Articles
Nilai Kearifan Lokal: Projek Paradigma Baru Program Sekolah Penggerak untuk Mewujudkan Profil Pelajar Pancasila
Iis Nurasiah;
Arita Marini;
Maratun Nafiah;
Nugraheni Rachmawati
Jurnal Basicedu Vol 6, No 3 (2022): June Pages 3200-5500
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/basicedu.v6i3.2727
Tujuan penelitiannya untuk menganalisa nilai kearifan lokal dalam paradigma baru pendidikan yang merupakan bagian dari kurikulum merdeka belajar mengarahkan peserta didik untuk menghargai dan mencintai budaya bangsa. Kegiatan pembelajran sepanjang hayat untuk mengembangkan potensi peserta didik melalui nilai kearifan local sangat mendukung terwujudnya profil pelajar Pancasila. Pembangunan karakter merupakan sebuah kebutuhan dalam proses berbangsa, karena hanya bangsa yang memiliki karakter dan jati diri yang kuat akan menjadi bangsa yang besar dan bermartabat. Oleh sebab itu implementasi di sekolah dalam bentuk pendidikan karakter merupakan upaya untuk membantu peserta didik mengenal, menyadari dan menghayati aspek-aspek sosial, moral, etika, yang dapat dijadikan acuan dalam bersikap dan berperilaku sebagai salah satu dimensi dari kompetensi lulusan berdasarkan nilai-nilai Pancasila. Metode penelitian ini adalah Libary research ( Penelitian pustaka) yaitu penelitian yang dilaksanakan dengan cara membaca, menelaah dan mencatat berbagai literatur atau bahan bacaan yang sesuai dengan pokok bahasan. Hasil penelitian menemukan bahwa nilai kearifan local merupakan atrategi yang dapat mewujudkan Paradigma baru dalam kompetensi global untuk mewujudkan kompetensi global menuju profil pelopor Pancasila melalui pendidikan karakter dalam sekolah penggerak.
Studi Kebijakan Kepala Sekolah Dalam Pembelajaran Daring Bagi Siswa Sekolah Dasar di Era New Normal Pada Masa Pandemik Covid-19
Hermanto Hermanto;
Arita Marini;
Mohamad Syarif Sumantri
Jurnal Basicedu Vol 5, No 3 (2021): June Pages 1111-1682
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/basicedu.v5i3.936
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kebijakan kepala sekolah dalam melaksanakan pembelajaran daring bagi siswa selama masa pandemik di era new normal dengan harapan peserta didik mendapatkan pendidikan yang efektif dan kondusif. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif deskriptif dengan. Analisis data model interaktif meliputi pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Dengan sumber data kepala sekolah, guru, orang tua dan siswa. Teknik pengumpulan data observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa kepala sekolah SDN Inpres Sangiang Pulau telah memiliki kebijakan dalam pelaksanaan belajar mengajar dengan menerapkan tatap muka melalui pembatasan jumlah siswa sesuai dengan protokol kesehatan. Kepala sekolah, guru, wali kelas, dan orang tua wali siswa serta masyarakat setempat ikut serta mensukseskan kebijakan tersebut.
Implementasi Pendidikan Multikultural dilihat dari Perspektif Guru, Kepala Sekolah dan Kegiatan Siswa di Sekolah Dasar
Sulistyani Puteri Ramadhani;
Arita Marini;
Arifin Maksum
Jurnal Basicedu Vol 5, No 1 (2021): February 2021, Pages 1-445
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/basicedu.v5i1.618
Penelitian ini bertujuan untuk melihat implementasi multiukultural di SDS Yasporbi 1. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif. Karateristik partisipan penelitian meliputi kepala sekolah, guru-guru sebanyak 4 orang di SDS Yasporbi 1 Jakarta Selatan. Teknik pengumpulan data dengan wawancara semi terstruktur, dan analisis data dilakukan dengan menggunakan analisis tematik. Penelitian ini mengungkapkan 4 (empat) tema yaitu Upaya guru untuk implementasi pendidikan multicultural, Perspective kepala sekolah penerapan multikultural; proses kegiatan pembelajaran di kelas multicultural; proses kegiatan ekstrakulikuler. Hasil Penelitian ini menunjukkan bahwa secara umum ke empat partisipan, yaitu guru kelas tinggi, guru kelas rendah, kepala sekolah, guru agama yang memiliki pengalaman yang berbeda didalam pelaksanaan multicultural yang dialami partisipan.
Implementasi Pembelajaran Berbasis Multikultural di Sekolah Dasar
Muhammad Romadon;
Arita Marini;
Arifin Maksum
Jurnal Basicedu Vol 5, No 2 (2021): April Pages 446-1111
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/basicedu.v5i2.734
This research is about the description of the implementation of multicultural-based learning. The results of this study indicate the implementation of multicultural-based learning in elementary schools of SDN Menteng 03 Pagi South Jakarta, namely 1) learning is carried out, 2) creating a pleasant learning atmosphere, 3) using various learning methods, 4) implementing learning media using laptops and learning facilities according to student needs, 5) showing learning outcomes, 6) establishing cooperation between teachers and parents. Meanwhile, the main factor supporting teachers in order to provide effectiveness of multicultural-based learning is by utilizing facilities that support learning and learning facilities. Then the main factor that makes multicultural-based learning very good is the collaboration between teachers and parents. The research method used is data triangulation, namely teacher respondents, school principals and students.
Dampak Pembelajaran dalam Jaringan (Online) terhadap Prestasi Belajar Peserta Didik Sekolah Dasar di Masa Covid-19
Perawati Bte Abustang;
Arita Marini;
Waddi Fatimah;
Ugiana Ramdhani
Jurnal Basicedu Vol 6, No 6 (2022): December 2022
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/basicedu.v6i6.4152
Wabah pandemi Covid-19 yang menyebar begitu cepat keseluruh dunia mengakibatkan segala pekerjaan dilakukan dari rumah (WFH) dengan menerapkan social distancing dan physical distancing. Indonesia salah satu negara yang mengalami penyebaran yang begitu cepat. Dunia pendidikan mengalami perubahan yang sangat drastis dengan mengubah pembelajaran menjadi full online dan memaksa guru, siswa dan orangtua harus menerima perubahan tersebut dengan memanfaatkan teknologi dengan berbagai aplikasi yang mendukung porses pembelajaran. Tujuan penelitian di laksanakan untuk mengetahui dampak dari pembelajaran dalam jaringan (online) terhadap prestasi belajar peserta didik di masa Covid-19. Adapun jenis penelitian yang digunakan yaitu pendekatan kuantitatif. Penelitian kuantitatif yaitu penelitian yang datanya dinyatakan dalam angka. Penelitian ini merupakan jenis ex post facto. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini yaitu 55 orang peserta didik dari SD Negeri Bawakaraeng 1. Instrumen yang digunakan dalam penelitian yaitu data prestasi belajar, angket dan dokumentasi. Data dianalisis dengan menggunakan SPSS 21.0 untuk memperoleh data analisis deskriptif dan inferensial. Hasil penelitian memperoleh nilai Sig 0,000 sesuai yang ditentukan Sig (0,000) < (0,05) sehingga H0 ditolak dan H1 diterima. Hasil menunjukkan terdapat dampak pembelajaran online terhadap prestasi belajar peserta didik pada pembelajaran dalam jaringan (online) di SD Negeri Bawakaraeng 1.
Penerapan Aplikasi Game Wordwall dalam Pembelajaran untuk Menumbuhkan Karakter Disiplin Siswa Sekolah Dasar
Adinda Desty Dian Utami;
Arita Marini;
Nurcholida Nurcholida;
Syahrul Sabanil
Jurnal Basicedu Vol 6, No 4 (2022): August Pages 5501-7663
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/basicedu.v6i4.3365
Tujuan penelitian ini ialah untuk memberikan deskripsi serta menyusun kajian tentang penerapan aplikasi game Wordwall dalam pembelajaran untuk menumbuhkan karakter disiplin siswa di sekolah dasar. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kualitatif menggunakan teknik analisis deskirptif dengan studi literatur. Pada penelitian ini ada beberapa tahapan untuk mendeskripsikan data dengan melakukan pengumpulan data melalui berbagai macam sumber seperti artikel penelitian, buku, dan literatur lain yang relevan. Penelitian ini menunjukkan hasil bahwa penerapan teknologi digital seperti aplikasi game Wordwall pada pembelajaran bisa sebagai alternatif menumbuhkan karakter disiplin siswa sekolah dasar. Pembelajaran akan menyenangkan dan menarik sehingga siswa bisa mendapatkan pembelajaran yang bermakna. Dengan siswa mencapai pembelajaran yang bermakna maka siswa juga akan terbiasa untuk menerapkan kebiasaan-kebiasaan baik, mematuhi peraturan, tepat waktu, dan tertib melaksanakan sesuatu. Sehingga dengan hal tersebut akan membentuk karakter disiplin pada siswa. Untuk itu, sekolah terutama guru harus terbuka terhadap perubahan serta permasalahan yang ada dengan contoh menggunakan teknologi digital seperti Wordwall untuk menumbuhkan karakter disiplin siswa . Guru harus bisa untuk berinovasi dengan fitur yang ada sebagai alternatif mencapai tujuan pembelajaran salah satunya adalah pembentukan karakter siswa.
Implementasi Pendidikan Multikultural dilihat dari Perspektif Guru, Kepala Sekolah dan Kegiatan Siswa di Sekolah Dasar
Ramadhani, Sulistyani Puteri;
Marini, Arita;
Maksum, Arifin
Jurnal Basicedu Vol. 5 No. 1 (2021)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/basicedu.v5i1.618
Penelitian ini bertujuan untuk melihat implementasi multiukultural di SDS Yasporbi 1. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif. Karateristik partisipan penelitian meliputi kepala sekolah, guru-guru sebanyak 4 orang di SDS Yasporbi 1 Jakarta Selatan. Teknik pengumpulan data dengan wawancara semi terstruktur, dan analisis data dilakukan dengan menggunakan analisis tematik. Penelitian ini mengungkapkan 4 (empat) tema yaitu Upaya guru untuk implementasi pendidikan multicultural, Perspective kepala sekolah penerapan multikultural; proses kegiatan pembelajaran di kelas multicultural; proses kegiatan ekstrakulikuler. Hasil Penelitian ini menunjukkan bahwa secara umum ke empat partisipan, yaitu guru kelas tinggi, guru kelas rendah, kepala sekolah, guru agama yang memiliki pengalaman yang berbeda didalam pelaksanaan multicultural yang dialami partisipan.
Implementasi Pembelajaran Berbasis Multikultural di Sekolah Dasar
Romadon, Muhammad;
Marini, Arita;
Maksum, Arifin
Jurnal Basicedu Vol. 5 No. 2 (2021)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/basicedu.v5i2.734
This research is about the description of the implementation of multicultural-based learning. The results of this study indicate the implementation of multicultural-based learning in elementary schools of SDN Menteng 03 Pagi South Jakarta, namely 1) learning is carried out, 2) creating a pleasant learning atmosphere, 3) using various learning methods, 4) implementing learning media using laptops and learning facilities according to student needs, 5) showing learning outcomes, 6) establishing cooperation between teachers and parents. Meanwhile, the main factor supporting teachers in order to provide effectiveness of multicultural-based learning is by utilizing facilities that support learning and learning facilities. Then the main factor that makes multicultural-based learning very good is the collaboration between teachers and parents. The research method used is data triangulation, namely teacher respondents, school principals and students.
Implementasi Kebijakan Pendidikan Inklusi di Sekolah Dasar
Munajah, Robiatul;
Marini, Arita;
Sumantri, Mohamad Syarif
Jurnal Basicedu Vol. 5 No. 3 (2021)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/basicedu.v5i3.886
Sekolah Dasar dengan program pendidikan inklusi menjadi sebuah tantangan tersendiri bagi kepala sekolah dan guru di lembaga pendidikan. Pendidikan inklusi di sekolah dasar perlu mendapatkan perhatian lebih mengingat siswa sekolah dasar yang masih perlu perhatian intensif dari pendidik ditambah dengan kehadiran siswa berkebutuhan khusus, tentunya hal tersebut bukan mudah untuk dapat mencapai tujuan pembelajaran. Tujuan penelitian ini dilakukan untuk melihat dan mendeskripsikan fenomena yang terjadi pada implementasi pendidikan inklusi di sekolah dasar. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif, menganalisis adanya faktor pendukung dan penghambat dalam implementasi pendidikan inklusi di sekolah dasar, sehingga didapatkan temuan bahwa guru perlu mengetahui lebih banyak mengenai faktor pendukung dan penghambat dalam implementasi pendidikan inklusi di sekolah dasar negeri 13 pandeglang maka kepala sekolah, guru, dinas pendidikan dan masyarakat perlu bekerjasama dalam implementasi untuk dapat memberikan layanan yang tepat bagi siswa pada umumnya dan anak berkebutuhan khusus sebagai upaya peningkatan kualitas layanan pendidikan di sekolah dasar
Bagaimana Pengelolaan Pendidikan Karakter Berbasis Islam Sekolah Dasar?
Ramadhani, Sulistyani Puteri;
Marini, Arita;
Sumantri, Syarief
Jurnal Basicedu Vol. 5 No. 3 (2021)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/basicedu.v5i3.916
Pendidikan merupakan proses kegiatan pembelajaran yang didalamnya dapat pengubahan sikap seseorang atau kelompok dalam menuju kedewasaan setiap individu melalui proses pendidikan dalam pemberiaan arah materi pembelajaran untuk menambah wawasasan ilmu pengetahuan peserta didik, dan nantinya sebagai pelatihan untuk cerminan perilaku yang lebih baik dalam diri individu. Penelitian ini menggunakan kualitatif dengan wawancara narasumber guru, kepala sekolah dan siswa di Pesantren Al-Hamidiyah Depok Jawa Barat. Hasil Wawancara membahas Pendidikan berbasis Islam merupakan pembelajaran yang diarahkan kedalam dua bagian yaitu dalam bagian pengetahuan dan pembentukan kepribadian anak sesuai dengan ajaran agama Islam dan juga sesuai dengan nilai-nilai ajaran agama Islam. Pengelolaan dalam proses pembelajaran berbasis Islam tidak sembarangan Pendidikan yang boleh mengajar dalam Pendidikan ini. Dalam proses Pendidikan berbasis Islam juga harus mempunyai kurikulum dalam penyampaian pembelajaran, karena pembelajaran tersebut membahas dua pokok penting bagi peserta didik yaitu ilmu pengetahuan sosial dan ilmu pengetahuan agama Islam.