Hutan merupakan bagian integral dari kehidupan masyarakat di dalam dan sekitar kawasan hutan. Komunitas Dayak Deah adalah salah satu sub-etnis Dayak yang tinggal di Desa Liyu, Kecamatan Halong, Kabupaten Balangan. Terletak di kawasan hutan lindung dan hutan produksi, masyarakat yang mayoritas bermata pencaharian sebagai petani sangat bergantung pada alam. Penelitian ini dilakukan di Desa Liyu, Kabupaten Balangan, Provinsi Kalimantan Selatan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah sistem skoring untuk setiap jawaban pada kuesioner dan pembobotan untuk setiap kriteria yang dinilai, yaitu aspek administratif, ekologis, sosial, dan ekonomi. Setelah menganalisis data untuk menentukan kategori kriteria, kategori-kategori ini dibagi menjadi beberapa tingkat yang berkisar dari “Sangat Baik” hingga “Tidak Baik”. Hasil analisis ini kemudian menjadi pengkategorian efektivitas Hutan Desa (HD), sehingga rekomendasi yang diperlukan untuk perencanaan pengelolaan dan peningkatan efektivitas program Perhutanan Sosial dapat diketahui. Hasil analisis aspek kelembagaan adalah 223,75 dengan kriteria sangat baik, aspek ekologis dengan nilai 180 dengan kriteria baik, aspek sosial dengan nilai 195,25 dengan kriteria baik, dan aspek ekonomi dengan nilai 176,75 dengan kriteria baik. Skor totalnya adalah 775,75 dengan kriteria baik, yang berarti pengelolaan di Lembaga Pengelolaan Hutan Desa (LPHD) Liyu dapat direkomendasikan untuk dilanjutkan dan dapat menjadi contoh bagi pengelolaan Hutan Desa (HD) lainnya di tempat serupa.