Articles
ANALISIS KEMAMPUAN LITERASI SAINS SISWA PADA PEMBELAJARN IPAS KELAS IV SD NEGERI 1 SYAMTALIRA BAYU
Reni Kartika;
Zainal Abidin;
Rahmiaty
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 10 No. 03 (2025): Volume 10 No. 03 September 2025 Terbit
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23969/jp.v10i04.35210
The purpose of this study is to identify the abilities and challenges related to students’ science literacy in IPAS (Integrated Natural and Social Sciences) learning. This is a qualitative research study using a descriptive method. The research sample consisted of 5 students selected from 25 fourth-grade students in class IV B. The data collection methods used in this study were interviews and observations. This study aims to describe: 1). The science literacy abilities of fourth-grade students at SD Negeri 1 Syamtalira Bayu in IPAS learning. 2). The challenges students face in relation to science literacy in the context of IPAS learning. The results of the study show that: 1). The science literacy abilities and knowledge of fourth-grade students at SD Negeri 1 Syamtalira Bayu are generally in the moderate category, both in terms of content and process aspects. Students show basic abilities in recognizing, connecting, and applying scientific concepts, which still need to be improved through contextual and reflective learning approaches. 2). The challenges faced by the students in IPAS learning include a lack of interest in the subject matter and low learning readiness, which negatively impact their understanding of concepts and scientific thinking skills.
PENERAPAN DIGITAL TRAINEER HASIL PENELITIAN DI LABORATORIUM TEKNIK ELEKTRONIKA PNUP
Daniel Kambuno;
Christian Lumembang;
Zainal Abidin;
Nur Aminah
J-ABDI: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 3 No. 8: Januari 2024
Publisher : Bajang Institute
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.53625/jabdi.v3i8.7183
Praktikum Mata kuliah Rangkaian Logika dan Elektronika Sekuensial pada Program studi Teknik Elektronika Politeknik Negeri Ujung Pandang sangat membutuhkan Digital Traineer untuk pelaksanaan setiap percobaan praktikum. Pada penelitian Terapan unggulan perguruan Tinggi tahun 2018 telah dibuat prototipe Traineer yang dapat dipergunakan untuk keperluan tersebut. Adapun komponen utama yang dipakai untuk membuat traineer ini yaitu mikrokontroler PIC16F84 dan PIC16F57 masing-masing untuk rangkaian clock dan rangkaian driver seven segment, Rangkaian function Generator dengan keluaran pulsa dengan frekwensi 1 Hz. Sinyal input memnggunakan Saklar SPDT 4 buah, dan indikator keluaran memakai LED, dan Seven Segment 2 digit. Pada program Kemitraan masyarakat (PKM) ini, traineer ini telah dipakai pada praktikum Rangkaian Logika Semester Ganjil 2023-2024 dan Praktikum Rangkaian Elektronika Sekuensia Semester Genap 2022-2023 di laboratorium Digital dan Mikroprosessor Program Studi Teknik Elektronika. Adapun rangkaian-rangkaian percobaan adalah rangkaian gerbang logika dasar dan rangkaian elektronika sekuensial berbasis sinyal clok. Terdapat dampak dari pemakaian Traineer ini, yaitu waktu praktikum menjadi singkat, yaitu dari 6 jam menjadi 4 jam perkuliahan
Pengaruh K.H. Ma’mun Nawawi Dengan Kitab Mukhtasor Kafi Tentang Kebudayaan Sunda di Cibarusah Kabupaten Bekasi Jawa Bar
Zainal Abidin
Jurnal Ilmu Hukum, Humaniora dan Politik Vol. 4 No. 6 (2024): (JIHHP) Jurnal Ilmu Hukum, Humaniora dan Politik (September - Oktober 2024)
Publisher : Dinasti Review Publisher
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.38035/jihhp.v4i6.2467
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui Siapakah tokoh Di balik kemunculan adat Fidyah ini yang disinyalir berasal dari Kyai Haji Ma'mun Nawawi. Tujuan yang kedua adalah untuk mengetahui praktek dari kebudayaan fiqhiyah di Cibarusah Kabupaten Bekasi. Sedangkan tujuan yang ketiga adalah untuk mengetahui sikap masyarakat di Cibarusah dan sekitarnya terhadap penerimaan adat istiadat Fidyah ini. Metode yang digunakan yang berkaitan dengan teori adalah Histori analisis dan juga kualitatif analisis. Metode analisis data ini adalah penerapan metode dengan cara wawancara dan observasi langsung dengan mengajukan berbagai pertanyaan seperti apa yang kamu ketahui tentang praktek Fidyah?, mengapa harus melakukan praktek Fidyah ? atau bagaimana praktek pelaksanaan Fidyah ini?. Data-data yang didapatkan dan dianalisa dengan menggunakan metode ini berupa teks atau narasi. Setelah itu dari keseluruhan data yang berhasil dikumpulkan itu, akan dilakukan pengklasifikasian dan penyesuaian berdasarkan kebutuhan dengan proses pencodingan. Kemudian pada tahap terakhir metode ini adalah interpretasi data. Proses interpretasi data sebenarnya dilakukan secara bersamaan selama coding. Upaya interpretasi dilakukan bersamaan dalam mengklasifikasikan data. Langkah interpretasi untuk menganalisa data untuk menghasilkan informasi yang dibutuhkan. Hasil dari penelitian ini adalah sebuah kesimpulan dari beberapa data yang diambil. yang nantinya bisa digunakan untuk keperluan penelitian lainnya, Walaupun tentunya penelitian ini belum sempurna, masih perlu adanya perbaikan-perbaikan di sana-sini, akan tetapi penelitian ini bisa dijadikan landasan ide atau gagasan dalam penelitian yang serupa.
The Relationship Between Learning Motivation And Learning Resources Toward Academic Achievement Of Students At Mts Al Azhar Tanjung Bumi Bangkalan
Zainal Abidin;
Didit Darmawan
Hikamatzu | Journal of Multidisciplinary Vol. 1 No. 1 (2024): science for life
Publisher : Hikamatzu | Journal of Multidisciplinary
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
This study aims to investigate the effect of learning motivation and learning facilities on the learning achievement of MTs Al Azhar Tanjung Bumi Bangkalan students. Learning achievement is considered a key indicator to evaluate the effectiveness of the education system. Learning motivation and learning facilities are identified as key factors that have the potential to influence student learning achievement. This study uses a quantitative approach by collecting data from 100 students of MTs Al Azhar Tanjung Bumi Bangkalan through questionnaires. Regression analysis will be used to assess the extent to which learning motivation and learning facilities contribute to the variability of student learning achievement. The results show that learning motivation and learning facilities have a significant effect on student learning achievement. Understanding the interaction of these two factors is expected to make a positive contribution to improving the quality of education and creating a learning environment that is more conducive to student learning achievement
Hubungan Antara Pengetahuan, Sikap dan Perilaku Ibu yang Mempunyai Anak Usia 12-36 Bulan dengan Pemberian Imunisasi Dasar Lengkap di Posyandu Mas Sirnagalih Tamansari Kabupaten Bogor
Putri Azahra Hifniwati;
Aditiawarman;
Zainal Abidin;
Astrid Sulistomo;
Wawang Sukarya
Reslaj: Religion Education Social Laa Roiba Journal Vol. 6 No. 8 (2024): RESLAJ: Religion Education Social Laa Roiba Journal
Publisher : Intitut Agama Islam Nasional Laa Roiba Bogor
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.47467/reslaj.v6i8.4418
Immunization is the act of providing protection or immunity to a child's body by injecting a vaccine or serum from a disease that has been weakened into the body. According to Riskesdas data in 2018, the coverage of fully immunized children was 57.9%, incomplete 32.9% and did not get immunized 9.2%. This study aims to determine the relationship between knowledge, attitudes and behavior of mothers with the provision of basic immunization in infants at Posyandu Mas Sirnagalih Tamansari, Bogor Regency. This research method is observational analytic with cross sectional approach. Data were collected using a special questionnaire to determine the knowledge, attitude and behavior of mothers. Data were analyzed by Fisher statistical test using Statistical Package for the Social Sciences (SPSS version 27) program. The results showed that the distribution of subjects based on incomplete immunization coverage was 37.00%. The distribution of subjects based on poor knowledge of immunization was 8.70%; negative attitude towards immunization 4.30% and poor behavior towards immunization 17.40%. There is a significant relationship between negative attitudes and bad behavior of mothers with incomplete basic immunization (CI 90%; p < 0.1).
Hubungan Perilaku Cerdik Terhadap Hipertensi di Puskesmas Kelurahan Pekayon Tahun 2024
Mochammad Farid Cahya Saputra;
Zainal Abidin;
Rizka Aries Putranti;
Endin Nokik Stujanna;
Enrico Adhitya Rinaldi
Reslaj: Religion Education Social Laa Roiba Journal Vol. 6 No. 9 (2024): RESLAJ: Religion Education Social Laa Roiba Journal
Publisher : Intitut Agama Islam Nasional Laa Roiba Bogor
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.47467/reslaj.v6i9.4912
Hypertension is a non-communicable disease that increases every year. The CERDIK program is one of the non-pharmacological treatments that can be used in an effort to prevent hypertension. This study aims to determine the relationship between smart behavior and hypertension at the Pekayon Village Health Center in 2024. This study uses a quantitative method with a Cross Sectional design. The sample consisted of 96 respondents using Accidental Sampling as the sampling technique. Data analysis used univariate, bivariate, and multivariate analysis. This study shows that at the Pekayon Village Health Center there are 91 people (71.7%) who routinely do health checks. Avoiding cigarette smoke is in the good category as many as 88 people (69.3%), diligently doing physical activity as many as 84% (66.1%), having a balanced diet as many as 88 people (69.3%), getting enough rest as many as 84 people (66.1%), and being able to manage stress well as many as 105 people (82.7%). The results of this study indicate that there is a relationship between CERDIK behavior and hypertension with a p value of <0.05, so there is a correlation between CERDIK behavior and the level of hypertension in patients at the Pekayon Village Health Center.
PEMANFAATAN SISTEM IOT (INTERNET OF THINGS) SEBAGAI PEMANTAUAN ENERGI PENGGUNAAN LISTRIK PADA BANGUNAN PINTAR
M. Fadhilur Rahman;
Moch. Azriel Alfan Purnama;
Satrio Tri Wibowo;
Zainal Abidin
SINAR: Sinergi Pengabdian dan Inovasi untuk Masyarakat Vol 1 No 01 (2024): Oktober
Publisher : CV. Laskar Karya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.65678/sinar.v1i01.65
Pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memanfaatkan sistem IoT (Internet of Things) dalam memonitor penggunaan energi listrik pada bangunan pintar. Penelitian ini mencakup pengembangan sistem monitoring yang terhubung secara langsung dengan perangkat-perangkat elektronik dalam bangunan, seperti lampu, AC, dan peralatan lainnya. Metode yang digunakan meliputi instalasi sensor-sensor yang terhubung ke jaringan IoT untuk mengumpulkan data konsumsi energi secara real-time.Pemanfaatan teknologi IoT ini diharapkan dapat memberikan informasi yang akurat dan terkini kepada penghuni bangunan mengenai pola penggunaan energi mereka. Selain itu, sistem ini juga dapat memberikan notifikasi atau peringatan jika terjadi peningkatan yang signifikan dalam penggunaan energi, yang dapat membantu penghuni untuk mengelola dan mengoptimalkan penggunaan listrik mereka. Hasil dari pengabdian ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya efisiensi energi dan penggunaan sumber daya secara berkelanjutan. Dengan demikian, diharapkan dapat tercapai pengurangan konsumsi energi yang berdampak pada penghematan biaya dan pengurangan jejak karbon bangunan. Implementasi dan sosialisasi hasil pengabdian dilakukan melalui workshop dan pelatihan kepada masyarakat setempat agar mereka dapat mengadopsi teknologi ini dan mengurangi dampak negatif terhadap lingkungan.
PERENCANAAN KURIKULUM BERBASIS PESANTREN DI SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN
Zainal Abidin;
Nur Rokhmatulloh;
Moh. Wardi
Journal Multicultural of Islamic Education Vol 4 No 2 (2021)
Publisher : Pascasarjana PAI Multikultural Universitas Yudharta Pasuruan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.35891/ims.v4i2.2612
Curriculum planning is an idea that is agreed upon and used as a standing reference in an organization for the process of achieving the goals of the institution. Therefore, the curriculum needs to be carefully planned so that it can answer the needs of all parties and the expectations of educational institutions from all levels and types of education. This paper tries to make the concept of pesantren-based curriculum planning in Vocational High Schools. The planning concept begins with identifying philosophical principles, sociological principles and psychological principles. These three principles serve as a basis for formulating student output, determining subjects, teaching resources, designing learning experiences and determining evaluation tools.
Nilai Karakter dalam Cerpen “Juara Kejujuran Jilid 2” Bagi Pendidikan Anak Usia Dini
Ahmad Marzuki;
Zainal Abidin
Kiddo: Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini Vol. 5 No. 1 (2024)
Publisher : Institut Agama Islam Negeri Madura
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.19105/kiddo.v5i1.11522
Penelitian ini bertujuan untuk menguraikan relevansi nilai-nilai pendidikan yang terdapat dalam kumpulan cerita pendek "Juara Kejujuran Jilid 2" dalam pembentukan karakter anak usia dini. Metode yang digunakan adalah penelitian kualitatif deskriptif, karena dalam penelitian ini hanya untuk menggambarkan dan menganalisis nilai-nilai karakter yang terdapat dalam cerita anak-anak "Juara Kejujuran" yang dibuat oleh peserta anti-corruption teacher supercamp 2016. Pengumpulan data dilakukan melalui baca dan tulis ,dengan langkah-langkah tertentu: (1) Teliti membaca setiap cerita pendek dari koleksi "Juara Kejujuran", (2) Mengidentifikasi nilai-nilai karakter seperti sikap membantu tanpa pamri, mau mengakui kesalahan, ketekunan, dan kesadaran menjaga lingkungan dalam cerita-cerita tersebut, (3) Mengklasifikasikan data nilai-nilai karakter yang teridentifikasi, dan (4) Memastikan keabsahan data melalui observasi yang teliti dan referensi yang memadai. Hasil penelitian akan difokuskan pada empat nilai pendidikan karakter yaitu membantu tanpa pamri, mau mengakui kesalahan, ketekunan, dan kesadaran menjaga lingkungan. Setelah dilakukan analisis terhadap empat nilai tersebut peneliti menarik kesimpulan bahwa nilai-nilai tersebut penting untuk diajarkan sejak usia dini dan sangat relevan dalam pendidikan anak. Oleh karena itu, partisipasi aktif dari pendidik dan orang tua sangat diperlukan dalam membentuk karakter anak sesuai dengan nilai-nilai tersebut.
Improving Early Childhood Character through Strengthening the Implementation of Character Education
Rakhmawati;
Sirojul Baehaqi;
Zainal Abidin
Bulletin of Science Education Vol. 4 No. 3 (2024): Bulletin of Science Education
Publisher : CV. Creative Tugu Pena
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.51278/bse.v4i3.1658
The purpose of this thesis is to analyze the concept and implementation of character education in early childhood, particularly in preschool education settings. The research approach used is qualitative, with a case study method applied to several early childhood education institutions in Indonesia. Data collection was conducted through observation, in-depth interviews, and documentation of learning activities. The research findings indicate that the success of character education in early childhood is influenced by various factors, including the role of educators, the learning methods applied, and support from the family and school environment. Educators play a central role in introducing character values through positive behavior modeling and approaches tailored to the child’s developmental stage. Play-based and storytelling learning methods have been found to be effective in helping children understand and internalize these values. This journal also identifies challenges in the implementation of character education, including educators’ lack of understanding of basic principles of character education and limited time to fully implement a character curriculum. This highlights the need for better training programs and support for educators to help them understand and develop effective character education strategies. In conclusion, character education in early childhood requires a collaborative approach between schools and families to ensure children receive consistent and sustainable character learning. Thus, this study recommends strengthening partnerships between schools and families, as well as adjusting the curriculum to be more flexible so that character values can be taught optimally.