p-Index From 2021 - 2026
14.223
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Jurnal Pendidikan Jasmani Indonesia Autotech: Jurnal Pendidikan Teknik Otomotif Universitas Muhammadiyah Purworejo MEDIA LITBANG SULTENG Kertha Wicara : Journal Ilmu Hukum Kertha Semaya Kertha Negara : Journal Ilmu Hukum Kertha Desa Buletin Udayana Mengabdi JURNAL MAGISTER HUKUM UDAYANA ILMU KELAUTAN: Indonesian Journal of Marine Sciences MATEMATIKA Prosiding Seminar Nasional MIPA Jurnal Ilmiah Desain & Konstruksi Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Khatulistiwa (JPPK) Undagi : Jurnal Ilmiah Jurusan Arsitektur Universitas Warmadewa Attoriolong Jurnal Imajinasi Animal Agricultural Journal Journal of Fisheries Resources Utilization Management and Technology Berkala Ilmiah Pendidikan Biologi (BioEdu) Journal of the Medical Sciences (Berkala Ilmu Kedokteran) Jurnal Sekolah Dasar Legal Opinion Warta Rimba Jurnal Simetris Kinerja Biota: Jurnal Ilmiah Ilmu-Ilmu Hayati Jurnal Buana Informatika DeKaVe Pandecta Dinamika Pendidikan Media Ilmu Keolahragaan Indonesia International Journal of Education Jurnal Keperawatan Jurnal S2 Pendidikan Matematika Jurnal Penelitian Hasil Hutan Jurnal Ilmu-Ilmu Perikanan dan Budidaya Perairan JURNAL MEDIA TEKNIK PREDIKSI Jurnal Online Mahasiswa (JOM) Bidang Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Jurnal Online Mahasiswa (JOM) Bidang Pertanian Jurnal Online Mahasiswa (JOM) Bidang Keguruan dan Ilmu Pendidikan Prosiding SNATIF DiH : Jurnal Ilmu Hukum Kontinu: Jurnal Penelitian Didaktik Matematika SCHOOL EDUCATION JOURNAL PGSD FIP UNIMED Al-Jami'ah: Journal of Islamic Studies AGRIVITA, Journal of Agricultural Science KOMUNITAS JURNAL PENGEMBANGAN MASYARAKAT ISLAM Jurnal Pamator : Jurnal Ilmiah Universitas Trunojoyo Madura Buletin Penelitian Sosek Indonesian Journal of Biotechnology JOSINFO : Jurnal Online Sistem Informasi KEMBARA Seminar Nasional Informatika (SEMNASIF) Dinar: Jurnal Ekonomi dan Keuangan Islam WARTA Jurnal Pendidikan Ilmu Sosial AlphaMath: Journal of Mathematics Education Indonesian Journal of Science and Technology Eco Rekayasa REFLEKSI EDUKATIKA JKP (Jurnal Konseling dan Psikoedukasi) Jurnal Elemen JKG (Jurnal Keperawatan Global) BULETIN FISIKA Acta Comitas UNEJ e-Proceeding EDU-MAT: Jurnal Pendidikan Matematika Riset Akuntansi dan Keuangan Indonesia JURNAL BIOLOGI INDONESIA Jurnal FishtecH HIGEIA (Journal of Public Health Research and Development) Journal of Biology Education Edu Komputika Journal Padjadjaran Journal of Dentistry Sosial Horizon: Jurnal Pendidikan Sosial Jurnal AGROSAINS dan TEKNOLOGI AGRIKAN Jurnal Ilmiah Agribisnis dan Perikanan APOTEMA : Jurnal Program Studi Pendidikan Matematika Health Notions JPPUMA: Jurnal Ilmu Pemerintahan dan Sosial Politik Universitas Medan Area Jurnal Sinar Manajemen JRSI (Jurnal Rekayasa Sistem dan Industri) Jurnal Sains & Teknologi Modifikasi Cuaca MANAJERIAL Sumatra Journal of Disaster, Geography and Geography Education Jurnal Bina Praja JURNAL KONSELING GUSJIGANG Indonesian Journal Of Civil Engineering Education Jurnal Pembelajaran Matematika Network Engineering Research Operation [NERO] IJoLE: International Journal of Language Education Indonesia Prime JAPANEDU: Jurnal Pendidikan dan Pengajaran Bahasa Jepang Journal of Japanese Language Education and Linguistics I-STATEMENT JTERA (Jurnal Teknologi Rekayasa) Farmasains : Jurnal Ilmiah Ilmu Kefarmasian Jurnal Pendidikan Islam Educatio Journal Of Nursing Practice MAGHZA: Jurnal Ilmu Al-Qur´an dan Tafsir Journal of Architectural Research and Design Studies Proceedings of the 1st UR International Conference on Educational Sciences Buletin Sumber Daya Geologi LIMNOTEK - Perairan Darat Tropis di Indonesia Dinamisia: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Journal of Islamic Medicine ELS Journal on Interdisciplinary Studies in Humanities Window of Health : Jurnal Kesehatan JURNAL TEKNIK INFORMATIKA DAN SISTEM INFORMASI Biosaintifika: Journal of Biology & Biology Education Al Qalam: Jurnal Ilmiah Keagamaan dan Kemasyarakatan Media Farmasi ILKOM Jurnal Ilmiah PROSIDING SEMINAR NASIONAL PROGRAM PASCASARJANA Jurnal Edukasi AUD Prosiding Seminar Nasional Sains dan Teknologi Terapan Jurnal Kolaboratif Sains Jurnal Ecolab Jurnal Delima Harapan Al-Riwayah: Jurnal Kependidikan JFL : Jurnal Farmasi Lampung Journal of Education Action Research Jurnal Ilmiah Sekolah Dasar Jurnal Nasional Pendidikan Teknik Informatika (JANAPATI) JIAFE (Jurnal Ilmiah Akuntansi Fakultas Ekonomi) Curricula : Journal of Teaching and Learning POLITICO Jurnal Litbang: Media Informasi Penelitian, Pengembangan dan IPTEK Jurnal Ilmu Kedokteran dan Kesehatan Edubiotik : Jurnal Pendidikan, Biologi dan Terapan Saintifik : Jurnal Matematika, Sains, dan Pembelajarannya Jurnal Ilmiah Ecosystem Jurnal Refleksi Pembelajaran (JRP) Jurnal Revolusi Pendidikan (JUREVDIK) Almana : Jurnal Manajemen dan Bisnis Jurnal Medika Malahayati Jambura Economic Education Journal Jambura Journal of Chemistry Jurnal Analisa Akuntansi dan Perpajakan Ultima Management : Jurnal Ilmu Manajemen MEDIA INFORMASI JFIOnline Jurnal Sosial Ekonomi Pekerjaan Umum JURNAL PANGAN JURNAL PENELITIAN JKPK (Jurnal Kimia dan Pendidikan Kimia) Journal of Education Research in Administration and Management (JERAM) Gammath : Jurnal Ilmiah Program Studi Pendidikan Matematika Journal of Health Sciences YARSI Medical Journal JURNAL AGRI-TEK Harmony : Jurnal Pembelajaran IPS dan PKN Jurnal Mandala Pharmacon Indonesia Journal Syifa Sciences and Clinical Research (JSSCR) JFM (Jurnal Farmasi Malahayati) Jurnal Pengabdian Farmasi Malahayati (JPFM) JURNAL MEDIA PENDIDIKAN AGAMA ISLAM JURNAL SAINTIS Jurnal Teologi Berita Hidup JPEK (Jurnal Pendidikan Ekonomi dan Kewirausahaan) Jurnal Ilmu Politik dan Komunikasi International Journal for Educational and Vocational Studies Community Development Journal Jurnal Ilmiah Membangun Desa dan Pertanian Forum Tarbiyah Transformasi : Jurnal Pendidikan Matematika dan Matematika Jurnal Ilmiah Manajemen dan Bisnis JENIUS (Jurnal Ilmiah Manajemen Sumber Daya Manusia) Pharmacoscript Lensa : Jurnal Kependidikan Fisika Indonesian Journal of Clinical Pathology and Medical Laboratory (IJCPML) International Journal of Engineering and Emerging Technology Prosiding Seminar Nasional Teknik Mesin Jurnal Informatika Ekonomi Bisnis Hermeneutika : Jurnal Ilmu Hukum J-Proteksion: Jurnal Kajian Ilmiah dan Teknologi Teknik Mesin JPPS (Jurnal Penelitian Pendidikan Sains) LINGUA : Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pengajarannya RESEARCH AND DEVELOPMENT JOURNAL OF EDUCATION (RDJE) Inspiring: English Education Journal Journal of a Sustainable Global South Ganesha Law Review AVERROUS: Jurnal Kedokteran dan Kesehatan Malikussaleh Jurnal Ilmu Manajemen Universitas Tadulako (JIMUT) Budapest International Research and Critics Institute-Journal (BIRCI-Journal): Humanities and Social Sciences Patria : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Cakrawala Hukum : Majalah Ilmiah Fakultas Hukum Universitas Wijayakusuma Jurnal Abdimas Ilmiah Citra Bakti (JAICB) Warta Pengabdian Andalas: Jurnal Ilmiah Pengembangan Dan Penerapan Ipteks Window of Public Health Journal Abdimas: Papua Journal Of Community Service Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Jurnal Pengabdian Seni Transformasi Fondasi Iman Kristen dalam Pelayanan Pastoral di Era Society 5.0 Indonesian Journal of Pharmaceutical Education JUKESHUM: Jurnal Pengabdian Masyarakat Journal Peqguruang: Conference Series Wijayakusuma Law Review El-Waroqoh : Jurnal Ushuluddin dan Filsafat Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI) Indonesian Journal of Multidisciplinary Science SinarFe7 Jurnal Agribis JUMANTIK (Jurnal Ilmiah Penelitian Kesehatan) Journal of Islamic and Law Studies (JILS) Pharmaceutical Sciences and Research (PSR) Respon Publik Dharma: Jurnal Pengabdian Masyarakat TEKNOLOGI NUSANTARA Tadzkirah : Jurnal Pendidikan Dasar Computing Jurnal Informatika Jurnal Saintifik Madani: Multidisciplinary Scientific Journal Nanggroe: Journal Of Scholarly Service Analit: Analytical and Environmental Chemistry Jurnal Rekayasa elektrika Jurnal Pendidikan Kesehatan (e-Journal) JIM: Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Sejarah Riwayat: Educational Journal of History and Humanities Public Policy and Management Inquiry Competitive Jurnal Pendidikan Islam
Claim Missing Document
Check
Articles

RE-VEGETASI TANAH VULKANIS TANDUS DENGAN AIR SUMUR I Nengah Simpen; I Nyoman Sutarpa Sutama; I Wayan Redana; Siti Zulaikah
Prosiding Seminar Nasional MIPA 2015: PROSIDING SEMINAR NASIONAL MIPA UNDIKSHA 2015
Publisher : Prosiding Seminar Nasional MIPA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak. Tanah vulkanis merupakan suatu perlapisan tanah yang terbentuk oleh hamparan material letusan gunung berapi saat meletus. Tanah vulkanis biasanya tandus. Perlu waktu yang lama bertahun-tahun dan bahkan sampai berpuluh-puluh tahun untuk menumbuhkan kembali vegetasi (re-vegetasi) di daerah ini. Untuk itu perlu dicari suatu cara agar pada tanah yang semula tandus dapat sesegera mungkin ditumbuhi tanam-tanaman, sehingga tanah vulkanis menjadi produktif. Melihat kondisinya yang seperti ini dapatlah dianalisa bahwa masalah utama pada daerah tersebut adalah air dan cara mengelolanya. Di sini diberikan salah satu contoh untuk mencari air pada daerah tanah vulkanis tandus yaitu dengan Metoda Geolistrik. Dari hasil yang didapat bahwa walaupun bagian atasnya berupa tanah vulkanik tandus, namun di bawahnya masih terpendam akuifer-akuifer yang dapat disadap airnya. Setelah airnya didapat, airnya mestinya dikelola sehngga dapat dipakai oleh hewan maupun tumbuhan. Simbiosis antara hewan dan tumbuhan dapat mempercepat proses re-vegetasi pada daerah vulkanis tandus. Sebagai hasil studi, dapat dilihat pada beberapa daerah di Kabupaten Karangasem Bali.Kata kunci: Re-vegetasi, Tanah vulkanis tandus, Metoda Geolistrik, Air sumur
Korelasi Antara Efikasi Diri dengan Prokrastinasi Akademik di Kalangan Mahasiswa Hendrik Tuaputimain
Jurnal Teologi Berita Hidup Vol 4, No 1 (2021): September 2021
Publisher : Sekolah Tinggi Teologi Berita Hidup

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38189/jtbh.v4i1.187

Abstract

AbstrakTujuan penelitian ini adalah: (1) mendeskripsikan efikasi dan prokrastinasi akademik; (2) mengetahui hubungan antara efikasi diri dan prokrastinasi akademik; dan (3) mengukur seberapa besar sumbangsinya terhadap mahasiswa Kota Ambon dalam menyelesaikan tugas akhir. Penelitian ini termasuk penelitian survei dengan tujuan eksplanasi untuk menjelaskan hubungan antar variabel melalui uji hipotesis. Sampel dalam penelitian ini adalah 90 mahasiswa di Kota Ambon. Pengambilan sampel size menggunakan cluster random sampling. Pengumpulan data menggunakan angket. Teknik analisis data menggunakan korelasi product moment, tetapi sebelumnya data diuji normalitasnya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) nilai efikasi diri tergolongdalam kategori tinggi dan prokrastinasi akademik mahasiswa termasuk kategori sedang; (2) ada hubungan negatif yang signifikan antara efikasi diri dan prokrastinasi akademik, dimana nilai r sebesar 0,461 dan nilai p adalah nol; dan (3) sumbangan efektif yang diberikan variabel efikasi diri dengan prokrastinasi akademik ditunjukkan dengan nilai r sebesar 0,461 atau 46,1%. Hal ini berarti masih terdapat 53,9% faktor lain yang mempengaruhi prokrastinasi akademik pada mahasiswa. 
Ward and Peppard Method Approach for Strategic Planning Information Systems XYZ Training Center Quratul Ain; Norlaila Norlaila; Silvi Agustanti Bambang; Sukoco Sukoco; Dhani Ariatmanto; Adrianto M. Wijaya
JATISI (Jurnal Teknik Informatika dan Sistem Informasi) Vol 8 No 4 (2021): JATISI (Jurnal Teknik Informatika dan Sistem Informasi)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian pada Masyarakat (LPPM) STMIK Global Informatika MDP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35957/jatisi.v8i4.1174

Abstract

ELTIBIZ Training Center is one of the training institutions engaged in non-formal education that has used information systems and information technology to make organizational performance more effective, efficient and increase competitiveness. The IS/IT strategy is needed to facilitate the management of information by the organization in winning the competition with competitors. In this study, IS/IT strategic planning uses the Ward and Peppard method starting from the process of analyzing the condition of the external and internal business environment, as well as the external and internal IS/IT environment. The analysis process uses SWOT analysis techniques, Value Chain analysis, Porter's Five Forces analysis, technology trend analysis and Mcfarlan's Strategic Grid matrix. The IS/IT strategic plan produced in this study includes an IS strategy in the form of a portofolio of future applications that can support business processes, an IS/IT management strategy in the form of a proposed system application development. The IS/IT strategic plan is written into an information system development roadmap as an implementation reference for the ELTIBIZ Training Center in the future whose implementation plan will be carried out within the next 5 (five) years. Keyword : Strategic Plan, Information System, Ward and Peppard, SWOT, Value Chain.
UJI AKTIVITAS ANTIBAKTERI EKSTRAK METANOL DAUN KECUBUNG (Datura metel L.) TERHADAP BAKTERI Streptococcus pneumonia DAN Klabsiella pneumonia A. Mu’thi Andy Suryadi; Moh Adam Mustapa; Faramita Hiola; Sintiya Basiru
Indonesian Journal of Pharmaceutical Education Vol 1, No 3 (2021): September-Desember 2021
Publisher : Jurusan Farmasi Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37311/ijpe.v1i3.11776

Abstract

Infectious disease is a disease caused by microbes, including bacteria. One of the microorganisms that often causes infectious disease is Streptococcus pneumoniae and Klabsiella pneumoniae. Based on empirical data, plant that has antimicrobial potential is amethyst leaves (Datura metel L.). This study aims to know the antibacterial activity and concertration of amethyst leaves (Datura metel L.) against Streptococcus pneumoniae and Klabsiella pneumonia. This is an experimental study which includes antibacterial activity test, MIC (Minimum Inhibitor Concertration) test, MFC (Minimum Fungicidal Concertration) test, and bacterial potency test. The finding shows that the antibacterial activity test of amethyst leaves (Datura metel L.) methanol extract is able to inhibit bacterial growth of Streptococcus pneumonia at a minimum inhibitor concertration of 15% and an optimum concertration of 50% with an average of 16.33 mm and 19.30 mm. Meanwhile, for Klabsiella pneumoniae, the minimum inhibitor concertration is 20% and the optimum concertration is 50%, with an average of 13.82 mm and 17.73 mm. this is based on the results of One Way Anova data (a 0.01) with a 99% confidance level. 
Skrining Fitokimia dan Uji Aktivitas Antioksidan Kulit Batang Matoa (Pometia pinnata) Dengan Metode 1,1-Diphenyl-2 picrylhidrazyl (DPPH) Hamsidar Hasan; Nur Ain Thomas; Faramita Hiola; Fika Nuzul Ramadhani; Anggun Sasmita Ibrahim
Indonesian Journal of Pharmaceutical Education Vol 2, No 1 (2022): Januari-April 2022
Publisher : Jurusan Farmasi Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37311/ijpe.v2i1.10995

Abstract

Pometia pinnata is a plant belonging to the Sapindaceae family that spread in the tropics, including Indonesia, which can be used as antioxidants. It is known to contain flavonoid compounds. Flavonoid is a substance that has antioxidants in capturing free radicals because it contains a hydroxyl group which is a reducer and can be beneficial for hydrogen donors to free radicals. This study aims to determine the chemical content and antioxidant activity of Pometia pinnata skin using 1,1-Diphenyl-2-Picrylhidrazyl (DPPH). Sample extraction was conducted using a multilevel extraction method with n-hexane, chloroform, ethyl acetate, and ethanol as solvents. The results showed that Pometia pinnata skin extract contains Alkaloids, Flavonoids, Saponins, Tannins, Steroids, and Terpenoids. While the value of antioxidant activity showed the IC50 value of n-hexane, chloroform, ethyl acetate, and ethanol extracts are 25, 5, 9, 4 µg/mL. The IC50 value indicates that the antioxidant activity is in an extremely strong category.
KAJIAN KEARIFAN LOKAL (LOCAL WISDOM) BUDIDAYA PADI (Studi Kasus Di Desa Sadar Kecamatan Tellu Limpoe Kabupaten Bone) Irmayani Irmayani; Abby Azwaliza Binti Larola; Yusriadi Yusriadi
Jurnal Ilmiah Ecosystem Vol. 21 No. 1 (2021): ECOSYSTEM Vol. 21 No 1, Januari - April Tahun 2021
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian pada Masyarakat Universitas Bosowa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35965/eco.v21i1.688

Abstract

Desa Sadar merupakan salah satu daerah yang masih mempertahankan adat-istiadat serta kebiasaan yang dilakukan oleh para leluhur mereka salah satunya adalah kegiatan budidaya padi. Mempertahankan ritual yang ditinggal oleh nenek moyang mereka merupakan salah satu cara dalam menghargai peninggalan yang diberikan kepada mereka, selain daripada itu, mereka juga percaya bahwa akan ada sesuatu yang buruk terjadi pada masyarakat mereka ketika mereka tidak melakukan kebiasaan tersebut. Globalisasi dan juga perkembangan teknologi dapat berdampak terhadap berkurangnya adat-istiadat yang ada di Indonesia maka adapun tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahu tindakan budidaya padi ditinjau dari kearifan lokal yang ada di Desa Sadar. Jenis penelitian yang digunakan adalah deskriptif dengan menggunakan pendekatan kualitatif. Teknik pengumpulan data yaitu (a) observasi partisipan (b) wawancara mendalam (c) dokumentasi. Sedangkan untuk teknik analisi datanya menggunakan analisis data Miles dan Huberman dan juga Triangulasi data. Berdasarkan hasil penelitian bahwa terdapat beberapa tindakan adat-istiadat dan kebiasaan yang dilakukan masyarakat Desa Sadar dalam budidaya padi yaitu, masappo wanua, mattudang-tudang yang merupakan kegiatan sebelum pembenihan. Adapun ma’doja bine pada saat pembenihan, ma’cera taneng kegiatan saat pemeliharaan dan ma’batte, ma’sangki, ma’lempa, ma’tonase adalah kegiatan panen dan pascapanen.
strategi pemasaran cengkeh (syzygium aromaticum) produksi desa langda kecamatan buntu batu kabupaten enrekang Irmayani Irmayani; Kusnady Tabsir; mustawakkal akkal
Jurnal AGROSAINS dan TEKNOLOGI Vol 5, No 2 (2020)
Publisher : Fakultas Pertanian - UMJ

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24853/jat.5.2.109-122

Abstract

STRATEGI PEMASARAN CENGKEH (SYZYGIUM AROMATICUM) PRODUKSI DESA LANGDA KECAMATAN BUNTU BATUKABUPATEN ENREKANGIrmayaniE-mail : irmaumpar@yahoo.co.idKusnady TabsirE-Mail : kusnady78@outlook.co.idMustawakkalE-mail : mustawakkal16@gmail.com  Program Studi AgribisnisFakultas Pertanian, Peternakan dan Perikanan Universitas Muhammadiyah Parepare 2020 RINGKASANPenelitian ini dilaksanakan di Desa Langda Kecamatan Buntu Batu Kabupaten Enrekang pada bulan Maret sampai April. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor inernal dan eksternal yang mempengaruhi pemasaran cengkeh serta menentukan strategi pemasaran cengkeh yang memungkinkan untuk diterapkan dalam pemasaran cengkeh petani Desa Langda Kecamatan Buntu Batu Kabupaten Enrekang. Metode yang digunakan adalah analisis SWOT untuk mengetahui kekuatan, kelemahan, peluang dan ancaman kegiatan usahatani budidaya cengkeh. Hasil penelitian ini berdasarkan dari analisis faktor internal dikemukakan bahwa kekuatan memliki skor 2.03 lebih tinggi dibandingkan kelemahan yang hanya memiliki skor 0.51, sedangkan pada faktor eksternal peluang memiliki skor 1.89 lebih tinggi dari ancaman yang hanya memiliki skor 0.58. Posisi internal cukup kuat dalam memanfaatkan kekuatan untuk mengatasi kelemahan. Strategi SO sebagai pengambilan keputusan merupakan metode yang menggunakan kekuatan untuk memeanfaatkan peluang dalam peningkatan produksi guna meraut keuntungan yang optimal. Kata kunci: Analisis SWOT, Cengkeh, Strategi Pemasaran    PENDAHULUAN Cengkeh memegang peranan penting dalam pembangunan perkebunan khususnya dan pembangunan nasional pada umumnya (Nur Djanna, 2007). Cengkeh sebagai bahan baku rokok kretek, obat-obatan dan kebutuhan industri makanan, tidak bisa dipungkiri memiliki peran besar dalam perekonomian nasional seperti lahan kerja, peningkatan devisa negara, peningkatan pendapatan bagi para petani dan kegiatan lainnya yang bersentuhan dengan komoditi cengkeh.Pada tingkat nasional cengkeh memiliki kondisi pasang surut yang disebabkanbkan oleh besarnya fluktuasi harga cengkeh, biaya panen dan tingginya biaya pengolahan, sedangkan tanaman cengkeh memiliki karakteristik yang khas yaitu panen besar kemudian panen kecil di tahun berikutnya dan pada periode tertentu panen (Siregar, 2011). Panen raya atau panen besar biasanya harga turun yang mengakibatakan petani rugi karena tingginya biaya operasional. Hal ini mempengaruhi semangat para petani untuk memlihara tanamannya dan berfikir untuk beralih kekomoditi lain yang di anggap brpotensi mendatangkan keuntungan yang besar, sehingga mengakibatakan tanaman kurang baik dan produksi rendah. Ditengah perjuangan pemerintah untuk mencapai keberhasilan pembangunan pertanian yang tangguh sebagai dasar pembangunan industri, diharapkan peran aktif dari seluruh komponen yang ada termasuk seluruh generasi muda yang terlibat langsung maupun tidak langsung dalam bidang pertanian (Anonim, 2007). Tabel 1. Luas Lahan Dan Produksi Cengkeh perKecamatan di Kabupaten EnrekangNoKecamatanCengkehLuas lahan (ha)Produksi (ton)1Enrekang6819.82Anggeraja122.23Baraka562121.94Malua377149.35Buntu batu6061066Bungin173377Alla506.28Curio1,543260.59Baroko602210Masalle9924.211Cendana91.312Maiwa11011Jumlah1.321583,9Sumber Data : Dinas Pertanian dan Perkebunan Kab. Enrekang (2019)Produksi tanaman perkebunan khususnya tanaman cengkeh di tiap Kecamatan di Kabupaten Enrekang berbeda-beda, untuk Kecamatan Baraka yang merupakan salah satu Kecamatan memiliki jumlah produksi cengkeh tertinggi sebanyak 121,9 ton setelah Kecamatan Curio dengan produksi 260,5 ton yang ada di Kabupaten Enrekang (Dinas Pertanian, 2019). Tabel 2. Perkembangan Luas Areal dan Produksi Cengkeh Kabupaten Enrekang Dalam Lima Tahun Terakhir Sebagai Berikut : TahunLuas Areal(Ha)Produksi(Ton)20142.66254020153.28554020163.66957220173.66963120183.669661Sumber Data : Dinas Pertanian dan Perkebunan Kab. Enrekang (2019)Cengkeh di Kabupaten Enrekang merupakan sektor yang sangat menunjang pendapatan para petani itu sendiri.Perkembangan komoditi cengkeh di Kabupaten Enrekang berlangsung sesuai dengan laju luas tanaman dan produksi. Pada tahun 2014 luas areal panen 2.662 Ha dengan produksi sebesar 540 ton, dan pada tahun 2018 produksi cengkeh sebesar 661 dengan luas panen 3.669 (Dinas Pertanian, 2019).Tabel 3. Perkembangan Produksi Cengkeh Desa Langda Dalam Lima Tahun Terakhir Sebagai Berikut : TahunLuas Areal(Ha)Produksi(Ton)2014531720155316,620166719,820176423,920186125,4  Sumber Data : Balai Pelatihan Pertanian Kecamatan Buntu Batu (2019)Desa Langda merupakan salah satu sentral penghasil cengkeh di Kecamatan Buntu Batu Kabupaten Enrekang, rata-rata masyarakat di Desa ini umumnya berprofesi sebagai petani cengkeh dengan jumlah Petani 550 Orang, komoditi inilah yang merupakan penyambung pendapatan terbesar bagi petani yang mengusahakannya. Dengan adanya tanaman cengkeh para petani di Desa Langda mampu membiayai keluarga mereka dari penghasilan penjualan cengkeh.Usaha pertanian cengkeh ini kebanyakan para petani menggarap tanamannya sendiri kecuali petani yang memiliki lahan yang cukup luas dimana mereka mampu menyewa tenaga kerja untuk mengolah tanaman cengkehnya. Tanaman ini merupakan salah satu tanaman perkebunan yang telah lama diusahakan sebagai salah satu tanaman sumber kehidupan dalam memenuhi kebutuhan keluarga. Perkebunan cengkeh di Desa Langda mencapai 87 Ha.Berdasarkan permasalahan-permasalahan di atas maka penulis  melaksanakan penelitian dengan judul “Strategi Pemasaran Cengkeh (Syzgium Aromaticum) Produksi Desa Langda Kecamatan Buntu Batu Kabupaten Enrekang” untuk meningkatkan pendapatan Petani cengkeh. Berdasarkan uraian pada latar belakang diatas maka dapat disimpulkan yang menjadi perumusan masalah dalam penelitian ini yaitu, bagaimana faktor internal dan eksternal yang mempengaruhi pemasaran cengkeh? dan bagaimana strategi pemasaran cengkeh produksi Desa Langda Kecamatan Buntu Batu Kabupaten Enrekang? Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor internal dan eksternal yang mempengaruhi pemasaran cengkeh dan menentukan strategi yang memungkinkan untuk diterapkan dalam pemasaran cengkeh Petani cengkeh Desa Langda Kecamatan Buntu Batu Kabupaten Enrekang.METODE PENELITIANWaktu dan Tempat Penelitian          Penelitian dilaksanakan selama dua bulan pada bulan Maret sampai April 2020 di Desa Langda Kecamatan Buntu Batu Kabupaten Enrekang. Alasan penulis memilih lokasi penelitian dikarenakan di Desa Langda merupakan salah satu penghasil Cengkeh terbesar di Kecamatan Buntu Batu dan merupakan salah satu Desa yang bergerak dalam bidang Perkebunan dengan Usaha Tani budidaya Cengkeh.Populasi       Populasi dalam penelitian ini adalah semua petani cengkeh berdasarkan Kepala Keluarga dengan jumlah 550 Orang yang berada di Desa Langda Kecamatan Buntu Batu Kabupaten Enrekang.Sampel       Penentuan  sampel yang digunakan adalah random sampling dimana dalam penentuan responden dilakukan dengan cara memilih secara acak dari Petani cengkehsebagai sampel dalam penelitian. Menurut Arikunto (2006), apabila kurang dari 100 lebih baik diambil semuanya sehingga penilitiannya merupakan penelitian populasi, jika jumlah subjeknya besar dapat diambil antar 10-15% atau 20-55%. Responden sebanyak 55 Orang dari 550 jumlah populasi yang terletak di Desa Langda Kecamatan Buntu Batu Kabupaten Enrekang adalah jumlah keseluruhan responden dalam penelitian ini.Jenis-jenis dan Sumber Data       Data yang diperoleh terdiri dari dua macam, yaitu data primer dan data sekunder. Data primer adalah data yang diperoleh langsung dari responden dengan wawancara dan menggunakan kuisioner sebagai alatnya. Mencatat langsung data yang bersumber dari dokumentasi setelah mengumpulkan data yang berkaitan dengan penelitian pada suatu instansi atau lembaga merupakan Data sekunder. Monografi daerah penelitian, daftar masyarakat yang menjadi responden dan data-data yang berkaitan dengan masyarakat di Desa Langda merupakan jenis-jenis data sekunder yang diambil . Metode Analisis Data            Matriks SWOT digunakan sebagai alternatif yang tepat untuk mengolah data. Data kuantitatif dan kualitatif yang diperoleh dikelola dalam tiga tahapan sebagai berikut :Tahap pengumpulan input (the input stage)Tahap pemanduan (the matcing stage)Tahap penetapan strategi (the decision stage)            Tabel analisis IFAS dan EFAS digunakan sebagai cara identifikasi dan pengumpulan data, kemudian matriks I-E dan matriks SWOT dugunakan untuk menganalisis masalah. Berikut adalah pengolahan data yang dimasukkan kedalam tabel 4: IFASEFASStrenght (S)Faktor-faktor kekuatan :1. .................................2. .................................Weakness (W)Faktor-faktor kelemahan internal :1. .....................................2. ......................................Opportunities (O)Faktor-faktor peluang eksternal :1. ...............................2. ............................... Strategi S-OStrategi pemanfaatan peluang dengan menggunakan keuatanStrategi W-OStrategi  pemanfaatkan peluang untuk meminimalisir kelemahanThreats (T)Faktor-faktor ancaman eksternal :1. ................................2. .................................Strategi S-TStrategi mengatasi ancaman dengan menggunakan peluangStrategi W-TStrategi  menghindari ancaman dengan meminimalisir kelemahanSumber : Matrik SWOT (Rangkuti 2010)            Rangkuti (2010), berpendapat bahwa membuat matrik dengan menggabungkan SWOT menjadi suatu matriks dan kemudian diidentifikasikan semua aspek dalam SWOT. Kuadran tempat bertemunya SWOT tersebut kemudian dibuat strategi yang sesuai dengan aspek-aspek  SWOT. Adapun Strategi-strategi yang dimaksud di atas  ada 4 strategi adalah sebagai berikut:Strategi S-O yaitu memaksimalkan potensi kekuatan untuk meraih peluang semaksimal mungkin atau menggunakan kekuatan untuk menangkap peluang.Strategi S-T yaitu memaksimalkan potensi/kekuatan untuk mengurrangi seminimal mungkin ancaman yang ada.Strategi W-O yaitu meminimalkan kelemahan untuk meraih peluang semaksimal mungkin atau mengatasi kelemahan dengan mengambil kesempatan.Strategi W-T yaitu meminimalkan kelemahan untuk meminimalkan ancaman yang ada atau menghindarkan ancaman.Matriks Internal-Eksternal (I-E)            Matriks IE adalah alat analisis yang digunakan untuk mengukur posisi suatu unit bisnis dalam suatu perusahaan yang disusun berdasarkan total nilai matriks IFAS dan EFAS setelah melakukan perhitungan dari semua faktor-faktor yang diteliti. Penentuan strategi yang tepat untuk diaplikasikan oleh suatu perusahaan digambarkan dalam matriks I-E dalam tampilan sembilan sel penilaian, seperti pada gambar berikut :  NILAI TOTAL SKOR IFASTinggi 4,0   4,0 Tinggi             3,0 Sedang                  2,0 Rendah         1,0 LemahI  IIIIINILAI  TOTAL SKOR EFASSedang 3,0 IV  VVIRendah 2,0 VIILemah 1,0   VIIIIX                  Sumber : Ilustrasi Matriks I-E (David 2006)            Dijelaskan bahwa bagaimana posisi perusahaan setelah memperoleh total skor IFAS dan EFAS serta mengidentifikasikan sembilan sel strategi perusahaan dalam matriks I-E, tetapi pada prinsipnya kesembilan sel itu dapat dikelompokkan menjadi strategi utama yaitu:Strategi tumbuh dan bina (Growth and build), yang berada pada sel I, II, dan IV. Strategi yang tepat untuk diterapkan adalah strategi intensif (penetrasi pasar, peningkatan pasar dan peningkatan produk) atau strategi integrative (integrasi ke depan, ke belakang dan horizontal).Strategi mempertahankan dan memelihara (Hold and maintain), yang berada pada sel III, V dan VII. Strategi penetrasi pasar dan peningkatan produk adalah dua strategi yang terbanyak dilakukan  untuk jenis-jenis divisi ini.Strategi panen atau divestasi (Harvest ot divest), yang berada pada sel VI, VIII, dan IX. Strategi yang umum diapakai adalah strategi pengurangan modal dan strategi pembubaran perusahaan.            Kesuksesan suatu perusahaan digambarkan dalam matrik I-E disekitar posisi sel I. Nilai-nilai IFAS dikelompokkan kuat apabila berada pada nilai (3,0-4,0), sedang (2,0-2,99), dan lemah (1,0-1,99). Sedangkan nilai-nilai EFAS dapat dikelompokkan tinggi apabila berada pada kisaran nilai (3,0-4,0), sedang (2,0-2,99) dan rendah (1,0-1,99) (Wijayanti,2009).            Selanjutnya pada tahapan ini rekomendsi strategi yang diperoleh adalah strategi tumbuh dan bina (Growt and Build).HASIL DAN PEMBAHASAN            Identifikasi faktor internal dilakukan untuk mengetahui kekuatan dan kelemahan pemasaran cengkeh produksi Desa Langda Kecamatan Buntu Batu Kabupaten Enrekang. Sejumlah kekuatan dan kelemehan  dari hasil analisis yang dilakukan oleh penulis, secara ringkas dapat dilihat pada tabel 5 berikut:Faktor-faktor InternalKekuatanProduksi tinggiBudidaya mudahLokasi perkebunan mudah terjangkauProduksi tahan lama untuk disimpanBisa tumbuh dengan pola tanam tumpangsariKelemahanKurangnya pemahaman tentang rantai pasarTidak ada pengolahan pascapanenKurangnya penggunaan teknologiKurangnya promosi produksiProses budidaya tanaman sampai berbuah terbilang lamaIdentifikasi faktor eksternal dilakukan untuk mengetahui peluang dan ancaman yang dihadapi Petani cengkeh di yang berada di Desa Langda Kecamatan Buntu Kabupaten Enrekang. Berdasarkan hal tersebut, maka peluang dan ancaman yang dihadapi Petani cengkeh pada tempat tersebut, dapat dilihat pada tabel 6.  Faktor-Faktor Strategis EksternalPeluangAkses jalan mudahDukungan pemerintah Pemasaran yang fleksibelTingginya permintaan pasarPemasaran digitalAncamanCuaca buruk Persaingan komoditi yang samaHarga cengkeh yang tidak stabilRegulasi pemerintahPedagang caloSumber: Data Primer Setelah Diolah (2020)Pemberian Bobot dan Peringkat            Rata-rata dari faktor internal dan eksternal yang diperoleh atas pendapat responden/petani yang ada di Desa Langda Kecamatan Buntu Batu Kabupaten Enrekang dapat dilihat pada tabel 7.Intarnal Strategic Factors Analysis Summary (IFAS)Faktor internal                                    bobot            rating           skorkekuatanProduksi tinggi                                            0,13                 3                 0,39 Budidaya mudah                                        0,12                 4                 0,48Lokasi perkebunan mudah terjangkau   0,11                 4                 0,44Produksi tahan lama untuk disimpan                 0,09                 4                 0,36Bisa tumbuh dengan pola tanam            0,09                 4                 0,36tumpangsari                                                      Total                                                         0,54                                    2,03kelemahanKurangnya pemahaman tentang            0,14                1                  0,14rantai pasarTidak ada pengolahan pascapanen       0,11                1                  0,11Kurangnya penggunaan teknologi         0,10                1                  0,10Kurangnya promosi produksi                   0,06                1                  0,06Proses budidaya sampai berbuah           0,05                2                  0,10terbilang lamaTotal                                                         0,46                                    0,51Total IFAS                                                             1,00                                   2,54Sumber : Data Primer Setelah Diolah (2020)Tabel  tersebut menunjukkan bahwa hasil perhitungan dari Internal Strategic Factors Analysis Summary (IFAS) memiliki bobot sebesar 2,54. Bobot tersebut menunjukan bahwa tingkat keberhasilan petani dalam kegiatan usaha taninya ada pada level standar/sedang, karena kemampuan petani untuk meminimalisir kelemahan usaha tani dengan memanfaatkan kekuatan tergolong sedang. Hal ini berdasar pada pendapat Wijayanti (2009) yang menyatakan bahwa jika total skor IFAS (3,0-4,0) berarti kondisi internal perusahaan tinggi/kuat, jika (2,0-2,99) berarti kondisi internal suatu perusahaan rata-rata/sedang dan jika (1,0-1,99) berarti kondisi internal perusahaan rendah/lemah. Kekuatan terbesar dan paling berpengaruh dalam produksi cengkeh ini adalah budidaya mudah dengan skor 0,48 sedangkan kelemahan utama dalam strategi pemasaran cengkeh adalah kurangnya pemahaman tentang rantai pasar dengan skor 0,14 sehingga mempengaruhi keuntungan yang diraut petani.Tabel 8. External Strategic Factors Analysis Summary (EFAS)FAKTOR EKSTERNAL                                     BOBOT      RATING   SKORPELUANGPemasaran digital                                             0,09                3            0,27Akses jalan mudah                                           0.14                3            0,42Dukungan pemerintah                                                0,12                3            0,36Pemasaran yang fleksibel                              0,12                4            0,48Tingginya permintaan pasar                           0,12                3            0,36Total                                                                           0,59                              1,89ANCAMANRegulasi pemerintah                                       0,05                1            0,05Harga cengkeh             yang tidak stabil                   0,11                2            0,22Cuaca buruk                                                      0,11                1            0,11Persaingan komoditi yang sama                   0,06                2            0,12Pedagang calo                                                  0,08                1            0,08Total                                                                          0,41                              0,58 TOTAL EFAS                                                           1,00                              2,47Sumber : Data Primer Setelah Diolah (2020)     Tabel tersenut menunjukkan bahwa hasil analisis External Strategic Factors Analysis Summary (EFAS) memiliki jumlah total skor 2,47. Hasil perhitungan ini menunjukkan bahwa kemampuan petani dalam memanfaatkan peluang dan mengatasi ancaman untuk memproduksi cengkeh tergolong sedang. Pernyataan tersebut berdasar pada pendapat Wijayanti (2009) yang mengatakan bahwa jika jumlah total skor berada pada kisaran (3,0-4,0) berarti perusahaan merespon kuat terhadap peluang dan ancaman yang mempengaruhi perusahaan, jika (2,0-2,99) berarti perusahaan merespon sedang terhadap peluang dan ancaman yang ada dan jika (1,0-1,99) berarti perusahaan tidak dapat merespon  peluang dan ancaman yang ada. Peluang terbesar dan paling berpengaruh dalam produksi cengkeh adalah Pemasaran yang fleksibel dengan skor 0,48. Sedangkan ancaman utama dalam produksi cengkeh adalah harga cengkeh yang tidak stabil dengan skor 0,22 yang mengakibatkan pendapatan petani sedikit/rugi, hal ini disebabkan karena harga cengkeh yang tidak stabil dan kurangnya pemahan tentang rantai pasar sehingga berpengaruh pada pendapatan petani.Hasil analisis dengan berdasar pada tabel IFAS dan EFAS menunjukkan bahwa rata-rata skor IFAS adalah 2,54, jumlah skor tersebut menggambarkan kondisi internal usahatani cengkeh tergolong sedang. Sedangkan tabel EFAS menunjukkan bahwa rata-rata jumlah skor adalah 2,47, skor tersebut menggambarkan bahwa kondisi eksternal usahatani cengkeh juga tergolong sedang. Berikut ini adalah total nilai yang di bobot pada tabel IFAS dan EFAS yang akan disusun pada matriks Internal-External (IE), Kemudian akan dirumuskan strategi pemasaran cengkeh di Desa Langda Kecamatan Buntu Batu Kabupaten Enrekang yang sesuai dengan posisi produksi cengkeh, seperti pada gambar berikut :NILAI TOTAL SKOR IFASTinggi 4,0     4,0 Tinggi                 3,0 Sedang                            2,0 Rendah         1,0 LemahI  IIIIINILAI  TOTAL SKOR EFASSedang 3,0 IV            2,54 2,47 VVIRendah 2,0 VIILemah 1,0   VIIIIX                  Sumber : David (2006)Gambar diatas menunjukkan bahwa posisi produksi cengkeh di Desa Langda berada pada masing-masing kotak sel IV dengan skor 2,54 dan 2,47. Total skor yang dihhitung menggunakan matriks IFAS dan EFAS menggambarkan kondisi internal usahatani cengkeh di Desa Langda Kecamatan Buntu Batu Kabupaten Enrekang tergolong sedang, yang perlu dipelihara dan dipertahankan, kondisi ini dengan menggunakan alat ukur matriks I-E menunjukkan hasil bahwa petani merespon sedang.Alternatif StrategiBerikut ini akan dikemukakan alternatif strategi pemasaran cengkeh yang disajikan pada matriks SWOT                   IFAS  EFASKekuatan/Strenght (S)Produksi tinggiBudidaya mudahLokasi perkebunan mudah terjangkauProduksi tahan lama untuk disimpanBisa tumbuh dengan pola tanam tumpangsariKelemahan/Weakness (W)Kurangnya pemahaman tentang rantai pasarTidak ada pengolahan pascapanenKurangnya penggunaan teknologiKurangnya promosi produksiProses budidaya tanaman sampai berbuah terbilang lamaPeluang/Opportunities (O)Pemasaran digitalAkses jalan mudahDukungan pemerintahPemasaran yang fleksibelTingginya permintaan pasarStrategi S-OMenggunakan metode pemasaran berbasis onlineMemperluas lapangan kerja atau lahan pertanianMeningkatkan kerjasama dengan pemerintahMeningkatkan nilai jual produksiMeningkatkan kualitas produksiStrategi W-OMemanfaatkan digital sebagai salah satu sumber informasi tentang pemasaranMemperluas lapangan kerja atau lahan pertanianMengikuti pelatihan yang dilakukan oleh pihak pemerintah dan swastaMelakukan pengolahan pascapanenMeningkatkan kualitas produksi AncamanThreats (T)Regulasi pemerintahHarga cengkeh yang tidak stabilCuaca burukPedagang caloPersaingan komoditi yang sama Strategi S-TMembentuk komunitas cengkehMenningkatkan nilai jual produksiMenigkatkan teknik budidayaMengatur penyimpanan dengan baik dan melakukan pengolahan pascapanenMeksimalkan lahan dengan pola tanam tumpang sari Strategi W-TMenggunakan metode pemasaran berbasis onlineMengikuti pelatihan yang dilakukan oleh pihak pemerintah dan swastaMelengkapi sarana dan prasaranaMengatur penyimpanan dengan baik dan melakukan pengolahan pascapanenMeningkatkan kualitas produksiSumber . Data Primer Setelah Diolah (2020)  Penetapan Keputusan            Pengambilan Keputusan merupakan metode salanjutnya dengan menggunakan rumus matriks SWOT sebagai alat ukur analisis kuantitatif pada masing-masing jumlah nilai skor S-O, W-O, S-T dan W-T. Perumusan strategi dapat dilihat pada gambar matriks IFAS dan EFAS sebagai berikut :                 IFAS EFAS Strenght (S)  Weakness (W)  Opportunities (O) Strategi SO     2,03+1,89 = 3,92 Strategi WO0,51+1,89 = 2,40 THREATS (T) Strategi st2,03+0,58 = 2,61 Strategi WT0,51+0,58 = 1,09Sumber : Data Primer Setelah Diolah (2020)Gambar 6. Penjumlahan Skor Matriks IFAS dan EFAS            Gambar 6 menunjukkan bahwa strategi S-O merupakan strategi yang dapat digunakan karena memiliki nilai tertinggi dari kesuluruhan strategi yang ada, dengan nilai skor 3,92. Hsil tersebut dapat disimpulkan bahwa strategi S-O yang tepat untuk Desa Langda Kecamatan Buntu Kabupaten Enrekang adalah sebagai berikut :Menggunakan metode pemasaran berbasis onlineMemperluas lapangan kerja atau lahan pertanianMeningkatkan kerjasaam dengan pemerintahMeningkatkan nilai jual produksiMeningkatkan kualitas produksiPENUTUPKesimpulan             Hasil penelitian mengenai Strategi Pemasaran Cengkeh (Syzgium Aromaticum) Produksi  Desa Langda Kecamatan Buntu Batu Kabupaten Enrekang, dapat disimpulkan bahwa penentuan strategi yang tepat dari hasil analisis SWOT berdasarkan matriks kuadran SWOT adalah Strategi SO (Strenghts-opportunities) yaitu sebagai berikut: Menggunakan metode pemasaran berbasis online            Pemasaran berbasis online merupakan suatu metode yang digunakan untuk memanfaatkan alat teknologi  dalam bertataniaga yang berfungsi untuk memperluas pangsa pasar dan mempromosikan produksi. Selain mudah dan terjangkau metode ini sudah menjadi kebutuhan pokok bagi setiap pelaku tataniaga, untuk menghadapi pemasaran global yang hampir setiap waktu memiliki perubahan sistem yang moderen karena alat teknologi semakin canggih atau yang kita kenal dengan istilah revolusi industri.Memperluas lapangan kerja atau lahan pertanian            Memperluas lapangan kerja merupakan salah satu metode yang strategis dalam kegiatan usaha tani ini untuk meningkatkan produksi. Selain karena tanaman cengkeh mudah dibudiya, kondisi geografis perkebunan para petani juga sangat mendukung dengan akses jalan yang mudah terjangkau.Meningkatkan kerjasama dengan pemerintah            Pemerintah dan Petani merupakan satu kesatuan yang tidak bisa dipisah dalam sebuah kegiatan usaha karena keduanya memiliki fungsi yang saling melengkapi satu sama lain. Dengan meningkatkan kerjasama petani akan mudah menjalankan kegiatan usaha melalu regulasi pemerintah yang sesuai dengan kebutuhan petani seperti bantuan sarana produksi, mengontrol harga produk, pelatihan yang konstruktif dan lain-lain.Meningkatkan nilai jual produksi            Strategi ini merupakan salah satu metode yang menjadi buah dari kerjasama antara pemerintah dan petani melalui pelatihan seperti pengolahan pascapanen, untuk memanfaatkan bahan baku yang dapat disimpan lama dan pemasaran yang fleksibel dalam upaya meningkatkan pendapatan.Meningkatkan kualitas produksi            Produksi yang dimaksud di sini adalah produk cengkeh kering, dimana pengelolaan mulai dari sarana dan prasarana  sampai pada pengeringan akan menentukan kualitas produk cengkeh kering dan nilai jualnya, sedangkan sebagian besar petani di Desa Langda menerapkan teknik budidaya yang masih tergolong sederhana karena sarana dan prasarana yang tidak memadai sehingga kualitas produksi masih tergolong kuarang efektif. Dalam upaya meningkatkan kualitas produksi untuk memanfaatkan pola tanam tumpang sari dengan memaksimalkan permintaan pasar yang tinggi maka petani harus menerapkan metode yang strategis yaitu melengkapi sarana prasarana dan menjalin kerjasama dengan pihak pemerintah.    Saran              Peneliti menyarankan kepada pihak terkait dalam penelitian ini sebagai berikut :Dukungan pemerintah sangat diperlukan untuk meningkatkan kesejahteraan petani cengkeh dengan memfasilitasi sarana dan prasaran produksi, melakukan pelatihan tentang penggunaan teknologi dan meningkatkan kerjasama dengan petani dalam pengoptimalan pemasaran untuk meningkatkan pendapatan petani.Responden diharapkan berinovasi untuk mebuat pengolahan produksi pascapanen guna meningkatkan pendapatan sekaligus meminimalisir kerugian.DAFTAR PUSTAKAArikunto S, 2006. “Metodologi Penelitian”. Yogyakarta. Bina AksaraAlbar.M.A dan Latif.H, 2020. “Profil Kecamatan Buntu Batu Kabupaten Enrekang.Amstrong, Gary dan Kolter, Philip, 2008.Prinsip-prinsip Pemasaran, Edisi                          12 Erlangga: JakartaDavid, Fred R, 2006. Manajemen Strategi. Buku 1, Edisi  Kesepuluh.                     Jakarta: Salemba Empat.Dinas Pertanian dan Perkebunan Kabupaten Enrekang Tahun 2018.Enrekang dalam angka 2018. Enrekang.Dinar.A.M, 2019. Jurnal Karya Ilmiah Mahasiswa Agribisnis “Bauran Pemasaran Lettuce Fresh Cut di PT SCV”Djanna.N, 2007. Divertifikasi Penggunaan Cengkeh, Bogor: Balai Besar Penelitian dan Pengembangan Pasca Panen Pertanian Indonesian Center For Agricultural Postharvest Research and Develoment.Fahmi M, Baihaqi A dan Kadir I.A,  2013. “Analisi Strategi Pemasaran Arabika ‘Bergandel Coffiee’ di Kabupaten Bener Merah”. Jurnal Agrisep Vol (14) No.1, 2013Desa Langda, 2019. “Profil Desa Langda Kecamatan Buntu Batu Kabupaten Enrekang”. Desa Langda Kecamatan Buntu Batu Kabupaten Enrekang.Lekatompessy M, Girsang W dan Timisile N.R, 2019. “Anilisis Nilai Tambah dan Strategi Pemasaran Minyak Cengkeh di Pulau Ambon”.Jurnal Sekolah Pertanian Pembangunann (SPP) Provinsi Maluku dan Program Pascasarjan Universitas Pattimura.Muhaeming, 2010. “Strategi Pemasaran Jagung di Kabupaten Bantaeng (Strategy of Maize Marketing in Bantaeng Regency)” Unhas.Pratiwi E, 2009. “Strategi Pemasaran Industri Madu pada PT Madu Pramuka di Kabupaten Batang”. Skripsi Fakultas Pertanian.            Universitas Sebelas Maret Surakarta.Purnomo, 2008. “Pengembangan Agribisnis Stroberi di Kabupaten Purbalingga”. Skripsi Program Studi Sosial Ekonomi        Pertanian/Agribisnis. Fakultas Pertanian. Universitas Negeri            Surakarta. Surakarta.Setianti.E.S, 2009. “Strategi Pemasaran Produk Susu Nutrisi Enteral Klinikal”.Jurnal PT. Nestle Indonesia. 2009.Siregar.A.R, 2011. “Analisis Disparitas Harga dan Potensi Persaingan tidak Sehat pada Distribusi Cengkeh” Jurnal Agribisnis Vol 10 No.3 : 32-24Tjiptono, 2008.Strategi Pemasaran, Edisi 3, ANDI: Yogyakarta. 
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PENINGKATAN PRODUKTIVITAS USAHA TAHU TEMPE (Studi Kasus Usaha Tahu Tempe Cahaya Putri/Restu Di Desa Pasui Kecamatan Buntu Batu Kabupaten Enrekang) Irmayani Irmayani; Nur Afni; Yusriadi Yusriadi
Jurnal AGROSAINS dan TEKNOLOGI Vol 3, No 2 (2018)
Publisher : Fakultas Pertanian - UMJ

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (493.058 KB) | DOI: 10.24853/jat.3.2.65-70

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini dilaksanakan di  Desa Pasui Kecamatan Buntu Batu Kabupaten Enrekang dari juli sampai Agustus. Penelitian bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor apa saja yang dapat meningkatkan usaha tahu tempe studi kasus Cahaya Putri/Restu di Desa Pasui, Kecamatan Buntu Batu, Kabupaten Enrekang. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data primer dan sekunder. Metode analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis regresi linear berganda .Metode pengambilan data yang digunakan ialah observasi, kuesioner dan wawancara. Jumlah sampel pada penelitian ini sebanyak 25 responden. Hasil penelitian kemudian di analisis menggunakan alat analisis SPSS 21 for windows. Hasil penelitian ini yang berpengaruh signifikan yaitu harga bahan baku sebesar 0,018 dan jumlah gaji karyawan dengan signifikan 0,033. Hasil Uji R Square menunjukkan bahwa variabel  yang di teliti hanya berpengaruh  39,2% terhadap jumlah produksi usaha tahu tempe sedangkan 60,8% dipengaruhi oleh variable lain yang tidak di teliti seperti tenaga kerja, bahan baku, pengalaman bekerja,kepuasan kerja karyawan dan modal. ABSTRACT This research was conducted in Pasui, Buntu Batu District, Enrekang District from July until  August 2017. The objective of this research is to know what factors at start increase the effort to tofu tempe of Cahaya Putri / Restu case study in Pasui Village, Buntu Batu Sub-District, Enrekang Regency. The data used in this research are primary and secondary data. The method of analysis used in this study is multiple linear regression analysis. Methods of data collection used are observation, questionnaire and interview. The number of samples in this study were 25 respondents. The results were then analyzed using SPSS 21 for windows. The result of this research which have significant effect that is raw material price equal to 0,018 and amount of salary of employees with significant 0,033. The result of R Square test shows that the variables in the research only influence 39,2% to the total production of tempeh tofu business, while 60,8% is influenced by other unconscionable variable such as work tenga, raw material, work experience, employee work satisfaction and capital .
FORMULASI DAN UJI AKTIVITAS GEL KOMBINASI EKSTRAK ETANOL DAUN LIDAH BUAYA (Aloe vera) DAN DAUN KEMANGI (Ocinum sanctum L.) SEBAGAI ANTI JERAWAT TERHADAP BAKTERI Staphylococcus epidermidis Angga Saputra Yasir; Selvi Marcellia; Lintang Buwana Wijaya; Tika Rahayu Putri
Pharmacoscript Vol. 4 No. 1 (2021): Pharmacoscript
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat, Universitas Perjuangan Tasikmalaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36423/pharmacoscript.v4i1.610

Abstract

Jerawat merupakan penyakit kulit yang disebabkan oleh bakteri antara lain yaitu bakteri Staphylococcus epidermidis. Lidah buaya (Aloe vera) dan daun kemangi (Ocinum sanctum L.) mengandung saponin, flavonoid, dan tanin yang mampu menghambat pertumbuhan bakteri sehingga memiliki daya antibakteri. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat efektivitas dari kombinasi ekstrak lidah buaya (Aloe vera) dan daun kemangi (Ocinum sanctum L.) dalam bentuk sediaan gel terhadap bakteri Staphylococcus epidermis. Metode yang digunakan dalam ekstraksi adalah maserasi menggunakan etanol 96% dengan nilai rendemen yang didapat pada lidah buaya sebesar 22,32% dan pada daun kemangi sebesar 22,70%. Uji antibakteri menggunakan metode difusi cakram. Perbandingan ekstrak (lidah buaya : daun kemangi) dan daya hambat ekstrak terhadap bakteri Staphylococcus epidermis berturut-turut adalah 1:1, 16,82 mm; 1:2, 15,22 mm; 2:1, 14,59 mm; 1:0, 14,75 mm; 0:1, 15,21 mm. Analisis data kombinasi ekstrak menggunakan one way ANOVA menunjukan adanya perbedaan bermakna antar setiap kelompok perlakuan P>0,05. Selanjutnya uji sediaan gel dari kombinasi ekstrak 1:1, kontrol positif dan basis sediaan gel menghasilkan zona hambatberturut-turut sebesar 20,05 mm; 31,37 mm; 9,17 mm. Analisis data gel kombinasi menggunakan one way ANOVA hasil menunjukan tidak adanya perbedaan bermakna antar setiap kelompok perlakuan P<0,05. Sediaan gel dengan kombinasi ekstrak lidah buaya dan daun kemangi (1:1) memiliki efektivitas terhadap pertumbuhan bakteri Staphylococcus epidermis penyebab jerawat
The Development of Agrotourism Areas As A Regional Approach And The Empowerment Of Parepare Community Arifuddin Arifuddin; Abdul Azis Ambar; Irmayani Irmayani; Syafrianto S
Agrikan: Jurnal Agribisnis Perikanan Vol 14, No 1 (2021)
Publisher : Sangia Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29239/j.agrikan.14.1.90-93

Abstract

The development of the tourism sector has sufficient opportunities because apart from being one of the producers of tourism economic growth, the tourism sector is also expected to have the opportunity to support the other of development sectors, such as the plantation sector, agriculture, industrial trade and others.This study aims to analyze the condition of the development of agro-tourism areas as a regional approach and alternative empowerment of farmer communities atParepare City in the development process of the agro-tourism area. The technique of collecting data was through direct observation, conducting interviews that involve 80 respondents. The analysis used in this studywas descriptive qualitative. The method used in analyzing the data was the SWOT analysis.The results showed that the Internal-External matrix produces a strategy in quadrant I position. Quadrant I was a very favorable condition because it has opportunities and strengths.
Co-Authors * Wamugi . Sediarso, . ., Ni Putu Ayu Laksmini A. A. Wira Permata Sari A. Mu&#039;thi Andy Suryadi A. Mu’thi Andy Suryadi A. Mu’thi Andy Suryadi A. Mu’thi Andy Suryadi A.A. Gde Agung Darma Kusuma A.A. Gusti Agung Dharma Kusuma A.A. Ketut Agung Cahyawan W A.A. Sri Indrawati Abby Azwaliza Binti Larola Abdi Abdi Abdul Azis Ambar Abdul Hapid Abdul Kohar Mudzakir Abdullah, Cep Ubad Abdurosid, Jadi Adam Mustapa, Muhammad Ade Junychandrasari Astawa Ade Maria Ulfa Ade Maria Ulfa Ade Maria Ulfa Ade Maria Ulfa Ade Rizka Eliyus, Ade Rizka Ade Untari Adhi Susano Adi Soeprijanto Adie, Mochammad Muchlish Adrianto M. Wijaya Affiani, Rahmi Afriyansyah, Dini Aggi Nugroho Agus Darmawan Agus Hamdani Agustina Retna Ningsih Ahmad Afif Supianto Ahmad Muttaqin Ahmad, Sitti Wirdhana Aini, Qurratul Aisjah Juliani Noor, Aisjah Akbar, Prima Soultoni Albert Rufinus Alfian Priyo Suhartono Alfry Aristo Jansen Sinlae Ali Asroni Alibas, Fadhila Amita Silviyani Anak Agung Ayu Dwi Ratnasari Anak Agung Ayu Manik Pratiwiningrat Anak Agung Devyn Amanda Dhiyo Anak Agung Eggy Brahmindra Satya Anak Agung Istri Ratnadewi Anak Agung Ketut Sukranatha Anak Agung Linda Cantika Anak Agung Sagung Dian Sasmita Anak Agung Sagung Wiratni Darmadi Anak Agung Sri Indrawati Andalas, Eggy Fajar Andi Iqbal Andi Santoso, Andi Andi Surahman Batara Andrew Timothy Angga Saputra Yasir Anggi Pranata Anggun Sasmita Ibrahim Aniek Periani Anik Septiowati Anisak, Siti Anna Roosdiana Anna Yulianita Antarini Pranatika Anteng Widodo Anthony Y.M. Tumimomor Anwar Hafidzi Any Prima Andari Aprilia Andansari Aprilia Kartikasari Aquanturi Tri Darmayanti Ariani H. Hutuba Arifuddin Arifuddin Aritama, Anak Agung Ngurah Arlizon, R. Arman Arman Assagaf, Iman Pradana A. Aswan Harahap Aswin, Hafiza Atik Andriana Ayda Krisnawati Ayu Nabila Aziz, Baso Indra Wijaya Azmi, Rini Wil Bagus Gede Ardi Artha Prabawa Baiq Rina Amalia Safitri Bambang Soenarto Bambang Tri Harsanto Baskoro Wicaksono, Baskoro Bau Ratu Bedriati Ibrahim Budiyanto, Arkanudin Burhan, Imron Burhan, Imron Cahaya Putra Wardana Cahyono Cahyono Candra Dewi Ciptadi Trimarianto Citra Novia Antono COMPUTING INFORMATIKA Cristian Tinjabate Dahlia Purnama Darfial Guslan Darmawan, Darmawan Darmawijoyo, Darmawijoyo Darwanto, Dedi Darwin Nahwan Dasantos, Putri Tamara Dasapta Erwin Irawan David Herianto Sinaga Debby Tri Sebbiana Tarigan Dede Mardhian Dedy Prasetya Kristiadi Dely Bunga Sarasvita Den Ka, Veronika Sari Den Ka, Veronika Sari Desak Putu Dewi Kasih Deti Yustina Dewa Gde Isana Prabhakta Putra Dewa Gde Rudy Dewa Putu Thresna Andyanatha Dewi Chusniasih Dewi Ciselia Dewi Sundari, Dewi DHANI ARIATMANTO Dhea Virgiyanda Putri Diah Kurniawati, Diah Dicky Prastya, Dicky Dimiatri, Herlina Dini Cahyani Dirmayanto, Eko DN Pakasi, Ruland Dodi Permadi Doni Adi Supriyo Dr. Apt. Hamsidar Hasan S.Si.,M.Si Dwi Arya Dominika Dwi Purwanti Dwiki Okta Eldianta Dwitiyanti Dwitiyanti Een Kurnaesih Eka Fitrajaya Rahman Eka Ludiya Eka Yuni Kurniawati, Eka Yuni Eko Supri Murtiono Ekra Sanggala Elni Yakub Elvina Rosalia Elvira M. Usulu Ema Utami Emil Huriani Endah Nurrohwinta Djuwarno Endang Fatmawati Endri Junaidi, Endri Entin Rositasari Eri Sayamar Eric Reinaldo Erisa Mutiara Rahma Delvina Eriyanto Yusnawan Erni Erni Ervina Damayanti Ervina Damayanti Esi Afriyanti F. Heru Widodo, F. Heru Fadfhillah, Dini Nur Fadhillah, Dini Nur Fadilah, Ragil Fajriah Fajriah, Fajriah Fandhi, Ngasif Fani, Dwi Novita Fareza Melly Nirmala Farhana Muhammad Fathya Itan Jeehan Widodo Febrana, Inggra Febrina Rizka Lilya Wati David Febritesna Nuraini Febriyonanda, Olga Femmy Andrifianie Ferdiani, Rosita Dwi Feri Ambarawan Fika Nuzul Ramadhani Firdhausy, Hima Sakina Firman Manne Fitrani Amin Fitri Mailani Fitri Nur Azizah Fitri, Aidila Fitria Trie Maytasari Anindya Fredy Kurniawan Gea Andarizka Gede Danny Wiratama Gede Parartha Gelaldi Fransisco Meang Geraldine Thirdaswari Adnyana Gumgum Gumilar Gunawati, Aulawi Gusti Ayu Rai Saputri Gusti Ayu Rai Saputri Gusti Ayu Rai Saputri Gusti Made Artawan Habibatul Aliyah Haidir, Sri Wulandari Hakim Zain, Lukman Hamawi, Mahmudah Hana, Maria Asunta Handayani, Triastuti Hardi Hamzah Hardjoeno, Hardjoeno Haris Rahmat, Haris Harmoko Harmoko Harus Laksana Guntur Haryanto Hasanah, Weni Uswatun Hasanah, Weni Uswatun Hema Malini, Hema Hendratmi, Henny Heni Pujiastuti Herawati, Atik Heru Juabdin Sada Hidayani, Saniah Hidayat Nur Isnianto Hidayat Sujuti Hidayati, Shofiya Hidayatullah, M Syarif Hikmah Haryanti Hilda Hilda Hoyauna, Hoyauna Humaira, Dara Hutamadi, Rahardjo Huzain Azis I Dewa Ayu Widiantari I Gede Andika Putra I Gede Artha I Gede Bayu Mustikayana I Gede Eka Prasetya I Gede Yusa I Gst Ngr Bagus Andy Surya Wirawan I Gst. Ag. Tirta Sari Dew I Gust i Ngurah Wairocana I GUST MADE SANJAYA I Gusti Agung Dewi Megawathi I Gusti Agung dewi Mulyani I Gusti Agung Larassati Kusuma I Gusti Agung Putri Maha Dewi I Gusti Ngurah Gede Bayu Brahmantara I Gusti Ngurah Hadi Indrawan Wijaya I KETUT ARYA PRAYOGA I Ketut Markeling I Ketut Mertha I Ketut Suada I KETUT WESTRA I M. S. Wibawa I Made Adi Wiranegara I Made Ary Ananda Putra I Made Arya Dwisana I Made Bagus Suardana I Made Cahyadi I Made Darma Putra Sucahya I Made Dedi Priyanto I Made Dedy Priyanto I Made Dwi Pradnya Dita I Made Dwi Prastiawan I Made Ratha Arianta I Made U diana I Made Yoga Agastya I Nyoman Bagiastra I Nyoman Darmadha I Nyoman Mudana I NYOMAN SUTARPA SUTAMA I Putu Dianda Ega Dinanda I Putu Gede Nesa Saputra Yasa I Putu Iwan Kharisma Putra I Putu Wira Prasetya I Wayan Redana Ibnu Artadi Ida Ayu Ide Dinda Paramita Ida Ayu Pramesthi Kusuma Ida Ayu Sintya Maharani Ida Ayu Sukihana Ida Ayu Urmila Dewi Manuaba Ida Bagus Anindya Jaya Keniten Ida Bagus Gede Kresnayana Putra Ida Bagus Gede Surya Kumara Yoga Ida Bagus Jaya Maha Putra Ida Bagus Made Suryatika Ida Bagus Putu Emanda Pramana Ida Bagus Yoga Darma Putra Imadulhaq Fatcholi Imam Sujadi Imam Sunoto, Imam Imam Suraji Iman Sutisna Inggit Puji Astuti intan permata sari Irawati Irawati Irawaty Irawaty Irfan Yusuf Isnaini Hatta Putri Isnian, Sitti Nur Isnian, Sitti Nur Israyuddin Israyuddin Issafitri Nur Rachmawati, Issafitri Nur Ivana Bunga Wahyuni Iwan Dwiprahasto Iwan Supardi Iyus Hendrawan Jeris Habfrons Wiatri Djereng Jessica Glory Asteria* JMV Mulyadi JOKO NUGROHO Joko Tri Atmojo Jubhari, Ria Judi Alhilman, Judi Jumria Jumria Juwairiah Juwairiah Kaboel Suwardi Kadek Anggiana Dwi Cahyani Kadek Mitha Septiandini Kadek Sutrisna Dewi Kadir, Haris Abd Karmiati, Karmiati Karmiati, Karmiati Karyono Mintaroem Kausar, Kausar Kenedi Nanda Putra Ketut Agus Karmadi Komang Savitri Pratishita Santhi Kumoro, Risang Panji Kurniadi, Elika Kusnady Tabsir Laila Novia Safitri Lala Septem Riza LANGKAH SEMBIRING Leksono, Ronny B. Lenggogeni, Devia Putri Lia Ermawati Liandana, Made Liandana Lili Suryaningsih Linda Septiani Linda Septiani Lindia Eka Saputri Lintang Buwana Wijaya Luh Ayu Adi Wardani Lukman Diarto lukman, lukman Lutfatul Latifah M. Edris, Ismi Madania, Madania Made Ayu Ratih Sanjiwani Giri Made Bagus Angga Maheswara Made Bagus Galih Adi Pradana Made Dedy Priyanto Made Martarina Kusumayanti Mahardika Agus Wijayanti Mahdalena Sy Pakaya Mahendra Wardhana, Mahendra Maisa, Esthika Ariany Manik, Toba Sastrawan Mardes, Siska Mardin, Mardin Maria Ulfa, Ade Mariatul Fadilah Martianus Perangin Angin Maruf Akbar, Maruf Marwana, Marwana Masdukil Makruf, Masdukil Masnur Masnur Mawiti Infantri Mawiti Infantri Yekti Mega Tri Astuti Meike Disti Melati Intan Diatri Miftachul Ulum Mohammad Kanzunnudin, Mohammad Mohammad Zulkarnain Mohd Andalas Muallifah Mufidah Hayati Muh Rasyid Ridha Muhamad Zamsari Muhammad Ali Shodiqin Suwandayani Muhammad Aswar Limi Muhammad Faisal Muhammad Farid Azfaruddin Muhammad Iqbal Al Ghozali Muhammad Romadhon Muhammad Siri Dangnga Muhammad Taupik Mujahidah Mujahidah Mujasam Mujasam Multiani S Latif Munir, Abd Mustaring Mustaring mustawakkal akkal Muthmainah Muthmainah Muttalib, Abdul Nadira Ramadhanty Nadiyah Nadiyah Nahra, Shiva Jehana Najamuddin Najamuddin, Najamuddin Nalefo, La Nalefo, La Nastainuddin Bolong Nasution, Annio Indah Lestari Nasyari, Mauliza Neneng Lisnawati Ngakan Ketut Dunia Ni Ayu Putu Mery Astuti Ni Ketut Ayu Siwalatri Ni Ketut Lilik Purnama Dewi Ni Komang Astriani Ni Komang Ayu Noviyanti Ni Komang Ayu Weda Sari Ni Komang Desi Miari Ni Komang Devayanti Dewi Ni Made Arini Ni Made Ayako Dwiyani Ni Made Devi Jayanthi Ni Made Dwi Julia Patria Dewi Ni Nyoman Dalem Andi Yusianti Ni Nyoman, Ratini Ni Putu Diah Saputri Ni Putu Purwanti Ni Putu Queen Mahayani Tenaya Nina Setiawati Nofita Nofita Nofita Nofita Nofita Nofita Novi Andareswari Noviar Harun Novita Ana Anggraini Novita Mulyanti Nur Afni Nur Ain Thomas Nur Aisyah Humairah Nur Arifah Hanafiah Nur Fadilah, Puput Nur Ilmi Nur Indah Nur Rahayu Utami Nur Rasdianah Nurabdiansyah, Nurabdiansyah NURDIN, DJAYANI Nurhaedah Nurhaedah Nurhayani H. Muhiddin, Nurhayani H. Nurhidayah Nurhidayah Nurlina Nurlina Nurul Amalia Nurul Azmah Nikmatullah Nyoman Suthama Ocarina, Estika Oktarina, Elvi Parida, Desca Pariyana Patrisius Batarius Pertiwi, Anita Dyah Pigdayanti Pigdayanti Pio Salvator Ginting Suka Pipit Apriani Prajahita, Putri Sima Prajitno Prajitno Pratiwi , Ika Ari Primadiamanti, Annisa Primasari Pertiwi Purwiyatno Hariyadi Putra Chandra Putra, Roby Maiva Putra, Welky Afriza Putri, Bella Rimbun Putu Dian Aristya Dewi Putu Dian Junintya Dewi Putu Dian Kusuma Wardani Putu Dina Arypangesti Putu Doddy Heka Ardana Putu Eka Wiranjaya Putra Putu Sellya Dani Listiyanti Putu Wati Putu Yuli Widya Astuti Quratul Ain R. Sapto Hendri Boedi Soesatyo Rafika Ratik Srimurni Rahmadani, Fiska Dwi Rahman, Fath Irtaniyah Rahmat Hidayat Rahmawati Marjun Rahmawati Rahmawati Rajindra Ramadhan, M. Rizki Ramadhan, Muhammad Haris Ramdan Satra Rantika Andreani Rasdah Rasdah Ratih Andhika Akbar Rahma Ratu Mutiara Zakiah Rayhanu, Ashfi Rd. Rohmat Saedudin Reginus Malara Reni Erlisa Reni Lestari Reni Prima Gusty Reno Maratur Munthe Rerung, Rintho Rante Retnaningsih, Agustina Retno Hartati Reza Pebriyani Rias Tri Hudiyatna* Ridwan Melay, Ridwan Ridwan, Ridwan Rima Wahyu Aprianti M Naser, Rima Wahyu Aprianti M Risma Ana Wahdati Riyadi Riyadi Rizaldy Pinzon Rizky Hidayaturahmah Rizma Adlia Syakurah Robert Tungadi Rokhani Hasbullah Ropik, Ahmad Rosmawati Rosmawati Rudi Hartono Rudiyanto Rudiyanto Safira Hanifatuz Zuhro Sakdiah Sakdiah, Sakdiah Samidi, Raden Samiratul Mufidah Sang Ayu Nyoman Johani Sang Made Satya Dita Permana Saputra, Bagos Aji Saras Kuntari Sarastuti, Sarastuti Sari, Fani Novita Sasangka Prasetyawan Sayyida Sayyida Scristia, Scristia Sebastian Margino Sediarso Sediarso, Sediarso Septiany, Ficy Sigid Hariyadi Sigit Sukmawan Silvi Agustanti Bambang Silvy Sondari Gadzali Sintiya Basiru Siti Alimah Siti Zulaikah Sitti Rahmah Umniyati Sitti Saleha Talib Slamet Muchsin Sofyan Musyabiq Wijaya Solly Aryza Sovia Susianty Sri Handayani Sri Poedjiastoeti Sri Utami Dewi Suartra Putrawan Suatra Putrawan Subejo Suci Ramadhani, Suci Sudarno Sudarno Sudirman Sukarso Sukarso Sukma Romadhon Sukoco Sukoco Sunarso Sunarso Sunu Tikno, Sunu Supriadi, Ali Suriantika, Cipto Suryadi Islami Suryani, Eva Reksa Susilawati Susilawati Susiyanti, Susiyanti Sutejo, Bayu Suwardi, Kaboel Suwedy, Suwedy Suyadi Suyadi Syadza, Sausan Syafrianto S Syafrimen Syafril Syafrudie, Haris A. Syahrilfuddin Syahrilfuddin, Syahrilfuddin Tasril, Tasril - TATI ROHAYATI Tatit Nurseta Taufik Sumarsongko Tiara Putri Tika Rahayu Putri Toa, Akhmad Juni Tri Aditya Winata Tri Anggraini Prajnawrdhi Tri Handoko Seto, Tri Handoko Tri Listyorini Tri Umari, Tri Triastuty Pardede, Triastuty TRIATMAJA, FACHTURAHMAN Trisna Yustiani, Nyoman Trisnani Dwi Hapsari Tutik Tutik Tutik Tutik Tutik Tutik Tutik Tutik Tutik Tutik Tutik Tutik Ulfa, Ade Maria Ully Tri Kirana, Ully Tri Umi Aliffa Unpris Yastanti Usman Ahmad Vebby Fitri Nur’arita Vida Elsyana Viktorinus Alfred Saptiono Mulana Vitus Dwi Yunianto Budi Ismadi Wahmuda, Faza Wahyudi Wahyudi Warta Dewi, Warta Wayan Gede Suharta Widhiyatna, Denni Widianingsih Widianingsih Widysusanti Abdulkadir Wijaya, Gede Crisna Wiji Wicaksono, Wiji Winahyu, Diah Astika Wirasuta, Kadek Witono, Joko R. Wiwik Widyo Widjajanti Yanda, Okta Nila Yanis Kartini Yasin, Yasnita Yundari, Yundari Yuni Pambreni Yusriadi Yusriadi Yusriani Yusriani Yusuf, Dicky Zahra, Zulfa Zulfa Anggraini Rahman