Articles
Tinjauan Hukum Atas Penyalahgunaan Ulasan Konsumen (Fake Reviews) Dalam Platform Perdagangan Elektronik
Sutrisno
Al-Zayn: Jurnal Ilmu Sosial, Hukum & Politik Vol 3 No 3 (2025): 2025
Publisher : Yayasan pendidikan dzurriyatul Quran
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.61104/alz.v3i3.1519
Fenomena ulasan konsumen palsu (fake reviews) dalam platform perdagangan elektronik semakin marak dan menimbulkan dampak merugikan bagi konsumen, pelaku usaha yang jujur, dan integritas sistem perdagangan digital. Ulasan palsu digunakan untuk menaikkan peringkat produk, membentuk opini konsumen secara tidak objektif, serta sebagai strategi manipulatif dalam persaingan bisnis. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji aspek hukum dari praktik fake reviews di e-commerce Indonesia, serta menelaah perlindungan hukum yang tersedia bagi konsumen berdasarkan peraturan perundang-undangan yang berlaku, seperti Undang-Undang Nomor 8 Tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen dan Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik beserta perubahannya. Metode yang digunakan adalah pendekatan yuridis normatif dengan analisis peraturan, doktrin hukum, dan studi kasus yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa praktik fake reviews termasuk dalam tindakan tidak jujur, menyesatkan, dan dapat dikategorikan sebagai perbuatan melawan hukum. Perlindungan hukum masih lemah dalam aspek penegakan dan tanggung jawab platform. Diperlukan regulasi lebih tegas dan peningkatan pengawasan untuk menjamin hak-hak konsumen di era perdagangan digital.
Effectiveness of Ginger Warm Compress on Neck on Head Pain of Elderly Patients with Hypertension at UPTD Tresna Werdha Natar
Sutrisno;
Antika, Rini;
Ferlia, Reni;
Hernanda, Rice
INDOGENIUS Vol 4 No 2 (2025): INDOGENIUS
Publisher : Department of Publication of Inspirasi Elburhani Foundation Desa. Pamokolan, Kecamatan Cihaurbeuti, Kabupaten Ciamis, Provinsi Jawa Barat, Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.56359/igj.v4i2.598
Background & Objective: To determine “The effectiveness of warm ginger compress on the neck on the head pain of elderly patients with hypertension at UPTD Tresna werdha natar”. Method: This type of research is a quantitative study that utilizes a pre-experimental approach, with a pretest-posttest design and applies a sample selection technique through total sampling. The population and sample were all elderly patients with hypertension totaling 15 respondents, the tools used in this study were standard operating procedures (SOPs), the data analysis used was the Wilcoxon Test. Result: The results obtained based on statistical tests showed that there was an effect of using warm compresses made of ginger on reducing the level of pain in the head p-value 0.000. Conclusion: It is concluded that the use of warm compresses of ginger in the neck area can reduce the head pain of the elderly who experience hypertension.
Pengaruh Terapi Benson terhadap Tekanan Darah pada Lansia dengan Hipertensi: The Impact of Benson Therapy on Blood Pressure Among Elderly Individuals with Hypertension
Sumiarti;
Probo Wijayanto, Wisnu;
Hernanda, Rice;
Sutrisno
Journal of Nursing Education and Practice Vol. 4 No. 1 (2024): Journal of Nursing Education and Practice
Publisher : MPI Press
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.53801/jnep.v4i1.348
Introduction: One of the most common degenerative diseases suffered by the elderly is hypertension. About 26.4% of people worldwide have hypertension, and an estimated 9.4 million die from hypertension. The prevalence in Indonesia is 34.11% and the highest in South Kalimantan is 44.33% for Lampung province with a total of 2,175,791 cases and in Central Lampung 303,958 cases. The risk of hypertension increases with age, the incidence rate at the age of 55-64 years is 45.9%, 65-74 years is 57.6% and 63.8% above 75. One non-pharmacological way is to use Benson therapy. Objectives: The purpose of this study was to determine the effect of Benson Therapy on Blood Pressure in the Elderly with Hypertension in the UPTD Simbarwaringin Puskesmas Working Area in 2024. Method: This study is a pre experiment analytic study with a two group pretest posttest design. Sample size of 34 consisting of 17 elderly people for each group taken by purposive sampling. Data collection with digital tension meter, data analysis using independent t test. Result: The results showed that the characteristics of elderly patients with hypertension were mostly aged 60-65 years (58.8%), female gender (82.4%), elementary school education (50%) and not working (91.2%). The mean pretest blood pressure of the control group was 162.3, while that of the intervention group was 165.6 mmHg. The mean posttest blood pressure of the control group was 63.8 while the intervention group was 149 mmHg. There is an effect of benson therapy on blood pressure in the elderly with hypertension with a p value: 0.000. Conclution: There is an effect of benson therapy on blood pressure in the elderly with hypertension.
ANALISIS PUTUSAN NOMOR 1008/PID.SUS/2023/PN SBY TENTANG PEMIDANAAN TERHADAP PELAKU PENYALAHGUNA NARKOTIKA GOLONGAN I UNTUK DIKONSUMSI SENDIRI: Analysis Of Decision Number 1008/Pid.Sus/2023/Pn Sby Concerning The Punishment Of The Perpetrators Of Class I Narcotics Abuse For Their Consumption
Rizkiati Neneng Hasanah;
Sutrisno
Reformasi Hukum Trisakti Vol 7 No 2 (2025): Reformasi Hukum Trisakti
Publisher : Faculty of Law, Universitas Trisakti
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.25105/refor.v7i2.22767
Cases of drug abuse are increasing in Indonesia, but the handling is still not optimal, including the legal process in court. This research will examine Decision Number 1008/Pid.Sus/2023/PN Sby in relation to Supreme Court Circular Letter (SEMA) Number 4 of 2010 concerning the Placement of Narcotics Abuse, Abuse Victims and Addicts into Medical Rehabilitation and Social Rehabilitation Institutions. Based on this decision, the defendant was imprisoned for 2 years and 6 months. The problem studied is whether the application of sanctions against class I narcotics abusers in Decision Number 1008/Pid.Sus/2023/PN Sby is in accordance with the principles of punishment. This research is normative legal research with descriptive analytical analysis of secondary data, using a qualitative approach and deductive method in concluding. The results of the discussion and conclusions reveal that the decision is not in line with the purpose of punishment, because the panel of judges inappropriately applied Article 127 of Law Number 35 of 2009 concerning Narcotics. Class I drug abusers for personal use should receive medical and social rehabilitation, not criminal punishment as stipulated in the law and its derivative regulations.
Care for Society: Usaha Menanamkan Nilai-Nilai Gotong Royong pada Masyarakat Tionghoa
Sutrisno;
Amelyadi;
Tri Wahyuni;
Almumtahanah;
Mahin Ridlo Ronas
Abdimas Awang Long Vol. 8 No. 2 (2025): Juni, Abdimas Awang Long
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Hukum Awang Long
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.56301/awal.v8i2.1559
Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) ini bertujuan untuk mempererat hubungan sosial serta memperkenalkan kembali nilai-nilai gotong royong di lingkungan masyarakat Tionghoa yang berada di Gg. Ceria VI, Jl. Sungai Raya Dalam, Kabupaten Kubu Raya, Kalimantan Barat. Kegiatan ini dilatarbelakangi oleh semangat Catur Dharma perguruan tinggi, yang mendorong dosen dan mahasiswa untuk terlibat langsung dalam pengabdian kepada masyarakat. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini adalah Participatory Action Research yang mencakup ceramah, diskusi, dan praktik langsung dalam aktivitas gotong royong bersama masyarakat setempat. Kegiatan dilaksanakan oleh tim yang terdiri dari dosen, tenaga kependidikan, dan mahasiswa program studi keperawatan. Teknik analisis yang digunakan adalah deskriptif kualitatif berdasarkan hasil wawancara dengan tokoh masyarakat dan observasi langsung saat kegiatan berlangsung. Hasil dari kegiatan ini menunjukkan bahwa masyarakat Gg. Ceria VI secara rutin melaksanakan gotong royong dua minggu sekali, terutama dalam menjaga kebersihan lingkungan dan saat menyambut hari besar keagamaan seperti Imlek. Kegiatan ini murni dilakukan oleh warga tanpa melibatkan tenaga luar, dan partisipasi warga semakin meningkat seiring dengan meningkatnya kesadaran akan pentingnya kebersamaan. Pengabdian ini berhasil membangun silaturahmi antara pihak kampus dan masyarakat serta menumbuhkan semangat kolaboratif antara berbagai pihak dalam menjaga nilai-nilai sosial dan kebudayaan lokal.
Korelasi Pelepasan Moral dan Cyberbullying pada Remaja di Madrasah Aliyah Negeri di Sleman
Ru'iya, Sutipyo;
Sutrisno;
Suyadi;
Kistoro, Hanif Cahyo Adi
Jurnal Moral Kemasyarakatan Vol 7 No 2 (2022): Volume 7, Nomor 2 - Desember 2022
Publisher : Universitas PGRI Kanjuruhan Malang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.21067/jmk.v7i2.7430
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat cyberbullying dan pelepasan moral pada remaja siswa Madrasah Aliyah Negeri se Sleman Yogyakarta dan hubungan pelepasan moral dengan cyberbullying. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif korelasional, dengan subyek penelitian berupa sampel sebanyak 152 orang siswa. Alat pengumpulan data berupa skala cyberbullying dan pelepsan moral, yang dikumpulkan melalui google form. Data dianalisis dengan analisis deskriptif dan analisis korelasi  Spearman's rho. Hasil analisis deskriptif menunjukkan sebagian besar siswa Madrasah Aliyah Negeri telah melakukan pelepasan moral dan cyberbullying. Hasil analisis korelasi antara pelepsan moral dan cyberbullying diperoleh nilai 0,322 dengan nilai signifikansi 0,000 yang berarti terdapat hubungan yang rendah dan signifikan anara kedua variabel yang diteliti. Namun demikian, pelepsan moral dan cyberbullying harus menjadi perhatian penting bagi insan pendidik khususnya, karena cyberbullying dapat menjadi penyebab perilaku-periaku negatif yang lain dan lebih besar. Oleh karena itu, perlu adanya penangan khusus pencegahan cyberbullying agar perilaku ini menjadi berkurang bahkan tidak terjadi pada siswa Madrasah Aliyah Negeri.
Peran Aparatur Gampong dalam Meningkatkan Pelayanan Publik di Gampong Seuneubok Keuranji Kecamatan Kota Bahgia Kabupaten Aceh Selatan
Badruzzaman;
Sutrisno;
Ibrahim, Syafei
Jurnal Ilmu Multidisiplin Vol. 1 No. 4 (2023): Jurnal Ilmu Multidisplin (Januari-Maret 2023)
Publisher : Green Publisher
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.38035/jim.v1i4.1108
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Peran Aparatur Gampong dalam meningkatkan pelayanan Publik di Gampong Seuneubok Keuranji Kecamatan Kota Bahagia Kabupaten Aceh Selatan dan mengatahui Faktor yang menghambat aparatur Gampong dalam meningkatkan pelayanan di Gampong Seuneubok Keuranji Kecamatan Kota Bahagia Kabupaten Aceh Selatan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif, karena peneliti bermaksud memperoleh gambaran yang mendalam tentang suatu gejala sosial. Dalam penelitian ini peneliti menggunakan beberapa item data menurut klasifikasi jenis sumbernya, yaitu Observasi (Pengamatan), Wawancara, dan Dokumentasi. Dari penelitian, terhadap peran aparatur Gampong dalam meningkatkan pelayanan publik di Gampong Seuneubok Keuranji Kecamatan Kota Bahagia Kabupaten Aceh Selatan. Peneliti dapat menarik kesimpulan bahwa dalam dimensi pelayanan dengan indikator kesederhanaan, berkelanjutan dan partisipatif peran Aparatur Gampong tergolong sangat rendah. tidak adanya kebijakan khusus terkait kemudahan dalam sistem pelayanan. sehingga pelayanan yang semestinya cepat menjadi lebih lambat dan ber belit-belit. Tidak adanya inovasi-inovasi dan peningkatan pertisipasi masyarakat dalam pelayanan mengakibatkan diskomunikasi antara Aparatur Gampong dan masyarakat sehingga mengakibatkan biaya-biaya yang di keluarkan oleh masyarakat menjadi lebih banyak. Sedangkan dalam dimensi transparansi dengan indikator akuntabel dan keadilan peran aparatur Gampong dalam meningkatkan pelayanan publik di Gampong Seuneubok Keuranji Kecamatan Kota Bahagia Kabupaten Aceh Selatan masih tergolong rendah. kurangnya proses informasi yang diberikan Aparatur Gampong terkait pelayanan terhadap masyarakat, pertanggungjawaban pelaksanaan pemerintahan Gampong dan masih terdapat beberapa ketidak adilan dalam pelayanan serta tidak transparan yang disebabkan tekanan dari internal pemerintahan dan eksternal pemerintahan Gampong. Faktor yang menghambat aparatur Gampong dalam meningkatkan pelayanan publik di Gampong Seuneubok Keuranji Kecamatan Kota Bahagia Kabupaten Aceh Selatan Yaitu sumber daya manusia yang memiliki indikator pendidikan dan motivasi. Dalam hal pendidikan yang menjadi hambatan peran Aparatur Gampong dalam meningkatkan pelayanan, dikarnakan masih rendahnya pendidikan yang dimiliki aparatur Gampong Seuneubok Keuranji jika di bandingkan dengan tanggungjawab yang di emban sebagai Gampong yang terletak di pinggiran ibu kota Provinsi Aceh dan tidak kooperatifnya Aparatur Gampong Seuneubok Keuranji dalam setiap pelatihan-pelatihan yang diberikan pemerintah Kabupaten atau Provinsi. Adapun dalam indikator motivasi yang menjadi hambatan perang aparatur Gampong Seuneubok Keuranji dalam memberikan pelayanan dikarnakan sulitnya pemerintah Gampong untuk memenuhi hak-hak Aparatur sehingga motivasi yang di miliki aparatur Gampong dalam melayanani masyarakat menjadi menurun. Sedangkan dalam dimensi lingkungan dengan indikator sarana dan masyarakat. Dalam hal sarana yang menjadi hambatan peran Aparatur Gampong dalam meningkatkan pelayanan ialah masih minimnya sarana yang dimiliki Gampong Seuneubok Keuranji untuk menunjang pelayanan yang baik, hal ini dilihat ada 20 item sarana pendukung pelayanan yang tidak di miliki Gampong Seuneubok Keuranji. Adapun dalam indikator masyarakat yang menjadi hambatan ialah masyarakat kurang memberikan support dalam hal insentiv aparatur Gampong dan masih adanya oknum masyarakat yang mecoba memberikan tekanan baik itu bersifat nepotisme maupun gratifikasi kepada aparatur Gampong.
PENGARUH E-FAKTUR, PEMAHAMAN PAJAK DAN SANKSI PAJAK TERHADAP KEPATUHAN WAJIB PAJAK KPP PRATAMA PASAR MINGGU
Sutrisno;
Suharya, Yaya
Jurnal Nusa Akuntansi Vol. 1 No. 1 (2024): Jurnal Nusa Akuntansi Volume 1 Nomor 1 Januari Tahun 2024
Publisher : Publika Citra Media
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.62237/jna.v1i1.3
The aim of this research is to analyze the influence of e-invoicing, tax understanding, tax sanctions on taxpayer compliance on social media at the Pasar Minggu tax office. The sample in this research is corporate taxpayers. The number of samples taken in this research was 2,315 personal taxpayers reporting on the KPP Pratama Pasar Minggu social media. In carrying out data collection, this was done by distributing a questionnaire in which there were several statement items. In this research, the variables are divided into several parts, including e-invoicing (X1), understanding of taxes (X2) and tax sanctions (X3) as independent variables, and taxpayer compliance (Y) as the dependent variable. To measure the magnitude of the influence on these variables, the author uses the multiple regression method. From the results of this analysis, it was found that there is a significant and simultaneous influence on the variables e-invoicing (X1), tax understanding (X2) and tax sanctions (X3) on taxpayer compliance (Y).
Penegakan Sanksi Administrasi Terhadap Aparatur Sipil Negara Terpidana Korupsi di Kementerian Keuangan: Administrative Law Enforcement against Civil Servants who was Convicted of Corruption at the Ministry of Finance
Sutrisno
Reformasi Hukum Vol 25 No 1 (2021): June Edition
Publisher : Fakultas Hukum Universitas Islam Jakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (168.215 KB)
|
DOI: 10.46257/jrh.v25i1.132
Berdasarkan data Komisi Pemberantasan Korupsi, pada tahun 2017 sebanyak 43 kasus dari total 123 kasus korupsi di Indonesia atau sekitar 35% dilakukan oleh Aparatur Sipil Negara dan. merupakan profesi dengan jumlah tindak pidana korupsi terbanyak pada tahun 2017. Kepala Badan Kepegawaian Negara pada tanggal 4 September 2018 mengatakan bahwa terdapat 2.674 Pegawai Negeri Sipil dengan putusan pidana korupsi inkracht, namun 2.357 orang tidak diberhentikan. Rumusan masalah pokok yaitu bagaimana penegakan hukum terhadap Aparatur Sipil Negara Terpidana Korupsi di Indonesia, dan bagaimana pelaksanaan sanksi administrasi terhadap Aparatur Sipil Negara Terpidana Korupsi di Kementerian Keuangan. Tujuan penelitian dilakukan untuk mengkaji penegakan hukum dan praktik pelaksanaan sanksi administrasi terhadap Aparatur Sipil Negara terpidana korupsi. Metode penelitian dilakukan melalui pendekatan yuridis normatif. Hasil penelitian, bahwa Aparatur Sipil Negara terpidana korupsi harus dijatuhi sanksi administrasi berupa Pemberhentian Tidak Dengan Hormat berdasarkan Pasal 87 ayat (4) Undang-Undang Nomor 5 Tahun 2014 tentang Aparatur Sipil Negara dan ditegaskan kembali dalam Putusan Mahkamah Konstitusi. Undang-Undang Nomor 5 Tahun 2014 telah mengamanatkan dibentuknya Peraturan Pemerintah yang mengatur tentang disiplin Aparatur Sipil Negara. Namun saat ini Peraturan Pemerintah tersebut belum ditetapkan dan masih berlaku Peraturan Pemerintah Nomor 53 Tahun 2010 yang sudah tidak sesuai dengan semangat Undang-Undang Nomor 5 Tahun 2014. Aparatur Sipil Negara terpidana korupsi di Kementerian Keuangan dijatuhi sanksi sesuai Pasal 87 ayat (4) yaitu Pemberhentian Tidak Dengan Hormat. Selain itu, Aparatur Sipil Negara yang terbukti melakukan Penyalahgunaan Jabatan/Wewenang dijatuhi sanksi Pemberhentian Dengan Hormat Tidak Atas Permintaan Sendiri meskipun penyalahgunaan wewenang tersebut tidak sampai pada proses pidana. Kesimpulan penegakan sanksi administrasi yaitu berupa Pemberhentian Tidak Dengan Hormat.
Konsep Penerapan Restorative Justice Dalam Penyelesaian Tindak Pidana Kekerasan Dalam Rumah Tangga Yang Dilakukan Oleh Militer
Andi Setiawan;
Sutrisno;
Ahmad Jaeni
Al-Zayn: Jurnal Ilmu Sosial, Hukum & Politik Vol 3 No 3 (2025): 2025
Publisher : Yayasan pendidikan dzurriyatul Quran
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.61104/alz.v3i3.1512
Pendekatan restorative justice menawarkan solusi alternatif dalam penyelesaian perkara pidana dengan menitikberatkan pada pemulihan hubungan antara pelaku, korban, dan masyarakat. Namun, penerapannya dalam sistem peradilan militer, khususnya pada kasus kekerasan dalam rumah tangga (KDRT), masih sangat terbatas. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kemungkinan dan urgensi penerapan konsep restorative justice dalam penyelesaian perkara KDRT oleh anggota militer. Metode yang digunakan adalah pendekatan yuridis normatif dengan teknik deskriptif-analitis terhadap bahan hukum primer dan sekunder, serta ditunjang dengan literatur ilmiah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun peradilan umum mulai mengakomodasi prinsip restorative justice, peradilan militer masih menitikberatkan pendekatan represif yang tidak membuka ruang pemulihan sosial. Ketidakhadiran regulasi, kekhawatiran atas pelanggaran disiplin, serta budaya institusional menjadi hambatan utama. Penelitian ini merekomendasikan pembentukan regulasi dan pelatihan khusus untuk membuka jalan bagi penerapan restorative justice secara selektif dalam perkara KDRT di lingkungan militer, guna mewujudkan keadilan yang lebih manusiawi dan berimbang