Articles
Implementasi Model Atik dalam Permainan Congklak untuk meningkatkan Kemampuan Motorik Halus Anak Usia 4–5 Tahun
Ati, Retma Widyaning;
Watini, Sri;
Kurniawaty, Lia
Jurnal Inovasi, Evaluasi dan Pengembangan Pembelajaran Vol 5 No 1 (2025): Jurnal Inovasi, Evaluasi dan Pengembangan Pembelajaran (JIEPP)
Publisher : ELRISPESWIL - Lembaga Riset dan Pengembangan Sumberdaya Wilayah
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.54371/jiepp.v5i1.661
Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji apakah kemampuan motorik halus dapat meningkat melalui implementasi model ATIK dalam permainan congklak dan bagaimana model tersebut berkontribusi dalam meningkatkan kemampuan motorik halus pada anak usia 4-5 tahun di TK Islam Mutiara Sunnah, Cibitung, Bekasi, Jawa Barat. Pendekatan penelitian yang digunakan adalah penelitian tindakan kelas dengan subjek penelitian sebanyak 10 anak. Penelitian ini dilakukan dalam dua siklus, masing-masing terdiri dari perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, kemudian dianalisis secara deskriptif kualitatif dan kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi model ATIK dalam permainan congklak dapat meningkatkan kemampuan motorik halus anak secara signifikan. Selain itu, kegiatan ini juga memberikan pengalaman belajar yang menyenangkan dan bermanfaat bagi anak-anak. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi positif dalam metode pembelajaran motorik halus di pendidikan anak usia dini, serta memberikan inspirasi bagi guru dan pendidik dalam merancang aktivitas pembelajaran yang kreatif dan efektif.
The Effect of ASYIK Model Song Music Instruments on Early Childhood Learning Spirit
Sudarto, Sudiaryati;
Watini, Sri
Journal of Scientific Research, Education, and Technology (JSRET) Vol. 4 No. 1 (2025): Vol. 4 No. 1 2025
Publisher : Kirana Publisher (KNPub)
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.58526/jsret.v4i1.715
This research is an experimental study that aims to determine whether there is an effect of giving ASYIK song music instruments on the enthusiasm for early childhood learning. The research design used in this study is the observation of 2 class groups by looking at the difference between the class that is given treatment, namely the ASYIK song music instrument, and those that are not given treatment. The population in this study included four Group B classes at Al-Fath Kindergarten in the 2024/2025 academic year, totaling 104 students. The research sample included 26 students of class B1 as the experimental group, 26 students of class B2 as the control group, and 26 students of class B3 as the validity test class. There are two data collection techniques used in this study, namely observation and documentation. The analysis technique used includes hypothesis testing using the t-test processed using SPSS version 25. It can be seen that the enthusiasm of children's learning with equal variance not assumed is 9.577 with a probability of 0.001. Because the probability for a two-sided test (0.001 / 2 = 0.0005) < 0.005, then Ho is rejected, or both the average (mean) of the learning spirit of children who are given ASYIK musical instruments with the learning spirit of children who are not given ASYIK musical instruments is higher than children who are not given ASYIK musical instruments.
Implementasi Tv Sekolah Sebagai Media Pembelajaran Digital Yang Aman Bagi Pendidikan Anak Usia Dini Di Tk Al-Hamidiyah Depok
Rahmayanti, Baiq Lina;
Yuliyanti, Yuliyanti;
Juwariah, Siti;
Watini, Sri;
Sunhaji, Ahmad
Jurnal Multidisiplin Indonesia Vol. 2 No. 8 (2023): Jurnal Multidisiplin Indonesia
Publisher : Riviera Publishing
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.58344/jmi.v2i8.339
Pemanfaatan teknologi menjadi salah satu pilihan bagi lembaga Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) untuk dijadikan media pembelajaran yang inovatif sehingga melalui media pembelajaran tersebut dapat mengembangan potensi anak secara optimal. Dalam hal ini guru harus pandai memilih dan menentukan media yang tepat. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahuai apakah pemilihan TV Sekolah sebagai media pembelajaran edukatif digital yang aman dapat menstimulasi aspek perkembangan peserta didik di TK Al-Hamidiyah Depok Jawa Barat. Metode penelitian pada tulisan ini menggunakan jenis penelitian kualitatif dengan menggunakan pendekatan analisis deskriptif serta penelitian lapangan (Field Research) berupa pengalaman langsung. Berdasarkan penelitian yang dilakukan penulis, dapat dikatakan dengan memilih TV Sekolah sebagai media pembelajaran edukatif digital yang aman memberikan pengalaman yang berbeda dan bermakna serta dapat menstimulasi aspek perkembangan peserta didik sehingga segala potensi peserta dapat tergali sejak dini.
Social Media as a Tool for Transforming Childhood Learning Mechanisms in Edupreneurship
Watini, Sri;
Magdalena, Lena;
Wirjawan, Tri Wahyu;
Gunawan, Ahmad;
Julianingsih, Dwi;
Ivanov, Nikita
Aptisi Transactions On Technopreneurship (ATT) Vol 7 No 1 (2025): March
Publisher : Pandawan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.34306/att.v7i1.475
This paper delves into the intricate relationship between social media and childhood learning mechanisms for children. Despite the growing body of research on learners acceptance of e-learning systems via childhood program platforms, a considerable gap remains in understanding the determinants that shape the acceptance of e-learning facilitated through social media applications. Addressing this gap, our study undertakes an exploration of the impact of social media practices, specifically knowledge sharing, social media features, motivation, and uses, on children embrace of e-learning systems. To accomplish this, we extend the well-established Technology Acceptance Model (TAM) to incorporate these determinants. A comprehensive survey was conducted involving 355 children. These students participated through questionnaire surveys, providing essential empirical data. Employing the robust SmartPLS technique, meticulously analyzed the extended model. The results of empirical data analysis demonstrate that social media practices exert a significant and positive influence on Perceived Usefulness (PU) and Perceived Ease of Use (PEOU) related to Childhood Learning Mechanisms. Crucially, our findings underscore the pivotal role of both PU and PEOU in influencing the acceptance of e-learning systems. In essence, this paper not only sheds light on the transformative potential of social media practices in shaping the acceptance of e-learning systems but also contributes to the existing discourse by deepening our understanding of the interplay between social media, TAM determinants, and e-learning acceptance in childhood programs.
Implementasi Media Tv Sekolah dalam Meningkatkan Minat Belajar Anak Usia Dini Kelompok B di RA Amal Shaleh Jember
Sofiyatul Anshoriyah;
Sri Watini
EDUKASIA: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Vol. 3 No. 2 (2022): Edukasia: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran
Publisher : LP. Ma'arif Janggan Magetan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (468.7 KB)
|
DOI: 10.62775/edukasia.v3i2.73
This research is motivated by the lack of interest in early childhood in learning. This can be seen that there are still many early childhood children who are busy with themselves because during the learning process the teacher is only verbalistic without using the media. So that children do not understand what is explained by the teacher. The aim of this research is to prove whether school TV media can increase interest in early childhood learning. This study uses a qualitative method with a case study type. This study aims to describe the implementation of school TV in increasing reading interest in early childhood. The results of this study are that school TV is able to increase interest in early childhood learning at school or at home. With the school stage created by the RA Amal Salih institution, the children are enthusiastic about learning. With school TV media, it can also reduce early childhood playing online games, which so far by playing online games, early childhood learning interest has decreased.
Penerapan Model Atik Untuk Meningkatkan Literasi Numerasi Anak Usia Dini Melalui Media Permainan Ular Tangga Raksasa
Kurniasih;
Sri Watini
EDUKASIA: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Vol. 3 No. 2 (2022): Edukasia: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran
Publisher : LP. Ma'arif Janggan Magetan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (542.044 KB)
|
DOI: 10.62775/edukasia.v3i2.79
Abstrak Kehidupan manusia erat kaitannya dengan numerasi, Persepsi 'sulit' yang ditanamkan para peserta didik untuk numerasi seringkali menjadi alasan mengapa mereka tidak menyukai untuk mempelajarinya. Oleh karena itu, diperlukan suatu metode khusus yang dapat secara perlahan menggantikan persepsi tersebut dengan persepsi bahwa literasi numerasi itu asyik dan sangat berguna bagi kehidupan sehari-hari. Cara yang tepat untuk peningkatan literasi numerasi anak usia dini adalah dengan bermain sambil belajar. Pada akhirnya dipilih media permainan ular tangga raksasa dengan penerapan model ATIK (Amati, Tiru, Kerjakan) dimana anak belajar numerasi dengan cara bermain yang menyenangkan dan dapat dijadikan salah satu upaya untuk meningkatkan literasi numerasi pada anak usia dini. Metode yang digunakan adalah metode penelitian deskriptif dimana peneliti hanya ingin mengetahui bagaimana keadaan variabel itu sendiri tanpa ada pengaruh atau hubungan terhadap variabel lain seperti penelitian eksperimen atau korelasi dan peneliti berperan sebagai instrumen kunci dan melakukan melukiskan suatu keadaan secara objektif atau berdasarkan fakta-fakta yang tampak. Guru dalam hal ini harus memberikan pijakan yang lengkap dan dapat dipahami oleh anak sesuai dengan model ATIK. Abstrack Human life is closely related to numeracy, the 'difficult' perception that students instill in numeracy is often the reason why they do not like to learn it. Therefore, we need a special method that can slowly replace this perception with the perception that numeracy literacy is fun and very useful for everyday life. The right way to increase early childhood numeracy literacy is to play while learning. In the end, the media for the giant snake and ladder game was chosen with the application of the ATIK (Observe, Imitate, Work) model where children learn numeracy by playing in a fun way and can be used as an effort to improve numeracy literacy in early childhood. The method used is a descriptive research method where the researcher only wants to know how the state of the variable itself is without any influence or relationship to other variables such as experimental research or correlation and the researcher acts as a key instrument and describes a situation objectively or based on visible facts. . In this case, the teacher must provide a complete and understandable footing for children according to the ATIK model.
Penerapan Perpustakaan Digital TV Sekolah Sebagai Media Belajar Elektronik di TK Islam Al-Amanah Kota Depok
Ika Ayu Pratiwi;
Sri Watini
EDUKASIA: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Vol. 3 No. 2 (2022): Edukasia: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran
Publisher : LP. Ma'arif Janggan Magetan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (363.986 KB)
|
DOI: 10.62775/edukasia.v3i2.81
Abstrak Sumber belajar merupakan hal vital dalam proses pembelajaran. Pengembangan fasilitas sumber belajar saat ini harus diselaraskan dengan perkembangan teknologi modern. Perpustakaan digital TV sekolah menjadi salah satu rancangan hasil karya anak bangsa, yang dapat dijadikan sumber belajar elektronik yang dapat diakses dengan mudah oleh siapapun, dimanapun dan kapanpun. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan Penggunaan Perpustakaan Digital TV Sekolah sebagai sumber belajar elektronik. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif. Pengumpulan data menggunakan wawancara dan dokumentasi. Komponen yang diamati terdiri dari penggunaan perpustakaan digital TV Sekolah dan manfaat perpustakaan digital TV Sekolah. Hasil yang didapat dari penelitian ini adalah perpustakaan digital TV Sekolah sangat berguna sebagai sumber belajar elektronik dalam mengembangkan proses belajar mengajar khususnya di TK Al-Amanah Kota Depok. Dengan adanya TV Sekolah menjadikan guru dapat meningkatkan kreativitasnya dalam merencanakan, menyusun dan mewujudkan bentuk tayangan kegiatan pembelajaran di TV sekolah. Hal ini dapat dijadikan sebagai media pembelajaran, untuk memfasilitasi peserta didik dalam mengakses saluran TV Sekolah terutama kegiatan di TK. Kata Kunci: perpustakaan digital; tv sekolah; media belajar. Abstract Learning resources are vital in the learning process. The development of learning resource facilities at this time must be aligned with the development of modern technology. The school's digital TV library is one of the designs created by the nation's children, it can be used as an electronic learning resource that can be accessed easily by anyone, anywhere and anytime. This study aims to describe the use of the school's digital TV library as an electronic learning resource. This study used descriptive qualitative method. Collecting data using interviews and documentation. The observed components consist of the use of the school's digital TV library and the benefits of the school's digital TV library. The results obtained from this study are the school's digital TV library is very useful as a source of electronic learning in developing the teaching and learning process, especially in Al-Amanah Kindergarten, Depok City. With the school TV, teachers can increase their creativity in planning, compiling and realizing the form of showing learning activities on school TV. This can be used as a learning medium, to facilitate students in accessing school TV channels, especially activities in kindergarten. Keywords: digital library; school television; learning resources.
Implementasi Model ATIK dalam Mengembangkan Kemampuan Mendongeng pada Anak Usia Dini di PAUD Siera Pertiwi
Jodi Christina Herwati;
Sri Watini
EDUKASIA: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Vol. 3 No. 2 (2022): Edukasia: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran
Publisher : LP. Ma'arif Janggan Magetan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (417.625 KB)
|
DOI: 10.62775/edukasia.v3i2.84
Melakukan kegiatan yang penuh dengan faktor stimulasi memberikan kesempatan kepada anak usia dini untuk mengalami pematangan keterampilan mendongeng, dengan menggunakan model pembelajaran ATIK (amati – tiru - kerjakan). Pemilihan model ATIK untuk kegiatan mendongeng dilakukan untuk merangsang literasi membaca, yang merupakan langkah strategis untuk meningkatkan kemampuan kognitif pada anak usia dini. Metode penelitian deskriptif adalah mencari peristiwa dengan penjelasan yang benar dengan pengumpulan data yang sistematis, faktual dan akurat untuk mengkaji hubungan antar fenomena. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan observasi visual dan dokumen berupa gambar. Model ATIK ATIK (amati – tiru - kerjakan) yang diterapkan sebagai langkah pembelajaran melalui kegiatan mendongeng di PAUD Siera Pertiwi menunjukkan hasil peningkatan kemampuan mendongeng untuk mendorong anak-anak agar lebih maju ke tingkat yang lebih tinggi. Model ATIK menjadi pilihan pada aktivitas pembelajaran anak usia dini untuk mencapai tahapan kemampuan di setiap jenjang usia. Penting bagi guru untuk menerapkan model ATIK pada tahapan pijakan model pemahaman awal pada setiap konsep yang akan diberikan pada siswa.
Pengembangan Model Atik Untuk Meningkatkan Kompetensi Menggambar pada Anak Usia Dini
Ika Puspitasari;
Sri Watini
EDUKASIA: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Vol. 3 No. 2 (2022): Edukasia: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran
Publisher : LP. Ma'arif Janggan Magetan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (276.521 KB)
|
DOI: 10.62775/edukasia.v3i2.87
This research is motivated by the lack of interest in early childhood in learning. This can be seen that there are still many early childhood children who are busy with themselves because during the learning process the teacher is only verbalistic without using the media. So that children do not understand what is explained by the teacher. The aim of this research is to prove whether the ATIK model in schools can increase interest in early childhood learning. This study uses a qualitative method with the type of case study. This study aims to describe the development of the ATIK model to improve PAUD in drawing competence in early childhood. The results of this study are that the ATIK model is able to increase interest in early childhood learning at school or at home. With the ATIK mode created by the PLAMBOYAN I PAUD institution, it makes children enthusiastic in learning. The ATIK model can also reduce early childhood playing online games, which so far, by playing online games, early childhood learning interest has decreased.
Implementasi Panggung TV Sekolah Sebagai Media Informasi di TK Islam Rahmaniyah Kota Balikpapan
Rika Amelia;
Sri Watini
EDUKASIA: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Vol. 3 No. 3 (2022): Edukasia: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran
Publisher : LP. Ma'arif Janggan Magetan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.62775/edukasia.v3i3.122
Information is important for the update, so that information will be conveyed to the user effectively and efficiently, and the media must be the latest developments, therefore, a digital platform was created by the nation's children, namely school television. Where this school's TV can be accessed easily by anyone, anywhere, anytime. The study is intended to describe the application of the school features of TV as school media. The study uses qualitative descriptive methods. Data mining uses interviews and documentaries. The observed components include school TV use and the benefits of school stage features. The result of this study is that school TV is very useful as information media to parents/guardians given intratubular and extracurricular children, especially in the Rahmaniyah Islamic Kindergarten in Balikpapan. School TV makes it possible for teachers to increase their creativity in planning, organizing, and realizing the form of the programming of children's activities on the stage of school TV. This can be used as information media to facilitate parents’ access to school TV channels, especially children's activities in kindergarten.