p-Index From 2021 - 2026
36.394
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Pedagogi: Jurnal Ilmu Pendidikan Jurnal Pendidikan Indonesia Journal of Educational, Health and Community Psychology Widyagogik : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Sekolah Dasar Innovatio : Journal for Religious Innovations Studies Psikis : Jurnal Psikologi Islami Jurnal Counseling Care Sawwa: Jurnal Studi Gender Kopasta: Jurnal Program Studi Bimbingan Konseling JURNAL IQRA´ Indonesian Journal of Educational Research (IJER) Jurnal Bimbingan dan Konseling Terapan Islamic Counseling : Jurnal Bimbingan dan Konseling Islam Risâlah, Jurnal Pendidikan dan Studi Islam Jurnal Bimbingan dan Konseling Ar-Rahman JKI (Jurnal Konseling Indonesia) Educational Guidance and Counseling Development Journal Jurnal Kesehatan Medika Saintika Pendas : Jurnah Ilmiah Pendidikan Dasar International Journal of Research in Counseling and Education Journal of Education and Instruction (JOEAI) RISTEKDIK : Jurnal Bimbingan dan Konseling Consilium : Berkala Kajian Konseling dan Ilmu Keagamaan Al-Irsyad: Jurnal Pendidikan dan Konseling JURNAL PENDIDIKAN TAMBUSAI Jurnal Basicedu Journal of Education Technology Bisma The Journal of Counseling Journal on Education Ensiklopedia of Journal Global Conference Index JUPE : Jurnal Pendidikan Mandala Jurnal EDUCATIO: Jurnal Pendidikan Indonesia Psikologi Konseling: Jurnal Kajian Psikologi dan Konseling Menara Ilmu Ensiklopedia Social Review JPGI (Jurnal Penelitian Guru Indonesia) JRTI (Jurnal Riset Tindakan Indonesia) Jurnal Pendidikan dan Konseling KOLOKIUM: Jurnal Pendidikan Luar Sekolah Jurnal Neo Konseling MUKADIMAH: Jurnal Pendidikan, Sejarah, dan Ilmu-ilmu Sosial Bina Gogik: Jurnal Ilmiah Pendidikan Guru Sekolah Dasar Jurnal Ilmu Pendidikan Islam Jurnal Inovatif Ilmu Pendidikan Edunesia : jurnal Ilmiah Pendidikan PAKAR Pendidikan Journal of Educational and Learning Studies Journal of Counseling and Educational Technology Al-Ittizaan : Jurnal Bimbingan Konseling Islam Journal of Early Childhood Education (JECE) PLAKAT : Jurnal Pelayanan Kepada Masyarakat G-Couns: Jurnal Bimbingan dan Konseling Prophetic : Professional, Empathy, Islamic Counseling Journal Psikobuletin: Buletin Ilmiah Psikologi Realita : Jurnal Bimbingan dan Konseling Syifaul Qulub: Jurnal Bimbingan dan Konseling Islam Guiding World : Jurnal Bimbingan dan Konseling Edu Consilium : Jurnal Bimbingan dan Konseling Pendidikan Islam Jurnal Pengabdian Masyarakat (ABDIRA) Journal of Counseling, Education and Society Indonesian Journal of Counseling and Development Algebra : Jurnal Pendidikan, Sosial, dan Sains International Journal of Educational Review, Law And Social Sciences (IJERLAS) International Journal of Applied Counseling and Social Sciences Indo-MathEdu Intellectuals Journal Counseling Milenial (CM) Sibatik Journal : Jurnal Ilmiah Bidang Sosial, Ekonomi, Budaya, Teknologi, Dan Pendidikan Education and Counseling Journal Literasi Nusantara Edu Society: Jurnal Pendidikan, Ilmu Sosial dan Pengabdian Kepada Masyarakat Lentera Negeri Edukasiana: Jurnal Inovasi Pendidikan Edu Research : Jurnal Penelitian Pendidikan Counselia: Jurnal Bimbingan Konseling Pendidikan Islam Jurnal Basicedu Jurnal Ilmu Pendidikan dan Sosial Journal Islamic Pedagogia Counseling and Humanities Review Cerdas-Jurnal Pendidikan Jurnal Counseling Care Jurnal Aplikasi IPTEK Indonesia Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Innovative: Journal Of Social Science Research Madani: Multidisciplinary Scientific Journal Al-Musyrif : Jurnal Bimbingan dan Konseling Islam Jurnal Pendidikan Sosial dan Konseling Guruku: Jurnal Pendidikan dan Sosial Humaniora Jurnal Media Ilmu Educaniora: Journal of Education and Humanities Jurnal Pendidikan Siber Nusantara Socius: Social Sciences Research Journal Indonesian Counseling and Psychology Consilium Current Issues In Counseling Manajia: Journal of Education and Management Quality : Journal of Education, Arabic and Islamic Studies Journal Of Psychology, Counseling And Education Jurnal Nakula: Pusat Ilmu Pendidikan, Bahasa Dan Ilmu Sosial Liberosis: Jurnal Psikologi dan Bimbingan Konseling Corona: Jurnal Ilmu Kesehatan Umum, Psikolog, Keperawatan dan Kebidanan Algebra Jurnal Penelitian Pendidikan Indonesia Observasi: Jurnal Publikasi Ilmu Psikologi Jurnal Suloh aktivisme: Jurnal Ilmu Pendidikan, Politik dan Sosial Indonesia JUBIKOPS Papua Medicine and Health Science Guidance: Jurnal Bimbingan dan Konseling Journal of Indonesian Progressive Education Jurnal Kesehatan Masyarakat EDUKASI : Jurnal Penelitian dan Artikel Pendidikan Edumaspul: Jurnal Pendidikan
Claim Missing Document
Check
Articles

Perbedaan Kepercayaan Diri Remaja Yatim dengan Remaja Dhuafa di Panti Asuhan Sy, Salsabilla; Netrawati, Netrawati
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 8 No. 2 (2024)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v8i2.19027

Abstract

Kepercayaan diri merupakan hal yang penting dimiliki oleh setiap individu. Keluarga sangat berpengaruh bagi pembentukan rasa percaya diri pada remaja. Masalah kepercayaan diri pada remaja terjadi karena tidak adanya kedua orangtua sebagai figur tauladan bagi remaja di panti asuhan. Terdapat perbedaan latar belakang status yatim dengan dhuafa. Jenis penelitian yang digunakan pada penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan metode deskriptif dan komparatif. Penelitian ini menggunakan populasi seluruh anak asuh dengan latar belakang status yatim dan dhuafa di Panti Asuhan Al-Falah yang berjumlah 445 remaja dengan sampel keseluruhan 88 remaja yang terdiri dari 40 remaja yang berstatus yatim dan 48 anak yang berstatus dhuafa. Pengumpulan data menggunakan skala kepercayaan diri. Data dianalisis dengan teknik statistik deskriptif dan uji independent sample t-test dengan bantuan SPSS 24. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: 1) Kepercayaan diri remaja yaim di panti asuhan kategori rendah, 2) Kepercayaan diri remaja dhuafa di panti asuhan berada pada kategori tinggi, dan 3) Terdapat perbedaan yang signifikan antara kepercayaan diri remaja yatim dengan remaja dhuafa di panti asuhan dengan nilai signifikansi 0,000. Implikasi layanan bimbingan dan konseling dapat diberikan oleh wali pengasuhan di Panti Asuhan Al-Falah yang berlatar belakang pendidikan Strata 1 Bimbingan dan Konseling dengan melaksanakan layanan informasi dengan tema “Membangun Rasa Percaya Diri”, kemudian layanan bimbingan kelompok dengan mengelompokkan anak asuh sesuai dengan tingkat kepercayaan diri mereka dengan tema “Ayo Tingkatkan Rasa Percaya Dirimu” menggunakan teknik role playing, serta layanan konseling kelompok dengan teknik problem solving dengan tema yang ditentukan dalam kelompok sesuai dengan masalah kepercayaan diri anak asuh.
Kondisi Penerimaan Diri Fisik dan Kesehatan Remaja Ulfa, Luthfiyah Afra; Netrawati, Netrawati
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 8 No. 2 (2024)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Siswa SMA berada dalam fase remaja. Penerimaan diri merupakan salah satu tugas perkembangan pada remaja. Setiap manusia harus mencapai tugas perkembangannya agar mampu menyelesaikan tugas perkembangan selanjutnya. Pada umumnya remaja mengalami perubahan fisik dan tuntutan tugas perkembangan yang terjadi secara bersamaan, hal ini menyebabkan remaja sulit menerima diri. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kuantitatif dengan metode satistik pendekatan deskriptif. Penelitian ini menggunakan populasi siswa/i SMA Negeri 1 Lubuk Alung tahun ajaran 2023/2024, dengan sampel penelitian sebanyak 172 siswa dari kelas X dan kelas XI yang diperoleh dengan teknik purposive sampling. Pengumpulan data menggunakan angket penerimaan diri yang sudah teruji validitas oleh ahli serta uji realibilitas dengan rumus chronbach alfa (0,901) menggunakan aplikasi SPSS 20. Hasil penelitian memperlihatkan penerimaan diri fisik dan kesehatan siswa SMA di SMA Negeri 1 Lubuk Alung, berdasarkan: 1) penerimaan diri fisik dan kesehatan secara keseluruhan, berada pada kategori cukup baik dengan persentase 56,35%, 2) aspek menghargai sikap positif berada pada kategori cukup baik (57,03%), 3) aspek menyikapi peristiwa negatif pada kategori cukup baik (55,52%), 4) jenis kelamin laki-laki berada pada kategori cukup baik (56,77%), dan 5) jenis kelamin perempuan berada pada kategori cukup baik (56,09%). Layanan bimbingan dan konseling yang dapat diberikan oleh guru bimbingan dan konseling yang berlatar belakang pendidikan Strata I Bimbingan dan Konseling dengan melaksanakan layanan informasi “Menerima Keadaan Diri dan Menggunakannya secara Efektif”, kemudian layanan konseling individu dengan pendekatan konseling realita, serta layanan konseling kelompok dengan teknik REBT (Rational Emotive Behavior Therapy).
Hubungan Konsep Diri dengan Komunikasi Interpersonal Siswa dan Implikasinya dalam Layanan Bimbingan dan Konseling Maharani, Siti; Netrawati, Netrawati
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 8 No. 3 (2024)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini dilatar belakangi oleh masih banyak siswa yang memiliki kemampuan komunikasi interpersonal yang kurang baik dan salah satu faktor yang mempengaruhi komunikasi interpersonal yaitu konsep diri. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan konsep diri dan komunikasi interpersonal, dan mengetahui hubungan antara konsep diri dengan komunikasi interpersonal siswa. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuantitatif dengan pendekatan deskriptif korelasional. Sampel penelitian ini sebanyak 152 siswa yang dipilih dengan teknik proportionate stratified random sampling. Instrumen yang digunakan yaitu instrumen konsep diri dan instrumen komunikasi interpersonal. Data diolah dengan teknik statistik menentukan nilai persentase yang diolah dalam program Microsoft excel, untuk mencari hubungan antara kedua variabel digunakan teknik pearson product moment. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) Konsep diri pada siswa SMP Negeri 4 Pariaman secara umum berada pada kategori tinggi dengan rata-rata skor capaian 130,82 (70,71%). artinya secara garis besar siswa SMP Negeri 4 Pariaman sudah memiliki konsep diri yang baik, 2) Komunikasi interpersonal pada siswa SMP Negeri 4 Pariaman secara umum berada pada kategori tinggi dengan rata-rata skor 152,47 (72,61%). Hal ini berarti sebagian besar siswa SMP Negeri 4 Pariaman sudah memiliki berkomunikasi interpersonal yang baik, 3) Terdapat hubungan positif signifikan antara konsep diri dengan komunikasi interpersonal siswa SMP Negeri 4 Pariaman dengan nilai signifikansi 0,000 < 0,05 yang berarti Ha diterima. Implikasi layanan bimbingan dan konseling yang dapat diberikan oleh guru BK pada siswa SMP Negeri 4 Pariaman yaitu dengan melaksanakan layanan informasi dengan tema “Cara Menjalin Komunikasi Interpersonal” dan “Pentingnya Membangun Konsep Diri yang Positif”, kemudian layanan bimbingan kelompok dengan mengelompokkan siswa sesuai dengan tingkat konsep diri dan komunikasi interpersonal siswa, serta layanan konseling kelompok menggunakan tema yang ditentukan dalam kelompok sesuai dengan masalah konsep diri dan komunikasi interpersonal.
Gambaran Self Control Pada Siswa yang Berasal dari Keluarga Broken Home Sulistia Permata, Reza; Netrawati, Netrawati
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 8 No. 3 (2024)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini dilatar belakangi dari fenomena siswa broken home masih kurang mampu mengontrol dirinya pada saat di lingkungan belajar. Hal ini terbukti adanya siswa yang menutup diri pada saat proses belajar, hanya saja suka menggangu teman pada proses belajar di dalam kelas. Setiap individu tentunya harus mencapai perkembangan dengan baik yang nantinya akan berguna dan memberikan pengaruh baik terhadap kontrol diri individu tersebut. Metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian kuantitatif dengan pendekatan deskriptif. Populasi pada penelitian ini yaitu kelas VII, VIII, dan kelas IX di SMP Negeri 15 Padang pada tahun ajaran 2024/2025 dengan jumlah 634 siswa. Sampel pada penelitian ini adalah sebanyak 73 siswa broken home yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Data dikumpulkan dengan memberikan instrumen penelitian yang berisi kuosioner kontrol diri pada anak yang berasal dari keluarga broken home yang sudah uji validitas oleh ahli serta uji reabilitas dengan rumus cronbach alfa (0,748) menggunakan aplikasi spss 20. Temuan dari hasil penelitian ini memperoleh : 1) kontrol diri siswa SMP secara keseluruhan pada kategori rendah, 2) kontrol diri siswa SMP ditinjau dari aspek prestasi dan kinerja belajar kategori rendah (71,23%), 3) kontrol diri siswa SMP ditinjau dari aspek pengendalian impuls kategori rendah (68,49%), 4) kontrol diri siswa SMP ditinjau dari aspek hubungan interpersonal kategori sedang (45,21%), 5) kontrol diri siswa SMP ditinjau dari aspek emosi moral kategori sedang (56,16%). Berdasarkan hasil penelitian yang diperoleh, layanan bimbingan dan konseling dapat diberikan oleh guru bimbingan dan konseling yang berlatar belakang pendidikan Strata 1 Bimbingan dan Konseling dengan melaksanakan layanan informasi dengan tema “kiat mengendalikan diri dengan baik”, kemudian layanan bimbingan kelompok dengan menerapkan tema “Ayo tingkatkan pengendalian dirimu!”, serta layanan konseling kelompok dengan teknik problem solving yang mana teknik ini, individu menilai perubahan yang ada pada dirinya dan lingkungannya, lalu membuat pilihan baru, keputusan dan penyesuaian yang selaras dengan tujuan dan nilai hidupnya.
Hubungan Self Control dengan Nomophobia Pada Siswa SMAN 1 Rupat Kabupaten Bengkalis Khairunnisa, Khairunnisa; Netrawati, Netrawati
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 8 No. 3 (2024)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini dilatar belakangi oleh penggunaan smartphone yang berlebihan pada siswa dapat menyebabkan nomophobia (ketakutan berlebih saat tidak memiliki akses ponsel) yang berdampak negatif pada kesehatan fisik dan psikologis siswa. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan self-control dan nomophobia, dan mengetahui hubungan antara self-control dengan nomophobia pada siswa SMAN 1 Rupat Kabupaten Bengkalis. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuantitatif dengan pendekatan deskriptif korelasional. Sampel penelitian ini sebanyak 124 siswa yang dipilih dengan teknik proportionate stratified random sampling. Instrumen yang digunakan yaitu instrumen self-control dan instrumen nomophobia. Data diolah dengan teknik statistik menentukan nilai persentase yang diolah dalam program Microsoft excel, untuk mencari hubungan antara kedua variabel digunakan teknik pearson product moment. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) Self-control pada siswa SMAN 1 Rupat secara umum berada pada kategori sedang dengan rata-rata skor capaian 52,82 (62,14%). artinya secara garis besar siswa SMAN 1 Rupat sudah memiliki self-control yang cukup baik, 2) Nomophobia pada siswa SMAN 1 Rupat secara umum berada pada kategori sedang dengan rata-rata skor 92,39 (63,72%). Hal ini berarti sebagian besar siswa SMAN 1 Rupat sudah memiliki nomophobia yang cukup tinggi, 3) Terdapat hubungan negatif signifikan antara self-control dengan nomophobia siswa SMAN 1 Rupat dengan nilai signifikansi 0,000 < 0,05 yang berarti Ha diterima. Implikasi layanan bimbingan dan konseling yang dapat diberikan oleh guru BK pada siswa SMAN 1 Rupat yaitu dengan melaksanakan layanan konseling individual konselor dapat membantu siswa mengidentifikasi faktor-faktor yang memicu ketergantungan terhadap smartphone, kemudian layanan informasi dengan tema “bagaimana menetapkan batasan penggunaan smartphone”, serta layanan bimbingan kelompok dengan tema “cara mengontrol waktu dalam penggunaan smartphone”.
Hubungan Kontrol Diri Dengan Kecenderungan Game Online Pada Siswa Puspita Barus, Dinda; Netrawati, Netrawati
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 8 No. 3 (2024)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini dilatar belakangi oleh fenomena banyaknya remaja yang tidak mampu mengontrol diri dalam bermain game online, sehingga menyebabkan kecenderungan. Hal ini sangat penting diteliti karena apabila remaja kecenderungan dengan game online akan membuat mereka mengalami gangguan kesehatan mental dan emosional, hal ini disebabkan kecenderungan akan membuat remaja menjadi stres, kecemasan, depresi, dan perilaku agresif. Salah satu faktor yang menjadi penyebab kecenderungan game online adalah kontrol diri yang rendah. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kontrol diri dan kecenderungan game online, dan mengetahui hubungan antara kontrol diri dengan kecenderungan game online siswa. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan deskriptif korelasional. Pengambilan sampel menggunakan teknik Proportional sampling dan didapatkan sebanyak 98 siswa kelas X dan XI di SMK Taruna Padang. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini yaitu instrumen kontrol diri dan instrumen kecenderungan game online. Hasil penelitian ini yaitu 1) Kontrol diri pada siswa SMK Taruna Padang secara keseluruhan berada pada kategori tinggi dengan rata- rata skor capaian adalah 91,53 (79,59%). Hal ini berarti secara garis besar siswa SMK Taruna Padang sudah mampu mengontrol diri mereka dalam bertindak, baik itu kontrol perilaku, kognitif maupun keputusan, 2) Beberapa siswa SMK Taruna Padang berada pada kategori sedang dengan rata- rata skor capaian adalah 81,30 (54,20%). Artinya beberapa siswa SMK Taruna Padang sudah mampu mengendalikan diri dan tidak terlalu terikat dan kecenderungan bermain game online, 3)Terdapat hubungan negatif yang signifikan antara Kontrol Diri dengan Kecenderungan Game Online pada siswa SMK Taruna Padang dengan koefisien korelasi sebesar -0,280 dan taraf signifikansi sebesar 0,005. Dengan demikian, dapat diartikan bahwa semakin tinggi Kontrol Diri siswa maka semakin rendah Kecenderungan Game Online pada siswa. Berdasarkan temuan penelitian ini, disarankan guru BK atau konselor memberikan bantuan dan layanan berupa layanan informasi seperti kegiatan seminra ataupun talk show yang membahas topik “Dampak Negatif Kecenderungan Game Online” , layanan bimbingan kelompok dengan mengajak siswa membahas topik “Kiat Meningkatkan Kontrol Diri” dan layanan konseling individual.
Gambaran Perilaku Kecanduan Game Online Terhadap Siswa SMK Dwi Wahyu Satria, Yoga; Netrawati, Netrawati
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 8 No. 3 (2024)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini dilatar belakangi oleh masalah yang memprihatinkan pada kehidupan anak usia remaja saat ini yaitu perilaku kecanduan game online, dimana game online seakan-akan sudah menjadi suatu kebiasaan yang tidak dapat dipisahkan dari gaya hidup anak usia remaja. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan gambaran perilaku kecanduan game online pada siswa kelas XI di SMK N 1 Lubuk Sikaping. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kuantitatif dengan pendekatan deskriptif. Sampel pada penelitian ini adalah 400 orang siswa kelas XI di SMK N 1 Lubuk Sikaping yang dipilih menggunakan teknik Random Sampling. Data dikumpulkan dengan memberikan instrumen penelitian berupa skala perilaku kecanduan game online yang sudah diuji validitas dan diuji reliabilitasnya sebesar 0,744. Data diolah menggunakan teknik analisis deskriptif dengan rumus Kolmogorov Smirnov dengan bantuan SPSS versi 26.0 for windows. Hasil penelitian ini mengungkapkan gambaran kecenderungan perilaku kecanduan game online siswa SMK N 1 Lubuk Sikaping dengan rincian sebagai berikut: (1) Pada aspek arti penting (salience) berada dikategori tinggi dengan persentase 64,75%, (2) pada aspek perubahan suasana hati (mood change) berada dikategori tinggi dengan persentase 44,75%, (3) pada aspek toleransi (tolerance) berada dikategori tinggi dengan persentase 66,50%, (4) pada aspek gejala penarikan (withdrawal symptoms) berada dikategori tinggi dengan persentase 52,00%, (5) pada aspek konflik (conflict) berada dikategori tinggi dengan persentase 55,25%, (6) pada aspek kambuh dan muncul kembali (relapse and reinstatement) berada dikategori tinggi dengan persentase 48,00%. Artinya perilaku kecanduan game online siswa di SMK N 1 Lubuk Sikaping berada pada kategori tinggi.
Self-Acceptance Generasi Z dalam Kedudukan Sosial di Era Digitalisasi Neisha, Fella Hanna; Firman, Firman; Netrawati, Netrawati
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 8 No. 3 (2024)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penerimaan Diri memberikan kemampuan kepada individu remaja yang sekarang ini merupakan generasi Z untuk dapat menghargai kelebihan maupun kekurangan dirinya. Pada era digitalisasi peranan media sosial dapat memberikan dampak pada penerimaan diri individu. Keluwesan akses dunia maya memberikan dampak terhadap melakukan perbandingan diri sendiri dengan orang lain yang berdampak pada penerimaan diri. Tujuan dan sasaran penelitian ini untuk mendeskripsikan penerimaan diri. Penelitian ini memanfaatkan pendekatan deskriptif. Adapun populasi penelitian ini merupakan siswa kelas X dan XI SMAN 7 Padang. Teknik Sampling yang dipakai yaitu startified random Sampling. Setelah dilaksanakan penarikan sampel, sampel penelitian berjumlah 273 orang siswa. Penghimpunan data dilakukan melalui skala self-acceptance dengan model likert, lalu di deskripsikan. Hasil penelitian menjelaskan secara keseluruhan penerimaan diri berada pada kategori baik
Literatur Review: Layanan Penguasaan Konten dengn Teknik Kontrak Perilaku untuk Mengembangkan Kemampuan Manajemen Waktu Siswa Bunda, Thessia Permata; Firman, Firman; Netrawati, Netrawati; Mohd Nazri, Abdul Rahman
PSIKOLOGI KONSELING Vol. 16 No. 1 (2024): Jurnal Psikologi Konseling
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/konseling.v16i1.60223

Abstract

Manajemen waktu merupakan cara seseorang dalam mengelola, memanfaatkan mengalokasikan waktu yang dimilikinya, antara kebutuhan dan keinginan individu harus diatur dan disusun dengan sebaik-baiknya serta melakukan perencanaan, penjadwalan, dan mengurutkan prioritas sesuai dengan kepentinya. Kemampuan manajemen wakktu siswa perlu dikembangkan agar mampu menjalankan, mengalokasikan dan memanfaatkan waktu yang mereka miliki dengna sebaik-baiknya agar tidak terbuang sia-sia. Salah satu strategi untuk membantu siswa menjadi pengelola waktu yang lebih baik adalah dengan menggunakan pendekatan kontrak perilaku dalam hubungannya dengan layanan penguasaan konten. Oleh karena itu penulis bermaksud untuk mengkaji penelitian sebelumnya tentang layanan penguasaan konten berbasis kontrak perilaku yang membantu siswa dalam mengasah kemampuan manajemen waktu mereka.Metodologi yang digunakan dalam penelitian ini adalah kajian literatur dengan pengumpulan data dari temuan terkait. Tujuan tinjauan literatur studi ini adalah untuk menginformasikan kepada pembaca tentang temuan penelitian sebelumnya yang berkaitan dengan pembahasan ini.  Teknik analisis yang dipakai adalah analisis isi. Temuan penelitian ini menunjukkan bahwa layanan penguasaan konten berbasis kontrak perilaku terbilang efektif dalam membantu siswa mengembangkan kemampuan manajemen waktu mereka. Banyak penelitian yang terdahulu menggunakan layanan penguasaan konten dengan teknik kontrak perilaku dalam mengembangkan kemampuan manajemen waktu siswa.
Layanan Informasi Menggunakan Pendekatan Cognitive Behavioral Therapy (CBT) Dalam Menurunkan Pornografi di Kalangan Siswa SMA Fitri, Maulida; Firman, Firman; Netrawati, Netrawati; Abdul Rahman, Mohd Nazri
PSIKOLOGI KONSELING Vol. 16 No. 1 (2024): Jurnal Psikologi Konseling
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/konseling.v16i1.60224

Abstract

Pornografi dianggap sesuatu yang lumrah dan merupakan bagian dari arus globalisasi zaman saat ini. Pornografi berdampak negatif terhadap perubahan sikap dan perilaku karena orang cenderung melakukan apa yang mereka lihat pada konten pornografi. Pornografi juga dapat membuat pelakunya mengalami kecanduan atau adiksi. Layanan konseling menangani banyak kasus pornografi. Salah satu jenis konseling yang diberikan kepada individu yang memiliki kecenderungan pornografi adalah konseling informasi menggunakan pendekatan cognitive behavioral therapy (CBT). Dalam artikel ini akan membahas manfaat CBT dalam mengurangi kecenderungan pornografi siswa SMA. Penelitian ini menggunakan metode tinjauan literatur  dari penelitian-penelitian sebelumnya dan temuan lain yang relevan, dimana data didapat dari mengidentifikasi masalah penelitian, mengumpulkan data dan informasi yang berkaitan dengan topik, dan mengevaluasi kerangka teori yang digunakan untuk mengatasi masalah tersebut.Metode analisis yang digunakan adalah analisi content. Temuan penelitian ini menunjukkan CBT dapat membantu siswa untuk menjauhi pornografi. Beberapa penelitian sebelumnya telah menggunakan metode ini untuk mengatasi pornografi. Layanan dan teknik ini efektif digunakan dalam kasus pornografi dikarenakan CBT dapat membantu siswa untuk mengubah perilaku dan pola pikir mereka tentang pornografi, sedangkan layanan informasi dapat memberikan pengetahuan dan pemahaman tentang pornografi, dan CBT dapat membantu siswa menerapkan pengetahuan dan pemahaman tersebut dalam kehidupan sehari-hari.
Co-Authors A. Muri Yusuf Abdul Rahman, Mohd Nazri Achmad Fauzi Achmad Fauzi Adela, Nurul Adha, Idyana Adinda, Amalia Feby Advis Arin Pramesti Afasli, Bunga Afifah Afifah Bidayah Afriani, Anisa Agung Tri Prasetia Ahmad Bunayya Irsandef Ahmad Zaki Ilman Nasution Ahsanul Hafizh Alfi Rahmi Alfi Rahmi Alfitri Alfitri Alhaitamy Alhaitamy Alma Yulianti Alnetia Dwi Kamirsa Amria Amalia Feby Adinda Aminah Daulay Amirah, Nadiratul Amora, Rendy Anissa, Anissa Apriliana, Yona Aqima Sholehati Arafat HSB, M. Yasir Ardimen Arif Setiawan Arif Setiawan Arif Setiawan Arini, Larasuci Arliyus, Arliyus Arwin Arwin Asra Aila Asri, Robbi Asrul, Anisa Assahrawiza Athalia A. Aptanta Tumanggor Atifa Novriani Atikah Suri Jania Atiqul Ilmi El Faisal Aulia, Dea Auliyah, Fauziah Avira Heriani Avira Heriani Ayu Hayati Lubis Aziz Sinaga, Malim Abdul Azmatul Khairiah Sari Azmi, Cici Adelia Bunda, Indah Permata Bunda, Thessia Permata Candra Prasiska Rahmat Cania, Lita Fitara Chandra, Mutiara Putri Cici A Azmi Daharnis Daharnis Daharnis Daniel Happy Putra Daulay, Aminah Daulay, Maslina Dayantri, Sri Dea Aulia Dedi Effendi Dedy Kurniadi Dedy Kurniady Delima Delima Delima Delima Denia Syapitri Desep Pria Pandri Dianti, Tiara Maiza Dina Sukma Dini Widhya Anggraini Dony Darma Sagita Dwi Wahyu Satria, Yoga Dzikra Atikah Elfira, Yenni Elpas, Zafira Elsa Yuniarti Elvia Kurniawati F, Firman Fadhilah, Farah Fadhlullah, Zulfikar Farah Fadhilah Fatiha Sabila Putri Fauzan Habibi Fauzan Habibie Nasution Fauzi Isra Fauzi Fauzi, Fauzi Isra Fauziah Fauziah Fauziah, Febriella Fazli, M. Febriani, Rahmi Dwi Feby Najmah Najma Feni Listari Fikri, Miftahul Fikriyanda Fikriyanda Firman Firman Firman Firman Firman Firman Firman Fitri Arnita Fitri, Maulida Fitria Umami Fitriana Fitriana Fitriana Fitriana Frischa Meivilona Yendi Gusti Rahayu Gustri Handayani, Puji Hafizah, Mutia Hakim, Firdha Ainil Hakim, Rachman Harahap, Marianna Hariko, Reski Hariko, Rezki Hariyani Hariyani Harlina, Desi Harlina, Desi Hasibuan, Ummi Kalsum Hayadi, Muslim Hengki Yandri Heriani, Avira Herman Nirwana Herman, Pebriani Yusnia Hisna Daniati, Nur Ice Desvikayati Ifdil Ifdil Ifdil Ikhwan, Mursyidul Ilham Wahyudi Ilham Wahyudi Ilman, Ahmad Zaki Indah Sukmawati Indika, Chana Indra Saputra Indriyansyah, Meezy Insanti Kamila Intan Desy Pratiwi Iqbal Arrahman Irfan, Witri Nengsi Irma Julita Irsal Hadi Izzati Adlya, Soeci Jofipasi, Torly Amora Jon Efendi Karunia, Marpren Kenedi, Ary Kiswanto Khairani Khairani Khairani Khairani Khairati, Annisaislami Khairunnisa Khairunnisa Khofifah, Nur Kholiza Fitri, Nur Larasati, Sectio Putri Ledita Ezy Maulany Lia Mita Syahri Lika Widiawati Linda Fitria Lisa Anggraini Listari, Feni Lita Fitara Cania M. Fadlan Choiri M. Fahli Zatrahadi M. Fazli Mahalul Azam Maharani, Siti Maharani, Violanisa Mardin, Asna Marianna Harahap Marjohan Marjohan Maulida Fitri Melva Syahrial Melva Syahrial Meri Susanti Miftahul Jannah Mohd Nazri Abdul Rahman Mohd Nazri Abdul Rahman Mohd Nazri Abdul Rahman Mohd Nazri, Abdul Rahman Mohdnazri Abdul Rahman Mudjiran Mudjiran Mudjiran Mudjiran Mudjiran Muhamad Rafi Muharleni, Muharleni Mulia, Fika Dwi Mustika Sari, Mustika Mustika, Humaira Nabila Rezky Palenza Nada Fristy Yusri Nadya Dwi Dara Mairen Nanda Kurnia Putri Nasution, Salsabila Nazri, Mohd Neisha, Fella Hanna Nelty Diana Neni Elvira Z Neni Elvira. Z Neviyarni Neviyarni Neviyarni , Neviyarni Neviyarni Neviyarni Neviyarni Neviyarni Neviyarni Neviyarni S Neviyarni, Neviyarni Nila Frischa Panzola Nilas Siti Wulandari Nilma Zola Nisya, Wirdatun Noperlis, Anggi Dwi Nora Astrina Vera Novriani, Atifa Nurfarhanah Nurfarhanah Nurhabibah Nurhabibah Nurhafiza Nurmina Nurmina, Nurmina Nurul Aprilia Fitra Nurul Fazria Nurzam, Sri Wahyuni Okti, Diana Rezu Oviani, Eka Palenza, Nabila Rezky Peni Okto Randi Pertiwi, Yuarini Wahyu Pini Pitria Pitria, Pini Pratiwi, Annisa Jodi Pratiwi, Utari Prayitno Prayitno Puji Gusri Handayani Puspita Barus, Dinda Putra Suharnadi Putra, Tomi Putri Rahmayanti Putri, Elvira Linanda Putri, Fatiha Sabila Putri, Julia Eva Putriani, Lisa Pu’ad Maulana Rachman Hakim Rahayu Dewany Rahmad Firmansyah Rahmad Firmansyah Rahmad Rahmad Rahman, Mohd Nazri Abdul Rahman, Mohd Nazri Badul Rahmat Hidayat Rahmatul Marwani Rahmi Fratiwi Rahmi Rahmi Rahmi, Alfi Rahmi Raudatul Jannah, Giva Raudhatul Jannah Raviando, Mhd Roland Reizki Maharani Rendi Yana Rahmanisa Rendy Amora Restu Kurnia Putri Reza Tririzky Rezi Kumala Sari Rezu Okti, Diana Rihaliza, Rihaliza Rima Pratiwi Fadli Rinaldi Rinaldi Risda Heldriyana Br Bangun Riska Ahmad Rizki Kurniawan Rizki Kurniawan, Rizki Rizki Wulandari Rizki Wulandari Robbi Asri rohima, Tila Roni Ariyanto Rosalinda Sandra, Rober Saragih, Nur Afifah Nabila Sarbitah Sarbitah Sari Harahap Sari Mustika Sasrianis Sekar Kurnia Rahmadani Setyorini, Ragil Shella Satiwi Guci Sidratullah, Yasifa Siregar, Ehdatul Puadi Siti Fauziah Siti Fauziah Siti Hafsoh Siti Sri Rahayu Soeci Izzati Adlya Sri Fani Dayanti Sriwahyuni, Neni Suci Amaliya Fradinata Suci Amelia Mardiah Suhaili, Neviyarni Suharnadi, Putra Suhartiwi Suherman, Dea Stivani Sukmawati, Indah Sulistia Permata, Reza Suriadi, Hari Sy, Salsabilla Syaddiyah, Halimahtun Syafitri, Intan Verly Syahniar Syahniar Syahrial Syahrial Syahrial, Melva Syarifah Wahidah Syarifuddin Syarifuddin Syarifuddin Syarifuddin Tasya Nabilah Mutiara Tati Ayuni Taufik Taufik Thessia Permata Bunda Tiara Maiza Dianti Titik Wiyul Fithri Tomi Putra Torly Amora Jofipasi Tri Ulviani Tri Ulviani Tri Wulandari TRIAVE NUZILA ZAHRI Trisanti, Desi Ulandari Juwita Ulfa, Luthfiyah Afra Vivi Dahlia W. N Irfan Wahid, Ahmad Wahidah, Syarifah Wahyu Almizri Wahyuni Nurzam, Sri Wardoyo Wardoyo Wardoyo Wilda Deliana Harahap Wiwi Delfita Wulandari, Nilas Siti Wulandari, Rike Yadi, Heri Febri Yadi, Yadi Jatira Yahanan Yahanan Yahanan Yahanan Yanti Oktavia Yarmis Syukur Yenda Puspita Yendi , Frischa Meivilona Yeni Yeni Karneli Yoga Yuniadi Yose Putri, Kanaya Yuda Syahputra Yufa Ficanysha Yufa Yuliani Pertiwi Yundari, Yundari Yunisa Handaramon Yusmen, Della Rahmadini Yusri Yusri Zadrian Ardi Zainil, Melva Zalma, Amylia Zarisman, Esi Zetrizal Zetrizal Zikry Latupasjana Zuhrika Zuhrika Zulfikar Fadhlullah Zulfikar Fadhlullah Zulhelmi Narti