p-Index From 2021 - 2026
37.485
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Pedagogi: Jurnal Ilmu Pendidikan Jurnal Pendidikan Indonesia Journal of Educational, Health and Community Psychology Widyagogik : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Sekolah Dasar Innovatio : Journal for Religious Innovations Studies Psikis : Jurnal Psikologi Islami Jurnal Counseling Care Sawwa: Jurnal Studi Gender Kopasta: Jurnal Program Studi Bimbingan Konseling JURNAL IQRA´ Indonesian Journal of Educational Research (IJER) Jurnal Bimbingan dan Konseling Terapan Islamic Counseling : Jurnal Bimbingan dan Konseling Islam Risâlah, Jurnal Pendidikan dan Studi Islam Jurnal Bimbingan dan Konseling Ar-Rahman JKI (Jurnal Konseling Indonesia) Educational Guidance and Counseling Development Journal Jurnal Kesehatan Medika Saintika Pendas : Jurnah Ilmiah Pendidikan Dasar International Journal of Research in Counseling and Education Journal of Education and Instruction (JOEAI) RISTEKDIK : Jurnal Bimbingan dan Konseling Consilium : Berkala Kajian Konseling dan Ilmu Keagamaan Al-Irsyad: Jurnal Pendidikan dan Konseling JURNAL PENDIDIKAN TAMBUSAI Jurnal Basicedu Journal of Education Technology Bisma The Journal of Counseling Journal on Education Ensiklopedia of Journal Global Conference Index JUPE : Jurnal Pendidikan Mandala Jurnal EDUCATIO: Jurnal Pendidikan Indonesia Jurnal Sehat Mandiri Psikologi Konseling: Jurnal Kajian Psikologi dan Konseling Menara Ilmu Ensiklopedia Social Review JPGI (Jurnal Penelitian Guru Indonesia) JRTI (Jurnal Riset Tindakan Indonesia) Jurnal Pendidikan dan Konseling KOLOKIUM: Jurnal Pendidikan Luar Sekolah Jurnal Neo Konseling MUKADIMAH: Jurnal Pendidikan, Sejarah, dan Ilmu-ilmu Sosial Bina Gogik: Jurnal Ilmiah Pendidikan Guru Sekolah Dasar Jurnal Ilmu Pendidikan Islam Jurnal Inovatif Ilmu Pendidikan Edunesia : jurnal Ilmiah Pendidikan PAKAR Pendidikan Journal of Educational and Learning Studies Journal of Counseling and Educational Technology Al-Ittizaan : Jurnal Bimbingan Konseling Islam Journal of Early Childhood Education (JECE) PLAKAT : Jurnal Pelayanan Kepada Masyarakat G-Couns: Jurnal Bimbingan dan Konseling Prophetic : Professional, Empathy, Islamic Counseling Journal Psikobuletin: Buletin Ilmiah Psikologi Realita : Jurnal Bimbingan dan Konseling Syifaul Qulub: Jurnal Bimbingan dan Konseling Islam Guiding World : Jurnal Bimbingan dan Konseling Edu Consilium : Jurnal Bimbingan dan Konseling Pendidikan Islam Jurnal Pengabdian Masyarakat (ABDIRA) Journal of Counseling, Education and Society Indonesian Journal of Counseling and Development Algebra : Jurnal Pendidikan, Sosial, dan Sains International Journal of Educational Review, Law And Social Sciences (IJERLAS) International Journal of Applied Counseling and Social Sciences Indo-MathEdu Intellectuals Journal Counseling Milenial (CM) Sibatik Journal : Jurnal Ilmiah Bidang Sosial, Ekonomi, Budaya, Teknologi, Dan Pendidikan Education and Counseling Journal Literasi Nusantara Edu Society: Jurnal Pendidikan, Ilmu Sosial dan Pengabdian Kepada Masyarakat Lentera Negeri Southeast Asian Journal of Technology and Science Edukasiana: Jurnal Inovasi Pendidikan Edu Research : Jurnal Penelitian Pendidikan Counselia: Jurnal Bimbingan Konseling Pendidikan Islam Jurnal Basicedu Jurnal Ilmu Pendidikan dan Sosial Journal Islamic Pedagogia Counseling and Humanities Review Cerdas-Jurnal Pendidikan Jurnal Counseling Care Jurnal Aplikasi IPTEK Indonesia Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Innovative: Journal Of Social Science Research Madani: Multidisciplinary Scientific Journal Al-Musyrif : Jurnal Bimbingan dan Konseling Islam Jurnal Pendidikan Sosial dan Konseling Guruku: Jurnal Pendidikan dan Sosial Humaniora Jurnal Media Ilmu Educaniora: Journal of Education and Humanities Jurnal Pendidikan Siber Nusantara Socius: Social Sciences Research Journal Indonesian Counseling and Psychology Consilium Current Issues In Counseling Manajia: Journal of Education and Management Quality : Journal of Education, Arabic and Islamic Studies Journal Of Psychology, Counseling And Education Jurnal Nakula: Pusat Ilmu Pendidikan, Bahasa Dan Ilmu Sosial Liberosis: Jurnal Psikologi dan Bimbingan Konseling Corona: Jurnal Ilmu Kesehatan Umum, Psikolog, Keperawatan dan Kebidanan Algebra Jurnal Penelitian Pendidikan Indonesia Observasi: Jurnal Publikasi Ilmu Psikologi Jurnal Suloh aktivisme: Jurnal Ilmu Pendidikan, Politik dan Sosial Indonesia JUBIKOPS Papua Medicine and Health Science Guidance: Jurnal Bimbingan dan Konseling Journal of Indonesian Progressive Education Jurnal Kesehatan Masyarakat EDUKASI : Jurnal Penelitian dan Artikel Pendidikan Edumaspul: Jurnal Pendidikan Empowerment Counseling Journal
Claim Missing Document
Check
Articles

Analysis of the Implementation of Individual Counseling by Counseling Guidance Teachers with the CBT Approach to Overcome Student Delinquency Problems in Schools Netrawati Netrawati; Neviyarni Neviyarni; Yarmis Syukur; Dina Sukma
Jurnal Neo Konseling Vol 3, No 2 (2021): Jurnal Neo Konseling
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/00440kons2021

Abstract

This study aims to prevent juvenile delinquency behavior by developing a counseling model of cognitive behavioral therapy (CBT). The problem of counseling skills for counseling teachers is an interesting study to do because in the industrial revolution era there were many problems for adolescents. The counseling model of cognitive behavioral therapy (CBT) is important to train teachers BK because this counseling model has a problem-solving focus on cognitive restructuring compared to other counseling models and approaches. The development of this model training was carried out for BK Teachers at SMP and SMA Padang Panjang. Based on the results of the descriptive analysis that has been carried out, it shows that the implementation of individual counseling by BK teachers with the CBT approach is generally in the medium category with an achievement of 74.6%. Furthermore, the implementation of individual counseling by BK teachers with the CBT approach is in the high category with an achievement of 17.6% and a small proportion is in the low category with an achievement of 5.9%. The results of this analysis illustrate that, the implementation of individual counseling by BK teachers with the CBT approach still needs to be developed.
Upaya Guru BK/Konselor untuk Menurunkan Perilaku Agresif Siswa dengan Menggunakan Konseling Kreatif dalam Bingkai Modifikasi Kognitif Perilaku Yeni Karneli; Firman Firman; Netrawati Netrawati
Pedagogi: Jurnal Ilmu Pendidikan Vol 18 No 2 (2018): Pedagogi: Jurnal Ilmu Pendidikan
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (507.036 KB) | DOI: 10.24036/fip.100.v18i2.430.000-000

Abstract

Masa remaja merupakan masa yang rentan dengan perubahan berupa perubahan biologis, kognitif dan sosio-emosional. Perilaku remaja sebagai luapan emosi negatif dan suasana hati yang tidak menentu akan ditampilkan dalam bentuk perilaku agresif, seperti: memukul, menyerang, memaki, mengeluarkan kata-kata kasar, mengancam, memalak dan lain sebagainya. Perilaku agresif adalah perilaku fisik atau verbal yang dimaksudkan untuk merusak atau melukai orang lain, yang mengakibatkan orang lain mengalami penderitaan, sehingga mendatangkan kesusahan baik fisik maupun psikologis. Penelitian ini bertujuan untuk: 1) membantu siswa menurunkan perilaku agresif dengan menggunakan konseling pendekatan kognitif perilaku, 2) memberikan keterampilan pada guru BK/konselor untuk terampil menggunakan konseling kreatif dalam bingkai kognitif perilaku. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif melalui penelitian action reseach yang terdiri dari dua siklus dengan memberikan apersepsi dan tindakan dengan pendekatan konseling kreatif dalam bingkai kognitif perilaku. Subjek penelitian adalah siswa SMP dan guru BK/konselor di SMP. Instrumen dan teknik pengumpulan data adalah interview dan observasi. Hasil yang diperoleh berupa dampak bertambahnya keterampilan guru BK dalam melaksanakan intervensi konseling kreatif dalam bingkai kognitif perilaku yang berfokus pada pembahasan penurunan perilaku agresif siswa. Secara keseluruhan dari kedua siklus tersebut terdapat perubahan keterampilan yang dimiliki gurur BK/konselor dalam menangani perilaku agresif siswa.
Intervention of rational emotive behavior therapy approach in group counseling Zikry Latupasjana; Neviyarni Suhaili; Yeni Karneli; Netrawati Netrawati
Journal of Counseling, Education and Society Vol 2, No 2 (2021): Journal of Counseling, Education and Society
Publisher : Indonesian Institute for Counseling, Education and Theraphy

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29210/08jces138000

Abstract

Pendekatan REBT dalam terapi kelompok menganggap bahwa hubungan antara pemimpin kelompok dan anggota menjadi penting terutama sebagai sarana untuk mencapai tujuan yaitu, untuk mendapatkan hasil. Pembahasan dalam artikel ini adalah faktor-faktor terapeutik dalam konseling kelompok, yang dirinci pada enam pokok materi, yaitu: meniru perilaku orang yang positif, belajar melalui hubungan interpersonal, keterpaaduan kelompok, pelampiasan perasaan, pengalaman yang bersifat eksistensial, dimensi-dimensi tentang faktor terapeutik dalam konseling kelompok. Semua materi dibahas dengan pendekatan REBT. Mengubah diri dalam berpikir irasional bukanlah perkara yang mudah, karena orang memiliki kecenderungan untuk mempertahankan keyakinan-keyakinan yang sebenarnya tidak masuk akal oleh karena itu bantuan konselor dan anggota kelompok yang lain akan membuat klien bisa merubah dirinya.
Implementasi konseling kelompok gestalt untuk meningkatkan kesadaran karier siswa sekolah dasar Peni Okto Randi; Neviyarni Suhaili; Yeni Karneli; Netrawati Netrawati
Journal of Counseling, Education and Society Vol 2, No 2 (2021): Journal of Counseling, Education and Society
Publisher : Indonesian Institute for Counseling, Education and Theraphy

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29210/08jces133700

Abstract

Tujuan dari penulisan artikel ini untuk melihat implementasi konseling gestalt untuk meingkatkan kesadaran karir siswa sekolah dasar. Dimulai dengan kerangka teoritis, alasan diberikan untuk intervensi awal oleh konselor sekolah dasar. Penelitian yang menguraikan praktik konseling di sekolah dasar masih minim. Perlunya praktik konseling gestalt secara teoritis untuk mendukung keterlaksanaan program BK yang terintegrasi pada tema pembelajaran sekolah dasar
Pengaruh Penggunaan Konseling Kelompok Trait and Factor Terhadap Ketepatan Pemilihan Jurusan Siswa M. Fahli Zatrahadi; Neviyarni Neviyarni; Yeni Karneli; Netrawati Netrawati
JURNAL INOVATIF ILMU PENDIDIKAN Vol 3, No 2 (2021)
Publisher : Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The choice of majors at school is part of career exploration as preparation for entering the world of professional work. However, choosing a major can be confusing for students. This study aims to determine the effect of using trait and factor group counseling on the accuracy of majors selection. The research uses a quantitative approach with the correlational method. The sample in this study were 91 students of class XII who had made the selection of majors. Data were analyzed using regression analysis with the help of SPSS 25 for Windows. The results show that there is no significant effect between the use of trait and factor group counseling on the accuracy of majors selection.Keywords: accuracy of majors selection, group counseling, trait and factor approach DOI: http://dx.doi.org/10.23960/jiip.v3i2.23271
PERAN REBT DALAM MENGASAH KEPERCAYAAN DIRI SISWA DI MTSN 3 KUANTAN SENGINGI Zuhrika; Netrawati
Algebra : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Sains Vol 2 No 1 (2022): Algebra : Jurnal Pendidikan, Sosial, dan Sains
Publisher : Yayasan Amanah Nur Aman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Teori REBT Memandang bahwa membantu manusia mengubah keyakinan irasional manusia menjadi keyakinan rasional sehingga meningkatkan fungsi emosi dan perilaku manusia. Tujuan utama untuk membantu peserta menginternalisasi filosofi hidup yang rasional, seperti halnya mereka menginternalisasi seperangkat keyakinan dogmatis dan ekstrem yang berasal dari lingkungan sosial budaya mereka dan dari  penemuan mereka sendiri. ,Pemimpin kelompok REBT berperan sebagai pendidik psikologis, dan mereka cendrung menghindari berhubungan terlalu dekat dengan anggota mereka dan dengan demikian menghindari mereka meningkatkan kecendrungan ketergantungan mereka. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan membandingkan terapi REBT dengan mengasah kepercayaan diri siswa. Hasil penelitian menunjukkan  bahwa terapi melalui pendekatan  REBT di Sekolah MTSN 3 Kuantan Sengingi. Penelitian ini menunjukkan bahwa berdasarkan penuturan siswa, mereka sangat jarang mendapatkan layanan Bimbingan dan Konseling,  peneliti mendapati masih terdapat peserta didik yang tidak percaya diri, pemahaman peserta didik dalam menilai diri masih  banyak negatif, masih terdapat beberapa siswa yang tidak dapat menerima kritikan dari orang lain, siswa cenderung bersikap hiperkritis yakni mengeluh, mencela atau meremehkan apapun dan siapapun, siswa merasa tidak disenangi oleh temannya, siswa masih ikut-ikutan teman dan terbawa oleh pergaulan yang tidak baik, siswa belum memiliki komitmen terhadap dirinya, dan siswa masih mencari identitas diri. Fenomena yang dialami oleh para siswa tersebut memberikan dampak yang kuat sehingga menyebabkan siswa harus ketinggalan pelajaran, tidak naik kelas bahkan ada yang harus berpindah sekolah. Selain itu, dalam kehidupan sehari-hari siswa membentuk pandangan yang irrasional, yaitu siswa merasa harus memiliki perlengkapan fasilitas belajar yang wajib dimiliki, memiliki prestasi yang lebih dari kakak atau adiknya yang selalu menjadi dukungan utama dalam keluarga. Siswa juga menunjukkan sikap mudah tersinggung ketika teman yang lain dibawakan bekal dan merasa diri tidak begitu diperhatikan dalam keluarga. ABSTRACT REBT Theory veiws that helping humans change human irrational belief into rational ones so as to improve the functioning of human emotions and behavior. REBT group leaders act as psychological educators, and they tend to avoid getting too close to their members and thereby avoiding them increasing their dependency tendencies. This study used a qualitative approach by comparing REBT therapy with sharpening students’ self-confidence. The results showed that therapy through the REBT approach at MTSN 3 Kuantan Singingi School. This study shows that based on student’s narratives, they very rarely get guidance and counseling services, researchers found that there are still students who are not confident, students’ understanding of self- asessment is still alot negative, there are still some students who cannot accept criticism from others, students tend to be hypercritical, namely complaining, criticizing and belitting anything ans anyone, students feel displeased by their friends, students still follow their friends still follow their friends and are carried away by bad associations, The phenomena experieced by these students have a strong impact, causing students to have to miss lessons, not go to class and some even have to chage schools. In addition, in everyday life students form irration views, namely students feel they must have learning facilities. Must haves, have better achievements than brothers and sisters who have always been the main support in the family. 
PENERAPAN TEORI GESTALT DALAM PEMAHAMAN PEMBELAJARAN SISWA DI SEKOLAH Achmad Fauzi; Netrawati; Yeni Karneli
Algebra : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Sains Vol 2 No 1 (2022): Algebra : Jurnal Pendidikan, Sosial, dan Sains
Publisher : Yayasan Amanah Nur Aman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Teori Gestalt memandang bahwa pembelajaran tidak hanya tentang rangsangan dan respon tetapi lebih pada pemahaman tentang suatu masalah yang mampu menarik kesimpulan baru yang berwawasan. Pencetus teori Gestalt termasuk Max Wetheimer, Wolfgang Kohler dan Kurt Kofka. Dalam teori Gestalt terdapat beberapa hukum yaitu hukum kedekatan, hukum ketertutupan dan hukum kesamaan. Diantara prinsip pembelajaran Gestalt adalah pembelajaran melalui wawasan (pemahaman), pembelajaran merupakan reorganisasi dari pengalaman, pembelajaran akan lebih berhasil bila sesuai dengan minat siswa. Sedangkan prinsip persepsi Gestalt termasuk prinsip kontinuitas dan hubungan figur-ground. Kekuatan teori Gestalt adalah anak mampu membangun suatu masalah menjadi pengetahuan atau pemahaman baru, namun teori Gestalt ini juga memiliki kelemahan, yakni teori Gestalt tidak bisa diterapkan pada maeri-materi tertentu.   ABSTRACT Gestalt theory views that learning is not only about stimuli and responses but rather about understanding a problem faced which is able to draw new insightful conclusions. Gestalt characters include Max Wetheimer, Wolfgang Kohler and Kurt Kofka. In Gestalt theory, there are several laws, namely the law of closeness, the law of closure and the law of equality. Among the principles of Gestalt learning is that learning through insight (understanding), learning is a reorganization of experiences, learning will be more successful when it comes to interests. Meanwhile, the principles of Gestalt perception include the principle of continuity and Figure-ground relationship. The strength of Gestalt theory is that children are able to reconstruct a problem into new knowledge or understanding, however in the Gestalt theory has also the weaknesses that the gestalt theory cannot be applied to certain materials.
MANAJEMEN STRESS MELALUI PELATIHAN INOKULASI STRES DALAM PENDEKATAN COGNITIVE BEHAVIORAL Dea Aulia; Netrawati; Yeni Karneli
Algebra : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Sains Vol 2 No 1 (2022): Algebra : Jurnal Pendidikan, Sosial, dan Sains
Publisher : Yayasan Amanah Nur Aman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Stres adalah suatu tekanan apabila dibiarkan akan menjadi sebuah penyakit yang dapat menghambat aktivitas kehidupan sehari-hari. Stres merupakan suata hal biasa yang sering dialami oleh seseorang. Akan tetapi stres juga akan menjadi sesuatu hal yang berbahaya apabila seseorang  tersebut  tidak bisa mengelolanya. Untuk itu tujuan dari penelitian ini ialah untuk memanajemen stres melalui pendektan cognitive behavior therapy dalam konseling kelompok. Untuk membahas tujuan tersebut maka dalam penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif naratif dari studi kepustakaan. Adapun hasil dari penelitian ini ialah terdapat pelatihan khusus dalam manajemen stres dengan pendektan cognitive behavior therapi yaitu pelatihan inokulasi stres dengan menggunakan tiga Teknik yaitu (1) memunculkan pikiran, perasaan, dan interpretasi klien terhadap peristiwa; (2) mengumpulkan bukti dengan klien untuk mendukung atau menyangkal interpretasi ini; dan (3)   merancang  pekerjaan  rumah untuk menguji validitas interpretasi dan mengumpulkan lebih banyak data untuk diskusi. ABSTRACT Stress is a pressure if left unchecked will become a disease that can hinder the activities of daily life. Stress is a common thing that is often experienced by a person. But stress will also be something that is dangerous if someone can't manage it. For this reason, the purpose of this study is to manage stress through a cognitive behavior therapy approach in group counseling. To discuss these objectives, this research uses a descriptive narrative approach from the study of literature. The results of this study are that there is special training in stress management with a cognitive behavior therapy approach,namely stress inoculation training using three techniques, namely (1) eliciting thoughts, feelings, and client interpretations of events; (2) gather evidence with the client to support or refute this interpretation; and (3) designing homework to test the validity of interpretations and collect more data for discussion. 
KONSELING KELOMPOK REALITAS SEBAGAI UPAYA DALAM MENGATASI KECEMASAN SISWA Fatiha Sabila Putri; Netrawati; Yeni Karneli
Algebra : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Sains Vol 2 No 1 (2022): Algebra : Jurnal Pendidikan, Sosial, dan Sains
Publisher : Yayasan Amanah Nur Aman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kecemasan merupakan masalah yang umum yang kerap dirasakan oleh manusia. Kecemasan pada siswa kerap terjadi karena beberapa faktor dan ketakutan yang dialaminya. Salah satu kecemasan siswa yang kerap terjadi ialah kecemasan menghadai ujian hingga mengakibatkan nilai yang tidak diingin kan bahkan sampai menimbulkan penyakit sepeti lambung dan lain sebagainya. Kecemasan siswa tersebut juga akan merusak tujuan dari pembelajaran, sehingga perlu diberikan tindakan yang sesuai untuk menurunkan tingkan kecemasan tersebut. Konseling kelompok realita merupakan metode yang dapat dilakukan untuk menurunkan tingkat kecemasan pada klien pemasyarakatan. Penelitian ini bertujuan untuk mengukur efektivitas dari konseling kelompok realita untuk menurunkan kecemasan pada siswa . Hasil analisis menunjukkan bahwa upaya pemeberian layanan konseling kelompok dengan pendekatan realitas dapat menurunkan tingkat kecemasan siswa. Abstract        Anxiety is a common problem that is often felt by humans. Anxiety in students often occurs due to several factors and the fears they experience. One of the students' anxiety that often occurs is the anxiety of facing exams which results in unwanted grades and even causes diseases such as stomach ulcers and so on. The student's anxiety will also damage the purpose of learning, so it is necessary to take appropriate action to reduce the level of anxiety. Reality group counseling is a method that can be used to reduce anxiety levels in correctional clients. This study aims to measure the effectiveness of reality group counseling to reduce anxiety in students. The results of the analysis show that the effort to provide group counseling services with a reality approach can reduce students' anxiety levels.
The effectiveness of Solution Focused Brief Counseling to improve the self-concept of commercial sex workers in rehabilitation institutions Arif Setiawan; Yarmis Syukur; Netrawati Netrawati
International Journal of Applied Counseling and Social Sciences Vol 2, No 2 (2021): International Journal of Applied Counseling and Social Sciences
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (280.422 KB) | DOI: 10.24036/005441ijaccs

Abstract

The life of the Indonesian people is a very complex life with various social problems that hit several communities. The existence of various social problems faced by the community makes them live an abnormal or inappropriate life such as the low economy in meeting the needs of life. Social problems are some conditions that arise from a society that cannot function properly, resulting in disappointment and suffering. In this case, those who often experience social problems are usually women, one of the people with social welfare problems, namely Commercial Sex Workers. Someone who works and acts in the field of prostitution is better known as a commercial sex worker. The practice of prostitution by sex workers causes several psychological impacts that refer to negative self-concepts, such as feeling of having low self-esteem in the eyes of the community, being inferior in front of many people, limiting themselves in community interactions, feeling depressed, relationship gaps with other family members. Based on the results of the study, there were 8 PSKs whose self-concept level was in the medium category with a percentage of 38.1%, then 10 PSKs whose self-concept level was in the low category, namely 47.6%. 2 PSKs whose self-concept level was in the very low category, namely 9.5%. So it can be concluded that the average self-concept of CSWs before being given treatment was in the medium and low categories. The research method used by the researcher is the experimental research method. The type of experimental research used by the researcher is a quasi-experimental (quasi-experimental). Quasi-experimental is a quasi-experiment that aims to predict the conditions that can be achieved through actual experiments, but there is no control and manipulation of all relevant variables. Based on the description above, it can be concluded that this study seeks to determine how high the self-concept of sex workers is
Co-Authors A. Muri Yusuf Abdul Rahman, Mohd Nazri Achmad Fauzi Achmad Fauzi Adela, Nurul Adha, Idyana Adinda, Amalia Feby Advis Arin Pramesti Afasli, Bunga Afifah Afifah Bidayah Afriani, Anisa Agung Tri Prasetia Ahmad Bunayya Irsandef Ahmad Zaki Ilman Nasution Ahsanul Hafizh Alfi Rahmi Alfi Rahmi Alfitri Alfitri Alhaitamy Alhaitamy Alma Yulianti Alnetia Dwi Kamirsa Amria Amalia Feby Adinda Aminah Daulay Amirah, Nadiratul Amora, Rendy Anissa, Anissa Apriliana, Yona Aqima Sholehati Arafat HSB, M. Yasir Ardimen Arif Setiawan Arif Setiawan Arif Setiawan Arini, Larasuci Arliyus, Arliyus Arwin Arwin Asra Aila Asri, Robbi Asrul, Anisa Assahrawiza Athalia A. Aptanta Tumanggor Atifa Novriani Atikah Suri Jania Atiqul Ilmi El Faisal Aulia, Dea Auliyah, Fauziah Avira Heriani Avira Heriani Ayu Hayati Lubis Aziz Sinaga, Malim Abdul Azmatul Khairiah Sari Azmi, Cici Adelia Bunda, Indah Permata Bunda, Thessia Permata Candra Prasiska Rahmat Cania, Lita Fitara Chandra, Mutiara Putri Cici A Azmi Daharnis Daharnis Daharnis Daniel Happy Putra Daulay, Aminah Daulay, Maslina Dayantri, Sri Dea Aulia Dedi Effendi Dedy Kurniadi Dedy Kurniady DELA, VITRIA LARSEMAN Delima Delima Delima Delima Denia Syapitri Desep Pria Pandri Dianti, Tiara Maiza Dina Sukma Dini Widhya Anggraini Dony Darma Sagita Dwi Wahyu Satria, Yoga Dzikra Atikah Elfira, Yenni Elpas, Zafira Elsa Yuniarti Elvia Kurniawati F, Firman Fadhilah, Farah Fadhlullah, Zulfikar Farah Fadhilah Fatiha Sabila Putri Fauzan Habibi Fauzan Habibie Nasution Fauzi Isra Fauzi Fauzi, Fauzi Isra Fauziah Fauziah Fauziah, Febriella Fazli, M. Febriani, Rahmi Dwi Feby Najmah Najma Feni Listari Fikri, Miftahul Fikriyanda Fikriyanda Firman Firman Firman Firman Firman Firman Firman Fitri Arnita Fitri, Maulida Fitria Umami Fitriana Fitriana Fitriana Fitriana Frischa Meivilona Yendi Gusni Dian Suri Gusti Rahayu Gustri Handayani, Puji Hafizah, Mutia Hakim, Firdha Ainil Hakim, Rachman Harahap, Marianna Hariko, Reski Hariko, Rezki Hariyani Hariyani Harlina, Desi Harlina, Desi Hasbi Hasibuan, Ummi Kalsum Hayadi, Muslim Hengki Yandri Heriani, Avira Herman Nirwana Herman, Pebriani Yusnia Hisna Daniati, Nur Ice Desvikayati Ifdil Ifdil Ifdil Ikhwan, Mursyidul Ilham Wahyudi Ilham Wahyudi Ilman, Ahmad Zaki Indah Sukmawati Indika, Chana Indra Saputra Indriyansyah, Meezy Insanti Kamila Intan Desy Pratiwi Iqbal Arrahman Irfan, Witri Nengsi Irma Julita Irsal Hadi Izzati Adlya, Soeci Jofipasi, Torly Amora Jon Efendi Karunia, Marpren Kenedi, Ary Kiswanto Khairani Khairani Khairani Khairani Khairati, Annisaislami Khairunnisa Khairunnisa Khofifah, Nur Kholiza Fitri, Nur Larasati, Sectio Putri Ledita Ezy Maulany Lia Mita Syahri Lika Widiawati Linda Fitria Lisa Anggraini Listari, Feni Lita Fitara Cania M. Fadlan Choiri M. Fahli Zatrahadi M. Fazli Mahalul Azam Maharani, Siti Maharani, Violanisa Mardin, Asna Marianna Harahap Marjohan Marjohan Maulida Fitri Melva Syahrial Melva Syahrial Meri Susanti Miftahul Jannah Mohd Nazri Abdul Rahman Mohd Nazri Abdul Rahman Mohd Nazri Abdul Rahman Mohd Nazri, Abdul Rahman Mohdnazri Abdul Rahman Mudjiran Mudjiran Mudjiran Mudjiran Mudjiran Muhamad Rafi Muharleni, Muharleni Mulia, Fika Dwi Mustika Sari, Mustika Mustika, Humaira Nabila Rezky Palenza Nada Fristy Yusri Nadya Dwi Dara Mairen Nanda Kurnia Putri Nasution, Salsabila Nazri, Mohd Neisha, Fella Hanna Nelty Diana Neni Elvira Z Neni Elvira. Z Neviyarni Neviyarni Neviyarni , Neviyarni Neviyarni Neviyarni Neviyarni Neviyarni Neviyarni Neviyarni Neviyarni Neviyarni S Neviyarni S, Neviyarni S Neviyarni, Neviyarni Nila Frischa Panzola Nilas Siti Wulandari Nilma Zola Nisya, Wirdatun Noperlis, Anggi Dwi Nora Astrina Vera Novriani, Atifa Nurfarhanah Nurfarhanah Nurhabibah Nurhabibah Nurhafiza Nurmina Nurmina, Nurmina Nurul Aprilia Fitra Nurul Fazria Nurzam, Sri Wahyuni Okti, Diana Rezu Oviani, Eka Palenza, Nabila Rezky Peni Okto Randi Pertiwi, Yuarini Wahyu Pini Pitria Pitria, Pini Pratiwi, Annisa Jodi Pratiwi, Utari Prayitno Prayitno Puji Gusri Handayani Puspita Barus, Dinda Putra Suharnadi Putra, Tomi Putri Rahmayanti Putri, Elvira Linanda Putri, Fatiha Sabila Putri, Julia Eva Putriani, Lisa Pu’ad Maulana Rachman Hakim Rahayu Dewany Rahmad Firmansyah Rahmad Firmansyah Rahmad Rahmad Rahman, Mohd Nazri Abdul Rahman, Mohd Nazri Badul Rahmat Hidayat Rahmatul Marwani Rahmatul Ulfa Aulia Rahmi Fratiwi Rahmi Rahmi Rahmi, Alfi Rahmi Raudatul Jannah, Giva Raudhatul Jannah Raviando, Mhd Roland Reizki Maharani Rendi Yana Rahmanisa Rendy Amora Renidayati, Renidayati Restu Kurnia Putri Reza Tririzky Rezi Kumala Sari Rezu Okti, Diana Rici Kardo, Rici Rihaliza, Rihaliza Rima Pratiwi Fadli Rinaldi Rinaldi Risda Heldriyana Br Bangun Riska Ahmad Rizki Kurniawan Rizki Kurniawan, Rizki Rizki Wulandari Rizki Wulandari Robbi Asri rohima, Tila Roni Ariyanto Rosalinda Ruhamah, Ulya S, Nevi Yarni Sandra, Rober Saragih, Nur Afifah Nabila Sarbitah Sarbitah Sari Harahap Sari Mustika Sasrianis Sekar Kurnia Rahmadani Setyorini, Ragil Shella Satiwi Guci Sidratullah, Yasifa Siregar, Ehdatul Puadi Siti Fauziah Siti Fauziah Siti Hafsoh Siti Sri Rahayu Soeci Izzati Adlya Sri Fani Dayanti Sriwahyuni, Neni Suci Amaliya Fradinata Suci Amelia Mardiah Suhaili, Neviyarni Suharnadi, Putra Suhartiwi Suherman, Dea Stivani Sukmawati, Indah Sulistia Permata, Reza Suriadi, Hari Sy, Salsabilla Syaddiyah, Halimahtun Syafitri, Intan Verly Syahniar Syahniar Syahrial Syahrial Syahrial, Melva Syarifah Wahidah Syarifuddin Syarifuddin Syarifuddin Syarifuddin Tasya Nabilah Mutiara Tati Ayuni Taufik Taufik Thessia Permata Bunda Tiara Maiza Dianti Titik Wiyul Fithri Tomi Putra Torly Amora Jofipasi Tri Ulviani Tri Ulviani Tri Wulandari TRIAVE NUZILA ZAHRI Trisanti, Desi Ulandari Juwita Ulfa, Luthfiyah Afra Vivi Dahlia W. N Irfan Wahid, Ahmad Wahidah, Syarifah Wahyu Almizri Wahyuni Nurzam, Sri Wardoyo Wardoyo Wardoyo Wilda Deliana Harahap Wiwi Delfita Wulandari, Nilas Siti Wulandari, Rike Yadi, Heri Febri Yadi, Yadi Jatira Yahanan Yahanan Yahanan Yahanan Yanti Oktavia Yarmis Syukur Yenda Puspita Yendi , Frischa Meivilona Yeni Yeni Karneli Yoga Yuniadi Yose Putri, Kanaya Yuda Syahputra Yufa Ficanysha Yufa Yuliani Pertiwi Yundari, Yundari Yunisa Handaramon Yusmen, Della Rahmadini Yusri Yusri Zadrian Ardi Zainil, Melva Zalma, Amylia Zarisman, Esi Zetrizal Zetrizal Zikry Latupasjana Zuhrika Zuhrika Zulfikar Fadhlullah Zulfikar Fadhlullah Zulhelmi Narti