p-Index From 2021 - 2026
23.999
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Jurnal Sekolah Dasar Biosfer: Jurnal Tadris Biologi Jurnal KALAM Jurnal Raushan Fikr Jimma : Jurnal Ilmiah Manajemen Muhammadiyah Aceh Substantia: Jurnal Ilmu-Ilmu Ushuluddin Bioedukasi: Jurnal Pendidikan Biologi Jurnal Pendidikan Biologi Indonesia QUANTUM: Jurnal Inovasi Pendidikan Sains Jurnal Ilmiah Biosaintropis (Bioscience-Tropic) Journal of Biology Education Eduarts: Journal of Arts Education Mimbar Agribisnis: Jurnal Pemikiran Masyarakat Ilmiah Berwawasan Agribisnis Al-Wijdan : Journal of Islamic Education Studies Jurnal Penelitian Pendidikan IPA (JPPIPA) JURNAL MANAJEMEN DAN PELAYANAN FARMASI (Journal of Management and Pharmacy Practice) Jurnal SOLMA Journal of Economic, Bussines and Accounting (COSTING) Tunjuk Ajar: Jurnal Penelitian Ilmu Pendidikan SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan JURNAL INSTEK (Informatika Sains dan Teknologi) RJABM (Research Journal of Accounting and Business Management) J-MAS (Jurnal Manajemen dan Sains) Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Bioedukasi: Jurnal Pendidikan Biologi NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Bio-Lectura TESLA: Jurnal Teknik Elektro COMPTON: Jurnal Ilmiah Pendidikan Fisika Jurnal Pendidikan Fisika dan Teknologi Jurnal Kesehatan Indonesia Jurnal Kajian Ilmiah Kesehatan Dan Teknologi (JKIKT) JURNAL PENA EDUKASI Technologia: Jurnal Ilmiah Jurnal Ilmiah Edunomika (JIE) Bio-Inoved : Jurnal Biologi-Inovasi Pendidikan Best Journal (Biology Education, Sains and Technology) Jurnal Borneo Humaniora Jurnal Sosial Humaniora Sigli Management Studies and Entrepreneurship Journal (MSEJ) Jurnal Abdi Insani Jurnal Ilmiah Al-Mu'ashirah: Media Kajian Al-Qur'an dan Al-Hadits Multi Perspektif Bulletin of Counseling and Psychotherapy Jurnal Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat (JP2M) INFOKUM Jurnal Penelitian Pendidikan Matematika dan Sains Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara Jurnal Pengabdian UNDIKMA Jurnal Empathy Pengabdian Kepada Masyarakat Journal of Food System and Agribusiness (JoFSA) Psikoborneo : Jurnal Ilmiah Psikologi Jurnal Insan Farmasi Indonesia Jurnal Pengabdian Nasional Maslahah: Jurnal Pengabdian Masyarakat International Journal of Engineering, Science and Information Technology Bisnis Net : Jurnal Ekonomi dan Bisnis Journal of Banua Science Education JIPB (Jurnal Inovasi Pembelajaran Biologi) Jurnal Jeumpa Health Media JES (Jurnal Ekonomi STIEP) Jurnal Pengabdian Masyarakat (ABDIRA) Journal of Contemporary Islamic Education Jurnal Agristan TAFSE: Journal of Qur'anic Studies Abrahamic Religions: Jurnal Studi Agama-Agama Proceeding Biology Education Conference ETNIK : Jurnal Ekonomi dan Teknik Education Enthusiast : Jurnal Pendidikan dan Keguruan JURNAL ILMIAH GLOBAL EDUCATION Jurnal Penelitian Sains dan Pendidikan (JPSP) Journal Compound : Improving the Quality of English Education Prosiding Seminar Nasional Program Pengabdian Masyarakat Jurnal Ekonomi, Manajemen, Bisnis dan Akuntansi (JEMBA) Society : Jurnal Jurusan Tadris IPS Tadbiruna: Jurnal Manajemen Pendidikan Islam Padma Sari: Jurnal Ilmu Pendidikan Jurnal Akuntansi dan Manajemen Bisnis (JAMAN) Jurnal Ilmiah Multidisiplin (JUKIM) Jurnal Pendidikan dan Ilmu Sosial Jurnal Pendidikan Jompa Indonesia Practice of The Science of Teaching Journal: Jurnal Praktisi Pendidikan Journal Health Information Management Indonesian Jurnal Pengabdian Masyarakat Bhinneka YASIN: Jurnal Pendidikan dan Sosial Budaya MASALIQ: Jurnal Pendidikan dan Sains Rangkiang Mathematics Journal Jurnal Bakti Untuk Negeri Tarbiyah bil Qalam : Jurnal Pendidikan Agama dan Sains Jurnal Ilmiah MEA (Manajemen, Ekonomi, dan Akuntansi) Proceeding Applied Business and Engineering Conference Jurnal Ekonomi dan Bisnis (Ekobis-DA) International Journal of Community Engagement Payungi Jurnal Publikasi Ilmu Manajemen Electronic Journal of Education, Social Economics and Technology SINTHOP: Media Kajian Pendidikan, Agama, Sosial dan Budaya Islamic Journal of Integrated Science Education Bahtsuna: Jurnal Penelitian Pendidikan Islam Journal of Mandalika Literature BIO-CONS: Jurnal Biologi dan Konservasi JIM: Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Sejarah Riwayat: Educational Journal of History and Humanities Alkhidmah: Jurnal Pengabdian dan Kemitraan Masyarakat Jurnal Ilmiah Research Student International Significance of Notary Jurnal Penelitian Ilmu Ekonomi dan Keuangan Syariah Jurnal Pengajaran Sekolah Dasar GEMBIRA (Pengabdian Kepada Masyarakat) Journal Economic Excellence Ibnu Sina Jurnal Media Akademik (JMA) Journal of International Multidisciplinary Research Jurnal Edukasi dan Penelitian Matematika El-Sunan: Journal of Hadith and Religious Studies Jurnal Bisnis Dan Manajemen: Bisman Jurnal Manajemen Agribisnis Terapan Asian Journal of Social and Humanities Jurnal Jendela Ilmu Olahraga (J2IO) Jurnal Intelek Insan Cendikia FATHIR: Jurnal Studi Islam DEDIKASI : JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Alpatih: Jurnal Inovasi Pengabdian Masyarakat Akiratech International Journal of Economics, Business and Innovation Research Jurnal Manajemen Bisnis Digital Terkini Journal of Bio-Creaducation Nusantara Journal of Education and Social Science Regulate: Jurnal Ilmu Pendidikan, Hukum dan Bisnis Panicgogy International Journal JIS: Journal ISLAMIC STUDIES JPEMAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Sultan Adam : Jurnal Hukum dan Sosial J-CEKI Journal of Medical and Health Science Ta'allum: Jurnal Pendidikan Islam Jurnal Teknologi Rekayasa Informasi dan Komputer Interdisciplinary Explorations in Research Journal (IERJ)
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search
Journal : Journal of Bio-Creaducation

Meningkatkan hasil belajar siswa tentang sistem peredaran darah dengan pembelajaran kooperatif tipe CIRC dan TGT Wahyuni, Andina; Atmaja, Gilang Tri; Khasanah, Khayatun; Maulida, Novi Apriani; Zaini, Muhammad; Putra, Aminuddin Prahatama; Fajeriadi, Hery; Hartati, Deffi; Khatimah, Husnul
Journal of Bio-Creaducation Vol 1, No 2 (2024): December
Publisher : UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Cooperative learning offers a promising alternative for improving student understanding. CIRC method (Cooperative Integrated Reading and Composition) and TGT (Teams Games Tournaments) are two types of cooperative learning designed to increase student engagement through collaboration and active interaction. This research aims to explore the application of the CIRC and TGT methods in teaching the human circulatory system, as well as analyzing their impact on the learning outcomes of class XI science students. This research consisted of 2 cycles with 5 meetings. The first cycle was held in 3 meetings, while the second cycle was held in 2 meetings. Cycle 2 is carried out based on the results of reflection from cycle 1. There are several experts who put forward action research models with different charts, but in general there are four stages that are commonly followed, namely (1) planning, (2) implementation, (3) observation, and (4) reflection. Analysis of research data which is classified as quantitative data in the form of learning completeness results obtained from pre-test and post-test results is carried out descriptively, namely by calculating classical completeness and individual completeness. Cooperative learning types TGT and on the concept of the human circulatory system at SMAN Banjarmasin are effective in improving student learning outcomes. This can be seen from the lower percentage increase in classical completion in cycle 2 from cycle 1. However, TGT showed a more significant increase in classical completion than CIRC in cycle 2.Pembelajaran kooperatif menawarkan alternatif yang menjanjikan untuk meningkatkan pemahaman siswa. Metode CIRC (Cooperative Integrated Reading and Composition) dan TGT (Teams Games Tournaments) merupakan dua tipe pembelajaran kooperatif yang dirancang untuk meningkatkan keterlibatan siswa melalui kolaborasi dan interaksi aktif. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi penerapan metode CIRC dan TGT dalam pengajaran sistem peredaran darah manusia, serta menganalisis dampaknya terhadap hasil belajar siswa kelas XI IPA. Penelitian ini terdiri dari 2 siklus dengan 5 kali pertemuan. Siklus pertama dilaksanakan 3 kali pertemuan, sedangkan siklus kedua dilaksanakan 2 kali pertemuan. Siklus 2 dilaksanakan berdasarkan hasil refleksi dari siklus 1. Beberapa ahli menyusun model penelitian tindakan dengan berbagai bagan, namun umumnya terdapat empat tahapan: (1) perencanaan, (2) pelaksanaan, (3) pengamatan, dan (4) refleksi. Analisis data hasil penelitian yang tergolong data kuantitatif berupa hasil ketuntasan belajar yang diperoleh dari hasil pretes dan postes dilakukan secara deskriptif, yakni dengan menghitung ketuntasan klasikal dan ketuntasan individual. Pembelajaran kooperatif tipe TGT dan CIRC pada konsep sistem peredaran darah manusia di SMAN Banjarmasin efektif dalam meningkatkan hasil belajar siswa. Hal ini terlihat dari persentase kenaikan ketuntusan klasikal pada siklus 2 dari siklus 1 yang lebih rendah. Namun, TGT menunjukkan peningkatan ketuntusan klasikal yang lebih signifikan dibandingkan CIRC pada siklus 2.
Penggunaan peta konsep untuk meningkatkan hasil belajar peserta didik pada materi sistem respirasi manusia Hakim, Akhmad Nur; Nurmiati, Nurmiati; Nurmina, Nurmina; Sulistiani, Sulistiani; Nadiya, Zulfa; Masrah, Masrah; Pitriyani, Pitriyani; Zaini, Muhammad; Putra, Aminuddin Prahatama; Fajeriadi, Hery
Journal of Bio-Creaducation Vol 1, No 2 (2024): December
Publisher : UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Biology learning has complex concepts so that many students have difficulty remembering these concepts. This study aims to determine the use of learning strategies using concept maps as an effort to improve student learning outcomes so that there is mastery of the concept of the human respiratory system material. The concept map that has been designed focuses on meaningful learning so that students can more easily understand and remember the material taught. The research conducted was in the form of classroom action research by looking at the comparison of the two studies conducted for two cycles. Each cycle consists of stages of planning, implementation, observation and reflection. Data collection techniques were carried out with tests, observations and rubrics. The results of this study were in the form of an analysis of students' cognitive learning. Experiment 1 showed that in cycle I there was an increase in understanding of 87.13% and in cycle II there was an increase in understanding of the concept of 90.36%. While the results of experiment 2 showed that in cycle I there was an increase of 85.30% and in cycle II there was an increase of 92.5%. In addition to increasing learning outcomes, it turns out that concept maps also have an effect on increasing student activity. This can be seen during the learning process, students are more active in seeking information and more enthusiastic in expressing their opinions.  Based on the results of the study, it can be concluded that learning using concept maps can improve learning outcomes and student activities on the human respiratory system material.Pembelajaran biologi memiliki konsep yang kompleks sehingga banyak peserta didik yang mengalami kesulitan untuk mengingat konsep tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penggunaan strategi pembelajaran menggunakan peta konsep sebagai upaya untuk meningkatkan hasil belajar peserta didik sehingga terjadi penguasaan konsep materi sistem respirasi manusia. Peta konsep yang telah dirancang berfokus pada pembelajaran yang bermakna agar peserta didik lebih mudah memahami dan mengingat materi yang diajarkan. Penelitian yang dilakukan berupa penelitian tindakan kelas dengan melihat perbandingan kedua penelitian yang dilakukan selama dua siklus. Setiap siklus terdiri dari tahapan perencanaan, pelaksanaan, observasi dan refleksi. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan tes, observasi dan rubrik. Hasil penelitian ini berupa analisis belajar kognitif peserta didik. Pada percobaan 1 menunjukkan siklus I terjadi peningkatan pemahaman  sebesar 87,13% dan pada siklus II terjadi peningkatan pemahaman konsep sebesar 90,36%.  Sedangkan hasil percobaan 2 menunjukkan pada siklus I terjadi peningkatan sebesar 85,30% dan pada siklus II mengalami peningkatan sebesar 92,5%. Selain terjadi peningkatan hasil belajar, ternyata peta konsep juga berpengaruh terhadap peningkatan aktivitas peserta didik. Hal ini terlihat pada saat proses pembelajaran peserta didik lebih aktif mencari informasi dan lebih antusias dalam mengemukakan pendapatnya. Berdasarkan hasil penelitian tersebut dapat disimpulkan bahwa pembelajaran dengan menggunakan peta konsep dapat meningkatkan hasil belajar dan aktivitas peserta didik pada materi sistem respirasi manusia.
Optimalisasi pembelajaran sumber daya alam melalui interaksi keterampilan sains dan pendekatan problem solving Marniyanti, Marniyanti; Auliyani, Novia; Saajidah, Saajidah; Munirah, Sabrina; Putra, Aminuddin Prahatama; Zaini, Muhammad; Fajeriadi, Hery; Hernawati, Hernawati; Yulinda, Ratna
Journal of Bio-Creaducation Vol 1, No 2 (2024): December
Publisher : UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Due to non-interactive and boring teaching, many students face difficulties in understanding the concept of natural resources. This research aims to improve the learning process of natural resources through the interaction of science skills and problem solving approach. This learning involves problem solving to encourage students to be more active and understand the material more deeply. The research used the Classroom Action Research (PTK) method implemented in two cycles on grade V elementary school students in South Kalimantan. The research procedure was designed in two cycles, where each cycle consisted of one lesson with an effective duration of four lesson hours, plus additional learning time agreed with the teacher. The results showed a significant improvement in students' concept understanding and problem solving ability from the first cycle to the second cycle. In addition, it was found that teachers' activities in guiding students also improved, although there were still some aspects that needed to be improved. The problem solving approach proved effective in improving student engagement and learning outcomes, as well as encouraging the development of critical and analytical thinking skills. The scientific impact of this study shows that the problem solving approach is generally effective in increasing student engagement in learning, although there are some aspects of guidance that need to be improved by teachers to ensure the sustainability of improved learning outcomes. Based on this research, it can be concluded that the application and problem solving approach in Natural Resources learning can be an effective alternative to improve student learning outcomes.Akibat pengajaran yang tidak interaktif dan membosankan, banyak siswa menghadapi kesulitan untuk memahami konsep sumber daya alam. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan proses pembelajaran sumber daya alam melalui interaksi keterampilan sains dan pendekatan problem solving. Pembelajaran ini melibatkan problem solving mendorong siswa untuk lebih aktif dan memahami materi secara lebih mendalam. Penelitian menggunakan metode Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus pada siswa kelas V SD di Kalimantan Selatan. Prosedur penelitian dirancang dalam dua siklus, di mana setiap siklus terdiri dari satu kali pembelajaran dengan durasi efektif empat jam pelajaran, ditambah waktu belajar tambahan yang disepakati bersama guru. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan signifikan dalam pemahaman konsep dan kemampuan pemecahan masalah siswa dari siklus pertama ke siklus kedua. Selain itu, ditemukan bahwa aktivitas guru dalam membimbing siswa turut mengalami peningkatan, meskipun masih terdapat beberapa aspek yang perlu diperbaiki. Pendekatan problem solving terbukti efektif dalam meningkatkan keterlibatan dan hasil belajar siswa, serta mendorong pengembangan keterampilan berpikir kritis dan analitis. Dampak ilmiah dari penelitian ini menunjukkan bahwa pendekatan problem solving secara umum efektif dalam meningkatkan keterlibatan siswa dalam pembelajaran, meskipun ada beberapa aspek bimbingan yang perlu diperbaiki oleh guru untuk memastikan keberlanjutan peningkatan hasil belajar. Berdasarkan penelitian ini dapat disimpulkan bahwa penerapan dan pendekatan problem solving dalam pembelajaran Sumber Daya Alam dapat menjadi alternatif yang efektif untuk meningkatkan hasil belajar siswa.
Perbandingan penerapan metode simulasi dan problem-based instructional untuk meningkatkan pemahaman siswa pada materi ekosistem Irmayanti, Aulia; Damayanti, Rudiah; Wahyuni, Sri Ayu; Putra, Aminuddin Prahatama; Fajeriadi, Hery; Lisda, Lia Jumiati; Zaini, Muhammad; Nia, Dewi Ayu Aldilla
Journal of Bio-Creaducation Vol 1, No 2 (2024): December
Publisher : UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Ecosystem material in science lessons is often poorly understood by students. This is because the learning method does not involve interaction between students and the material taught directly. This research aims to determine the level of students' understanding and activity in understanding the concept of ecosystem material using Problem-based instructional and Simulation methods. This research uses a nonequivalent control group design to compare the application of the Simulation method and the Problem-based instructional (PBI) method in Ecosystem learning for class X students at SMA Negeri Banjarmasin. The research population was all class X students of Banjarmasin State High School. The samples used were one class X MIPA which applied the simulation method as the experimental class, and another one class X MIPA which applied the Problem-based instructional method as the control class. Based on the results, the average posttest score for the experimental class with the Problem-based instructional method was 83.91, while the simulation method class was 77.78. This shows that both methods are equally good, but the Problem-based instructional method is superior to the simulation method. This research data shows significant value. The number of students who gave positive responses to the Problem-based instructional and simulation methods was 94.44% of students interested in participating in learning activities. This makes students enthusiastic when taking part in learning, students feel that learning seems more fun and not monotonous. The application of the Problem-based instructional and simulation method makes students understand the material being studied so that learning outcomes become more optimal.Materi Ekosistem pada pelajara IPA seringkali kurang dipahami oleh siswa. Hal tersebut dikarenakan metode pembelajaran yang kurang melibatkan interaksi antara siswa dengan materi yang diajarkan secara langsung. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat pemahaman dan aktivitas siswa dalam memahami konsep materi ekosistem dengan menggunakan metode Problem-based instructional dan Simulasi. Penelitian ini menggunakan desain nonequivalent control group design untuk membandingkan penerapan metode Simulasi dan metode Problem-based instructional (PBI) dalam pembelajaran Ekosistem pada siswa kelas X SMA Negeri Banjarmasin. Populasi penelitian adalah seluruh siswa kelas X SMA Negeri Banjarmasin. Sampel yang digunakan adalah satu kelas X MIPA yang diterapkan metode simulasi sebagai kelas eksperimen, dan satu lagi kelas X MIPA yang diterapkan metode Problem-based instructional sebagai kelas kontrol. Berdasarkan hasil rata-rata nilai posttest kelas eksperimen metode Problem-based instructional 83,91 sedangkan kelas metode simulasi 77,78. Hal ini menunjukkan bahwa kedua metode tersebut sama-sama bagus, namun metode Problem-based instructional lebih unggul dari metode simulasi. Data penelitian ini menunjukkan nilai signifikan. Jumlah siswa yang memberi tanggapan positif terhadap metode Problem-based instructional dan simulasi, sebesar 94,44% siswa tertarik mengikuti kegiatan pembelajaran. Hal ini menjadikan siswa bersemangat saat mengikuti pembelajaran, siswa merasa pembelajaran terkesan lebih menyenangkan dan tidak monoton. Penerapan metode Problem-based instructional dan simulasi membuat siswa paham terhadap materi yang dipelajari sehingga hasil belajar menjadi lebih optimal.
Penerapan model pembelajaran kooperatif tipe teams games tournament (TGT) untuk meningkatkan hasil belajar siswa pada konsep biologi Hafizah, Hafizah; Agustina, Elya; Annisa, Majidah; Fajeriadi, Hery; Zaini, Muhammad; Imellia, Hanny; Norhidayati, Norhidayati; Putra, Aminuddin Prahatama
Journal of Bio-Creaducation Vol 1, No 2 (2024): December
Publisher : UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The purpose of this study was to determine the Learning Outcomes of Biodiversity material using the Team Games Tournament (TGT) learning model. This study used the True Experimental Design method with the Posttest-Only-Control-Design form and the Classroom Action Research method. The data collection technique used in this study was to give posttest questions after completing the learning process in the experimental class and control class on Biodiversity material. While Classroom Action Research uses data collection techniques in the form of observation, measurement and documentation. This research uses descriptive statistical analysis techniques. The results concluded that the learning outcomes of Biodiversity material using the Team Games Tournament learning model on students obtained an average class score of 84.90. The control class with conventional learning (discussion method) on Biodiversity material obtained a class average score = 82.35. While in the Classroom Action Research method, the average posttest value of student learning outcomes in cycle I was 70.35 and cycle II was 82.50. Cooperative Learning type Teams Games Tournament (TGT) Biodiversity material in both research methods shows that learning outcomes and student activity have increased or influenced.Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui mengenai Hasil Belajar materi Keanekaragaman Hayati menggunakan model pembelajaran Teams Games Tournament (TGT). Penelitian ini menggunakan metode True Experimental Design dengan bentuk desain Posttest-Only-Control-Design dan metode Penelitian Tindakan Kelas. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah dengan memberikan soal posttest setelah selesai proses pembelajaran pada kelas eksperimen dan kelas kontrol dalam materi Keanekaragaman Hayati. Sedangkan Penelitian Tindakan Kelas menggunakan teknik pengumpulan data berupa observasi, pengukuran dan dokumentasi. Penelitian ini menggunakan teknik analisis statistik deskriptif. Hasil penelitian menyimpulkan bahwa Hasil belajar materi Keanekaragaman Hayati menggunakan model pembelajaran Team Games Tournament pada peserta didik memperoleh nilai rata-rata kelas 84,90. Kelas kontrol dengan pembelajaran konvensional (metode diskusi) pada materi Keanekaragaman Hayati memperoleh nilai rata-rata kelas = 82,35. Sedangkan pada metode Penelitian Tindakan Kelas, nilai rata-rata posttest hasil belajar peserta didik pada siklus I sebesar 70,35 dan siklus II sebesar 82,50. Pembelajaran Kooperatif tipe Teams Games Tournament (TGT) materi Keanekaragaman Hayati pada kedua metode penelitian tersebut menunjukan bahwa hasil belajar dan aktivitas siswa mengalami peningkatan atau berpengaruh.
Penerapan pendekatan inkuiri untuk meningkatkan pemahaman peserta didik pada materi pencemaran lingkungan Muhaimin, Ahmad; Azizah, Nur; Mahmudah, Rifatul; Nabila, Rini Salma; Zaini, Muhammad; Putra, Aminuddin Prahatama; Fajeriadi, Hery; Widiati, Rahmi; Rosmalina, Indah
Journal of Bio-Creaducation Vol 1, No 2 (2024): December
Publisher : UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Science learning materials are generally difficult to understand, so a teacher strategy is needed to deliver the material more interestingly. One strategy that can be done is the application of the inquiry approach. The inquiry approach focuses on the activities of students in seeking and finding information, so that learning is more meaningful. This study aims to determine the effect of applying learning with an inquiry approach in an effort to improve students' understanding of environmental pollution material.  The application of inquiry learning is made as interesting as possible to make it easier for students to understand the learning material. The research conducted was classroom action research with two cycles through a comparison of two studies. Data collection techniques were carried out by observation, interviews, field notes and documentation. The results of this study are in the form of qualitative data analysis by describing and analyzing data from observations of learning outcomes and student activities. Experiment 1 shows that getting student learning outcomes in cycle I amounted to 58% and cycle II increased by 96%. While the results of experiment 2 showed that the learning outcomes of students in cycle I were 40% then increased in cycle II to 86%. In addition, there was also an increase in learner activity, namely in journal I by 85% while journal II by 86%.  This can be seen in the learning process, a conducive classroom situation, a positive classroom atmosphere with students who dare to ask questions and discuss, creating a pleasant learning climate, growing a sense of responsibility, good cooperation and student learning participation is quite good. Based on the results of this study, it can be concluded that the application of learning with an inquiry approach can increase students' understanding and activity on environmental pollution material.Materi pembelajaran IPA umumnya sulit untuk dipahami, sehingga diperlukan strategi guru dalam menyampaikan materi tersebut dengan lebih menarik. Salah satu strategi yang dapat dilakukan adalah penerapan pendekatan inkuiri. Pendekatan inkuiri berfokus pada aktivitas   peserta didik dalam mencari dan menemukan informasi, sehingga pembelajaran lebih bermakna. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penerapan pembelajaran dengan pendekatan inkuiri dalam upaya meningkatkan pemahaman peserta didik pada materi pencemaran lingkungan.  Penerapan pembelajaran inkuiri dibuat semenarik mungkin untuk memudahkan peserta didik dalam memahami materi pembelajaran. Penelitian yang dilakukan adalah penelitian tindakan kelas dengan dua siklus melalui perbandingan dua penelitian. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan observasi, wawancara, pencatatan lapangan dan dokumentasi. Hasil penelitian ini berupa analisis data kualitatif dengan mendeskripsikan dan menelaah data hasil observasi hasil belajar dan aktivitas peserta didik. Percobaan 1 menunjukkan bahwa mendapatkan hasil belajar siswa pada siklus I sebesar 58% dan siklus II mengalami peningkatan sebanyak 96%. Sedangkan hasil percobaan 2 menunjukkan bahwa hasil belajar peserta didik pada siklus I sebesar 40% kemudian meningkat pada siklus II menjadi 86%. Selain itu, juga terjadi peningkatan aktivitas peserta didik yakni pada jurnal I sebesar 85% sedangkan jurnal II sebesar 86%.  Hal ini dapat dilihat pada proses pembelajaran, situasi kelas yang kondusif, suasana kelas yang positif dengan peserta didik yang berani bertanya dan berdiskusi, menciptakan iklim belajar yang menyenangkan, tumbuhnya rasa tanggung jawab, terjalin kerjasama yang baik dan partisipasi belajar peserta didik cukup baik. Berdasarkan hasil penelitian tersebut dapat disimpulkan bahwa penerapan pembelajaran dengan pendekatan inkuiri dapat meningkatkan pemahaman dan aktivitas peserta didik pada materi pencemaran lingkungan.
Implementasi pendekatan inkuiri dalam pembelajaran biologi untuk meningkatkan kualitas belajar siswa SMP Wulandari, Ayu; Apsari, Lisa; Febrian, Muhammad Rifqy; Maulida, Rahmah; Zaini, Muhammad; Putra, Aminuddin Prahatama; Fajeriadi, Hery; Belawati, Octa; Otari, Widiati Hairina
Journal of Bio-Creaducation Vol 2, No 1 (2025): June
Publisher : UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aims to enhance the learning quality of junior high school students through the implementation of a guided inquiry learning model using image media in science education. The research method employed is Classroom Action Research (CAR), consisting of two cycles, with each cycle encompassing the stages of planning, implementation, observation, and reflection. The subjects of the study were 36 eighth-grade students in the odd semester of the 2022/2023 academic year. Data were collected through pretests, posttests, and observations of student activities during the learning process. The results indicate a significant improvement in student learning outcomes between the first and second cycles. This improvement was evident in both the cognitive and psychomotor domains, with the percentage of cognitive learning outcomes rising from 86.1% in the first cycle to 88.8% in the second cycle, and the percentage of student activity also showing consistent growth. Based on these results, it can be concluded that the guided inquiry learning model is effective in improving students' learning quality, particularly in science subjects. It is recommended that this approach be implemented more widely for other topics in biology education and supported by various media. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas belajar siswa SMP melalui penerapan model pembelajaran inkuiri terbimbing dengan bantuan media gambar dalam pembelajaran IPA. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian tindakan kelas (PTK) yang terdiri dari dua siklus, dengan masing-masing siklus mencakup tahapan perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian adalah 36 siswa kelas VIII pada semester ganjil tahun ajaran 2022/2023. Data dikumpulkan melalui pretest, posttest, dan observasi aktivitas siswa selama proses pembelajaran. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan yang signifikan pada hasil belajar siswa antara siklus I dan II. Peningkatan terlihat pada ranah kognitif dan psikomotorik siswa, yang mana persentase hasil belajar kognitif meningkat dari 86,1% pada siklus I menjadi 88,8% pada siklus II, dan persentase keaktifan siswa juga mengalami peningkatan yang konsisten. Berdasarkan hasil ini, dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran inkuiri terbimbing efektif dalam meningkatkan kualitas belajar siswa, khususnya pada mata pelajaran IPA. Disarankan agar pendekatan ini diimplementasikan lebih luas untuk topik-topik lain di pembelajaran biologi dan didukung oleh media yang bervariasi.
Meningkatkan pemahaman siswa sma melalui penggunaan peta konsep pada materi IPA Azmi, Jihan; Salsabilla, Nisvie Nur; Yulyana, Puspa; Ambarwati, Upik; Slamet, Zahra Anindya Putri; Zaini, Muhammad; Rezeki, Amalia; Putra, Aminuddin Prahatama; Riza, Muhammad Faisal; Fajeriadi, Hery
Journal of Bio-Creaducation Vol 2, No 1 (2025): June
Publisher : UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Concept maps are a very important visual tool in the learning process, serving to illustrate the relationship between concepts systematically. By using concept maps, students can understand and organize information better, thus improving their critical and creative thinking skills. Overall, an understanding of concept maps is essential in the modern educational context. Concept maps not only serve as learning aids, but also as a bridge to connect various complex ideas and concepts, thus facilitating more effective and efficient learning. This study aims to examine the effectiveness of using concept maps in improving students' understanding of science materials. This study was conducted based on the analysis of two classroom action researches (PTK) conducted by Amalia Rezeki and Muhammad Faisal Riza. The research shows that the use of concept maps as learning media is effective in improving student learning outcomes, both individually and classically. The research method used was descriptive with two cycles, including planning, implementation, observation, and reflection. Data were obtained through pretest, posttest, formative test, and student activity observation. The results showed a significant increase in student understanding, with individual learning completeness reaching ≥ 65 and classical completeness ≥ 85%. Students' learning activities became more active, such as making concept maps and group discussions. Concept maps proved to be able to connect new information with students' prior knowledge, resulting in meaningful learning. These findings support the importance of applying innovative learning methods such as concept maps to improve the quality of education.Peta konsep merupakan alat visual yang sangat penting dalam proses pembelajaran, berfungsi untuk menggambarkan hubungan antar konsep secara sistematis. Dengan menggunakan peta konsep, siswa dapat memahami dan mengorganisasikan informasi dengan lebih baik, sehingga meningkatkan kemampuan berpikir kritis dan kreatif mereka. Secara keseluruhan, pemahaman tentang peta konsep sangat penting dalam konteks pendidikan modern. Peta konsep tidak hanya berfungsi sebagai alat bantu belajar, tetapi juga sebagai jembatan untuk menghubungkan berbagai ide dan konsep yang kompleks, sehingga memfasilitasi pembelajaran yang lebih efektif dan efisien. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji efektivitas penggunaan peta konsep dalam meningkatkan pemahaman siswa pada materi IPA. Kajian ini dilakukan berdasarkan analisis dua penelitian tindakan kelas (PTK) yang dilaksanakan oleh Amalia Rezeki dan Muhammad Faisal Riza. Penelitian menunjukkan bahwa penggunaan peta konsep sebagai media pembelajaran efektif dalam meningkatkan hasil belajar siswa, baik secara individu maupun klasikal. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif dengan dua siklus, mencakup perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Data diperoleh melalui pretes, postes, tes formatif, dan observasi aktivitas siswa. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan signifikan dalam pemahaman siswa, dengan ketuntasan belajar individu mencapai ≥ 65 dan ketuntasan klasikal ≥ 85%. Aktivitas belajar siswa menjadi lebih aktif, seperti membuat peta konsep dan berdiskusi kelompok. Peta konsep terbukti mampu menghubungkan informasi baru dengan pengetahuan awal siswa, sehingga menghasilkan pembelajaran yang bermakna. Temuan ini mendukung pentingnya penerapan metode pembelajaran inovatif seperti peta konsep untuk meningkatkan kualitas pendidikan.
Pemanfaatan media teknologi melalui pendekatan kooperatif dalam pembelajaran biologi untuk meningkatkan hasil dan proses belajar siswa sekolah menengah atas Jainab, Jainab; Audia, Arfa Veni; Safitri, Yulina; Yuli, Yuli; Ramadhan, Muhammad Nazhief; Rahmawati, Sri; Febrianti, Gerhana; Fajeriadi, Hery; Zaini, Muhammad; Putra, Aminuddin Prahatama
Journal of Bio-Creaducation Vol 2, No 1 (2025): June
Publisher : UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The urgency of this research lies in the pressing need to improve the quality of biology education in secondary schools. The use of technological media and collaborative approaches creates a more interactive and collaborative learning environment that not only improves student learning outcomes but also enhances the learning process to be more effective and enjoyable. In today's digital era, integrating technology into education is essential to prepare students for global challenges and develop critical and collaborative thinking skills needed in the world of work. This research aims to analyze technology-based cooperative learning approaches, particularly animation media, in biology learning at the high school level to improve student learning outcomes and processes. The rapid development of technology opens up new opportunities for improving the quality of education, especially in the development of effective learning media. This study uses the STAD (Student Teams Achievement Division) type cooperative learning model that encourages collaborative skills and active participation of students. Through classroom action research, this study compares pretest and posttest results, as well as evaluates student activities and classroom management by teachers. The results showed significant improvement in student learning outcomes, increased student activity, as well as positive responses to the use of animated media. These results support the effectiveness of animation as a learning tool and show that technology-based cooperative methods can improve learning quality and student interest in complex biological concepts.Urgensi penelitian ini terletak pada kebutuhan mendesak untuk meningkatkan mutu pendidikan biologi di sekolah menengah. Penggunaan media teknologi dan pendekatan kolaboratif menciptakan lingkungan belajar yang lebih interaktif dan kolaboratif yang tidak hanya meningkatkan hasil belajar siswa tetapi juga meningkatkan proses pembelajaran menjadi lebih efektif dan menyenangkan. Di era digital saat ini, mengintegrasikan teknologi ke dalam pendidikan sangat penting untuk mempersiapkan siswa menghadapi tantangan global dan mengembangkan keterampilan berpikir kritis dan kolaboratif yang diperlukan di dunia kerja. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pendekatan pembelajaran kooperatif berbasis teknologi, khususnya media animasi, dalam pembelajaran biologi di tingkat SMA untuk meningkatkan hasil dan proses belajar siswa. Perkembangan teknologi yang pesat membuka peluang baru untuk peningkatan kualitas pendidikan, terutama dalam pengembangan media pembelajaran yang efektif. Penelitian ini menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe STAD (Student Teams Achievement Division) yang mendorong keterampilan kolaboratif dan partisipasi aktif siswa. Melalui penelitian tindakan kelas, studi ini membandingkan hasil pretest dan posttest, serta mengevaluasi aktivitas siswa dan manajemen kelas oleh guru. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan signifikan dalam hasil belajar siswa, peningkatan aktivitas siswa, serta respons positif terhadap penggunaan media animasi. Hasil ini mendukung efektivitas animasi sebagai alat pembelajaran dan menunjukkan bahwa metode kooperatif berbasis teknologi dapat meningkatkan kualitas pembelajaran dan minat siswa terhadap konsep-konsep biologi yang kompleks.
Meningkatkan proses dan hasil belajar siswa pada sistem reproduksi melalui pembelajaran kooperatif dan debat Putri, Kania Nabilah; Agustina, Noor Fithri; Noorhasanah, Noorhasanah; Simbolon, Putri Stephanie; Rahmawati, Rahmawati; Ni’mah, Laili; Hasmi, Yulita; Zaini, Muhammad; Putra, Aminuddin Prahatama; Fajeriadi, Hery
Journal of Bio-Creaducation Vol 2, No 1 (2025): June
Publisher : UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aims to improve the process and learning outcomes of students in the reproductive system material at SMA Negeri 8 Banjarmasin by using the Jigsaw and debate cooperative learning methods. The problems faced are the low understanding of students towards bioethics and minimal participation in discussions because the lecture method used does not actively involve students. The solution offered is to integrate the debate method to deepen the understanding of bioethics and increase student participation. This study is a Classroom Action Research (CAR) with two cycles for the debate method and three cycles for cooperative learning. Data collection techniques include pre-test, post-test, observation, and student response questionnaires. The results showed a significant increase in student activity and understanding of bioethics material. In the cooperative method, classical completeness increased from 47.22% in cycle I to 86.11% in cycle III, while in the debate method, completeness increased from 65.52% in cycle I to 89.15% in cycle II.  The conclusion of this study is that cooperative learning and debate methods effectively improve students' learning processes and outcomes, especially in understanding the concept of bioethics in the reproductive system material. The use of interactive methods also has a positive impact on students' social skills and critical thinking. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan proses dan hasil belajar siswa pada materi sistem reproduksi di SMA Negeri 8 Banjarmasin dengan menggunakan metode pembelajaran kooperatif tipe Jigsaw dan debat. Masalah yang dihadapi adalah rendahnya pemahaman siswa terhadap bioetika dan minimnya partisipasi dalam diskusi karena metode ceramah yang digunakan tidak melibatkan siswa secara aktif. Solusi yang ditawarkan adalah dengan mengintegrasikan metode debat untuk memperdalam pemahaman bioetika serta meningkatkan partisipasi siswa. Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan dua siklus untuk metode debat dan tiga siklus untuk pembelajaran kooperatif. Teknik pengumpulan data meliputi pre-test, post-test, observasi, dan angket respon siswa. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan yang signifikan dalam aktivitas siswa serta pemahaman materi bioetika. Pada metode kooperatif, ketuntasan klasikal meningkat dari 47,22% di siklus I menjadi 86,11% di siklus III, sementara pada metode debat, ketuntasan meningkat dari 65,52% di siklus I menjadi 89,15% di siklus II. Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa metode pembelajaran kooperatif dan debat secara efektif meningkatkan proses dan hasil belajar siswa, terutama dalam pemahaman konsep bioetika pada materi sistem reproduksi. Penggunaan metode yang interaktif juga memberikan dampak positif pada keterampilan sosial dan berpikir kritis siswa.
Co-Authors , Lalu Wiwid Suhendra A’enaya Qalbi, Nurul Abdul Aziz abdur rohman Abidin, Taufik Achmad Budi Susetyo Adi, Muhammad Afdalia, Tiara Agus Tri Darmawanto Agusta Maria Mala’ang Agustina, Elya Agustina, Noor Fithri Ahmad Ahmad Ahmad Nasrullah Ahmad, Rizwar Khalifatullah Aida Vitria Aisyah, Risfa Nur Akbar, Nabila Hadiah Akhlis Munazilin, Akhlis Akhmad Naparin Alghifari, Andi Muhammad Rifansyah Ali Iskandar Zulkarnain, Ali Iskandar Ali, Lalu Usman Altalarik, Agel Alyaa Rihhadatul Aisy Amalia Ajrina Amalia Rezeki Ambar, Rr Cantika Dwi Ambarwati, Upik Aminuddin Prahatama Putra Ana Sofia Herawati Ananta, Muhammad F. Ananta, Nur Mellayanti Andi Santoso Anggraini, Reva Sari Annisa, Majidah Annisa, Sherluna Anwar Anwar Aprilia, Rochmathul Duwi Aprillita, Gina Apsari, Lisa Aqodiah, Aqodiah Ardianingsih, Tariska Arfianti, Dina Arifin, Gusti Muhammad Bustanil Aris Doyan Arlis, Abel Garcia Assyifa, Najwa Atiek Winarti Atmaja, Gilang Tri Atthariq, Atthariq Audia, Arfa Veni Aulia Ajizah Aulia Juanda Djaingsastro Aulia, Dhea Auliyani, Novia AYU LESTARI Ayu Wulandari Azhari, Andy Azhari, Muhammad Hafizh Azmi, Jihan Badruzsaufari Badruzsaufari Baehaqi Baiq Ida Astini Barika, Fithri Bashori Bashori Bilal Kautsar Setiabudi Bokhari, Rian Permadi Budiawan, Dody Bunda Halang Bunda Halang Bunda Halang Chairunnisa Chairunnisa Damayanti, Alfiana Damayanti, Farah A. A. Damayanti, Rudiah Danang Biyatmoko, Danang Dedi Riyan Rizaldi Dedi Setiawan Dedi Uskar Deffi Hartati Dewi Amelia Widiyastuti Dewi Endriani Dewi, Aprianah Puspa Sari Dewi, Ismiati Dewi, Ning Ratna Sinta Dharmono Dharmono Dharmono Dharmono Dharmono, Dharmono Dina Dina Dini Juli Asnida, Dini Juli Dion Saputra Dita, Riri Febria Dwi Haryono Dwi Saputri, Tania Apriliani Dwi Wahyu Artiningsih Edy Humaidi Efendi, Riski Nugroho Ehwanudin Ehwanudin Eka Bobby Febrianto, Eka Bobby Eka Nur Wahyuni Eko Adi Widyanto Elisa Tri Rahayu Endang Purwanti Erina Eva Sari, Dian Fachry Abda El Rahman Fahmi Fahmi Fahmi, Hairul FAHRIZAL Fajrin, Faisha N. Fatimah, Ziadatul Fatmalia, Fatmalia Fauzan, Akhmad Asri Fauzi Saleh Febrian, Muhammad Rifqy Febrianti, Gerhana Feby Tiara Noor Kharisma Feryna, Maulida Fikri Fuadi Azmy Firmansyah, Muhammad Wahyu Fitriana, Iin Mahlia Fitriani, Antung Diah Fitriani, Atung Diah Fitriani, Nadya Girang Permata Gusti Habib Sulton Asnawi Habibi, M Najib Hakim, Akhmad Nur Halimah, Rahmadaniyanti Handayani, Desita Cindie Handayani, Isnaini Siwi Handayani, Sri Hanny Imellia Hardiansyah, Fahrudin Hariyono, Muhammad Akbar Hasmi, Yulita Havidz Ageng Prakoso Hazizah, Hazizah Heri Fajri, Heri Hernawati Hernawati Hery Fajeriadi Hidayati, Amelia HIDRIYA, HAJRAH Hijrah, Lailatul Hikmah, Siti Nur Husin Husin Husin Husin Husin, Husin Husin, Muhammad Irhamna Husnul Khatimah Ikhsan, Anasrul Ikrom, Moh. Ikrom, Muh Imam, Moh. Indah Puspitasari, Nur Indah Rosmalina Intan Thania Amelia Irawan, Rifaa Salsabil Irawati, Luluk Irfan Affandi, Muhammad Irianti, Riya Irmayanti, Aulia Islamiah, Evita Rosalinda Isna Isna Iwan Santoso, Blegoh Jaenullah Jaenullah, Jaenullah Jainab, Jainab Jamil, Muhammad Muhtadin Jamila, Cut Nurul Jamiluddin, Jamiluddin Japeri . Japeri Japeri Japeri Japeri Jelita, Gloria Jensi Norin Karapa Jhudi Bonosari Soediono Jidan Ramadhan Hadi Joana Oktavia Sapan Julia Eka Firmanda Jumirah, Retno Junaedi, Achmad Junaidi, Rifqi Junaidi Kapsul, Kapsul Kapsul, Kaspul Karim Karim, Karim Kaspul Kaspul Kaspul Khair, M. Fathul Khairil Anwar Khairunnisa Khalidi, Muhammad Khasanah, Khayatun Khoirunnisa, Aulia Khopipah, Khopipah Kuratulaini, Kuratulaini Kurniawati, Diah Dwi Kusmaria, Kusmaria Kusmita, Riya Kusnandi, Aan Kusumayana, Brian L. Wildanip Lailatul Maghfiroh Laili Aulia Chofifah Laksono Trisnantoro Lalu Sakirdan Lia Saptini Handriani, Lia Saptini Lisda, Lia Jumiati Lorensa, Sintya Ludwiqa, Chrizzya Lukman Hakim Luluk Irawati Lutfan Lazuardi Lutfhi Lutfhi, Lutfhi Lutfi Fadillah M. Nafarin M. Zainal Arifin Maharani, Pramesti Diah Sulistya Mahdi NK Mahrudin Mahrudin Marazaenal Adipta Mardhatilah, Rizqa Mardiana Mardiana Maria Maria Maria Ulfah Mariani Marniyanti, Marniyanti Masrah Masrah Masrurah, Elva Matdoan, Muhammad Maulida Maulida Rahmah Maulida, Maulida Maulida, Novi Apriani Maulina, Desrika Maya Sari, Hikmah Mira Fauziah Miratunlisa, Miratunlisa Mirna Hariati Mispani Mispani Misrita, Misrita Moh. Bachrudin Muarif, Muarif Muhaimin, Ahmad Muhamad Zaenudin, Muhamad Muhammad Akbar Hariyono Muhammad Anvio Djul Cahyono Issudy Muhammad Arsyad Muhammad Faisal Riza Muhammad Fuad Syauqi Muhammad Hasan Muhammad Husaini Muhammad Kafrawi Muhammad Muhatadin Jamil Muhammad Rheza Tawakkal MUHAMMAD RIZAL Muhammad Sainil Abidin Muhammad Sendi Muhammad Yamin Mujiyana Mujiyana Muliana, Muliana Muliyani muliyani muliyani Muliyani Muliyani Muliyani, Eva Munajah, Khairun Munir, M. Jiddan Mishbahul Munirah, Sabrina Murniati Musanni Musanni Musanni, Musanni Musleh Mustika Wati, Mustika Nabella Putri Rama Safitri Nabila Hadiah Akbar Nabila, Rini Salma Nadia, Adrami Nadiya, Zulfa Nadya Fitriani Najieb NS, Mohamad Nakya*, Aisha Ferin nandita ayuni safitri, nandita Nasruddin Nasruddin Nayli Nur Amalia Nazhipah Isnani Nazhiri, Muhammad Najmi Nia, Dewi Ayu Aldilla Nida Lessy Nida, Nida Ningsih, Eka Rahma Ninis Hadi Haryanti, Ninis Hadi Nisa Setiawani Nisa, Raihanul Ni’mah, Laili Noer Pratiwi, Dinda Noer, Irmayani Noor Azizah Noorhasanah, Noorhasanah Noormiati, Noormiati Nor Aqidatul Husna Nor Jannah, Nor Nordiansyah, Nordiansyah Norhafizah, Norhafizah Norhasanah Norhasanah, Norhasanah Norhidayati, Norhidayati Normila Sari, Normila Normuslim Normuslim, Normuslim Norsyipa, Norsyipa Norwanda Noufal Firdaus Novi Dwi Yuliani Novia Rahmawati Noviani, Nurul NOVIYANTI Nuhayati, Habibah Nuni Anggraini Nur Abdi Suga Nur Azizah Nur Laili Nurachman . Nurhikmah Nurhikmah Nurlaili Nurlaili Nurlina Nurmiati Nurmiati Nurmina Nurmina, Nurmina Nurtamara, Luthfiana Nurul Ishthifaiyah Nurullah, Nurullah Nurviati, Sri Octa Belawati Olga Olga Orlandoni, Muhammad R. Otari, Widiati Hairina Parwanti, Ani Pasaribu, Kevin jeremy Patheresia, Mina Paulina, Novely Esterika Perkasa, Ikhlas Abdi Permata Sari, Tia Persadha, Galih Pitriyani Pitriyani Poppy Alvianolita Sanistasya Prasetyo, Opik Pratama, Anugerah R. A. Pratama, Yogi Atma Pribadi, Anjar Priyadi, Budi Puspita, Kori Puteri, Erlin Nur Rizky Amalia Putri Ismanita, Cut Nufus Putri Sheila Wardhani PUTRI WULANDARI Putri, Adelita Indria Putri, Agwesti Yasshyka Kurnia Putri, Amalia Shaleha Putri, Arvina Rafika Putri, Kania Nabilah Putri, Rezna Kartika Rabiatul Adawiyah Raden Mohamad Herdian Bhakti Rahim, Aulia Rahma, Faurina Rahmadani, Sri Novi Rahmah Maulida Rahmah, Nabila Rahmania, Amelia Rahmaniah, Rahmaniah Rahmat Yunus Rahmatia, Atika Rahmawati, Rahmawati Rahmi, Baiti Rahmiyati, Ida Ramadhan, M. Lutfi Sahrul Ramadhan, Muhammad Nazhief Ramadhan, Zulfikar Rizqy Ramadhani, Dita Ismaliana Ranti, Bryen Yuzac Zein Baneka Ratna Yulinda Renoat, Ronald Reza Cikal Aditama Rezeki, Amelia RIFATUL MAHMUDAH Rifa’i, M. Helmi Rina Oktaviana Rinaldi, Al-Bara Fuad Riska Amelia Risna Risna, Risna Riya Irianti Riyadi, Agus Setiawan Rizky, Shoufa Robittah, Ahmad Ronald Renoat Rosadiro Cahyono Rostiana Ningsih, Desty Rosyid Nurrohman Roziah, Mida Laisani Rudi Triadi Yuliarto Saajidah, Saajidah Sabran, Muhammad Safitri, Nabella Putri Rama Safitri, Widya Sani Safitri, Yulina Safrudin Safrudin Sahnim, Sahnim Saifi Saifi Saiful Bahri Sajidah Salman Abdul Muthalib Salsabila, Luizya Salsabila, Salsabila Salsabilla, Nisvie Nur Sam’un, Ahmad Sanwani Sari, Aprilila Kartika Sari, Iva Dwi Sarwo Eddi Wibowo Satibi Satibi Saufi, Ahmad Saziah Fitriani Setiawan, M Redy Sholeha, Desyana Nufus Sihombing, Nessi Rosalinda Simbolon, Putri Stephanie Sinta Damayanti Sintia, Sintia Siti Aminah Siti Helmyati Siti Patimah Siti Sarifah Slamet, Zahra Anindya Putri Soediono, Jhudi Bonosari Solly Aryza Sri Ayu Wahyuni, Sri Ayu Sri Wulandari Sriwahyuni, Riza Sudirman Sudirman Sudiyo, Sudiyo Suherman, Suherman Sukmana, Indra Sulistiani Sulistiani, Sulistiani Sulistyo, Anggi Sumahiradewi, Luh Gede Supadi Suryo Nugroho Markus Sutarni Suwiase, Putu Suwondo, Nurlaily Suyidno Suyidno Syahrani Syamsudin, Dimas Syamsumarlin Syamsumarlin Tahdi, Muhammad Tamar Lolishvili Tantriadisti, Shinta Teguh Wicaksono Tengku Riza Zarzani N Thani, Felicia A. Titik Nurmayanti Totok Adi Prasetyo Tri Setyowati Two Putra, Jandrino Udin Rinaldi Ulandari, Sri Ulanhar, Salma Nida Ulyana, Lili Umayasari, Silvia Unteawati, Bina Utomo, Kasmidjo Budi Vivi Shofia Wahyudi Wahyudi Wahyudi, M Najli Wahyuni, Andina Wati, Norlidia Wati, Vivin Vera Widiati, Rahmi Widiya Rahimah Widodo, Ridho Dwi Widyawati, Tri Aksari Wijayanti, Efi Winasari, Hesti Wira bharata Wulan Mahriani, Moni Wulandari, Ihya Yerizon Yerizon Yudi Yahya Yuli, Yuli Yulia Eka Ardiana Yuliana Ilmi Yuliana Salman YULIANI, ANISA Yulianti, Yuna Yulistia Ningsih Yulyana, Puspa Yuni Saputri YUNITA Yunita, Lisa Yusuf, Ramli Zahro, Fatimatul Zainap Hartati, Zainap Zakiati, Elsa Zikra, Ismah Zohri, Muhamad Zuhrah, Siti Nadzifah