal of Synergy Landscape Kreasi: Jurnal Inovasi dan Pengabdian Kepada Masyaraka AMALA Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Ceddi Journal of Education Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Cross-border Journal of Mechanical and Manufacture Edutainment : Jurnal Ilmu Pendidikan dan Kependidikan DIKTUM: JURNAL SYARIAH DAN HUKUM Gunung Djati Conference Series Prosiding Seminar Nasional Teknologi Informasi dan Bisnis Jurnal Marital: Kajian Hukum Keluarga Islam Sighat : Jurnal Hukum Ekonomi Syariah Jurnal Ilmu Ekonomi Jurnal Mutiara Pendidikan MEDALION JOURNAL: Medical Research, Nursing, Health and Midwife Participation Jurnal Pemberdayaan Masyarakat Nusantara Warta LPM Mediator: Jurnal Komunikasi Jurnal Oportunitas : Ekonomi Pembangunan OKTAL : Jurnal Ilmu Komputer dan Sains Jurnal Kesehatan Kartika Journal of Public Health and Pharmacy Al-Zayn: Jurnal Ilmu Sosial & Hukum Surya : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Jurnal Kajian Pariwisata dan Perhotelan Jurnal Aksara Raga Jurnal Edukasi Sebelas April Oftalmologi: Jurnal Kesehatan Mata Indonesia EDUJ : English Education Journal Ophthalmologica Indonesiana Edukasi Semesta: Jurnal Ilmu Pendidikan dan Pengajaran International Journal of Basic Education Research Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Al-Amin SAMBARA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Pendidikan Olahraga dan Kesehatan Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Al-Amin Journal of Health Literacy and Qualitative Research Jurnal Riset Kualitatif dan Promosi Kesehatan Jurnal Ilmu Pemerintahan Indonesian Journal of Science and Education Edu Elektrika Journal Sadar Wisata: Jurnal Pariwisata Journal of Collaborative Industrial Management SEMINAR TEKNOLOGI MAJALENGKA (STIMA) Jurnal Pelita Pengabdian Masyarakat
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 8 Documents
Search
Journal : Bandung Conference Series : Medical Science

Hubungan Gaya Hidup dengan Benign Prostatic Hyperplasia Yusran Nur Muwafiq; Budiman; Tomy Muhamad Seno Utomo
Bandung Conference Series: Medical Science Vol. 2 No. 1 (2022): Bandung Conference Series: Medical Science
Publisher : UNISBA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/bcsms.v2i1.562

Abstract

Abstract. Lifestyle and age are risk factors for prostate gland disorders in men. Disorders of the prostate gland are influenced by lifestyle, one of which is benign prostatic hyperplasia which is a common health problem that increases with age in men and is heavily influenced by unhealthy lifestyle factors. The purpose of this Scoping Review is to determine the relationship of lifestyle risk factors with the occurrence of benign prostatic hyperplasia and to analyze what lifestyles can be a risk factor for increasing benign prostatic hyperplasia based on research articles in the Springer Link, ProQuest, Science Direct and Media Neliti databases. The research method is to collect research data last 10 years regarding the relationship lifestyle with benign prostatic hyperplasia. The results of the scoping review show that the lifestyle risk factors studied are metabolic syndrome, including being overweight, diabetes mellitus and, hypertension, then low physical activity, low fiber food intake and, cigarette consumption can increase the risk of benign prostatic hyperplasia. With this research, it is hoped that it can be a preventive action effort regarding lifestyle factors that can increase the occurrence of BPH in the elderly. Abstrak. Gaya hidup dan usia merupakan salah satu faktor risiko terjadinya gangguan kelenjar prostat pada laki-laki. Gangguan kelenjar prostat yang dipengaruhi oleh gaya hidup salah satunya yaitu benign prostatic hyperplasia yang merupakan masalah kesehatan umum yang meningkat seiring dengan bertambahnya usia pada laki-laki dan banyak dipengaruhi oleh faktor gaya hidup yang tidak sehat. Tujuan Scoping Review ini adalah untuk mengetahui hubungan faktor risiko gaya hidup dengan terjadinya benign prostatic hyperplasia serta menganalisis gaya hidup apa saja yang dapat menjadi faktor risiko meningkatnya benign prostatic hyperplasia berdasarkan artikel penelitian pada database Springer Link, ProQuest, Science Direct dan Media Neliti. Metode penelitian dilakukan dengan mengumpulkan data penelitian 10 tahun terakhir mengenai hubungan gaya hidup dengan benign prostatic hyperplasia. Hasil dari scoping review menunjukkan bahwa faktor risiko gaya hidup yang diteliti yaitu sindroma metabolik, meliputi kelebihan berat badan, diabetes mellitus dan hipertensi, kemudian aktivitas fisik yang rendah, asupan makanan yang rendah serat serta komsumsi rokok dapat meningkatkan risiko terjadinya benign prostatic hyperplasia. Dengan penelitian diharap dapat menjadi upaya tindakan preventif mengenai faktor gaya hidup yang dapat meningkatkan terjadinya BPH pada lansia.
Hubungan antara Pengetahuan dengan Perilaku dalam Pencegahan Penularan COVID-19 pada Pegawai di Salah Satu Kantor Pemerintah Daerah Kabupaten Sumedang Vania Salsabila; Nuzirwan Acang; Budiman
Bandung Conference Series: Medical Science Vol. 2 No. 1 (2022): Bandung Conference Series: Medical Science
Publisher : UNISBA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/bcsms.v2i1.657

Abstract

Abstract. Coronavirus disease 2019 (COVID-19) is still a major health problem in the world, including in Indonesia. The government continues to make various efforts to suppress the COVID-19 case. One of which is regulation in the workplace as well as that carried out by the Regional Government of Sumedang Regency. The implementation of these policies must be supported by knowledge about COVID-19 and good behavior towards COVID-19 from every employee. This study aims to determine the relationship between knowledge and behavior in preventing the transmission of COVID-19 to employees at one of the Regional Government Offices of Sumedang Regency. This study uses an analytic observational method with a quantitative approach and a cross-sectional study design. Data analysis used in the form of univariate analysis to distribute the frequency distribution of each variable and bivariate analysis to find the relationship between knowledge and behavior using Fisher's Exact Test. Data collection was carried out in August 2021 using a google form questionnaire adapted from WHO training materials that had been tested for validity and reliability to 72 employees at the Regional Financial and Asset Management Agency of Sumedang Regency. Most of the respondents had good knowledge of COVID-19, namely 52 people (72.2%) and moderate behavior towards COVID-19, namely 42 people (58.3%). This study uses a significance level of 0.05. Fisher's Exact Test showed a p-value of <0.001, meaning that there was a significant relationship between knowledge about COVID-19 and behavior towards COVID-19 among employees at the Regional Financial and Asset Management Agency of Sumedang Regency. Knowledge will affect the way a person behaves in everyday life. Knowledge of a disease can change a person's behavior in dealing with a disease. Abstrak. Coronavirus disease 2019 (COVID-19) masih menjadi masalah kesehatan utama dunia termasuk di Indonesia. Pemerintah terus melakukan berbagai upaya untuk menekan kasus COVID-19 salah satunya pengaturan di tempat kerja begitupun juga yang dilakuan Pemerintah Daerah Kabupaten Sumedang. Penerapan kebijakan tersebut harus didukung dengan pengetahuan tentang COVID-19 dan perilaku terhadap COVID-19 yang baik dari setiap pegawai. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara pengetahuan dengan perilaku dalam pencegahan penularan COVID-19 pada pegawai di salah satu kantor Pemerintah Daerah Kabupaten Sumedang. Penelitian ini menggunanakan metode observasional analitik dengan pendekatan kuantitatif dan rancangan studi cross-sectional. Analisis data yang digunakan berupa analisis univariat untuk mempresentasikan distribusi frekuensi setiap variabel serta analisis bivariat untuk mencari hubungan antara pengetahuan dengan perilaku menggunakan Fisher’s Exact Test. Pengambilan data dilakukan pada bulan Agustus 2021 dengan menggunakan kuesioner google form yang diadaptasi dari WHO training material yang sudah di uji validitas dan reliabilitas kepada 72 pegawai di Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah Kabupaten Sumedang. Sebagian besar responden memiliki pengetahuan tentang COVID-19 yang baik yaitu sebanyak 52 orang (72,2%) dan perilaku terhadap COVID-19 yang sedang yaitu sebanyak 42 orang (58,3%). Penelitian ini menggunakan tingkat signifikansi α=0,05. Fisher’s Exact Test menunjukkan nilai p sebesar <0,001, artinya terdapat hubungan yang signifikan antara pengetahuan tentang COVID-19 dengan perilaku terhadap COVID-19 pada pegawai di Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah Kabupaten Sumedang. Pengetahuan akan memengaruhi cara seseorang berperilaku dalam kehidupan sehari-hari. Pengetahuan atas suatu penyakit dapat mengubah perilaku seseorang dalam menghadapi suatu penyakit.
Perbedaan Tingkat Stres Berdasarkan PSS pada Mahasiswa Tingkat 1 dengan Tingkat 3 Tahun Ajaran 2020-2021 Fakultas Kedokteran Unisba Selama Pembelajaran di Masa Pandemi COVID-19 Fannisa Wiguna; Budiman; Rika Nilapsari
Bandung Conference Series: Medical Science Vol. 2 No. 1 (2022): Bandung Conference Series: Medical Science
Publisher : UNISBA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/bcsms.v2i1.786

Abstract

Abstract. In the learning process to become a doctor, medical students face various kinds of demands that cause stress, especially during the COVID-19 pandemic which tends to increase the perception of stress and affect the mental health of both early and final year students. This study aims to determine the difference in stress levels based on PSS-10 in level 1 students and level 3 students of the Faculty of Medicine, Islamic University of Bandung during learning during the COVID-19 pandemic. This research is quantitative, analytical observational with a cross sectional study design with research samples of students from the Faculty of Medicine, Bandung Islamic University, level 1 and level 3 for the 2020-2021 academic year. The results of this study will be analyzed statistically with the Chi-Square test. In this study, it was found that level 1 students of the Faculty of Medicine, Islamic University of Bandung in the academic year 2020-2021 the most experienced moderate levels of stress (33.5%) as well as level 3 students of the Faculty of Medicine, Islamic University of Bandung the most experienced moderate levels of stress. (29.3%) and there is a difference in the level of stress in level 1 and level 3 students. The same result was also found that the level of stress was higher in level 3 students with a P value (P = 0.01).In this study it can be concluded that level 1 and level 3 students of the Faculty of Medicine, Islamic University of Bandung for the academic year 2020-2021 experience the most moderate stress and stress level 3 students have higher stress levels than level 1 students. Abstrak. Dalam proses pembelajaran menjadi seorang dokter, mahasiswa kedokteran menghadapi berbagai macam tuntutan yang menyebabkan stres terutama pada masa pandemi COVID-19 yang cenderung meningkatkan persepsi stres dan mempengaruhi kesehatan mental baik mahasiswa tingkat awal dan tingkat akhir. Penelitian ini bertujuan mengetahui perbedaan tingkat stres berdasarkan PSS-10 pada mahasiswa tingkat 1 dan mahasiswa tingkat 3 Fakultas Kedokteran Universitas Islam Bandung selama pembelajaran di masa pandemi COVID-19.Penelitian ini bersifat kuantitatif, observasional analitik dengan rancangan studi cross sectional dengan sampel penelitian mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Islam Bandung tingkat 1 dan tingkat 3 tahun ajaran 2020—2021. Hasil dari penelitian ini akan dianalisis secara statistik dengan Chi-Square test. Pada penelitian ini didapatkan hasil bahwa mahasiswa tingkat 1 Fakultas Kedokteran Universitas Islam Bandung tahun ajaran 2020—2021 paling banyak mengalami tingkat stres sedang (33,5%) begitu pun dengan mahasiswa tingkat 3 Fakultas Kedokteran Universitas Islam Bandung paling banyak mengalami tingkat stres sedang (29,3%) dan terdapat perbedaan tingkat stres pada mahasiswa tingkat 1 dan tingkat 3.Hasil yang sama juga didapatkan bahwa tingkat stres lebih tinggi pada mahasiswa tingkat 3 dengan nilai P (P=0,01).Dalam penelitian ini dapat disimpulkan bahwa mahasiswa tingkat 1 dan tingkat 3 Fakultas Kedokteran Universitas Islam Bandung tahun ajaran 2020—2021 paling banyak mengalami stres sedang dan stres pada mahasiswa tingkat 3 tingkat stres lebih tinggi daripada mahasiswa tingkat 1.
Hubungan antara Posisi Duduk dengan Keluhan Punggung Bawah pada Mahasiswa Fakultas Kedokteran Selama Study From Home Cantiqya Puti; Budiman; Dony Septriana Rosady
Bandung Conference Series: Medical Science Vol. 2 No. 1 (2022): Bandung Conference Series: Medical Science
Publisher : UNISBA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/bcsms.v2i1.2349

Abstract

Abstract. Low back pain is one of the most common things experienced by most people, especially among teenagers to adults. One of the risk factors for low back pain is sitting position. As many as 60% of adults experience lower back pain due to sitting problems. Since the current state of the pandemic, it has been determined that learning is done online, thus requiring students to sit in front of a laptop for hours. The purpose of this study was to determine the relationship between sitting position and lower back complaints in Unisba Medical Faculty students during study from home. Methods: The research design used an analytical observational method with a quantitative approach and a cross-sectional study design. The data were obtained from the results of filling out a low back pain questionnaire and assessing the image of the sitting position from the photos sent by the respondents. Data analysis using Chi - square test with SPSS software. Results: A total of 159 samples of respondents met the inclusion criteria and exclusion criteria. The results showed that most of the students' sitting positions were not ergonomic and experienced low back pain. Chi-square analysis found that the p-value was <0.001 which indicated that there was a significant relationship between sitting position and lower back complaints. Based on the results obtained, education about an ergonomic sitting position is needed so that it can prevent complaints of low back pain. Abstrak. Nyeri punggung bawah merupakan salah satu hal yang paling sering dialami oleh kebanyakan orang terutama pada kalangan remaja hingga dewasa. Salah satu faktor resiko dari nyeri punggung bawah adalah posisi duduk. Sebanyak 60% orang kalangan dewasa mengalami nyeri punggung area bawah akibat masalah duduk. Sejak keadaan pandemic seperti saat ini telah di tetapkan bahwa pembelajaran dilakukan melalui online sehingga mengharuskan mahasiswa untuk duduk di depan laptop dalam waktu durasi yang berjam – jam lamanya. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan antara posisi duduk dengan keluhan punggung bawah pada mahasiswa Fakultas Kedokteran Unisba selama study from home. Desain penelitian ini menggunakan metode observasional analitik dengan pendekatan kuantitatif dan rancangan studi cross – sectional. Data diperoleh dari hasil pengisian kuesioner nyeri punggung bawah dan penilaian gambaran posisi duduk dari foto yang dikirimkan responden. Analisis Data menggunakan uji Chi – square dengan perangkat lunak SPSS. Total responden berjumlah 159 sampel yang sudah memenuhi kriteria inklusi dan kriteria eksklusi. Hasil penelitian menunjukan sebagian besar posisi duduk mahasiswa tidak ergonomis dan mengalami nyeri punggung bawah. Analisis Chi – square didapatkan bahwa nilai p sebesar <0,001 yang menunjukan terdapat hubungan signifikan antara posisi duduk dengan keluhan punggung bawah. berdasarkan hasil yang didapatkan diperlukan adanya edukasi mengenai posisi duduk yang ergonomis sehingga dapat mencegah keluhan nyeri punggung bawah.
Hubungan Stres Kerja dan Kepuasan Kerja dengan Tingkat Ketidakhadiran (absenteissm) pada Karyawan di Instalasi Farmasi RSUD Syamsudin SH Kota Sukabumi Fani Fitriani; Siska Nia Irasanti; Budiman
Bandung Conference Series: Medical Science Vol. 4 No. 1 (2024): Bandung Conference Series: Medical Science
Publisher : UNISBA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/bcsms.v4i1.10699

Abstract

Abstract. Workplace stress occurs when the demands and pressures of a job exceed an individual's abilities and knowledge. It becomes a problem and can be caused by factors such as the type of job, individual vulnerabilities, and poor organizational work systems. Lack of job satisfaction can also be a major trigger for workplace stress. . At RSUD Syamsudin SH, a referral hospital in the city of Sukabumi, there is a high risk of workplace stress. The number of patient visits that continues to increase every year can have serious impacts, both physically and mentally, and on organizational performance.. Therefore, there is a need for attention and actions to address workplace stress in the environment of RSUD Syamsudin SH in order to minimize its negative impacts. This study aims to determine the relationship between job stress and job satisfaction with the level of absenteeism in Pharmacy Installation Employees at Syamsudin SH Hospital. The research method used was analytic observational with cross sectional research design. Total sampling technique amounted to 97 employees. In this study, the independent variable is job stress and job satisfaction and the dependent variable is absenteeism. Data analysis using one way anova. Research on 97 employees showed that most experienced moderate levels of work stress (53.60%), moderate job satisfaction (42.30%) and the highest number of absences reached 42 days. The statistical test results showed that there was a significant relationship between work stress and absenteeism (p-value=0.000<0.05) and there was no significant relationship between job satisfaction and absenteeism (p-value=0.491>0.05). Abstrak. Stress kerja terjadi ketika tuntutan dan tekanan pekerjaan melebihi kemampuan dan pengetahuan seseorang. Ini menjadi masalah dan dapat disebabkan oleh faktor seperti jenis pekerjaan, kerentanan individu, dan sistem kerja organisasi yang buruk. Kurangnya kepuasan kerja juga dapat menjadi pemicu utama stress kerja. RSUD Syamsudin SH, rumah sakit rujukan di Kota Sukabumi risiko tinggi terhadap stress kerja dapat terjadi. Jumlah kunjungan pasien yang terus meningkat tiap tahunnya dapat menyebabkan dampak serius, baik secara fisik, mental, maupun terhadap kinerja organisasi. Oleh karena itu, perlu adanya perhatian dan tindakan untuk mengatasi stress kerja di lingkungan RSUD Syamsudin SH agar dapat meminimalkan dampak negatifnya. Penelitian ini bertujuan mengetahui hubungan stress kerja dan kepuasan kerja dengan tingkat ketidakhadiran. Metode penelitian yang digunakan yaitu observasional analitik dengan rancangan penelitian cross sectional. Teknik pengambilan sampel total sampling berjumlah 97 karyawan. Variabel bebasnya stress kerja dan kepuasan kerja dan variabel terikatnya ketidakhadiran. Analisa data menggunakan oneway anova. Penelitian terhadap 97 karyawan menunjukkan sebagian besar mengalami tingkat stress kerja sedang (53.60%), kepuasan kerja sedang (42.30%) dan jumlah ketidakhadiran terbanyak mencapai 42 hari. Hasil uji statistik diperoleh adanya hubungan yang signifikan antara stres kerja dan ketidakhadiran (p-value=0.000<0.05) dan tidak ada hubungan yang signifikan antara kepuasan kerja dan ketidakhadiran (p-value=0.491>0.05). Stres kerja berhubungan dengan ketidakhadiran dan kepuasan kerja tidak berhubungan dengan ketidakhadiran.
Stunting, Perjalanan sejak Bayi Lahir Rendah dengan Pola Pemberian Makan Salma Nur Fauziah; Titik Respati; Budiman
Bandung Conference Series: Medical Science Vol. 4 No. 1 (2024): Bandung Conference Series: Medical Science
Publisher : UNISBA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/bcsms.v4i1.10954

Abstract

Abstract. Low Birth Weight (LBW) has a stunting risk factor of 4.24 times compared to normal birth weight. Inadequate nutritional factors such as improper feeding patterns, can affect stunting. This study aimed to determine the relationship between LBW and feeding patterns with stunting in toddlers in the working area of Puskesmas Payungsari. This research method is an observational analysis with a quantitative approach. The design used is the control case. The number of respondents consisted of 51 stunted people and 51 non-stunted people. Univariate analysis to determine the picture of low birth weight and eating patterns aims to determine the characteristics of stunting toddlers based on low birth weight and feeding patterns. Furthermore, bivariate analysis was carried out using the Chi-square test. The percentage of LBW history is more found in stunted toddlers (39.22 and 3.92%) than in the non-stunting group. Improper diet in the stunting group was greater than in the non-stunting group (68.63 and 5.88%). There is a relationship between low birth weight and stunting (p<0.01; OR=15.81) and there was a relationship between feeding patterns and stunting (p<0.01; OR=35). In conclusion, the results of this study show that low birth weight and feeding patterns significantly increase the chances of stunting toddlers. The relationship between LBW variables and unidirectional eating patterns means that LBW is more prevalent in stunted toddlers, while the better the diet, the incidence of stunting will decrease. Therefore, it is necessary to educate parents about feeding patterns for toddlers. Abstrak. Berat Bayi Lahir Rendah (BBLR) memiliki faktor risiko stunting sebesar 4,24 kali dibandingkan dengan berat badan lahir normal. Faktor nutrisi yang tidak adekuat seperti pola pemberian makan yang tidak tepat dapat mempengaruhi stunting. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan Berat Bayi Lahir Rendah (BBLR) dan pola pemberian makan dengan stunting pada balita di wilayah kerja Puskesmas Payungsari. Metode penelitian ini adalah analisis observasional dengan pendekatan kuantitatif. Desain yang digunakan adalah case control. Jumlah responden terdiri dari 51 orang stunting dan 51 orang tidak stunting. Analisis univariat untuk mengetahui gambaran BBLR dan pola makan yang bertujuan untuk mengetahui karakteristik balita stunting berdasarkan BBLR dan pola pemberian makan. Selanjutnya dilakukan analisis bivariat dengan menggunakan uji Chi square. Presentase riwayat BBLR lebih banyak ditemukan pada balita stunting (39.22 dan 3.92%) dibandingkan kelompok tidak stunting. Pola makan yang tidak tepat dalam kelompok stunting lebih besar dibanding kelompok tidak stunting (68.63 dan 5.88%). Terdapat hubungan antara BBLR dengan stunting (p<0,01; OR=15,81) dan terdapat hubungan pola pemberian makan dengan stunting (p<0,01; OR=35). Simpulan, hasil penelitian ini menunjukkan BBLR dan pola pemberian makan secara bermakna memiliki peluang lebih tinggi pada balita stunting. Hubungan antara variabel BBLR dan pola makan searah artinya BBLR lebih banyak terjadi pada balita stunting sedangkan semakin baik pola makan maka tingkat kejadian stunting akan berkurang. Oleh karena itu perlu mengedukasi mengenai pola pemberian makan kepada orang tua balita.
Peran Aktivitas Fisik pada Kejadian Persalinan Normal Nazmi Abiyah; Yulianto, Fajar Awalia; Budiman
Bandung Conference Series: Medical Science Vol. 4 No. 1 (2024): Bandung Conference Series: Medical Science
Publisher : UNISBA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/bcsms.v4i1.11261

Abstract

Abstract. This literature study was conducted to collect literature on the role of physical activity in the normal labour. In this context physical activity plays a central role due to its influence on the labor process. Lack of physical activity in pregnant women can adversely affect the process of pregnancy or the baby in the womb because physical activity can facilitate the delivery of CO2 into the muscles of the uterus so that it becomes strong which leading to spontaneous childbirth and reducing the risk of abnormal labour. This research was conducted using description observational methods with a cross sectional approach. Abstrak. Studi literatur ini dilakukan untuk mengumpulkan literatur mengenai peranan aktivitas fisik pada kejadian persalinan normal. Dalam konteks ini aktivitas fisik memegang peranan penting karena pengaruhnya terhadap proses persalinan. Kurangnya aktivitas fisik pada ibu hamil dapat berdampak buruk terhadap proses kehamilan ataupun pada bayi dalam kandungannya karena aktivitas fisik dapat memperlancar hantaran CO2 kedalam otot-otot rahim sehingga menjadi kuat yang membuat bayi lahir secara spontan sehingga menurunkan risiko terjadinya persalinan yang tidak normal. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metode observasional deskriptif pendekatan case control.
Ibu dan Keterlambatan Bicara pada Anak Cice Tresnasari; Sigit Gunarto; Lia Marlia Kurniawati; Budiman
Bandung Conference Series: Medical Science Vol. 4 No. 1 (2024): Bandung Conference Series: Medical Science
Publisher : UNISBA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/bcsms.v4i1.12533

Abstract

Abstract. Speaking is one aspect of children development. By speaking, children communicate verbally. A child who has delayed speech delay is at risk of experiencing social, emotional, behavioral and cognitive problems. Immediate treatment is needed for child who is suspected of having symptoms of delayed speech so that they develop optimally. Early detection of symptoms of delayed speech is the first step for a child to receive treatment. It is hoped that a mother's good knowledge of speech development can detect symptoms of a child's speech delay. This study aims to determine the relationship between the mother's level of education and age with the mother's level of knowledge about speech development. A total of 32 mothers who had children aged... years as subjects received training on children's speech development as an intervention. To determine changes in knowledge levels before and after training, the Wilcoxon test was used and to analyze the correlation between education level and age with changes in knowledge levels, the Fischer Exact Test was used. The results showed that there was an increase in knowledge before and after the intervention, there was a relationship between education level and knowledge level, but there was no relationship between age and knowledge level. Abstrak. Bicara merupakan salah satu aspek perkembangan anak. Dengan bicara anak berkomunikasi secara lisan. Seorang anak yang terlambat bicara berisiko mengalami masalah sosial, emosi, tingkah laku dan kognitif. Penanganan segera diperlukan anak yang dicurigai memiliki gejala terlambat bicara agar berkembang optimal. Deteksi dini gejala terlambat bicara merupakan langkah awal seorang anak mendapat penanganan. Pengetahuan yang baik dari seorang ibu tentang perkembangan bicara diharapkan dapat mendeteksi gejala terlambat bicara anak. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan tingkat pendidikan dan usia ibu dengan tingkat pengetahuan ibu tentang perkembangan bicara. Sebanyak 32 orang ibu yang memiliki anak dengan rentang usia… tahun sebagai responden menerima pelatihan tentang perkembangan bicara anak sebagai intervensi. Untuk mengetahui perubahan tingkat pengetahuan sebelum dan sesudah pelatihan digunakan uji Wilcoxon dan untuk menganalisis korelasi tingkat pendidikan dan usia dengan perubahan tingkat pengetahuan digunakan uji Fischer Exact Test. Diperoleh hasil bahwa terjadi peningkatan pengetahuan sebelum dan setelah intervensi, terdapat hubungan antara tingkat pendidikan dan tingkat pengetahuan, namun tidak terdapat hubungan antara usia dan tingkat pengetahuan.
Co-Authors A Malik Aang Kusmawan Abdurrahman Mousa Arsyad Achmad Hindasyah Achmad Yozar Perkasa, Achmad Yozar Ade Bastian Aef Syaefuddin Zuhri Afdhal, Rizky Afdillah Acep, Ikhlas Aggi Panigoro Sarifiyono Agung M. Kuara, Rudi Agung Nugraha Agus Raikhani Agus Riyanto AGUS RIYANTO Agustiar Agustiyan, Mohamad Taufik Ahmad Hasan Azhari Ahmad Padli Prasitya Ainindri, Qanisma Ainul Istiqomah Ala Purnawati Alamsyah, Firhan Medina Alaydrus, Anwar Albaar , Alwi Alfan Hadi Ali Akbar Hidayat Alif Ilman Mansyur Aman, Andryanto Amelia Putri Amika Wardana Aminurosyah, Jemi Amrizal Andi Bahri S ANDREAS LUKITA HALIM Andrew Knoch Andrew M. H. Knoch Andrian Firdaus Andriansah, Deby Andriawan, Rifqi fajar Anggoro, Andreas Dodi Ani Nuraeni Anik Wijayanti Anis Retnowati Annisa Bela Pertiwi, Annisa Bela Ansar Ansori, D Anwar Hidayat Aptasari, Fety Widianti Ariandoyo, Dodi Arief Rijaluddin Arif Aula Rizki Aris Aros , Desfi Silvia Arrizasyifaa, Raden Muhammad Tanri Asep Rachmat, Asep Ashari Efendi Ashfia Ruhama Asmedy Asyar, Ahmad Wildan Ayu Laili Ayu Laili Rahmiyati Azliza B, Asfiani Baculu, Eka Prasetia Hati Bagas Anggara Bambang Eko Prayetno Basri Umar Benyamin, M Firdaus Budiman Budiman Budiman Sakti Cantiqya Puti Catri Nakoh, Yulia Chatib Quzwain Clarissa Calcabilla Dani, Ilham Ahmad Daryono, Setyabudi Daswati Daswati Dela DESI PURNAMA SARI Dewati Kahar Dewi Rahmi Fauziah Dewi Ulfah, Nadia Dhanny Safitri Dhedy Listyawan Dian Permana Dian Permana, Dian Dian Solehatin Dina Sarpina Dony Susandi Dwi Ajiatmo Dyan Kunthi Nugrahaeni Dyan Kunthi Nugraheni Dyastari, E. Letizia Eka Eka Prasetia Hati Baculu Elsa Hamzah Elza Risanti Elzas Nurajab Emma Sugiarti Emmy D. Sugiarti Emmy Dwi Sugiarti Emmy Sugiarti Evi Lestaria Evo Elidar Harahap Fajar Awalia Yulianto Fajri Kamilatul Muniroh Fani Fitriani Fannisa Wiguna Farha Farhan Eka Setiawan Haris Farid, Rudy Faridah, Ai Fathirma'ruf Fathurrahmi Fatmawati Fatmawati Fauzi, Agus Khazin Fauzia Dedi Febriani, Angelina Chyntia Ferry Yonathan Feti Karfiati Memed Fety Widianti Aptasari Fidel Rachmat Fina Andriani Firdaus, Andrian Firdha Rachmawati Firmansyah Fitriana Ghassani Nur Shabrina Hadlun Hajar Hakim, Ratu Bunga Mentari HAMIDAH Harbinder Singh Hardiansyah, Aria Mubaroq Hariani, Yuni Sulpia Harun Sujadi Haryati Hasniati Hasni Hasriana Hefi Nurfadilah Hendya Alif Junanda Heni Handayani Herik Sugeru Herlina Yusuf Herlinawati Priskadewi Herlis Herman Hermawan Hidayat, Deden Hidayat, Yudi Hidayatul Nurohmah Hizam, Ibnu Hulta Sari Husaen Sudrajat Husnul Khatimah Ibrahim, Isra Dewi Kuntary Idal Fitri Ikbal Nurul Sodikin Ilham Ahmad Ilham Wahyudi Imbron Indra Permana, Satrio INTAN EKARULITA Irfan Rizki Gumilar Irma Hajriani Irna Sri Nulingga ISKANDAR Isniawati istianto, diky Isyuliani Iwan Putra HS JAMALUDIN Jauchar B Joshua, Christensen Eldisa Juanarta, Pieter Julkifli Jumaedi, M. Jumarni M. Kadaryono, Karlina, Nichi Hana Karwati Khafi Fatul Insani Kharina Septi Lestari kila, nurzariuna Knoch, Andrew M.H. Knoch, Andrew Maximilian Herman Knoch, Andrew MH. Komariyuli Anwariyah Koswara, Engkos Kunthi, Dyan Kurniawaty Kusumadewi, Intan Laili, Ayu Latif, Ahmad Lesmana, Hendy Lestaria, Evi Letizia Dyastari lia marlia kurniawati Lilis Puspa Friliansari Lina Adrianti Listiyani Basori, Erika Ludwig M. Tjokrovonco Ludwig Melino Tjokrovonco Ludwig Tjokrovonco M Jumaedi M Risdamuddin M. Fathul Hadi M. Jumaedi M. Khairul Izzam M. Syekhurohim Machrus Ali Maelani, Sofhia Maesarah Maharani, Desyita Mahdayeni Mahrus Ali Majid, M. Nurholis Manuel Lambi Maqdir, Zahra Meinara Mardhiyya, Nafisa Marni Hidayati Martina, Claudia Dwi Maryam A Latona Masdul, Muhammad Rizal Masita Mattalatta Mauli Kasmi Mauliku, Novi Mayang Rini Meita Sondang Riski Melani Agista Melati Dama Meli Ariana Melino, Ludwig Meylan Adam Miftahunnisa Yudita Mohamad Andri Muh. Asroruddin Al Jumhuri Muh. Syukran Muhammad Fitrah, Muhammad Muhammad Jamal Muhammad Muzaini Muhammad Nur Alamsyah Muhlasin, Mujahidah Annisa Mulyana Munika Murlia Giawa Murthada Muslihin Mustiani Muyasaroh MZ, Dedy Sofian Nada Nazofa Nadia Nuril Ferdaus Nanchy Nasir, Badruddin Nazmi Abiyah Nerli Adria Sinabutar Nia Zulfa Yanthi Simbolon Nikita Dwi Utami Prima Putri Nikolina Balia Noer 'Alim, Muhammad Ilham Nopi Oktavianti Nopri Abadi Miko Nova Susanto Novianti Novie E Mauliku Novie Elvinawaty Mauliku Nunik Amrita Nunu Nurdiana, Nunu Nur Ain Nur Azlinda Nur Rismawati Nur'aeni , Rohimatun Nuraisah, Aas Nurhasanah Nurlina Nursiah Nurul Fatimah Nuzirwan Acang Oktaliani, Rahayu Perdanakusuma, Ardea Ramadhanti Permana, Andhika Solihan Asbi Adimart Permata, Rizki Petricia, Echa Poerwanti Hadi Pratiwi Prasetyo , Tri Ferga Prayetno, Bambang Eko Priescilla Arlyani Primawati, Ariani Purnama Nugroho Putra, Wahyu Fikri Zeni Qanisma Ainindri R.R Wening Ken Widodasih Rahimandani Rahmadani, Annisa Rizqia Rahmatia M Tupi Rahmawati , Lailia Ramldan, M Said Rani Pitta Ranti Maulya Raohun Sapitri Rasina Hanifa RATNAWATI Ratu Bulqis Rauf, R Rehanun Revi Ekasetya Rian Prawijaya Rida Ratnawati Ridal, Y Rika Nilapsari Riki Maenaki Riki Wirasasmita Rina Wahyuningtyas Rinaldi, Mario Rini Fitriani Rio Firmansyah Rishan Adha Rita Kalalinggi Riva Apriliani Trianida Rizal, Rony M Rizanuddin N, Hafni Rizkah Rizki Permata Rizky Prabawa Nugraha Roberth Kurniawan Ruslak Hammar Rohendi, Aep Rohman , Saeful Rola Angga Lardika Rosady, Dony Septriana Rudi Irawan Rudianto, Haris Rukayah, Yayah Rukman Nasir Rusmana, Ruslan Rusmana, Ruslan Rusmana Saiful Bahri Salma Nur Fauziah Samsul Hakim Samudra, Bagas Elang Sandconia Sugandi Sandra Marlianti Mulyana Santosa , Agus Saopiati Saputra , Aditiyana Eka Sari, Intan Tenisia Prawita Sarinauli, Barep Sarniati Septiani, Fiddi Sfandy Rusly Siagian, Helena Margareth Angelica Sigit Gunarto Sima Mulyadi, Sima Siska Nia Irasanti Sisna Imalda Siti Khopipah AR. Kilat Siti Nur Ain Siti Nuraslinda Siti Rauhun Solihah, Niah Sonjaya, Cecep Sopian Hadi Subhan Purwadinata, Subhan Suci Ismawati Sudarno Sudirman Sudjana, Briska Sugiarti, Emmy Dwi Suharia Hafid Suhat Suhat Sukri Sulistio Ningsih Sumardani, Rizki Sunarsih Suniati Supian Azhari Susanti, Afifah Rizqi Aida Susilawati Sutiswo Syafridha Yanti Syahrullah, Rimal Biyad Syaiful Anam Syamsudin Syamsudin DJ. Batalipu Syamsul Marlin Amir, Syamsul Marlin Syarif Hidayat Tarigan, Beltasar Tarknkhimba Taufiq Hidayat Taufiqur Rohman, Rofi Tetty Melina Lubi Tias sil Romansyah Tien Kumalasari Titik Respati Tjokrovonco, Ludwig M. Tjokrovonco, Ludwig Melino Tjokrovontjo, Ludwig Melino Tomy Muhamad Seno Utomo Tresnasari, Cice Tri Rizkiyanti Alwi Triyanto, Aripin Turmuzi, Ahmad Tuti Alawiyah Tuti Handayani Usman, Arif Fuddin Vania Salsabila Veni Mornalita Vidyana Aulia Rahman Wahyu Cahyono Wahyuddin WAHYUDI Wawan Samudera Whydiantoro Winarti Winarti Windy Elisabet Windy Sangande Wisnushakti , Khrisna WTP, James Yani Suryani Yanti, Syafridha Yayat Hendrayana, Yayat Yohanes Damaskus Resi Yudha Rangga WP Yudy Hendrayana, Yudy Yulfiana Yulia Safitri Yuni Sulpia Hariani Yunia, Noorma Yunus, Riza M Yusran Nur Muwafiq Yuswandi Yuswandi, Yuswandi Zainal Abidin Zainal Abidin Zainatun Zakaria, Dhani Agusni Zakaria Zatanna Balqis Zhanaz Tasya Zikra, F Zilawati Zul Adhayani Zulfia, Rahmatuz