p-Index From 2021 - 2026
22.382
P-Index
This Author published in this journals
All Journal SAINS MEDIKA : JURNAL KEDOKTERAN DAN KESEHATAN Tekno - Pedagogi : Jurnal Teknologi Pendidikan SPEKTRUM: Jurnal Pendidikan Luar Sekolah (PLS) E-Tech : Jurnal Ilmiah Teknologi Pendidikan JURNAL SAINS PERTANIAN EQUATOR Pixel : Jurnal Ilmiah Komputer Grafis Jurnal Counsellia JURNAL TRIAGRO Daya Saing : Jurnal Ilmu Manajemen Solidarity: Journal of Education, Society and Culture Economic Education Analysis Journal Jurnal Manajemen Pendidikan Al Ishlah Jurnal Pendidikan Proceedings of the 1st UR International Conference on Educational Sciences NICHE Journal of Tropical Biology GUIDENA: Jurnal Ilmu Pendidikan, Psikologi, Bimbingan dan Konseling JURNAL PENDIDIKAN TAMBUSAI PHARMACY: Jurnal Farmasi Indonesia (Pharmaceutical Journal of Indonesia) Jurnal Ilmiah Keperawatan Sai Betik Jurnal Dunia Kesmas Jurnal Kreativitas PKM Manuju : Malahayati Nursing Journal Jurnal Keperawatan Komprehensif (Comprehensive Nursing Journal) Jambura Journal of Health Sciences and Research JIK- JURNAL ILMU KESEHATAN Journal of Civic Education Jurnal EDUCATIO: Jurnal Pendidikan Indonesia Jurnal Loyalitas Sosial: Journal of Community Service in Humanities and Social Sciences JAIM (Jurnal Abdi Masyarakat) KOLOKIUM: Jurnal Pendidikan Luar Sekolah ULIN: Jurnal Hutan Tropis Journal of Innovation and Future Technology (IFTECH) Amalee: Indonesian Journal of Community Research & Engagement Pioneer: Journal of Language and Literature Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan Journal of Telenursing (JOTING) Responsive: Jurnal Pemikiran dan Penelitian Administrasi, Sosial, Humaniora dan Kebijakan Publik Abdi Laksana : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Masyarakat Berdaya dan Inovasi Community Development Journal: Jurnal Pengabdian Masyarakat Indonesian Journal of Global Health research Jurnal Triton Ilmu Pendidikan Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan JURNAL RECTUM: Tinjauan Yuridis Penanganan Tindak Pidana MAHESA : Malahayati Health Student Journal ProGCouns: Journal of Professionals in Guidance and Counseling Indonesian Journal of Adult and Community Education (IJACE) Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Altifani Journal: International Journal of Community Engagement Jurnal Perak Malahayati : Pengabdian Kepada Masyarakat Jurnal Abdimas Bina Bangsa Jurnal Abdi Masyarakat Indonesia Action Research Literate (ARL) Jurnal Neraca Peradaban Jurnal Pajak dan Bisnis (Journal of Tax and Business) Jurnal Pengabdian Kesehatan Masyarakat Jurnal Minfo Polgan (JMP) Journal of Education and Counseling (JECO) EBONY Jurnal Family Education Jurnal Humaniora dan Ilmu Pendidikan Jurnal Mahasiswa Karakter Bangsa NUSANTARA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Jurnal Pengabdian Masyarakat Indonesia (JPMI) MASALIQ: Jurnal Pendidikan dan Sains Business Management Mandala of Health : A Scientific Journal Journal of Public Health Concerns Medical and Health Journal Jurnal Cendekia : Media Komunikasi Penelitian dan Pengembangan Pendidikan Islam Al-Aqlu : Jurnal Matematika, Teknik dan Sains Jurnal Keperawatan Komplementer Holistic Pandawa : Pusat Publikasi Hasil Pengabdian Masyarakat MULTIPLE: Journal of Global and Multidisciplinary JOURNAL OF Qualitative Health Research & Case Studies Reports JOURNAL OF Mental Health Concerns Bagimu Negeri : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Jurnal Bisnis dan Ekonomi Jurnal Ilmiah Research Student Jurnal Kesehatan Kartika Rona Teknik Pertanian Kajian Ilmiah Hukum dan Kenegaraan Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat : Kreasi Mahasiswa Manajemen Jurnal Penelitian Pendidikan Indonesia Journal Healthcare Education Journal of Professional Elementary Education JOURNAL OF EDUCATION AND LEARNING RESEARCH Jurnal Medika: Medika J-Shelves of Indragiri (JSI) E-Amal: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Indonesia Bergerak: Jurnal Hasil Kegiatan Pengabdian Masyarakat International Journal of Education, Vocational and Social Science Linggamas: Jurnal Pengabdian Masyarakat Semeton Mathematics Journal Jurnal Sains dan Kesehatan Journal of Chemical Learning Innovation Jurnal Eksplorasi Bimbingan dan Konseling Jurnal Pendidikan dan Kewarganegara Indonesia (jupenkei) Indonesian Journal of Mathematics and Natural Sciences Midwifery Journal Jurnal Kesehatan Qamarul Huda IJoCE: Indonesian Journal of Counseling and Education SAICGC Jurnal Ilmu Keperawatan dan Kebidanan
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search
Journal : Journal of Public Health Concerns

Sosialisasi pencegahan penyakit pneumonia pada anak di wilayah kerja Puskesmas Satelit Pahoman Rizwan, Al Khairul; Elvania, Dewa Ayu Neli; Mardani, Mardani; Alfian, Rika; Mardiani, Wiwin; Apriyanti, Apriyanti; Yuniarti, Yuniarti; Noprianti, Noprianti; Rita, Desi Risna; Kusumaningsih, Dewi; Setiawati, Setiawati; Novikasari, Linawati
JOURNAL OF Public Health Concerns Vol. 4 No. 1 (2024): JOURNAL OF Public Health Concerns
Publisher : Indonesian Public Health-Observer Information Forum (IPHORR) Kerja sama dengan: Unit Penelitian dan Pengabdian Kep Akademi Keperawatan Baitul Hikmah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56922/phc.v4i1.406

Abstract

Pendahuluan: Penyakit infeksi masih menjadi penyebab utama kesakitan dan kematian, khususnya pada anak-anak. Di Indonesia, berdasarkan data pada tahun 2005, sebanyak 28% kematian anak masih disebabkan oleh infeksi yakni infeksi saluran pernapasan. Salah satu penyakit infeksi yang sering terjadi pada bayi dan balita adalah pneumonia. Pneumonia merupakan salah satu penyakit infeksi saluran pernapasan yang mengenai jaringan paru-paru. Tujuan: Untuk mensosialisasikan pencegahan penyakit pneumonia pada anak. Metode: Penelitian yang dilakukan melalui ceramah dan menggunakan media leaflet mengenai sosialisasi penyakit pneumonia pada anak. Penelitian dilakukan pada tanggal 5 Januari 2024 di Puskesmas Satelit Pahoman, Tanjung Agung Raya. Materi sosialisasi yang diberikan yaitu pengertian, penyebab, tanda dan gejala, penatalaksanaan, serta pencegahan pneumonia. Materi disampaikan selama 15 menit dilanjutkan dengan tanya jawab selama 5 menit. Hasil: Salah satu faktor penyebab pneumonia adalah lingkungan dan udara yang tidak sehat. Anak yang tinggal di lingkungan yang padat, sirkulasi udara yang buruk, serta keluarga yang merokok berpotensi lebih besar terkena penyakit ini. Sehingga dalam pencegahannya, menjaga lingkungan dan udara tetap bersih sangat penting untuk dilakukan Simpulan: Penyebab paling umum pneumonia adalah virus dan bakteri, diikuti oleh jamur dan parasit. Pneumonia juga dapat dikatakan sebagai komplikasi dari penyakit yang lain terutama penyakit yang terjadi secara kronis. Kata Kunci: Anak; Kesehatan Masyarakat; Pneumonia.
Asuhan keperawatan komprehensif dengan penerapan active cycle breathing technique pada pasien gagal jantung dengan masalah ketidakefektifan jalan nafas dan pola nafas Djamaludin, Djunizar; Setiawati, Setiawati; Gustini, Gustini
JOURNAL OF Public Health Concerns Vol. 1 No. 3 (2021): Terapi Komplementer Dalam Keperawatan
Publisher : Indonesian Public Health-Observer Information Forum (IPHORR) Kerja sama dengan: Unit Penelitian dan Pengabdian Kep Akademi Keperawatan Baitul Hikmah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56922/phc.v1i3.83

Abstract

Pendahuluan: Gagal jantung adalah kondisi medis di mana jantung tidak dapat memompa cukup darah ke seluruh tubuh sehingga jaringan tubuh yang membutuhkan oksigen dan nutrisi tidak terpenuhi dengan baik. Menurut WHO, tercatat 17,5 juta penduduk dunia meninggal akibat gangguan kardiovaskuler. Berdasarkan studi lapangan didapatkan data di ruang IGD Rumah Sakit Abdul Moeloek Provinsi Lampung pada bulan Januari hingga Februari 2021 diperoleh data pasien yang masuk dengan CHF sebanyak 46 pasien dan tekhnik ACBT ini belum familiar dan tidak pernah dilakukan di ruang IGD. Tujuan : Dilakukan Asuhan Keperawatan Komprehensif Dengan Penerapan Active Cycle of Breathing Technique (ACBT) Pada Pasien Gagal Jantung Dengan Masalah Ketidakefektifan Jalan Nafas Dan Pola Nafas Di IGD RSUD.Abdul Moeloek Provinsi Lampung Tahun 2021. Metode: Metode asuhan keperawatan ini adalah mendeskripsikan dalam bentuk review kasus yang menganalisis suatu masalah asuhan keperawatan pada pasien pasien yang mengalami gagal jantung kongestif. Lokasi penelitian pasien (Ny.S) dilakukan di Ruang Instalasi Gawat Darurat RSUD.Abdul Moeloek Provinsi Lampung. Hasil: Hasil review kasus  terhadap pasien ditemukannya keluhan utama sesak nafas dan batuk berdahak. Pada penegakan diagnosa yaitu jalan nafas tidak efektif, pola nafas tidak efektif dan penurunan curah jantung. Evaluasi kasus diagnosa tersebut yaitu masalah teratasi sebagian. Simpulan: Berdasarkan evaluasi pada perubahan kondisi jalan nafas dan pola nafas sebelum dan setelah dilakukan latihan ACBT adalah masalah teratasi sebagian. Kedepannya diharapkan agar tenaga kesehatan dapat menerapkan ACBT pada pasien yang mempunyai masalah jalan nafas dan pola nafas yang tidak efektif di IGD.
Asuhan keperawatan infeksi saluran pernapasan akut (ispa) pada anak dengan menggunakan jahe merah dan madu Novikasari, Linawati; Setiawati, Setiawati; Sugiantoro, M. Fani
JOURNAL OF Public Health Concerns Vol. 1 No. 4 (2021): Perawatan Lansia Secara Umum Dan Pertolongan Pertama Pada Keadaan Darurat
Publisher : Indonesian Public Health-Observer Information Forum (IPHORR) Kerja sama dengan: Unit Penelitian dan Pengabdian Kep Akademi Keperawatan Baitul Hikmah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56922/phc.v1i4.139

Abstract

Pendahuluan: Penyakit Infeksi Saluran Pernapasan Akut atau ISPA merupakan infeksi yang menyerang tenggorokan, hidung dan paru-paru. ISPA adalah penyakit yang paling sering berada dalam daftar 10 (sepuluh) penyakit terbanyak di puskesmas maupun di rumah sakit. Penyakit ini dimulai dengan panas, tenggorokan sakit atau nyeri pada saat menelan, pilek, batuk kering atau berdahak. Virus penyebab ISPA adalah golongan Mikrovirus, Adenovirus, Koronavirus, Pikomavirus, dan Herpesvirus. Tujuan: Penulis mampu menggambarkan asuhan keperawatan anak secara komprehensif meliputi aspek bio-psiko-sosio dan spiritual pada keluarga dengan keluhan Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) dengan pendekatan proses keperawaan keluarga. Metode: Desain student oral case analysis (SOCA) menggunakan desain studi kasus dalam bentuk penerapan dengan cara pendekatan sesuai metode deskriptif, metode ini bersifat mengumpulkan data terlebih dahulu, menganalisis data lalu menarik kesimpulan data. Unit yang menjadi kasus tersebut secara lebih jauh dianalisis dan diberikan suatu tindakan terapi. Hasil : Berdasarkan implementasi , semua tindakan telah dilakukan pada An.S dan An.V. Setelah dilakukan asuhan keperawatan selama 5x24 jam masalah bersihan jalan nafas tidak efektif teratasi dengan frekuensi napas 22x/m. Kesimpulan dan Saran : Maka dapat ditarik pengaruh pemberian rebusan jahe merah dan madu dapat mengurangi tingkat keparahan batuk. Saran Bagi pelayanan kesehatan untuk memberikan banyak terapi sederhana yang mudah dilakukan pasien dan tanpa efek samping sehingga keluarga dan pasien mampu menerapkannya diluar pantauan fasyankes. Bagi keluarga pasien untuk lebih memahami pendidikan kesehatan yang telah disampaikan oleh pihak-pihak medis dan berusaha tetap menerapkannya meskipun diluar pantauan tenaga medis.
Penyuluhan kesehatan tentang cuci tangan Novikasari, Linawati; Setiawati, Setiawati; Kusumaningsih, Dewi; Linggariyana, Linggariyana; Sari, Lisa Yuliana; Sari , Made Novita
JOURNAL OF Public Health Concerns Vol. 2 No. 1 (2022): Promosi Kesehatan Pada Remaja
Publisher : Indonesian Public Health-Observer Information Forum (IPHORR) Kerja sama dengan: Unit Penelitian dan Pengabdian Kep Akademi Keperawatan Baitul Hikmah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56922/phc.v2i1.171

Abstract

Pendahuluan: Masa anak adalah masa yang paling penting dalam proses pembentukan dan pengembangan kepribadian sehingga menjadi orang yang bertanggung jawab di masyarakat. Anak prasekolah berada diusia golden age yaitu sekitar 3-6 tahun. Usia tersebut merupakan masa kritis bagi perkembangan kemampuan kognitif, kemandirian, koordinasi motorik, dan kreatifitas. Fase tersebut menyebabkan rasa ingin tahu dan minat bereksplorasi terhadap lingkungan semakin meningkat sehingga anak prasekolah rentan menderita penyakit yang berhubungan dengan hygiene Tujuan: Responden dapat mengetahui dan memahami tentang cuci tangan. Metode: Pelaksanaan metode yang digunakan dalam pengabdian masyarakat ini dilakukan dengan 2 tahap, yaitu pertama mahasiswa profesi ners menjelaskan tentang cuci tangan dan ke dua setelah diberikan penyuluhan cuci tangan menggunakan lembar bolak balik, responden diberikan Tanya jawab tentang cuci tangan Hasil: Responden memahami tentang cuci tangan nyeri
Penyuluhan kesehatan tentang bahaya game online Novitasari, Linawati; Wardiyah, Aryanti; Kusumaningsih, Dewi; Setiawati, Setiawati; Gustiani, Dwi; Sartika, Dewi
JOURNAL OF Public Health Concerns Vol. 2 No. 2 (2022): Penatalaksanaan Hipertensi Pada Lansia
Publisher : Indonesian Public Health-Observer Information Forum (IPHORR) Kerja sama dengan: Unit Penelitian dan Pengabdian Kep Akademi Keperawatan Baitul Hikmah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56922/phc.v2i2.188

Abstract

Pendahuluan: Perkembangan Game Online sendiri tidak lepas juga dari perkembangan teknologi komputer dan jaringan komputer itu sendiri. Meledaknya game online sendiri merupakan cerminan dari pesatnya jaringan komputer yang dahulunya berskala kecil (Small Local Network) sampai menjadi internet dan terus berkembang sampai sekarang. Game Tujuan: Responden dapat mengetahui dan memahami tentang bahaya game online Metode: Pelaksanaan metode yang digunakan dalam pengabdian masyarakat ini dilakukan dengan 2 tahap, yaitu pertama mahasiswa profesi ners menjelaskan tentang bahaya game online dan ke dua setelah diberikan penyuluhan prilaku hidup sehat pasien dengan gangguan ginjal kronik menggunakan lembar bolak balik, responden diberikan tanya jawab tentang prilaku hidup sehat pasien dengan gangguan ginjal kronik. Hasil: Responden memahami tentang bahaya game online. Simpulan: responden dapat mengetahui tentang bahaya game online
Edukasi penggunaan masker, ketika batuk/bersin dan cuci tangan pakai sabun untuk pencegahan penularan Covid-19 pada siswa/siswi Sekolah Dasar Elliya, Rahma; Setiawati, Setiawati; Wahyudi, Wahid Tri; Marlena; Nopriani; Budiarti
JOURNAL OF Public Health Concerns Vol. 2 No. 4 (2022): Promosi Dan Perilaku Hidup Bersih Sehat (PHBS)
Publisher : Indonesian Public Health-Observer Information Forum (IPHORR) Kerja sama dengan: Unit Penelitian dan Pengabdian Kep Akademi Keperawatan Baitul Hikmah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56922/phc.v2i4.252

Abstract

Background: Covid-19 cases increase, the government has also made various efforts by working, studying, and worshiping from home as an effort to stop the spread of the corona virus. Elementary school is the main target in implementing healthy living. Schools have an important role in educating students about health and hygiene behaviors. In addition, during the covid-19 pandemic, washing hands with soap at school, wearing masks is very important to prevent the transmission of covid-19. In addition, children spend a very long time (about 7 hours a day) at school and many objects in school become disease transmission because they are used together. Purpose: The purpose of this activity is to provide knowledge about preventing the transmission of covid-19 such as the use of masks, cough/sneeze etiquette and hand washing with soap. Methods: The method used in this activity is a lecture method and a simulation of health protocols in the form of washing hands, how to use and remove masks correctly and demonstrate good coughing and sneezing etiquette. Results: The results of the pre and post tests showed that 27 students could answer 6 (22 percent), how to prevent covid-19 3 (11 percent), how to use and remove masks 9 (33 percent), how to cough etiquette. and sneezing 3 (11 percent), how to wash hands with soap properly and correctly 4 (15 percent) while for the post test given to students after being given education, students who can answer as many questions as how to prevent covid-19 are 15 (56 percent), how to prevent covid-19 14 (52 percent), how to use and remove masks 27 (100 percent), how to cough and sneeze etiquette 27 (100 percent), how to wash hands with soap properly and correctly 25 (93 percent). Conclusion: It can be said that there was an increase in students knowledge regarding COVID-19, the use of masks, coughing/sneezing etiquette and washing hands with soap.   Pendahuluan: Sejalan dengan semakin meningkatnya kasus covid-19 maka pemerintah telah melakukan berbagai upaya dengan memberlakukan bekerja, belajar, dan beribadah dari rumah sebagai upaya memutus penyebaran virus corona. Sekolah dasar adalah sasaran utama dalam implementasi hidup sehat. Sekolah memiliki peran penting dalam mendidik siswa mengenai perilaku kesehatan dan kebersihan. Selain itu selama masa pandemi covid-19, cuci tangan pakai sabun di sekolah, penggunaan masker menjadi sangat penting dilakukan guna mencegah penularan covid-19. Selain itu, anak-anak menghabiskan waktu yang sangat panjang (sekitar 7 jam sehari) di sekolah dan banyak benda-benda di sekolah yang menjadi penularan penyakit dikarenakan dipakai bersama-sama. Tujuan: Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan pengetahuan berkaitan pencegahan penularan covid-19 seperti penggunaan masker, etika batuk/bersin dan Cuci Tangan Pakai Sabun (CTPS). Metode: Pada kegiatan ini di gunakan metode ceramah dan simulasi protokol kesehatan berupa cara cuci tangan, cara menggunakan serta melepas masker yang benar dan memperagakan etika batuk dan bersin yang baik. Hasil : Dari pre test menunjukan dari 27 siswa siswi dapat menjawab pertanyaan cara penularan covid-19 sebanyak 6 (22 persen), cara pencegahan covid-19 3 (11 persen), cara menggunakan dan melepas masker 9 (33 persen), cara etika batuk dan bersin 3 (11 persen), cara cuci tangan pakai sabun yang baik dan benar 4 (15 persen). Sedangkan untuk post test yang diberikan kepada siswa siswi setelah diberikan edukasi, siswa siswi yang dapat menjawab pertanyaan cara penularan covid-19 sebanyak 15 (56 persen), cara pencegahan covid-19 14 (52 persen), cara menggunakan dan melepas masker 27 (100 persen), cara etika batuk dan bersin 27 (100 persen), cara cuci tangan pakai sabun yang baik dan benar 25 (93 persen). Simpulan : Dari kegiatan ini dapat di ketahui  bahwa terjadi peningkatan pengetahuan siswa-siswi berkaitan tentang covid-19,  penggunaan masker, etika batuk/ bersin dan cuci tangan pakai sabun.
Penyuluhan penerapan perilaku hidup bersih dan sehat membuang sampah pada tempatnya Setiawati, Setiawati; Elliya, Rahma; Wahyudi, Wahid Tri; Erpiyana, Refsi; Saputra, Dian Angen; Dila, Ratu Ratna
JOURNAL OF Public Health Concerns Vol. 3 No. 1 (2023): JOURNAL OF Public Health Concerns
Publisher : Indonesian Public Health-Observer Information Forum (IPHORR) Kerja sama dengan: Unit Penelitian dan Pengabdian Kep Akademi Keperawatan Baitul Hikmah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56922/phc.v3i1.311

Abstract

Background: PHBS is all health behaviors that are carried out on the awareness of an individual so that families and family members can help themselves in the health sector, and play an active role in the community in daily activities. Clean and Healthy Living Behavior is one way to share experiences regarding pattern or behavior of healthy living in the wider community, groups or individuals by providing information or conducting counseling to the community, this is done as one of the information or knowledge. There is some knowledge that can be shared such as educational materials, it can increase knowledge and insight so that people can understand responsiveness and care more about clean and healthy lifestyle behaviors. Purpose: Respondents can know and understand about disposing of waste in its place. Method: The implementation of the method used in this counseling is carried out in 2 stages, namely the first to explain about disposing of waste in its place and secondly after the counseling is to dispose of waste in its place using leaflets, respondents are given questions and answers about disposing of waste in its place. Result: Respondents understand about disposing of garbage in its place. Conclusion: There is a significant influence between counseling on Clean and Healthy Behaviour on the cleanliness of students in disposing of garbage in its place to school children at Public Elementary School 1 Panjang Utara Bandar Lampung. Keywords: Application of PHBS; Counseling; Throw Garbage in its Place Pendahuluan: PHBS ialah segala perilaku kesehatan yang dilakukan atas kesadaran seorang individu hingga keluarga dan anggota keluarganya dapat membantu diri sendiri dalam bidang kesehatan, dan berperan aktif terhadap masyarakat dalam kegiatan sehari-hari. Perilaku Hidup Bersih dan Sehat merupakan salah satu cara untuk menyalurkan pengalaman mengenai pola atau perilaku hidup sehat dalam masyarakat luas kelompok ataupun individu dengan cara memberikan informasi atau melakukan penyuluhan kepada masyarakat, hal ini dilakukan sebagai salah satu informasi atau pengetahuan. Ada beberapa pengetahuan yang dapat dibagikan seperti materi edukasi, hal tersebut dapat menambah pengetahuan serta wawasan sehingga masyarakat dapat memahami tanggap serta lebih perduli terhadap  perilaku cara hidup yang bersih dan sehat. Tujuan: Responden dapat mengetahui dan memahami tentang membuang sampah pada tempatnya. Metode: Pelaksanaan metode yang digunakan dalam penyuluhan ini dilakukan dengan 2 tahap, yaitu pertama menjelaskan tentang membuang sampah pada tempatnya dan kedua setelah dilakukan penyuluhan membuang sampah pada tempatnya menggunakan leaflet, responden diberikan tanya jawab tentang membuang sampah pada tempatnya. Hasil: Responden memahami tentang membuang sampah pada tempatnya Simpulan: Adanya pengaruh yang signifikan antara penyuluhan Penerapan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat terhadap kebersihan siwa/siswi dalam membuang sampah pada tempatnya pada anak sekolah di SDN1 Panjang Utara, Bandar Lampung.
Sosialisasi pencegahan penyakit pneumonia pada anak di wilayah kerja Puskesmas Satelit Pahoman Rizwan, Al Khairul; Elvania, Dewa Ayu Neli; Mardani, Mardani; Alfian, Rika; Mardiani, Wiwin; Apriyanti, Apriyanti; Yuniarti, Yuniarti; Noprianti, Noprianti; Rita, Desi Risna; Kusumaningsih, Dewi; Setiawati, Setiawati; Novikasari, Linawati
JOURNAL OF Public Health Concerns Vol. 4 No. 1 (2024): JOURNAL OF Public Health Concerns
Publisher : Indonesian Public Health-Observer Information Forum (IPHORR) Kerja sama dengan: Unit Penelitian dan Pengabdian Kep Akademi Keperawatan Baitul Hikmah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56922/phc.v4i1.406

Abstract

Pendahuluan: Penyakit infeksi masih menjadi penyebab utama kesakitan dan kematian, khususnya pada anak-anak. Di Indonesia, berdasarkan data pada tahun 2005, sebanyak 28% kematian anak masih disebabkan oleh infeksi yakni infeksi saluran pernapasan. Salah satu penyakit infeksi yang sering terjadi pada bayi dan balita adalah pneumonia. Pneumonia merupakan salah satu penyakit infeksi saluran pernapasan yang mengenai jaringan paru-paru. Tujuan: Untuk mensosialisasikan pencegahan penyakit pneumonia pada anak. Metode: Penelitian yang dilakukan melalui ceramah dan menggunakan media leaflet mengenai sosialisasi penyakit pneumonia pada anak. Penelitian dilakukan pada tanggal 5 Januari 2024 di Puskesmas Satelit Pahoman, Tanjung Agung Raya. Materi sosialisasi yang diberikan yaitu pengertian, penyebab, tanda dan gejala, penatalaksanaan, serta pencegahan pneumonia. Materi disampaikan selama 15 menit dilanjutkan dengan tanya jawab selama 5 menit. Hasil: Salah satu faktor penyebab pneumonia adalah lingkungan dan udara yang tidak sehat. Anak yang tinggal di lingkungan yang padat, sirkulasi udara yang buruk, serta keluarga yang merokok berpotensi lebih besar terkena penyakit ini. Sehingga dalam pencegahannya, menjaga lingkungan dan udara tetap bersih sangat penting untuk dilakukan Simpulan: Penyebab paling umum pneumonia adalah virus dan bakteri, diikuti oleh jamur dan parasit. Pneumonia juga dapat dikatakan sebagai komplikasi dari penyakit yang lain terutama penyakit yang terjadi secara kronis. Kata Kunci: Anak; Kesehatan Masyarakat; Pneumonia.
Edukasi pencegahan tuberculosis (TBC) pada anak di wilayah kerja Puskesmas Kedaton Kota Bandar Lampung Setiawati, Setiawati; Juana, Rika; Alam, Rama Rajasa Ferlanda; Istawala, Anggun; Dhitya, Ray Krisna; Safitri, Hilda Meilinda; Irgi, Muhammad; Saputri, Maida; Muarif, Muhammad Syamsul; Kusumaningsih, Dewi; Wardiyah, Aryanti; Novikasari, Linawati
JOURNAL OF Public Health Concerns Vol. 4 No. 3 (2024): JOURNAL OF Public Health Concerns
Publisher : Indonesian Public Health-Observer Information Forum (IPHORR) Kerja sama dengan: Unit Penelitian dan Pengabdian Kep Akademi Keperawatan Baitul Hikmah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56922/phc.v4i3.493

Abstract

Background: Tuberculosis can be transmitted to children when active TB sufferers cough, talk, sneeze, sing, or speak without a mask or personal protective equipment. It is estimated that more than 20,000 cases of childhood tuberculosis occur in Indonesia each year. Indonesia is the country with the second highest number of tuberculosis cases in the world after India. Given that this disease is a dangerous disease, there needs to be sufficient public awareness and understanding of this disease. Purpose : Increase public knowledge about preventing TB transmission in children. Method: Implementation of activities using the lecture method, namely presenting material on preventing tuberculosis in children to participants by conducting interactive discussions. Education is also provided by providing instructions on how to prevent tuberculosis transmission in children. The supporting media used are leaflets and banner stands. Results: In this community service activity, most participants were able to answer well and understood the material presented. This program will be continued to find out how successful it is in increasing knowledge and its application in the work area of ​​the Kedaton Health Center, Bandar Lampung City. Participants were also enthusiastic about asking questions about the material provided. Conclusion: Educational activities to prevent TB transmission in children are very effective in increasing parental knowledge in protecting children from the negative impacts of tuberculosis transmission. Keywords: Children; Prevention; Tuberculosis transmission; Tuberculosis. Pendahuluan: Penyakit TBC dapat menular pada anak ketika penderita TBC aktif batuk, berbicara, bersin, bernyanyi, atau berbicara tanpa masker atau alat pelindung diri. Diperkirakan lebih dari 20.000 kasus tuberculosis anak terjadi di Indonesia setiap tahunnya. Indonesia merupakan negara dengan jumlah kasus tuberculosis tertinggi kedua di dunia setelah India. Mengingat penyakit ini merupakan penyakit yang berbahaya, maka perlu adanya kesadaran dan pemahaman masyarakat yang cukup terhadap penyakit ini. Tujuan: Meningkatkan pengetahuan masyarakat mengenai pencegahan penularan TB pada anak-anak. Metode: Pelaksanaan kegiatan dengan metode ceramah yaitu mempresentasikan materi mengenai pencegahan tuberculosis pada anak kepada para peserta dengan melakukan diskusi interaktif. Edukasi diberikan juga dengan memberikan petunjuk mengenai cara pencegahan penularan tuberculosis pada anak. Dengan media bantu yang digunakan adalah leaflet dan stand banner. Hasil: Dalam kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini, sebagian besar peserta dapat menjawab dengan baik dan cukup memahami dari materi yang disampaikan. Program ini akan dilanjutkan untuk mengetahui sejauh mana keberhasilannya yang adanya peningkatan pengetahuan dan penerapannya di wilayah kerja Puskesmas Kedaton Kota Bandar Lampung. Peserta juga berantusias melakukan tanya jawab mengenai materi yang diberikan. Simpulan: Kegiatan edukasi pencegahan penularan TB pada anak sangat efektif dilakukan untuk meningkatkan pengetahuan orang tua dalam melakukan perlindungan terhadap anak dari dampak buruk penularan tuberculosis.
Kolaborasi FIK dan HPU dalam menumbuhkan kesadaran pemeriksaan kesehatan rutin sebagai upaya pencegahan penyakit tidak menular Nuryani, Dina Dwi; Listyaningsih, Erna; Sary, Lolita; Oktarina, Devi; Chrisanto, Eka Yudha; Muhani, Nova; Perdana, Agung Aji; Setiawati, Setiawati
JOURNAL of Public Health Concerns Vol. 5 No. 6 (2025): JOURNAL of Public Health Concerns
Publisher : Indonesian Public Health-Observer Information Forum (IPHORR) Kerja sama dengan: Unit Penelitian dan Pengabdian Kep Akademi Keperawatan Baitul Hikmah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56922/phc.v5i6.1382

Abstract

Background: Maintaining health is a fundamental aspect in supporting quality of life, especially for vulnerable groups such as mothers and children. Prevention through early detection and health education is a key strategy in building public awareness. As a concrete manifestation of the university's role in improving public health, the Faculty of Health Sciences (FIK) of Malahayati University, in collaboration with Health Promoting University (HPU), conducted a community service activity. Purpose: To raise awareness and increase knowledge of mothers and children regarding the importance of regular health check-ups and adopting a healthy lifestyle as a preventative measure for non-communicable diseases (NCDs). Method: The activity was held on Sunday, May 24, 2025, involving 136 orphans and 120 mothers of orphans. The series of activities included a fun walk, health checks by FIK lecturers (measurement of blood pressure, blood sugar, uric acid, weight, and height), and distribution of iron tablets. Additionally, educational games were provided by the Psychology Study Program, reproductive health counseling by the Midwifery Study Program, and education on NCD prevention by the Public Health Study Program. Results: The number of participants in this activity was quite significant, demonstrating high public enthusiasm for the free health screening service. The majority of participants were housewives and school-aged children from communities with limited access to routine health services. The examination results indicated that some participants had test results that were outside the normal range, particularly for blood pressure and blood sugar levels. In children, several cases were found with a body mass index (BMI) below the standard. Conclusion: The basic health screening activity for mothers and orphans went smoothly and received high enthusiasm from participants. The basic health screening activity for mothers and orphans had a positive impact in raising awareness of the importance of early detection for preventing non-communicable diseases (NCDs). Suggestion: Participants are expected to undergo regular health checks, and relevant parties are also encouraged to facilitate access and improve health education in the community. Keywords: Community service; Early detection; Health education; Non-communicable diseases Pendahuluan: Menjaga kesehatan merupakan aspek fundamental dalam menunjang kualitas hidup, terutama bagi kelompok rentan seperti ibu dan anak. Pencegahan melalui deteksi dini dan edukasi kesehatan menjadi strategi utama dalam membentuk kesadaran masyarakat. Sebagai wujud nyata peran perguruan tinggi dalam meningkatkan kesehatan masyarakat, Fakultas Ilmu Kesehatan (FIK) Universitas Malahayati bekerja sama dengan Health Promoting University (HPU) melaksanakan kegiatan pengabdian masyarakat. Tujuan: Untuk menumbuhkan kesadaran serta meningkatkan pengetahuan ibu dan anak mengenai pentingnya pemeriksaan kesehatan rutin dan penerapan gaya hidup sehat sebagai langkah pencegahan penyakit tidak menular (PTM). Metode: Kegiatan dilaksanakan pada hari Minggu tanggal 24 Mei 2025, dengan melibatkan 136 anak yatim dan 120 ibu dari anak-anak yatim. Rangkaian kegiatan meliputi jalan sehat, pemeriksaan kesehatan oleh dosen FIK (pengukuran tekanan darah, gula darah, asam urat, berat badan, dan tinggi badan), serta pemberian tablet Fe. Selain itu, terdapat permainan edukatif oleh Prodi Psikologi, penyuluhan kesehatan reproduksi oleh Prodi Kebidanan, serta edukasi pencegahan PTM oleh Prodi Kesehatan Masyarakat. Hasil: Jumlah peserta yang mengikuti kegiatan ini cukup signifikan, menunjukkan tingginya antusiasme masyarakat terhadap layanan pemeriksaan kesehatan gratis. Mayoritas peserta merupakan ibu rumah tangga dan anak-anak usia sekolah dari kelompok masyarakat dengan akses terbatas terhadap layanan kesehatan rutin. Hasil pemeriksaan menunjukkan bahwa sebagian peserta memiliki hasil pemeriksaan yang tidak berada dalam rentang normal, khususnya dalam hal tekanan darah dan kadar gula darah. Pada anak-anak, ditemukan beberapa kasus dengan indeks massa tubuh (IMT) yang berada di bawah standar. Simpulan: Kegiatan pemeriksaan kesehatan dasar bagi ibu-ibu dan anak-anak yatim berjalan dengan lancar, mendapat antusiasme tinggi dari peserta. Kegiatan pemeriksaan kesehatan dasar bagi ibu-ibu dan anak-anak yatim berdampak positif dalam meningkatkan kesadaran terhadap pentingnya deteksi dini untuk pencegahan terjadinya penyakit tidak menular (PTM). Saran: Diharapkan pada peserta untuk memeriksakan kesehatannya secara rutin dan pihak terkait juga diharapkan untuk memberikan kemudahan dalam peningkatan akses dan edukasi kesehatan di masyarakat.
Co-Authors Abd. Chaidir Marasabessy Aditya Santoso, Aditya Adrian Nugraha Putra Afendy, Popy Mayasari Agung Aji Perdana Agusra, Dodi Agustiansyah, Ferdika Agustinus, Yunus Ahmad Nurkhin Ahman Ahman, Ahman Aini, Wirdatul Airiza Zahara Fauzia, Zia Akbar, Asep Mulyana Akbar, Rasona Sunara Alam, Rama Rajasa Ferlanda Albari, Muhammad Ridho Alfian, Rika Alinurdin, Alinurdin Alisah Rahmah Hidayah Alivia, Baiq Nadiva Altami, Bulan Amalia, Aam Amelia Putri Kartikasari Aminuyati Andi Bunga Silvia Andoko Andoko, Andoko Anggraeni, Surti Ani M Maskoen Ani M Maskoen, Ani M Ani Muani anim anim Annisa A Fitriani Annisa A Fitriani, Annisa A Antony, Eva Apriliani, Viola Aprina, Aprina Apriyanti Apriyanti Ardinas, Shinta Prima Arif Sanjaya Arifin, Bustanil Arin, Fitri Dwi Arini, Fitri Dwi Aritonang, Erika Aritonang, Yanti Anggraini Aryanti Aryanti Aryanti Wardiyah Aryanti Wardiyah Aryanti Wardiyah, Aryanti Aryastuti, Nurul Asep Rahmad Hidayat Asep Setiawan Ashlin Nuroniyyah Asmirajati, Mira Atmawati, Yuni Aulia Putri, Rara Aulia Rizkia Awwaliyah, Razma Rizqiyah Ayi Abdurahman Ayu, Neha Gusti Sukma Ning Aziz, Danang Aziz, Luthfi Afdil Aziz, Yusef Abdul Azkiyah, Nurul Azzahra, Aurora Babaroza, Muhammad Baiq Yuni Wahyuningsih Bambang Santoso Bantono, Agus Rustam Bayhaqy, Aqsol Bayi Tabrani, Mohamad Bestari, Gita Biru, Rembulan Catra Banyu Budiarti Budiman Budiman Bustami, Anita Capilo, Pabio Leo Chrisanto, Eka Yudha Clarasari, Nia Daffa, Mochamad Zidqi Daimah, Umi Dedi, Blacius Dewa Ayu Swastini Dewantoro, Suryo Hadi Dewi Astuti Dewi Kusuma Ningsih Dewi Kusumaningsih Dewi Rukmana DEWI SARTIKA Dewi, Eva Puspita Dhitya, Ray Krisna Dian Angen Saputra Difa Amilatus Tazkiyah Dila, Ratu Ratna Dina Dwi Nuryani Dina Martiani Dini Deswarni, Dini Djamaludin, Djunizar Efni Ramli, Efni Eka Yudha Chrisanto Eka Yulia Fitri Eko Widodo Eliya, Rahma Elliya, Rahma Elly Kismini Elpi Ulandari Elvania, Dewa Ayu Neli Ely, Ramli Eman Sutrisna Eman Sutrisna Erik Rahman Erna Listyaningsih Erpiyana, Refsi Erviana, Erviana Esilvita, Esilvita Eti Hayati Evy Sulistyoningrum F. Sri Susilaningsih, F. Sri Fadhilah, Rikza Fadily, Abdul Khoer Al Fahmiati, Mia Faidatus Sholihah Fary, Kevin Zufaris Fatmawati Fatmawati Fauzobihi, Fauzobihi Fa’uzobihi, Fa’uzobihi Fepi Sundari Ferianti, Ferianti Ferisca, Fidela Fifin Aprina Fina Anggraini Fitrawati, Elyin Frisiska Frisiska Giovando, Andre Gusleni, Meri Gustiani, Dwi Gustini, Gustini Habibi, Muhammad Nur Hairunisyah, Rika Handayani, Mira Syafira Harahad, Harahad Harini, Ika Murti Harjana, Annis Tri Haryanti, Amelia Hasbullah, Laden Hayati, Eti Herdian, Denny Herdian, Haris Herlina Nindyastuti Herliza Herliza Hestiawati, Wa Ode Hidayani, Wulan Htun, Khin Wint War Iin Inayah, Iin Ika Purnama Sari Imanda Sastria Imanda, Adityo Imelda Imelda Indah Wahyuningsih Indri Kharisma Irgi, Muhammad Irianto, Gunawan Irwan, Sri Novianti Islami, Winda Nur Islimsyaf A Salim Islimsyaf A Salim, Islimsyaf A Ismaniar Ismaniar Istawala, Anggun Ivan Luthfi Ihwani, Ivan Luthfi Jahrudin, Enjang Jamaris Jamaris jamila Jamila Jamila Jamila Jayadi Jenny Kartika Joni Kurniawan, Joni Juana, Rika Juandi Juandi Juhandi, Nendi Junengsih, Junengsih Jusmarni, Jusmarni K, Umi Rohmayati Kaffah Imanuddin M. R. Santosa karmila karmila Kartika, Jenny Khairiah Khairiah Khairiyah, Annisa khairunisya, khairunisya Khoiri, Moch klub Harahap, Mhd Tanwir Krisniawati, Nia Kumala, Ajeng Dyah Kurnia, Heri Kusumaningrum, Dyah Intan Laksono Trisnantoro Landa, Klara Septia Lathifah Sandra Devi Leni Marlena Lia, Melina Eka Lieza Dwianasari, Lieza Lili Nurlaili LILIS ROHAYANI Linawati Novikasari Linggariyana, Linggariyana Lolita Sari Lolita Sary Made Krisna Adi Jaya Magfiroh , Naela Maharani, Erliana Maliki, Budi Ilham Mardani Mardani Mardiani, Wiwin Marhadhani, Syifa Fatimatuzzahra Mariyam, Siti Herlina Marlena Marlena Marlena Marlina Agustina Martina Helmalia, Syifaa Maryani Maryani Marzuna, Marzuna Maysuri, Astri MHD Natsir Mia Putri Milawati Milawati Mina Harafah, Putri Julita Miskiyah Miskiyah Miskiyah Miskiyah Mohamad Ibrahim Hanafi Mora, Reni Muarif, Muhammad Syamsul Muhamad Rizki Maulana Muhammad Afif Muhammad Dhafir Muhammad Dhafir Muhani, Nova Murtiningsih Murtiningsih Mustofa Agung Sardjono Mutiara Ayu Daniati Mutoharoh, Mutoharoh Nabila, Rika Asoka Nadia Aulia Nadhirah Nadira, Khoirul Nadiroh Nafisah, Nida Nandang Rusmana Natalia, Mutiara Neng Nurhemah Nepiana, Nurul Ningsih, Neneng Nurdianti Ningtyas, Febrianti Harum Nirwanto Nirwanto, Nirwanto Nofita, Nofita Nopriani Noprianti, Noprianti Nora, Desri Novikasari, Linawati Novitasari, Linawati Nugraheni, Fatimah Rizka Nur Hudayah, Nur Nur Saffanah, Hasya Nur, Muh. Fadli Nurayuda, Nurayuda Nurbaeti, Fitriani Nurdiana, Ayu Nurdiyana, Nurdiyana Nurhemah, Neng Nurihsan, Achmad Juntika Nurlaili, Lili Nursani, Zamzam Nurwahid, Ardika Octavia Permata Sari, Octavia Permata Octowibowo, Catur Oktarina, Devi Oktaviana, Husnul Afifah Rizky Oyoh, Oyoh Page, Muhammad Taufik Parlina, Iin Partur Khorip Peramiarti, IDSAP Pertiwi, Nada Putri Pradesa, Kohar Pridayati, Lucy Purnama Sari, Rahyumi Purnamasari, Dara Puta, Dava Arya Putri PERMATASARI Putri, Hadeci Lovenda Putri, Iqfani Amalia Rachmat Rizkiawan Rahayu Rahayu Rahayu, Sri Puji Rahmadi, Imam Fitri rahmah oktaviani, nurul Rahmat Fadhil Rahmi, Dhea Wasila Rajasa, Sergius Dwi Ramadani, Putra Ramadani, Rika Fitri Ratna Susanti Ratu Yustika Rini Refni Sukmadewi Refsi Erpiyana Restiana Cahyani Retnosari, Ekadewi Ria Mu'alifah Riesmawati, R. Rety Riesmawati Rika Hairunisyah Rika Hairunisyah Rilyani Rilyani, Rilyani Rininta Andriani Riri Anjeli Riska Wandini, Riska Risma Yolanda Rita, Desi Risna Rivendri, Rivendri Riyanto, Eko Rizka, Mahda Rizki Fadilah Rizkiawan, Rachmat Rizwan, Al Khairul Robbaniyyah, Nuzla Af'idatur Robbaniyyah, Nuzla Af’idatur Rohmah, Eis Ainun Rosdiana Rosdiana Rozi, Muhamad Fahrur Rozi, Muhammad Fahrur RR. Ella Evrita Hestiandari Rudiana Rudiana, Rudiana Rustandi, Roni Rustimaya, Rustimaya Rustomo, Rustomo Safitri, Hilda Meilinda Safitri, Widia Metra Safitri, Winda Safrizal Safrizal Sahara, Amalia Sajidin Sajidin, Sajidin SALSABILA, ANNISA Salsabilla, Mentari Yuni Santi, Melda Santora, Agung Saputra, Dian Angen Saputra, Muhammad Rio Saputri, Bevry Novita Saputri, Maida Saputri, Marlinda Saputri, Windani Sari , Made Novita Sari, Ayi Puspita Sari, Devi Ratna Sari, Dina Sari, Lisa Yuliana Sari, Suci Nur Indah Sari, Walenda Pitri Novidia Sasmita, Esti Dwi Sasmita, Saepudin Karta Sastria Handayani Satria, Imanda Setiawan, Deden Shafira, Nurrizki Shila Suryani, Shila Shobrina Nur Sa’adah Silva, Ghea De Silvia, Eka Simanjuntak, Evi Christina Madalena Siti Asiah Siti Fatimah Siti Hardianti Soedjono Soedjono Sofyan, Deviana Sovia, Adrati Sri Erwini Christine Sri Hartati Sri Minarsih Sri Mulyani Sri Utaminingsih Suanto Suanto Suanto, Suanto Sugiantoro, M. Fani Sukmadewi, Refni Sukriani, Nurul Sulastri Sulastri Sumarsono Sumarsono susi susi Susiana Candrawati Susiana, Aprina Susiawan, Lieza Dwianasari Syafruddin Wahid Syaiful Fathoni Syamsul Bahri Syauqi, Shofiyurrahman Syifa, Faidana Yaumil Syuraini, Syuraini Syur’aini Syur’aini Tanwir Klub Harahap, Mhd Tarbiati, Putri Taufik Sofa Thianti Sylviningrum Tiana Rahmadani Tiya Nadila Totok Rochana Tri Maryono Rusadi Tribuyana, Nova Trismiana, Eka Trisna, Efa Triyoso, Triyoso Tussa'diyah, Laila UMAN SUHERMAN, UMAN Uswatun Hasanah Utami, Ichwani Siti Utami, Yulia Kartika Veli Safriani Vendri, Rivendri Veni Andriyani Vevi Sunarti Vianda Elend Herlina Vilma Putri, Ulfa Viva Ratih Bening Ati Wahid Tri Wahyudi Wardiah Aryanti Wardiyah, Ariyanti Waty, Dira Febria Wibowo, Wahyu Dwi Ari WIDANINGSIH, WULAN Widhi, Anriani Puspita Karunia Ning Williem, Williem Wisesa, Sindhu Witrawatis, Witrawatis Wiwin Winarni Wulandari, Kartina Wulandari, Leni Wulandari, Rien Yanti Mariani Yayan Nuryanto Yelvi, Muharni Yenira, Fitria Yuarsa, Rufina Agustin Yudi Kristanto Yudiana, Yudiana Yulendasari, Rika Yuliana Yuliana Yulita Pujilestari Yuniarti Yuniarti Yusuf, Dodi Iqbal Yuzalmi, Nanik Zahro, Uswatun Az Zen, Zelhendri Zenorita Zenorita Zulfahrizal Zulfahrizal