Articles
Peningkatan Pelayanan Publik Melalui Pelatihan Administrasi di Desa Sumber Makmur Kabupaten Banjar
Tinri, Darwis Nur;
Gunawan, Hendra;
Nuddin, Nuddin;
Rahman, Rahman;
Tamrin, Usman;
Rosmiati, Etty;
Wahid, Abdul
Jurnal Perjuangan dan Pengabdian Masyarakat : JPPM Vol. 1 No. 1 (2025): 31 Januari 2025
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Pejuang Republik Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
This community service aims to improve the quality of public services in Sumber Makmur Village, Banjar District through administrative training for village officials. The method of implementing the activity includes needs analysis, program socialization, intensive training for 12 sessions, and mentoring for 4 months to 25 village officials with a participatory approach and direct practice. The results of the activity showed a significant increase in the capacity of village officials in administrative management, a 35% increase in service speed, a reduction in administrative errors by up to 60%, and an increase in community satisfaction from 62% to 87%. Training and mentoring have proven to be effective in improving administrative competence and professionalism of village officials. Challenges such as limited digital infrastructure and the need for advanced training still need to be addressed to ensure the sustainability of public service transformation. In conclusion, village administration training is a strategic solution to improve the quality of public services which leads to increased public trust in the village government, with recommendations for strengthening the administrative system through policy support and cross-sector collaboration.
The Ethics of Sharing Hadith on Social Media and Its Impact on Muslim Communities in The Digital Age
Wahid, Abdul;
Azmiadi
El-Sunan: Journal of Hadith and Religious Studies Vol. 3 No. 2 (2025): October
Publisher : Prodi Ilmu Hadis Fakultas Ushuluddin dan Filsafat UIN Ar-Raniry Banda Aceh
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
The dissemination of hadith through social media has become an inseparable aspect of contemporary religious life in the digital era. While this phenomenon expands the reach of da‘wah and enhances public access to Islamic teachings, it simultaneously generates serious challenges related to the authenticity, validity, and ethical transmission of prophetic traditions. This study aims to analyze the ethical dimensions of sharing hadith on social media and its implications for religious literacy among Muslim communities. Employing a qualitative library-based research design complemented by illustrative content analysis of selected social media posts, this study examines patterns of dissemination, verification practices, and public reception of hadith-based content. The findings indicate that although social media contributes to increasing interest in hadith studies, it also facilitates the widespread circulation of weak and fabricated traditions due to low levels of takhrīj literacy and critical digital awareness. The study further demonstrates that ethical principles such as honesty (ṣidq), verification (tabayyun), and scholarly responsibility are frequently neglected in digital religious practices. This research contributes by offering an integrative framework that connects classical hadith ethics with contemporary digital communication challenges and proposes institutional strategies to strengthen digital religious literacy and responsible da‘wah practices in the public sphere.
Manajemen Madrasah dalam Meningkatkan Layanan Pembelajaran di MTs Swasta Tarbiyah Islamiah
Wahid, Abdul;
Nopita, Nova;
Padilah, Padilah;
Putri, Murni;
Sobirin, Sobirin
EDU SOCIETY: JURNAL PENDIDIKAN, ILMU SOSIAL DAN PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol. 5 No. 3 (2025): Oktober 2025 - Januari 2026
Publisher : Association of Islamic Education Managers (Permapendis) Indonesia, North Sumatra Province
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.56832/edu.v5i3.2306
Manajemen madrasah dalam meningkatkan layanan pembelajaran di MTs Swasta Tarbiyah Islamiah menjadi sangat relevan dan penting dilakukan. Kajian ini diharapkan dapat memberikan gambaran mengenai bagaimana perencanaan, pelaksanaan, serta evaluasi manajemen madrasah dalam upaya meningkatkan layanan pembelajaran. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif yang bertujuan untuk mendeskripsikan dan menganalisis secara mendalam praktik manajemen madrasah dalam meningkatkan layanan pembelajaran di MTs Swasta Tarbiyah Islamiah. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa dalam meningkatkan layanan pembelajaran di MTs Swasta Tarbiyah Islamiah berdasarkan tiga fokus utama, yaitu: (1) perencanaan manajemen madrasah. Perencanaan pembelajaran di MTs Swasta Tarbiyah Islamiah telah disusun secara formal melalui rapat kerja tahunan. Dokumen yang ditinjau meliputi Program Kerja Madrasah, Rencana Kerja dan Anggaran Madrasah, dan program pengembangan guru (2) pelaksanaan manajemen dalam layanan pembelajaran. Pelaksanaan pembelajaran di MTs Swasta Tarbiyah Islamiah telah mengikuti standar operasional yang ditetapkan oleh madrasah melalui implementasi kurikulum, penggunaan metode pembelajaran variatif, dan pemanfaatan teknologi pembelajaran. (3) evaluasi manajemen untuk perbaikan layanan pembelajaran. Evaluasi dilakukan melalui supervisi akademik oleh kepala madrasah dan wakil kepala bidang kurikulum. Supervisi dilakukan dua kali setiap semester.
Postspaarbank dan Perkembangan Aktivitas Menabung Masyarakat Bumiputra di Jawa, 1900-1939
Anugralia, Soraya;
Wahid, Abdul
Lembaran Sejarah Vol 21, No 2 (2025)
Publisher : Universitas Gadjah Mada
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.22146/lembaran-sejarah.111784
Artikel ini mengkaji peran penting Postspaarbank dalam memfasilitasi perkembangan aktivitas menabung masyarakat bumiputra di Jawa pada periode 1900–1939. Meskipun masyarakat bumiputra hidup dalam kondisi kemiskinan struktural pada masa tersebut, data yang tersedia menunjukkan adanya partisipasi mereka dalam lembaga-lembaga tabungan, terutama melalui Postspaarbank. Dengan memanfaatkan laporan tahunan Postspaarbank, arsip pemerintah kolonial, serta berbagai terbitan sezaman, artikel ini menunjukkan bahwa aktivitas menabung tidak semata-mata merupakan hasil rasionalitas ekonomi individu, melainkan dibentuk oleh intervensi negara yang terinstitusionalisasi. Intervensi tersebut antara lain diwujudkan melalui sistem pemotongan gaji secara otomatis, program tabungan sekolah, serta integrasi layanan tabungan ke dalam jaringan kantor pos melalui Postspaarbank. Temuan penelitian ini menunjukkan adanya perbedaan yang jelas antara Postspaarbank dan bank-bank tabungan swasta. Postspaarbank mencatat pertumbuhan tabungan yang relatif stabil, bahkan pada masa krisis seperti Perang Dunia I dan Depresi Besar, sementara bank-bank tabungan swasta mengalami fluktuasi yang tajam, dengan jumlah penabung bumiputra yang tidak stabil namun nilai simpanan per individu relatif lebih tinggi. Perbedaan tersebut berkaitan erat dengan latar belakang sosial para penabung: Postspaarbank terutama melayani kelompok berpendapatan tetap yang bekerja dalam birokrasi kolonial, sedangkan bank-bank swasta lebih banyak melayani elite ekonomi perkotaan. Secara keseluruhan, artikel ini menunjukkan bahwa aktivitas menabung masyarakat bumiputra merupakan bagian integral dari proses modernisasi keuangan yang bersifat top-down sekaligus berfungsi sebagai instrumen kontrol fiskal negara kolonial.
Inovasi Public Smart Dispenser: Solusi Air Minum Berkelanjutan dan Literasi Digital bagi Masyarakat
Wahid, M. Syahid Nur;
Parenreng, Jumadi Mabe;
Musdania;
Wahid, Abdul;
Lestari, Ayu
Panrannuangku Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 4 (2025)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengembangan Teknologi dan Rekayasa, Yayasan Ahmar Cendekia Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.35877/panrannuangku4471
Program pengabdian ini berfokus pada isu keterbatasan akses air minum layak dan meningkatnya sampah plastik akibat penggunaan AMDK di posko pengungsian Masjid Al-Anwar Blok 10 Perumnas Antang Makassar. Tujuan kegiatan ini adalah menyediakan sistem air minum berkelanjutan melalui implementasi Public Smart Dispenser (PSD) yang terintegrasi dengan Smart Water System (SWS), sekaligus meningkatkan literasi digital dan perilaku ramah lingkungan masyarakat pengungsi. Metode pelaksanaan meliputi analisis kebutuhan, perancangan dan pembuatan perangkat hardware–software, integrasi sistem, uji coba, sosialisasi, pelatihan relawan, serta pendampingan operasional berbasis pendekatan partisipatif-kolaboratif. Hasil pengabdian menunjukkan peningkatan akses air minum 24 jam, pengurangan signifikan sampah plastik, perubahan perilaku penggunaan tumbler dan galon isi ulang, peningkatan pemahaman transaksi digital, serta perbaikan kualitas lingkungan dan kesehatan. Program ini terbukti efektif dan berpotensi direplikasi pada posko pengungsian lain.
DAKWAH QUR’ANI DI TENGAH PUSARAN KORUPSI (Analisis Instrumen Penguatan Moralitas Umat)
Wahid, Abdul
Jurnal Al-Mubarak: Jurnal Kajian Al-Qur'an dan Tafsir Vol 10 No 2 (2025): Jurnal Al-Mubarak
Publisher : LP2M IAIM Sinjai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.47435/al-mubarak.v10i2.4286
Praktik korupsi merupakan salah satu bentuk kejahatan luar biasa yang telah menggerogoti tatanan kehidupan berbangsa dan bernegara yang merugikan masyarakat luas. Meskipun jauh sebelumnya Islam secara tegas melarang umatnya untuk melakukan perbuatan tersebut. Maraknya korupsi di tanah air menunjukkan adanya kesenjangan antara ajaran normatif agama dan realitas kehidupan umat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran dakwah Qur'ani yang efektif dalam upaya penguatan moralitas masyarakat di tengah pusaran korupsi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode analisis isi untuk menganalisis ayat-ayat al-Qur'an yang relevan dengan nilai-nilai integritas, kejujuran dan keadilan, serta implementasinya dalam konteks dakwah saat ini dan mendatang. Data dikumpulkan melalui tinjauan pustaka dan analisis mendalam terhadap model-model dakwah yang menekankan pembangunan karakter.Hasil penelitiaan menunjukkan bahwa dakwah Qur'ani memiliki peran strategis dan urgen tidak hanya sebagai upaya preventif, tetapi juga dalam menanamkan rasa tanggungjawab sosial dan keimanan kepada Allah SWT. Instrumen efektif penguatan akhlak umat seperti: (1) Penekanan terhadap akibat dosa besar korupsi yang merusak tatanan kehidupan dan menghambat terkabulnya do’a. (2) Integrasi nilai-nilai antikorupsi (kejujuran, disiplin, tanggungjawab, keadilan, dan lainnya ke dalam materi dakwah melalui keteladanan para tokoh dan elit bangsa dan (3) Pemanfaatan media digital secara etis dan profesional untuk yang memuat pesan-pesan moral agama khususnya yang berkaitan mudharat praktik korupsi.Penelitian ini menyimpulkan bahwa penguatan akhlak melalui dakwah Qur'ani tidak hanya memerlukan penegasan kembali secara normatif terkait prinsip-prinsip etika dalam Islam, namun lebih dari itu pengamalan nilai-nilai tersebut melalui alur struktural dan kultural yang efektif demi membentuk komitmen moral individu dan umat yang kuat.
Pendampingan, Penerapan Metode Tahsin Dalam Menghafal Al Qur’an di PP. Al Ikhlas Tambakberas Jombang
Aziz, A. Fauzi;
Mufarikhah, I’anatul;
Fathoni, M. Faiz;
Mustofa, Robil;
Wahid, Abdul;
Al Ghozali, Muhammad Beryl
ABDIMASY: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 2 No. 2 (2023): Desember
Publisher : LPPM Institut Agama Islam Bani Fattah Jombang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.52431/abdimasy.v2i2.1112
Pelaksanaan kegiatan pengabdian pada masyarakat pada skema PMBP (Pemberdayaan Masyarakat Berbasis Pesantren) ini diharapkan dapat memberikan hasil yang terbaik untuk santri tahfidz PP. Al Ikhlas sebagai sasaran program. Permasalahan pertama adalah kendala pengetahuan yang dimiliki santri PP Al Ikhlas berkaitan dengan cara atau metode untuk menghafal Al Qur’an. Solusi yang diberikan adalah melalui pembelajaran metode tahsin. Metode pendekatan untuk pelaksanaan kegiatan pengabdian masyarakat pada skema PMBP (Pemberdayaan Masyarakat Berbasis Pesantren) ini meliputi pemberian materi, diskusi, dan praktek. Pemberian materi dan diskusi dilaksanakan pada awal kegiatan pembelajaran dan pengenalan pada cara atau metode yang harus disiapkan bagi santri yang hendak menghafal Al Qur’an. materi yang diajarkan pada kegiatan ini adalah materi metode Tahsin dan sifat huruf beserta makhorijul hurufnya. melalui bentuk tulisan dan pendampingan secara intensif sampai santri dapat membaca Al Qur an dengan benar sesuai tajwidnya. Melalui kegiatan pembelajaran ini diharapkan dapat menyelesaikan permasalahan yang dihadapi oleh ustadz. Kegiatan ini bertujuan untuk melihat keaktifan dan keterampilan ustadz dalam mengajar. Hal ini dilakukan dengan cara mendampingi ustadz dalam pembelajaran metode Tahsin secara mandiri di dalam kelas. Melalui kegiatan observasi di dalam kelas, para ustadz sangat terampil dalam memberikan ilmu tajwid. Selain itu, pembelajaran tersebut juga sesuai dengan materi yang ditargetkan sejak awal. Penerapan pembelajaran ini menunjukkan bahwa para santri sangat antusias dan aktif berinteraksi dengan ustadz pada saat pembelajaran berlangsung. Pembelajaran Al-Qur’an melalui metode tahsin di PP Al Ikhlas TambakBeras Jombang ini dilaksanakan melalui beberapa tahapan diantaranya; pertama, kegiatan pendahuluan yang yang diisi dengan mengucapkan salam, melakukan presensi, membaca doa bersama dan mereview materi pelajaran terkait metode Tahsin dalam menghafal Al-Qur’an, pada pertemuan sebelumnya. Kedua, kegiatan inti yang berisikan tentang penyajian materi yaitu Pengenalan macam metode dalam menghafal Al Qur’an dan ilmu tajwid, serta praktik membaca Al-Qur’an secara bersama-sama dan individual melalui pendampingan Ustadz. Ketiga, penutup yang diisi dengan ustadz memberikan penguatan materi inti yang telah disampaikan sebelumnya, kemudian ditutup dengan membaca doa selesai belajar dan salam. Hasil penelitian ini menunjukkan, bahwa menghafal Al-Qur’an melalui metode tahsin mendapatkan respon yang baik dari para santri tahfidz PP Al Ikhlas. Hal tersebut memberikan dampak yang positif terhadap perkembangan kemampuan membaca dan menghafal Al-Qur’an santri dari tidak lancar menjadi lancar. Data tersebut dibuktikan dari hasil tes santri sebelum mengikuti pembelajaran menghafal Al-Qur’an melalui metode tahsin, dan data hasil tes santri setelah mengikuti pembelajaran menghafal Al-Qur’an melalui metode Tahsin.
Pengembangan Media Visual Interaktif IPAS Kelas V Berbasis Canva di UPTD SDN 96 Barru: Penelitian
Wahid, Abdul;
Afni, Nur;
Amelia, Hamra;
Fadilla, Nur;
Citra, Reli
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 4 No. 3 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 4 Nomor 3 (Januari 202
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/jerkin.v4i3.4392
The reliance of elementary school teachers on conventional learning media and the limited use of interactive learning media in Science or Integrated Science (IPAS) learning form the background of this study. This research aimed to develop a Canva-based interactive visual learning media that is feasible and practical for IPAS learning and to describe its implementation in the classroom. The study employed a Research and Development (R&D) method using the ADDIE model, which consists of the Analysis, Design, Development, Implementation, and Evaluation stages, and was supported by a descriptive qualitative approach during the implementation stage. The media development process involved expert validation to assess feasibility in terms of content accuracy, visual appearance, interactivity, and language clarity. Practicality testing was conducted through teacher and student responses after the media was implemented in learning activities. The results indicated that the developed Canva-based interactive visual media achieved a very high level of feasibility and was categorized as highly practical. In addition, the use of this media supported active student engagement during the learning process. Therefore, the Canva-based interactive visual learning media is considered feasible and practical for use in elementary school IPAS learning.
ANALYSIS OF THE UTILIZATION AND MANAGEMENT OF ZAKAT FUNDS BY BAZNAS FOR THE PERIOD 2019-2021 EFFICIENCY STUDY OF ZAKAT METHOD CORE PRINCIPLES
Wahid, Abdul;
Sujatna, Yayat
EKOSSISTEM : Islamic Economics, Banking, Law, System Vol. 3 No. 6 (2025): Ekossistem Vol 3 Number 6 Agustus-Maret (2025)
Publisher : EKOSSISTEM : Islamic Economics, Banking, Law, System
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.17605/8b0jqw75
The utilization of zakat funds is the process of using zakat funds to meet the needs of mustahik (zakat recipients) in order to improve social and economic welfare. This research analyzes the efficiency of the utilization and management of zakat funds by the National Zakat Agency (BAZNAS) for the 2019-2021 period using the Zakat Core Principles (ZCP) Method. Using a qualitative approach and secondary data from BAZNAS's financial and performance reports, the study measures effectiveness based on the principles of wealth redistribution, moral values, and social solidarity. The results indicate that BAZNAS has achieved a high level of effectiveness in managing zakat funds. Programs, such as staple food assistance, were implemented quickly and on target, providing a significant positive impact in meeting the consumptive needs of mustahik. BAZNAS is considered successful in optimizing the use of funds through targeted programs and cooperation with local partners, thereby contributing to the improved welfare of zakat recipients. To further increase efficiency, it is recommended that BAZNAS strengthen planning, strategy evaluation, and coordination with local partners to ensure increasingly efficient and well-targeted fund distribution.
Utilizing the Film The Founder to Improve Students’ English Listening Skills
Pratiwi, Nur Indah;
Wahid, Abdul;
Lely Novia
Jurnal Edulanguage: Jurnal Pendidikan Bahasa Vol. 11 No. 2 (2025): Jurnal Edulanguage: Jurnal Pendidikan Bahasa
Publisher : English Study Program, Faculty of Teacher Training and Educational Sciences, Universitas Timor
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.32938/edulanguage.11.2.2025.1-10
This study explores the effectiveness of using the film The Founder as a medium to enhance the English listening skills of students in the Business English Communication (BEC) Study Program, Class of 2023. A pre-experimental, one-group pretest-posttest design was employed with a sample of 65 students. Data were collected through listening comprehension tests administered before and after the film-based intervention and analyzed using SPSS 22. The pre-test yielded an average score of 37.31 (range: 5.00–85.00), while the post-test average significantly increased to 75.57 (range: 30.00–100.00). A paired sample t-test indicated a statistically significant difference between the pre- and post-test scores (p < 0.001). These findings suggest that films, particularly The Founder, serve as engaging and effective tools for improving students’ English listening comprehension. Furthermore, the relatively low standard deviation compared to the mean indicates consistent improvement across participants, reinforcing the pedagogical value of audiovisual media in EFL instruction.