p-Index From 2021 - 2026
20.306
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Journal of Food and Pharmaceutical Science E-Journal Home Economic and Tourism English Language and Literature Jurnal Ilmu Informasi Perpustakaan dan Kearsipan Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Khatulistiwa (JPPK) Prosiding Seminar Biologi KALAM CENDEKIA PGSD KEBUMEN Jurnal Administrasi Perkantoran (JPAP) Rekayasa Teknik Sipil Berkala Ilmiah Pendidikan Biologi (BioEdu) Jurnal Social Economic of Agriculture CALYPTRA : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Universitas Surabaya Jurnal Kesehatan Masyarakat Jurnal Kreatif : Jurnal Kependidikan Dasar Pendidikan Ekonomi Jurnal Online Mahasiswa (JOM) Bidang Keguruan dan Ilmu Pendidikan Jurnal Informatika EQUILIBRIUM QIJIS (Qudus International Journal Of Islamic Studies) Jurnal NERS International conference on Information Technology and Business (ICITB) Jurnal Pendidikan Matematika RAFA Planta Tropika Jurnal Penelitian LPPM (Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat) IKIP PGRI MADIUN Jurnal Edukasi Matematika dan Sains JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE Jurnal Pembelajaran Berpikir Matematika Riset Akuntansi dan Keuangan Indonesia Isamic Communication Journal HIGEIA (Journal of Public Health Research and Development) Sistemasi: Jurnal Sistem Informasi Mimbar Agribisnis: Jurnal Pemikiran Masyarakat Ilmiah Berwawasan Agribisnis Unnes Science Education Journal JFMR (Journal of Fisheries and Marine Research) Jurnal Penelitian Pendidikan IPA (JPPIPA) Jurnal Administrasi Pendidikan Indonesia Indonesian Journal of Islamic Literature and Muslim Society Jurnal SOLMA Jurnal Biologi Tropis JCES (Journal of Character Education Society) Prosiding Seminar Nasional Darmajaya Jurnal Ilmiah Keperawatan (Scientific Journal of Nursing) INTECOMS: Journal of Information Technology and Computer Science Media Keperawatan Indonesia JURNAL PENDIDIKAN TAMBUSAI Journal of Education Technology Journal of Economic, Management, Accounting and Technology (JEMATech) Aulad : Journal on Early Childhood SCIENTIA JOURNAL Shirkah: Journal of Economics and Business KEUDA : JURNAL KAJIAN EKONOMI DAN KEUANGAN DAERAH FITOFARMAKA: Jurnal Ilmiah Farmasi Jurnal Ilmiah Mandala Education (JIME) Abdimas Umtas : Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Jurnal Kesehatan Ibu dan Anak JISAE (Journal of Indonesian Student Assesment and Evaluation) Jurnal Abdimas Mahakam JPP Jurnal Kesehatan Poltekkes Palembang Bilancia : Jurnal Ilmiah Akuntansi Jurnal Sastra Indonesia Auladuna : Jurnal Prodi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah JCER (Journal of Chemistry Education Research) KOLOKIUM: Jurnal Pendidikan Luar Sekolah Jalabahasa: Jurnal Ilmiah Kebahasaan INTI Nusa Mandiri Science Education and Application Journal Alayasastra: Jurnal Ilmiah Kesusastraan Majalah Ilmiah Warta Dharmawangsa Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Abdi Dosen : Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat Dialektika: Jurnal Ekonomi dan Ilmu Sosial Jurnal Teknologi Informasi : Jurnal Keilmuan dan Aplikasi Bidang Teknik Informatika Jurnal Nutrisi Ternak Tropis dan Ilmu Pakan Jurnal Manajemen Bisnis dan Kewirausahaan JURNAL PENELITIAN PERAWAT PROFESIONAL Jurnal Doppler Jurnal Ners Aksara: Jurnal Ilmu Pendidikan Nonformal Community Development Journal: Jurnal Pengabdian Masyarakat Jurnal Darma Agung Jurnal Penelitian Pendidikan Matematika dan Sains Indonesian Journal of Global Health research Ed-Humanistics : Jurnal Ilmu Pendidikan Academia Open Journal of English Language Teaching and Learning (JETLE) As Sibyan : Jurnal Kajian Kritis Pendidikan Islam dan Manajemen Pendidikan Dasar Indonesian Journal of Instructional Media and Model Prosiding Conference on Research and Community Services Jurnal Pengabdian Masyarakat Asia Ideguru: Jurnal Karya Ilmiah Guru STUDI PELAKSANAAN SELFMEDICATION PADA PENDERITA DIARE BERDASARKAN TINGKAT PENGETAHUAN MASYARAKAT PESISIR KECAMATAN SOROPIA KABUPATEN KONAWE Mabsya : Jurnal Manajemen Bisnis Syariah ABSYARA: Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat Jurnal Kesehatan Tambusai AL-FALAH : Journal of Islamic Economics Ekobis: Jurnal Ilmu Manajemen dan Akuntansi Jurnal Visionary : Penelitian Dan Pengembangan Di Bidang Administrasi Pendidikan International Journal of Business, Law, and Education Jurnal Manajemen dan Organisasi Review (MANOR) Jurnal Farmasi dan Sains Indonesia (JFSI) MAHESA : Malahayati Health Student Journal INPHARNMED Journal (Indonesian Pharmacy and Natural Medicine Journal) Jurnal SUBLIMAPSI KLIK: Kajian Ilmiah Informatika dan Komputer Jurnal Penelitian Pendidikan Matematika LANGUAGE: Jurnal Inovasi Pendidikan Bahasa dan Sastra Muhammadiyah Journal of Nutrition and Food Science (MJNF) Muhammadiyah Journal of Geriatric Muhammadiyah Medical Journal Muhammadiyah Journal of Midwifery (MyJM) Jurnal Abdimas Komunikasi dan Bahasa Profitabilitas Unram Journal of Community Service (UJCS) Jurnal Bisnis Mahasiswa Jurnal Ilmu-Ilmu Kesehatan Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Garuda Putih Verstek Jurnal Tarbiyah dan Ilmu Keguruan Borneo Jurnal Riset Inossa : Media Hasil Riset Pemerintahan, Ekonomi dan Sumber Daya Alam Indonesian Journal of Nursing and Health Sciences (IJNHS) Jurnal Mahasiswa Karakter Bangsa Pharmaceutical Sciences and Research (PSR) Edumatica: Jurnal Pendidikan Matematika JAKPI Proceeding ISETH (International Summit on Science, Technology, and Humanity) Abdimas Indonesian Journal Tsaqofah: Jurnal Penelitian Guru Indonesia Prosiding University Research Colloquium MASALIQ: Jurnal Pendidikan dan Sains Jurnal Dedikasi Madani : Jurnal Hasil Pengabdian Kepada Masyarakat Jurnal Indonesia Sosial Sains Transformasi : Jurnal Penelitian dan Pengembangan Pendidikan Non Formal Informal Journal of Artificial Intelligence and Digital Business BOCAH: Borneo Early Childhood Education and Humanity Journal Jurnal Keperawatan 'Aisyiyah Mitra Pilar: Jurnal Pendidikan, Inovasi, dan Terapan Teknologi Mitra Teras: Jurnal Terapan Pengabdian Masyarakat Indonesian Research Journal on Education JIPM: Jurnal Indragiri Penelitian Multidisiplin TRIMAS: Jurnal Inovasi dan Pengabdian Kepada Masyarakat IKHLAS: Jurnal Pengabdian Dosen dan Mahasiswa Innovative: Journal Of Social Science Research Jurnal Teknik Kimia dan Lingkungan Journal of General Education Science Jurnal Pengabdian Masyarakat Bangsa Sahabat Sosial: Jurnal Pengabdian Masyarakat Proceeding of International Conference on Science, Education, and Technology Barongko : Jurnal Ilmu Kesehatan Jurnal Ilmiah Pengabdian Masyarakat Bidang Kesehatan International Journal of Health Sciences Jurnal Lanskap Politik Nusantara Community Empowerment Review Mutiara: Multidiciplinary Scientifict Journal Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkarya Inovasi Jurnal Pengabdian Masyarakat (IJPM) Prosiding Seminar Nasional dan Call Paper STIE Widya Wiwaha Didactica : Jurnal Kajian Pendidikan dan Pembelajaran ABDIMAS Journal of Food and Pharmaceutical Sciences IJEB Lentera: Jurnal Ilmu Dakwah dan Komunikasi Jurnal Ilmiah Informatika dan Komputer Zona Kebidanan : Program Studi Kebidanan Universitas Batam Indonesian Journal of Medical and Pharmaceutical Science Jurnal Abdimas Kesehatan Indonesian Journal of Jamu Jurnal Riset Keperawatan dan Kesehatan Jipmas : Journal Inovasi Pengabdian Masyarakat Nursing Case Insight Journal Southeast Asian Language and Literature Studies LITERA: Jurnal Ilmiah Multidisiplin Darma Abdi Karya: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Jurnal Info Kesehatan Teknofile, Jurnal Sistem Informasi Journal Sport Academy Research Psychologie, Orientation et Conseil
Claim Missing Document
Check
Articles

PENERAPAN MODEL KOOPERATIF TIPE TGT DALAM PENINGKATAN PEMBELAJARAN IPA KELAS IV SD NEGERI I GIRITIRTO KECAMATAN KARANGGAYAM TAHUN AJARAN 2012/2013 wahyuni, tri
KALAM CENDEKIA PGSD KEBUMEN Vol 3, No 1 (2015): KALAM CENDEKIA PGSD KEBUMEN
Publisher : KALAM CENDEKIA PGSD KEBUMEN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (234.559 KB)

Abstract

PENERAPAN MODEL KOOPERATIF TIPE TGT DALAM PENINGKATAN PEMBELAJARAN IPA KELAS IV SD NEGERI I GIRITIRTO KECAMATAN KARANGGAYAM TAHUN AJARAN 2012/2013   Oleh: Tri Wahyuni 1, Warsiti 2,Joharman 3 FKIP, PGSD Universitas Sebelas Maret 1 Mahasiswa S1 PGSD FKIP UNS 2, 3 Dosen S1 PGSD FKIP UNS e-mail: cunyl_imutz@yahoo.co.id Abstrak: Penerapan Model Kooperatif Tipe TGT dalam Peningkatan Pembelajaran IPA Kelas IV SD Negeri I Giritirto. Penelitian ini bertujuan: meningkatkan pembelajaran baik hasil maupun proses tentang energi dan perubahannya dengan menggunakan model kooperatif tipe TGT. Penelitian dilaksanakan dalam dua siklus. Subjek penelitian ini adalah seluruh siswa kelas IV SD Negeri I Giritirto yang berjumlah 30 siswa. Sumber data berasal dari siswa, teman sejawat dan peneliti. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, dokumentasi dan tes. Validitas data menggunakan  triangulasi teknik dan  triangulasi sumber. Analisis data yang digunakan dengan analisis kualitatif dan kuantitatif.Hasil penelitian menyimpulkan bahwa penerapan model kooperatif tipe TGT dengan langkah-langkah antara lain: 1) pengajaran; 2) belajarn tim; 3) game/turnamen; 4) rekognisi tim dapat meningkatkan pembelajaran IPA pada siswa kelas IV SD Negeri I Giritirto.   Kata Kunci: Model Kooperatif Tipe TGT, Pembelajaran, IPA .   Abstract: Aplication of  the Cooperative Learning  tipe TGT models to improve the learning of sains learningElementarySchool StudiesIVGrade students of Giritirt I . This researchaimed to:improve learning outcomes sains about of energy changing. The research was conductedin twocycles. Subjects of this study is the IV grade of Elementary SchoolGiritirto I, which has 30 students. Data sourcescame from teachers ,  students and researchers. Data collection techniquesusing observation, documentation and testing. The validity ofdata usingtriangulation technical andmethods.Analysis ofthe data usedby thequalitative and quantitative analysis. The resultsshowedthat the application of the Cooperative learning tipe TGTmodels the steps are: 1) class presentation; 2) team work; 3) games/tournament; 4) team recognition ,canincreasestudent in the IV grades Sains learning Elementary School Giritirto I. Keywords: Cooperative learning  type TGT,learning , SAINS. PENDAHULUAN   Kurikulum adalah seperangkat rencana dan pengaturan mengenai tujuan, isi dan bahan pelajaran, serta cara yang digunakan sebagai pedoman penyelenggaraan kegiatan pembelajaran untuk mencapai tujuan pendidikan (UU Sisdiknas, 2003). Kurikulum yang sekarang berlaku adalah Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP). Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP) mulai diberlakukan oleh pemerintah sejak tahun 2006. KTSP ini disusun serta dikembangkan berdasarkan UU No. 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional. Searah dengan pemikiran tersebut, telah dijelaskan tujuan dari pendidikan nasional adalah mencerdaskan kehidupan bangsa dan mengembangkan manusia Indonesia seutuhnya. Hal ini diharapkan KTSP dapat menjadi jembatan untuk mencapai tujuan pendidikan nasional. Pada pembelajaran Ilmu Pengetahuan Alam, guru diharapkan dapat menciptakan suasana yang menyenangkan dan lebih bervariasi agar dapat menarik perhatian siswa. Namun pada saat ini, pembelajaran IPA masih didominasi oleh ceramah-ceramah dari guru yang seharusnya IPA lebih menekankan pada pembelajaran mencari tahu dan berbuat. Setelah peneliti mengamati proses pembelajaran yang berlangsund di SD Negeri I Giritirto, ternyata pembelajaran IPA terasa monoton karena tidak adanya satu media yang digunakan sehingga penggunaan metode sudah tidak diharuskan lagi. Monoton dalam pembelajaran IPA dapat memberikan sumbangan pemikiran terhadap pemikiran anak yang mengakibatkan anak malas untuk berfikir, mencari tahu dan bertindak terlebih lagi anak tidak ada rasa ketertarikan terhadap suatu materi. Untuk dapat mencapai suatu tujuan yang diinginkan, seorang guru harus memilih metode yang tepat untuk digunakan dalam membuat perencanaan. Seorang guru harus lebih kreatif dan tanggap terhadap situasi dan kondisi di dalam kelas. Metode yang digunakan diharapkan mampu merubah pembelajaran yang sebelumnya monoton menjadi lebih variatif serta menarik. Kenyataan yang ada di SD Negeri I Giritirto dalam pembelajaran IPA adalah selalu di dominasi oleh pembelajaran yang monoton. Siswa terlihat tidak antusias dalam mengikuti pelajaran karena siswa hanya disuguhi materi saja. Tidak ada alat peraga ataupun suatu perencanaan. TGT digunakan dalam pembelajaran IPA agar setiap siswa ikut berperan aktif dalam pembelajaran serta dituntut untuk menguasai semua materi agar mampu menyumbangkan skor bagi kelompoknya. TGT sangat baik digunakan di sekolah dasar agar dapat menarik perhatian siswa serta dapat meningkatkan hasil pembelajaran siswa serta menjadikan pembelajaranmenjadi lebih menarik. Materi yang tepat dalam IPA adalah Energi dan Perubahannya. Dalam materi tersebut, siswa dapat belajar secara berkelompok untuk mengidentifikasi berbagai sumber energi dan dapat mencari tahu tentang berbagai macam model perubahan energy yang ada. Maka dari itu, TGT tepat digunakan untuk mengajarkan IPA dengan materi energy dan perubahannya. Dalam KTSP 2006 disebutkan bahwa Standar kompetensi untuk IPA kelas IV semester II yaitu memahami berbagai bentuk energi dan cara penggunaannya dalam kehidupan sehari-hari. Pada materi ini, siswa diharapkan dapat mendeskripsikan berbagaienergi yang ada di sekitar peserta didik. Pada pembelajaran ini, siswa dapat diajarkan dengan model kooperatif yaitu dengan mengelompokkan siswa yang selanjutnya dipadukan dengan eksperimen kemudian pada akhir minggu dilaksanakan game atau tournament. Pada penyajian kelas dalam TGT dapat  dipadukan dengan metode eksperimen. Suprijono (2012) mengungkap- kan bahwa ?pembelajaran kooperatif adalah konsep yang lebih luas meliputi semua jenis kerja kelompok termasuk bentuk-bentuk yang lebih dipimpin oleh guru atau diarahkan oleh guru? (hlm. 54).Menurut Eggen and Kauchah (1996) mengemukakan bahwa ?Pembelajaran kooperatif merupakan sebuah kelompok strategi pengajaran yang melibatkan siswa bekerja secara berkolaborasi untuk mencapai tujuan bersama? (Trianto, 2011: 59). Dari beberapa pengertian model kooperatif di atas dapat diambil kesimpulan bahwa model kooperatif adalah suatu strategi pembelajaran dengan membagi siswa kedalam kelompok-kelompok kecil yang anggotanya heterogen untuk bekerja sama dalam mempelajari sebuah materi sehingga tujuan dari pembelajaran dapat tercapai. ?TGT adalah salah satu tipe pembelajaran kooperatif yang menempatkan siswa dalam kelompok-kelompok belajar yang beranggotakan 5 sampai 6 orang siswa yang memiliki   kemampuan, jenis kelamin dan suku atau ras yang berbeda? (Isjoni, 2012: 83). TGT dimulai dari guru membagi kelompok dan kemudian guru menyampaikan materi, semua siswa bekerja dalam kelompoknya masing-masing. Tugas yang diberikan oleh guru menjadi tanggung jawab setiap kelompok, apabila ada siswa yang belum mengerti dengan tugas yang akan dikerjakan maka teman satu kelompoknya bertanggung jawab memberikan penjelasan yang sebelumnya dapat ditanyakan kepada guru terlebih dahulu. Sebagai tanda bahwa siswa telah mengerti dan memahami pembelajaran, maka seluruh siswa diberikan sebuah turnamen atau kuis. Slavin (2005) mengemukakan bahwa secara umum TGT sama dengan STAD kecuali satu hal yaitu TGT menggunakan turnamen akademik, dan menggunakan kuis-kuis dan sistem skor kemajuan individu dimana para siswa berlomba sebagai wakil tim mereka. Nasikan (2006) mengungkapkan Model pembelajaran kooperatif tipe TGT adalah ?Pola interaksi siswa dengan guru didalam kelas yang menyangkut strategi, tipe, metode, dan teknik pembelajaran yang diterapkan dalam pelaksanaan kegiatan pembelajaran di kelas? (Ridhaazza, 2012). Dari beberapa pengertian di atas dapat disimpulkan bahwa pembelajaran kooperatif tipe TGT adalah suatu pembelajaran kooperatif yang mengelompokkan siswa menjadi kelompok-kelompok kecil yang memiliki kemampuan homogen dalam pembelajaran di kelas. Adapun langkah-langkah TGT menurut Slavin yaitu: 1) Pengajaran, pengajaran dalam hal ini adalah menyampaikan pembelajaran seperti pembelajaran yang dilakukan guru setiap hari. Yang perlu dipersiapkan dalam pengajaran ini yaitu rencana pelajaran yang dibuat oleh guru; 2) Belajar Tim, para siswa mengerjakan lembar kegiatan dalam tim mereka untuk menguasai materi. Dalam belajar tim ini membutuhkan dua lembar kegiatan untuk tiap tim dan dua lembar jawaban untuk tiap tim. Tugas utama dari belajar tim ini adalah siswa benar-benar menguasai materi yang disampaikan oleh guru. Lembar kegiatan dan lembar jawaban ini digunakan oleh para tim untuk melatih kemampuan selama proses pengajaran; 3) Turnamen, para siswa memainkan game akademik dalam kemampuan yang homogen, dengan meja turnamen tiga peserta; 4) Rekognisi tim, skor tim dihitung berdasarkan skor turnamen anggota tim, dan tim tersebut akan direkognisi apabila mereka berhasil melampaui kinerja yang telah ditetapkan sebelumnya. Rustaman, N, dkk (2010) mengemukakan bahwa pembelajaran IPA merupakan implikasi dari pandangan kontruktivisme di sekolah. Pandangan ini berpendapat bahwa pengetahuan itu tidak dapat dipindahkan secara utuh dari pikiran guru ke siswa, namun secara aktif dibangun oleh siswa sendiri melalui pengalaman nyata (hlm.2.7).Pada pelajaran IPA kelas IV SD Negeri I Giritirto, pada pokok bahasan energi dan penggunaannya yang meliputi energi bunyi, energi panas, serta energi alternatif dapat di ajarkan dengan berbagai metode yang ada. Rustaman, N,dkk (2010), menerangkan bahwa untuk mengajarkan IPA di SD dapat dimulai dari macam-macam energi yang ada kemudian sampai pada pemanfaatnya atau kegunaannya bagi manusia, hewan dan tumbuhan. Di dalam KTSP (2006) diuraikan bahwa ?Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) berhubungan dengan cara mencari tahu tentang alam secara sistematis sehingga IPA bukan hanya penguasaan kumpulan pengetahuan yang berupa fakta-fakta, konsep-konsep, atau prinsip-prinsip saja tetapi juga suatu proses penemuan?. Dalam kehidupan sehari-hari IPA merupakan suatu mata pelajaran yang erat kaitannya dengan alam dan sekitarnya, hal tersebut sesuai dengan pernyataan Wahyana (1986) bahwa : IPA adalah suatu kumpulan pengetahuan tersusun secara sistematik, dan dalam penggunaannya secara umum terbatas pada gejala-gejala alam. Perkembangannya tidak hanya ditandai oleh adanya kumpulan fakta, tetapi olehadanya metode ilmiah dan sikap ilmiah (Trianto, 2012: 136) Dari beberapa pengertian di atas dapat disimpulkan bahwa IPA adalah suatu kumpulan dari pengetahuan tentang alam yang tersusun secara sistematik untuk menghasilkan suatu penemuan dengan menerapkan metode-metode ilmiah serta dengan menerapkan sikap ilmiah. Model  koperatif tipe TGT dapat meningkatkan pembelajaran, hal ini dapat dilihat dari komponen-komponen TGT. Dari penyajian kelas, siswa yang biasanya hanya mendengarkan ceramah dari guru, dengan TGT dapat dibagi menjadi kelompok-kelompok kecil hal ini dapat digunakan sebagai perantara untuk membuat siswa menjadi aktif. Komponen berikutnya yaitu turnament, pada turnament ini siswa diberikan permainan atau kuis sesuai dengan materi yang telah diajarkan yaitu energy dan perubahannya. Selain pembelajaran menjadi lebih menarik perhatian siswa, dengan TGT dapat pula menjadikan siswa aktif serta berlatih berfikir positif dan bekerja sama. Rumusan masalah dari penelitian ini adalah: (1)Bagaimanakah penerapan model pembelajaran kooperatif tipe TGT dalam meningkatkan pembelajaran IPA Kelas IV SD Negeri I Giritirto Kecamatan Karanggayam Tahun Ajaran 2012/2013?; (2)Apakah penerapan model pembelajaran kooperatif tipe TGT dapat meningkatkan pembelajaran IPA Kelas IV SD Negeri I Giritirto Kecamatan Karanggayam Tahun Ajaran 2012/2013? Tujuan dari penelitian ini adalah : (1)Untuk menjelaskan bagaiman penerapan model pembelajaran kooperatif tipe team games tournamen (TGT) dalam meningkatkan pembelajaran IPA Kelas IV SD Negeri I Giritirto; (2)Untuk mengetahui apakah penerapan model pembelajaran kooperatif tipe team games tournamen (TGT) dapat meningkatkan pembelajar IPA Kelas IV SD Negeri I Giritirto.       METODE PENELITIAN Penelitian tindakan kelas ini dilaksanakan di 1 Sekolah Dasar pada semester II tahun ajaran 2012/2013, yakni bulan November 2012 sampai dengan bulan Mei 2013. Subjek dalam penelitian ini yaitu: siswa kelas IV SD Negeri I Giritirto yang berjumlah 30 siswa. Sumber data dari penelitian ini adalah siswa, peneliti, dan teman sejawat. Teknik pengumpulan data menggunakan tes observasi dan dokumentasi. Sedangkan alat pengumpulan data menggunakan  soal tes, lembar observasi, foto kegiatan dan video. Penelitian ini menggunakan triangulasi teknik dan triangulasi sumber. Triangulasi teknik meliputi observasi, dokumentasi, dan tes untuk sumber data yang sama. Sedangkan triangulasi sumber meliputi siswa, peneliti, dan observer. Triangulasi sumber dilakukan dengan pengecekan kembali data yang telah diperoleh melalui ketiga sumber tersebut untuk menarik suatu kesimpulan tentang hasil tindakan. Analisis data yang digunakan dalam penelitian tindakan kelas ini adalah analisis data statistik deskriptif kuantitatif  untuk  menganalisis hasil belajar siswa mengenai pembelajaran IPA dengan model pembelajaran kooperatif tipe TGT. Selain digunakan juga data kualititif untuk menganalisis peningkatan dalam pembelajaran IPA pada saat pembelajaran berlangsung. Data tersebut diolah dengan model interaksi dengan langkah-langkahnya yaitu: reduksi data, penyajian data, dan menarik kesimpulan atau verivikasi. Prosedur penelitian tindakan kelas berupa perencanaan, pelaksanaan tindakan, pengamatan atau observasi, dan refleksi. Pelaksanaan tindakan dilaksanakan dalam dua siklus, masing-masing siklus tiga pertemuan. Indikator capaian penelitian tindakan kelas ini meliputi langkah-langkah pelaksanaan pembelajaran dengan menerapkan model kooperatif tipe TGT sebanyak 80% dan penilaian hasil belajar siswa sebanyak 85%. HASIL DAN PEMBAHASAN Penelitian Tindakan Kelas ini dilakukan dengan dua siklus dan masing-masing siklus terdiri dari tiga pertemuan. Penelitian dilaksanakan pada bulan Februari 2013 sampai dengan bulan Maret 2013. Kegiatan pembelajaran dalam penelitian tindakan kelas ini meliputi kegiatan awal, kegiatan inti, dan kegiatan akhir. Pada kegiatan awal, guru menentukan materi dan mempersiapkan media pembelajaran. Selain itu, guru juga menyampaikan materi pembelajaran pada siswa dengan model kooperatif tipe TGT. Pada kegiatan inti, guru melaksanakan tindakandengan menggunakan model kooperatif tipe TGT yang terdiri dari empat langkah yaitu pengajaran, belajar tim, game/turnamen dan rekognisi tim. Pada pengajaran, guru menyampaikan materi kepada siswa. Penyampaian materi ini dapat dipadukan dengan metode lain yaitu demonstrasi atau dengan percobaan serta dengan menyediakan beberapa alat peraga. Setelah pengajaran selesai, guru kemudian membagikan ringkasan kepada siswa untuk dipelajari dengan teman satu kelompok (belajar tim).setelah belajar tim selesai kemudian guru membagi siswa ke dalam beberapa tim dan menempatkan siswa ke dalam meja turnamen (game/turnamen) kemudian merekognisi tim atau pemberian penghargaan kepada tim terbaik. Pada pertemuan I, materi yang akan di ajarkan adalah energipanas, sedangkan pada pertemuan II dan III tentang energi bunyi. Sebelum pembelajaran, guru membentuk kelompok dengan kemampuan yang berbeda dan diperoleh 6 kelompok dan masing-masing terdiri dari 5 orang siswa. Selama proses pembelajaran guru memberikan penilaian kepada siswa. Pada kegiatan akhir, guru menyimpulkan materi dan mengadakan evaluasi tentang materi yang telah dipelajari. Semakin baiknya langkah pembelajaran yang diterapkan, maka semakin baik pula pembelajaran yang berpengaruh terhadap hasil belajar siswa dan terhadap proses pembelajaran siswa. Pada siklus I, pelaksanaan  pembelajaran masih kurang baik, terbukti dengan masih rendahnya persentase proses pembelajaran siswa yang diamati oleh observer dalam pembelajaran. Namun, untuk hasil evaluasi atau ketuntasan pada penilaian hasil yang dicapai siswa cukup baik. Karena proses pembelajaran siswa masih kurang, maka masih perlu diperbaiki pada siklus II. Hasil observasi pelaksanaan pembelajaran pada siklus II terjadi peningkatan. Hasil belajar siswa mengalami peningkatan dan hasil penilaian  proses dalam pembelajaran juga mengalami peningkatan. Hasil siklus II  memuaskan dan sudah mencapai target atau capaian penelitian sehingga peneliti mengakhiri penelitian tindakan kelas ini. Berikut tabel 1 persentase hasil  belajar siswa dengan menerapakan  model kooperatif tipe TGT siklus I dan siklus II:   Tabel 1. PerbandinganHasilBelajarIPASiswaKelasIV No Tahap Prosentase Belum Tuntas Tuntas 1. Pretes 80% 20% 2. Siklus I 13% 87% 3. Siklus II 7% 93%   Berdasarkan tabel 1 Dapat diketahui peningkatan hasil belajar IPA siswa kelas IV dengan menggunakan model kooperatif tipe TGT. Sebelum dilaksanakan tindakan, guru mengadakan pretes terlebih dahulu. Hasil pretes menunjukkan bahwa 26 siswa atau 80% siswa belum memenuhi nilai KKM sedangkan 4 siswa atau 20% sudah memenuhi KKM. Pada siklus I, hasil belajar IPA kelas IV mengalami peningkatan yaitu menjadi 4 siswa atau 13% siswa belum memenuhi KKM dan sisanya 26 siswa atau 87% sudah tuntas dalam belajar. Pada siklus II peningkatan terjadi kembali untuk hasil belajar IPA kelas IV, yaitu menjadi 2 siswa atau 7% yang belum tuntas sedangkan sisanya 28 siswa atau 93% sudah memenuhi nilai KKM. Observasi pada saat pembelajaran dilaksanakan dengan melibatkan teman sejawat dan peneliti yang juga berperan sebagai observer. Adapun presentase hasil observasi untuk pembelajaran dapat dilihat pada tabel 2 di bawah ini:   Tabel 2. Hasil Observasi Pembelajaran IPA No. Hasil Observasi Guru dan Siswa Tahap Siklus I Siklus II 1. Pertemuan I 2,7 3,3 2. Pertemuan II 3,1 3,4 3. Pertemuan III 3,1 3,6 Rata-rata 3,0 3,4 Prosentase 73% 86%   Penilaian atau observasi pelaksanaan pembelajaran dilakukan saat pembelajaran berlangsung. Berdasarkan tabel 2, persentase pelaksanaan pembelajaran selalu mengalami kenaikan setiap siklusnya dan dapat mencapai indikator capaian ³80%. Selain observasi pelaksanaan pembelajaran, juga dilaksanakan observasi khusus terhadap proses pembelajaran terhadap siswa. Berikut tabel 3. Hasil observasi penilaian proses pada tiap siklus:   Tabel 3. Hasil Observasi Penilaian Proses No Siklus Aspek yang diamati Rata-rata prosentase observasi Komunikasi kerjasama 1 I 69.9% 69.2% 68.9% 69% 2 II 79.3% 79.4% 79.9% 80%   Dari tabel 3, Diketahui bahwa pembelajaran proses pada siklus I dan siklus II meningkat. Dilihat dari rata-rata prosentase yaitu 69% meningkat menjadi 80%. Hal ini membuktikan bahwa penggunaan model kooperatif tipe TGT dapat meningkatkan proses pembelajaran dalam pembelajaran IPA. Dan telah mencapai indikator capaian penelitian yaitu ³80% dari pembelajaran. Berdasarkan hasil pengamatan selama pelaksanaan tindakan baik oleh peneliti ataupun observer, penggunaan model kooperatif tipe TGT dapat meningkatkan pembelajaran IPA siswa kelas IV SD Negeri I Giritirto. H. M Surya,dkk (2006) mengemukakan bahwa perkembangan emosional anak usia SD antara lainkesadaran akan aturan bermain, permainan sebagai perwujudan aktivitas fisik yang lebih besar  serta berkurangnya hal-hal yang bersifat berpusat pada diri sendiri. Model kooperatif tipe TGT sangat tepat diterapkan dalam pembelajaran IPA kelas IV SD. Siswa yang semula tidak tertarik dengan pembelajaran yang biasanya disampaikan dengan menggunakan metode ceramah, setelahpeneliti menggunakan model kooperatif tipe TGT pada pembelajaran IPA menjadi lebih menarik perhatian siswa. Dalam pembelajaran IPA, siswa tidak hanya menerima apa yang telah diketahui oleh guru akan tetapi siswa diajak untuk ikut terlibat dalam pembelajaran serta menghadirkan sebuah permaianan yang menuntut kekompakan siswa. Hasil observasi dari keseluruhan hasil pembelajaran menunjukkan bahwa kegiatan pembelajaran telah melebihi indikator capaian target yang harusdicapai yaitu ³80% dari keseluruhan kegiatan pembelajaran. Hasil pembelajaran menunjukkan pada siklus II bahwa 93%siswa memperoleh nilai lebih dari KKM. Ini menunjukkan bahwa hasil pembelajaran telah mencapai kriteria indikator keberhasilan yang telah ditetapkan oleh peneliti sebelumnya yaitu ³85% siswa tuntas dalam belajar. Karena seluruh indikator dalam penelitian yang sudah ditetapkan oleh peneliti, maka penelitian ini berhenti pada siklus II. Penggunaan model kooperatif tipe TGT pada pembelajaran IPA siswa kelas IV SD Negeri I Giritirto dapat meningkatkan hasil pembelajaran secara signifikan.Siswa tidak hanya sekedar mengerjakan soal-soal yang ada dibuku paket kemudian dikumpulkan dan diberi nilai, akan tetapi sebelum diadakan evaluasi guru mengadakan game/turnamen. Setelah diadakan game/turnamen siswa selalu diberikan penghargaan atau  hadiah sehingga siswa lebih semangat untuk belajar. Pada saat evaluasi, secara otomatis pada diri siswa telah ditanamkan untuk giat belajar sehingga memperoleh hasil yang terbaik. Maka dengan menggunakan model kooperatif tipe TGT pada pembelajaran IPA siswa kelas IV SD Negeri I Giritirto, mengalami peningkatan hasil belajar dari siklus I ke siklus II. Peningkatan ini telah mencapai indikator keberhasilan yang telah ditetapkan oleh peneliti yaitu ³85% siswa harus tuntas dalam belajar. Berdasarkan hasil observasi yang telah dilaksanakan baik oleh observer atau oleh peneliti, proses pembelajaran IPA dengan menggunakan model kooperatif tipe TGT mengalami peningkatan dari siklus I ke siklus II. Hasil observasi menunjukkan bahwa proses pembelajaran telah memenuhi indikator keberhasilan yaitu ³80% dari seluruh kegiatan pembelajaran. Kegiatan observasi ini mengamati jalannya pembelajaran. Sebelum diadakan tindakan, pada saat pembelajaran siswa hanya mendengarkan guru berceramah tanpa ada tanya jawab atau siswa tidak aktif dalam pembelajaran. Guru hanya menggunakan buku pembelajaran sebagai media saja. Pada saat peneliti telah menggunakan model kooperatif tipe TGT, hampir seluruh siswa ikut aktif dalam pembelajaran sehingga pembelajaran semakin menarik.   SIMPULAN DAN SARAN Penerapan model kooperatif tipe TGT dalam  peningkatan pembelajaran IPA dikelas IV, dapat disimpulkan sebagai berikut: Penerapan model pembelajaran kooperatif tipe TGT dalam meningkatkan pembelajaran IPA Kelas IV SD Negeri I Giritirto Kecamatan Karanggayam tahun ajaran 2012/2013 sudah sesuai dengan langkah-langkah atau komponen yang ada dalam model kooperatif tipe TGT yaitu: (1) pengajaran; (2) belajar tim; (3) game/turnamen dan (4) rekognisi tim yang dilaksanakan dengan dua siklus masing-masing tiga kali pertemuan. Penerapan model pembelajaran kooperatif tipe TGT dapat meningkatkan pembelajaran IPA Kelas IV SD Negeri I Giritirto Kecamatan Karanggayam  tahun ajaran 2012/2013. Hal ini terbukti dengan meningkatnya hasil belajar dan hasil observasi selama melaksanakan tindakan.     DAFTAR PUSTAKA Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Kebumen. (2008). Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP). Sekolah Dasar/ Madrasah Ibtidaiyah. Kebumen: Dinas Pendidikan dan Kebudayaan H. M. Surya, dkk. 2006. Kapita Selekta Kependidikan SD. Jakarta : Pusat Penerbitan Universitas Terbuka. Isjoni. (2012).Pembelajaran Kooperatif.Meningkatkan Kecerdasan Komunikasi Antar Peserta Didik. Yogyakarta: Pustaka Pelajar Ridhaazza. 2012. Model Pembelajaran Kooperatif Tipe TGT. Diperoleh 30 November 2012, dari http://model-pembelajaran-kooperatif-tipe-tgt.html   Rustaman, N, dkk. 2010. Materi dan Pembelajaran IPA SD. Jakarta: Universitas Terbuka. Slavin, R.E. 2008. Cooperative Learning Teori, Riset dan Praktik. Bandung : Nusa Media. Suprijono, A. 2012. Cooperatif Learning. Teori & Aplikasi PAIKEM. Yogyakarta: Pustaka Pelajar. Tim LPMP. (2011). Peraturan Pemerintah No. 66 Tahun 2010. Diklat Pengawas. Semarang: LPMP Tim LPMP. (2011). Sistem Pendidikan Nasional Tahun 2003. Diklat Pengawas. Semarang: LPMP Tim LPMP. (2011). Sistem Pendidikan Nasional Tahun 2003. Diklat Pengawas. Semarang: LPMP Tim LPMP. (2011). Sistem Pendidikan Nasional Tahun 2003. Diklat Pengawas. Semarang: LPMP Trianto. 2011. Mendesain Model Pembelajaran Inovatif-Progresif: Konsep, Landasan, dan Implementasinya pada Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP). Jakarta: Kencana Prenada Media Group. Uno, H. 2009. Perencanaan Pembelajaran. Jakarta: PT. Bumi Aksara.                                                                                
EFEKTIVITAS SISTEM APLIKASI PELAYANAN KEPEGAWAIAN (SAPK) SEBAGAI KELANCARAN PENANGANAN USULAN BERKAS MASUK PADA BADAN KEPEGAWAIAN NEGARA (BKN) REGIONAL II SURABAYA JAWA TIMUR WAHYUNI, TRI
Jurnal Pendidikan Administrasi Perkantoran (JPAP) Vol 3, No 3 (2015)
Publisher : Jurnal Pendidikan Administrasi Perkantoran (JPAP)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Perkembangan teknologi yang cepat dan informasi yang semakin mudah diakses menuntut sebuah instansi pemerintahan untuk semakin berbenah. Penggunaan sistem aplikasi penerimaan berkas usulan masuk diharapkan dapat membantu petugas pelayanan kepegawaian dalam pengelolaan berkas usulan yang lebih baik, efektif, dan efisien. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana penanganan berkas usulan yang masuk yang ada di Badan Kepegawaian Negara (BKN) Regional II Surabaya Jawa Timur. Adapun poin yang akan diteliti yaitu mengenai: 1). Kinerja Pegawai, 2) Efektifitas sistem, 3). Manfaat sistem, serta 4). Cara kerja dari SAPK tersebut. Subyek penelitian yaitu pegawai Bidang Pensiun. Jenis penelitian ini adalah merupakan penelitian deskriptif kualitatif, dengan metode pengumpulan data yang digunakan adalah sistem pengamatan (observasi), wawancara, serta dokumentasi. Adapun hasil dari penelitian menunjukkan bahwa SAPK dinilai sudah efektif dalam membantu penanganan usulan berkas masuk yang ada di BKN karena mempermudah pekerjaan dari para pegawai, mempersingkat waktu penanganan berkas, serta menghemat biaya operasional dari bidang yang menggunakannya. Kata kunci: SAPK, efektivitas, berkas kepegawaian    
THE STUDY OF THE BRIDEGROOM AND THE BRIDESMAID (PASUMANDAN) MAKEUP IN KECAMATAN LUBUK ALUNG, KABUPATEN PADANG PARIAMAN Wahyuni, Tri; Rahmiati, Rahmiati; Rosalina, Linda
Journal of Home Economics and Tourism Vol 14, No 1 (2017): Periode Maret 2017
Publisher : Faculty of Tourism and Hospitality - Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (193.697 KB)

Abstract

This research is done and the reason that there are many changes happened in whether it is the makeup and clothes of the bridegroom in a wedding procession in Lubuk Alung. The changes also can be seen in the Bridesmaid(Pasumandan)’s clothes where she is no longer wearing a selendang/ scarf but tokah, just like what the bridegroom wear. The focus of this research is the makeup on the face including tool, cosmetic, and working process, the style of the clothes, and the equipments used by the bridegroom and the meaning of the parts of the clothes. The method used in this research is a descriptive method with qualitative approach. The research data is collected by using interview, observation, and documentation, and monitoring technique. The result of the bride and Pasumandan’s make up in Lubuk Alung from makeup artists showed that: 1) there is a similarity and difference on putting on the makeup in Lubuk Alung, whether it is the tools and cosmetic, even the process started form face cleaning, foundation, eye shadow smearing, and nose shading 2) The style of the clothes worn by the bridegroom in Lubuk Alung in the present days is very different from the clothes in the past, such as wearing pair of trousers below the ankle. 3) The accessories used by the bridegroom also very different from the past, in the present, the star necklace and rago-rago are no longer worn by the bridegroom. 4) Almost all of the makeup artists do not understand the clothes of the bridegroom in the past and the meaning of each part of the clothes.Keywords : Bridal makeup, pasumandan, clothes and accessories
ANALISIS PERSEDIAAN MATERIAL PADA PEMBANGUNAN PROYEK MY TOWER HOTEL & APARTMENT DENGAN MENGGUNAKAN METODE MATERIAL REQUIREMENT PLANNING (MRP) WAHYUNI, TRI
Rekayasa Teknik Sipil Vol 1, No 1/REKAT/17 (2017): Wisuda ke-88 Periode 1 Tahun 2017
Publisher : Rekayasa Teknik Sipil

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Persediaan material merupakan bagian penyusun utama yang berperan sebagai penunjang pada pembangunan proyek konstruksi selain itu dana yang dikeluarkan cukup besar. Untuk menjamin ketersediaan material perlu dilakukan pengendalian persediaan material, agar tidak terjadi keterlambatan datangnya persediaan material. Hal ini dapat mempengaruhi biaya proyek dan total waktu proyek. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perencanaan persediaan material pada proyek My Tower Hotel&Apartment Surabaya. Metode persediaan material yang digunakan adalah Material Requirement Planning (MRP). Data yang digunakan berupa gambar perencanaan, jadwal proyek, struktur produk, biaya persediaan dan waktu tunggu. Teknik lotsizing yang digunakan 4 teknik yaitu Lot for Lot (L4L), Economic Order Quantity, Period Order Quantity (POQ), Part Period Balancing (PPB) dari keempat teknik ini akan diperoleh teknik yang menghasilkan jumlah pesanan optimum dan persediaan biaya minimum. Dari hasil analisis MRP yang dilakukan didapat teknik lotsizing yang membentuk biaya persediaan minimum untuk material multipleks 18mm uk 4’’x8’’ adalah teknik Period Order Quantity dan Part Period Balancing. Material kayu 8x12cm, besi beton 8, besi beton D10, besi beton D16, besi beton D19, besi beton D25, beton 25MPa menggunakan teknik Lot for Lot. Kata Kunci : Material Requirement Planning, lotsizing, persediaan Inventories of materials is the main constituent parts that acts as a support to the development of construction projects in terms of  thetotal  amount. To ensure the availability of materials, it is necessary to control the supply of material.  In order to avoid delays in the arrival of material supplies. This can affect the total project cost and project time. This study aim of this study is to analyze the material supply planning in the My Tower Hotel & Apartment Surabaya project. Material Requirement Planning (MRP) metode is used to solve the problem. The data used in the form of an project design, project schedule, product structure, inventory costs and lead time . Four method of Lotsizing techniques care used are Lot for Lot ( L4L ), Economic Order Quantity, Period Order Quantity ( POQ ), Part Period Balancing (PPB ).These will periode the best technique which show optimum number of orders and inventory costs to a minimum. From the analysis conducted MRP obtained lotsizing technique that forms a minimum inventory costs for material 18mm multiplex uk 4'x8 ' is a technique Period Order Quantity and Part Period Balancing. 8x12cm wood materials, iron ∅8 concrete, concrete steel D10, D16 concrete steel, concrete steel D19, D25 concrete steel, concrete 25MPa using techniques Lot for Lot. Keywords : Material Requirement Planning, lotsizing, supplies
PENGARUH EDUKASI DENGAN PENDAMPINGAN TELENURSING TERHADAP AKTIVITAS PERILAKU DAN PENGOBATAN PADA PASIEN TBC DI POLI PARU RSUD DR.SOEDARSO PONTIANAK KALIMANTAN BARAT Wahyuni, Tri
Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Vol 10 No 2 (2019): Vol 10 2 2019
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Keperawatan Muhammadiyah Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract Introduction: Tuberculosis is an infectious disease that attacks the lungs and infectious diseases directly caused by the TB germs (mycobacterium tuberculosis). Objective: to determine the effect of education with telenursing assistance on behavioral activities and treatment of TB patients. Method: The research design used was quantitative with a Quasi Experimental design pre-test post-test with control group. The sample in this study was 16 samples of the education (control) group and 16 samples of the educational intervention group with telenursing assistance. Results: based on bivariate analysis of activity (behavior) and treatment with Wilxocon and man-whitney test showed that the intervention group after education with telenursing assistance influenced the activity variable (behavior) with p value 0.029 and treatment with p value 0.050 which means p value < ? 0.050 this study shows the differences in educational scores with telenursing assistance. Education with telenursing assistance can change the activity (behavior) and self-care treatment in tuberculosis patients. Suggestion: This research recommends that pulmonary health services should provide education and telenursing assistance in order to increase the effectiveness of behavioral and treatment activities in tuberculosis patients. Keywords: Education, telenursing assistance, behavioral activities, treatment, tuberculosis Literature: 46 (2007-2017) Abstrak Pendahuluan: Tuberkulosis adalah  suatu  penyakit  infeksius yang  menyerang  paru-paru serta penyakit menular langsung disebabkan oleh kuman TBC (mycobacterium tuberculosis). Tujuan: mengetahui pengaruh edukasi dengan pendampingan telenursing terhadap aktivitas perilaku dan pengobatan pasien TBC. Metode: Desain penelitian yang digunakan adalah kuantitatif  dengan desain Quasi Experimental pre-test post-test with control group. Sampel dalam penelitian  ini adalah 16 sampel kelompok edukasi (kontrol) dan 16 sampel kelompok intervensi edukasi dengan pendampingan telenursing. Hasil: berdasarkan analisis bivariat aktivitas (perilaku) dan pengobatan dengan Uji wilxocon dan man-whitney menunjukkan bahwa pada kelompok intervensi sesudah edukasi dengan  pendampingan telenursing ini mempengaruhi  variable aktivitas ( perilaku ) dengan p value 0,029 dan pengobatan dengan p value 0,050  yang berarti p value < ? 0,050 penelitian ini menunjukan adanya perbedaan skor edukasi dengan pendampingan telenursing. Edukasi dengan pendampingan telenursing dapat mengubah aktivitas (perilaku) dan  pengobatan self care pada pasien TBC. Saran: Penelitian ini merekomendasikan dipelayanan kesehatan poli paru sebaiknya memberikan edukasi dan pendampingan telenursing agar dapat meningkatkan efektifitas aktivitas perilaku dan pengobatan  pada pasien TBC. Kata kunci: Edukasi, pendampingan telenursing, Aktivitas perilaku, Pengobatan tuberkulosis Kepustakaan: 46 (2007-2017)  
PENGGUNAAN LKS DAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF STAD UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR DAN AKTIVITAS BELAJAR SISWA KELAS XII KIMIA ANALISIS 1 SMKN 1 CERME GRESIK PADA MATERI REAKSI REDOKS DAN SEL VOLTA Wahyuni, Tri; Widodo, Wahono
JURNAL PENELITIAN PENDIDIKAN MATEMATIKA DAN SAINS Vol 1, No 2 (2017): Volume 1, No. 2 (2017): Second Edition
Publisher : Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar dan aktivitas belajar siswa kelas XII Kimia Analisis 1 SMKN 1 Cerme Gresik pada materi Reaksi Redoks (Reduksi dan Oksidasi) dan Sel Volta dengan penggunaan LKS dan model Pembelajaran Kooperatif STAD (Student Teams Achievement Divisions). Pelaksanaan penelitian menggunakan refleksi dan observasi disertai siklus perbaikan pembelajaran. Temuan penelitian tindakan kelas ini yaitu pada siklus 1 ketuntasan hasil belajar siswa dari materi redoks 40,63% dengan nilai 75,00 dan ketuntasan hasil belajar materi sel volta 50% dengan nilai 76,13. Sedangkan pada siklus 2 ketuntasan hasil belajar siswa dari materi redoks dan sel volta 87 % dan 90,63%. Aktivitas belajar siswa pada siklus 1 dengan menggunakan RPP 1 memiliki rata-rata 60 dengan aktivitas 21,88% dan RPP 2 memiliki rata-rata 65 dengan aktivitas 21,88%.  Sedangkan aktivitas belajar siswa pada siklus 2 mengunakan RPP 1 memiliki rata-rata 79 dengan peningkatan aktivitas 100% dan RPP 2 memiliki rata-rata 82 dengan peningkatan aktivitas 100%. Berdasarkan Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM) penggunaan LKS dan Model Pembelajaran Kooperatif STAD (Student Teams Achievement Divisions) memiliki ketuntasan hasil belajar yang tinggi. Penelitian tindakan kelas ini memiliki aktivitas belajar siswa meningkat berdasarkan hasil penelitian tindakan kelas pada meteri Redoks (Reduksi dan Oksidasi) dan Sel Volta melalui penggunakan LKS dan model pembelajaran Kooperatif STAD (Student Teams Achievement Divisions) dapat meningkatkan hasil belajar dan aktivitas belajar siswa Kimia Analisis 1 SMKN 1 Cerme Gresik.
Faktor Makroekonomi dan Mikroekonomi dalam Pembiayaan Bermasalah Bank Syariah di Indonesia Siregar, Pani Akhiruddin; Wahyuni, Tri; Bancin, Kadri
EQUILIBRIUM Vol 8, No 1 (2020): EQUILIBRIUM
Publisher : Prodi Ekonomi Syariah Pascasarjana IAIN Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21043/equilibrium.v8i1.6091

Abstract

Research aims to test the influence of macroeconomic and microeconomic factors in the problem financing of Sharia Bank in Indonesia. The indicators of macroeconomic and microeconomic factors are inflation, BI Rate, CAR and FDR. The indicators of problematic financing of Sharia Bank in Indonesia is NPF. The research method uses a quantitative approach with multiple linear regression analysis techniques. Data used secondary data in the form of a monthly data From The Financial Report of Sharia Commercial Bank and Sharia Business Unit published by Sharia Banking Directorate, Bank Indonesia and the Bank Licensing and Banking Information Department, Indonesia Financial Services Authority through Sharia Banking Statistics Bank Indonesia/Indonesia Financial Services Authority from January 2006 to Juli 2016. The following research results: (1) The model estimate shows its R Square value of 0,319 representing the value of coefficient of determination. This means that 31,90% of the variable variations of the NPF are capable of being described by free variables in this model. The remaining 68,10% is explained by other reasons that do not fit into the model; (2) A regression model on the independent variable simultaneously affects the dependent variable, so that the independent variable regression model can be used to predict the dependent variable; and (3) Inflation and BI Rate significantly influence on NPF, but CAR and FDR have no impact on NPF.
KRITIK DALAM UNGKAPAN BAHASA JAWA: KAJIAN SEMANTIK KOGNITIF (CRITICISM IN JAVANESE IDIOMS: COGNITIVE SEMANTIC ANALYSIS) Wahyuni, Tri
JALABAHASA Vol 16, No 1 (2020): JALABAHASA
Publisher : Balai Bahasa Jawa Tengah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36567/jalabahasa.v16i1.453

Abstract

Indonesia sangat kaya akan ragam budaya dan bahasa. Keanekaragaman tersebut terejawantah dalam ungkapan-ungkapan khas, seperti pantun atau peribahasa, yang mencerminkan kearifan lokal masyarakat penuturnya. Budaya Jawa merupakan salah satu budaya besar yang bertahan hingga kini. Tulisan ini mengetengahkan kritik dalam ungkapan Jawa melalui kajian semantik kognitif yang bertujuan untuk mendeskripsikan ungkapan-ungkapan bahasa Jawa yang mengandung makna kritikan dan menguraikan makna filosofi dalam ungkapan-ungkapan tersebut. Penelitian deskriptif kualitatif ini menggunakan ancangan semantik kognitif. Metode yang digunakan adalah simak, agih, padan, dan wawancara mendalam (in-depth interview) dengan teknik sadap dan perluas. Dari hasil analisis, terdapat 24 ungkapan bahasa Jawa yang mengandung kritik dan memunculkan makna personifikasi, yakni perpaduan konsep yang sama antara sifat binatang atau tokoh manusia dan sikap serta perilaku manusia. Kritik yang terdapat dalam ungkapan-ungkapan Jawa tersebut digunakan sebagai media kontrol sosial. Indonesia is very rich in diversity of cultures and languages. Those diversity is manifested in specific expressions, such as poems or proverbs, that reflect the local wisdom of the speaker community. Javanese culture known as a great culture that survives until today. This paper explores criticism in Javanese expressions in a form of cognitive semantic study. The aim of this paper is describing Javanese expressions that contain critical meanings and describing philosophical meanings in those expressions. This qualitative descriptive study used cognitive semantic design. The methods used were simak, agih, padan, and in-depth interview with tapping and expanding techniques. The analysis founded 24 Javanese expressions that contain criticism and give rise to the personification meaning, namely the combination of the same concepts between the nature of animals or human figures with human attitudes and behavior. Criticism in those Javanese idioms are used as a form of social control.
PENINGKATAN MOTIVASI ANAK MAKAN SAYURAN MELALUI METODE BERMAIN PERMAINAN COOKING CLASS PADA ANAK USIA 5-6 TAHUN Wahyuni, Tri; Syukri, M.; ., Halida
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Khatulistiwa Vol 3, No 8 (2014): Agustus 2014
Publisher : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Khatulistiwa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini dilatar belakangi pentingnya meningkatkan motivasi anak untuk makan sayuran pada anak sejak usia dini, permainan cooking class merupakan salah satu upaya yang dapat dilakukan, adapun cara yang dilakukan dengan cara anak diajak langsung dalam proses kegiatan memasak sayuran. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif dan bentuk penelitian yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas. Subjek dalam penelitian ini adalah anak yang berjumlah 17 orang dan lokasi yang telah digunakan sebagai penelitian adalah RA Al-Muhajirin Rasau Jaya. Hasil penelitian adalah peningkatan motivasi anak untuk makan sayuran dapat dilakukan melalui metode bermain permainan cooking class pada anak usia 5-6 tahun. Kata Kunci : Motivasi makan sayuran, permainan cooking class  Abstract : The background of this research is the importance of increasing the motivation of a child to eat vegetables to children at an early age, game cooking class is one way to do, As for how that is done in a way children are invited directly in the process of cooking vegetables. The method used in this research is descriptive method and form of research is Classroom Action Research. Subjects in this study were children who totaled 17 people and locations that have been used as research is RA Al-Muhajirin Rasau Jaya. The result of the research is to improve the child's motivation to eat vegetables can be done through the method of playing the game cooking class in children aged 5-6 years. Keywords : Motivation to eat vegetables, game cooking class
IMPROVING STUDENTS’S READING COMPREHENSION ON DESCRIPTIVE TEXT BY USING SKIMMING TECHNIQUE Wahyuni, Tri; Bunau, Eusabinus; Suhartono, Luwandi
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Khatulistiwa Vol 4, No 5 (2015): Mei 2015
Publisher : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Khatulistiwa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract: This research is on intended to answer the problem about to know how well the use of skimming technique improves students’ reading comprehension on descriptive text to the first semester of the tenth grade of SMA Negeri 2 Teluk Keramat in the academic year 2013/2014. In this research, Skimming technique is reading technique in which focused on improve the students reading comprehension on finding out the main idea, detail information, vocabulary and inference on descriptive text. This technique guided the students to comprehend the information of descriptive text about animals. This study used classroom action research method. The tools of data collection used reading test, observation checklist, and field note. On the first and second cycle the writer used picture, text and table as helping technique. From the result of measurement test, the data show that the students’ mean score on first cycle was 60.11. Then the second cycle the students’ mean score was 80.92. From the result of data analysis showed that students’ reading comprehension on descriptive text by using skimming technique improved. Keyword: Reading comprehension, descriptive text, and skimming technique. Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk menjawab masalah yaitu tentang untuk mengetahui bagaimana baiknya penggunaan skimming tekhnik dalam meningkatkan pemahaman membaca pada teks deskriptif untuk semester pertama pada kelas sepuluh di SMA Negeri 2 Teluk Keramat tahun ajaran 2013/2014. Dalam penelitian ini skimming tekhnik adalah tekhnik membaca yang mana berfokus dalam meningkatkan pemahaman membaca siswa dalam menemukan ide pokok, infornasi terperinci, tata bahasa dan menemukan kesimpulan pada teks deskriptif.  Dengan teknik ini siswa dilatih untuk memahami isi bacaan deskripsi tentang hewan. Studi ini menggunakan metode penelitian tindakan kelas. Alat pengumpulan data menggunakan tes membaca, observasi centang dan halaman catatan. Dalam siklus pertama dan kedua penulis menggunakan gambar, teks dan table sebagai membantu tekhnik tersebut. Dari hasil tes penilaian, data menunjukkan bahwa nilai rata-rata siswa dalam siklus pertama adalah 60.11. Lalu siklus kedua rata-rata siswa adalah 80.92. dari hasil analisis data menunjukkan pemahaman membaca siswa pada teks desriptif menggunakan teknik skimming meningkat. Kata kunci : Pemahaman membaca, teks deskriptif, dan tekhnik skimming
Co-Authors A, Ivon A, Rustan A, Yuli A.A. Ketut Agung Cahyawan W A.P, Audry Maharani Abas, Muhammad Abd. Rasyid Syamsuri Abdul Hamid Abdul Malik Kumar Abdullah, Mohammad Abidin, Faris Achmad, Viyan Septiyana Achmadinata, Raihan R. D. Achyanadia, Septy Adhi Wibawa, I Gusti Ngurah Aditia, Donny Aditya Firdaus Adriantoni, Adriantoni Afita Nur Hayati Agi Ginanjar Agung Nur Cahyanta, Agung Nur Agus Setiadi Agus Sunarto Agusfar, Achmad Zani Agustiani, Sarifah ahmad yani Ahmed, Raya Qahtan Ajhuri, Kayyis Fithri Akhirmen Akhirmen Aldi, M Alhafiz, Alhafiz Ali Amran Ali, Shofan H. Alifah Alifah, Alifah Alit Suarti, Ni Ketut Allison, Enda Maimia Taesa Almumtahanah, Almumtahanah Alwita, Siti Amelia, Lince Aminuyati Anam, Afrizal K. Ananda, Febri Tri Anas, Rahmajenur Andiami, Sarah Andjani, Putri Anggrahini, Siti Nur Muthia anipah Anisha, Anisha Anita Desiani Anita Rahmawati Anita Rahmiwati Annisa Rahmawati Anshori, Irham Thufani Anton Bahtiar Anwar Anwar Anwari Adi Nugroho, Anwari Ardhin Primadewi Ari Estuningtyas, Ari Arif Widiyatmoko, Arif Arifiani Agustin Amalia Ario, Ario Aristia, Aristia Armansyah, Muhammad Doni Arroihan, Mohammad Arvin Efriani Aryadi, Anggi Asmeriyani, Asmeriyani ASRIYADI, FITROH Astin Nur Hanifah Astuti Purnawati, Ditha Astuti, Farida Herna Atang Saepudin Atni Prawati Aurista Miftahatul Ilmah Awaliah, Nur Rahmah Awilia, Zefanya AYU LESTARI Azizzah, Citra Nur Azzahra, Amarilis Fatimah Baehaqi Bakhtaruddin Nst. Bancin, Kadri Bestari, Rochmadina Bhakti, Wida Kuswida Budi Murtiyasa Bulu, Atalia Tamo Ina C, Vatim D Cahyanti, Fiky Ariska Carunia Mulya Firdausy, Carunia Mulya Caska - Cau Kim Jiu Chahyani, Wiwit Ida Chairul Amriyah Dali Santun Naga Damaiyanti, Mukripah Darni Darni Darni Darsinah Darsinah Daulay, Ezy Maulana Dede Firmansyah Saefudin Denny Rusmana Desi Areva Deswita, Vira DEWI SARTIKA Dewi, Mayang Citra Dewiyani, Evi Diah Ambarwulan, Diah Diana Achmad Diansabila, Jihanita Djaswadi Dasuki Djoko Widodo Dunggio, Abdul Rivai Saleh Dwi Rahmah Fitrniani Dwi Wahyuni Dwithama, Ksatria Eka Sari, Eka Eleonora Maryeta Toyo Emilia Emilia Emilya Ully Artha Endang Ernawati Endang Fauziati Eprina Intami Erlando, Zeri Ernawati, Rini Erni Ermawati Eusabinus Bunau F, Eva Fadhila, Nia A. Fadia, Zulfi Noor Fadilla Cahyaningtyas Fadlina, Filda Fadly Azhar Fahamsya, Arifina Fahmi Medias Fahri, Windu Fahrudi, Agung N.L.I Fatah, Haerul Fatchurohman, Fatchurohman Fathurrohman Fathurrohman Fauziah, Ari Zainal Febriana, Ike Dayi Feranida, Feranida Feriani, Pipit Fitra Prasapawidya Purna Fitriani, Rindi Diah Ayu Fuadiah, Nyiayu Fahriza Ginting, Syahdani Faddlah H, Hotma M H, Setyo Hafiz Muchti Kurniawan Halida . Haliza Ramadhanti, Pristya Hamdana, Fitriani Jum Hamdani . Hamzah Hamzah Handayani, Medina Suci Hapis, Hapis Hapsari, Addelia P. Hapzi Ali Hardiansyah, Rila Harefa, Kristine Hargiana, Giur Hari Purwanto Hari Sulistiyo Harniati, Sara Hasan, Fuad Nur Hasbuna, Abun Hastuti, Murni Sri Hegy Suryana, Alean Kistiani Henri Henri, Henri Herlina Herlina Heru Pramono Hetilaniar, Hetilaniar Hidayah, Hidayah HIDAYATI Zakiah Hidayatulloh Hidayatulloh HJ Freisleben, HJ Husnayaini, Ayussaihdal Ibrahim, Sultan Akbar Idris Idris Iffah, Jauhara Dian Nurul Iis Marsithah Iis Prasetyo Imroatun Imroatun Indah Purnama Sari Indrawati, Selly Indriyanti Indriyanti, Indriyanti Irawan, David Budi Irawan, Yeyen Gustina Isa Akhlis Iskandar Abdul Samad Iskandar Zulkarnaen Islaeli, Islaeli Isnaini Maratus Sholihah Istiana, Inni Inayati Jakfar, Amin Julianti, Putri Jumadi Jumiati, Nyemas Juniarsi, Tya Justita Dura K, Hana K, Hanna S Kamaluddin, Muhammad Totong Kanthi Pamungkas Sari Kardiatun, Tutur Karimah, Awalinda Kasmara, Dwi Pratiwi Katrin Katrin Kawuryan, Uji Khairillah, Yuyun Nisaul Khofifah, Shofia Kholissusa’di, M. Kurniati, Yuni Prestyo Kusumowardani, Dian Kuswati Kuswati Kuswida Bhakti, Wida Lailatul Qadariyah Lakilaki, Eogenie Lambertus Lambertus, Lambertus Lestari Makmuriana Lianawati Lianawati lidia fitri, lidia Lidyana, Liza Liza Murniviyanti, Liza Lukita, Yenni Lulus Irawati, Lulus Luqman Hakim Handoko Luwandi Suhartono M, Yunita R M, Yustinus M. Syukri M. Yusuf M. Yusuf, M. Yusuf Maharani, Jessica Festy Mahmudah, Rifa’atul Mangiliwati Winardi, Mangiliwati Mansyur, Tri Novianty Manto, Onieqie Ayu Dhea Mardiyani, Ridha Margaretha, Eirine D. A. Marjuni, Kamaluddin Nurdin Martha, Alfroki Mar’atus Sholichah, Sofa Masnina, Rusni Masykuroh, Khusniyati Mau, Irma Handayani Mayahayati Kusumaningrum Medina, Medina Megawanti, Priarti Meiran Panggabean Melda Agarina Melda S Suebu, Melda S Miftahul Jannah Mildaratu, Mildaratu Mochamad Zakky Mubarok Mohtar, M. Sobirin MUDZAKIR, DICKY OKTORA Mufidatul Islamiyah, Mufidatul Muhammad Muchsin Afriyadi Muhammad Yusron Maulana El-Yunusi Muhana, Naufal A. Mumtahanah, Al Mun’im, Abdul N, Evi I Nanik Setiyawati, Nanik Nauli, Anggi Nevi Hardika, Nevi Ni Made Sulastri Ni’am, Harun Niputih, Tuanmakamael Nita Parisa Novembrina, Metrikana Nugraha, I Ketut Destian Nugraismia, Wilda Nur Lailatul Aqromi, Nur Lailatul Nur Rokhimah Hanik Nur Safitri, Anita Nurasik Nurfadillah, Suryani Nurinda, Eva Nurjamad, Moh Aep Nurjanah, Misbah Nurkholiza, Nurkholiza Nurlela Nurlela Nurliza Nurliza Nurmiati Nurmiati Nurul Hasanah Nurul Ichsan Nurul Uswatun, Nurul Nurwiani, Nurwiani O, Antonius S Octavia, Dina Oktavianingtyas, Desty Onni Meirezaldi P, Mardi R Pahrian, Windu Pana, Valen Pani Akhiruddin Siregar Panjaitan, Natanael Pannyiwi, Rahmat Parliani, Parliani Pawindu, Elma Perryanis, Perryanis Pratama, Kharisma Prayitno, Muhammad Hendrik Prestiani, Neni Prihatminingtyas, Budi Prihatminingtyas, Dyanasari PURWASIH, DESY Purwati, Rati Putri, Dinni Widya Putri, Hajeng P. A. Putri, Lusiana Rahmadani Putri, Nur Ahlam Nadia Putri, Puji Handayani Putri, Sartika Harka RACHMAT RAMLI Raharjo, Resdianto Permata Rahayu, Supriati Hardi Rahayuda, Rahayuda Rahmadhani, Niswatun Rahmat Hidayat Rahmat Rahmat Rahmat, Rezqiqah Aulia Rahmawati, Ike Kusdyah Rahmawati, Zeni Rahmi, Sri Nur Rahmiati Rahmiati Ramadan, Syahrul Ramadani, Vanidia Ramadhani, Erfan Ramadhaniyati, Ramadhaniyati Ramadiva Muhammad Akhyar Randika, Rendi Rasyid, Djusmadi Ratna Asmarani raudatul jannah Rayhana, Rayhana Reza Purnama Rezki Aguswidya Utami Ria Pratiwi, Ria Riandini Aisyah Rieno Septra Nery Riska Aryanti Ritanti, Ritanti Ritonga, Mhd. Saydun riwayati riwayati Riyadi , Riyadi Rizal Fauzi Rizki Prafitri Rizki, Fatur ROHMAH, FAIZATUR Rohyanti, Sari Dewi Rokhimah Rosalina, Linda Rostika Flora Roy Prasetya, Andreas Rudianto Rudianto Rungreangkulkij, Somporn S, Iman HS S, Lidwina Sa'di, Kholisus Saad, Rahmiyani Sahara, Ai Ratna Sahertian, Betty Anthoineta Sanjaya, Arief Indra Santi Purna Sari Saparila Worokinasih Saptono, Ari Saputro, Arief Sardi Anto Sari, Maria AP Sari, Puja Maya Sari, Scyndi Permata Sari, Tirta Prawita Sazkiya, Lubna D. selly Selly Semuel Sandy Serang, Yithro Setia Wardani Shabariah, Rahmini Shabrina, Fida Alia Shabrina, Fida' Alia Sidik, Akmal Sidik, Muhammad Dito Jastian Silvia Mona Siti Masdah Siti Nurjannah Sitti Aisyah Sofia, Susetyowati Soimah, Soimah Sri Ariyanti Sri Kurniawati Sri Wahyuni Sri Werdiningsih Srifitayani, Nur Rahma Subagyo, Tutut Suciati Sudarisman Suharyani Suherman, Dias Sukartina Sulaiman Sulastiningsih Sumartono, Fareza Ferdyna Nanda Sunardi Sunardi Suparman Suparman Surtikanti Surtikanti Surtikanti Suryani, Arman Sutikanti SUTRISNO Sutrisno, Sutrisno Syam, Burhanuddin Syaukani, Mohammad Hafizh Syifa, Ahmad Syutaridho Syutaridho T.M. Rafsanjani Tama, Yudha Adi Tandjung, Ratna Titik Respati Tjala, Awaluddin Tomo Djudin Tondok, Santalia Banne Tri . Wiharti Tri Esti Purbaningtias triantoro, dony arung Trija Fayeldi Triwik Sri Mulati Tubarad, Gladys Dwiani Tinovella Ula, Zumrotul Utami, Ichwani Siti Utami, Meita Dwi W, Irawati W, Mirna Wafroturrahmah, Wafroturrahmah Wahono Widodo Wahyu Ardianto Wahyu, Hira Wahyudi, Rizky Wardani Rahayu Wardaniah, Mistaratul Werner R Murhadi Wicaksono, Rizky Rahadian Wida Purbaningsih Widuri, Anggita Widya Hary Cahyati Wijaya, Panca Wikaningtyas, Suci Utami Wikanningtyas, Tri Ariguntar WisikaPrajanti, Sucihatiningsih Dian Wiwin Erni Siti Nurlina Wizanasari, Wizanasari Yeni Agustin Yuli Andriani Yuliana, Citra Yulianto, Fajar A Yuliarni Yuliarni Yuliastri Ambar Pambudhi, Yuliastri Ambar Yuningsih, Sukarni Setya Yunus Handoko Yuwono, Timbul Zahara, Arsita Zamhari, Ahmad Zulaikha, Fatma