Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kinerja jaringan internet di Kantor Kecamatan Mesuji dengan menggunakan metode Quality of Service (QoS) guna mengidentifikasi permasalahan serta menemukan solusi yang dapat meningkatkan stabilitas dan efisiensi jaringan. Permasalahan yang sering terjadi adalah lambatnya akses internet, tingginya latensi, gangguan koneksi, dan kurangnya pengelolaan bandwidth, yang berdampak negatif terhadap pelayanan publik.Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode pengembangan Network Development Life Cycle (NDLC), yang mencakup tahapan analisis, perancangan, simulasi, implementasi, monitoring, dan manajemen. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, serta diuji menggunakan Blackbox Testing untuk menilai kelayakan sistem. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan manajemen bandwidth melalui konfigurasi Simple Queue pada perangkat Mikrotik mampu meningkatkan performa jaringan. Parameter QoS seperti throughput, delay, jitter, dan packet loss menunjukkan perbaikan setelah implementasi. Manajemen bandwidth yang tepat memungkinkan distribusi koneksi yang lebih merata, sehingga mendukung kelancaran proses administrasi di kantor kecamatan. Penerapan metode QoS terbukti efektif dalam mengoptimalkan kualitas layanan jaringan internet di lingkungan pelayanan publik. Temuan ini diharapkan menjadi rujukan untuk pengembangan sistem jaringan di instansi serupa.