Articles
E-MODUL PEMBELAJARAN BERBASIS ANDROID UNTUK SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN
Alfrina Mewengkang;
Harol Reflie Lumapow;
Jeffry Lengkong;
Viktory Rotty;
Ignatius Javier Couturier Tuerah
Edutik : Jurnal Pendidikan Teknologi Informasi dan Komunikasi Vol. 1 No. 5 (2021): EduTIK : Oktober 2021
Publisher : Jurusan PTIK Universitas Negeri Manado
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (337.826 KB)
|
DOI: 10.53682/edutik.v1i5.3142
Penelitian ini bertujuan untuk membuat aplikasi modul pembelajaran berbasis android pada mata pelajaran Dasar Desain Grafis pada kelas X Jurusan Multimedia di Sekolah Menengah Kejuruan sebagai suplemen tambahan guna memudahkan guru dan siswa belajar tentang materi Dasar Desain Grafis. Metode yang digunakan yaitu Multimedia Development Life Cyle yang memilliki enam tahap pengembangan, yaitu Concept. Design. Material Collecting. Assembly. Testing. dan yang terakhir Distribution. Pengujian aplikasi ini menggunakan metode Black Box Testing untuk Developer Test dan End User Test. Aplikasi ini menggunakan dasar pemrograman Action Script 3.0 pada Adobe Flash dengan sitem operasi Android.
Hubungan antara pertambahan berat badan ibu selama hamil dengan kegemukan anak prasekolah di Kota Yogyakarta
Dian Kurniasari Yuwono;
Yayi Suryo Prabandari;
I Made Alit Gunawan
JURNAL NUTRISIA Vol 18 No 1 (2016): Maret 2016
Publisher : Poltekkes Kemenkes Yogyakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (86.358 KB)
|
DOI: 10.29238/jnutri.v18i1.72
Latar Belakang: Kegemukan merupakan masalah kesehatan yang saat ini menjadi pergulatan, baik bagi negara maju maupun negara berkembang. Penyakit-penyakit tidak menular yang timbul akibat kegemukan menyumbang angka kesakitan dan kematian yang besar.Faktor risiko yang diduga memberi kontribusi terhadap terjadinya kegemukan anak prasekolah adalah faktor-faktor prenatal yang terkait kondisi ibu seperti status gizi sebelum hamil, pertambahan berat badan selama kehamilan, dan pajanan asap rokok pada ibu saat hamil serta faktor lain seperti jumlah asupan kalori dan lemak yang dikonsumsi anak. Tujuan: Menganalisis pengaruh pertambahan berat badan ibu selama hamilterhadap kejadian kegemukan pada anak prasekolah di Kota Yogyakarta. Metode: Jenis penelitian ini adalah penelitian kasus kontrol berpasangan. Populasi penelitian adalah seluruh anak usia prasekolah yang ada di Kota Yogyakarta. Subjek penelitian adalah anak prasekolah berumur 3 – 5 tahun yang terdaftar dalam institusi PAUD di Kota Yogyakarta, dimana yang menjadi kriteria matching adalah jenis kelamin dan umur anak. Kelompok kasus adalah anak dengan status gizi gemuk dan kelompok kontrol adalah anak dengan status gizi normal.Jumlah sampel yang diperoleh adalah 101 pasang anak yang didapatkan melalui teknik multistage sampling.Analisis data menggunakan uji statistic McNemar dan conditional logistic regression. Hasil : Hasil uji McNemar menunjukkan bahwa pertambahan berat badan ibu selama hamil yang melebihi anjuran, meningkatkan risiko kegemukan anak prasekolah secara signifikan sebesar 2,08 kali (CI: 1,06 – 4,08), dan semakin tinggi risikonya jika asupan kalori anak melebihi jumlah yang dibutuhkan. Kesimpulan : Pertambahan berat badan ibu selama hamil yang melebihi anjuran serta asupan kalori anak yang berlebihan akan mengkibatkan kegemukan anak prasekolah di Kota Yogyakarta.
Asertivitas Remaja Terhadap Perilaku Seksual Pranikah (Studi Kualitatif pada Remaja di Surabaya)
Dini Indah;
Yayi Suryo Prabandari;
Budi Wahyuni
Jurnal Untuk Masyarakat Sehat (JUKMAS) Vol 2, No 2 (2018): Jurnal Untuk Masyarakat Sehat (JUKMAS)
Publisher : LPPM Universitas Respati Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (228.873 KB)
|
DOI: 10.52643/jukmas.v2i2.589
Sebesar 28% remaja perempuan dan 15,1% remaja laki-laki melakukan hubungan seksual pertama kali pada rentang usia 15-17 tahun di Indonesia, selain itu jumlah kasus KTD di salah satu sekolah di Surabaya juga menunjukkan peningkatan 10 kali lipat pada tahun 2012. Hal ini menunjukkan bahwa remaja masih memiliki asertivitas yang rendah terhadap perilaku seksual pranikah. Kajian yang dalam perlu dilakukan untuk dapat mengetahui gambaran dan faktor yang mempengaruhi asertivitas remaja terhadap perilaku seksual pranikah. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui gambaran asertivitas remaja terhadap perilaku seksual pranikah di Surabaya. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan disain fenomenologi untuk menggambarkan fenomena asertivitas pada remaja terhadap perilaku seksual pranikah. Pengumpulan data dilakukan dengan cara wawancara mendalam dengan triangulasi subjek dan waktu. Hasil penelitin ini adalah rasa nyaman paling sering disebutkan oleh remaja putri sebagai hambatan asertif, meskipun ada yang beranggapan sebagai pemicu asertivitas. Selain itu faktor usia, ketakutan kehilangan, dan kurangnya mengenali kondisi yang mengarah pada aktivitas seksual menjadi hambatan asertif lainnya, karena ada anggapan aktivitas seksual wajar terjadi dalam pacaran. Penolakan dengan gerak tubuh oleh remaja perempuan dianggap remaja laki-laki bukan menjadi penolakan yang kuat. Rasa nyaman memberikan 2 efek yang berbeda terhadap asertivitas perlu diwaspadai agar remaja mampu mengenali rasa nyaman yang diperoleh dari pasangan. Perlu adanya pemberian pemahaman terkait perubahan yang terjadi selama remaja serta cara mengontrolnya. Selain itu konseling bagi remaja juga dibutuhkan untuk memberikan dorongan bagi remaja untuk mampu asertif.Kata kunci: asertivitas, remaja, perilaku seksual pranikah
BUDAYA ORGANISASI DENGAN EMPLOYEE ENGAGEMENT PADA KARYAWAN CREDIT UNION (CU) PANCUR SOLIDARITAS KABUPATEN KETAPANG, KALIMANTAN BARAT
Stepany Dwitiantiny;
Sutarto Wijono
Jurnal Ilmiah Psyche Vol 15 No 01 (2021): Jurnal Ilmiah Psyche
Publisher : Direktorat Riset dan Pengabdian Masyarakat Universitas Bina Darma Palembang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (181.446 KB)
Employee engagement is an important factor in the company. This is because employee engagement can ensure the company's long-term growth and make the company profitable in an increasingly challenging business environment. In this study, the researcher wanted to examine organizational culture with employee engagement, for Pancur Solidaritas Credit Union (CU) employees. This study is a quantitative research, in this study using two measuring tools, namely: Organizational culture scale by Fey and Denison (2003) with a total of 36 items and UWES (Utrecht Work Engagement Scale) proposed by Schaufeli and Bakker (2003) with a total of 17 items. The study involved 65 employees of Pancur Solidaritas Credit Union (CU). Based on the results of the Pearson correlation calculation, the correlation coefficient (r) between organizational culture variables and employee engagement is 0.706 with a significance value of 0.000 (p <0.05), from these results indicate that there is a positive and significant relationship between organizational culture and employee engagement. . The higher the organizational culture, the higher the employee engagement will be. The organizational culture of Pancur Solidaritas Credit Union (CU) employees is in the “very good” category and employee engagement of Pancur Solidaritas Credit Union (CU) employees is in the “high” category. The results of the assessment are based on the results of the "mean" calculation on a descriptive analysis of organizational culture and employee engagement. In addition, the effective contribution of organizational culture to employee engagement is 49.84%, while the rest is influenced by other factors of 50.16%. This means that organizational culture is not an absolute factor that affects employee engagement, but there are other factors that influence it. Further explanation of the results is discussed in this article.
PARIWISATA RESIDENSIAL: PERKEMBANGAN PARIWISATA DI DELHA ROTE
Fitri Ciptosari;
Titi Susilowati Prabawa;
Bele Antonius
ISJN Journal Vol 2 No 1 (2020): Volume 2 Issue 1, 2020
Publisher : Indonesia Social Justice Network (ISJN)
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.38026/journalhsj.v2i1.26
Artikel ini mengeksplorasi perkembangan pariwisata internasional di daerah kurang berkembang dan melihat hubungannya dengan pembangunan daerah di Delha, Rote. Kritik terhadap pariwisata internasional menjadi landasan teori dalam mengkaji dampak positif dan negatif dari hadirnya pembangunan pariwisata di tengah kehidupan masyarakat lokal. Penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan menganalisa hasil wawancara yang dilakukan kepada 16 informan terdiri dari 6 informan kunci dan 10 informan pendukung. Informan kunci diantaranya adalah petani rumput laut dan wisatawan residensial. Petani rumput laut memiliki keistimewaan dalam penelitian ini karena sebagai pengguna pantai yang livelihood nya banyak bersinggungan langsung dengan pariwisata residensial. Selain itu, suara petani rumput laut mewakili kelompok marjinal yang suaranya jarang didengar oleh pemangku kepentingan pariwisata dan para pembuat kebijakan. Sementara itu, komposisi informan yang terdiri dari informan lokal dan asing ditujukan untuk mendapatkan perspektif yang seimbang tentang hubungan keduanya. Penelitian dilakukan selama 4 bulan dari Juli hingga Oktober 2017. Temuan menunjukkan bahwa hadirnya pariwisata residensial di Delha dengan pembangunan villa - villa pribadi telah berkontribusi positif mentransformasi wilayah Delha melalui transfer knowledge, membuka lapangan kerja dan sumber pendapatan baru. Namun demikian, penelitian ini juga mempertimbangkan konsekuensi negatif dari perkembangan pariwisata residensial yang semakin ekspansif seperti berkurangnya kepemilikan lahan oleh masyarakat lokal dan ancaman terhadap mata pencaharian lokal. Hal ini membuktikan bahwa segala bentuk privatisasi dan penggunaan lahan secara masif justru akan mengancam keberlanjutan masyarakat lokal di masa mendatang. Pembangunan semestinya membuka seluruh akses ekonomi bagi masyarakat luas tanpa ada diskriminasi, ini adalah dasar bagi demokrasi ekonomi yang melandasi pembangunan ekonomi secara inklusif dan adil bagi semua pihak.
THE INFLUENCE OF BOPO LDR, AND LEVERAGE ON FINANCIAL PERFORMANCE (ROA) IN BANKING COMPANIES LISTED ON BURSA EFFECTS INDONESIA
Rizky Surya Andhayani Nasution
Enrichment : Journal of Management Vol. 12 No. 1 (2021): November: Management Science
Publisher : Institute of Computer Science (IOCS)
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (393.516 KB)
The bank is a financial institution whose function is to collect funds from the public. Commercial banks are also institutions that function to facilitate the flow of payment traffic. Every commercial bank must maintain the soundness of its bank to compete and provide full service to customers. The strength of the bank can be seen from the financial performance of the bank. Financial performance is one of the basic assessments of the company's financial condition that can be done based on an analysis of the company's financial ratios. The company's financial performance can be assessed through various variables. The financial performance of the banking sector, which is published through financial ratios, is grouped into liquidity ratios (LDR), solvency ratios (CAR and Leverage), operational efficiency (BOPO). The independent variables in this study are BOPO, LDR, and leverage. The dependent variable is financial performance. This study aims to examine the effect of Operational Efficiency (BOPO), Loan to Deposit Ratio (LDR), and Leverage on Return on Assets (ROA) as a proxy for Financial Performance. The research population is all banking companies listed in the Bursa Effect Indonesia (BEI). The research object was all banking companies listed in the Bursa Effect Indonesia (BEI) in 2010-2014. Sample selection was made by purposive sampling. The analytical method used in this study was to perform quantitative analysis, expressed by numbers calculated using statistical methods assisted by computer technology, namely SPSS 20. The data analysis method used in this study is the Multiple Linear Regression analysis method. In performing multiple linear regression analysis, this method requires testing the classical assumptions to get good regression results. The hypothesis testing uses the individual parameter significance test (t statistical) and the determinant coefficient test (R2). The results showed that the BOPO, LDR, and Leverage. Variables significant effect on ROA as well.
Pengenalan Tokoh Wayang dalam Cerita Ramayana dengan Menggunakan Media Board Game untuk Masyarakat
D.M Teddy Dwistyawan;
T. Arie Setiawan
Jurnal Desain Komunikasi Visual Nirmana Vol. 17 No. 2 (2017): JULY 2017
Publisher : Institute of Research and Community Outreach - Petra Christian University
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (727.699 KB)
|
DOI: 10.9744/nirmana.17.2.102-109
Indonesia adalah negara yang memiliki berbagai macam Kebudayaan dan Kesenian. Dari bermacam kebudayaan dan kesenian yang ada, Indonesia juga memiliki berbagai macam Cerita Rakyat. Contohnya di Pulau Jawa. Masyarakat Jawa sendiri menggunakan sebuah media untuk menceritakan sebuah cerita rakyat. Media ini disebut dengan Wayang. Wayang adalah salah satu budaya yang berasal dari Pulau Jawa. Beberapa wilayah disekitar Pulau Jawa memiliki berbagai jenis Wayang. Contohnya seperti Wayang Kulit, Wayang Golek dan Wayang Orang. Wayang Golek dan Wayang Kulit dimainkan oleh seorang Dalang kecuali Wayang Orang yang dimainkan oleh aktor dan artis. Wayang digunakan Dalang sebagai media dari cerita yang dilantunkan. Cerita yang dimainkan biasanya cerita rakyat. Contohnya seperti cerita rakyat Jawa Tengah seperti Ramayana. Karakter dari cerita Ramayana banyak ditemui didaerah tertentu seperti Rama, Shinta, Anoman, Rahwana dan lainnya sesuai cerita tersebut. Permasalahan yang timbul dari hal ini yakni kurang mengertinya masyarakat akan cerita rakyat Ramayana dan kurangnya ketertarikan masyarakat untuk menonton seni wayang tersebut. Banyak juga masyarakat Jawa yang tidak mengerti cerita tersebut. Boardgame merupakan sarana yang dapat diguna- kan masyarakat untuk memahami cerita dan karakter dalam cerita Ramayana serta menarik minat masyarakat terhadap Budaya Wayang. Dengan menggunakan Artwork dan Gameplay yang dirancang sedemikian rupa untuk menarik perhatian dan minat masyarakat.
Rancang Bangun Aplikasi Penjualan Online Berbasis Web Menggunakan Metode Scrum
Aryanata Andipradana;
Kristoko Dwi Hartomo
Jurnal Algoritma Vol 18 No 1 (2021): Jurnal Algoritma
Publisher : Institut Teknologi Garut
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (971.259 KB)
|
DOI: 10.33364/algoritma/v.18-1.869
UPTD SPNF SKB Salatiga mempunyai salah satu program pelatihan kerja dimana program kerja tersebut menghasilkan banyak UMKM di kota Salatiga. Namun dengan situasi pandemi COVID-19 saat ini penjualan dari UMKM yang dihasilkan oleh pelatihan kerja tersebut menurun. Pembangunan aplikasi penjualan online berbasis web merupakan salah satu upaya untuk memberikan wadah dan memasarkan produk UMKM secara digital. Proses penjualan hingga transaksi juga dikerjakan melalui sistem yang akan dibangun. Metode yang akan digunakan dalam membangun aplikasi tersebut adalah Agile software development dengan Scrum model. Metode ini bersifat fleksibel terhadap perubahan kebutuhan sistem yang ada, serta anggota tim yang dibutuhkan oleh pengembangan aplikasi ini juga tidak banyak. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk merancang dan membangun aplikasi penjualan online berbasis web untuk UPTD SPNF SKB Salatiga menggunakan metode pengembangan sistem yang dapat menyesuaikan perubahan dengan cepat. Sehingga menghasilkan suatu sistem yang layak pakai dan sesuai dengan tujuan yang sudah ditetapkan. Hasil penelitian ini adalah sebuah aplikasi penjualan yang dapat memasarkan produk secara online dan membantu dalam pengelolaan transaksi serta pelaporan menggunakan sistem yang ada. Pembangunan aplikasi online berbasis web tersebut menggunakan bahasa pemrograman PHP dengan kerangka kerja CodeIgniter, dan database MySQL.
Seni Rupa Lokal Sebagai Bahan Ajar Mata Pelajaran Seni-Budaya di Sekolah Kabupaten Pangkep
Alimuddin Alimuddin;
Sofyan Salam;
Tangsi Tangsi
Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat PROSIDING EDISI 10: SEMNAS 2020
Publisher : Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (752.055 KB)
Abstrak, Mitra dalam Program Kemitraan Masyarakat (PKM) ini adalah kelompok Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) Seni-Budaya. Masalahnya adalah: (1) kurangnya pengetahuan dan kesadaran tentang pentingnya materi seni rupa lokal untuk diajarkan di sekolah, (2) kurang keterampilan menyusun bahan ajar seni rupa local, dan (3) tidak tersedianya bahan ajar seni rupa lokal untuk diajarkan dalam Mata Pelajaran Seni Budaya khususnya Bidang Seni Rupa. Sasaran eksternal adalah bahan ajar seni rupa lokal yang siap disajikan pada Mata Pembelajaran Seni Budaya (bidang Seni Rupa) di Sekolah Menengah Pertama (SMP) dan Sekolah Menengah Atas (SMA/SMK). Metode yang digunakan adalah: ceramah, tanya-jawab, diskusi, pemberian tugas dan pendampingan. Hasil yang dicapai adalah (1) mitra memiliki pengetahuan dan motivasi untuk menyusun bahan ajar seni rupa lokal, (2) mitra memiliki keterampilan untuk menyusun bahan ajar seni rupa lokal, dan (3) mitra memiliki bahan ajar yang siap saji untuk pembelajaran materi seni rupa lokal dalam Mata Pelajaran Seni Budaya khususnya Bidang Seni Rupa di sekolah-sekolah Kabupaten Pangkep.Kata kunci: bahan ajar, seni rupa lokal, mata pelajaran, menyusun
Mendekorasi Ruang Berbasis Ornamen Islami Bagi Peserta Didik MAN 1 Kabupaten Barru
Alimuddin Alimuddin;
Abd. Aziz Ahmad
Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat SEMINAR NASIONAL 2021 : PROSIDING EDISI 8
Publisher : Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (248.105 KB)
Abstrak. Mitra dalam Program Kemitraan Masyarakat (PKM) ini adalah peserta didik MAN 1 Kabupatan Berru. Masalahnya peserta didik Madrasyah Aliah adalah: (1) kurangnya pengetahuan dan pemahaman terhadap ornamen Islami, (2) kurang keterampilan dalam mendesain dan membuat ornamen berbasis Islami; dan (3) kurangnya kemampuan keterampilan mendekorasi ruang berbasis ornamen Islami. Sasaran eksternal adalah mendekorasi latar ruang (panggung) dengan berbasis ornamen Islami. Metode yang digunakan adalah: ceramah, tanya-jawab, diskusi, pemberian tugas dan pendampingan. Hasil yang dicapai adalah (1) mitra memiliki pengetahuan dan motivasi untuk mengenal berbagai bentuk ornamen dan gaya tulisan Islami, (2) mitra memiliki keterampilan untuk mendesain dan membuat bentuk-bentuk ornamen dan gaya tulisan Islami, dan (3) mitra memiliki kemampuan keterampilan mendekorasi ruang (latar panggung) berbasis ornamen Islami.Kata kunci: dekorasi, ruang, ornamen, islami