Articles
THEORETICAL EXPLORATION OF ART THERAPY AND EDUCATION FOR AUTISTIC CHILDREN
Sampurno, Muchammad Bayu Tejo;
Prabandari, Yayi Suryo;
Marianto, Martinus Dwi
International Journal of Indonesian Education and Teaching (IJIET) Vol 4, No 2 (2020): July 2020
Publisher : Sanata Dharma University Yogyakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (321.453 KB)
|
DOI: 10.24071/ijiet.v4i2.2535
This paper aims to explore art therapy methods that are able to become one of the complementary media to improve the communication skills of children with autism; explain concretely the contribution of art flexibility as a complementary media in communication therapy for autistic children; and explain the integration of the principles of therapy. These three topics will be explored using a number of theories about art therapy that have developed, as research beginning on the development of methods of art therapy and art education for autistic children. The approach in this study uses the method of content analysis of the phenomenon of art therapy, which is implemented as a perspective to see the phenomenon of art education for autism in Yogyakarta, Indonesia in 2019. This study begins with a study of the development and patterns of art therapy which has been going on in Indonesia. Afterward, the current foothold of art therapy will be known, and able to explain the reasons related to the development of art therapy in Indonesia. The results showed that the models of art therapy and art education for autistic children in Indonesia did not include the development of art therapy, learning methods through play, and did not understand the empathy space as a learning space for autistic children. Art exploration has good potential to be developed as a method of therapy and education for autistic children. That is because, art has the flexibility and natural nature of children, namely playing and making a sense of comfort so that autistic children feel in one frequency with the teacher so that the educational and therapeutic process runs smoothly and optimally. The emergence of the concept of 3B (being, becoming, and belonging) in the space of empathy, increasingly claims that art cannot be separated in the world of learning in autistic children.Corresponding author: Muchammad Bayu Tejo SampurnoDOI: 10.24071/ijiet.2020.040209
INCREASING THE 4th GRADE STUDENTS SCIENCE COMPETENCY THROUGH PROBLEM BASED LEARNING MODEL
Arnasari, Athalia;
Hardini, Agustina Tyas Asri
Jurnal Pendidikan dan Pengajaran Vol 50, No 2 (2017): July 2017
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (444.939 KB)
|
DOI: 10.23887/jpp.v50i2.11651
This research aims to improve student learning outcomes in natural sciences for grade 4, the second term of the academic year 2016/2017 at SD Negeri Mangunsari 02 Salatiga through the Problem Based Learning model. This classroom action research was conducted in two cycles. Subjects of this study are the fourth grade students of SD Negeri Mangunsari 02 Salatiga, consisted of 14 male students and 9 female students. Data collection was using non-test and test techniques. Results show that in pre cycle condition, student who pass are 11 students (47.82%), i.e. 14 students in cycle I (60.86%), and 20 students (86.95%) in cycle II. The average score in pre cycle condition was 59.13, 68.73 in cycle I, and 75.04 cycle II. Therefore, the application of Problem Based Learning model in lecturing science in the fourth grade of Mangunsari 02 Elementery School Salatiga, can improve the student learning activity.
Rancangan Model Manajemen Pengetahuan Untuk Perencanaan Pola Tanam Efektif Tanaman Pangan Berbasis Spatial Mining
Sediyono, Eko;
Hartomo, Kristoko Dwi;
Yulianto, Sri
Jurnal Buana Informatika Vol 3, No 2 (2012): Jurnal Buana Informatika Volume 3 Nomor 2 Juli 2012
Publisher : Universitas Atma Jaya Yogyakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24002/jbi.v3i2.326
Abstract. This paper discusses the knowledge management modeling for planning the effective planting pattern based on spatial mining. The knowledge management is developed as a portal from traditional pranata mangsa (season reading) knowledge which is well known among Javanese and Balinese people and is plotted to the digital map. The content of the system is also combined with the recent research results about pranata mangsa, and planting patterns of the crops in many places in Java and Bali.   The application is experimented in Boyolali District. This system gives practical knowledge to farmers, in addition to developing a knowledge sharing culture among farmers and agricultural service officers in many places by using Web.Keywords: Knowledge Management, Knowledge sharing, pranata mangsa, Effective planting pattern. Abstrak. Paper ini membahas tentang rancangan model manajemen pengetahuan (knowledge management) untuk perencanaan pola tanam efektif tanaman pangan berbasis pencarian data spasial (spatial mining). Aplikasi manajemen pengetahuan yang dibangun akan menjadi portal bagi pengetahuan-pengetahuan mengenai pranata mangsa tradisional yang diketahui oleh masyarakat diberbagai daerah di Jawa dan Bali, dilengkapi dengan lokasi masing-masing pengetahun yang dipetakan dalam peta digital. Selain itu sistem yang dibangun juga menggabungkan data hasil penelitian terbaru mengenai pranata mangsa terbarukan dan data pola tanam tanaman pangan di berbagai daerah di Jawa dan Bali. Rancangan model diuji coba di daerah Kabupaten Boyolali. Selain memberikan pengetahuan yang bermanfaat secara praktis bagi petani, sistem ini dapat menumbuhkan budaya penyebaran pengetahuan (Knowledge Sharing) diantara para petani dan petugas dinas pertanian di berbagai daerah melalui Web.Kata kunci: manajemen pengetahuan, knowledge sharing, pranata mangsa, pola tanam efektif.
HUBUNGANANTARA GAYA BELAJAR MODEL KOLBDAN HASIL BELAJAR SISWASEKOLAH MENENGAH PERTAMA
Suwi, Elia;
Situmorang, Risya Pramana;
Hastuti, Susanti Pudji
Edudikara: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Vol 3 No 1 (2018)
Publisher : IPTPI Surakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.32585/edudikara.v3i1.78
Tujuanpenelitianiniadalahuntukmenganalisishubunganantaragayabelajar model Kolb danhasilbelajarsiswa. Metodepenelitian yang digunakanadalahanalisiskorelasional.Teknikpengambilansampeldarisuatupopulasidilakukandenganteknikpurposive, yaitu 42 siswa.Teknikpengumpulan data adatigayaitutes, observasi, danangket (bedasarkangayabelajar model Kolb) untukmemperoleh data gayabelajardanketigaranahhasilbelajar. Data dianalisisdenganregresi linear bergandauntukmenganalisiskorelasigayabelajardanhasilbelajarsiswadengantingkatsignifikansi 0,05melalui program SPSS 018.Hasiluji statistic diperolehhasilsebagaiberikut:(1) adakorelasisignifikanantaragayabelajardanhasilbelajarsiswadengannilaisignifikansi 0,036 (sig<0,05) (2)terdapathubungan yangpositifdansignifikanantaragayabelajar model Kolb denganranahpsikomotorsiswakategorikuatdanpositifdengannilaikorelasi 0,753. (3) terdapathubunganantaragayabelajar model Kolb denganhasilbelajarsiswaranahafektifmemilkikategorisedangdanpositifdengannilaikorelasi 0,408(sig<0,05) (3) terdapathubunganantargayabelajardenganhasilbelajarranahkognitifmemilikikategorirendahdengannilaikorelasi 0,371.
HUBUNGANANTARA GAYA BELAJAR MODEL KOLBDAN HASIL BELAJAR SISWASEKOLAH MENENGAH PERTAMA
Suwi, Elia;
Situmorang, Risya Pramana;
Hastuti, Susanti Pudji
Edudikara: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Vol 3 No 1 (2018)
Publisher : IPTPI Surakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.32585/edudikara.v3i1.78
Tujuanpenelitianiniadalahuntukmenganalisishubunganantaragayabelajar model Kolb danhasilbelajarsiswa. Metodepenelitian yang digunakanadalahanalisiskorelasional.Teknikpengambilansampeldarisuatupopulasidilakukandenganteknikpurposive, yaitu 42 siswa.Teknikpengumpulan data adatigayaitutes, observasi, danangket (bedasarkangayabelajar model Kolb) untukmemperoleh data gayabelajardanketigaranahhasilbelajar. Data dianalisisdenganregresi linear bergandauntukmenganalisiskorelasigayabelajardanhasilbelajarsiswadengantingkatsignifikansi 0,05melalui program SPSS 018.Hasiluji statistic diperolehhasilsebagaiberikut:(1) adakorelasisignifikanantaragayabelajardanhasilbelajarsiswadengannilaisignifikansi 0,036 (sig<0,05) (2)terdapathubungan yangpositifdansignifikanantaragayabelajar model Kolb denganranahpsikomotorsiswakategorikuatdanpositifdengannilaikorelasi 0,753. (3) terdapathubunganantaragayabelajar model Kolb denganhasilbelajarsiswaranahafektifmemilkikategorisedangdanpositifdengannilaikorelasi 0,408(sig<0,05) (3) terdapathubunganantargayabelajardenganhasilbelajarranahkognitifmemilikikategorirendahdengannilaikorelasi 0,371.
HUBUNGAN ANTARA KREATIVITAS GURU BIOLOGI DENGAN HASIL BELAJAR KOGNITIF SISWASMA KOTA SALATIGA
Jouwe, Aldo Antonius;
Situmorang, Risya Pramana;
Sastrodihardjo, Santoso
Edudikara: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Vol 3 No 2 (2018)
Publisher : IPTPI Surakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.32585/edudikara.v3i2.117
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menguji hubungan antara kreativitas guru dan hasil belajar kognitif, mengetahui seberapa besar hubungan antara kreativitas guru dengan hasil belajar kognitif siswa kelas XII IPA dan menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi kreativitas guru.Teknik Purposive digunakan dalam teknik sampling ini.Data diperoleh dari 37 siswa kelas XII SMA Negeri 2, SMA Kristen 2, dan SMA Theresiana.Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah tes, observasi, dan dokumentasi.Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah teknik analisis korelasi menggunakan SPSS versi 0.18. Hasil analisis data menunjukkan bahwa ada hubungan positif antara kreativitas guru dan hasil belajar kognitif (pSig = 0,030; p <0,05). Artinya semakin tinggi hasil kreativitas guru semakin tinggi hasil belajar siswa.Nilai Pearson Correlation adalah 0,512 yang memiliki kategori cukup kuat.Faktor-faktor yang mempengaruhi kreativitas guru adalah 1) kelengkapan sarana dan prasarana di sekolah masih minim dan mempengaruhi guru 2) kurangnya pelatihan yang diperoleh guru dan model pembelajaran inovatif berdampak pada pengetahuan guru dalam merancang pembelajaran yang bersifat konstruktif.
Dinamika dukungan suami pada kecemasan ibu nifas dalam Rumah Bulat
Mage, Mernon Yerlinda Carlista;
Prapunoto, Susana;
Kristijanto, A. Ign.
Jurnal Psikologi Ulayat: Indonesian Journal of Indigenous Psychology Vol 7 No 1 (2020)
Publisher : Konsorsium Psikologi Ilmiah Nusantara
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24854/jpu101
Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan bentuk dan dinamika dukungan suami terhadap kecemasan istri pada masa nifas. Studi ini dilakukan di Rumah Bulat (sebuah rumah adat yang khusus dibangun untuk perawatan ibu dan bayi pada masa nifas) di Desa Putun, Kabupaten Timor Tengah Selatan, Nusa Tenggara Timur, Indonesia. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan dua pasangan suami-istri yang sudah atau sedang menjalani nifas dalam Rumah Bulat sebagai partisipan. Hasil analisis deskriptif menggunakan teknik analisis tematik menunjukkan bahwa terdapat empat bentuk dukungan suami yang diberikan selama ibu nifas berada dalam pengasingan, yaitu dukungan instrumental, dukungan psikososial, dukungan emosional, dan dukungan spiritual. Setiap dukungan disampaikan masing-masing partisipan dengan cara yang berbeda-beda dan berdampak dalam menurunkan kecemasan ibu nifas. Hasil penelitian ini dapat menjadi acuan, baik bagi pemerintah maupun komunitas setempat, mengenai bagaimana memberikan dukungan bagi ibu nifas yang masih belum banyak diteliti.
Pemberdayaan Guru dalam Mengembangkan Perangkat Pembelajaran Aktif Berkarakter Islam Rahmatan Lil’alamin
Mawardi, Imam;
Baihaqi, Akhmad
Community Empowerment Vol 3 No 2 (2018)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Magelang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (256.66 KB)
|
DOI: 10.31603/ce.v3i2.2675
Guru merupakan ujung tombak dalam sebuah institusi pendidikan. Sebagai seorang pendidik, guru harus mampu menguasai berbagai macam kompetensi. SD Muhammadiyah Pujotomo dan MI Muhammadiyah Danurejo sebagai institusi pendidikan, mempunyai masalah yang salah satunya adalah berkaitan dengan kompetensi yang dimiliki oleh guru. Para guru belum bisa mengkonstekstualisasikan materi dengan pendekatan Islami dalam mengajar. Sehingga hal tersebut berpengaruh pada output siswa dalam hal pembentukan karakter keagamaan dan sosial belum menunjukkan sikap yang diharapkan, padahal seharusnya out put pendidikan Islam harus lebih baik daripada pendidikan umum. Solusi yang ditawarkan untuk mengatasi masalah tersebut adalah dengan metode pembelajaran aktif berkarakter Islam rahmatan lil ‘alamin. Metode yang akan dipakai dalam pencapaian tujuan tersebut adalah model pemberdayaan masyarakat partisipatif atau Participatory Rural Apraissal (PRA). Metode ini dipilih berdasarkan pertimbangan bahwa yang mempunyai atau menghadapi masalah adalah mitra, oleh karena itu keterlibatan mitra dalam penentuan pemecahan masalah yang dihadapi dan penyelesaiannya sangat diperlukan. Sedangkan rencana hasil yang akan dicapai yaitu 1) kontinyuitas pelaksanaan pembelajaran aktif dengan menggunakan metode berkarakter Islam rahmatan lil’alamin di tingkat SD/MI se Kabupaten Magelang. 2). menghasilkan pedoman metode pembelajaran aktif berkarakter rahmatan lil’alamin dalam bentuk diktat/ modul; serta peningkatan kompetensi pendidik mengimplementasikan metode pembelajaran aktif berkarakter rahmatan lil’alamin.
Implementasi Fiqh Remaja Sebagai Upaya Pencegahan Kenakalan Remaja
Subur, Subur;
Baihaqi, Akhmad
Community Empowerment Vol 4 No 1 (2019)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Magelang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (321.716 KB)
|
DOI: 10.31603/ce.v4i1.3122
Kegiatan ini bertujuan untuk melakukan pendampingan terhadap siswa di SMA Muhammadiyah 2 Kota Magelang, serta bagaimana proses internalisasi fiqh remaja guna mencegah kenakalan remaja di SMA Muhammadiyah2Kota Magelang. Metode yang dipakai adalah pemberdayaan masyarakat partisipatif atau Participatory Rural Apraissal (PRA). Teknik pengumpulan data melalui observasi, dokumentasi, wawancara mendalam, dan angket. Teknik analisis data yang digunakan adalah deskriptif kualitatif. Hasil dari kegiatan ini adalah melaksanakan sosialisasi dan pendampingan fiqh remaja guna mencegah kenakalan remaja secara preventif. Cara yang digunakan adalah dengan sosialisasi dan pendampingan guna internalisasi dan implementasi fiqh remaja bagi siswa. Materi yang diajarkan adalah pedoman hidup bagi remaja, sumber hukum Islam, kebersihan dan bersuci, ibadah umum dan khusus dan nilai-nilai pembentuk kepribadian muslim. Data awal menunjukkan bahwa pemahaman dan pengetahuan tentang fiqh remaja cukup rendah. Kegiatan sosialisasi dan pendampingan fiqh remaja bagi siswa SMA Muhammadiyah 2 Kota Magelang ini mampu meningkatkan pemahaman dan pengetahuan siswa tentang fiqh remaja. Hasil kegiatan ini dapat diketahui dari peningkatan pemahaman dan perilaku siswa, diantaranya ketepatan dalam menjawab soal serta perilaku siswa yang lebih bertanggung jawab dan religius
Analisis Pengaruh Budaya Kaizen Terhadap Kinerja Karyawan Dengan Reward Sebagai Variabel Moderasi Dalam Rangka Penguatan Daya Saing Bisnis
Pamungkas, Erix Irvan;
Franksiska, Rosaly
Jurnal Manajemen Dayasaing Vol 20, No 1 (2018): Jurnal Manajemen Daya Saing
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23917/dayasaing.v20i1.6037
Every company has its own organizational culture, in which the organizational culture will affect the employee performance and also company performance. Kaizen culture originated from Japan is a culture of continuous improvement with low cost and the impact can be felt in the future. If the Kaizen culture combined with reward will also be able to improve the employee performance. The purpose of this research is to analyze the influence of Kaizen culture to employee performance with reward as a moderating variable. This a quantitative exploratory research using Moderated Regression Analysis (MRA). The data collection method is using questionnaire, with sample of 93 respondents of warehouse department of PT SM Karangjati, Semarang. The result of this study indicated that Kaizen culture influence employee performance and reward can moderate or strengthen the impact of Kaizen culture on employee performance.