Articles
Sistem Informasi Penjualan Kendaraan Motor Pada CV. Yamaha Cupak Menggunakan Bahasa Pemrograman Visual Basic
Hermanto, Hermanto;
Afianto, Dafit;
Suri, Riko Muhammmad
Jurnal Pengembangan Teknologi Informasi dan Komunikasi (JUPTIK) Vol. 1 No. 1 (2023): JURNAL PENGEMBANGAN TEKNOLOGI INFORMASI DAN KOMUNIKASI (JUPTIK)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Muara Bungo
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.52060/juptik.v1i1.1212
Hidup manusia sangat dipengaruhi oleh perkembangan lmu pengetahuan dan teknologi inforrmasi dalam penunjang kehidupan, salah satu nya dalam sektor penjualan. . Hal ini dikarenakan komputer dapat mempermudah manusia dalam mengerjakan pekerjaannya. Jika dikerjakan dengan komputer pekerjaan yang rumit dan memakan waktu lama dapat dipermudah dan dipercepat bila dibandingkan dengan cara man. CV.Yamaha Cupak dalam menangani penjualan sepeda motor masih menggunakan sistem konvensional yaitu pencatatan setiap transaksi dengan menggunakan buku besar, sehingga pembuatan laporan menggunakan waktu yang tidak sedikit. Dari permasalahan tersebut dibuat sebuah pembuatan sistem informasi penjualan sepeda motor yang berisikan data-data stok barang, data-data penjualan barang serta laporan-laporan penjualan barang yang terjadi setiap harinya. Dari sistem ini diharapkan dapat memberikan gambaran dalam menyelesaikan masalah laporan data penjualan barang dengan cepat dan kapan saja jika dibutuhkan dan hasil dari proses pengolahan data ini pun lebih akurat dibanding jika dilakukan proses pengolahan data dengan sistem konvensional. Dengan dibangunnya sistem informasi penjualan Motor menggunakan Bahasa Pemrograman Visual Basic 2010 dan database MySQL pada CV.Yamaha Cupak dapat menghasilkan suatu sistem yang baru, serta dan dapat memperkecil terjadinya kesalahan sehingga menghasilkan laporan yang tepat dan akurat. Dengan bantuan Bahasa Pemrograman Visual Basic 2010 yang dirancang, dapat mempermudah dalam proses penjualan serta dalam pembuatan laporan data Motor, data Konsumen dan transaksi penjualan dapat dilakukan secara langsung tanpa harus mencatat ke dalam sebuah buku besar dan dapat menyimpan data perusahaan lebih aman dan bertahan dalam kurun waktu yang lama.
Rancangan E-Commerce Pada Perusahaan Planet Komputer Jambi
Hermawan, Ade;
Kurniawan, Ade Agung;
Hermanto, Hermanto
Jurnal Pengembangan Teknologi Informasi dan Komunikasi (JUPTIK) Vol. 1 No. 2 (2023): JURNAL PENGEMBANGAN TEKNOLOGI INFORMASI DAN KOMUNIKASI (JUPTIK)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Muara Bungo
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.52060/juptik.v1i2.1609
Penjualan dan promosi pada Planet Komputer Jambi belum efektif dan efisien karena penjualan yang dilakukan ruang lingkup masih terbatas dan promosi yang dilakukan masih membutuhkan biaya yang cukup besar. Hal ini yang membuat penulis ingin melakukan penelitian pada Planet Komputer Jambi guna mempelajari sistem penjualan dan promosi yang ada. Metode penelitian yang dilakukan dengan menggunakan penelitian lapangan, penelitian perpustakaan dan dokumentasi. Penelitian ini menghasilkan rancangan sebuah aplikasi E-Commerce dengan menggunakan Macromedia Dreameaver 8, bahasa pemrograman PHP, jQuery dan database MySQL. Penelitian ini merupakan penelitian permulaan, sehingga masih diperlukan penelitian lebih lanjut agar penelitian ini lebih baik dari sebelumnya.
Perancangan E-Voting Berbasis Web Pemilu Raya Bem Universitas Muhammadiyah Muara Bungo
Afianto, Dafit;
Hermanto, Hermanto;
Suri, Riko Muhammmad
Jurnal Pengembangan Teknologi Informasi dan Komunikasi (JUPTIK) Vol. 1 No. 2 (2023): JURNAL PENGEMBANGAN TEKNOLOGI INFORMASI DAN KOMUNIKASI (JUPTIK)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Muara Bungo
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.52060/juptik.v1i2.1683
Salah satu cara penting untuk membuat keputusan dalam pemilihan, terutama tentang pendidikan tinggi, adalah dengan memilih menggunakan aplikasi evoting. Evoting adalah sistem pemilihan yang memungkinkan data disimpan, disimpan, dan diproses dalam bentuk informasi digital. Dengan kata lain, pemungutan suara adalah proses pemilihan yang dilakukan secara elektonik (digital) mulai dari pendaftaraan pemilih, pelaksanaan pemilihan, perhitungan suara, dan pengiriman hasil suara. Mahasiswa dapat menggunakan hak suaranya secara online dengan menggunakan e-voting. Meskipun e-voting berbasis web ini dapat dilakukan di mana pun, proses pemilihan tetap di bilik. Sistem ini terdiri dari tiga komponen penting: sistem pemilihan suara, sistem perhitungan suara, dan sistem cetak hasil pemilihan. Semua komponen ini mengumpulkan hasil e- voting di Universitas Muhammadiyah Muara Bungo. Tujuan dari pemungutan suara elektronik (e-voting) adalah untuk memungkinkan penghitungan suara yang cepat dan hemat biaya dengan menggunakan sistem yang aman dan mudah digunakan untuk pemeriksaan.
Perancangan Transformasi Digital Enterprise Arsitektur Model Pengembangan Togaf Lembaga Kursus Oreo Learning
Agung Kurniawan, Ade;
Hermanto, Hermanto;
Muhammad Suri, Riko
Jurnal Pengembangan Teknologi Informasi dan Komunikasi (JUPTIK) Vol. 2 No. 1 (2024): JURNAL PENGEMBANGAN TEKNOLOGI INFORMASI DAN KOMUNIAKSI (JUPTIK)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Muara Bungo
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.52060/juptik.v2i1.2096
Kemajuan bisnis harus selaras dengan perkembangan teknologi informasi dan komunikasi agar tujuan organisasi dapat dicapai secara efektif dan efisien. Dalam bidang pendidikan, penting bagi pemangku kepentingan untuk menciptakan dan membangun sistem informasi yang cepat, tepat, dan akurat dalam mendukung operasi bisnis dan mencapai tujuan organisasi. Pengembangan sistem informasi harus disesuaikan dengan strategi organisasi untuk memenuhi kebutuhan informasi yang diperlukan. Oreo Learning, sebuah lembaga kursus, menyadari pentingnya pengembangan sistem informasi yang sesuai dengan kebutuhan organisasinya dan berencana untuk mengembangkan arsitektur enterprise guna menyelaraskan strategi bisnis yang ada. Saat ini Oreo Learning belum memiliki desain arsitektur enterprise yang komprehensif serta manajemen sistem informasi yang terpadu, yang mempengaruhi layanan yang diberikan kepada pelanggan.Penelitian ini menerapkan The Open Group Architecture Framework (TOGAF) untuk merancang arsitektur enterprise yang mencakup aspek infrastruktur, pemasaran, pendanaan akademik, perencanaan, dan pelaksanaan pembelajaran. Penelitian ini menghasilkan cetak biru yang memungkinkan integrasi proses bisnis. Arsitektur enterprise yang dikembangkan akan digunakan untuk mendukung operasi bisnis dan mencapai tujuan strategis Oreo Learning. Kesimpulan dari penelitian ini menunjukkan bahwa metode TOGAF dapat diandalkan sebagai alat untuk merancang arsitektur enterprise sistem informasi dan menghasilkan model arsitektur yang sesuai dengan visi dan misi Oreo Learning, serta dapat diterapkan pada lembaga bimbingan belajar lain dengan praktik bisnis serupa
Sistem Pakar dengan Menggunakan Metode Fordward Chaining dalam Menganalisis Penyakit pada Kucing
Yuza Mahendra, Deni;
Hermanto, Hermanto
Jurnal Pengembangan Teknologi Informasi dan Komunikasi (JUPTIK) Vol. 2 No. 1 (2024): JURNAL PENGEMBANGAN TEKNOLOGI INFORMASI DAN KOMUNIAKSI (JUPTIK)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Muara Bungo
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.52060/juptik.v2i1.2196
IPeningkatan ilmu pengetahuan berbanding lurus dengan perkembangan teknologi saat sekarang ini. Hal ini ditandai dengan munculnya teknologi yang mampu mengadopsi proses dan cara berpikir manusia yang sering disebut dengan Artificial Intelligence (AI) atau biasa dikenal dengan kecerdasan buatan. Salah satu bagian dari kecerdasan buatan ini adalah Expert System atau sering disebut dengan Sistem Pakar. Dalam Sistem Pakar dikenal dengan beberapa metode penalaran yang digunakan untuk mendukung proses berjalanya sistem, diantaranya yaitu metode Inferensi berbasis aturan yaitu Forward Chaining. Forward Chaining merupakan strategi untuk memprediksi atau mencari solusi dari suatu masalah yang dimulai dengan sekumpulan fakta yang diketahui, kemudian menurunkan fakta baru berdasarkan aturan yang premisnya cocok dengan fakta yang diketahui. Dalam artian, prosesnya dimulai dari fakta-fakta yang ada melalui proses penalaran fakta-fakta menuju suatu goal atau suatu tujuan. Kucing adalah salah satu hewan peliharaan yang paling populer dipelihara dan disukai oleh manusia. Manusia sebagai pemelihara kucing harusnya dapat mengetahui cara pencegahan maupun cara perawatan berbagai macam penyakit pada kucing peliharaanya agar tidak menganggu kesehatan lingkungan maupun kesehatan pemiliknya sendiri. Namun banyak diantara masyarakat tidak mengetahui cara memelihara kucing yang baik mengenai penanganan penyakit pada kucing tersebut. Pada dasarnya masyarakat lebih memilih untuk langsung membawa kucing peliharaanya ke klinik hewan atau dokter hewan apabila hewan peliharaanya tersebut mengalami sakit. Namun apabila butuh pertolongan pertama untuk penyakit tersebut, masyarakat sering mengalami masalah dikarenakan tidak mengerti sakit yang diderita oleh kucing, penyebab dan solusi apa yang harus dilakukan untuk melakukan pengobatan, sehingga menyebabkan sakit yang lebih parah bahkan menyebabkan kematian pada kucing tersebut. Berdasarkan uraian latar belakang diatas serta rujukan dari penelitian terdahulu, maka penelitian ini mengangkat tema yaitu “Sistem Pakar dengan Menggunakan Metode Fordward Chaining dalam Menganalisis Penyakit pada Kucing (Studi Kasus pada Thibbul Pet Shop & Klinik Hewan)”, untuk memberikan informasi kepada pecinta kucing jika kucing kesayanganya dalam keadaan kritis.
Implementasi Microservices di Situs Web Frontend
Wardana, Bendra;
Hermanto, Hermanto
Jurnal Pengembangan Teknologi Informasi dan Komunikasi (JUPTIK) Vol. 2 No. 1 (2024): JURNAL PENGEMBANGAN TEKNOLOGI INFORMASI DAN KOMUNIAKSI (JUPTIK)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Muara Bungo
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.52060/juptik.v2i1.2212
Pengembangan situs web saat ini, docotel masih menerapkan arsitektur monolitik. Hal ini berbanding terbalik dengan sistem dhealth yang telah menerapkan arsitektur microservices, sehingga Ketika pengembangan sistem dhealth dapat dilakukan dengan cepat dan fleksibel karena arsitektur microservices berarti membagi aplikasi menjadi layanan-layanan yang lebih kecil dan saling terhubung satu sama lain. Selain itu, microservices membuat setiap layanan yang dibangun dapat menggunakan teknologi yang berbeda yang berarti tidak terikat oleh suatu teknologi dan kemampuan menangani beban lebih baik dibandingkan arsitektur monolitik. Sehingga membutuhkan implementasi arsitektur microservices pada situs web dhealt yang akan membuat situs web Dinkes menjadi lebih baik dan modern. Metodologi eXtreme Programming (XP) merupakan salah satu metodologi pengembangan perangkat lunak yang termasuk ke dalam metodologi modern. Dalam metodologi ini kepuasan pemilik produk adalah hal yang paling penting terpenting karena pemilik produk terlibat langsung dalam memberikan umpan balik kepada pengembang mengenai website yang yang sedang dibangun. Website dibangun dengan bahasa pemrograman Javascript dan menggunakan framework reactjs dan vuejs. Website yang dibangun akan diuji dengan metode stress test dan perfomance testing untuk mengetahui perbedaan dari implementasi layanan mikro. Hasil dari penelitian dan pengujian terhadap implementasi arsitektur microservices menunjukkan bahwa peningkatan performa dan kecepatan website hampir 2x lipat lebih baik ketika diimplementasikan dengan microservices
Digitalisasi Sistem Informasi Pusat Kesehatan Masyarakat Berbasis Web
Ramanda, Febri;
Hermanto, Hermanto;
Praptomo, Sidik
Jurnal Pengembangan Teknologi Informasi dan Komunikasi (JUPTIK) Vol. 3 No. 1 (2025): JURNAL PENGEMBANGAN TEKNOLOGI INFORMASI DAN KOMUNIAKSI (JUPTIK)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Muara Bungo
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.52060/juptik.v3i1.3079
Kuamang Jaya Community Health Center still relies on handwritten documentation in processing data, which often leads to reports being lost or damaged. In general, community health centers face various challenges in recording and reporting. Based on interview results, several issues were identified regarding the documentation and reporting of activities, including the use of handwritten information systems and a disorganized and cramped reporting storage area. This system is based on the prototype method. Prototyping is a systematic development approach that involves rapidly and incrementally building a program, allowing users to evaluate it early and continuously. Field study data were collected directly by the researcher from the Kuamang Jaya Community Health Center, Pelepat Ilir Subdistrict. The researcher conducted interviews to obtain information about the processes involved, carried out observations to confirm and refine the materials, and gathered direct information relevant to the research. The purpose of the system analysis phase is to provide a foundation for developing or improving the existing system. The results of the analysis can be used to create or modify a more effective and efficient system. This study resulted in the development of an information system that facilitates services at Kuamang Jaya Health Center by improving information dissemination, digitizing data, and enabling patients to register online more easily
Penggunaan Blog Sebagai Manfaat Teknologi Untuk Media Promosi UMKM Kota Pontianak
Wulandari, Mira;
Faqih, Muhammad;
Sujatmiko, Wandi;
Hermanto, Hermanto;
Prasetya , Irwan Adhi
Jurnal Inovasi Global Vol. 4 No. 4 (2026): Jurnal Inovasi Global
Publisher : Riviera Publishing
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.58344/jig.v4i4.531
Advances in digital technolgy require Micro, Small, and Medium Enterprise (UMKM) in Pontianak City to adspt to online marketing strategies to remain competitive, particularly in expanding market reach and increasing sales. This study aims to analyze the use of blogsas an effective, effcient, and low-cost digital promotional medium for UMKM. The method used is mentoring and training in blog content creation for UMKM in Pontianak City. The results show that blogs offer advantages in the form of flexibility in presenting in-depth product information, building brand identity, and increasing visiility in search engines (SEO) compared to conventional social media. Through the use of blogs, UMKM can overcome limited promotional budgets while still reaching a wider audience in a professional manner. This mentoring has been proven to help business actors in digitalizing the marketing of Pontianak’s culnary products.
Pemodelan Sistem Produksi UMKM Barokah Jaya Menggunakan Pendekatan BPMN
Hafidz, Hafidz Yusuf;
M.Ajir Muzakki;
Hermanto, Hermanto
Jurnal Ilmiah Teknik Unida Vol. 7 No. 1 (2026): Juni
Publisher : Mitra Teknik
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.55616/jitu.v7i1.1121
Sistem produksi yang kompleks memerlukan sistem yang reprsentatif dan tersistem serta terstruktur yang bisa dimengerti oleh semua pihak dan dapat divisualisasikan. Business Process Model and Notation (BPMN) merupakan standar yang digunakan untuk memvisualisasikan sebuah proses bisnis dengan notasi yang jelas. Pemakaian metode Business Process Model and Notation (BPMN) di CV. Barokah Jaya memiliki tujuan untuk mengidentifikasi dan merancang serta memvisualisasikan sistem produksi pengolahan petis di CH. Barokah Jaya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Dalam penelitian ini dilaksanakan identifikasi proses bisnis CV. Barokah Jaya kemudian merancang serta memvisualisasikan Diagram BPMN di CV. Barokah Jaya. Hasil pada penelitian ini menunjukkan Business Process Model and Notation (BPMN) dapat dipakai untuk memberikan gambaran atau visualisasi yang sistematis, terstruktur, lebih muda dipahami terhadap keseluruhan kegiatan proses produksi. BPMN juga mempermudah identifikasi oleh stakeholder pada setiap kegiatan produksi di CV. Barokah Jaya.
Differential effects of thiamine, BAP, and thidiazuron combinations on shoot multiplication and phenolic-flavonoid accumulation in pineapple in vitro cultures
Rachman, Dinda Septia;
Suminar, Erni;
Nuraini, Anne;
Wicaksono, Fiky Yulianto;
Amien, Suseno;
Mubarok, Syariful;
Hermanto, Hermanto
Kultivasi Vol 25, No 2 (2026)
Publisher : Universitas Padjadjaran
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24198/kultivasi.v25i2.70924
The demand for high-quality pineapple (Ananas comosus (L.) Merr.) planting materials continues to increase, while conventional propagation methods are limited in multiplication rate, uniformity, and production efficiency. In vitro culture offers an alternative approach for rapid and large-scale seedling production. However, information on the effects of thiamine and cytokinin combinations on both shoot multiplication and phenolic-flavonoid accumulation in pineapple in vitro remains limited. This study evaluated ten defined combinations of thiamine and cytokinin for shoot multiplication and total phenolic-flavonoid contents of pineapple explants. The experiment employed a completely randomized design with 10 treatment combinations of thiamine (0.1 and 0.4 mg/L), cytokinin TDZ (0.01 and 0.1 mg/L) and BAP (1 and 2 mg/L) with three replications. The combination of 0.1 mg/L thiamine and 1 mg/L BAP produced the highest number of shoots (3.33 shoots) and leaves (17.56 leaves). In contrast, 0.4 mg/L thiamine combined with 0.1 mg/L resulted in the earliest shoot emergence (54.67 day after subculture) and the highest total phenolic content (13.62 mg GAE/g DW) and total flavonoid content (15.41 mg QE/g DW). No visible browning symptoms were observed in this treatment. These findings demonstrate that the optimal culture conditions differed according to the intended objective, 0.1 mg/L thiamine with 1 mg/L BAP favored shoot proliferation and leaf development, whereas 0.4 mg/L thiamine with 0.1 mg/L TDZ favored phenolic and flavonoid accumulation.