Articles
HUBUNGAN SELF EFFICACY DENGAN KENDALI GLIKEMIK PADA PASIEN DIABETES MELLITUS TIPE II : Literature Review: Array
Midwinerslion : Jurnal Kesehatan STIKes Buleleng Vol 5 No 2 (2020): Midwinerslion Jurnal Kesehatan STIKES Buleleng
Publisher : LPPM STIKes Buleleng
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.52073/midwinerslion.v5i2.187
Latar Belakang: Diabetes Melitus (DM) adalah penyakit yang sering ditandai dengan meningkatnya glukosa darah sehingga mencapai batas normal tergolong ke dalam jenis penyakit yang dapat menimbulkan kematian pada seseorang. Timbulnya komplikasi yang berujung pada kematian ini dikarenakan karena rendahnya Self Efficacy pada penderita Diabetes Mellitus dan prilaku perawata diri sendiri pada pasien Diabetes Mellitus . Penyakit Diabetes Mellitus tidak dapat disembuhkan tetapi kadar glukosa darah dapat dikontrol. Dalam penatalaksanaan dan juga control diabetes, sangat penting untuk melakukan pemantauan kadar glikemik pada pasien. Tujuan: tujuan dari Literature Review ini adalah untuk mengidentifikasi, dan menganalisis jurnal terkait dengan topik/judul bahasan yaitu mengenai efikasi diri dan juga kendali glikemik pada pasien diabetes mellitus tipe II. Metode: metode yang digunakan adalah literature review dengan analisis PICO berdasarkan avidence based practice dengan menganalisis 10 jurnal (6 jurnal nasional dan 2 jurnal internasional). Kriteria literature yang digunakan adalah publikasi artikel sejak 5 tahun terakhir dari tahun 2015 hingga tahun 2020, dan artikel yang diaskes free full text pada Google Scholar dan Pubmed. Hasil : hasil dari 10 artiel yang analisis pembahasan dalam kajian ini dapat membantu pembaca serta perawat dalam memahami bahwa efikasi diri yang baik dapat mempengaruhi kendali glikemik pada penderita diabetes meliitus tipe II.
Hubungan Pemanfaatan Buku KIA dengan Pengetahuan Ibu Tentang Deteksi Dini Pertumbuhan dan Perkembangan Balita di Adaptasi Tatanan Kehidupan Baru: Array
Midwinerslion : Jurnal Kesehatan STIKes Buleleng Vol 5 No 2 (2020): Midwinerslion Jurnal Kesehatan STIKES Buleleng
Publisher : LPPM STIKes Buleleng
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.52073/midwinerslion.v5i2.189
Abstrak: Adaptasi tatanan kehidupan baru disusun sesuai dengan kebutuhan dasar tumbuh kembang dan kesehatan anak. Upaya pemenuhan kebutuhan dasar tumbuh kembang dan kesehatan anak harus tetap berjalan sesuai jadwal bagi seluruh anak Indonesia. Penggunaan Buku KIA merupakan salah satu strategi pemberdayaan masyarakat terutama keluarga untuk memelihara kesehatannya dan mendapatkan pelayanan kesehatan ibu dan anak yang berkualitas Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan pemanfaatan buku KIA dengan pengetahuan ibu tentang deteksi dini tumbuh kembang di masa adaptasi kebiasaan baru. Penelitian ini menggunakan design analitik korelasi dengan pendekatan cross sectional. Sampel dalam penelitian adalah ibu yang mempunyai balita yang memenuhi kriteria inklusi sebanyak 124 responden. Alat pengumpulan data adalah kuesioner yang dibagikan secara online melalui google form. Analisis univariat didapatkan 74,2% responden dapat memanfaatkan buku KIA dengan baik dan 63,7% memiliki pengetahuan baik tentang deteksi dini tumbuh kembang pada balita. Analisis bivariat dengan uji korelasi Chi Square. Analisis bivariat antara pemanfaatan buku KIA memiliki hubungan yang signifikan dengan pengetahuan ibu tentang deteksi dini pertumbuhan dan perkembangan balita memiliki nilai p value < 0,001. Abstract: The adaptation of new normal is arranged according to the basic needs of children's growth-development and health. The efforts to meet the basic needs of children's growth and development must continue according to the schedule for all Indonesian children. The use of MCH Handbook is one of the community empowerment strategies, especially families to maintain their health and get quality maternal and child health services. This study aims to analyze the correlation between the use of MCH Handbook and the knowledge of mothers about early detection of growth and development during the adaptation of new normal. This study employed a correlation analytic design with a cross sectional approach. There were 124 mothers who had children under five who met the inclusion criteria recruited as the sample. The data were collected by using questionnaire that was distributed through google form. The finding of Univariate analysis found that 74.2% of respondents used the MCH handbook well and 63.7% respondents had good knowledge about early detection of growth and development in children under five. The bivariate analysis using Chi Square correlation test showed that there were significant correlation with a p value <0.001 between the use of MCH handbook with mother knowledge about early detection of growth and development in children under five.
dengan,terhadap,pada PENGARUH METODE BERMAIN PERAN DENGAN MEDIA BONEKA TANGAN TERHADAP KEMAMPUAN BERBICARA PADA SISWA TK (4-5 tahun) Budhiyasa Sangsit: Array
Midwinerslion : Jurnal Kesehatan STIKes Buleleng Vol 5 No 2 (2020): Midwinerslion Jurnal Kesehatan STIKES Buleleng
Publisher : LPPM STIKes Buleleng
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.52073/midwinerslion.v5i2.191
Introduction: Hand puppets are puppets used as media or tools used in learning activities. The type of doll that is usually used is a hand puppet made of pieces of cloth. The purpose of this study was to determine the effect of the role playing method with hand puppet media on the speaking ability of children aged 4-5 years at Budhiyasa Kindegardeen. Method: The study design used pre-experimental design with one group pre-post test design. The population used in this study were children aged 4-5 years at Budhiyasa Kindegardeen.. The sample size used is 30 respondents who have been selected using the total sampling technique. Measurement of speech ability was collected using an observation sheet guided by assignments according to age in Denver II. This study uses parametric statistics using the Paired Sample T-test with a significant level of α = 0.05. Results: The results showed the mean (pre-test) was 56.00 and the post-test mean was 68.33. The results of parametric statistical tests using the Paired Sample T-test results obtained pre and post (0,000) <α (0.05), which means that H0 is rejected and Ha is accepted. Conclusion: This shows that there is an influence of the method of playing the role of the Denagan Media Hand Puppets on the ability to speak to children aged 4-5 years in Singaraja Telkom ECD.
Hubungan Berat Badan Lahir Rendah Dengan Kejadian Stunting di Wilayah Kerja Puskesmas Sawan I: Array
Midwinerslion : Jurnal Kesehatan STIKes Buleleng Vol 5 No 2 (2020): Midwinerslion Jurnal Kesehatan STIKES Buleleng
Publisher : LPPM STIKes Buleleng
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.52073/midwinerslion.v5i2.192
Introduction: The problem of stunting has a big impact on the generation and development of the nation. Studies on the factors that increase the prevalence of stunting are still mixed. The high incidence of low birth weight (LBW) is thought to be the cause of the high incidence of stunting. This study aims to determine the relationship between low birth weight and the incidence of stunting. Methods: This study is an analytical study with a cross sectional design and uses secondary data. The data were taken from the Posyandu information system records in 2020 in the Sawan I Community Health Center. Data were analyzed using Chi Square analysis. Results: Most of the children under five who were born with LBW were stunted (17.8%), and those who were born normally or not LBW were not stunted (71.2%). Based on the Chi Square statistical test at the 95% confidence rate, the p value is 0.01 <0.05 so that Ho is rejected and Ha is accepted, which means that there is a relationship between low birth weight and the incidence of stunting in children under five. Conclusion: there is a relationship between low birth weight and the incidence of stunting in children under five in the Sawan I Health Center. Key words: stunting, low birth weight, children under five
Bahasa Indonesia Implementasi Kehamilan Beresiko di Desa Patas: implementasi kehamilan beresiko di Desa Patas
Midwinerslion : Jurnal Kesehatan STIKes Buleleng Vol 5 No 2 (2020): Midwinerslion Jurnal Kesehatan STIKES Buleleng
Publisher : LPPM STIKes Buleleng
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.52073/midwinerslion.v5i2.193
Abstrak Kehamilan merupakan proses yang alamiah dan selalu dinantikan oleh setiap pasangan suami isteri karena diharapkan dapat menghasilkan keturunan sebagai generasi penerus yang sehat dan memperpanjang kehidupan sebuah keluarga. Tetapi, tidak setiap kehamilan dapat berlangsung dan melalui proses persalinan dengan normal karena setiap kehamilan dapat berkembang mengalami masalah/ komplikasi. Setiap ibu hamil memerlukan pemantauan selama kehamilannya. Salah satu pemantauan yang bisa dilakukan selama kehamilan yaitu melalui identifikasi atau skrining dan deteksi dini selama kehamilan. Kehamilan berisiko terbagi menjadi tiga yaitu Kehamilan KRR, KRT dan KRST. Kabupaten Buleleng sebagai kabupaten terluas di Bali dan memiliki jumlah penduduk terbanyak tentunya memiliki sasaran ibu hamil setiap tahun yang lebih banyak dibandingkan kabupaten lain. Dalam penelitian ini mengungkap tentang identifikasi kehamilan berisiko di Desa Patas pada Tahun 2019. Penelitian ini menggunakan metode survey dengan tehnik observasi, dokumentasi dan wawancara, Analiss data dengan statistic sederhana prosentase. Sampel penelitian ini adalah ibu hamil di Desa Patas. Hasil penelitian didapatkan sebanyak 35 orang mengalami Kehamilan beresiko tinggi dengan kategori 30 orang mengalami KRT dan 5 orang KRST. Kesimpulan dari hasil penelitian ini perlu dilakukan skrining dan pemantauan yang ketat terhadap semua ibu hamil, adanya kerjasama yang baik antara bidan dan kader serta perlu ditingkatkannya pengetahuan ibu hamil tentang kehamilan beresiko. Kata Kunci : Identifikasi, kehamilan beresiko Abstract: Pregnancy is a natural process and is always awaited by every married couple because it is expected to produce offspring as healthy future generations and prolong the life of a family. However, not every pregnancy can take place and go through the labor process normally because every pregnancy can develop problems / complications. Every pregnant woman needs monitoring during her pregnancy. One of the monitoring that can be done during pregnancy is through identification or screening and early detection during pregnancy. Pregnancy at risk is divided into three, namely pregnancy KRR, KRT and KRST. Buleleng Regency as the largest district in Bali and has the largest population, of course, has a higher target of pregnant women every year than other districts. This research reveals the identification of risky pregnancies in Patas Village in 2019. This study uses a survey method with observation, documentation and interview techniques, and analyzes data with simple percentage statistics. The sample of this research is pregnant women in Patas Village. The results showed that 35 people experienced high-risk pregnancy with a category of 30 people experiencing KRT and 5 people experiencing KRST. The conclusion from the results of this study is that screening and monitoring is necessary for all pregnant women, good cooperation between midwives and cadres and the need to increase the knowledge of pregnant women about risky pregnancies.
ANALISIS PENGETAHUAN REMAJA PUTR ANALISIS PENGETAHUAN REMAJA PUTRI TERHADAP PERILAKU HYGINE MENSTRUASI REMAJA PUTRI: STUDI KASUS PADA SMP DESA SUDAJI SINGARAJA: ANALISIS PENGETAHUAN REMAJA PUTRI TERHADAP PERILAKU HYGINE MENSTRUASI REMAJA PUTRI: STUDI KASUS PADA SMP DESA SUDAJI SINGARAJA
Midwinerslion : Jurnal Kesehatan STIKes Buleleng Vol 5 No 2 (2020): Midwinerslion Jurnal Kesehatan STIKES Buleleng
Publisher : LPPM STIKes Buleleng
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.52073/midwinerslion.v5i2.194
Every normal teenage girl experiences menstruation every month marked by the discharge of blood from the genitals. If menstruation does not maintain menstrual hygiene, it can cause the entry and development of phatogenic bacteria which can cause reproductive problems. The study was conducted to determine the knowledge of young women on menstrual hygiene behavior at SMP Desa Sudaji, Singaraja. This type of research is a cross-sectional design and data analysis techniques using the Wilcoxon test to determine the relationship between knowledge of young women on menstrual hygiene behavior in young women. Based on the results of the study showed significant results with p values ​​of 0.037 and p 0.000, which proved that there was a significant relationship between these variables.
Efektivitas Perawatan Payudara Pada Ibu Nifas Dalam Melancarkan Produksi ASI: Literature Review
Midwinerslion : Jurnal Kesehatan STIKes Buleleng Vol 5 No 2 (2020): Midwinerslion Jurnal Kesehatan STIKES Buleleng
Publisher : LPPM STIKes Buleleng
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.52073/midwinerslion.v5i2.199
Latar Belakang: Pengeluaran ASI (air susu ibu) atau laktasi menjadi salah satu tanda dari perubahan fisiologis yang dialami ibu nifas pada masa ini, Namun, adanya kendala yang dialami oleh sebagian ibu menyebutkan bahwa ASI yang diberikan belum bisa keluar secara lancara atau ASI hanya keluar sedikit sehingga tidak memenuhi kebutuhan ASI eksklusif pada bayinya. Tujuan: Paper ini bertujuan untuk mengetahui Efektivitas Perawatan Payudara Pada Ibu Nifas Dalam Melancarkan Produksi ASI? Metode: Artikel yang direview merupakan hasil penelitian asli yang dipilih berdasarkan kriteria inklusi dan eksklusi, Artikel dicari secara elektronik melalui database Pubmed (2017-2020) dan Google Scholar (2017-2020). Strategi pencarian serta istilah yang di gunakan dalam bahasa inggris adalah sebagai berikut: “breastcare†AND “postpartum mother†AND “breastmilkâ€, sedangkan istilah yang di gunakan dalam bahasa Indonesia adalah sebagai berikut: “perawatan payudara†DAN “ibu nifas†DAN “ASIâ€. Hasil: Dari 8 penilitian yang diperoleh, secara keseluruhan penilitian menunjukkan tingkat efektif yang baik.
PENGETAHUAN IBU TENTANG KEJADIAN IKUTAN PASCA IMUNISASI (KIPI) DPT-HB-Hib DI PUSKESMAS BULELENG I: Array
Midwinerslion : Jurnal Kesehatan STIKes Buleleng Vol 5 No 2 (2020): Midwinerslion Jurnal Kesehatan STIKES Buleleng
Publisher : LPPM STIKes Buleleng
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.52073/midwinerslion.v5i2.200
Pendahuluan: Imunisasi penting untuk mencegah penyakit berbahaya, salah satunya adalah imunisasi DPT-HB-Hib. Imunisasi DPT-HB-Hib atau Pentabio merupakan imunisasi yang digunakan untuk mencegah penyakit Diphteria, Pertusis, Tetanus, Hepatitis B serta meningitis. Terdapat efek samping setelah pelaksanaan imunisasi termasuk imunisasi DPT-HB-Hib yang dikenal sebagai Kejadian Ikutan Pasca Imunisasi (KIPI). Penelitian ini bertujuan mengetahui pengetahuan ibu tentang Kejadian Ikutan Pasca Imunisasi (KIPI) DPT-HB-Hib di Puskesmas Buleleng I Tahun 2016. Metode: Jenis penelitian yang digunakan adalah deskriptif. Pengumpulan data menggunakan kuesioner dengan teknik purposive sampling dengan jumlah sample 32 orang. Hasil: Dari hasil penelitian didapatkan bahwa pengetahuan ibu tentang Kejadian Ikutan Pasca Imunisasi (KIPI) DPT-HB-Hib memiliki kategori cukup sebanyak 22 responden (68.8%) dan 4 responden (12.5%) baik. Hal ini menunjukkan masih ada ibu yang belum mengetahui tentang Kejadian Ikutan Pasca Imunisasi (KIPI) DPT-HB-Hib. Kesimpulan: Pada penelitian ini dapat disimpulkan pengetahuan ibu sebagian besar memiliki kategori cukup, hal ini disebabkan karena kurangnya pengetahuan ibu tentang pengertian, penyebab, tanda dan gejala, pencegahan serta penanganan Kejadian Ikutan Pasca Imunisasi (KIPI) DPT-HB-Hib.
HUBUNGAN TINGGI BADAN IBU DENGAN PANJANG BADAN BAYI BARU LAHIR DI KABUPATEN CIREBON: Array
Midwinerslion : Jurnal Kesehatan STIKes Buleleng Vol 6 No 1 (2021): Midwinerslion Jurnal Kesehatan STIKes Buleleng
Publisher : LPPM STIKes Buleleng
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.52073/midwinerslion.v6i1.202
Pendahuluan: Ibu dengan anak stunting seringkali mengatakan anaknya kurang percaya diri dan kurang cerdas. Bayi lahir dengan Panjang badan kurang, menjadi salah satu faktor terjadinya stunting. Stunting dikaitkan dengan siklus manultrisi yang terus menerus. Pertumbuhan janin yang baik dilatar belakangi oleh kualitas hidup ibu hamil yang baik dengan diiringi nutrisi kehamilan. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui korelasi tinggi badan ibu dengan Panjang badan bayi baru lahir di Kabupaten Cirebon tahun 2021. Metode: Dalam penelitian ini, menggunakan rancangan cross sectional dengan observational analitik. Penelitian dilakukan pada 1 Januari 2021 sampai 30 Januari 2021 di Kabupaten Cirebon, Provinsi Jawa Barat. Populasinya yaitu seluruh bayi lahir sehat pada 24 jam hingga 72 jam pasca persalinan normal dan persalinan post sextio caesaria di bulan Oktober sampai Desember tahun 2020 berjumlah 118 bayi. Kriteria inklusinya yaitu ibu bayi sejak hamil hingga melahirkan tinggal dan melakukan perawatan di Kabupaten Cirebon, ortu bayi merupakan WNI, ibu bersedia menjadi responden dan tidak memiliki penyakit menular dan penyakit tidak menular. Teknik pengambilan sampel dengan purposive sampling, sehingga didapatkan 67 sampel. Hasil: Hasil uji statistic Chi Square menunjukkan p = 0,000 < 0,005, maka Ho ditolak, Ha diterima artinya ada korelasi tinggi badan ibu dengan panjang badan bayi baru lahir di Kabupaten Cirebon tahun 2021. Simpulan: Simpulan dari penelitian ini adalah setelah diketahui ada korelasi tinggi badan ibu dengan Panjang badan bayi baru lahir. Maka hal ini menjadi akan menjadi perhatian bagi tenaga kesehatan untuk ke depannya pro aktif khususnya mengenai nutrisi ibu hamil dan remaja sebagai pencegahan stunting lebih dini.
PENGARUH PERMAINAN EDUKATIF FINGER PAINTING TERHADAP PERKEMBANGAN MOTORIK HALUS ANAK USIA PRASEKOLAH 4-5 TAHUN DI TK KUMARA STANA DESA MUNDUK: Array
Midwinerslion : Jurnal Kesehatan STIKes Buleleng Vol 6 No 1 (2021): Midwinerslion Jurnal Kesehatan STIKes Buleleng
Publisher : LPPM STIKes Buleleng
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.52073/midwinerslion.v6i1.203
Pendahuluan: Anak usia prasekolah adalah mereka yang berusia 3-6 tahun. Anak merupakan dambaan setiap keluarga. Selain itu setiap keluarga juga mengharapkan anaknya kelak bertumbuh kembang secara optimal. Melukis dengan jari (finger painting) merupakan salah satu kegiatan teknik melukis dengan mengoleskan cat pada kertas basah menggunakan jari jemari yang dapat dilakukan anak untuk menuangkan imajinasinya melalui lukisan yang dibuat dengan jari jemari anak, dalam kegiatan ini dapat melatih motorik halus dan kreativitas yang dimiliki anak. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh permainan edukatif finger painting terhadap perkembangan motorik halus anak usia prasekolah 4-5 tahun di TK Kumara Stana Desa Munduk. Metode: Penelitian ini menggunakan pra-eksperimental dengan rancangan one group pre-post test design. Besar sampel dalam penelitian ini 30 responden yang diambil menggunakan teknik purposive sampling. Hasil: Penelitian ini menggunakan uji paired-t-test didapatkan nilai dengan taraf signifikan p=0,05 didapatkan (p) adalah 0,000 yang menunjukan bahwa p<0,05 (0,000<0,05), artinya H0 ditolak dan Ha diterima. Simpulan: Disimpulkan bahwa ada pengaruh permainan edukatif finger painting terhadap perkembangan motorik halus anak usia prasekolah 4-5 tahun di TK Kumara Stana Desa Munduk.