Articles
Analisis Statistik Deskriptif Perilaku Inner Child Pada Anak Korban Keluarga Broken Home Di SMP Kecamatan Padang Utara
Adinda, Amalia Feby;
Netrawati, Netrawati
Current Issues in Counseling Vol 3, No 2 (2023): Current Issues in Counseling
Publisher : Universitas Negeri Padang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24036/0949cic
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan antara keluarga broken home dengan perilaku inner child pada siswa/i di SMP Kecamatan Padang Utara. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Sampel dalam penelitian ini sebanyak 135 orang siswa/i yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Instrumen penelitian menggunakan angket perilaku inner child dengan model skala likert. Hasil dari uji validitas pada penelitian ini menunjukkan bahwa untuk variabel perilaku inner child pada anak korban keluarga broken home diperoleh sebanyak 45 item yang valid (dengan hasil reliabilitas sebesar 0,719). Hasil penelitian diolah menggunakan teknik analisis statistik deskriptif,dengan diperolehnya hasil sebesar 66,7% anak korban keluarga broken home di Kec. Padang Utara memiliki perilaku inner child pada kategori sedang. Hal ini dapat diartikan bahwa sebagian besar siswa anak korban keluarga broken home belum cukup mampu dalam mengendalikan perilaku inner child yang ada pada diri mereka. Kemudian terdapat 21,5% siswa yang memiliki perilaku inner child pada kategori rendah. Hal ini dapat diartikan bahwa beberapa siswa cukup mampu dalam mengendalikan perilaku inner child yang ada pada diri mereka. Selanjutnya terdapat 11,8% siswa anak korban keluarga broken home memiliki perilaku inner child pada kategori tinggi. Hal ini dapat dimaknai bahwa sebagian kecil siswa tidak mampu dalam mengendalikan perilaku inner child yang ada pada diri anak.
Analisis Faktor Penyebab Rendahnya Kedisiplinan Belajar Siswa di SMA Negeri 1 Sungai Tarab
Raviando, Mhd Roland;
Netrawati, Netrawati
Current Issues in Counseling Vol 3, No 1 (2023): Current Issues in Counseling
Publisher : Universitas Negeri Padang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24036/0923cic
Kedisiplinan belajar sangat penting, bukan hanya untuk menjalankan aturan- aturan disekolah, akan tetapi untuk meningkatkan tingkat keberhasilan siswa nantinya. Dengan demikian, adanya kedisiplinan belajar pada diri siswa sehingga dapat mengontrol perilaku siswa agar tercapai kelas yang kondusif, yaitu kelas yang mendukung tercapaianya tujuan kegiatan belajar-mengajar. Itulah sebabnya kedisiplinan belajar di dalam kelas menjadi hal yang penting dalam menciptakan perilaku siswa yang tidak menyimpang dari ketertiban kelas.Jenis penelitian ini adalah deskriptif dengan pendekatan kuantitatif. Populasi penelitian yaitu siswa kelas XI di SMA Negeri 1 Sungai Tarab yang berjumlah 256. Sampelnya sebanyak 93 siswa. ditetapkan dengan teknik simple random sampling. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini yaitu angket disiplin belajar.Hasil penenlitian ini mengungkapkan bahwa: faktor internal yang menyebabkan rendahnya kedisiplinan belajar siswa di SMA Negeri 1 Sungai Tarab yang meliputi keadaan fisik dan keadaan psikis memilki pengaruh yang cukup besar dalam menyebabkan rendahnya kedisiplinan belajar siswa. Rincian faktor internal sebagai berikut. Keadaan fisik termasuk dalam kategori sangat tinggi dengan persentase 59 % dan keadaan psikis termasuk dalam kategori sangat tinggi dengan persentase 65%. Selanjutnya faktor eksternal yang menyebabkan rendahnya kedisiplinan belajar siswa di SMA Negeri 1 sungai tarab yang meliputi orang tua, teman di sekolah dan masyarakat memiliki pengaruh yang cukup besar dalam menyebabkan rendahnya kedisiplinan belajar siswa. Rincian faktor eksternal tersebut sebagai berikut. Orang tua termasuk dalam kategori sangat tinggi dengan persentase 70%. pada faktor teman disekolah termasuk dalam kategori tinggi dengan persentase 29%, dan pada faktor masyarakat berada pada kategori sangat tinggi dengan persentase 61%.
Correlation between Self-Control and Cyberbullying Behavior
Azmi, Cici Adelia;
Netrawati, Netrawati
Current Issues in Counseling Vol 3, No 2 (2023): Current Issues in Counseling
Publisher : Universitas Negeri Padang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24036/0625cic
this the research is motivated by the phenomenon of the development of information technology making cyberspace a place for acts of online violence such as cyberbullying. Cyberbullying is a bad phenomenon that has negative implication for someone and is also a form of bullying. Self-control is one that influences online violence or cyberbullying. This study aims to reveal the relationship between self-control and cyberbullying behavior. This type research is quatitative using method of correlational description analysis. The research sample consisted of 137 students who were selected using the proportional stratified random sampling technique. The intruments used were self-control questionnaires and cyberbullying behavior scale model. The data was processed using the pearson produsct moment correlation hasd formula. The research revealed that (1) the self-control possessed students is the medium category (2) the cyberbullying possessed students is the medium category and (3) there is significant negative relationship between self-control and cyberbullying behavior.
Kepuasan Pernikahan Pada Istri yang Tidak Bekerja
Nurzam, Sri Wahyuni;
Netrawati, Netrawati
Current Issues in Counseling Vol 3, No 2 (2023): Current Issues in Counseling
Publisher : Universitas Negeri Padang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24036/0945cic
Kepuasan pernikahan merupakan hal yang sangat penting dalam proses perjalanan hidup berumah tangga, apabila semakin besar pengaruh positif yang di dapatkan dalam sebuah pernikahan maka akan semakin besar tingkat kepuasan pernikahan pada pasangan suami dan istri Kepuasan Pernikahan dianggap sebuah hal yang penting dalam kehidupan. Kepuasan dalam sebuah pernikahan dapat meningkatkan kebahagiaan seseorang yang dapat mempengaruhi banyak aspek dalam hidupnya. Setelah menikah istri harus tunduk dan patuh pada perintah suami, demikian halnya apabila melarang istrinya untuk tidak bekerja atau bahkan kesadaran pada istri itu sendiri yang menyadari perannya sebagai istri tidak mencari nafkah apabila suami mampu untuk memenuhi kebutuhan rumah tangga, dengan demikian tujuan dari penelitian ini yaitu untuk melihat kepuasan istri yang tidak bekerja dalam pernikahannya.Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan metode deskriptif. Penarikan sampel menggunakan teknik total samplingdengan total sampel sebanyak 78 orang istri yang tidak bekerja di kecamatan koto tangah kelurahan lubuk buaya. Instrumen yang digunakan angket kepuasan pernikahan yang sudah diuji reliabilitas dengan cronbach’s alfa sebesar 0,949. Analisis data yang digunakan adalah analisis deskriptif.Hasil penelitian ini kepuasan pernikahan istri yang tidak bekerja berada pada kategori tinggi dengan persentase 51.28%. Selanjutnya jika ditinjau dari masing-masing aspek yaitu: 1) Aspek isu kepribadian berada pada kategori sedang dengan persentase 35.90% . 2) Aspek kesetaraan peran berada pada kategori sedang dengan persentase 37.18%. 3) Aspek komunikasi berada pada kategori tinggi dengan persentase 41.03%. 4) Aspek pemecahan masalah berada pada kategori tinggi dengan persentase 35.90%.5) Aspek pengaturan keuangan berada pada kategori tinggi dengan persentase 38.46%. 6) Aspek aktivitas waktu luang berada pada kategori tinggi dengan 41.03%. 7)Aspek hubungan seksual berada pada kategori sedang dengan persentase 39.74%. 8) Aspek anak-anakdan pengasuhan berada pada kategori sedang dengan persentase 57.69%. 9) Aspek keluarga dan teman berada pada kategori sedang dengan persentase 28.21%. 10) Aspek orientasi keagamaan berada pada kategori tinggi dengan persentase 37.18%..Berdasarkan hasil penelitian ini layanan bimbingan dan konseling yang dapat diberikan untuk memelihara dan mempertahankan kepuasan pernikahan pada istri yang tidak bekerja yaitu layanan informasi, dan layanan konseling individual.
Profil of Social Interaction of Students at Adabiah 2 Padang High School
Rahmi, Rahmi;
Netrawati, Netrawati
Current Issues in Counseling Vol 3, No 1 (2023): Current Issues in Counseling
Publisher : Universitas Negeri Padang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24036/0709cic
Social interaction is a dynamic relationship concerning the relationship between individuals, individuals with groups, and groups with groups. Good interaction can create a harmonious and warm relationship. However, the phenomena found in the field are students chatting with their friends when the teacher explains the material, students answering questions from the teacher in an angry or displeased tone of voice when advised by the teacher, students use impolite sentences when talking to their friends, students sometimes shout out to friends or when talking, during recess only some students gather and interact with their friends and are busy with their activities. This study uses a quantitative descriptive method. The study population consisted of 414 students and the research sample consisted of 204 students of class X and class XI SMA Adabiah 2 Padang who were selected using a proportional stratified random sampling technique. The research instrument used a Likert scale model questionnaire. Data is processed using descriptive statistical techniques. The overall research results are in the high category with a percentage of 71%.
The Relationship between Self-Concept and Self-Adjustment in High School Students
Irfan, Witri Nengsi;
Netrawati, Netrawati
Current Issues in Counseling Vol 3, No 2 (2023): Current Issues in Counseling
Publisher : Universitas Negeri Padang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24036/0626cic
Self-adjustment is the process of how individuals achieve self-balance to meet needs according to their environment. One of the factors that influence self-adjustment is self-concept. This study aims to determine the relationship between self-concept and student self-adjustment at SMA Negeri 1 Guguak District. This research is a descriptive correlational research with quantitative methods. The total sample of 245 students was selected using the Simple Random Sampling technique. The instruments used were self-concept and self-adjustment questionnaires. The results showed that students at SMA Negeri 1 Guguak District had self-concept mostly in the high category with a percentage of 48.57%, and students' self-adjustment were in the high category with a percentage of 67.76%. The results of the correlation analysis show that there is a significant positive relationship between self-concept and self-adjustment of students at SMA Negeri 1 Guguak District with an r count of 0.526 with a significant level of 0.000. This means that the higher the student's self-concept, the higher the student's self-adjustment.
Manajemen Waktu dan Prokrastinasi Akademik
Dayantri, Sri;
Netrawati, Netrawati
Current Issues in Counseling Vol 3, No 2 (2023): Current Issues in Counseling
Publisher : Universitas Negeri Padang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24036/0929cic
Latar belakang penelitian ini adalah adanya fenomena yang dilakukan siswa ialah tidak mengumpulkan tugas dengan tepat waktu, menunda mengerjakan tugas yang diberikan, mengerjakan tugas ketika sudah deadline, tidak pernah membuat daftar tugas, lebih suka bermain game daripada membuat tugas, mengumpulkan tugas disaat jam belajar habis, mengerjakan tugas disaat jam pelajaran berlangsung, catatan yang tidak lengkap, nilai siswa yang kosong akibat telat mengumpulkan tugas. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan tingkat manajemen waktu siswa, mendeskripsikan tingkat prokrastinasi siswa dan untuk menguji apakah terdapat hubungan yang signifikan antara manjemen waktu dengan prokrastinasi. Metode penelitian ini digukan adalah deskriptif korelasional. Penelitian dilakukan kepada siswa SMAN 8 padang pada tahun ajaran 2023/2024. Jumlah sampel pada penelitian ini adalah 283 siswa dengan menggukan teknik proportional random sampling. Instrument penelitian kuesioner Manajemen Waktu dan instrument kuesioner Prokrastinasi Akademik dengan menggunakan model skala likert. Kemudian data di analisis dengan menggunakan teknik person product moment correlation. Berdasarkan hasil penelitian ditemukan: (1) manajemen waktu siswa pada kategori rendah (2) prokrastinasi akademik siswa pada kategori tinggi (3) terdapat hubungan negative signifikan pada kategori sedang antara manajemen waktu dengan prokrastinasi akademik dengan koefisein -0,540. Artinya semakin tinggi manajemen waktu maka semakin rendah prokrastinasi akademik, sebaliknya semakin rendah manajemen waktu siswa maka semakin tinggi prokrastinasi akademik. Implikasi layanan bimbingan konseling yang dapat dilakukanan adalah layanan informasi, layanan penguasaan konten dan layanan bimbingan kelompok.
Analysis of Student Self-Confidence at SMAN 2 Ranah Pesisir in the New Normal Era
Hayadi, Muslim;
Netrawati, Netrawati
Current Issues in Counseling Vol 2, No 1 (2022): Current Issues in Counseling
Publisher : Universitas Negeri Padang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24036/0656cic
Confidence is one aspect of personality that functions to encourage students to achieve success in learning. The self-confidence that an individual has can be a benchmark for how the individual displays his abilities, talents and competencies. This study aims to determine the level of student confidence in learning in the new normal era at SMAN 2 Ranah Pesisir. The type of research used is a descriptive quantitative approach. The population is all students of SMAN 2 Ranah Pesisir with a total of 214 students and a sample of 139 students. The sampling technique used is stratified random sampling. The research instrument uses a self-confidence questionnaire which is described by each indicator of self-confidence. Data analysis technique using descriptive analysis. Based on the results of the study, it was described that the self-confidence of students at SMAN 2 Ranah Pesisir in the new normal era was in the high category. This illustrates that the students at SMAN 2 Ranah Pesisir are mostly confident in their abilities and are able to make appropriate and effective decisions and actions in the learning process. This is in line with the opinion that self-confidence is an individual's ability to take appropriate and effective actions in any situation, even in challenging situations.
Kepuasan Pernikahan Pada Istri yang Tidak Bekerja
Nurzam, Sri Wahyuni;
Netrawati, Netrawati
Current Issues in Counseling Vol 2, No 1 (2022): Current Issues in Counseling
Publisher : Universitas Negeri Padang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24036/0963cic
Kepuasan pernikahan merupakan hal yang sangat penting dalam proses perjalanan hidup berumah tangga, apabila semakin besar pengaruh positif yang di dapatkan dalam sebuah pernikahan maka akan semakin besar tingkat kepuasan pernikahan pada pasangan suami dan istri Kepuasan Pernikahan dianggap sebuah hal yang penting dalam kehidupan. Kepuasan dalam sebuah pernikahan dapat meningkatkan kebahagiaan seseorang yang dapat mempengaruhi banyak aspek dalam hidupnya. Setelah menikah istri harus tunduk dan patuh pada perintah suami, demikian halnya apabila melarang istrinya untuk tidak bekerja atau bahkan kesadaran pada istri itu sendiri yang menyadari perannya sebagai istri tidak mencari nafkah apabila suami mampu untuk memenuhi kebutuhan rumah tangga, dengan demikian tujuan dari penelitian ini yaitu untuk melihat kepuasan istri yang tidak bekerja dalam pernikahannya. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan metode deskriptif. Penarikan sampel menggunakan teknik total sampling dengan total sampel sebanyak 78 orang istri yang tidak bekerja di kecamatan koto tangah kelurahan lubuk buaya. Instrumen yang digunakan angket kepuasan pernikahan yang sudah diuji reliabilitas dengan cronbach’s alfa sebesar 0,949. Analisis data yang digunakan adalah analisis deskriptif. Hasil penelitian ini kepuasan pernikahan istri yang tidak bekerja berada pada kategori tinggi dengan persentase 51.28%. Selanjutnya jika ditinjau dari masing-masing aspek yaitu: 1) Aspek isu kepribadian berada pada kategori sedang dengan persentase 35.90% . 2) Aspek kesetaraan peran berada pada kategori sedang dengan persentase 37.18%. 3) Aspek komunikasi berada pada kategori tinggi dengan persentase 41.03%. 4) Aspek pemecahan masalah berada pada kategori tinggi dengan persentase 35.90%. 5) Aspek pengaturan keuangan berada pada kategori tinggi dengan persentase 38.46%. 6) Aspek aktivitas waktu luang berada pada kategori tinggi dengan 41.03%. 7) Aspek hubungan seksual berada pada kategori sedang dengan persentase 39.74%. 8) Aspek anak-anak dan pengasuhan berada pada kategori sedang dengan persentase 57.69%. 9) Aspek keluarga dan teman berada pada kategori sedang dengan persentase 28.21%. 10) Aspek orientasi keagamaan berada pada kategori tinggi dengan persentase 37.18%.. Berdasarkan hasil penelitian ini layanan bimbingan dan konseling yang dapat diberikan untuk memelihara dan mempertahankan kepuasan pernikahan pada istri yang tidak bekerja yaitu layanan informasi, dan layanan konseling individual.Keywords: Kepuasan Pernikahan, Istri yang tidak bekerja.
Analisis Penyesuaian Diri pada Siswa Sekolah Menengah Pertama
Yusmen, Della Rahmadini;
Netrawati, Netrawati
Current Issues in Counseling Vol 5, No 1 (2025): Current Issues in Counseling
Publisher : Universitas Negeri Padang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24036/01239cic
Penyesuaian diri siswa di sekolah menengah pertama (SMP) menjadi topik yang penting karena berhubungan dengan adaptasi sosial dan akademik yang mempengaruhi perkembangan pribadi siswa. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penyesuaian diri siswa SMPN 13 Padang, dengan fokus aspek pengakuan (recognition), partisipasi (participation), persetujuan sosial (social approval), dan kesesuaian (conformity). Penelitian menggunakan metode kuantitatif deskriptif dengan jumlah sampel 245 siswa kelas VII dan VIII yang dipilih melalui teknik simple random sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara umum tingkat penyesuaian diri siswa berada pada kategori baik (63,67%), dengan rincian aspek pengakuan (recognition) (53,06%), aspek partisipasi (participation) (45,71%), aspek persetujuan sosial (social approval) (47,35%), dan aspek kesesuaian (conformity) (48,98%). Hasil ini menunjukkan bahwa sebagian besar siswa telah mampu menyesuaikan diri dengan baik di lingkungan sekolah namun maish terdapat siswa yang membutuhkan bantuan lebih untuk meningkatkan kemampuannya dalam beradaptasi dengan lingkungan sekolah. Penelitian ini memiliki implikasi dalam perencanaan layanan bimbingan dan konseling untuk meningkatkan penyesuaian diri siswa.Keywords: Penyesuaian Diri, Siswa SMP, Bimbingan dan Konseling