p-Index From 2021 - 2026
19.584
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Marine Fisheries: Jurnal Teknologi dan Manajemen Perikanan Laut Jurnal Ilmu Lingkungan Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Khatulistiwa (JPPK) Attoriolong Humanis : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat SUPREMASI: Jurnal Pemikiran, Penelitian Ilmu-Ilmu Sosial, Hukum dan Pengajarannya Pattingalloang : Jurnal Pemikiran Pendidikan dan Penelitian Kesejarahan Jurnal Sosialisasi: Jurnal Hasil Pemikiran, Penelitian dan Pengembangan Keilmuan Sosiologi Pendidikan Equilibrium: Jurnal Pendidikan Jurnal Kelautan Tropis Jurnal Sumberdaya Akuatik Indopasifik Omni-Akuatika Phinisi Integration Review Proceeding Simposium Nasional Kelautan dan Perikanan J-MAS (Jurnal Manajemen dan Sains) SYARI'AH : Jurnal Ekonomi Syari'ah JURNAL EDUCATION AND DEVELOPMENT Jurnal Ilmu Kelautan Kepulauan Media Mahardhika Etika Demokrasi JURNAL PENDIDIKAN TAMBUSAI Tasamuh: Jurnal Studi Islam Jurnal Pelita PAUD Jurnal Basicedu International Journal of Elementary Education Jurnal Golden Age Jurnal Ilmiah Ecosystem Jurnal Pemberdayaan: Publikasi Hasil Pengabdian Kepada Masyarakat Jurnal Ilmiah Mandala Education (JIME) Referensi : Jurnal Ilmu Manajemen dan Akuntansi JISIP: Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan IDENTIFIKASI: Jurnal Ilmiah Keselamatan, Kesehatan Kerja dan Lindungan Lingkungan JUPE : Jurnal Pendidikan Mandala PengabdianMu: Jurnal Ilmiah Pengabdian kepada Masyarakat Fajar Historia: Jurnal Ilmu Sejarah dan Pendidikan Puteri Hijau : Jurnal Pendidikan Sejarah JIKAP PGSD: Jurnal Ilmiah Ilmu Kependidikan Pepatudzu : Media Pendidikan dan Sosial Kemasyarakatan Klasikal: Journal of Education, Language Teaching and Science Jurnal PORKES IJECA (International Journal of Education and Curriculum Application) PINISI Discretion Review JEKPEND Jurnal Ekonomi dan Pendidikan Community Development Journal: Jurnal Pengabdian Masyarakat Jurnal Paedagogy Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara Al asma : Journal of Islamic Education Metta : Jurnal Ilmu Multidisiplin Dharmas Education Journal (DE_Journal) International Journal of Social Service and Research Journal Peqguruang: Conference Series Juwara : Jurnal Wawasan dan Aksara Indo-MathEdu Intellectuals Journal Haumeni Journal of Education Society: Jurnal Pengabdian Masyarakat Edu Sociata : Jurnal Pendidikan Sosiologi Jurnal Pengabdian Masyarakat Akademisi Social Landscape Journal Edukasia: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Agrikan: Jurnal Agribisnis Perikanan Dedikasi: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Journal of Government Science Studies Jurnal Basicedu Tamaddun Mamangan Social Science Journal JURNAL PARADIGMA: Journal of Sociology Research and Education International Journal of Science and Environment Journal of Management and Administration Provision Innovative: Journal Of Social Science Research Panrita Inovasi: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat International Journal of Education and Humanities Depik Jurnal Ilmu-Ilmu Perairan, Pesisir dan Perikanan JIM: Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Sejarah Riwayat: Educational Journal of History and Humanities Depik Jurnal Ilmu-Ilmu Perairan, Pesisir, dan Perikanan Tamaddun: Jurnal Ilmu Sosial, Seni, dan Humaniora SAMBARA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat International Journal of Education, Vocational and Social Science Multidisciplinary Indonesian Center Journal Education Specialist
Claim Missing Document
Check
Articles

Lapangan Karebosi Kota Makassar 1990-2017 Indrawan Aidina, Andrew; Najamuddin, Najamuddin; Malihu, La
Attoriolong Vol 18, No 2 (2020): Attoriolog Jurnal Pemikiran Kesejarahan dan Pendidikan Sejarah
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menambah wawasan ilmu pengetahuan tentang: Bagaimana kondisi Lapangan Karebosi sebelum diadakan revitalisasi, selanjutnya bagaimana proses pelaksanaan revitalisasi Lapangan Karebosi. Dan serta bagaimana dampak revitalisasi terhadap perkembangan Lapangan Karebosi secara fisik dan fungsional. Hasil penelitian menunjukan bahwa:  Awal mula keberadaan Karebosi pada masa kerajaan merupakan hamparan sawah lalu menjadi sebagai area publik atau tempat kegiatan penduduk makassar dengan bebas, pada masa berikutnya merupakan sebuah kawasan rekreasi yang dikenal sebagai lapangan karebosi. Perkembangan dari keadaan Lapangan Karebosi semakin kurang terawat lalu dengan proses revitalisasi yang bertujuan untuk membenahi sektor yang kurang terawat, reaksi terhadap proses pelaksaan revitalisasi Lapangan Karebosi mendapatkan pro dan kontra di kalangan masyarakat. Dampak dari revitalisasi lapangan karebosi salah satunya adalah dengan mengoptimalkan daya fungsi lapangan karebosi termasuk fisiknya berserta meningkatkan fungsi kawasan tersebut dan telah dapat dinikmati oleh masyarakat. Penelitian ini menggunakan metode penelitian sejarah yang terdiri atas empat tahapan yaitu: (1) Heuristik (pengumpulan data atau sumber), (2) Kritik sumber yang terdiri dari kritik intern dan ekstern, (3) Interpretasi atau penafsiran sumber dan (4) Historiografi yaitu penulisan sejarah.
Samata: Dari Kampung hingga Kelurahan, 1981- 2017 Hamdan, Hamdan; Najamuddin, Najamuddin; Ridha, M. Rasyid
Attoriolong Vol 18, No 2 (2020): Attoriolog Jurnal Pemikiran Kesejarahan dan Pendidikan Sejarah
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk  mengetahui latar belakang perkembangan daerah Samata sejak berstatus kampung, desa, hingga kelurahan, perkembangan daerah Samata ketika berstatus kelurahan dan Bagaimana kehidupan masyarakat Kelurahan Samata ditinjau dari segi Agama, Ekonomi dan Sosial-Budaya. Penelitian ini merupakan  penelitian sejarah yang menggunakan metode sejarah melalui tahapan kerja yakni heuristik atau pengumpulan data, kritik sumber, interpretasi, dan historiografi. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa kehadiran Samata sebagai suatu kampung telah ada sejak awal pembentukan Kerajaan Gowa dengan disebutkan namanya sebagai salah satu dari ke-9 Kasuwiyang atau  lebih dikenal negeri-negeri kecil yang diketuai oleh Paccalaya (Dewan Ketua Legislatif). Setelah masa kerajaan berakhir dan Kerajaan Gowa berstatus kabupaten, daerah Samata berstatus desa dan bagian dari Kecamatan Tamalate. Pada perkembangan selanjutntya status Samata yang semula desa berubah menjadi kelurahan di bawah Kecamatan Somba Opu sebagai satu konsekuensi sebagian wilayah Kecamatan Tamalate di serahkan ke Kota Makassar pada tahun 1971, dengan terbentuknya Kelurahan Samata tentunya banyak mengalami perubahan – perubahan baik perubahan infrastrukrur maupun perubahan di bidang lainnya seperti, dalam bidang ekonomi, sosial, budaya dan tentunya pendidikan.
Industri Rumah Tangga: Kajian Sejarah Pade’de Uring-Uring Di Jipang Kabupaten Gowa, 1980-2018. Nurwira, Nurwira; Ahmadin, Ahmadin; Najamuddin, Najamuddin
Attoriolong Vol 19, No 1 (2021): Attoriolog Jurnal Pemikiran Kesejarahan dan Pendidikan Sejarah
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui latar belakang Pade’de Uring-Uring mampu bertahan di Desa Jipang dalam rentang waktu 1980-2018, dinamika Pade’de Uring-Uring di Desa Jipang, dan dampak keberadaan Pade’de Uring-Uring di Desa Jipang bagi masyarakat. Penelitian ini menggunakan metode sejarah dengan empat tahapan kerja yakni heuristik atau pengumpulan data berupa observasi, wawancara, dan dokumentasi. Kritik dilakukan dengan cara kritik ektern dan intern untuk melihat keotentikan data yang disampaikan. Kemudian interpretasi atau memberikan penafsiran terhadap data yang disampaikan narasumber,dan historiografi yaitu penulisan sejarah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa industri rumah tangga pade’de uring-uring dapat bertahan karena selain digunakan sebagai kebutuhan alat-alat dapur masyarakat setempat, uring-uring juga menjadi alat upacara tradisional. Permintaan terhadap kerajinan gerabah tidak pernah hilang sehingga bernilai ekonomi. Dalam perjalanannya pade’de uring-uring mengalami dinamika akibat adanya alat-alat dapur yang lebih efisien digunakan terbuat dari bahan plastic dan aluminium. Dampak keberadaan pade’de uring-uring dapat dilihat dalam berbagai aspek, yakni adanya hubungan kerja sama antar masyarakat, berdampak pada perekonomian pengrajin, dan digunakan pula dalam berbagai upacara tradisional, serta berdampak pada lingkungan dengan aktivitas penggalian tanah sebagai bahan baku uring-uring.
I Mangadacinna Daeng Sitaba Sultan Mahmud Syah Karaeng Pattingngalloang: Raja, Mangkubumi dan Ilmuwan Abad XVII Meidiana Wahda, Aulya; Najamuddin, Najamuddin; Bahri, Bahri
Attoriolong Vol 18, No 2 (2020): Attoriolog Jurnal Pemikiran Kesejarahan dan Pendidikan Sejarah
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengemukakan bagaimana: latar belakang kehidupan Karaeng Pattingngalloang, kiprah Karaeng Pattingngalloang sebagai Raja dan mangkubumi, serta kiprahnya sebagai ilmuwan. Penelitian ini menggunakan metode penelitian sejarah dengan tahapan kerja yaitu melalui tahapan: Heuristik, Kritik, Interpretasi dan Historiografi. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif analitif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Karaeng Pattingngalloang adalah sosok raja dan mangkubumi kerajaan Gowa yang namanya berkibar tidak saja di Nusantara tetapi juga sampai ke Eropa karena kemampuannya berdiplomasi dikarekanakan menguasai berbagai bahasa Asing. Berdasarkan hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa Karaeng Pattingngalloang besar pengaruhnya dalam perkembangan Kerajaan Gowa pada pertengahan abad ke XVII. Karaeng Pattingngalloang sukses menjadikan Kerajaan Gowa-Tallo menjadi salah satu kerajaan yang besar di Nusantara lewat sains yang dikuasai, secara otomatis membawa Makassar tercatat sebagai kota/bandar terbesar sebagai pusat ibu kota saat itu, telah berkembang menjadi bandar niaga yang amat ramai di kunjungi, baik oleh pedagang-pedagang kerajaan lain di Nusantara maupun oleh bangsa-bangsa asing.
Jejak Sejarah Kerajaan Siang di Pangkep 1998-2019 Nur Fajri, Muhammad; Najamuddin, Najamuddin; Jumadi, Jumadi
Attoriolong Vol 19, No 1 (2021): Attoriolog Jurnal Pemikiran Kesejarahan dan Pendidikan Sejarah
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bentuk peninggalan dari Kerajaan Siang di Pangkep, hubungan peninggalan dengan Kerajaan Siang, serta mengetahui bagaimana pandangan masyarakat tentang Kerajaan Siang di Pangkep. Penelitian ini menggunakan metode penelitian sejarah yang terdiri atas empat tahapan yaitu : Heuristik yaitu penumpulan data dan sumber, Kritik sumber yang terdiri dari kritik intern dan ekstern, Interpretasi atau penafsiran sumber dan Historiografi yaitu penulisan sejarah. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa jejak sejarah Kerajaan Siang di Pangkep masih meningglakan jejak dengan adanya temuan benda – benda berupa keramik Asing, benda pusaka dan sebaran makam yang berada di wilayah kecamatan Pangkajene dan Kecamatan Bungoro. Berdasarkan temuan keramik dan benda-benda lainnya memberikan sedikit bukti bahwa kerajaan siang pernah berdiri dan berjaya di wilayah kabupaten Pangkep. Beberapa masyarakat mempercayai bahwa kerajaan siang pernah berdiri di Kabupaten Pangkep dan mereka juga berharap agar peninggalan dari kerajaan siang tetap terawat dengan baik. Berdasarkan hasil dari penelitian ini dapat di simpulkan bahwa meskipun temuan benda –benda dan situs makam masih sedikit akan tetapi telah memberikan bukti bahwa Kerajaan Siang pernah berdiri dan berjaya di Sulawesi Selatan terkhususnya di Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan.
Kerajaan Gowa Pada Masa Pemerintahan I Mangarangi Daeng Manrabbia 1593-1639 Mutmainnah, Mutmainnah; Najamuddin, Najamuddin; Ridha, Rasyid
Attoriolong Vol 19, No 1 (2021): Attoriolog Jurnal Pemikiran Kesejarahan dan Pendidikan Sejarah
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kerajaan Gowa pada masa pemerintahan I Mangarangi Daeng Manrabbia. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kerajaan Gowa yang dipimpin oleh I Mangarangi Daeng Manrabbia mengalami perubahan di bidang agama, politik dan ekonomi. Pada bidang agama masyarakat Gowa telah mengubah kepercayaan mereka dari animisme menjadi Agama Islam. Pada bidang politik, kerajaan Gowa tidak mengutamakan perang dalam malakukan ekspansi namun mengutamakan cara damai atau sesuai syariat Islam. Pada bidang ekonomi, pelabuhan Somba Opu yang awalnya menjadi pelabuhan transito antar kerajaan lokal menjadi pelabuhan transito antar bangsa. Serta keberhasilan I Mangarangi Daeng Manrabbia dalam pengislaman kerajaan Soppeng, Wajo dan Bone. Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa kepemimpinan I Mangarangi Daeng Manrabbia sangat mempengaruhi jalan keberhasilan kerajaan Gowa dalam menyebarkan ajaran Agama Islam dan juga menjadikan kerajaan Gowa sebagai kerajaan Maritim terbesar di Nusantara bagian timur. Penelitian ini menggunakan metode penelitian sejarah yang terdiri atas empat tahapan yaitu: heuristik, kritik sumber yang terdiri dari kritik intern dan ekstern, interpretasi dan historiografi.
Peran K.H.Abdurrahman Ambo Dalle pada Pesantren Darud Da’wah Wal Irsyad Mangkoso di Barru, 1938-1949 Muin, Mukrimah; Ridha, Rasyid; Najamuddin, Najamuddin
Attoriolong Vol 19, No 1 (2021): Attoriolog Jurnal Pemikiran Kesejarahan dan Pendidikan Sejarah
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian  ini bertujuan untuk mengetahui biografi Anregurutta K.H.Abdurrahman Ambo Dalle,  keterlibatan K.H.Abdurrahman Ambo Dalle dalam mendirikan pesantren Darud Da’wah Wal Irsyad Mangkoso di Barru serta dinamika Pondok Pesantren Darud Da’wah Wal Irsyad Mangkoso sebelumnya bernama MAI (Madrasah Arabiyah Al Islamiah) sejak dikembangkan oleh Anregurutta K.H.Abdurrahman Ambo Dalle. Penelitian ini termasuk penelitian kualitatif dengan menggunakan tehnik pengumpulan data, observasi dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Anregurutta K.H.Abdurrahman Ambo Dalle  adalah sosok luar biasa lahir pada hari selasa tahun 1900 di UjungE Kecamatan Tana Sitolo, terletak 7 km sebelah utara Kota Sengkang, Ibu Kota Kabupaten Wajo. Anregurutta K.H. Abdurrahman Ambo Dalle merupakan putra tunggal dari pasangan Puang Ngati Daeng Patobo dan Puang Cendra Dewa. Anregurutta K.H. Abdurrahman Ambo Dalle pada masa kecil dikenal dengan namanya Ambo Dalle. Beliau selalu mendapatkan didikan yang baik dari orang tua terutama ibunya, sehingga telah memperlihatkan keteladanannya di tengah  masyarakat yang akan menjadi lampu di tengah-tengah  masyarakat yang terbukti dengan ilmu pengetahuannya dapat mendidirikan pesantren dan mengembangkannya di Mangkoso. Keterlibatan Anregurutta K.H. Abdurrahman Ambo Dalle untuk mencapai tujuan Darud Da’wah Wal Irsyad Mangkoso dengan mengadakan/ mendirikan sekolah-sekolah, pesantren, pengajian, menyiarkan dakwah islamiah dengan jalan tablig, penertbitan buku / majalah dan media lainnya, mengamalkan ta’aun (gotong royong) dan mengadakan kerjasama dengan golongan yang menyetujui asas dan tujuan Darud Da’wah Wal Irsyad Mangkoso. Adapun dinamika pesantren Darud Da’wah Wal Irsyad Mangkoso pada tahun pertama berdirinya, santri yang belajar semata-mata menuntut pengetahuan agama dan memiliki ijazah tanda kelulusan dari pondok pesantren sendiri. Ketika itu mulailah ditambahkan pengetahuan umum seperti Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris, Ilmu ukur, Ilmu Aljabar, Ilmu Bumi, Sejarah, Ilmu Hayat, Ilmu Falak dan Ilmu Alam. Sejalan dengan berkembangnya dunia pendidikan, keberadaan pesantren semakin dirasakan manfaatnya mengingat kemajuan tekhnologi semakin pesat dikhawatirkan akan merusak nilai-nilai dan norma-norma islam. Untuk itu dibutuhkan lembaga pendidikan islam yang mampu menampung nilai-nilai budaya islam dan mempertahankannya. Penelitian ini menggunakanmetode penelitian sejarah dengan tahapan kerja yaitu, heuristik, kritik, interpretasi dan historiografi. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif analitif.
Pelabuhan Bima dalam Perdagangan Maritim Abad Ke XVII Yati, Suci; Najamuddin, Najamuddin; Bahri, Bahri
Attoriolong Vol 18, No 2 (2020): Attoriolog Jurnal Pemikiran Kesejarahan dan Pendidikan Sejarah
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui latar belakang sejarah munculnya pelabuhan Bima, untuk mengetahui bagaimanakah dinamika pelabuhan Bima dalam kegiatan perdagangan Maritim abad XVII dan dampaknya terhadap bidang ekonomi, sosial dan budaya dengan mendiskripsikan bagaimana Bima sebagai kerajaan bahari lintas pulau. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa asal usul munculnya pelabuhan Bima pada dasarnya karena letak geografisnya, yang dimana Bima pada zaman tradisional menjadi tempat singgah kapal-kapal. Pelaut atau para pedagang yang berlayar diperairan nusantara yang mencari rempah-rempah di kepulauan Maluku pasti singgah di Bima untuk mengisi pasokan atau memenuhi kebutuhan lainya, kemudian melanjutkan perjalanan ke Maluku untuk mencari rempah-rempah. Sehingga seiring berjalanya waktu berkembang pula aktivitas lainnya yang mendukung Bima menjadi pelabuhan penting di Nusantara. Tidak hanya itu adanya pelabuhan Bima merupakan bagian dari kebutuhan Kesultanan Bima yang pada saat itu memegang peranan penting dalam perkembangan daerah Bima. Dinamika perdaganganyang terjadi di Pelabuhan Bima tidak terlepas karena adanya Angin Muson. Angin Muson Timur Laut dan Barat Laut dimanfaatkan para pedagang yang dari arah Barat untuk berlayar ke Timur maupun sebaliknya dan Angin Muson Utara dan Tenggara yang membuat para pedagang dari Makassar semakin intens di Nusa Tenggara. Komoditi yang dihasilkan seperti beras, kayu sapan, kuda maupun budak sebagai hasil utama saat itu mampu menggaet para pedagang-pedagang dari daerah lain untuk datang melakukan perniagaan. Terutama hubungan dengan para pedagang dari Gowa. Hal ini pulalah yang mendorong niat dari kompeni untuk melakukan monopoli perdagangan di Bima dengan sebuah kontrak, dan dengan adanya aktivitas maritim di pelabuhan Bima tersebut mendorong tumbuh dan berkembangnya kehidupan yang mulitkultural dari segi sosial budaya serta pengembangan kehidupan ekonomi Kesultanan Bima pada abad ke XVII M.Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif dengan menggunakan metode historis, melalui langkah-langkah yakni (1) heuristik, penelitian ini menggunakan kajian p ustaka,(2) Kritik,(3) Interpretasi, dan (4) Historiografi.
PRODUKSI KOPRA PUTIH DALAM PANDANGAN EKONOMI ISLAM Najamuddin, Najamuddin; Fuad, Ahmad; Zalianava, Zalianava
Syari'ah Vol 8 No 2 (2020)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) Universitas Islam Indragiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui Produksi Kopra Putih Dalam Pandangan Ekonomi Islam (Studi Kasus Pada Lembaga Pelatihan Keterampilan 8 Yan Ekhsan Kecamatan Tembilahan Kota). Dari hasil penelitian didapat bahwa Proses Kopra Putih di Lembaga Pelatihan Keterampilan 8 Yan Ekhsan dapat disimpulkan sudah sesuai dengan tahapan pembuatan Kopra Putih yang baik, namun proses penggunaan bahan sulfur/belerang masih membuat kekhawatiran dilingkungan masyarakat. Waktu kerja pembuatan Kopra Putih setiap hari sesuai dengan jumlah bahan baku yang masuk, jam kerjapun tidak ditetapkan tergantung kapan tenaga kerja mau masuk kerja jam berapa asalkan mereka siap untuk menyelesaikannya karena mereka bukan tenaga kerja tetap melainkan orang-orang yang sama-sama mau belajar, waktu pengerjaan bisa saja sampai malam hari tergantung dari bahan baku yang datang dan proses pengeringan dengan sulfur memang dilaksanakan pada malam hari. Pandangan Ekonomi Islam untuk Usaha milik Bapak Yan Ekhsan sudah menerapkan Prinsip Tauhid, Prinsip Kemanusiaan (al-insaniyyah), Prinsip Adl (Keadilan), Prinsip Kebajikan (al-maslahah), Prinsip Kebebasan (al-khuriyyah) dan Tanggung Jawab (al-mas’uliyah) karena mampu bertanggung jawab untuk individu, sosial dan pada Allah.
SOSIALISASI PEMAHAMAN SEJARAH DAN BUDAYA BAHARI SEBAGAI UPAYA MENCEGAH PENCEMARAN LAUT PADA REMAJA Amiruddin, Amiruddin; Rifal, Rifal; Najamuddin, Najamuddin; Ahmadin, Ahmadin; Bahri, Bahri; Rahman, Abdul
Jurnal Pemberdayaan: Publikasi Hasil Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 4, No 3 (2020)
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan, Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12928/jp.v4i3.2179

Abstract

Artikel ini merupakan pengabdian masyarakat yang bertujuan merekonstruksi pemahaman sejarah dan budaya bahari sebagai upaya mencegah pencemaran laut pada remaja di Pesisir Sungai Tuju-tuju, Sulawesi Selatan. Program ini menjadi sangat penting untuk dilakukan, berdasarkan observasi dan wawancara di lapangan, masalah pencemaran laut menjadi persoalan utama, biota laut yang hidup di sepanjang sungai tidak dapat bertahan hidup lama atau memilih bergesar ke daerah yang jauh dari garis pantai, akibatnya mengurangi pendapatan masyarakarat yang bekerja sebagai pemancing ikan (fa’mmeng), penangkap kepiting (faddakang), dan penjala ikan (fa’jala) di sungai. Metode yang digunakan dalam sosialisasi ini adalah 1) melakukan identifikasi masalah, 2) menyiapan materi sosialisasi berupa penyediaan buku sejarah dan budaya bahari mengenai pentingnya laut sebagai sumber kehidupan, 3) memberikan penjelasan kepada remaja tentang bahaya pencemaran laut, 4) menghimpun para remaja dan aparat desa untuk menyusun dan mempraktekkan dampak pencemaran lingkungan. Dengan bermitra dengan aparat desa, produk yang dihasilkan berupa pemahaman mengenai pentingnya menjaga sungai, serta pembuatan tempat sampah yang mudah diakses oleh masyarakat.
Co-Authors - Sapriya A Sakka, Abdul Rahman A. Octamaya Tenri Awaru A. Sakka, Abdul Rahman AA Sudharmawan, AA Abd Rahman Abdul Azis Abdul Latif Abdul Motalib Angkotasan Abdul Rahim Abdul Rahman Abdurrachman Baksir, Abdurrachman Abjan Ibrahim, Abjan Abubakar, Salim Abubakar, Yuyun Achmad, M Djanib Achmad, M. Djanib Achmad, M. Janib Achmad, Muhammad Djanib Achmar Mallawa Agus, Andi Agus, Andi. Aco Agustina, Rabiatun Adawiyah Ahmad Fuad Ahmad Jamalong, Ahmad Ahmad Yamin Ahmad, Khamsiah Ahmadin Ahmadin Ahmadin Ahmadin Ainun Jariyah Akbar, Aidul Akhyar Muchtar, Akhyar Al Hadad, M. Said Al Islami, Achmad Idrus Alam, Luktfy Alhieza, Nur Ali, Lalu Usman Alifka Alya Zhafirah Alimin Alwi Alisa, Nur Alvira, Evi Amaruddin, Amaruddin Amiruddin Amiruddin Amiruddin, Nur Aidhilah Ma’rufi Amirullah -, Amirullah Ananta , Erwin Anastasya, Endang Andi Aco Agus, Andi Aco Andi Ihsan Andi Ima Kesuma Andi Kasmawati Anjasmira, Evi Irdawanti Anwar Ramli Arham, Mutmainnah Arifin, Jamaluddin Arifin, M Zulham Ariska, Jumriati Arlin Adam, Arlin Armin, Ahmad Arnold Kabangnga Arsyad, Ernawati Ashari Ashari Ashari, Siti Nurjannah Asman, Nur Rezky Asmunandar, Asmunandar Astuti, Dinar Aswan Aswan Aulia, Aulia Awalia, Rahma Awaru, A. Octamaya Tenri Awaru Awaru, Andi Octamaya Tenri Azhaq, Muhammad Hud Baddu, S Baddu, Sartini Bahri bahri Bahri*, Bahri Bahri, Sarmila Bahtiar Bahtiar Bahtiar, Nur Lita Baiq Shofa Ilhami Bakhtiar Bakhtiar Bakkarrang, Masytha Basaria, Basaria Basri Bado, Basri Beginer Subhan Belo, Cecilio Alves da Costa Bosra, Mustari Bustan Bustan Bustan Bustan, Bustan Chalid Imran Musa Darman Manda Manda Darmawati Darmawati Darmayanti, Dyan Paramitha Darmiyati Muksin Dewi Lestari Dheafati, A.Tri Arwina Didik Daniyantara Dietriech Geoffrey Bengen Dina, Syafrina Dinda, La Ode Dondy Arafat Edwarsyah Edwarsyah, Edwarsyah Elfira Elfira, Elfira Eni Rosnija Fachry Abda El Rahman Fadel, Ariyati H. Fadila, Nabilatul Fajar, A. Malik Fathuddin Fathuddin, Fathuddin Fatwa, Magfirah Eka Firdaus Firdaus Firdaus, Muhammad Aryan FIRMAN UMAR, FIRMAN Fitriana, Iin Mahlia Fitriani A, Nur Fitriani Fitriani Gaus, Abdul Haedar, Muh. Hajar, M. Abduh Ibnu Halim, Muhammad Hamka Hamdan Hamdan Hamid, Rahmat Zulfikar Hamka Hamka, Hamka Hanafi, Nurharsyah Khaer Hapzi Ali Harahap, Zulhan Arifin Hariadi Hariadi Haripuddin . Hary Septianwari Hasbullah Hasbullah HASNAWI HARIS, HASNAWI Hasnawi, Hasnawi Haris Hasni Hasni Hasruddin Hayadin Hayadin, Hayadin Heriansah, Heriansah Hidayat, Irwan Hidayaturrahman, Hidayaturrahman Husnul Laili, Husnul Hutamy, Ericha Tiara I Wayan Nurjaya Ibrahim , Ibrahim Ibrahim Ibrahim Idrus, Idham Irwansyah Iftitah, Iftitah Ihda, Hijriani Ikbal Marus, Ikbal Ilham, Ahmad Ilyas, Sitti Nurhidayah Imam Suyitno Imam, Imam Suyitno Inanna, Inanna Inayah Inayah Indira, Fuji Indra, Arjuna Indrawan Aidina, Andrew Insani, Nabila Nurul Irmalita Tahir, Irmalita Irmayanti , Irmayanti Irwansyah Idrus, Idham Ishak, Wahyudi Iskandar Iskandar Ismail, Firdaut Jalil, Abd Rasyid Jayadi, Karta Jayawarsa, A.A. Ketut Jumadi Jumadi Junaedy Junaedy Junaidi Junaidi Juwita, Rahmi Kamaruddin, Syamsu A Kamaruddin, Syamsu Andi Kamarudin Kamarudin Kamarullah, Suryawan KAMRIAH NANGGA, KAMRIAH Karman, Amirul Karno Dinata, Karno Kasim, Eman Wahyudi Kepel, Rene C Khaeruddin Khaeruddin Khatimah, Andi Weyana Nurul KHUSNUL YAQIN Koli, Yulenni Bandora Kotta, Raismin Kumala, Andi Larasati, Deswita Liku, James. E.A Lukman Lukman M. Faqih M. Farid Samawi, M. Farid M. Rasyid Ridha M. Yunasri Ridhoh Maemunah Maemunah Magno, Marito Mahfud Palo Majdina, Richlah Nur Malihu, La Mansur, Nuraeni Mappangile , Andi Surraya Mardiana, Ainun Marimba, Andi Assir Marwan Marwan Masdayanti, Masdayanti Massuanna, M. Watif Mastun, Mastun Meidiana Wahda, Aulya Mina Holilah, Mina Mohammad Alwi Ashari Muannif Ridwan Muchlis Muchlis Mufti Amir Sultan, Mufti Amir Muh Rasyid Ridha Muhammad Agus Muljanto Muhammad Azis Muhammad Nur Muhammad Rakib Muhammad Syukur Muhlis Muhlis Muin, Mukrimah Mukminati, Mukminati Mukti Zainuddin Muktiyanto, Ali Multazam, Riana Mustakim Mustakim Mustari Mustari Mutijima, Pacifique Mutmainnah Mutmainnah Mutmainnah, Asri Ainun Nana Supriatna Nangga, Amirah Nasiruddin, Fadly Nasruddin Nasruddin Natalia, Devitri Natasya, Rukma Nebuchadnezzar Akbar Nelwan, Alfa F P NEVIATY PUTRI ZAMANI Nugraha, Fikri Nur Fajri, Muhammad Nur Intan, Nur Nur Wahida Yusuf Nurdiansah, Doni Nurfauziah Kasmin Nurfyanti, Rezki Nurlailah Nurlailah, Nurlailah Nursyahran, Nursyahran Nurul Fajri Nurul Mutmainnah, Nurul Nurwapika, Nurwapika Nurwira, Nurwira Nuryadin, AM. Alfauzan Nyoman M N Natih Octamaya Tenri Awaru, A. Okarniatif, Andi Almadani Marennu Padli, Feri Padli, Sul Paembonan, Rustam E Paluphi, Raut Wahyuning Puspandini, Mega Putri, Nurchumairah Rabihatun Adawiyah Raden, Muhammad Sahlan R Rahim, Abd Rahimah, Insaniah Rahman Rahman Rahmania, St. Rahmawati, St. Ramadani, Andi Nur Ramadani, Zuhud Ramdhani, Zuhut Ramili, Yunita Ramli, Sapriani Randan, Gracela Hera Rasul, Muh. Rasyid Ridha Rasyid Ridha, Rasyid Ridha Rauf, Ichsan Reskiawan, Muh Miftahul Nurul Rettang, Lidia Riang Tati, Andi Dewi Rifal, Rifal Rifal, Rifal Rifa’I, Ahmad Rifdan . Rina Noviana, Rina Rina Rina Riri Amandaria Riyadi Subur, Riyadi Rizki Ananda Rizki, Sari Rohyana Fitriani Romansyah Sahabuddin Ronaldi, Ronaldi Ropu, Muh. Homsur Homang Ros, Rosmiati Anas Rosidi, Ahyar Rovina Ruslami, Rovina Ruhana, Siti Rumpa, Arham Rusdi Rusdi Rusdi, Widya Anugrah Rustam Effendi Paembonan, Rustam Effendi Sabaruddin Sabaruddin Sahrip, Sahrip Said Ahmad, M. Ridwan Said Kelana Asnawi Saifuddin Saifuddin Salata, Sri Astuti Salvador, Mateus Sari, Futri Sastia, Thesa Nur Satriani, Nur Selvi Marcellia Serosero, Rugaya H Setiamin, Asnah Siahaan, Kevin William Andri Simon I Patty sinaga, samuel juliardi Sintawati Sintawati, Sintawati Siolimbona, Abdul Ajiz Sirajuddin Saleh Siti Mariana Soares, Domingos Sofian, Sofian Solly Aryza Sugeng Santoso Suhaeb, Firdaus W Suhaeb, Firdaus W. Suhelmi, Suhelmi SUHIRMAN SUHIRMAN Sukardi Sukardi Sukron Makmun Sulaiman, Sofyan SULFIANA, SULFIANA Sulmiah, Sulmiah Sunarti Suparman Suparman Supatmaningsih, Tuti Surahman Surahman Suryansah SUSANTI, NOVRIANI Susy Herwaty Suyikno, Imam Syachrir, Khumaerah Syahnul Sardi Titaheluw Syam, A Fitria Syam, A. Fitria Syamsidah, Syamsidah Syamsu A. Kamaruddin Syukurman, Syukurman T, Riska Taeran, Imran Tahir, Ali Tamrin, Sopian Tenri Awaru, A. Octamaya Thamrin Tahir Torro, Supriadi Tuti Supatminingsih Usman, Alwi Usra Utami Wulansari, Sri Veithzal Rivai Zainal w Suhaeb, Firdaus Wahab, Iswandi Wahidah, Lailatul Wahyudi Gani, Andika Waluyo Waluyo Warham, Syahrul Syahrir Wibowo, Eko S Widhi, Raut Nugrahening Widia Yunita, Widia Wulandari, Astria Yadi, Sahrul Yani, Lisa Yantahin, Muliaty YANTI, HERA Yati, Suci Yuliana Yuliana Yulisatri, Nur Adiyah Yuniar Yuniar Yuyun Abubakar Zalianava, Zalianava Zamzam, Zulkifli Zuhut Ramdani Zulham Apandy Harahap Zulhan A Harahap, Zulhan A