Articles
BUDAYA ORGANISASI DENGAN EMPLOYEE ENGAGEMENT PADA KARYAWAN CREDIT UNION (CU) PANCUR SOLIDARITAS KABUPATEN KETAPANG, KALIMANTAN BARAT
Stepany Dwitiantiny;
Sutarto Wijono
Jurnal Ilmiah Psyche Vol 15 No 01 (2021): Jurnal Ilmiah Psyche
Publisher : Direktorat Riset dan Pengabdian Masyarakat Universitas Bina Darma Palembang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (181.446 KB)
Employee engagement is an important factor in the company. This is because employee engagement can ensure the company's long-term growth and make the company profitable in an increasingly challenging business environment. In this study, the researcher wanted to examine organizational culture with employee engagement, for Pancur Solidaritas Credit Union (CU) employees. This study is a quantitative research, in this study using two measuring tools, namely: Organizational culture scale by Fey and Denison (2003) with a total of 36 items and UWES (Utrecht Work Engagement Scale) proposed by Schaufeli and Bakker (2003) with a total of 17 items. The study involved 65 employees of Pancur Solidaritas Credit Union (CU). Based on the results of the Pearson correlation calculation, the correlation coefficient (r) between organizational culture variables and employee engagement is 0.706 with a significance value of 0.000 (p <0.05), from these results indicate that there is a positive and significant relationship between organizational culture and employee engagement. . The higher the organizational culture, the higher the employee engagement will be. The organizational culture of Pancur Solidaritas Credit Union (CU) employees is in the “very good” category and employee engagement of Pancur Solidaritas Credit Union (CU) employees is in the “high” category. The results of the assessment are based on the results of the "mean" calculation on a descriptive analysis of organizational culture and employee engagement. In addition, the effective contribution of organizational culture to employee engagement is 49.84%, while the rest is influenced by other factors of 50.16%. This means that organizational culture is not an absolute factor that affects employee engagement, but there are other factors that influence it. Further explanation of the results is discussed in this article.
PARIWISATA RESIDENSIAL: PERKEMBANGAN PARIWISATA DI DELHA ROTE
Fitri Ciptosari;
Titi Susilowati Prabawa;
Bele Antonius
ISJN Journal Vol 2 No 1 (2020): Volume 2 Issue 1, 2020
Publisher : Indonesia Social Justice Network (ISJN)
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.38026/journalhsj.v2i1.26
Artikel ini mengeksplorasi perkembangan pariwisata internasional di daerah kurang berkembang dan melihat hubungannya dengan pembangunan daerah di Delha, Rote. Kritik terhadap pariwisata internasional menjadi landasan teori dalam mengkaji dampak positif dan negatif dari hadirnya pembangunan pariwisata di tengah kehidupan masyarakat lokal. Penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan menganalisa hasil wawancara yang dilakukan kepada 16 informan terdiri dari 6 informan kunci dan 10 informan pendukung. Informan kunci diantaranya adalah petani rumput laut dan wisatawan residensial. Petani rumput laut memiliki keistimewaan dalam penelitian ini karena sebagai pengguna pantai yang livelihood nya banyak bersinggungan langsung dengan pariwisata residensial. Selain itu, suara petani rumput laut mewakili kelompok marjinal yang suaranya jarang didengar oleh pemangku kepentingan pariwisata dan para pembuat kebijakan. Sementara itu, komposisi informan yang terdiri dari informan lokal dan asing ditujukan untuk mendapatkan perspektif yang seimbang tentang hubungan keduanya. Penelitian dilakukan selama 4 bulan dari Juli hingga Oktober 2017. Temuan menunjukkan bahwa hadirnya pariwisata residensial di Delha dengan pembangunan villa - villa pribadi telah berkontribusi positif mentransformasi wilayah Delha melalui transfer knowledge, membuka lapangan kerja dan sumber pendapatan baru. Namun demikian, penelitian ini juga mempertimbangkan konsekuensi negatif dari perkembangan pariwisata residensial yang semakin ekspansif seperti berkurangnya kepemilikan lahan oleh masyarakat lokal dan ancaman terhadap mata pencaharian lokal. Hal ini membuktikan bahwa segala bentuk privatisasi dan penggunaan lahan secara masif justru akan mengancam keberlanjutan masyarakat lokal di masa mendatang. Pembangunan semestinya membuka seluruh akses ekonomi bagi masyarakat luas tanpa ada diskriminasi, ini adalah dasar bagi demokrasi ekonomi yang melandasi pembangunan ekonomi secara inklusif dan adil bagi semua pihak.
THE INFLUENCE OF BOPO LDR, AND LEVERAGE ON FINANCIAL PERFORMANCE (ROA) IN BANKING COMPANIES LISTED ON BURSA EFFECTS INDONESIA
Rizky Surya Andhayani Nasution
Enrichment : Journal of Management Vol. 12 No. 1 (2021): November: Management Science
Publisher : Institute of Computer Science (IOCS)
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (393.516 KB)
The bank is a financial institution whose function is to collect funds from the public. Commercial banks are also institutions that function to facilitate the flow of payment traffic. Every commercial bank must maintain the soundness of its bank to compete and provide full service to customers. The strength of the bank can be seen from the financial performance of the bank. Financial performance is one of the basic assessments of the company's financial condition that can be done based on an analysis of the company's financial ratios. The company's financial performance can be assessed through various variables. The financial performance of the banking sector, which is published through financial ratios, is grouped into liquidity ratios (LDR), solvency ratios (CAR and Leverage), operational efficiency (BOPO). The independent variables in this study are BOPO, LDR, and leverage. The dependent variable is financial performance. This study aims to examine the effect of Operational Efficiency (BOPO), Loan to Deposit Ratio (LDR), and Leverage on Return on Assets (ROA) as a proxy for Financial Performance. The research population is all banking companies listed in the Bursa Effect Indonesia (BEI). The research object was all banking companies listed in the Bursa Effect Indonesia (BEI) in 2010-2014. Sample selection was made by purposive sampling. The analytical method used in this study was to perform quantitative analysis, expressed by numbers calculated using statistical methods assisted by computer technology, namely SPSS 20. The data analysis method used in this study is the Multiple Linear Regression analysis method. In performing multiple linear regression analysis, this method requires testing the classical assumptions to get good regression results. The hypothesis testing uses the individual parameter significance test (t statistical) and the determinant coefficient test (R2). The results showed that the BOPO, LDR, and Leverage. Variables significant effect on ROA as well.
Pengenalan Tokoh Wayang dalam Cerita Ramayana dengan Menggunakan Media Board Game untuk Masyarakat
D.M Teddy Dwistyawan;
T. Arie Setiawan
Jurnal Desain Komunikasi Visual Nirmana Vol. 17 No. 2 (2017): JULY 2017
Publisher : Institute of Research and Community Outreach - Petra Christian University
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (727.699 KB)
|
DOI: 10.9744/nirmana.17.2.102-109
Indonesia adalah negara yang memiliki berbagai macam Kebudayaan dan Kesenian. Dari bermacam kebudayaan dan kesenian yang ada, Indonesia juga memiliki berbagai macam Cerita Rakyat. Contohnya di Pulau Jawa. Masyarakat Jawa sendiri menggunakan sebuah media untuk menceritakan sebuah cerita rakyat. Media ini disebut dengan Wayang. Wayang adalah salah satu budaya yang berasal dari Pulau Jawa. Beberapa wilayah disekitar Pulau Jawa memiliki berbagai jenis Wayang. Contohnya seperti Wayang Kulit, Wayang Golek dan Wayang Orang. Wayang Golek dan Wayang Kulit dimainkan oleh seorang Dalang kecuali Wayang Orang yang dimainkan oleh aktor dan artis. Wayang digunakan Dalang sebagai media dari cerita yang dilantunkan. Cerita yang dimainkan biasanya cerita rakyat. Contohnya seperti cerita rakyat Jawa Tengah seperti Ramayana. Karakter dari cerita Ramayana banyak ditemui didaerah tertentu seperti Rama, Shinta, Anoman, Rahwana dan lainnya sesuai cerita tersebut. Permasalahan yang timbul dari hal ini yakni kurang mengertinya masyarakat akan cerita rakyat Ramayana dan kurangnya ketertarikan masyarakat untuk menonton seni wayang tersebut. Banyak juga masyarakat Jawa yang tidak mengerti cerita tersebut. Boardgame merupakan sarana yang dapat diguna- kan masyarakat untuk memahami cerita dan karakter dalam cerita Ramayana serta menarik minat masyarakat terhadap Budaya Wayang. Dengan menggunakan Artwork dan Gameplay yang dirancang sedemikian rupa untuk menarik perhatian dan minat masyarakat.
Rancang Bangun Aplikasi Penjualan Online Berbasis Web Menggunakan Metode Scrum
Aryanata Andipradana;
Kristoko Dwi Hartomo
Jurnal Algoritma Vol 18 No 1 (2021): Jurnal Algoritma
Publisher : Institut Teknologi Garut
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (971.259 KB)
|
DOI: 10.33364/algoritma/v.18-1.869
UPTD SPNF SKB Salatiga mempunyai salah satu program pelatihan kerja dimana program kerja tersebut menghasilkan banyak UMKM di kota Salatiga. Namun dengan situasi pandemi COVID-19 saat ini penjualan dari UMKM yang dihasilkan oleh pelatihan kerja tersebut menurun. Pembangunan aplikasi penjualan online berbasis web merupakan salah satu upaya untuk memberikan wadah dan memasarkan produk UMKM secara digital. Proses penjualan hingga transaksi juga dikerjakan melalui sistem yang akan dibangun. Metode yang akan digunakan dalam membangun aplikasi tersebut adalah Agile software development dengan Scrum model. Metode ini bersifat fleksibel terhadap perubahan kebutuhan sistem yang ada, serta anggota tim yang dibutuhkan oleh pengembangan aplikasi ini juga tidak banyak. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk merancang dan membangun aplikasi penjualan online berbasis web untuk UPTD SPNF SKB Salatiga menggunakan metode pengembangan sistem yang dapat menyesuaikan perubahan dengan cepat. Sehingga menghasilkan suatu sistem yang layak pakai dan sesuai dengan tujuan yang sudah ditetapkan. Hasil penelitian ini adalah sebuah aplikasi penjualan yang dapat memasarkan produk secara online dan membantu dalam pengelolaan transaksi serta pelaporan menggunakan sistem yang ada. Pembangunan aplikasi online berbasis web tersebut menggunakan bahasa pemrograman PHP dengan kerangka kerja CodeIgniter, dan database MySQL.
Seni Rupa Lokal Sebagai Bahan Ajar Mata Pelajaran Seni-Budaya di Sekolah Kabupaten Pangkep
Alimuddin Alimuddin;
Sofyan Salam;
Tangsi Tangsi
Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat PROSIDING EDISI 10: SEMNAS 2020
Publisher : Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (752.055 KB)
Abstrak, Mitra dalam Program Kemitraan Masyarakat (PKM) ini adalah kelompok Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) Seni-Budaya. Masalahnya adalah: (1) kurangnya pengetahuan dan kesadaran tentang pentingnya materi seni rupa lokal untuk diajarkan di sekolah, (2) kurang keterampilan menyusun bahan ajar seni rupa local, dan (3) tidak tersedianya bahan ajar seni rupa lokal untuk diajarkan dalam Mata Pelajaran Seni Budaya khususnya Bidang Seni Rupa. Sasaran eksternal adalah bahan ajar seni rupa lokal yang siap disajikan pada Mata Pembelajaran Seni Budaya (bidang Seni Rupa) di Sekolah Menengah Pertama (SMP) dan Sekolah Menengah Atas (SMA/SMK). Metode yang digunakan adalah: ceramah, tanya-jawab, diskusi, pemberian tugas dan pendampingan. Hasil yang dicapai adalah (1) mitra memiliki pengetahuan dan motivasi untuk menyusun bahan ajar seni rupa lokal, (2) mitra memiliki keterampilan untuk menyusun bahan ajar seni rupa lokal, dan (3) mitra memiliki bahan ajar yang siap saji untuk pembelajaran materi seni rupa lokal dalam Mata Pelajaran Seni Budaya khususnya Bidang Seni Rupa di sekolah-sekolah Kabupaten Pangkep.Kata kunci: bahan ajar, seni rupa lokal, mata pelajaran, menyusun
Mendekorasi Ruang Berbasis Ornamen Islami Bagi Peserta Didik MAN 1 Kabupaten Barru
Alimuddin Alimuddin;
Abd. Aziz Ahmad
Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat SEMINAR NASIONAL 2021 : PROSIDING EDISI 8
Publisher : Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (248.105 KB)
Abstrak. Mitra dalam Program Kemitraan Masyarakat (PKM) ini adalah peserta didik MAN 1 Kabupatan Berru. Masalahnya peserta didik Madrasyah Aliah adalah: (1) kurangnya pengetahuan dan pemahaman terhadap ornamen Islami, (2) kurang keterampilan dalam mendesain dan membuat ornamen berbasis Islami; dan (3) kurangnya kemampuan keterampilan mendekorasi ruang berbasis ornamen Islami. Sasaran eksternal adalah mendekorasi latar ruang (panggung) dengan berbasis ornamen Islami. Metode yang digunakan adalah: ceramah, tanya-jawab, diskusi, pemberian tugas dan pendampingan. Hasil yang dicapai adalah (1) mitra memiliki pengetahuan dan motivasi untuk mengenal berbagai bentuk ornamen dan gaya tulisan Islami, (2) mitra memiliki keterampilan untuk mendesain dan membuat bentuk-bentuk ornamen dan gaya tulisan Islami, dan (3) mitra memiliki kemampuan keterampilan mendekorasi ruang (latar panggung) berbasis ornamen Islami.Kata kunci: dekorasi, ruang, ornamen, islami
Bahan Ajar Seni Rupa Lokal untuk Mapel Seni-Budaya SMP di Kabupaten Gowa
Tangsi Tangsi;
Sofyan Salam;
Alimuddin Alimuddin
Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat SEMINAR NASIONAL 2021 : PROSIDING EDISI 7
Publisher : Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (337.262 KB)
Abstrak, Program Kemitraan Masyarakat (PKM) yang bermitra dengan kelompok Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) Seni-Budaya Sekolah Menengah Pertama (SMP) Wilayah 2 Kabupaten Gowa. Masalahnya adalah: (1) kurangnya pengetahuan dan kesadaran guru-guru tentang pentingnya bahan ajar seni rupa lokal untuk diajarkan di SMP Kabupaten Gowa, (2) kurangnya keterampilan guru-guru menulis bahan ajar seni rupa lokal di SMP Kabupaten Gowa, dan (3) tidak tersedianya bahan ajar seni rupa lokal untuk diajarkan dalam Mata Pelajaran Seni Budaya khususnya Bidang Kesenirupaan di SMP Kabupaten Gowa. Secara eksternal sasarannya adalah bahan ajar seni rupa lokal yang disiapkan untuk Mata Pembelajaran Seni Budaya (bidang Seni Rupa) di SMP Kabupaten Gowa. Metode yang digunakan adalah: ceramah, tanya-jawab, diskusi, pemberian tugas dan pendampingan. Hasil yang dicapai adalah (1) mitra memiliki pengetahuan dan motivasi untuk menulis bahan ajar seni rupa lokal, (2) mitra memiliki keterampilan untuk menulis bahan ajar seni rupa lokal, dan (3) tersedia bahan ajar kepada yang siap saji untuk pembelajaran materi seni rupa lokal dalam Mata Pelajaran Seni Budaya khususnya Bidang Seni Rupa di sekolah-sekolah SMP Kabupaten Gowa.Kata kunci: bahan ajar, seni rupa lokal, mata pelajaran, menulis
Teacher Performance Under the Influence of Training, Work Motivation and Teacher Competence
Adolf Bastian;
Jamilah Aini Nasution;
Sri Wahyuni
AL-ISHLAH: Jurnal Pendidikan Vol 14, No 3 (2022): AL-ISHLAH: Jurnal Pendidikan
Publisher : STAI Hubbulwathan Duri
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (439.635 KB)
|
DOI: 10.35445/alishlah.v14i3.2189
Teacher performance is the result of work in quality and quantity achieved by a teacher in carrying out his duties in accordance with the responsibilities given to him. The purpose of this study was to see the effect of training, work motivation and competence on the teacher's performance. The research methodology used is quantitative with multiple linear regression analysis. The sample is a teacher in a play group in Pekanbaru City. The sample are 64 teacher take by proportional random sampling. The results partially showed (1) training with t count (4,922) t table (2,4) means that training has a significant effect on teacher performance. (2) Work motivation, t count (4.171) t table (2,4) , this mean that the work motivation variable has a significant effect on teacher performance. (3) Teacher competence, t count (5,453) t table (2,4 ) . This means that the Teacher Competence variable has a significant effect on teacher performance. (4) The test results show that training, work motivation, and teacher competence together affect the performance of playgroup teachers. This is evidenced by F count (93,877) F table (2,753). Then the Adjusted R Square value is 0.873. This means that the contribution of the influence of the independent variable on the dependent variable is 87%. While the remaining 13% is influenced by other variables that are not included in this regression model. The implication is that schools seek to increase teacher motivation by providing reinforcement such as giving awards for performance that has been achieved so that teachers can work with optimal motivation.
Analisis Homogenitas Citra Ultrasonografi Berbasis Silicone Rubber Phantom dengan GLCM
Siti Fatimah;
Giner Maslebu;
Suryasatriya Trihandaru
Jurnal Fisika Vol 8, No 1 (2018)
Publisher : Universitas Negeri Semarang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.15294/jf.v8i1.14359
Uji homogenitas merupakan salah satu kontrol kualitas ultrasonografi (USG). Pelaksanaan kontrol kualitas USG dibutuhkan modalitas yaitu phantom ultrasound. Telah dibuat phantom ultrasound sederhana dan murah berbahan dasar silikon rubber RTV (Room Temperature Vulcanitation) tipe 52 dengan konsentrasi katalis 2% dan 5%. Analisis homogenitas citra dilakukan dengan metode Gray Level Co-occurrence Matrix (GLCM). Pada phantom dengan konsentrasi katalis 5% didapatkan densitas  dan pada phantom konsentrasi katalis 4% didapatkan densitas  dengan selisih densitas relatif 11,65%. Berdasarkan penelitian ini didapatkan hasil semakin tinggi nilai gain yang digunakan maka homogenitas semakin rendah. Nilai homogenitas untuk phantom ultrasound dengan konsentrasi katalis 5% didapatkan 0.9945 dan phantom konsentrasi katalis 2% didapatkan nilai homogenitas 0.9940 dengan selisih homogenitas relatif 0.0543% yang menggambarkan nilai homogenitas yang tinggi untuk masing-masing phantom. Pada phantom dengan 2 densitas berbeda didapatkan nilai homogenitas 0.9881. Jika dibandingkan terhadap katalis 2%, maka selisih homogenitas relatifnya sebesar 0.648% dan terhadap katalis 5% sebesar 0.594%.