p-Index From 2021 - 2026
24.847
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Saintika Medika: Jurnal Ilmu Kesehatan dan Kedokteran Keluarga. TEKNIK INFORMATIKA Cakrawala Pendidikan JPK (Jurnal Pendidikan Khusus) JURNAL ECONOMIA BAHASANTODEA JURNAL EMBA : JURNAL RISET EKONOMI, MANAJEMEN, BISNIS DAN AKUNTANSI SPEKTRUM: Jurnal Pendidikan Luar Sekolah (PLS) Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Khatulistiwa (JPPK) Jurnal Ekonomi : Journal of Economic Jurnal Keperawatan Jiwa (JKJ): Persatuan Perawat Nasional Indonesia Jurnal Pendidikan Indonesia Intiqad: Jurnal Agama dan Pendidikan Islam Jurnal Perpustakaan Pertanian Jurnal Online Mahasiswa (JOM) Bidang Pertanian Jurnal Prima Edukasia Prosiding Seminar Matematika dan Pendidikan Matematik Fakultas Ekonomi PSYMPATHIC Journal of Accounting and Investment Jurnal Ekonomi & Studi Pembangunan Semesta Teknika LEGITIMASI: Jurnal Hukum Pidana dan Politik Hukum Jurnal Pembelajaran Berpikir Matematika Jurnal Pendidikan Agama Islam Edufisika: Jurnal Pendidikan Fisika Jurnal Sains dan Teknologi Pangan Journal of ICSAR Jurnal Manajemen & Supervisi Pendidikan JURNAL KEPEMIMPINAN DAN PENGURUSAN SEKOLAH Kultivasi Jurnal Penelitian dan Pengembangan Pendidikan Luar Biasa Jurnal ORTOPEDAGOGIA Sinkron : Jurnal dan Penelitian Teknik Informatika Jurnal Manajemen Inklusi Journal of Disability Studies QALAMUNA: Jurnal Pendidikan, Sosial, dan Agama JOURNAL OF INDUSTRIAL AND MANUFACTURE ENGINEERING International Business and Accounting Research Journal Jurnal Surya Medika Jurnal Ekonomi Pembangunan STIE Muhammadiyah Palopo AKSIOLOGIYA : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Jurnal Pilar Nusa Mandiri Syntax Literate: Jurnal Ilmiah Indonesia Ranah: Jurnal Kajian Bahasa Eklektik : Jurnal Pendidikan Ekonomi dan Kewirausahaan Jurnal AUDI IKRA-ITH Teknologi Jurnal Sains dan Teknologi JOURNAL OF APPLIED INFORMATICS AND COMPUTING Jurnal Fish Protech PROSIDING SEMINAR NASIONAL AGRIBISNIS Turbulen : Jurnal Teknik Mesin JURNAL HUKUM MEDIA BHAKTI Fair Value: Jurnal Ilmiah Akuntansi dan Keuangan Jurnal Cendekia : Jurnal Pendidikan Matematika Jurnal Basicedu WIDYA LAKSANA Jurnal Ilmiah Sekolah Dasar Lex Librum: Jurnal Ilmu Hukum Jurnal SPORTIF : Jurnal Penelitian Pembelajaran Jurnal Keperawatan Komprehensif (Comprehensive Nursing Journal) Minda Baharu Jurnal Manajemen dan Bisnis Jurnal Literasiologi JISIP: Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan PengabdianMu: Jurnal Ilmiah Pengabdian kepada Masyarakat Al-Ta'lim Jurnal Perawat Indonesia Jurnal Kesehatan Jemasi Jurnal Ekonomi Manajemen dan Akuntansi Borneo Engineering: Jurnal Teknik Sipil Cendekia Journal of Pharmacy KREATIF : Jurnal Ilmiah Prodi Manajemen Universitas Pamulang Medica Hospitalia Kumawula: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat English Language Teaching Educational Journal Edum Journal Klorofil: Jurnal Penelitian Ilmu-Ilmu Pertanian Jurnal Ilmiah Edunomika (JIE) Jurnal Ilmiah Permas: Jurnal Ilmiah STIKES Kendal PREPOTIF : Jurnal Kesehatan Masyarakat INTEGRITAS : Jurnal Pengabdian JATI (Jurnal Mahasiswa Teknik Informatika) Jurnal Ners Agrienvi : Jurnal Ilmu Pertanian Scientia: Jurnal Hasil Penelitian Abdi Kami : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Darmabakti : Junal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat International Journal of Educational Management and Innovation (IJEMI) Journal of Industrial Engineering & Management Research (JIEMAR) Jurnal Pendidikan Vokasi Otomotif Jurnal Kesehatan Tambusai JOLLT Journal of Languages and Language Teaching ABDI MOESTOPO: Jurnal Pengabdian pada Masyarakat Devotion: Journal of Research and Community Service Khalifa: Journal of Islamic Education Edible : Jedb JURNAL ILMIAH GLOBAL EDUCATION Journal of Tourism Economics and Policy Empiricism Journal Indo-MathEdu Intellectuals Journal Transekonomika : Akuntansi, Bisnis dan Keuangan Sibatik Journal : Jurnal Ilmiah Bidang Sosial, Ekonomi, Budaya, Teknologi, Dan Pendidikan J-Intech (Journal of Information and Technology) Kode : Jurnal Bahasa Indonesian Journal of Multidisciplinary Science Jurnal Ekonomi dan Bisnis GROWTH (JEBG) JITU (Jurnal Ilmiah Teknik Unida) Jurnal Locus Penelitian dan Pengabdian Jurnal Ilmu Komputer Jurnal Cerdik: Jurnal Pendidikan dan Pengajaran Journal of Scientech Research and Development Journal of Community Service TRANSPUBLIKA INTERNATIONAL RESEARCH IN EXACT SCIENCES (TIRES) Jurnal Basicedu Jurnal Ilmiah Fokus Ekonomi, Manajemen, Bisnis & Akuntansi (EMBA) Jurnal Pengabdian Masyarakat Bhinneka Journal of Innovation and Research in Primary Education Jurnal Ilmiah MEA (Manajemen, Ekonomi, dan Akuntansi) Borneo Review : Jurnal Lintas Agama dan Budaya International Journal of Contemporary Studies in Education JUSTIFY : Jurnal Sistem Informasi Ibrahimy Sosio Akademika Jurnal Pengabdian Masyarakat Bangsa Indo-Fintech Intellectuals: Journal of Economics and Business Hortatori : Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Journal of Management, Economic, and Accounting HUPERETES: Jurnal Teologi dan Pendidikan Kristen Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Journal for Quality in Public Health Neraca: Jurnal Ekonomi, Manajemen dan Akuntansi Metris: Jurnal Sains dan Teknologi PPSDP International Journal of Education Ta'dib Journal Of Artificial Intelligence And Software Engineering Strata Social and Humanities Studies Prosiding Seminar Nasional Rekayasa dan Teknologi (TAU SNAR- TEK) LITERAL: Disability Studies Journal JURNAL EDUAKSI (Jurnal Edukasi dan Penelitian Tindakan Kelas) Jurnal Difusi Ipteks Legowo Jurnal Inovasi Global Jurnal Konatif: Jurnal Ilmiah Pendidikan Digulis: Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat Jurnal Pengembangan Teknologi Informasi dan Komunikasi (JUPTIK) Indonesian Journal of Electronics, Electromedical Engineering, and Medical Informatics Economic and Business Horizon EDUCATIONAL: Jurnal Inovasi Pendidikan dan Pengajaran Jurnal Cendekia Ilmiah Jurnal Informatika Medis (J-INFORMED) Jurnal Pendidikan Progresif SCIENTIA JOURNAL : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Sriwijaya Foodtech Journal EJESH : Journal Islamic Economics and Social Artha Imperium: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Kesmas: Jurnal Kesehatan Masyarakat Nasional (National Public Health Journal) International Journal of Technology and Modeling JIMEKA Educational Leadership: Jurnal Manajemen Pendidikan
Claim Missing Document
Check
Articles

PENGARUH SUBSTITUSI TEPUNG KULIT PISANG KEPOK TERHADAP PENILAIAN FISIKOKIMIA DAN ORGANOLEPTIK KUE MANGKOK Lestari, Mawadda Sri; ansharullah, ansharullah; hermanto, hermanto
Jurnal Sains dan Teknologi Pangan Vol 3, No 2 (2018): JURNAL SAINS DAN TEKNOLOGI PANGAN
Publisher : JURUSAN ILMU DAN TEKNOLOGI PANGAN, UNIVERSITAS HALU OLEO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (464.786 KB) | DOI: 10.33772/jstp.v3i2.4421

Abstract

ABSTRACT This study aimed to study the effect of substitution of banana peel flour on the organoleptic and physicochemical propertie ofcupcakes. This research used Completely Randomized Design (RAL). This research consisted of 5 treatments with variationof addition of wheat flour with banana peel flour ie. C0 (100: 0), C1 (95: 5), C2 (90:10), C3 (85:15) and C4 (80: 20). Theresults showed that the effect of substitution of banana banana peel flour effect on organoleptic, swelling power andproximate cupcakes. The results showed that C0 sample was the selected product with the character of organoleptic value tothe color, aroma, taste and texture ie. 4.38% (like), 4.28% (like), 4.24% taste (like) and 4.10% (like) respectively. C0 issample with the highest of swelling power namely 44,95% while C3 is sample with highest protein content approximately10,86%. Therefore, substitution of banana peel flour had an effect on organoleptic and physicochemical properties ofcupcake. Keywords: Banana peel flour, cupcakes, organoleptic, physicochemical. ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mempelajari pengaruh subtitusi tepung kulit pisang kepok terhadap penilaian organoleptik danfisikokimia kue mangkok. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL). Penelitian ini terdiri atas 5 perlakuandengan variasi penambahan tepung terigu dengan tepung kulit pisang kepok yaitu C0 (100:0), C1 (95:5), C2 (90:10), C3(85:15), dan C4 (80:20). Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan subtitusi tepung kulit pisang kepok berpengaruhterhadap penilaian organoleptik, daya kembang, dan proksimat kue mangkok. Hasil penelitian menunjukkan bahwa C0merupakan produk terpilih dengan karakter nilai organoleptik terhadap warna, aroma, rasa dan tekstur berturut-turutsebesar 4,38% (suka), 4,28% (suka), rasa 4,24% (suka) dan 4,10% (suka). C0 merupakan sampel dengan nilai dayakembang kue tertinggi sebesar 44,95% sedangkan C3 merupakan sampel dengan kadar protein tertinggi sebesar 10,86%.Oleh karena itu, subtitusi tepung kulit pisang kepok berpengaruh terhadap penilaian organoleptik dan fisikokimia kuemangkok. Kata kunci: Tepung kulit pisang kepok, kue mangkok, organolpetik, fisikokimia.
PENGARUH FORMULASI TEPUNG SAGU (Metroxylonsp.) DAN TEPUNG UBI KAYU TERFERMENTASI TERHADAP PENILAIAN ORGANOLEPTIK DAN NILAI GIZI BAKSO DAGING SAPI Parwansyah, Parwansyah; Tamrin, Tamrin; Hermanto, Hermanto
Jurnal Sains dan Teknologi Pangan Vol 2, No 4 (2017): JURNAL SAINS DAN TEKNOLOGI PANGAN
Publisher : JURUSAN ILMU DAN TEKNOLOGI PANGAN, UNIVERSITAS HALU OLEO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (352.031 KB) | DOI: 10.33772/jstp.v2i4.3565

Abstract

ABSTRACT  The purpose of this study was to determine the effect of sago flour and fermented cassava flour formulation onorganoleptic and nutritional values (moisture content, ash content, fat content, crude fiber content, protein content and starchcontent) of beef meatballs.The research study used a Randomized Complete Design (RCD) with a total of 5 treatments ofthe proportion of sago flour and fermented cassava flour based on the weight of the total ingredients: 10% fermentedcassava flour (T0), 10% sago flour: 0% fermented cassava flour (T1), 7.5% sago flour: 2.5% fermented cassava flour (T2),5% sago flour: 5% fermented cassava flour (T3), 2.5% sago flour: 7.5% fermented cassava flour (T4) and 0% Sago flour:10%  fermented cassava flour (T5). Research indicated that panelists preferred the sample with 10% sago flour: 0%fermented cassava flour (T1). The organoleptic scores were 3.86 (rather favorable), 4.12 aroma (preferred), 4.08 texture(preferred), and 4.20 taste (preferred). The nutritional contents of the preferred sample were 75.36 (% wet mass) water, 2.35(% wet mass) ash, 6.53 (% wet mass) fat, 15.30 (% wet mass) protein, and 0.35 (% wet mass) starch. The results of thisstudy showed that the substituted sago beef meatballs were favored and accepted by consumers, which may help inreducing the dependency on tapioca flour and wheat flour.Keywords: beef meatballs, fermented cassava flour, nutritional content, organoleptic value, sago flour. ABSTRAK  Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh formulasi tepung sagu dan tepung sagu terfermentasi terhadappenilaian organoleptik dan nilai gizi(kadar air, kadar abu, kadar lemak, kadar serat kasar, kadar protein dan kadar pati)bakso daging sapi. Penelitian ini dilakukan berdasarkan Rancangan Acak Lengkap (RAL) faktor tunggal dengan jumlah 5Perlakuan proporsi antara tepung sagu dan tepung ubi kayu terfermentasi berdasarkan berat bahan baku, secara berturut–turut dapat dituliskan sebagai berikut: 10% tepung tapioka (T0), 10% tepung sagu : 0% tepung ubi kayu terfermentasi (T1),7.5% tepung sagu : 2.5% tepung ubi kayu terfermentasi (T2), 5% tepung sagu :5% tepung ubi kayu terfermentasi (T3), 2.5%tepung sagu : 7.5% tepung ubi kayu terfermentasi (T4) dan 0% tepung sagu : 10% tepung ubi kayu terfermentasi(T5).penelitian menunjukkan bahwa penilaian organoleptik terpilih oleh panelis terdapat pada komposisi 10% tepung sagu :0%tepung ubi kayu terfermentasi dengan skor penilaian terhadap warna 3.86 (agak disukai), aroma 4.12 (disukai), tekstur 4.08(disukai), rasa 4.20 (disukai)  dan nilai gizi meliputi: kadar air 75.36 (%bb),  kadar abu 2.35 (%bb),kadar lemak 6.53 (%bb),kadar protein 15.30 (%bb), dan kadar pati 0,35 (%bb).Hasil penelitian ini menunjukan bahwa bakso sapi subtitusi tepungsagu disukai dan diterima oleh konsumen sehingga membantu menekan ketergantungan terhadap tepung tapioka dantepung terigu. Kata kunci: bakso sapi, kandungan gizi, nilai organoleptik, tepung sagu, tepung ubi kayu terfermentasi.
PENGARUH PENAMBAHAN TEPUNG KEDELAI(Glycine max) TERHADAP NILAI ORGANOLEPTIK DAN KARAKTERISTIK GIZIPADA PERMEN GULA AREN (Arenga pinnataMerr) Widiastuti, Iin; hermanto, hermanto; sadimantara, muhammad syukri
Jurnal Sains dan Teknologi Pangan Vol 2, No 6 (2017): JURNAL SAINS DAN TEKNOLOGI PANGAN
Publisher : JURUSAN ILMU DAN TEKNOLOGI PANGAN, UNIVERSITAS HALU OLEO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (438.404 KB) | DOI: 10.33772/jstp.v2i6.3868

Abstract

ABSTRACT The research objectives were to analyze the effect of soy flour (Glycine max) on the organoleptic and nutritional values ofpalm sugar candy.This study used a completely randomized design (CRD) of one factor with five treatments and 4-timesrepetition so that there were 20 experimental units. The analyzed factor was the concentration of soy flour. Meanwhile, thetreatments were 0%soy flour(M0), 5%soy flour(M1),10%soy flour(M2),15%soy flour(M3),and 20%soy flour(M4). The resultsshow that themost preferredpalm sugar candy was obtained on the M3 sample (15% soy flour), with favorite rating scores ofcolor, aroma, texture, and taste reached4.15 (like), 3.83 (like), 3.83 (like), and 3.90 (like). The results of chemical analysis onthe sample with 15% of soy flourshow that it had a water content of 1.07%, ashcontent of 1.52%, protein content of 12,75%,and glucose level of 53.75%. Keywords: Palm sugar candy, soy flour.  ABSTRAK  Tujuan  penelitian adalah  untuk  mempelajari pengaruh penambahan tepung kedelai (Glycine max) terhadap  nilaiorganoleptik yang disukai panelis dan untuk mempelajari pengaruh penambahan tepung kedelai (Glycine max) terhadap nilaigizi.Penelitian  ini  menggunakan Rancangan Acak Lengkap  (RAL)  yang terdiri dari 5 (lima)  perlakuan  dan 4 (empat) kaliulangan sehingga terdapat 20 unit satuan percobaan. Perlakuan penelitian yang diterapkan dalam pembuatan permen gulaarenadalah suhu proporsi tepung kedelai. Taraf perlakuan tersebut merupakan proporsi gula aren dan tepung kedelai  dengan perbandingan yaitu  (M0) tanpa penambahan tepung kedelai 0%, (M1) penambahan tepung kedelai 5%, (M2)penambahan tepung kedelai 10%, (M3) penambahan tepung kedelai 15%,dan (M4)  Penambahan tepung kedelai 20%.Hasilpenelitian menunjukan bahwa  permen  gula arenterbaik  diperoleh pada penambahan tepung kedelai 15 g  (M3), kategoriwarna sebesar 4, 15 (Suka), aroma sebesar 3,83  (Suka), tekstur sebesar 3,83  (Suka), dan rasa sebesar 3,90 (Suka). Hasilanalisis kimia pada penambahan tepung kedelai 15 g, diperoleh kadar air  sebesar 1,07%, Kadar abu 1,52%, kadar protein12,75%, dan  kadar glukosa sebesar 53,75 %.  Kata Kunci: Permen  gula aren,  tepung kedelai. PENDAHULUAN
KAJIAN SUBSTITUSI RUMPUT LAUT (Euchuma cottonii) DAN KACANG HIJAU (Phaseolus eureus) DALAM PEMBUATAN DODOL TERHADAP SIFAT ORGANOLEPTIK DAN NILAI GIZI Asyik, Nur; Hermanto, Hermanto; Hamsin, La
Jurnal Sains dan Teknologi Pangan 2017: PROSIDING SEMINAR NASIONAL FKPT-TPI 2017
Publisher : JURUSAN ILMU DAN TEKNOLOGI PANGAN, UNIVERSITAS HALU OLEO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (25.875 KB)

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh komposisi rumput laut dan kacang hijau terhadap sifat organoleptik dodol rumput laut yang disukai panelis dan mengetahui kandungan gizi ( kadar air, kadar protein, kadar lemak dan kadar serat) dari produk dodol yang disukai panelis. Penelitian ini disusun berdasarkan Rancangan Acak Lengkap (RAL). Penelitian ini menggunakan 6 perlakuan yang terdiri atas D1=bubur rumput laut : bubur kacang hijau (40% : 60%), D2 = bubur rumput laut : bubur kacang hijau (50% : 50%), D3 = bubur rumput laut : bubur kacang hijau (60% : 40%), D4 = bubur rumput laut : bubur kacang hijau (70% : 30%), D5 = bubur rumput laut : bubur kacang hijau (80% : 20%) dan D6 = bubur rumput laut : bubur kacang hijau (90% : 10%). Parameter yang diamati adalah penilaian organoleptik (warna, tekstur, aroma dan rasa). Analisis nilai gizi (kadar air, kadar protein, kadar lemak dan kadar serat) dilakukan pada produk hasil penilaian terbaik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan komposisi rumput laut dan kacang hijau memberikan pengaruh sangat nyata terhadap penilaian organoleptik warna, tekstur, aroma dan rasa dodol rumput laut. Produk dodol rumput laut yang disukai panelis (perlakuan terbaik) terdapat pada perlakuan D1 (bubur rumput laut 40% dan bubur kacang hijau 60%) dengan skor organolpetik warna 4,667 (sangat suka), organoleptik tekstur 4,577 (sangat suka), organoleptik aroma 4,596 ( sangat suka) dan organoleptik rasa 4,710 ( sangat suka). Dodol yang dihasilkan pada perlakuan D1 mengandung kadar air sebesar 35, 21%, kadar protein sebesar 9, 71%, kadar lemak sebesar 6,73% dan kadar serat sebesar 6,86%.. Kata Kunci : rumput laut, kacang hijau, dodol, kadar serat, organoleptik 
PENGARUH SUBSTITUSI TEPUNG AMPAS TAHU TERHADAP KOMPOSISI KIMIA DAN ORGANOLEPTIK ROTI MANIS Ayunir, Maysuci; ansharullah, ansharullah; Hermanto, Hermanto
Jurnal Sains dan Teknologi Pangan Vol 2, No 3 (2017): JURNAL SAINS DAN TEKNOLOGI PANGAN
Publisher : JURUSAN ILMU DAN TEKNOLOGI PANGAN, UNIVERSITAS HALU OLEO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (412.161 KB) | DOI: 10.33772/jstp.v2i3.2629

Abstract

Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui pengaruh substitusi tepung ampas tahu terhadap sifatorganoleptik dan nilai gizi roti manis. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 6 perlakuanterdiri dari  tepung ampas tahu:tepung terigu yaitu 0 %:100 % (A0); 3 %:97 % (A1); 6 %:94 % (A2) ; 9 %:91 % (A3); 12%:88 % (A4 ) dan 15 %:85 % (A5). Hasil penelitian menunjukkan bahwa sampel A1 merupakan perlakuan yang palingdisukai panelis dengan skor penilaian kesukaan terhadap warna, aroma, tekstur dan rasa berturut-turut sebesar 3,56(suka), 3,33 (agak suka), 3,43 (agak suka) dan 3,31 (agak suka). Sedangkan komposisi kimia meliputi kadar air, kadar abu,kadar lemak, kadar protein, kadar karbohidrat dan kadar serat berturut-turut sebesar 18,2 %, 1,9 %, 12,6 %, 13,1 %, 56,5 % dan 1,83 %. Kata Kunci: Ampas tahu, roti manis, tepung ampas tahu.
PENGARUH PENAMBAHAN TEPUNG TULANG IKAN TUNA (Thynnus thunnus) TERHADAP PENILAIAN ORGANOLEPTIK DAN NILAI GIZI NUGGET AYAM Harlia, Harlia; Hermanto, Hermanto; wahab, djukrna
Jurnal Sains dan Teknologi Pangan Vol 3, No 4 (2018): JURNAL SAINS DAN TEKNOLOGI PANGAN
Publisher : JURUSAN ILMU DAN TEKNOLOGI PANGAN, UNIVERSITAS HALU OLEO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33772/jstp.v3i4.5185

Abstract

ABSTRACT                      The purpose of this study was to determine the effect of tuna fishbone flour addition on the organoleptic assessment of chicken nuggets. This study used a completely randomized design (CRD) consisting of three treatments. There were fourconcentrations of tuna fishbone addition, namely PO = (0 g of tuna fishbone addition), P1 = (0 g of tuna fishbone addition), P2 = (15 g of tuna fishbone addition), and P3 = (20 g of tuna fishbone addition). The addition of tuna fishbone flour to chicken nugget had a very significant effect on organoleptic assessment. The product most preferred by panelists was the P2 treatment (15 g of tuna fishbone addition) with favorite rating scores of color, texture, aroma, and taste reached 3.66 (like), 3.71 (like), 3.82 (like), and 3.53% (like), respectively.Proximate content of the selected nugget with the tuna fishbone flouraddition shows the result of 12.08% fat content, 21.39% protein content, 9.49% carbohydrate content, 0.39 % calcium levels, and 1.79% ash content. Nugget products with the addition of tuna fish meal were favored by panelists. Keywords: bone tuna, chicken nuggetABSTRAKTujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh penambahan tepung tulang ikan tuna pada pembuatan nugget ayam, terhadap penilaian organoleptik produk nugget.Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) yang terdiri dari  3 perlakuan. pada penelitian ini adalah penambahan tepung tulang ikan tuna,  yaitu P0= (Penambahan tepung tulang ikan tuna 0 g), P1= (Penambahan tepung tulang ikan tuna 10 g), P2= (Penambahan tepung tulang ikan tuna 15 g) P3= (Penambahan tepung tulang ikan tuna 20 g ). Penambahan tepung tulang ikan tuna pada pembuatan nugget ayam berpengaruh sangat  nyata terhadap penilaian organoleptik warna, aroma, rasa dan tekstur,dimana perlakuan terpilih diperoleh pada perlakuan P2 = (15 g tepung tulang ikan tuna) dengan nilai organoleptik warna 3,66 (suka), aroma 3,82  (suka), rasa 3,53 (suka) dan tekstur 3,71 (suka). Kandungan proksimat pada nuggetdengan penambahan tepung tulang ikan tuna, diperoleh komposisi terpilih pada perlakuan P2 = (tepung tulang ikan tuna 15 g)  dengan nilai kadar lemak yaitu 12,08% dan  kadar protein 21,39%, dengan maksimal kadar karbohidrat pada nuggetyaitu 25%. Kadar karbohidrat pada perlakuan P2 dengan rerata sebesar 9.49 %, kadar kalsium sebesar 0.39 % dan kadar abu sebesar 1.79%. Produk nuggetdengan pernambahan tepung tulang ikan tuna  dapat di terima (disukai) oleh panelis.       Keywords: tepung tulang tuna, nugget ayam
SUBTITUSI TEPUNG RUMPUT LAUT (Eucheuma Cottonii) PADA PEMBUATAN COOKIES Salman, Slamet Aprianto; hermanto, hermanto; Isamu, kobajashi Togo
Jurnal Sains dan Teknologi Pangan Vol 3, No 5 (2018): JURNAL SAINS DAN TEKNOLOGI PANGAN
Publisher : JURUSAN ILMU DAN TEKNOLOGI PANGAN, UNIVERSITAS HALU OLEO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (514.387 KB) | DOI: 10.33772/jstp.v3i5.5229

Abstract

ABSTRACT The purpose of this study was to investigate the effect of addition of seaweed flour (Euchema cottonnii) to different concentrations of organoleptic assessment (color, aroma, taste, and texture) and physico-chemical properties of cookies. This study used a completely randomized design (CRD) with a non factorial pattern. The treatment consisted of five treatments with variations in the addition of seaweed namely 0% (RL0), 5% (RL1), 10% (RL2), 15% (RL3) and 20% (RL4). The results showed that the addition of different E. cottonnii seaweed flour in making of cookies had a very significant effect on organoleptic taste, texture, moisture, ash and crude fiber contents. Overall treatment of RL3 had the most preferred level of acceptance by panelists with an assessment of color, aroma, texture and taste ie. 3.85 (not brown), 4.33 (slightly scent of seaweed), 3.49 (slightly crispy) and 3.51 (like). Moisture, ash and crude fiber contents of selected sample were 4.81%, 3.30% and 1.39%, respectively. Based on organoleptic assessment, RL3 treatment can be accepted (preferred) by panelists. Keywords: Cookies, seaweed flour, organoleptic, nutritional value. ABSTRAK Tujuan penelitian ini untuk mempelajari pengaruh penambahan tepung rumput laut (Euchema cottonnii) terhadap penilaian organoleptik (warna, aroma, rasa, dan tekstur) dan sifat fisiko-kimia cookies. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan pola non faktorial. Perlakuan terdiri dari lima perlakuan dengan variasi penambahan rumput laut , yaitu 0% (RL0), 5% (RL1), 10% (RL2), 15% (RL3) dan 20% (RL4). Hasil penelitian menunjukan bahwa perlakuan penambahan tepung rumput laut E. cottonnii yang berbeda pada pembuatan cookies berpengaruh sangat nyata pada organoleptik rasa, tekstur, nilai kadar air, kadar abu, dan kadar serat. Secara keseluruhan perlakuan RL3 memiliki tingkat penerimaan yg paling disukai oleh panelis dengan penilaian warna, aroma, tekstur dan rasa berturut-turut sebesar 3,85 (tidak coklat), 4,33 (agak sedikit aroma rumput laut), 3,49 (agak renyah) dan 3,51 (suka). Sampel terpilih mengandung kadar air, kadar abu kadar serat kasar berturutturut sebesar 4,81%, 3,30% dan 1,39%. Berdasarkan penilaian organoleptik, perlakuan RL3 dapat diterima (disukai) oleh panelis. Kata kunci: Cookies, tepung rumput laut, organoleptik, nilai gizi
PENGARUH SUHU DAN LAMA PEMANASAN TERHADAP KARAKTERISTIK FISIK, KIMIA, DAN PENILAIAN ORGANOLEPTIK AIR KELAPA KEMASAN Amanda, Ikko Putri; tamrin, tamrin; hermanto, hermanto
Jurnal Sains dan Teknologi Pangan Vol 4, No 2 (2019): JURNAL SAINS DAN TEKNOLOGI PANGAN
Publisher : JURUSAN ILMU DAN TEKNOLOGI PANGAN, UNIVERSITAS HALU OLEO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (740.704 KB) | DOI: 10.33772/jstp.v4i2.7122

Abstract

ABSTRACT                     This study aimed to determine the effect of heating temperature on the physical, chemical, and organoleptic characteristics of packaged coconut water. This research was conducted based on Randomized Block Design (RBD) with 2 factors, the first factor was heating temperature of 85 °C (S1) and 95 °C (S2). Meanwhile, the second factor was heating duration of 25 minutes (L1) and 35 minutes (L2). Each treatment was repeated 6 times to produce 24 experimental units. The variables observed were sensory assessment and chemical content of coconut water. The results show that in sensory assessment, the product favored by panelists was S2L2 treatment (heating temperature 95 oC for 35 minutes) with average color, aroma, and test scores of 4.02 (like), 3.95 (like), and 4.01 (like). The selected coconut water product had a glucose level of 2.69%, a pH value of 5.90 (weak acid), a total microbial of 4.0 x 103 cfu, a total dissolved solid of 11.58%, and a viscosity level of 12.99%. Based on the organoleptic assessment, the product can be accepted (favored) by panelists and meet SNI standards.     Keywords:coconut water, heating temperature, heating time, sensory value. ABSTRAK                Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh suhu pemanasan terhadap karakteristik fisik, kimia dan organoleptik air kelapa kemasan. Penelitian ini dilakukan berdasarkan Rancangan Acak Kelompok (RAK) dengan 2 Faktor, factor pertama adalah suhu pemanasan 85°C (S1) dan suhu 95°C (S2). Faktor kedua yaitu lama pemanasan 25 menit (L1) dan 35 menit (L2), setiap perlakuan di ulang sebanyak 6 kali sehingga menghasilkan 24 unit percobaan. Variabel yang diamati adalah penilaian sensori dan kandungan kimia air kelapa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penilaian sensori terpilih oleh panelis terdapat pada perlakuan S2L2 (suhu pemanasan 95oC selama 35 menit) dengan skor penilaian terhadap warna dengan rerata 4,02 (suka), aroma dengan rerata 3,95 ( suka), dan rasa dengan rerata sebesar 4,01 (suka). Produk air kelapa pada perlakuan terpilih memiliki kadar glukosa 2,69%, nilai pH 5,90 (asam lemah), total mikroba 4.0 x 103 CFU, total padatan terlarut 11,58%, dan tingkat viskositas 12,99%. Berdasarkan penilaian organoleptik dapat diterima (disukai) oleh panelis dan memenuhi standar SNI.    Kata kunci: air kelapa, suhu pemanasan, lama pemanasan, nilai sensori.  
PENGARUH LAMA DAN SUHU PENGERINGAN TERHADAP KARAKTERISTIK ORGANOLEPTIK, AKTIVITAS ANTIOKSIDAN DAN KANDUNGAN KIMIA TEPUNG KULIT PISANG AMBON (Musa Acuminata Colla) Cahyani, Sri; tamrin, tamrin; Hermanto, Hermanto
Jurnal Sains dan Teknologi Pangan Vol 4, No 1 (2019): Jurnal Sains dan Teknologi Pangan
Publisher : JURUSAN ILMU DAN TEKNOLOGI PANGAN, UNIVERSITAS HALU OLEO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (170.045 KB) | DOI: 10.33772/jstp.v4i1.5637

Abstract

ABSTRACTThe purpose of this study was to study the effect of duration time and temperature on organoleptic characteristics, antioxidant activity and chemical content of Ambon banana peel flour. This study used a completely randomized design (CRD) of two factors. The first factor was the duration time of drying namely L1 (4 hours), L2 (5 hours) and L3 (6 hours). The second factor was the drying temperature namely S1 (500°C), S2 (600°C) and S3 (700°C). The results showed that the interaction treatment of duration time and temperature of drying had a very significant effect on organoleptic characteristics which included color and texture but was not significantly effect on taste and aroma. The selected treatment was obtained at 6 hours of drying time and drying temperature of 600°C (L3S2). The antioxidant activity of Ambon banana peel flour in the selected sample showed an IC50 value of 1093.33ppm (very weak). The water, ash and crude fiber contents of the L3S2 samples were 8.63%, 7.96% and 10.74%. The result showed that duration time and temperature of drying can be effected on organoleptic characteristics, antioxidant activity and chemical contents of ambon banana peel flour.Keywords: Banana peel flour, Organoleptics, Antioxidant Activities, chemical content. ABSTRAK            Tujuan penelitian ini untuk mempelajari pengaruh lama dan suhu pengeringan terhadap karakteristik organoleptik, aktivitas antioksidan dan kandungan kimia tepung kulit pisang ambon. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak  Lengkap  (RAL) dua faktor. Faktor pertama yaitu lama pengeringan L1 (4 jam), L2 (5 jam) dan L3 (6 jam). faktor kedua adalah suhu pengeringan S1 (500C), S2 (600C) dan S3 (700C). Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan interaksi lama pengeringan dan suhu pengeringan berpengaruh sangat nyata terhadap karakteristik organoleptik yang meliputi warna dan tekstur sedangkan tidak berpengaruh nyata terhadap rasa dan aroma.Perlakuan terpilih diperoleh pada lama pengeringan 6 jam dan suhu pengeringan 600C (L3S2). Aktivitas antioksidan tepung kulit pisang ambon pada sampel terpilih menunjukkan nilai IC50 yaitu sebesar 1093,33ppm(sangat lemah). Kadar air, abu dan serat kasar sampel L3S2 yaitu 8.63%, 7.96% dan 10,74%. Hasil pengujian menunjukkan bahwa lama dan suhu pengeringan dapat berpengaruh terhadap karakteristik organoleptik, aktivitas antioksidan dan kandungan kimia tepung kulit pisang ambon.  Kata kunci :Tepung kulit pisang ambon, organoleptik, aktivitas antioksidan,kandungan kimia.
PENGEMBANGAN BISKUIT TEMPE KURMA (Phoenix Dactylifera L) YANG DIFORTIFIKASI FE DAN ZN UNTUK ANAK KURANG GIZI USIA 1-5 TAHUN Sari, Rani Yuspita; Hermanto, Hermanto; Faradilla, RH Fitri
Jurnal Sains dan Teknologi Pangan Vol 4, No 3 (2019): JURNAL SAINS DAN TEKNOLOGI PANGAN
Publisher : JURUSAN ILMU DAN TEKNOLOGI PANGAN, UNIVERSITAS HALU OLEO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (585.26 KB) | DOI: 10.33772/jstp.v4i3.7202

Abstract

 ABSTRACT This study aimed to study the effect of Fe and Zn fortification on organoleptic properties and Fe and Zn content of tempe dates biscuits for malnourished children aged 1-5 years. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) yang terdiri dari 4 jenis perlakuan dan masing-masing perlakuan diulang sebanyak 4 kali, sehingga diperoleh 16 unit percobaan. This study used a Completely Randomized Design (CRD) consisting of 4 treatments and each treatment was repeated 4 times, so that 16 experimental units were obtained. Adapun perlakuannya penambahan tepung tempe kurma sebagai berikut: T0 = 10 : 0 (kontrol), T1 = 9 : 1, T2 = 8 : 2 dan T3 = 7 : 3. Analisis data dilakukan dengan metode Analysis of Varian (ANOVA) dengan uji lanjut Duncan's Multiple Range Test (DMRT) dengan taraf kepercayaan 95% (α=0,05). The treatment was the adation of tempeh flour and dates as follows: T0 = tempeh flour 100% : dates raisins 0% (control), T1 = tempeh flour 90% : dates raisins 10%, T2 = tempeh flour 80% : dates raisins 20% and T3 = tempeh flour 70%: dates raisins 30%. Data analysis was performed by Analysis of Variant (ANOVA) posthoc test of Duncan's Multiple Range Test (DMRT) with a confidence level of 95% (α = 0.05). Hasil penelitian produk biskuit tempe kurma terpilih berdasarkan uji organoleptic adalah perlakuan T3 (tepung tempe 7 : kurma 3) dengan skor penilaian terhadap warna sebesar 4,61 (sangat suka), aroma sebesar 4,71 (sangat suka), rasa sebesar 4,74 (sangat suka), tekstur sebesar 4,8 (sangat suka) dan keseluruhan sebesar 4,6 (sangat suka).The results showed that the addition of tempeh and date palm raisins to biscuits significantly affected the organoleptic characteristics of color, and aroma, but had a very significant effect on the organoleptic characteristics of taste, texture and overall.The T3 treatment was the best treatment based on organoleptic properties with a color score of 4.61 (very like), aroma of 4.71 (very like), taste of 4.74 (really like), texture of 4.8 (very like) and overall of 4.6 (very like). Biskuit tempe kurma fortifikasi dan tanpa fortifikasi berpengaruh tidak nyata pada uji beda segitiga ( triangle). Fortified biscuit and non-fortified biscuit were not different based on triagle test.Kandungan Fe dan Zn pada biskuit tempe kurma yaitu Fe 6,89 mg dan Zn 3,41 mg. The content of Fe and Zn on was 6.89 mg for Fe and 3.71 mg for Zn. Kadar air 4,87 dan Kadar abu 2,13. These values had met the standard for food claimed as high/nich in Fe dan Zn. Kata kunci: Tepung Tempe, kurma, Fe, Zn, biskuit.Keywords: Tempe flour, dates, Fe, Zn, biscuits.ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengetahuii pengaruh fortifikasi Fe dan Zn terhadap sifat organoleptik dan kandungan Fe dan Zn biskuit tempe kurma diperuntukan bagi anak kurang gizi usia 1-5 tahun. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) yang terdiri dari 4 jenis perlakuan dan masing-masing perlakuan diulang sebanyak 4 kali, sehingga diperoleh 16 unit percobaan. Adapun perlakuannya penambahan tepung tempe kurma sebagai berikut: T0 = tepung tempe 100% : kismis kurma 0% (kontrol), T1 = tepung tempe 90% : kismis kurma 10%, T2 = tepung tempe 80% : kismis kurma 20% dan T3 = tepung tempe 70% : kismis kurma 30%. Analisis data dilakukan dengan metode Analysis of Varian (ANOVA) dengan uji lanjut Duncan’s Multiple Range Test (DMRT) dengan taraf kepercayaan 95% (α=0,05). %.  Hasil penelitian menunjukkan bahwa penambahan tepung tempe dan kismis kurma pada biskuit berpengaruh nyata terhadap karakteristik organoleptik warna, dan aroma, namun berpengaruh sangat nyata terhadap karakteristik organoleptik rasa, tekstur dan keseluruhan. Biskuit tempe kurma terpilih berdasarkan uji organoleptik adalah perlakuan T3 (tepung tempe 70% : kurma 30%) dengan skor penilaian terhadap warna sebesar  4,61 (sangat suka), aroma sebesar 4,71 (sangat suka), rasa sebesar 4,74 (sangat suka), tekstur sebesar 4,8 (sangat suka) dan keseluruhan sebesar 4,61 (sangat suka). Biskuit tempe kurma fortifikasi dan tanpa fortifikasi berpengaruh tidak nyata pada uji beda segitiga (triangle). Kandungan Fe dan Zn pada biskuit tempe kurma yaitu Fe 6,89 mg/100 g dan Zn 3,71 mg/100 g nilai tersebut telah memenuhi standar makanan yang diklaim tinggi/kaya Fe dan Zn. Kata kunci: Tepung Tempe, kurma, Fe, Zn,  biskuit. 
Co-Authors A.A. Ketut Agung Cahyawan W ABDU RAHMAN BACO, ABDU RAHMAN Abdul Haris ABDUS SAMAD Abidin, Nur Achmad Noerkhaerin Putra Adam Adam Ade Agung Kurniawan Ade Hermawan Aditya Ahmad Fauzi Aditya Saputra Ady Dharma, Dwitya Sobat Afiyat, Nur Agung Yatiningrum, Agung Agus Supriyadi Agus Wijaya Agusdin Agustin, Thesia Anggraini Agustina, Syintia Dwi Ahmad Homaidi Ahmad Kamsyakawuni Ainnayah Poetri Zaika, Al Ajir Muzakki, Muhammad Akhmad Saufi Alfiah, Syarihah Alief Muhammad Alpandi, Alpandi Alya, Zulaiha Zahra Amalia, Wa Ode Sari Amaluddin, Roni Amaludin, Roni Amanda, Ikko Putri Amani, Tatik Amin Amin Amin Husni Amris, Alda Anak Agung Istri Sri Wiadnyani Ananda, Rudi Andi Wapa Andika Triansyah Andilah, Sultan Andriyani, Francisca Lisa Andriyani, Rizki Angga Damayanto Angri, Evi Yuningsih Animah Animah Aningrum, Rizki Anne Nuraini Annisa, Wa Ode Siti Nur Anny Yanuriati Ansharullah ansharullah Antonius Yadi Kuntoro Aos Aos Apriansyah, Roky Arafat, Yasir Ardana Putra, I Nym Nugraha Arfin, Arfin Arief Kurniawan Aries Suprapto, Hugo Ariesty Fujiastuti Arinta Puspita Wati, Arinta Puspita Aris Rinandy, Alditya Arita Marini Aryanti, Rahmi Asep Supena. Aspan, Hamida Assani', Saffana Assani, Saffana Awaludin, Dandy Prasetyo Ayu, Dita Puspita Ayu, Melani K Ayunir, Maysuci Azizah, Syifa Baco, H. Abdu Rahman Bandono, Bayu Banjarnahor, Banjarnahor Basri, Nur Waqiyah bayu pamungkas Berutu, Ratna Susiani Burhan Nurgiyantoro Cabatay, Mulina Cabatay, Mulina M. Cabatay, Mulina Madlangbayan Carel Hot Asi Siburian Chandra Kartika, Chandra Chandra, Riko Chohan, Fullysa Christy, Evie Corrina, Fatti DAFIT AFIANTO Dani Hari Tunggal Prasetiyo Daniel Daniel Darwanto Darwanto Dawista, Karmila Dedi Haryanto Destriani, Elsa Devie, Leliya Nanda Tiyas Sinta Dewanti, Dinda Rachma Dewi Saraswati, Dewi Dewinta, Agnes Dian Prawibawa, Dian Didin Widyartono Dimyati, Khusnul Khotimah Hamim Dison, Ronal Djoko Sutrisno Djoko Wahyudi Djunaidi Djunaidi Dwi Budi Santoso Dwi Vidyastutik, Elok Effendi, RY. Eka Lidiasari Eko Adi Prasetya, Yenky Elah Nurlaelah Elfitria Wiratmani Elmas, Mohammad Syarif H Elvina Elvina Elyarni, Reca Endi, Yohanes Enri Auni, Azrul Kiromil Erni Suminar Ernisa Purwandari Erwin Akib Evatalenta, Maria Fabiola, Novel Fahlapi, Riza Fajriyanto Fajriyanto Fathoni, Anang Fatin Hamamah Febriyanto, David Ferry Syukmana Feryansyah, Feryansyah Fikriyya, Nabela Fiky Yulianto Wicaksono Fithriawan Nugroho fitria ningsih Fitrie, Rahmad Frutos, Roger Gatot Priyanto Gatot Priyanto Ghazali, Zainab Al Gibraltar, Muhammad Rais Hadi putra, Irvan Hafidz Yusuf, Muhammad Hafidz, Hafidz Yusuf Hairudin, Abdul Halil, Azwar Halmina, Halmina Hamente, Darwin Hamidah, Salisatul Hamsin, La Hamzah, Hidayat Eka Putra Hardiyanta, Rendra Ananta Prima Hari Santoso Harlia, Harlia Harliana Harliana Haryanto Haryanto Hasmira Said, Hasmiras Said Hastuti, Dewi Wisudyanti Budi Hayati, Wa Ode Rosmila Hedy Hardiana Helmi Helmi Hendi, Ade Hendriks, Pieter Herawati, Titiek Heriasman, Heriasman Herman, F. Herman, La Ode Hery Widijanto Hexanto Muhartomo, Hexanto Hidayah, Sri Himawan, Riswanda Hulu, Franciskus Faa Duhu I Gusti Bagus Wiksuana I Ketut Suada Ibnu Syamsi Ichsan, Onne Akbar Nur Idhayani, Nurul Ihsan Septian, Firdaus Iin Inawati Iin Maulina Ika Wulandari Ikhsan, Dawamul Ikhwan, M. Indah Permata Sari Indi Djastuti Indri Hapsari Indriani, Widya Intan Puspita, Intan Iqomh, Muhammad Khabib Burhanuddin Irmayanti, Wa Ode Irna Safitri Irvan, M. Irwan Adhi Prasetya, Irwan Adhi Isamu, Kobajashi Togo Ishartiwi Ishartiwi Iskandar Husin, Iskandar Ismail Ismail Jamil, Alfan Jauharu, Afifah Latip Rasyid Josef, Hari Kusnanto Jumadin ., Jumadin Jusniati, Jusniati Kamaluddin, Husni Kamdan kamil mustafa, kamil Karim Amirullah, Ahmad Fatoni Karyawati, Efrilia Katmini, Katmini Kiki Yuliati King, Martin Luther Koila, Wa Ode Nurul Maulidya Komalasari, Mahilda Dea Kristin Rosela, Kristin Kurnia Tahki Kurnia, Adinda Kurniawan, Ade Agung Kusmiyani, Okmina Tri Kusno Kusno L, Mariani La Karimuna La Ndibo, Yaman La Rianda Laibu, Hartina Laksono, Judo Lasman Effendi Lasmita, Lasmita Lasran, Lasran Lestari, Mawadda Sri Lidimilah, Lukman Fakih Lilianti, Lilianti Lilik Handajani Liustiawati, Liustiawati Livana Ph, Livana Lucia Kharisma, Ivana LUKMAN, LUKMAN M.Ajir Muzakki Mahfud Mahfud Manurung, Lengsi Marfi Ario Marna, Marna Martina, Putu Wawan Marwah, Hana Shafa Maryani, Cik Masduki, Ahmad Zaenal Masna Masna, Masna Masrukin Masrukin Maulana, Dhimas Abdu Mbawala, Julius Jonas Mery Noviyanti Merynda Indriyani Syafutri Miftahul Hasanah, Vonni Miftahul Hasanah Mila Karmila Moch Sukardjo Mochammad Imron Awalludin Mohamad Muspawi Mohamad Syarif Sumantri Muhammad Amrullah Pagala Muhammad Faqih Muhammad Iqbal Aidil Fitri YR Muhammad Japar Muhammad Machmud Muhammad Suri, Riko Muhammad Turhan Yani Muhammad Yunus Muhinghar, Muninghar Mujiati Mujiati Mukhlis Mukhlis Muliana, Muliana Murdiyani, Kenanga Kusuma Murniati, Nely Murniati, Wa Ode Muslih Muslih MUSLIH, Robet mutakabbir, Al Muzakkar, Muhammad Zakir N. Nurjanah Na?im, Ainun Nadila Putri, Loly Natalia, Tresia Natasya, Angelin Ngatimun Ngatimun Nikodemus, Nikodemus Ningsih, Endang Kusdiah Nitra, Ridatu Oca Nourma Ulva Kumala Devi Novi Ismiasih Novi Utami Nuning Vita Hidayati Nur Ali Nur Asyik, Nur Nur Aziz, Muhammad Nur Azizah Nura Malahayati Nurajijah, Nurajijah Nurbiah, Nurbiah Nurdayati Praptiningrum, Nurdayati Nurhadia, Siti Nurjanah, Ana Nurlin Nurlin, Nurlin Nurlita, Nurlita Nurmufida, Annisa Nursalam Nursalam Nurtanio Agus Purwanto Nuryati, Istiyani Nurzaima, Nurzaima Ode Zuit, Wa Ode Oktavia, Nadya Ongga, Sarfin Pahenra, Pahenra Pamungkas, *Bayu Parwansyah, Parwansyah Parwiyanti Parwiyanti, Parwiyanti Pascawati, Nur Alvira Payung Tasik, Nita Zaman Pimpi, La Pogadaev, Victor A. Prakoso, Ilham Eko Pranata, Boby Prasetya , Irwan Adhi Prasetyo, Ahmad Fajar Pratama, Ihsan Putra Pratama, Kukuh Wahyudin Pujan, Pujan Pujaningsih Pujaningsih Pungkisiwi, Yunia Purnawan Purnawan Purwaningsih, Wida Purwanti, Agustina Purwati Zisca Diana, Purwati Zisca Purwono Purwono, Purwono Puspita, Wita Ratna Putra, Muhammad Juliansyah Rachman, Dinda Septia Rahajeng, Yekti Raharja, Ferry Cahya Rahayu Rahayu Rahayu, Pipit Sri Estuning Rahmad Firdaus Rahmat Ilyas, Rahmat Rahmawati, Hana Nur Ramadhan, Muhamad Hendry Irawan Ramadhanty, Evila Ramanda, Febri Rani, Wa Ratana, Chandani Ratri Isharyadi, Ratri Redjeki, Finny RH. Fitri Faradilla Ridatu Ocanitra Rifa, Muhammad Rizqi Rini Apriliani Ririn Ririn Riska Novia Sari, Riska Novia Risman, Ahmad Risnajayanti, Risnajayanti Riviani Riviani, Riviani Riwal, Riwal Rizqy, Miftahur Rochmat Wahab Rohadin Rohadin Rohmiati, Rohmiati Romadlon, Muhammad Dafiq Romly, Moh Zaini Rosa, Eifrel Rosidah, Umi Rowiyah, Siti RR. Ella Evrita Hestiandari Ruhama, Ufi Rumaisa, Dewi Rumbiwati, Rumbiwati Rusli, Solfian Rusyaid, Rusyaid Sabiti, Farroh Bintang sadimantara, muhammad syukri Sadimantara, Muhammad Syukri Safriatna, Safriatna Said Afriaris Saiful Rahman Saikhu, Ali Sakti, Dwi Putra Buana Salma, Siti Salman, Slamet Aprianto Salmin, Nur Salustiano, Salustiano Sandra Jamu Kuryanti Santoso, Fandi Ahmad Saphira, Aprilia Saputra, Andhika Saputra, Dede Saputra, Dedi Dwi Sari Rudiyati Sari, Atika Defita Sari, Fenny Mustina Sari, Rani Yuspita Sari, Yuliani Budi Permata Sartian, Sartian Sasmara, Minche Septian Mugi Rahayu, Septian Mugi Septianingsih, Desi Sherendita, Nabila Sidik Praptomo Sihombi, Oryana Silalahi, Dian Mitra D. Singgih Pamuji, Febri Sintya, Tira Fitria Astrid Dhica Sirait, Darwin Sisca Rahmadonna Siti Nur Khasanah siti nurlela Siti Salamah Soeleman, M Solihati, Iis Sri Cahyani, Sri Sri Rejeki Sri Rejeki Sri Wahyuni Srywahyuni, Srywahyuni Sugito - Suhardi Suhardi Suhardi Suhardi Sujarwo Sujarwo Sujatmiko, Wandi Sukma, Sukma Sukmarini, Mita Akbar Sukmawati, Alfiani SULTAN, ZULKIFLI Sumini Sumini, Sumini Suparno Suparno suri, riko muhammmad Suryawan Murtiadi, Suryawan Suryawati, Herlina Suseno Amien Suwaji Suwaji Suwarjoyowirayatno, Suwarjoyowirayatno Suwarlis, Suwarlis Suyono Suyono Syafutri, Merynda Indriayani Syah Rasad, Syah Syaiful, Friska Syariful Mubarok T, Meriyadi Tamani, La Ode Tamrin Tamrin Tanwirul Fikri , Muhammad Taqiyah, Dewi Barotut Taufik Asra Taufiq R, Muhammad Taufiqur Rohman Tedy Herlambang, Tedy Telabah, I Wayan Suardana TITIEK HERWANTI, TITIEK Titik Musriati Tjahjadi, Effendi Tjong Wan Sen Tri Baskoro Satoto, Tri Baskoro Tri Nova Hasti Yunianta Triana Arisdiani, Triana Triwardani Widowati Udin Latif Ullifannuri, Ullifannuri Unik Ambarwati Usman Usman Usman Usman Uswatun Hasanah Utama, Annisa Dwi Utami, Dety Rinja Utary, Dewi vegirawati, titin Vermeer, Sophie Vivianti Wahab, Djukrana wahab, djukrna Wahono, Hermanto Wahyudi, Restu Wardana, Bendra Wardini, Amalia Kusuma Wawan Wawan Wayan Somayasa Welly, Welly Widiastuti, Iin Widiastuty, Maria Immaculata Widjiati Widjiati, Widjiati Wijayanti, Dedi Wilda, Robiatul Witari Winarjo, Winarjo Wirandhika, Ashila Elvaretta Wiratmani, Elfitra Wiyarsih, Nani Wulandari Wulandari Wulandari, Mira Y. Titik Haryati, Y. Titik Yana, Novi yanti, Lilma Yanti, Vivi Yosefri Yanuariati, Anny Yanuriati, Anny Yolviansyah, Fauziah Yujing, Li Yuniarti Yuniarti Yuningsih Angri, Evi Alva Yurdiansyah, Didit Yuza Mahendra, Deni ZAIMUDDIN, AHMAD Zarnila, Zarnila Zubairi, Ach. Zuhriyah, Aminatuz Zulfikar, Dian