p-Index From 2021 - 2026
17.199
P-Index
This Author published in this journals
All Journal BAHASA DAN SASTRA Jurnal Kesehatan Lingkungan indonesia Jurnal Usia Dini Jurnal Kedokteran Brawijaya BUNGAMPUTI Jurnal Harpodon Borneo Manajemen Bisnis Kompetensi Forum Agribisnis Journal of Regional and City Planning Indonesian Journal of Tropical and Infectious Disease EKOMBIS REVIEW: Jurnal Ilmiah Ekonomi dan Bisnis JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE JOURNAL OF EDUCATION SCIENCE JOURNAL OF LAW AND GOVERMENT SCIENCE Sosio Konsepsia PALITA: Journal of Social - Religion Research Gender Equality: Internasional Journal of Child and Gender Studies Journal of Economic Education Jurnal Penelitian Pertanian Terapan Kultivasi JIPF (Jurnal Ilmu Pendidikan Fisika) Jurnal Pendidikan Terbuka Dan Jarak Jauh Pendas : Jurnah Ilmiah Pendidikan Dasar JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Lentera: Jurnal Ilmiah Kependidikan Kelola: Journal of Islamic Education Management Agrisocionomics: Jurnal Sosial Ekonomi Pertanian ILKOM Jurnal Ilmiah Jurnal Teknologi Pendidikan Al-Muaddib : Jurnal Ilmu-Ilmu Sosial & Keislaman Jurnal Golden Age JKM (Jurnal Kebidanan Malahayati) Jurnal Riset Agribisnis dan Peternakan HIKMAH : JURNAL PENDIDIKAN AGAMA ISLAM JAE (Jurnal Akuntansi dan Ekonomi) Jurnal Lentera Pendidikan Pusat Penelitian LPPM UM Metro Jurnal Pendidikan E-Prodenta Journal of Dentistry Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran (JRPP) Child Education Journal Veterinary Biomedical and Clinical Journal Bearing : Jurnal Penelitian dan Kajian Teknik Sipil El-Ghiroh : Jurnal Studi Keislaman Jurnal Penelitian Enjiniring Fakultas Teknik Unhas Jurnal Ilmiah Edunomika (JIE) Best Journal (Biology Education, Sains and Technology) Legalitas: Jurnal Hukum Jurnal Ners JOURNAL OF INFORMATICS AND COMPUTER SCIENCE Jurnal Pendidikan Luar Sekolah An-Nadaa: Jurnal Kesehatan Masyarakat Dinasti International Journal of Digital Business Management Al-Azkiya : Jurnal Pendidikan MI/SD Science Midwifery Jurnal Kesmas Untika Luwuk: Public Health Journal Current : Jurnal Kajian Akuntansi dan Bisnis Terkini Dinamika: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya Atrat: Jurnal Seni Rupa Nusantara: Jurnal Pendidikan Indonesia MAHESA : Malahayati Health Student Journal Al-Madaris Jurnal Pendidikan dan Studi Keislaman Bulletin of Economic Studies (BEST) Cendikia : Media Jurnal Ilmiah Pendidikan Humantech : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Indonesia Indo-MathEdu Intellectuals Journal Abdimas Langkanae Indonesian Collaboration Journal of Community Services (ICJCS) NUSRA: Jurnal Penelitian dan Ilmu Pendidikan JURNAL PENDIDIKAN INDONESIA: Teori, Penelitian, dan Inovasi Journal of Medical Science; Jurnal Ilmu Medis Rumah Sakit Umum Daerah dr. Zainoel Abidin, Banda Aceh Journal of Early Childhood and Character Education TRILOGI: Jurnal Ilmu Teknologi, Kesehatan, dan Humaniora Balanca : Jurnal Ekonomi dan Bisnis Islam Jurnal Pendidikan Dasar dan Sosial Humaniora Bosowa Journal of Education Elektriese: Jurnal Sains dan Teknologi Elektro Jurnal Pengabdian Papua Journal of Health and Nutrition Research Kajian Linguistik dan Sastra Journal of Language and Literature Studies Proceeding National Conference Business, Management, and Accounting (NCBMA) Mamangan Social Science Journal Jurnal Pendidikan Islam Buletin Kesehatan MAHASISWA Indonesian Research Journal on Education Jurnal AL-Muta`aliyah : Jurnal Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah Innovative: Journal Of Social Science Research JAKADARA: JURNAL EKONOMIKA, BISNIS, DAN HUMANIORA e-Jurnal Apresiasi Ekonomi JPM-AKA Jurnal AGRISEP: Kajian Masalah Sosial Ekonomi Pertanian dan Agribisnis International Journal of Application on Economics and Business Mutiara: Multidiciplinary Scientifict Journal Wistara: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Journal of Ageing And Family JURNAL MANAJEMEN DAN INVESTASI (MANIVESTASI) Jurnal Pengabdian Sosial Policy Brief Pertanian, Kelautan, dan Biosains Tropika Journal of Accounting Law Communication and Technology ZONA: Jurnal Pengabdian Masyarakat J-SES : Journal of Science, Education, and Studies Jurnal Pemikiran dan Pengembangan Pembelajaran TENANG : Teknologi, Edukasi, dan Pengabdian Multidisiplin Nusantara Gemilang Holistik Jurnal Kesehatan Jurnal Cendekia Ilmiah PESHUM Jurnal Pendidikan MIPA Ngaji Communale Journal Jurnal Pengabdian Maleo Warta Penelitian Perhubungan International Journal of Advance Research in Mathematics Education Preventif : Jurnal Kesehatan Masyarakat Open Access DRIVERset
Claim Missing Document
Check
Articles

Karakteristik Dan Penyebab Kecelakaan Lalu Lintas Di Indonesia Tahun 2012 Herawati, Herawati
Warta Penelitian Perhubungan Vol. 26 No. 3 (2014): Warta Penelitian Perhubungan
Publisher : Sekretariat Badan Penelitian dan Pengembangan Perhubungan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25104/warlit.v26i3.875

Abstract

Penyebab kematian ketiga tertinggi di Indonesia disebabkan karena tingginya angka kecelakaan lalu lintas. Perlu langkah prefentif yang cepat karena jumlah korban yang cukup besar akan memberikan dampak ekonomi (kerugian material) dan sosial yang tidak sedikit. Upaya-upaya pengurangan kecelakaan tersebut dapat dilakukan apabila diketahui karakteristik dan penyebabnya. Untuk itu, kajian ini dilakukan untuk mengidentifikasi karakteristik kecelakaan dan penyebabnya. Data kecelakaan yang akan digunakan dalam analisis ini merupakan data kecelakaan di Indonesia pada tahun 2012. Analisis yang digunakan merupakan analisis kuantitatif deskriptif dengan menggunakan 5W dan 1H.Hasil analisis data kecelakaan di Indonesia pada tahun 2012 dibagi menjadi 6 kelompok. Kelompok “what” adalah tipe kendaraan yang paling banyak terlibat dalam kecelakaan adalah sepeda motor (65%). Kelompok “who” adalah karakteristik pelaku dan korban kecelakaan yang didominasi oleh usia produktif (71%), berjenis kelamin laki-laki(lebih besar 53%), berprofesi sebagai karyawan swasta (lebih besar 54%) dan tingkat pendidikan yang masih SLTA (lebih besar 51%). Kategori “why” adalah faktor penyebab kecelakaan terdiri dari faktor manusia (kurang tertib), faktor kendaraan (rem blong sebanyak 27%), jalan (kurangnya fasilitas keselamatan dijalan sebanyak 50%) dan lingkungan (hujan 51%). Kategori “when” adalah waktu kejadian kecelakaan yang paling banyak terjadi 06.00-18.00 sebanyak 62%. Kategori “where” yaitu lokasi rawan kecelakaan terjadi pada daerah yang memiliki kecepatan ijin yang tinggi dan hambatan samping yang besar seperti jalan arteri 38%, jalan kabupaten (38%) dan kawasan permukiman (77%). Terakhir adalah kategori how. Tipe pergerakan kendaraan yang paling banyak menyebabkan kecelakaan yaitu tabrakan depan-depan (24%) dan depan-samping (22%). Kata kunci : karakteristik kecelakaan, penyebab, kendaraan bermotor
Konsep Standar Pelayanan Angkutan Perdesaan Concept Of Rural Transport Services Standard Zamzami, Zulfikri; Herawati, Herawati
Warta Penelitian Perhubungan Vol. 26 No. 4 (2014): Warta Penelitian Perhubungan
Publisher : Sekretariat Badan Penelitian dan Pengembangan Perhubungan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25104/warlit.v26i4.883

Abstract

Kinerja angkutan pedesaan dari tahun ke tahun semakin mengalami penurunan. Hal ini mengindikasikan bahwa angkutan kurang diminati oleh masyarakat. Penyebabnya adalah pertumbuhan sepeda motor dan pelayanan angkutan perdesaan yang dianggap masih rendah. Saat ini, belum standar pelayanan minimal untuk angkutan pedesaan seperti halnya angkutan perkotaan yang dijadikan acuan para operator angkutan perdesaan dalam memberikan pelayanan. Untuk menjawab permasalahan tersebut, kajian ini dimaksudkan untuk memperoleh konsep standar pelayanan angkutan perdesaan. Pelayanan angkutan umum dikategorikan tipe pelayanan yang dapat diukur dan tidak dapat diukur. Pada penelitian ini hanya membahas tentang pelayanan yang dapat diukur. Metode yang digunakan adalah analisis kinerja pelayanan dengan metode area coverage aksesibilitas dan analisis kinerja operasional dengan metode standar operasional angkutan perkotaan oleh Peraturan Menteri Perhubungan. Hasil analisis konsep standar pelayanan angkutan perdesaan terdiri dari kinerja pelayanan dan kinerja operasional. Standar pelayanan pedesaan berdasarkan hasil analisis adalah suatu angkutan pedesaan dikategorikan baik apabila rute dilaluinya melebihi 80% dari wilayah perdesaan. Konsep standar pedesaan berdasarkan kinerja operasionalnya dapat dikategorikan baik apabila kecepatan rata-rata angkutan pedesaan adalah 50 km/jam, waktu tunggu rata-rata angkutan pedesaan adalah kurang dari 15 menit, waktu naik turun penumpang rata-rata angkutan pedesaan adalah kurang 3 menit, load factor rata-rata angkutan pedesaan adalah kurang 70%.
Pengaruh Penggabungan Libur Lebaran Dan Sekolah Terhadap Jumlah Pemudik Lebaran Tahun 2014 Herawati, Herawati
Warta Penelitian Perhubungan Vol. 26 No. 7 (2014): Warta Penelitian Perhubungan
Publisher : Sekretariat Badan Penelitian dan Pengembangan Perhubungan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25104/warlit.v26i7.920

Abstract

Kementerian Perhubungan sebagai koordinator penyelenggara pelaksanaan angkutan lebaran selalu melakukan antisipasi terhadap peningkatan jumlah penumpang yang hampir 50% jika dibandingkan dengan hari normal. Pendekatan yang dilakukan selama ini berupa travel supply management dengan menyediakan sarana dan prasarana di sektor transportasi. Namun pendekatan tersebut belum merupakan solusi yang tepat. Untuk itu perlu dilakukan pendekatan lain berupa travel demand management seperti penggabungan libur lebaran dan libur anak sekolah sehingga dengan adanya libur yang panjang memberikan peluang untuk mudik lebih awal H-7 dan balik setelah H+7. Untuk itu perlu kajian lebih lanjut terhadap dampak dengan adanya penggabungan libur sekolah dan libur lebaran tersebut. Analisis yang digunakan dalam kajian ini berupa analisis deskriptif kuantitatif dan analisis regresi linear. Analisis deskriptif kuantitatif dilakukan untuk melihat dampak penggabungan hari libur berdasarkan respon masyarakat dan pekerjaan masyarakat. Sedangkan analisis regresi dilakukan untuk mengetahui hubungan panjang libur dan jumlah pemudik. Dari hasil analisis diperoleh bahwa berdasarkan respon masyarakat, terjadi penurunan jumlah pemudik sebesar 22% adanya penggabungan libur lebaran dan libur sekolah. Berdasarkan pekerjaan, terdapat 18.5% masyarakat pemudik yang memiliki pekerjaan ibu rumah tangga dan pelajar atau berdampak pada pengurangan 4.359.176 pemudik. Sedangkan penurunan jumlah pemudik 19% atau 4.476.992 pemudik akan terjadi bila penggabungan libur apabila dilihat dari keterhubungan antara jumlah hari libur dan jumlah pemudik. Sehingga penurunan rata-rata apa dilakukan penggabungan hari libur adalah sebesar 19,8% atau 4.665.496 jumlah pemudik. Meskipun jumlah tersebut tidak begitu signifikan namun dampak lain seperti kecelakaan dapat dikurangi.
Pengaruh Pembatasan Subsidi Bbm Solar Terhadap Tarif Angkutan Perkotaan Herawati, Herawati; Mutharuddin, Mutharuddin
Warta Penelitian Perhubungan Vol. 26 No. 8 (2014): Warta Penelitian Perhubungan
Publisher : Sekretariat Badan Penelitian dan Pengembangan Perhubungan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25104/warlit.v26i8.934

Abstract

Pembatasan subsidi BBM Solar akan berdampak pada kenaikan biaya operasional kendaraan angkutan umum yang pada akhirnya akan menyebabkan kenaikan tarif angkutan umum. Dampak pengurangan subsidi tersebut perlu kajian untuk mengidentifikasi kenaikan tarif angkutan umum disesuaikan dengan wilingness to pay (WTP) dan willingness to accept (WTA) penumpang angkutan umum tersebut. Metode perhitungan tarif angkutan umum didasarkan pada metode perhitungan biaya operasional kendaraan yang telah ditetapkan pada peraturan Dirjen Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan. Sedangkan metode perhitungan WTA dan WTP menggunakan analisis kuantitatif. Analisis dilakukan dengan menggunakan beberapa skenario kenaikan harga BBM Solar, yaitu kenaikan 20%, 40%, 60%, 80% dan 100%. Kenaikan harga BBM sebesar 20% belum memberikan pengaruh terhadap kenaikan tarif angkutan perkotaan yaitu masih dapat menerapkan tarif seperti yang sekarang berlaku Rp 3000. Karena tarif tersebut masih dibawah WTP (Rp 3.915) dan ATP (Rp 4.941). Kenaikan BBM solar sebesar 40% telah memberi pengaruh terhadap kenaikan tarif angkutan umum yaitu sebesar Rp 3.700. Namun kenaikan tarif tersebut belum melebih WTP dan ATP penumpang yaitu  Rp 3.915 dan Rp 4.941. Kenaikan harga BBM sebesar 60%, 80% dan 100% telah memberikan pengaruh terhadap kenaikan tarif sebesar Rp 5.200, Rp 8.175 dan Rp 15.059. Kenaikan tarif tersebut jauh dari nilai WTP (Rp 3.915) dan ATP (Rp 4.941). Untuk menjaga keberlangsungan angkutan perkotaan di DKI Jakarta, diperlukan campur tangan pemerintah dengan pemberian subsidi apabila kebaikan BBM solar yang diberlakukan melebihi atau sama dengan 40%. Subsidi tersebut untuk masing-masing kenaikan BBM solar 40%, 60%, 80% dan 100% adalah Rp 200 per penumpang-km, Rp 3.200 per penumpang, dan Rp 10.000 per penumpang-km. Kata kunci: subsisdi BBM solar, tarif, WTP, WTA
Evaluasi Kinerja Angkutan Umum Di Kota Singaraja Triatna, Ni Nyoman; Herawati, Herawati
Warta Penelitian Perhubungan Vol. 24 No. 1 (2012): Warta Penelitian Perhubungan
Publisher : Sekretariat Badan Penelitian dan Pengembangan Perhubungan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25104/warlit.v24i1.982

Abstract

ABSTRACTTirerc is a serious problem 011 Public transportation in Singaraja city dealing with tire increasingnumber of 111otora;cle lzas declined people interest to use public transport. People feel more comfortable using 111otorcycles for tlzeir daily activities.As the conequense urban public transport seruices in Singaraja lzas not reached local road. Since the rates charged are quite e:xpensive as well. TJ1iere fore people pr~fer to use public private titan transport vehicles. this condition may bring public transportation in Si11garaja get worst. Two methods are carried out to calculate the quality of public transport services first accordance witlz the standards of the Directorate General of Land Transportation Ministry of Transportation and second, utilize tlze nzetlwd of Importance Performance Analysis (IPA). Based on the results due to the standards of tire Directorate General of Land Transportation Ministry of Transportation the city transportation in Singaraja still have good performance. While the result analysis of Importance Pe1formance Analysis (IPA) showed that 15 factor indicators, three factors indecated has a good perfomiance vehicle that is hygiene, driver peiformance and the route, seven factors indicated not important perfonnance and less priority by the transport users such as the walking time to the destination, no need moving vehicle, easily get in and get out the vehicle, additional facilities (music, etc.) and travel cost. The factors are needed to be handling quite serious because it has a less peiformance and very important by respondents such as courteous service, seat comfort, tire physical conditio11 of public transport, vehicle speed and safety in vehicles.Key Words: public transport, services, Singaraja
Kajian Pengaturan Rute Perjalanan Berdasarkan Generalized Cost Herawati, Herawati; Kuswati, Atik S.
Warta Penelitian Perhubungan Vol. 22 No. 1 (2010): Warta Penelitian Perhubungan
Publisher : Sekretariat Badan Penelitian dan Pengembangan Perhubungan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25104/warlit.v22i1.995

Abstract

The simulation of travel management st;stem by vehicle emission consideration is using faur stepsmodeling. The congestion existed in cimahi city especially in peak periods c.aused btj the increasing thenumber of private c.ars. Based on the reasons, the study only considers private car passengers as modeof transportation that will be assigned in peak hour periods. To obtain the peak period result, the resultof traffic assignment should be multiplied btj 10.5% for collector road and 9% for arterial road. Thetechnique assignment is used user equilibrium and traffic assignment is run by using generalized cost.Generalized cost is c.alculated btj actual cost and -perceive cost (emission cost). CUBE software hasbeen employed for this research to analyze traffic performance. CUBE software applies existingcondition (base) and faur scenarios. The analysis will compare between the assignment with emissioncost and the assignment without emission cost.Cimahi CihJ is study case for transportation improvements c.ause changes in the existing trafficnetwork Therefore, The scenarios are built high side friction reduction on arterial road (scenario 1)and building ringroad (scenario 2). These changes analyzed is reduction of v/c ratio as well as lengthof congested links. The first analysis is v/c ratio reduction all of scenario which compared with basecondition. The scenario 1 result create only 9 congested links with is the v/c ratio reduction of scenariobtj assignment with emission cost is 29% and withour emission cost is 26%. and scenario 2 (26%).In additional , the second scenario result achieve the best scenario bec.ause the v/c ratio reductionwithout cost is 31 % with 6 congested links and assignment with emission cost is 26% with 2congested links The result of both scenarios shJw that assignment with consideration vehicle emissioncost more efektif because provide more v/c ratio reduction and number of congested link reductions.Key words: traffic assignment, private c.ar, peak hour, emission.
Pemilihan Moda Terhadap Rencana Penerapan Kebijakan Pembatasan Kendaraan Pribadi Roda Empat Herawati, Herawati; Mutharuddin, Mutharuddin
Warta Penelitian Perhubungan Vol. 24 No. 2 (2012): Warta Penelitian Perhubungan
Publisher : Sekretariat Badan Penelitian dan Pengembangan Perhubungan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25104/warlit.v24i2.1007

Abstract

Various solutions have been implemented by the DK! Government of to solve the problems of urban transport. However, these efforts have not been reduce private vehicle users as a cause of congestion. It is necessary to study on the selection mode of policy implementation plans prirnte Pelzicle restrictions. Mode choice method used in this study is Multinominal logic. The analysis will examine if the four transfer modes applicable policy. Those policies are congestion costs, increased taxes, increased parking fees, and fuel prices increase. From the results obtained that the implementation of four policies relating to the additional costs traveling to private vehicle users will have an impact on the shift to other modes of the motor (35.63%), railways (20:44%), and the busway (20.50%). Congestion charging at 20% will have an impact on the movement of the motor car users (27.57%), train (10.21 %), and the busway (12.35%); increase in vehicle tax rate of 20% will have an impact on the movement of the user to motor cars (26.10%), train (16.84%), and the busway (15.73%), an increase of 40% is the motor (29.52%), train (18.23%), busway (17.9%); increase in parking fees by 20% will have an impact on the movement of the motor car users (25.74%), rail (4.03%), and the busway (4.70%); increase in fuel prices 30% will have an impact on the movement of the motor car users (31.26%), rail (6.75%), and the busway (5.13%).
Sebaran Pergerakan Pengguna Kendaraan Pribadi Bekasi Barat-DKI Jakarta Herawati, Herawati; Suliyatni, Rini
Warta Penelitian Perhubungan Vol. 24 No. 3 (2012): Warta Penelitian Perhubungan
Publisher : Sekretariat Badan Penelitian dan Pengembangan Perhubungan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25104/warlit.v24i3.1009

Abstract

The high traffic in OKI Jakarta is not only influenced by mavements in but also commuters from sub-urban areas like Bekasi District. For that we need to know the characteristics and distribution of the movement from North Bekasi to Jakarta. The purpose of this study was to determine the distribution of travelling from Bekasi to Jakarta. The research methods used are the establishment of Inter-Zone Travel Time Matrix, trip generation modeling (multiple regression analysis), Travel Distribution Modeling. In addition, the quantity method is used to identify travel time, total travel costs and advanced modes are used when using public transport. Based on the results obtained by the analysis of trip generation models Y = -1.44 of public transport + 2:14 of private vehicles. Trip distribution of Bekasi's population towards OKI Jakarta are Central Jakarta (261 trips/day), East Jakarta (180 trips/ day), South Jakarta (125 trip/day), West Jakarta (74 trips/day), and East Jakarta (87 trips/day). The different of travel time between private vehicles and public transport is average 30 minutes. Private vehicle users must expend more vehicle surcharge of Rp. 11 553 which compared with public transport.
Peningkatan Keselamatan BRT-Lite Transmusi (Safety Improvemeni' Of BRT-Lite Transmusi) Herawati, Herawati; Mutharuddin, Mutharuddin
Warta Penelitian Perhubungan Vol. 24 No. 5 (2012): Warta Penelitian Perhubungan
Publisher : Sekretariat Badan Penelitian dan Pengembangan Perhubungan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25104/warlit.v24i5.1023

Abstract

Implementation of the BRT-Lite TransMusi has aims to improve services such as more safe, comfortable and high capacity. However, its development are still encountered various problems related to safety for users and the environment. Using analysis of accident data oredered probit modeling, and hierarchy analysis process, the study was to determine the characteristics of crashes which involving Transmusi Indonesia, the safety factor influance, as well as knowing the factors that affect the BRT safety. Based on data and analysis, BRT-Lite Transmusi has more than 80% accidents occurred at bus stops and bus lanes in mix traffic. In line with users, AHP result as experts argue that the safety of BRT-Lite is strongly influenced by the safety facilities on the bus and infrastructure (non-bus). Safety facilities at bus such as seat belt. Moreover, the safety of infrastructure facilities (non-bus) includes safety facilities at shelter,marking, land use and improving driver knowledge.Keywords: Transmusi, Facility, Safety, BRT-Lite Penerapan BRT-lite Transmusi di Kota Palembang dalam memberikan pelayanan yang semakin nyaman, kapasitas angkut semakin besar. Namun seiring dalam perkembangannya masih ditemui berbagai masalah terkait dengan keselamatan baik bagi pengguna maupun lingkungan sekitar. Untuk itu, dengan menggunakan analisis data kecelakaan, Analisis Hirarki Proses (AHP) dan permodelan oredered probit, kajian ini dilakukan untuk mengetahui karakteristik kecelakaan yang melibatkan Transmusi, mengetahui kebutuhan fasilitas keselamatan, sehingga dapat dirumuskan upaya prioritas untuk meningkatkan keselamatan yang ada Transmusi,. Berdasarkan data dan analisis, sebagian besar (lebih dari 80 %)  kecelakaan terjadi di halte dan lajur bus. Senada dengan pengguna jasa, berdasarkan analisis AHP dengan para pakar transportasi sebagai responden bahwa tingkat keselamatan operasi BRT-Lite sangat dipengaruhi oleh kelengkapan fasilitas keselamatan dari sarana (bus yang dilengkapi dengan sabuk pengaman dan halte dengan fasiltas keselamatan) dan prasarana (rambu, marka kondisi geometrid an zebra cro.ss). Upaya dari segi non fisik berupa penyediaan fasilitas penyeberangan dan perungkatan kualitas pengemudi. Kata Kunci: Transmusi, Fasilitas, Keselamatan, BRT-Lite
Konsep Standar Halte dan Hentian Angkutan Perdesaan Herawati, Herawati
Warta Penelitian Perhubungan Vol. 24 No. 6 (2012): Warta Penelitian Perhubungan
Publisher : Sekretariat Badan Penelitian dan Pengembangan Perhubungan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25104/warlit.v24i6.1038

Abstract

Rural transportation system is far behind when compared with urban transportation which resulted in decrease of rural transport demand. Therefore, for increasing the rural transport demand is needed a standards and concepts of rural transport for improving transport services both in infrastructure and facilities. Bus stop for rural transport is One of the support facilities that no avilable. This standar involves a specific standard for rural transport. The study was conducted in Jember and District Kalianda. The method used in this study is a qualitative and quantitative analysis. Analyses were performed using standard guidelines stop I stops of public transport which will be further developed a standard stop for rural transport. The analysis is based on the major facilities and supporting public transport standards issued by the Directorate General of Land Transportation can not be met properly. In other hands, planning of bus stop is appropriate but layout of bus stops at the intersection is outside the specified minimum standards. To obtain the size of the standard concept of bus stop (length: 3m-5meter ), location of bus stops that have noticed the condition of the land use and supporting facilities of bus stop such as pedestrian markings should be provided.Keywords: rural, bus stop, rural transport Sistem transportasi perdesaan memang jauh ketinggalan jika dibanding dengan transportasi perkotaan yang berakibat pada kurang diminatinya angkutan perdesaan. Untuk itu diperlukan suatu standar-standar dan konsep peningkatan pelayanan angkutan perdesan baik dari sisi prasarana dan sarana maupun dari kompenen utama dan komponen penunjang. Salah satu fasilitas pendukung yang belum ada standarnya adalah halte dan tempat hentian untuk angkutan perdesaan. Untuk itu diperlukan suatu standar khusus untuk angkutan perdesaan. Penelitian dilakukan di Kabupaten ]ember dan Kabupaten Kalianda. Berdasarkan hasil analisis diperoleh bahwa fasilitas utama dan penunjang sesuai standar angkutan umum yang dikeluarkan oleh Ditjen Perhubungan Darat tidak dapat terpenuhi dengan baik sedangkan dari sisi perencanaan sudah sesuai kecuali letak halte dengan persimpangan masih diluar standar minimum yang telah ditentukan. Untuk konsep standar halte diperoleh ukuran halte (panjang 5 meter-3meter), lokasi halte yang telah memperhatikan kondisi tata guna lahan dan fasilitas pendukung halte seperti marka penyeberang jalan harus disediakan.Kata Kunci : perdesaan, halte, angkutan perdesaan
Co-Authors - Kardoyo A.A. Ketut Agung Cahyawan W A.Muh.Yusran AA Sudharmawan, AA Abda Abda Abdi, Budi Ansara Abdul Fattah Abid, Muhammad Aderempas, Tere Adi Nugroho agustin, ariya Agustin, Dinni Ahmad Zakaria Aini, Qurrata’ Ainol Ainol, Ainol AK, Warul Walidin Akbar, Muhammad Rizqan Alfitri Akmaluddin Akmaluddin Al Rahmat, Saddam Riszky Alfani, Erriena Maulidia Alimin, Rahmat Alwan, Muhammad Alwan Ambarini, Siti Nur Amelia, Fransisca Amin Setyo Leksono Aminah Aminah Amzul Rifin Andi Anwar, Andi Andika, Fauziah Andrianti, Andrianti Anggraini, Asterina Angkadai, Frandino Angkadai Anisa Dewi Anna Roosdiana Anugrah, Audrey Aprida, Oma Ardana, Tasya Novi Arie Frinola Minovia Arie Pratama Putra Arief Alamsyah Arita Marini Arliwan, Disa arriziq, hilwa Aryani, Dhita Evi Ashari, Renita Asrahmaulyana Asrorudin, Udin Astriana Astriana, Astriana Asyura, Finaul Atiqah, Raden Roro Atqiya, Ilma Hudatil Augustine, Jauzaa Ronna Aulanni'am, Aulanni'am Aynuddin, Aynuddin Azis, Taufiq Nur Azminah, Gitsna Lu'lu'il Badjuber, Magfira Baharuddin, Zubair Bahrul Ilmi Bajeri, Darwina Bako, Arpaini Balebu, Dwi Wahyu Batubara, Beni Arbi Bayu Krisnamurthi Bidhari, Lesty Ayu Bidullah, Ramli Cahya, Bambang Dwi Chairul Paotonan Chanif Mahdi Cut Intan Hayati Darham, Darham Deffira, Annissa Deni Iskandar Dermawan Waruwu Devilla, Rego Dewa Putu Oka Prasiasa dewi novita Dewi, Made Artari Dg Mabate, Rani Diana Diana Dina Lusiana Setyowati Dirgahariyawan, Tri Cahyo Djanis, Ratnawati Lilasari Djasmasari, Wittri Djoko Winarso Dullah, Anggun Dwi Gunawan, Nur Hendra Dwi Riyanti Dwicahya, Bambang Edi Suhardi Rahman Efendi Hasibuan, Zainal Effendi, Nur Ika Eko Suhartono Eko Wiyono Elpisah Endah Kurniawati, Endah Erico, Geby Salsabilla Ermina Istiqomah, Ermina Ernawati Ernawati Erni Susilawati, Erni Fachrurrazie, Fachrurrazie Fadli, Irwan Fajar Shodiq Permata Fajar Sidik Fajariah, Fajariah Fajriati, Rafni Fariyanti, Anna Fatmawati Fatmawati Faturohman, M Fauziyyah, Fasya Fazlina, Putri Febriyanti, Tiara Fibriyanti Fibriyanti Fien Pongpalilu Firmansyah Firmansyah Firmawati, Aulia Fitriani Fitriani Fitriani, Devi Fitriani, Evisan Fitrianty Sutadi Lanyumba Frinola Minovia, Arie Geri Syahril Sidik Gheta, Fernando Ilham Pate Gunardi, Astri Hadi Luthfi, Egi Hadi, Fauzan Naufal Haeniah, Nurul Hamid, Sundari Handayani, Dita Harahap, Heri Aprian Harmini, Harmini Hartami, Edina Harza, Maulidya Hasbi Hatami, Bayu Hayat, Mohammad Hendra, Joni Heni Safitri Heppi Syofya, Heppi Hermawati Hermawati, Hermawati Hernahadini, Nelis Hidayat, Toni Hudayati, Nurul Husaini, Bastian Husairi Husairi Idi Warsah Ifa Safira Iin Maulina Ilhamsyah, Putra Ipul, Muhammad Syaifullah Iqra, Muhammad Irma Lusi Nugraheni Irmawati Irmawati Ismet Basuki Ismiati Ismiati Isyana Rahayu, Isyana Ita Suryaningsih Iwang, Baso Jamaluddin Idris Jannah, Nandita Qolbu Janpatar Simamora Jaya Nur, Makmur Jenny Sunariani Joko Joko Juleka, Juleka Julianto, Andri Jumriah, Jumriah K., Nurdin Karimi, Kasman Karlina Syahruddin, Karlina Kartika Rinakit Adhe, Kartika Rinakit Kartina, Dewi Kesuma, Zahra Ketut, I Gusti kridawati, atik Kupande, Fatmi Ranti KUSNANTO, DANANG Kusuma, Alex Aji Kuswati, Atik S Kuswati, Atik S Kuswati, Atik S. L. Lisnawati LA DEE, MUSTAKIM Labisan, Hasyati A Lalusu, Muh. Rafi Naufal Lanyumba, Fitrianty S. Lanyumba, Fitriyanti Sutadi Latifa, Khanesya Lisa Safitri, Lisa Safitri Lola Illona Elfani Kausar, Lola Illona Elfani Luthfi, Atabik M. Yugi Hartiman Mahi, Faizah Mahmud, Dliyaur Mahmah Manga', Abdul Rachman Mapiliandari, Inda Maria Kanan Marianto, Raffles Marliza, Yayuk Marniati Marniati, Marniati Marselina Palinggi Masiah, Masiah masinta putri, krisna ayu Mastur Muin Matondang, Muhammad Ridwansyah Meiduri, Yusra Muh.Yahya Muhammad Azmi, Muhammad Muhammad Azrai, Muhammad Muhammad Istan, Muhammad Muhammad Miftahul Munir Muhammad Rayhan Muhayar, Marhadi Mukti, Abdul Muktiono Waspodo Mulifah, Mulifah Muraeni Mursanib Murniyanto Murniyanto, Murniyanto Mursida, Citra Syiva Mustamin, Anisa Febriyani Mutharuddin, Mutharuddin Mutharuddin, Mutharuddin Mutiawati Mutiawati Nababan, Roida Nastiti, Titis Nasution, Fatih Gama Abisono Neprializa, Neprializa Netti Tinaprilla Ni'mah, Mamluatun Nia Indriasari, Nia Nia Kusuma Wardhani Nida Jarmita Ningsih, Anggreani Nining Nurini Andayani, Nining Nurini Norhazaruddin, Nurul Fatehah Binti Nur Azizah Nurhaeni, Siti Nurhayati Nurhayati NURHENTI DORLINA SIMATUPANG Nurjannah Nurjannah nurlindawati, nurlindawati Nurliyani Nurliyani Nursadrina, Cut Nursyirwan Nursyirwan Nurul Hamdi Nurul Hikma nurul khotimah Nurul Mukhlishah Nurul Wardani Lubis Oktavianie, Dyah Ayu Padila, Septi Tri Pardi Pardi, Pardi Perhatian, Derita Periskila Dina Kali Kulla Poly, Yuliana Pongsampe, Gebby Prabudi, Bayu Arif Pratama, Dyah Ayu Oktavianie Ardhiana Prihadyatama, Ardila Priyanto, Slamet Bambang Purba, Widya Arfani Purnamawanti, Ucu Purnawansyah Purnawansyah Puspitasari, Reni Putri Andini, Putri Putri Dewi Putri Oktavia Putri, Shakila Natali Putri, Tursina Andita Qadani, Nur Qurotaayuina, Riska Putri Rachmy, Silvia Rafni, Rafni Rahayu, Pebbi Tri Indah Rahman Rahman Rahman, Ayyub Ar Rahman, Handono Fatkhur Rahmawati, Rahmawati Rahmawati, Taniasari Rahmayanti, Kurnia Rahmi, Elda Maisy Raihan Raihan, Raihan Ramadhani, Danu Arya Ramadhani, Gitta T. Ramdhani, Rafly Muhammad Ramli Ramli Raupu, Sumardin Resti Yulistia Muslim Rezeki, Sahbainur Riana Riana, Riana Rodiyati Azrianingsih Rosalina, Afni Rosdiana, Eva Rosiana, Nia Roy Efendi, Roy Rudolf Lumban Tobing Safira, Dina Farika Safitri Endah Winarti Safitri, Melinda Dwi Safrizan, Safrizan Sahrani, Sahrani said, muh Saiful Akmal Sakati, Sandy Novryanto Salami Salami, Salami Salman, M. Salman3 Salwa, Nurul Santi, Eka Sanyoto, Didik Dwi Saputri, Elsa Saragih, Natasya Abigael Sari Rahayu, Tantri Sarmadan Sarmadan, Sarmadan Savira Angelia Sembiring, Asriyani Br Serianti, Putri Sianipar, Mastura Sidabutar, Reyka Triana Yohana Sidauruk, Jinner Sigit Budi Santoso, Sigit Budi Silahuddin Silahuddin Silvia Kristanti Tri Febriana Simatupang, Jennifer Margaret Siregar, Bio Hasian Siskawati, Siskawati Siti Maimunah Siti Mayang Sari Siti Nurul Khotimah Siti Rohmah Siti Umi Kalsum Sitti Harisah Soamole, Sifa Fitriani Sofia, Melda Solihah, Nita Sombeng, Supardi Sri Banun, Sri Sri Sudiarti Sri Suyanta Sucihatiningsih Dian Wisika Prajanti Sudarsa, Caca Sudarti Sudarti Sulistiawati Sulistiawati Sulistyani Sulistyani Suliyatni, Rini Suliyatni, Rini Sumantri, Irman Suprehatin Suprehatin Supriando, Supriando Supriyati . Suri, Murnia Suriyati Suriyati Susanta, Agus Suwardi Suwardi Suwarti Suwarti Syafii, Mhd. Syahputra, Andy Syahrul'an, Syahrul'an Syamsul Arifin Syarfuni Syarfuni Syargawir Syarifah Asyura Syarifah Syarifah, Syarifah Tarigan, Fahmi Syahreza Tarjono, Tarjono Thaha, Muhammad Arsyad Tintin Sarianti Tongko, Mirawati Tri Wahyuni, Intan Triana Gita Dewi Triatna, Ni Nyoman Triatna, Ni Nyoman Triawanti Triawanti Triwahyu Sarwiyata Turangan, Joyce A. Uswatun Hasanah Utami, Eva Yuniarti Vitaya, Natasya Putri Wahyu, Farhanah Wahyuni, Alfitri Widyasari Widyasari, Widyasari Wihartati, Irma Wiji Lestari Wuragil, Dyah Kinasih Wydiamala, Erida Yaiya, Jaria M.B Yanti Nuraeni Muflikh Yanuar, Rahmat Yanuardi Yanuardi Yasa, Lika Nurlia Yohanes Paulus Luciany Yulianti, Oni Yulistia M, Resti Yunita, Nita Yuviska, Ike Ate Zahra, Balqis Mutiara Zainal Abidin Arief Zairin Noor Zaitul, Zaitul Zamzaili, Zamzaili Zamzami, Zulfikri Zar’in, Firdaus Zikra Hayati Zulfikar, T Zulkarnain Hamson Zulkarnain Zulkarnain