Articles
RESIKO DAN PERLINDUNGAN HUKUM BAGI PEKERJA ANAK BERDASARKAN UNDANG-UNDANG NO. 13 TAHUN 2003 TENTANG KETENAGAKERJAAN JO. UNDANG-UNDANG NO. 35 TAHUN 2014 TENTANG PERLINDUNGAN ANAK
Ayuna Putri, Sherly;
Singadimedja, Holyness N
VYAVAHARA DUTA Vol 13, No 1 (2018): Maret 2018
Publisher : Institut Hindu Dharma Negeri Denpasar
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.25078/vd.v13i1.534
Every child has the right to survival, growth and development and is entitled to protection from violence and discrimination as provided for in the 1945 Constitution of the State of the Republic of Indonesia. A child is a person who is not yet 18 years old, including a child who still in the womb. The legal issues raised in this study are: what is the risk for underage child labor according to positive laws in Indonesia?; and how children’s rights and legal protections for child labor are based on Law no. 13 of 2003 on Manpower and Law no. 35 Year 2014 on Child Protection? This research is normative juridical research with analytical descriptive and qualitative descriptive research specification. This is a Library Research by using secondary data. Some factors that can prevent children to work are: social institutions (custom rules in hereditary societies); weak business that is impossible to work in it or because of the high level of welfare; public view; Education related to the exam season, scholarships, school rules and working hours coinciding with school hours; and the attitude and prohibition of work from parents. Child labor reduction program and children’s opinion are crucial to local potential as a resource of action and community’s responsibility to participate. The program should involve all institutions related to the causal factors and carried out with good coordination because the problems of child labor and its emerging protection are interrelated and strengthen each other.
Pengaruh Penguatan Positif Terhadap Self Awareness
Octiarini, Dinda Fitri;
Rahmawati;
Handoyo, Alfiandy Warih
SISTEMA: Jurnal Pendidikan Vol. 2 No. 2 (2021): SISTEMA: Jurnal Pendidikan
Publisher : Teacher Training and Education Faculty, of Widya Gama Mahakam Samarinda University
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24903/sjp.v2i2.821
ABSTRACT The purpose of the study was to determine the level of self- awareness and the effect of positive reinforcement techniques in increasing and raising self-awareness in students. This research was conducted at SMA Negeri 6 Tangerang Regency. The type of research used in this research is pre-experimental using a single subject or called SSR (Single Subject Research), with a population of 113 students in class XI IPA and a sample of 5 people selected by purposive sampling technique. Methods of collecting data using self-awareness questionnaires, interviews and observation. The results of the analysis of research data that have been described by researchers, it can be seen that positive reinforcement techniques have a positive influence on the ability to increase and raise self-awareness. This is indicated by the data of the five research subjects which showed that the percentage results in the intervention phase and baseline-2 (A2) were higher than thephase baseline-1 (A1). Subjects 1 to 5 in thephase baseline-1 (A1) obtained results of 33% which is a natural condition without any treatment or intervention on the subject. Furthermore, there was an increasing change in the intervention phase (B) with an average of 83.12%, 81.87%, 81.75%, 77.50%, 77.37%. The data were obtained because the subject had been given treatment or intervention. by applying the positive reinforcement technique in thephase baseline-2 (A2) obtained 78%. These results are based on the results of the five subjects before, during and after being given the service. The achievement of these data indicates a positive influence on the ability to increase and raise self-awareness. Keywords: positive reinforcement technique, self awareness
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN INKUIRI TERBIMBING TERHADAP KEMAMPUAN LITERASI SAINS SISWA PADA MATERI KEANEKARAGAMAN HAYATI DI KELAS X SMA NEGERI 1 GANDAPURA
Wilda Hanum;
Rahmawati
JESBIO : Jurnal Edukasi dan Sains Biologi Vol 10 No 2 (2021): Jurnal Edukasi dan Sains Biologi
Publisher : Program Studi Biologi Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Almuslim
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Literasi sains sebagai kapasitas untuk menggunakan pengetahuan ilmiah, mengidentifikasi pertanyaan dan menarik kesimpulan berdasarkan bukti-bukti agar memahami dan membantu peneliti untuk membuat keputusan tentang dunia alami dan interaksi manusia dengan alamnya. Model yang digunakan dalam penelitian ini adalah inkuiri terbimbing. Berdasarkan observasi awal menunjukkan bahwa kemampuan literasi sains siswa kelas X SMA Negeri 1 Gandapura masih rendah. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran inkuiri terbimbing terhadap kemampuan literasi sains siswa kelas X SMA Negeri 1 Gandapura. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan rancangan Pretes-Posttest Control Group Design. sampel dalam penelitian ini yaitu siswa kelas kelas X SMA Negeri 1 Gandapura. Teknik pengambilan sampel dengan menggunakan cluster random sampling pada materi keanekaragaman hayati. Teknik pengumpulan data menggunakan tes, observasi, wawancara dan dokumentasi. Berdasarkan hasil penelitian diperoleh bahwa terdapat pengaruh model pembelajaran inkuiri terbimbing terhadap kemampuan literasi sains siswa pada materi keanekaragaman hayati di kelas X IPA 1 SMA Negeri 1 Gandapura. Hal ini dapat dilihat dari hasil pengujian hipotesis menggunakan uji Independent sampel t-Tes menunjukkan berarti hipotesis yang diterima adalah hipotesis Ha.
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN INKUIRI TERBIMBING TERHADAP KEMAMPUAN LITERASI SAINS SISWA PADA MATERI KEANEKARAGAMAN HAYATI DI KELAS X SMA NEGERI 1 GANDAPURA
Wilda Hanum;
Rahmawati
JESBIO : Jurnal Edukasi dan Sains Biologi Vol 10 No 2 (2021): Jurnal Edukasi dan Sains Biologi
Publisher : Program Studi Biologi Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Almuslim
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Literasi sains sebagai kapasitas untuk menggunakan pengetahuan ilmiah, mengidentifikasi pertanyaan dan menarik kesimpulan berdasarkan bukti-bukti agar memahami dan membantu peneliti untuk membuat keputusan tentang dunia alami dan interaksi manusia dengan alamnya. Model yang digunakan dalam penelitian ini adalah inkuiri terbimbing. Berdasarkan observasi awal menunjukkan bahwa kemampuan literasi sains siswa kelas X SMA Negeri 1 Gandapura masih rendah. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran inkuiri terbimbing terhadap kemampuan literasi sains siswa kelas X SMA Negeri 1 Gandapura. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan rancangan Pretes-Posttest Control Group Design. sampel dalam penelitian ini yaitu siswa kelas kelas X SMA Negeri 1 Gandapura. Teknik pengambilan sampel dengan menggunakan cluster random sampling pada materi keanekaragaman hayati. Teknik pengumpulan data menggunakan tes, observasi, wawancara dan dokumentasi. Berdasarkan hasil penelitian diperoleh bahwa terdapat pengaruh model pembelajaran inkuiri terbimbing terhadap kemampuan literasi sains siswa pada materi keanekaragaman hayati di kelas X IPA 1 SMA Negeri 1 Gandapura. Hal ini dapat dilihat dari hasil pengujian hipotesis menggunakan uji Independent sampel t-Tes menunjukkan berarti hipotesis yang diterima adalah hipotesis Ha.
DIRUMAHKANNYA PEKERJA YANG BERUJUNG PEMUTUSAN HUBUNGAN KERJA (PHK) PADA MASA PANDEMI COVID-19 SECARA SEPIHAK BERDASARKAN PENYELESAIAN SENGKETA KETENAGAKERJAAN SECARA NON LITIGASI
Putri, Sherly Ayuna;
Karsona, Agus Mulya;
Singadimedja, Holyness
ADHAPER: Jurnal Hukum Acara Perdata Vol 8, No 1 (2022): Januari - Juni 2022
Publisher : Departemen Hukum Perdata
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.36913/jhaper.v8i1.176
Pada awal tahun 2020, Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) telah menjadi masalah kesehatan global yang kemudian ditetapkan sebagai pandemi oleh World Health Organization (WHO) pada tanggal 11 Maret 2020. Pandemi Covid-19 ini menyebar di hampir seluruh negara, termasuk Indonesia. Telah meninggalkan beberapa permasalahan tidak saja dari sisi perekonomian, sosial, bahkan problematika hukum. Ketika berbagai kegiatan harus dilakukan Work From Home (WFH) berdasarkan instruksi dan berbagai aturan pemerintah pusat dan daerah menyebabkan beberapa perusahaan dengan sangat terpaksa berhenti beroperasi serta merumahkan karyawan (pekerja). Dampak lebih jauh dari merumahkan pekerja adalah dilakukan Pemutusan Hubungan Kerja (PHK). Penyelesaian PHK menimbulkan polemik lebih jauh dan persepsi yang berbeda diantara para pihak dalam hal ini perusahaan dan pekerja sehingga berujung pada terjadinya sengketa. Penelitian ini bersifat kebaruan dan sesuai dengan kepakaran para peneliti, dengan permasalahan yang hendak diteliti meliputi perlindungan bagi pekerja yang terkena pengrumahan berujung pemutusan hubungan kerja akibat dari adanya pandemi Covid 19 dan solusi penyelesaian sengketa ketenagakerjaan yang dapat memberikan keadilan dan kepastian hukum bagi para pihak akibat pemutusan hubungan kerja pada masa pandemi Covid 19. Metode penelitian yang digunakan adalah metode pendekatan yuridis normatif yaitu dengan melakukan pendekatan perundang-undangan dan pendekatan konsep. Perlindungan bagi pekerja akibat pemutusan hubungan kerja (PHK) yang dilakukan secara sepihak oleh perusahaan yang mengalami kerugian akibat adanya pandemi Covid-19, maka solusi penyelesaian sengketa ketenagakerjaan terkait PHK sebagai dampak dari pandemi Covid-19 yang dapat menguntungkan dan memberikan rasa keadilan bagi semua pihak. Penyelesaian sengketa ketenagakerjaan melalui perundingan bipartit dapat dijadikan alternatif, oleh para pihak yang berselisih
PENINGKATAN HASIL BELAJAR PENDIDIKAN AGAMA ISLAM MATERI SIKAP BERANI NABI SALEH AS DENGAN METODE MIND MAPPING
Rahmawati
Edu Learning : Journal of Education and Learning Vol. 1 No. 2 (2022): Volume 1, Nomor 2, Tahun 2022
Publisher : Universitas Negeri Surabaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (184.164 KB)
Dalam pembelajaran strategi yang tepat sangat diperlukan dan merupakan rencana tindakan (rangkaian kegiatan) termasuk penggunaan metode dan pemanfaatan berbagai sumber daya/kekuatan dalam pembelajaran. Strategi disusun untuk mencapai tujuan tertentu. Artinya arah dari semua keputusan penyusunan strategi adalah pencapaian tujuan. Dengan demikian penyusunan langkah-langkah pembelajaran, pemanfaatan berbagai fasilitas dan sumber belajar semuanya diarahkan dalam upaya pencapaian tujuan pembelajaran. Bila hal seperti di atas dilakukan oleh semua guru maka sudah tentu hasil belajar akan dapat dicapai sesuai dengan tujuan yang telah ditetapkan, akan tetapi tidak semua guru dapat melaksanakan tugas dengan baik, hal ini karena kemampuan guru dalam menggunakan strategi dan metode pembelajaran belum sesuai dengan materi yang diajarkan Tujuan dari penelitian tindakan kelas (PTK) ini adalah untuk mengetahui sejauh mana peningkatan hasil belajar siswa pada mata pelajaran pendidikan agama islam dengan menggunakan metode Mind Mapping. Dalam penelitian tindakan kelas (PTK) ini dilakukan dalam 3 siklus, dari hasil tindakan yang dilakukan terbukti dapat meningkatkan hasil belajar belajar siswa dengan mencapai standar ideal. Dari 64.47 % pada siklus I, dapat meningkat menjadi 76.05 % pada siklus II, dan siklus ke III 84.74 %. Hasil penelitian tindakan ini menunjukkan metode Mind Mapping dapat meningkatkan hasil belajar belajar siswa dalam dengan ketuntasan mencapai 100 %.
ANALISIS SURVIVAL PADA KEJADIAN DEMAM BERDARAH DENGUE (DBD) DI KOTA MAKASSAR
Masli Nurcahya Zoraida;
Rahmawati
Jurnal Ilmiah Keperawatan dan Kebidanan Holistic Care Vol. 5 No. 2 (2022): JURNAL ILMIAH KEPERAWATAN DAN KEBIDANAN HOLISTIC CARE
Publisher : Stikes Graha Edukasi Makassar
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.54184/jikkhc.v5i2.223
Analisis survival mempelajari suatu peristiwa berdasarkan waktu terjadinya, dimana dalam melakukan analisis survival dibutuhkan data survival yang merupakan data pengamatan dari awal penelitian sampai akhir waktu yang ditentukan atau sampai terjadinya suatu peristiwa. Data ini dapat berupa observasi tidak tersensor dan observasi tersensor. Untuk mengetahui apakah distribusi dari data waktu h idup yang di asumsikan telah menggambarkan keadaan yang sesungguhnya, diperlukan suatu analisis terhadap data waktu hidup. Salah satu cara untuk menganalisis fungsi waktu kelangsungan hidup adalah dengan mengestimasi nilai parameter distribusinya. Penelitian ini bertujuan mengestimasi parameter distribusi Weibull dua parameter pada data survival tersensor kanan dengan pendekatan Bayes menggunakan konjugat prior dan mengetahui taksiran yang dihasilkan dari estimasi parameter menggunakan pendekatan Bayes. Penelitian ini menggunakan pendekatan Bayes menggunakan konjugat prior dengan algoritma Gibbs Sampling dan metodeMarkov Chaib Monte Carlo (MCMC). Digunakan data simulasi dengan membangkitkan data yang berdistribusi Weibull. Hasil yang diperoleh diterapkan pada data ril penderita DBD di Kota Makassar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari dua variabel yang diteliti, yaitu usia dan jenis kelamin, variabel yang mempengaruhi waktu kelangsungan hidup individu pada penderita DBD di Kota Makassar adalah usia
MODEL PEMBELAJARAN GENERATIF (MPG) BERBANTUAN BLENDED LEARNING PADA TRIGONOMETRI UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH MATEMATIS MAHASISWA PGRI
Jayanti Jayanti;
Rahmawati Rahmawati
Nabla Dewantara Vol 2 No 2 (2017): Nabla Dewantara: Jurnal Pendidikan Matematika
Publisher : Universitas Tamansiswa Palembang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji sejauhmana hasil pembelajaran generatif (MPG) berbantuan Blended Learning yang diterapkan di matakuliah trigonometri pada universitas PGRI Palembang, dan bagaimana peningkatan kemampuan pemecahan masalah matematis (KPMM) mahasiswa melalui model pembelajaran ini. ModelPembelajaran Generatif (MPG) memiliki empat tahap yaitu tahap persiapan, memfokuskan, tantangan dan aplikasi pada pembelajaran tatap muka dikuliah trigonometri, berbantuan blended learning yaitu dengan menggunakan internet secara online. Penelitian ini menggunakan metode kuasi-eksperimen dengan desain kelompok kontrol pretes dan postes nonekuivalen. Subyek penelitian ini adalah mahasiswa matematika pada Universitas PGRI Palembang. yaitu kelas eksperimen yang mendapatkan pembelajaran Generatif berbantuan blended learning (PGBBL) dan kelas kontrol yang mendapatkan pembelajaran konvensional (PK). Berdasarkan hasil analisis data dapat disimpulkan bahwa (1) kemampuan trigonometri dan kemampuan penalaran matematis mahasiswa semester dua pendidikan matematika universitas PGRI adalah cukup baik.(2). Disarankan kepada tenaga pengajar/Dosen untuk dapat mengujicobakan model pembelajaran ini pada kemampuan matematis lainnya.
PARTISIPASI MASYARAKAT DALAM PENGELOLAAN EKOWISATA HUTAN MANGROVE DI KAMPUNG RAWA MEKAR JAYA
Nur Aisah;
Lilis Wahyuni
Share : Social Work Journal Vol 10, No 1 (2020): Share: Social Work Journal
Publisher : Universitas Padjadjaran
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24198/share.v10i1.25287
Penelitian tentang pengelolaan mangrove berbasis partisipasi masyarakat di kampung Rawa Mekar Jaya. Tujuan untuk: (1) mendeskripsikan jenis partisipasi masyarakat di kampung Rawa Mekar Jaya. (2) mendeskripsikan faktor penghambat partisipasi masyrakat dalam pengelolaan mangrove di kampung Rawa Mekar Jaya. Teknik pengumpulan data meliputi wawancara, observasi dan dokumentasi, sedangkan analisis data menggunakan teknik deskriptif kualitatif. Berdasarkan hasil penelitian, masyarakat kampung Rawa Mekar Jaya awalnya tidak memiliki inisiatif untuk memulai program pembangunan dan pengembangan mangrove. Tetapi ada seorang agent of change tokoh pemuda yang mengajak masyarakat untuk peduli akan mangrove baik untuk menjaga, merawat, membersihkan dan melakukan pembibitan mangrove serta meyakinkan masyarakat bahwa dengan dijadikan mangrove ini sebagai tempat ekowisata akan memberikan perubahan bagi kampung mereka. Masyarakat kampung Rawa Mekar Jaya dalam pelaksanaan pembangunan ekowisata hanya sebagian saja yang ikut bergotong royong melakukan pembersihan di area mangrove dan pembersihan jalan menuju mangrove. Masyarakat Kampung Mekar jaya sebagian ada yang membantu pekerjaan pembangunan mangrove dengan membantu membangun tempat duduk dibeberapa titik tertentu disepanjang area mangrove. Dalam pengelolaan dan pengembangan mangrove Kampung Rawa Mekar Jaya masih terdapat kendala sehingga belum dapat memberikan manfaat yang optimal. Hambatan yang di hadapi oleh masyarakat yakni, keterbatasan pengetahuan masyarakat kampung Rawa Mekar Jaya dalam memanfaatkan potensi ekowisata magrove yang telah ada.
NEW PUBLIC MANAGEMENT, ACCOUNTING REFORM, AND INSTITUTIONAL PERSPECTIVE OF PUBLIC SECTOR ACCOUNTING IN INDONESIA
ALI DJAMHURI;
MAHMUDI MAHMUDI
Jurnal Bisnis dan Akuntansi Vol 8 No 3 (2006): Jurnal Bisnis dan Akuntansi
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Trisakti
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (1447.503 KB)
|
DOI: 10.34208/jba.v8i3.240
This study discusses the development of New Public Management (NPM) and accounting reform in public sector organization. The first part of this study discusses the theoretical concept and Characteristics of NPM as well as the relevant factors behind the development of NPM around the world. The second part tries to relate accounting reform in the context of NPM. Special attention is also given to complexities emerge in the implementation of accounting reform, that is a movement from single entry and cash basis accounting into accrual based and double entry accounting systems. At the end, this study discusses the institutional perspective in sociology relevant to public sector accounting, specifically correlated to the process of accounting reform. As Indonesia now is in the process of implementing autonomy and decentralization policies which one of its initiative is putting accrual double entry accounting systems in place, this study also specifically highlight the process of accounting reform in Indonesia.