Articles
PAJAK BUMI DAN BANGUNAN YAYASAN PENDIDIKAN DALAM PENGEMBANGAN PENDIDIKAN NASIONAL
Dewi Kania Sugiharti;
Faqih Lutfi;
Holyness N. Singadimedja
Jurnal Poros Hukum Padjadjaran Vol. 1 No. 2 (2020): JURNAL POROS HUKUM PADJADJARAN
Publisher : Fakultas Hukum Universitas Padjadjaran
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23920/jphp.v1i2.233
ABSTRAK Yayasan pendidikan merupakan lembaga yang berada di luar pemerintahan dan bersifat non profit oriented, turut terlibat aktif dalam upaya pengembangan pendidikan di Indonesia. UU PDRD memberi kesempatan bagi yayasan pendidikan untuk mendapatkan pengecualian pembayaran Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2). Permasalahan muncul di Kota Bandung setelah adanya kebijakan pengalihan pajak pusat ke daerah dengan pemungutan PBB-P2 terhadap yayasan pendidikan. Metode pendekatan dalam penelitian ini adalah metode yuridis normatif. Data dalam penelitian ini merupakan kombinasi data primer melalui wawancara dan data sekunder melalui studi kepustakaan yang dianalisis secara deskriptif-analisis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tidak adanya kriteria baku dan jelas terkait yayasan pendidikan yang dapat dikenakan pemungutan PBB-P2 dan Implementasi pemungutan PBB-P2 terhadap yayasan pendidikan di Kota Bandung dinilai belum maksimal karena pelaksanaan pemutakhiran data yang dilakukan pemerintah Kota Bandung belum menyeluruh serta minimnya sosialisasi dan komunikasi terkait pemungutan PBB-P2 terhadap yayasan pendidikan dalam kerangka pengembangan pendidikan nasional. Kata kunci: PBB-P2; penerapan; yayasan. ABSTRACT Educational foundations are institutions that are outside the government and are non-profit oriented, actively involved in efforts to develop education in Indonesia. The PDRD Law provides an opportunity for educational foundations to get exemptions from paying the Rural and Urban Land and Building Tax (PBB-P2). Problems arise in the city of Bandung after the policy of transferring the central tax to the regions by collecting PBB-P2 on educational foundations. The approach method in this research is a normative juridical method. The data in this study are a combination of primary data through interviews and secondary data through literature studies that are analyzed descriptively-analysis. The results showed that there were no clear and standard criteria related to educational foundations that could be subject to PBB-P2 collection and the implementation of PBB-P2 collection of educational foundations in Bandung was considered not optimal because the implementation of updating the data by the Bandung city government was not comprehensive and lack of socialization and communication related to PBB-P2 collection towards educational foundations within the framework of developing national education. Keywords: foundation; implementation; PBB-P2
ASPEK HUKUM HUBUNGAN INDUSTRIAL TERKAIT AKSI MOGOK KERJA OLEH SERIKAT PEKERJA DI PT. ULTRAJAYA MILK INDUSTRY & TRADING COMPANY
Ellyna Putri Nugraha;
Agus Mulya Karsona;
Holyness Singadimedja
Jurnal Poros Hukum Padjadjaran Vol. 2 No. 1 (2020): JURNAL POROS HUKUM PADJADJARAN
Publisher : Fakultas Hukum Universitas Padjadjaran
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23920/jphp.v2i1.262
ABSTRAKKondisi hubungan industrial ideal mempunyai beberapa faktor pendukung salah satunya komunikasi yang baik antar para pelaku seperti pemberi kerja, pekerja juga pemerintah agar terhindar dari hal – hal yang tidak diinginkan seperti aksi mogok kerja. Tujuannya untuk membangun dan memupuk hubungan industrial yang kondusif, harmonis, dan berkeadilan di lingkungan kerja. Penelitian ini menggunakan metode pendekatan yuridis normatif dengan spesifikasi penelitian deskriptif analitis yaitu menggambarkan peraturan perundang-undangan yang berlaku dikaitkan dengan teori-teori hukum dan praktek pelaksaan hukum positif yang menyangkut permasalahan. Masalah pertama yaitu bagaimana aspek hukum hubungan industrial dalam penyelesaian sengketa terkait aksi mogok kerja di Indonesia, kedua bagaimana penyelesaian perselisihan hubungan industrial antara PT. Ultrajaya Milk Industry & Trading Company dengan PUK SP RTMM-SPSI (Pimpinan Unit Kerja “Serikat Pekerja” Rokok Tembakau Makanan dan Minuman Serikat Pekerja Seluruh Indonesia) PT. Ultrajaya Milk Industry & Trading Company. Akibat tindakan pekerja melakukan mogok kerja tidak sah, Peradilan memutuskan Serikat Pekerja dan Pengurus Serikat Pekerja telah melakukan Perbuatan Melawan Hukum dan PT. Ultrajaya Milk Industry & Trading Company tidak mendapatkan pertanggungjawaban ganti kerugian sebesar kurang lebih Sembilan belas miliyar seperti yang dimintakan dalam gugatannya. Kata Kunci: hubungan industrial; sengketa hubungan industrial; mogok kerja.ABSTRACTThe ideal industrial relations condition has several supporting factors, one of which is good communication between actors such as employers, workers and the government in order to avoid unwanted things such as strikes. The goal is to build and foster industrial relations that are conducive, harmonious and just in the work environment. This study uses a normative juridical approach with analytical descriptive research specifications, namely describing the applicable laws and regulations associated with legal theories and positive law enforcement practices concerning the problem. The first problem, namely how the legal aspects of industrial relations in resolving disputes related to strike action in Indonesia, second, how to resolve industrial relations disputes between PT. Ultrajaya Milk Industry & Trading Company with PUK SP RTMM-SPSI (Head of Work Unit "Worker Union" Tobacco, Food and Beverage, All Indonesian Workers Union) PT. Ultrajaya Milk Industry & Trading Company. As a result of the workers' actions in carrying out illegal strikes, the court decided that the workers' union and workers' union officials had committed illegal acts and PT. Ultrajaya Milk Industry & Trading Company is not liable for compensation of approximately nineteen billion as requested in the lawsuit.Keywords: industrial relations; industrial relations dispute settlement; strike.
PERTUMBUHAN DAN PRODUKSI KEDELAI TERHADAP PEMBERIAN BOKASHI ECENG GONDOK DENGAN DUA JENIS AKTIFATOR
Asrijal Asrijal;
Ambo Upe;
Rahmawati Rahmawati;
Sulfiani Sulfiani;
Aslidayanti Aslidayanti
Journal TABARO Agriculture Science Vol 2, No 2: DESEMBER 2018
Publisher : Universitas Andi Djemma Palopo
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (758.455 KB)
|
DOI: 10.35914/tabaro.v2i2.136
Penelitian bertujuan untuk mengetahui pertumbuhan dan produksi kedelai terhadap pemberian bokashi eceng gondok dengan dua jenis aktifator. Penelitian dilaksanakan di Desa Leweng Kecamatan Takkalalla Kabupaten Wajo. Metode yang digunakan adalah Rancangan Acak Kelompok (RAK), terdiri atas tiga (3) perlakuan yaitu Tanpa Bokashi (b0), Bokashi 2 tha-1 dengan Aktivator EM4 (b1), dan Bokashi 2 tha-1 dengan Aktivator Tadabur (b2). Setiap perlakuan diulang sebanyak tiga kali sehingga jumlah kombinasi perlakuan sebanyak 9 kombinasi (9 petakan perlakuan). Hasil penelitian menunjukkah bahwa Rata-rata produksi kedelai per hektar aplikasi bokashi eceng gondok dengan aktifator EM4 sebanyak 0,80 ton perhektar, sedangkan aplikasi bokashi eceng gondok dengan aktifator Tadabur sebanyak 0,79 ton perhektar. Aplikasi bokashi eceng gondok dengan aktifator EM4 jauh lebih baik, dibandingkan dengan bokashi eceng gondok dengan aktifator Tadabur
ANALISIS PENDAPATAN DAN EFESIENSI USAHA PEMBIBITAN UDANG VANAME (Litopenaeus vannamei) DI KABUPATEN TAKALAR
Abdul Halil;
Rahmawati Rahmawati
Journal TABARO Agriculture Science Vol 3, No 2: DESEMBER 2019
Publisher : Universitas Andi Djemma Palopo
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (537.499 KB)
|
DOI: 10.35914/tabaro.v3i2.299
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui produksi, biaya produksi, penerimaan, dan pendapatan usaha pembibitan udang vaname, di Kabupaten Takalar. Penentuan sampel dilakukan secara sensus dimana seluruh jumlah populasi dijadikan sebagai sampel. yaitu berjumlah 12 orang pengusaha pembibitan udang vaname. Analisis data menggunakan analisis penerimaan, biaya produksi dan pendapatan. Berdasarkan hasil perhitungan diketahui bahwa produksi usaha pembibitan udang vaname rata-rata per kolamnya sebesar 1.000.000 ekor dengan harga 1,3/ekor. Biaya produksi yaitu biaya variable, rata-rata sebesar Rp 8.383.335 dan biaya tetap, rata-rata sebesar Rp 10.100.981. Jadi, total biaya produksi rata-rata sebesar Rp 22.842.648. Total penerimaan petani yaitu produksi di kali dengan harga, rata- rata sebesar Rp 37.750.000; dengan pendapatan rata-rata sebesar Rp 15.343.315.
Transformasi Pesantren (Studi terhadap Dialektika Kurikulum dan Kelembagaan Pondok Pesantren Rifaiyah Pati)
Amir Mahmud;
Zaini Tamin AR
EL-BANAT: Jurnal Pemikiran dan Pendidikan Islam Vol. 9 No. 2 (2019): Desember
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam YPBWI Surabaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (327.158 KB)
|
DOI: 10.54180/elbanat.2019.9.2.156-176
Penelitian ini bermaksud menganalisis perubahan kurikulum pesantren yang kini menjadi diskursus disebabkan dinamika kebijakan pengembangan kurikulum pendidikan nasional. Pada saat yang sama, dinamika pesantren dalam mengembangkan kurikulum, dengan mendirikan lembaga pendidikan formal yang menyerap substansi kurikulum yang diperlukan oleh masyarakat. Penulis menjadikan pondok pesantren Rifaiyah Pati sebagai objek penelitian mengingat pesantren ini survive dengan pengembangan kurikulum yang dialektis. Dengan menggunakan pendekatan kualitatif, data yang dikumpulkan dianalisis dengan narasi induktif, kemudian disajikan secara kronologis-analitis. Temuan penelitian ini adalah bahwa perkembangan pesantren Rifaiyah mempunyai beberapa kasus yang unik dan dinamis, mulai pergeseran orientasi pengembangan kurikulum, tradisi intelektual, hingga pada pertentangan yang disebabkan oleh ketidaksepemahaman mengenai arah ideologis pesantren. Kasus-kasus spesifik ini tentu saja berpengaruh terhadap kebijakan kelembagaan yang dijalankan oleh pesantren Rifaiyah dalam mewujudkan visi, misi dan tujuanya ke depan. Dari hal ini, penulis menarik benang merah bahwa perubahan pondok pesantren kerap dimulai dari kurikulum, kemudian merambah ke aspek yang lain seperti kelembagaan.
Wacana Posmodernisme dalam Pemikiran Pendidikan Islam
Arhanuddin Salim
Journal of Islamic Education Policy VOL 2, NO 1 (2017)
Publisher : Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Manado
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (5122.901 KB)
|
DOI: 10.30984/j.v2i1.688
ABSTRACT, This study is part of an academic endeavor to discover a new postulate as part of the development and reformation of Islamic educational thinking. Postmodernism as a mode of contemporary discourse in the social sciences and humanities can serve as the base of thougth in strengthening the epistemology of Islamic education scholarship. The main purpose of this study is to further examine Islamic Education as a scientific building that must be separated from the theological aspects that surround it.Keywords: Posmodernism, discourse, Islamic education
PENGARUH KUALITAS INSTRUKTUR DAN MATERI PELATIHAN TERHADAP KETERAMPILAN PESERTA PADA KANTOR LATIHAN KERJA KABUPATEN LUWU UTARA
Andi Syarifah Muahemiah;
Muh. Halim;
Rahmawati Rahmawati
Jurnal Akuntansi Vol 1, No 1 (2014)
Publisher : Lembaga Penerbitan dan Publikasi Ilmiah (LPPI) Universitas Muhammadiyah Palopo
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.35906/ja001.v1i1.36
Penelitian bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis Pengaruh Kualitas Instruktur dan Materi Pelatihan Terhadap Keterampilan Peserta Pada Kantor Latihan Kerja Kabupaten Luwu Utara. Penelitian yang dilakukan merupakan penelitian explanatory dan menggunakan metode survey. Populasi penelitian adalah peserta yang pernah mengikuti latihan selama 1 tahun. Teknik pengambilan sampel yaitu dengan purposive sampling dan diperoleh jumlah sampel sebanyak 67 orang. Metode analisis data yang dipergunakan dalam penelitian ini adalah analisis deskriptif dan Regresi Linier Berganda, dimana variabel bebasnya terdiri dari Kualitas Instruktur dan Materi Pelatihan sedangkan untuk variabel dependen yaitu Keterampilan Peserta. Hasil penelitian dengan menggunakan analisis regresi linier berganda menunjukkan bahwa secara bersama-sama (Uji F) variabel Kualitas Instruktur dan Materi Pelatihan berpengaruh signifikan terhadap variabel dependen/variabel terikat yaitu Keterampilan Peserta, sehingga hipotesis pertama dalam penelitian ini yang menduga bahwa Kualtas Instruktur dan Materi Pelatihan berpengaruh secara signifikan terhadap Keterampilan Peserta yang mengikuti pelatihan terbukti kebenarannya. Sedangkan untuk (Uji t) diketahui bahwa tingkat signifikan untuk masing-masing variabel yaitu (Kualitas Instruktur = 0,033) dan (Materi Pelatihan = 0,043). Dari hasil tersebut ternyata variabel Materi Pelatihan yang berpengaruh positif signifikan dan memiliki pengaruh yang paling dominan terhadap Keterampilan Peserta dengan besaran nilai koefisien regresi masing-masing yaitu (Kualitas Instruktur = 0,201 atau 20,1%) dan (Materi Pelatihan = 0,283 atau 28,3%), dengan demikian hipotesis kedua dalam penelitian ini yang menduga bahwa Materi Pelatihan yang dominan mempengaruhi Keterampilan Peserta yang mengikuti pelatihan adalah terbukti kebenarannya.
ANALISIS PERHITUNGAN BIAYA PESANAN DALAM MENETAPKAN HARGA JUAL PADA USAHA LAS PALANDAN DI DESA PALANDAN KECAMATAN BAEBUNTA KABUPATEN LUWU UTARA
Rahmawati Rahmawati;
Fitriani Surya
Jurnal Akuntansi Vol 1, No 2 (2014)
Publisher : Lembaga Penerbitan dan Publikasi Ilmiah (LPPI) Universitas Muhammadiyah Palopo
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (357.532 KB)
|
DOI: 10.35906/ja001.v1i2.105
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perhitungan biaya pesanan dalam menetapkan harga jual pada Usaha Las Palandan. Analisis penentuan harga pokok penjualan dengan pendekatan metode Full Costing. Harga pokok pesanan melalui metode Full Costing pada Usaha Las Palandan pada tahun 2012 adalah sebesar Rp. 89.035.000,- sedangkan harga pokok penjualannya adalah sebesar Rp. 108.000.000,-. Pada Tahun 2013 harga pokok produksi melalui metode Full Costing Usaha Las Palandan mengalami peningkatan menjadi sebesar Rp. 139.695.000,- sedangkan harga pokok penjualannya adalah sebesar Rp. 168.000.000,-. Peningkatan harga pokok produksi dan harga pokok penjualan ini disebabkan karena jumlah produksi rosban pada Usaha Las Palandan mengalami peningkatan sehingga semua biaya yang ada juga mengalami peningkatan.Harga jual rosban yang harus ditetapkan oleh Usaha Las Palandan untuk mendapatkan laba sesuai dengan targetnya pada tahun 2012 adalah sebesar Rp. 1.800.000 perunitnya sedangkan pada tahun 2013 harga jual rosban yang harus ditetapkan oleh Usaha Las Palandan untuk mendapatkan laba sesuai dengan targetnya pada adalah sebesar Rp. 2.000.000 perunitnya.
PELATIHAN DAN PEMBIMBINGAN PEMBUATAN SISTEM LAPORAN KEUANGAN SEDERHANA PADA UKM DI KOTA PALOPO
Rahmawati Rahmawati;
Andika Rusli
Jurnal Akuntansi Vol 3, No 1 (2017)
Publisher : Lembaga Penerbitan dan Publikasi Ilmiah (LPPI) Universitas Muhammadiyah Palopo
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (308.579 KB)
|
DOI: 10.35906/ja001.v3i1.177
Abstrak: Tujuan program KKN-PPM ini adalah memberikan Pengetahuan kepada para pelaku Usaha Keci Menengah (UKM ) mengenai pembuatan laporan keuangan yang baik dan benar sehingga dapat membantu dalam pengembangan usaha mereka.Target khusus dari program KKN-PPM ini adalah memeberikan pelatihan dan pendampingan serta bimbingan khusus dalam peoses membuat laporan keuangn mulai dari transaksi hingga laporan keuangan akhir, serta menyediakan format laporan yang sesuai dengan usaha mereka.Metode yang digunakan dalam program KKN-PPM iniyakni dengan melakukan pelatihan dan pembimbingan mengenai tatacara pembuatan laporan keuangan sederhana, yang dimulai dari pemberian informasi umum dari seminar hingga pendampingan secara khusus. Kegiatan program KKN-PPM yang telah terlaksana terdiri dari sosialisasi program KKN-PPM, Menyiapkan sarana dan prasarana yang mendukung pelaksanaan kegiatan dan pembuatan format laporan keuangan yang sesuai dengan usaha, pelaksanaan Seminar, Pelatihan dan pembimbingan yang disesuaikan dengan format pembuatan laporan keuangan yang telah disiapkan. Rencana selanjutnya dari program ini yaitu monitoring dan evaluasi program untuk menjamin keberlanjutan dan pengembangan dari program KKN-PPM ini.Kata kunci : Usaha Kecil dan Menengah (UKM), Laporan Keuangan
ANALISIS AKUNTANSI PERTANGGUNGJAWABAN SOSIAL PADA PT. VALE INDONESIA TBK
Rahmawati Rahmawati;
Sapar Sapar;
Dwi Cahyo Nugroho
Jurnal Akuntansi Vol 2, No 1 (2015)
Publisher : Lembaga Penerbitan dan Publikasi Ilmiah (LPPI) Universitas Muhammadiyah Palopo
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (579.381 KB)
|
DOI: 10.35906/ja001.v2i1.150
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis akuntansi pertanggungjawaban sosial pada PT. Vale Indonesia Tbk. data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data sekunder yang diperoleh dengan mengunjungi website resmi perusahaan. Pengunkapan tanggungjawab sosial perusahaan dengan menggunakan indeks pengungkapan menunjukan bahwa terdapat dalam penerapan tanggungjawab perusahaan pada PT. Vale Indonesia Tbk. Kesimpulan penelitian ini adalah pengungkapan CSR pada PT. Vale Indonesia Tbk untuk tahun 2012, 2013 dan tahun 2014 pada program keselamatan kerja karyawan dan bidang pelestarian alam konstan dari tahun ketahun dengan presentase sebesar 100% dengan terlaksananya semua kegiatan. Indeks pengungkapan pada program tersebut berada diatas batasan dan ini mengungkapkan CSR yang bagus. Pengungkapan Corporate social Responsibility (CSR) pada PT. Vale Indonesia Tbk untuk bidang kesehatan, bidang pendidikan, bidang pengembangan dan pemberdayaan masyarakat, bidang seni budaya dan keagamaan serta dukungan tambahan untuk fasilitas umum dan bantuan bencana alam pada tahun 2012, 2013 dan tahun 2014 mengalami peningkatan dari tahun sebelumnya. Hal ini menunjukkan indeks pengungkapan pada program tersebut terbilang baik karna adanya peningkatan dari tahun ketahun, dan pengungkapan CSR pada PT. Vale Indonesia Tbk. Dari semua bidang terbilang bagus dikarnakan indeks pengungkapan melebihi batasan indeks 50%. Disarankan kepada pihak perusahaan agar dana CSR lebih ditingkatkan lagi demi kesejahteraan masyarakat daerah perusahaan, karna melaksanakan CSR bukan berarti mengurangi kesejahteraan stakeholders.