Articles
How Can Monetary Policy and Digitalization Enhance Economic Productivity Among Oic Members?
Basri, Basri;
Ramadhani, Muhammad Akbar
Journal Of Middle East and Islamic Studies Vol. 11, No. 2
Publisher : UI Scholars Hub
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Studi ini bertujuan untuk menentukan dampak suku bunga, jumlah uang beredar, dan pengembangan TIK terhadap PDB per kapita dengan menggunakan pendekatan panel heterogen dinamis (panel ARDL) pooled mean group (PMG). Temuan kami menunjukkan bahwa kebijakan moneter memainkan peran penting bagi pendapatan per kapita di seluruh negara OKI pada tingkat pendapatan yang berbeda. Bagi OKI secara keseluruhan, suku bunga memiliki dampak positif dalam jangka panjang tetapi tidak berpengaruh dalam jangka pendek. Bagi sebagian besar LMIC dan UMIC, kenaikan suku bunga cenderung meningkatkan pendapatan per kapita, sedangkan bagi sebagian besar negara LIC, hubungannya negatif. Jumlah uang beredar memiliki dampak negatif terhadap pendapatan per kapita di sebagian besar LIC, LMIC, dan UMIC dalam jangka pendek tetapi tidak berdampak signifikan dalam jangka panjang. Sementara TIK dalam jangka pendek berdampak negatif pada sebagian besar LIC dan LMIC, tetapi berdampak positif pada sebagian besar UMIC, dalam jangka panjang memiliki efek positif yang signifikan pada semua kelompok pendapatan. Kebijakan moneter yang tepat sangat penting bagi setiap negara untuk mencapai pendapatan per kapita yang terus meningkat. Demikian pula, pemberdayaan TIK perlu terus ditingkatkan dan disesuaikan untuk mengakomodasi kegiatan ekonomi.
Analisis Penyebab Komtrax Lost Transmit Pada Unit HD 785-7
Syahruddin, Syahruddin;
Basselo, Finencia Yoab;
Hermansyah, Hadi;
Akbar, Syaeful;
Basri, Basri
JURNAL ALAT BERAT Vol 2 No 1 (2025): Januari 2025
Publisher : Politeknik Negeri Balikpapan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.32487/jab.v2i1.30
Sistem pemantauan Komatsu Machine Tracking System atau Komtrax, menggunakan teknologi komunikasi seluler dan berbasis internet yang canggih. Komtrax sebagai sistem pemantau pada unit alat berat Komatsu seperti HD785-7 dinilai penting sebab kendala-kendala yang muncul pada sistem ini, seperti hilangnya transmisi sinyal akan berdampak negatif pada keseluruhan sistem pembacaan dan monitoring unit. Namun, belum banyak dilakukan penelitian terkait komtrax lost transmit pada unit alat berat. Maka, tujuan utama penelitian ini adalah untuk mengetahui penyebab Komtrax lost transmit pada unit HD 785-7. Penelitian ini berfokus pada analisis penyebab masalah komtrax yang mengalami kehilangan sinyal transmisi, dengan menggunakan metode 8 langkah troubleshooting. Data dikumpulkan melalui pemeriksaan visual dan pengukuran yang didokumentasikan. Hasil penelitian menunjukkan, kerusakan terjadi ketika sambungan antenna dengan ujung pangkal kabel terputus. Sambungan yang tidak kuat serta desain kabel yang bersudut juga berpotensi menyebabkan tarikan saat terjadi getaran selama unit beroperasi. Selain itu, baut pengunci yang kendor juga dapat menyebabkan antenna rentan hilang dari unit. Dari temuan tersebut disarankan untuk selalu melakukan prosedur kawashima yang tepat pada wiring system.
Sejarah, Transformasi, dan Adaptasi Lembaga Pendidikan Islam di Indonesia
Enhas, Muhammad Iqbal Ghifari;
Zahara, Alfan Nawaziru;
Basri, Basri
Intelektual: Jurnal Pendidikan dan Studi Keislaman Vol. 13 No. 3 (2023): Intelektual: Jurnal Pendidikan dan Studi Keislaman, December 2023
Publisher : Program Pascasarjana Universitas Islam Tribakti Lirboyo Kediri
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.33367/ji.v13i3.4457
This article discusses the existence of Islamic education in Indonesia which was born from the treasures of civilization and the development of Islam in the archipelago. This research uses a descriptive qualitative approach based on library research. The results of analysis show that traditional Islamic educational institutions such as dayah in Aceh, surau in Minangkabau, langgar in Madura, and pesantren throughout the archipelago are an integral part of Islamic education in Indonesia. On the other hand, the influence of modern culture brought by the Dutch colonial government also had a significant impact on the dynamics of the development of Islamic educational institutions. The awareness of the Indonesian Muslim community on the importance of the development of modern education brings transformation and adaptation in Islamic educational institutions. The emergence of elite Islamic schools is part of the dynamic development of contemporary Islamic education in Indonesia. These elite Islamic schools reflect changes in the landscape of Islamic education, where Islamic education previously represented by traditional educational institutions such as surau, madrasah, and pesantren is experiencing modernization implications.
Manfaat Terapi Musik bagi Lansia yang Mengalami Depresi dan Gangguan Kognitif
Nurmalaningsih, Ucik;
Haryanto, Joni;
Fauziningtyas, Rista;
Choiriyah, Lilik;
Basri, Basri
Journal of Telenursing (JOTING) Vol 7 No 1 (2025): Journal of Telenursing (JOTING)
Publisher : Institut Penelitian Matematika, Komputer, Keperawatan, Pendidikan dan Ekonomi (IPM2KPE)
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31539/joting.v7i1.14292
This study aims to determine the effectiveness of music therapy in elderly with cognitive impairment who experience depression in the Nursing Home. The research method uses a systematic review review following the principles of PRISMA 2020. The article selection process follows the PICO structure. MeSH is used for keyword searches in the medical field. In assessing the bias and methodological quality of the articles obtained, this study uses the Joanna Briggs Institute (JBI) critical assessment. The results of the study indicate that music therapy interventions in the elderly are able to manage emotions and have a good impact on the elderly with depression. In addition, music intervention therapy with a time span of 30-40 minutes for 8-12 weeks can help the elderly with cognitive disorders such as dementia. The elderly who receive music intervention therapy are considered able to control emotional regulation, foster empathy and their creativity. Keywords: Depression, Intervention, Elderly, Music Therapy
Multilayer Perceptron Model with Feature Extraction for Potassium Deficiency Identification of Cocoa Plants
Basri, Basri;
Karim, Harli A;
Assidiq, Muhammad;
Arafah, Muhammad;
Rahmadani, Fitria
JOIV : International Journal on Informatics Visualization Vol 9, No 1 (2025)
Publisher : Society of Visual Informatics
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.62527/joiv.9.1.2829
The development of Multilayer Perceptron (MLP) models for networked learning systems heavily relies on the specific application case study and the accurate parameterization aligned with the chosen computer vision feature extraction models. This study proposes an MLP model for identifying potassium deficiency in cocoa plants. The feature extraction methodology employs object feature extraction that commonly used in computer vision, including Local Binary Pattern (LBP), Gray Level Co-Occurrence Matrix (GLCM), and Hue Saturation Value (HSV) models. These computer vision techniques aid in analyzing leaf characteristics classified into two categories: normal conditions and leaves identified with potassium deficiency. The dataset used in this research comprises two conditions: with a white background and without any specific background. The study evaluates various feature extraction techniques based on MLP parameters, incorporating network learning rates and optimizing solvers. Employing the ROC analysis method throughout the data collection, algorithm development, validation, and analysis phases reveals that the most effective classification performance, reaching up to 93.33% accuracy on the background dataset and 90.00% on the non-background dataset, is achieved using HSV-based color feature extraction with MLP parameters set at an initial learning rate of 10-3 and employing the Adam optimization solver. These outcomes underscore the suitability of HSV color feature extraction for identifying potassium deficiency in cocoa plant leaves. However, optimizing parameters remains crucial to maximize its application in real-time identification systems. Future research should refine these parameters to enhance the model's robustness and efficacy across broader agricultural contexts.
Kajian Hukum terhadap Pertanggungjawaban Pidana karena Kelalaian dalam Sektor Pendidikan
Arini, Septi;
Kurniaty, Yulia;
Basri, Basri
Borobudur Law and Society Journal Vol 3 No 6 (2024): Vol 3 No 6 (2024)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Magelang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31603/9313
Kelalaian atau yang dalam hukum positif di Indonesia dikenal sebagai Kealpaan, merupakan salah satu tindak pidana yang dilakukan baik secara sengaja atupun tidak sengaja. Khususnya dalam pasal 359 dan 360 KUHP yang mengatur tentang ancaman pidana bagi terdakwa yang telah terbukti secara sah dimata hukum. Tujuan adanya penelitian ini adalah untuk mengetahui peran Lembaga Penegak Hukum dalam menjatuhkan sanksi pertanggungjawaban yang dibebankan kepada terdakwa serta mengetahui yang menjadikan dasar pertimbangan seorang Hakim dalam menjatuhkan sanksi pidana. Oleh karena itu, penulis melakukan penelitian secara normatif empiris, penelitian normatif dilakukan dengan menggunkan bahan baku primer yaitu mengacu pada KUHP dan Putusan Pengadilan Nomor 242. /Pid.B/2020/PN Smn. Sedangkan sumber data penelitian empiris berasal dari wawancara bersama Bapak Annas Mustaqim S.H., M.Hum. Adapun hasil penelitian ini adalah bahwa terdakwa seorang Guru yang bertanggungjawab penuh atas terselenggarannya kegiatan susur sungai tersebut, sehingga berdasarkan fakta hukum yang ada terdakwa telah terbukti secara sah dimata hukum telah melakukan tindak pidana kealpaan yang menyebabkan kematian dan luka kepada siswanya. Kemudian berdasarkan inkrahnyaa putusan hakim maka terdakwa telah dijatuhi sanksi pidana berupa pidana penjara selama 1 (satu) tahun 6 (enam) bulan. Dalam menjatuhkan sanksi pidana hakim telah melakukan sesuai prosedur yang sesuai dengan peraturan. Sehingga keputusan hakim bersifat tetap dan memiliki sifat kemanfaatan hukum serta keadilan.
Penerapan Asas Concursus Realis Pada Tindak Pidana Putusan Nomor 2/Pid.Sus-Anak/2022/PN Tmg
Wardani, Amanda Putri Kusuma;
Basri, Basri;
Hakim, Hary Abdul;
Kurniaty, Yulia
Borobudur Law and Society Journal Vol 3 No 5 (2024): Vol 3 No 5 (2024)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Magelang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31603/9604
Penelitian ini menganalisis penerapan asas Concursus Realis dalam Putusan Nomor 2/Pid.Sus-Anak/2022/PN Tmg, yang memutuskan bahwa anak melakukan tindak pidana kekerasan mengakibatkan kematian berdasarkan Pasal 76C jo Pasal 80 ayat (3) Undang-Undang Perlindungan Anak. Namun, terdakwa juga melakukan tindak pidana lain, termasuk pembunuhan (Pasal 338 KUHP) dan melarikan wanita belum dewasa (Pasal 332 ayat (1) ke-1 KUHP), tetapi hakim tidak mempertimbangkan perbarengan tindak pidana. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi penerapan Concursus Realis serta menilai ketepatan putusan hakim. Metode yang digunakan adalah penelitian normatif dengan pendekatan kasus, menggunakan data sekunder dari peraturan dan putusan hukum. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hakim tidak mempertimbangkan Concursus Realis karena tidak didakwakan oleh jaksa. Putusan hakim sudah sesuai dengan asas ultra petita, yang melarang putusan di luar dakwaan.
Pertanggungjawaban Pidana Pelaku Konten Prank
Widodo, Anggi Kurnia;
Kurniaty, Yulia;
Hakim, Hary Abdul;
Basri, Basri
Borobudur Law and Society Journal Vol 3 No 6 (2024): Vol 3 No 6 (2024)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Magelang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31603/9848
Fenomena konten Prank saat ini semakin mengarah pada tindakan yang merugikan orang lain, bahkan hingga menimbulkan kematian. Seiring dengan meningkatnya kasus Prank yang berujung pada dampak hukum, penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bentuk pertanggungjawaban pidana bagi pelaku konten Prank. Metode yang digunakan dalam adalah penelitian hukum normatif dengan pendekatan perundang-undangan. Teknik analisis data dilakukan secara deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perbuatan Prank dapat dikenakan sanksi berdasarkan UU ITE serta KUHP. Pertanggungjawaban pidana bagi pelaku Prank terjadi ketika terdapat unsur kesalahan, baik dalam bentuk kelalaian maupun kesengajaan, yang mengakibatkan konsekuensi hukum. Dalam teori pertanggungjawaban pidana, terdapat dua faktor utama yang menentukan kemampuan seseorang untuk bertanggung jawab, yaitu faktor akal dan faktor kehendak. Selain itu, pelaku juga harus memiliki kemampuan untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya sesuai dengan ketentuan KUHP serta tidak adanya perbuatan yang dapat menghilangkan hukuman pelaku, seperti alasan untuk membenarkan atau membela. Jika syarat-syarat di atas terpenuhi, maka berdasarkan teori pemidanaan relativistik, demi ketertiban masyarakat dan untuk menegakkan ketertiban, maka perlu dilakukan pemidanaan terhadap pelakunya.
Penerapan Asas Praduga Tak Bersalah dalam Proses Penyidikan Tindak Pidana Korupsi
Ardiansyah, Muhammad Aulia;
Kurniaty, Yulia;
Praja, Chrisna Bagus Edhita;
Basri, Basri
Borobudur Law and Society Journal Vol 3 No 6 (2024): Vol 3 No 6 (2024)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Magelang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31603/12111
Korupsi merupakan masalah serius yang berdampak luas pada pembangunan dan kemajuan negara. Salah satu prinsip penting dalam penegakan hukum adalah asas praduga tak bersalah, namun penerapannya sering terkendala terutama pada tahap penyidikan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan asas praduga tak bersalah dalam proses penyidikan tindak pidana korupsi di Indonesia. Jenis penelitian ini menggunakan metode yuridis normatif dengan pendekatan perundang-undangan dan konseptual asas praduga tak bersalah. Sumber data pada penelitian ini dalam wujud data sekunder. Kemudian teknik pengumpulan data dilakukan dengan studi kepustakaan. Analisis data yang digunakan adalah deskriptif analitis. Hasil penelitian menunjukan bahwa penerapan asas praduga tak bersalah dalam kasus korupsi merupakan prinsip dasar sistem peradilan pidana yang memastikan perlindungan hak-hak asasi manusia dan menjaga keadilan, meski korupsi adalah kejahatan serius. Hambatan dalam penerapan asas ini termasuk tekanan opini publik, keterbatasan sumber daya, dan kurangnya pemahaman dari penegak hukum. Mengatasi hambatan ini memerlukan peningkatan kapasitas penegak hukum, perbaikan regulasi, edukasi publik, dan pengawasan. Selain itu, peran media, masyarakat sipil, dan akademisi sangat penting untuk mendukung penerapan asas praduga tak bersalah dengan baik.
Penanaman Budaya Organisasi pada Santri Pondok Pesantren Pabelan
Muhammad, Fadil;
Kurniaty, Yulia;
Basri, Basri;
Praja, Chrina Bagus Editha;
Syafingi, Habib Muhsin
Borobudur Journal on Legal Services Vol 5 No 2 (2024): Vol 5 No 2 (2024)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Magelang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31603/bjls.v5i2.13156
Budaya organisasi memiliki peran penting dalam membentuk karakter dan efektivitas suatu kelompok, termasuk dalam lingkungan pondok pesantren. Pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman budaya organisasi pada santri di Pondok Pesantren Pabelan yang tergabung dalam Pemuda Masjid Kyai Kertotaruna. Metode yang digunakan adalah pemberian materi dan ceramah kepada para santri mengenai konsep dasar organisasi, struktur kepemimpinan, serta peran organisasi dalam kehidupan sosial. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman para santri terkait pentingnya organisasi yang terstruktur, jelas, dan pelaksanaan program yang bermanfaat bagi masyarakat sekitar. Dengan demikian, penanaman budaya organisasi di kalangan santri diharapkan dapat meningkatkan peran aktif mereka dalam mengelola masjid dan berkontribusi bagi pondok pesantren, masjid dan Desa Pabelan.