p-Index From 2021 - 2026
38.576
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Tadris: Jurnal keguruan dan Ilmu Tarbiyah Intiqad: Jurnal Agama dan Pendidikan Islam Irfani Potensia Tadrib: Jurnal Pendidikan Agama Islam JURNAL KEPEMIMPINAN DAN PENGURUSAN SEKOLAH Jurnal Manajemen Pendidikan Al Ishlah Jurnal Pendidikan Jurnal Pendidikan Agama Islam Al-Thariqah Jurnal Pendidikan (Teori dan Praktik) Jurnal Obsesi: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini AL-IDARAH: JURNAL KEPENDIDIKAN ISLAM Jurnal Bimbingan dan Konseling Ar-Rahman AL-USWAH: Jurnal Riset dan Kajian Pendidikan Agama Islam al-Afkar, Journal For Islamic Studies Ijaz Arabi Journal of Arabic Learning IQRO: Journal of Islamic Education NUR EL-ISLAM : Jurnal Pendidikan dan Sosial Keagamaan Tazkiya: Jurnal Pendidikan Islam JurTI (JURNAL TEKNOLOGI INFORMASI) Al-Muaddib : Jurnal Ilmu-Ilmu Sosial & Keislaman JURNAL PENDIDIKAN TAMBUSAI Journal on Education IZDIHAR Al-Hikmah: Jurnal Agama dan Ilmu Pengetahuan EDUKATIF : JURNAL ILMU PENDIDIKAN HIKMAH : JURNAL PENDIDIKAN AGAMA ISLAM ISLAM TRANSFORMATIF : Journal of Islamic Studies Al-Fatih: Jurnal Pendidikan dan Keislaman Akademika : Jurnal Keagamaan dan Pendidikan Jurnal Pendidikan dan Konseling Instructional Development Journal Jurnal Eduscience (JES) Literatus EduTeach: Jurnal Edukasi dan Teknologi Pembelajaran Journal On Teacher Education (Jote) Jurnal Sakinah : Journal of Islamic and Social Studies Al-fahim : Jurnal Manajemen Pendidikan Islam Al-Qalam: Jurnal Kajian Islam dan Pendidikan ELEMENTARY : Jurnal Inovasi Pendidikan Dasar Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Edu Global: Jurnal Pendidikan Islam TEACHING : Jurnal Inovasi Keguruan dan Ilmu Pendidikan Tarbawi Ngabar: Jurnal of Education An-Nahdlah: Jurnal Pendidikan Islam Ikhtisar: Jurnal Pengetahuan Islam Humantech : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Indonesia Journal of Education Research JURNAL PAI: Jurnal Kajian Pendidikan Agama Islam INVENTION: Journal Research and Education Studies COMSERVA: Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Idarah Tarbawiyah: Journal of Management in Islamic Education International Journal of Humanities Education and Social Sciences Jurnal Bilqolam Pendidikan Islam Tarbiyah Wa Ta'lim: Jurnal Penelitian Pendidikan dan Pembelajaran Tadbiruna: Jurnal Manajemen Pendidikan Islam Jurnal Islam Nusantara Jurnal Riset sosial humaniora, dan Pendidikan (Soshumdik) Al-Aulia: Jurnal Pendidikan dan Ilmu-Ilmu Keislaman Academic Journal Perspective : Education, Language, and Literature FENOMENA: Jurnal Penelitian Jurnal Hukum, Politik dan Ilmu Sosial (JHPIS) Edu Research : Jurnal Penelitian Pendidikan Jurnal Educative: Journal of Educational Studies Jurnal Fuaduna: Jurnal Kajian Keagamaan dan Kemasyarakatan Islam Transformatif : Journal of Islamic Studies Lattice Journal : Journal of Mathematics Education and Applied JP (Jurnal Pendidikan) : Teori dan Praktik YASIN: Jurnal Pendidikan dan Sosial Budaya ARZUSIN: Jurnal Manajemen dan Pendidikan Dasar Cendekia: Jurnal Ilmu Sosial, Bahasa dan Pendidikan Concept: Journal of Social Humanities and Education Jurnal Ilmu Sosial, Pendidikan Dan Humaniora Inspirasi Dunia: Jurnal Riset Pendidikan dan Bahasa Al Wildan: Jurnal Manajemen Pendidikan Islam ANTHOR: Education and Learning Journal Al-DYAS : Jurnal Inovasi dan Pengabdian kepada Masyarakat Jurnal Penelitian Ilmu Pendidikan Indonesia AHKAM : Jurnal Hukum Islam dan Humaniora Dewantara: Jurnal Pendidikan Sosial Humaniora Jurnal Pendidikan Indonesia (Japendi) KOLONI Ta'rim: Jurnal Pendidikan dan Anak Usia Dini Indonesian Research Journal on Education Educativo: Jurnal Pendidikan Innovative: Journal Of Social Science Research JURNAL PENDIDIKAN DAN KEGURUAN AKSI: Jurnal Manajemen Pendidikan Islam Madani: Multidisciplinary Scientific Journal Sinar Dunia: Jurnal Riset Sosial Humaniora dan Ilmu Pendidikan Intellect : Indonesian Journal of Learning and Technological Innovation Journal of Educational Management and Strategy JURNAL ILMIAH PENDIDIKAN KEBUDAYAAN DAN AGAMA Simpati: Jurnal Penelitian Pendidikan dan Bahasa Journal of Management and Creative Business Jurnal Pendidikan dan Ilmu Sosial TOFEDU: The Future of Education Journal Jurnal Kajian Penelitian Pendidikan dan Kebudayaan Jurnal Pendidikan Agama Islam Indonesia (JPAII) Al Yazidiy: Jurnal Sosial Humaniora dan Pendidikan Socius: Social Sciences Research Journal Alfihris: Jurnal Inspirasi Pendidikan Jurnal Ilmiah Research Student Bhinneka: Jurnal Bintang Pendidikan dan Bahasa Jurnal Sains Student Research Ihsanika : Jurnal Pendidikan Agama Islam Jurnal Riset Rumpun Ilmu Pendidikan (JURRIPEN) Perspektif: Jurnal Pendidikan dan Ilmu Bahasa Al-Tarbiyah: Jurnal Ilmu Pendidikan Islam Jurnal Nakula: Pusat Ilmu Pendidikan, Bahasa Dan Ilmu Sosial JURNAL ILMIAH PENELITIAN MAHASISWA Jurnal Manajemen dan Pendidikan Agama Islam Jurnal Budi Pekerti Agama Islam Jurnal Pendidikan, Bahasa dan Budaya Ahlussunnah: Journal of Islamic Education Jurnal Penelitian Pendidikan Indonesia (JPPI) Harmoni Pendidikan: Jurnal Ilmu Pendidikan INTIHA : Islamic Education Journal Paramacitra : Jurnal Pengabdian Masyarakat Al-Qalam: Jurnal Kajian Islam Dan Pendidikan Darussalam: Journal of Psychology and Educational Akhlak: Jurnal Pendidikan Agama Islam Dan Filsafat Reflection: Islamic Education Journal Hikmah: Jurnal Studi Pendidikan Agama Islam Blaze: Jurnal Bahasa dan Sastra dalam Pendidikan Linguistik dan Pengembangan Jurnal Faidatuna Jurnal Pustaka Cendekia Pendidikan ANTHOR: Education and Learning Journal Jurnal Pendidikan Tuntas Journal of Education and Science (EDUSAINS) Journal of Loomingulisus ja Innovatsioon Jurnal Pemikiran dan Pendidikan Islam
Claim Missing Document
Check
Articles

Organisasi Islam dan Perannya Terhadap Pendidikan Islam di Indonesia Agus Salim; Iswantir
Jurnal Penelitian Ilmu Pendidikan Indonesia Vol. 3 No. 1 (2024): Volume 3 No 1
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jpion.v3i1.211

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui organisasi Islam dan perannya terhadap Pendidikan Islam di Indonesia. Penulisan pada artikel ini menggunakan metode kajian pustaka atau studi pustaka literatur, yaitu menggabungkan beberapa kutipan dari karya ilmiah yang tersedia. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Kelompok agama yang tersebar di indonesia yaitu Nadlatul Ulama, Muhammadiyah, Al Washriya, dan Nahatul Watan. Persatuan Islam didirikan oleh Haji Muhammad Zamzam, dan Haji Muhammad Yunus. Peran organisasi keagamaan dalam pengembangan pendidikan adalah: a) Peran langsung dengan cara mendirikan dan mengelola lembaga pendidikan, menyelenggarakan kegiatan pendidikan informal, dan mengembangkan kurikulum pendidikan. b) Peran tidak langsung dengan cara: meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya pendidikan. Organisasi keagamaan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya pendidikan melalui berbagai kegiatan, seperti ceramah, pengajian, dan diskusi serta membantu pemerintah dalam mengembangkan pendidikan
Batuhampar Trading Village: A Prototype of Halaqah in 19th Century Minangkabau Apria Putra; Iswantir; Bambang Trisno
Islam Transformatif : Journal of Islamic Studies Vol. 8 No. 1 (2024): January-June 2024
Publisher : Universitas Islam Negeri Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30983/it.v8i1.8398

Abstract

Abstract This article investigates Batuhampar Trading Village as a prototype of an ideal halaqah system in 19th-century Minangkabau. Established by Sheikh Abdurrahman Batuhampar, the village was a center of Islamic scholarship focusing on Quranic recitation (tilawah), Quranic readings (qira'at al-Qur’an), and the Naqshbandi Khalidiyah Sufi Order. The objectives of this article are (1) to describe the halaqah education system implemented in Batuhampar Trading Village, (2) to identify factors supporting the sustainability of halaqah in Batuhampar Trading Village during the 19th century, and (3) to analyze the scholarly network of Batuhampar Trading Village within the context of Minangkabau intellectualism. The analytical method employed is social intellectual history. The findings indicate that: (1) Batuhampar Trading Village implemented a prominent halaqah system of its time, encompassing Qur'anic halaqah and sufi orders, functioning as a significant scholarly hub; (2) Its success was bolstered by the persuasive preaching of Sheikh Batuhampar, his respected scholarly authority, and the spiritual depth of the village; and (3) Batuhampar Trading Village was founded on a broad scholarly foundation and a cosmopolitan network.   Abstrak Artikel ini menginvestigasi Kampung Dagang Batuhampar sebagai prototipe sistem halaqah ideal di Minangkabau abad ke-19. Kampung Dagang, didirikan oleh Syekh Abdurrahman Batuhampar, merupakan pusat keilmuan Islam yang fokus pada ilmu tilawah, qira’at al-Qur’an, dan Tarekat Naqsyabandiyah Khalidiyah. Tujuan artikel ini adalah: (1) untuk menggambarkan sistem pendidikan halaqah yang diterapkan di Kampung Dagang Batuhampar; (2) untuk mengidentifikasi faktor-faktor yang memfasilitasi keberlanjutan halaqah di Kampung Dagang Batuhampar selama abad ke-19; dan (3) untuk menganalisis jaringan keilmuan Kampung Dagang Batuhampar dalam konteks intelektualisme Minangkabau. Metode analisis yang digunakan adalah sejarah sosial intelektual. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Kampung Dagang menerapkan sistem halaqah yang terkenal pada masanya, yang mencakup halaqah al-Qur’an dan Tarekat, serta berfungsi sebagai pusat keilmuan yang signifikan; (2) keberhasilan Kampung Dagang didukung oleh dakwah persuasif Syekh Batuhampar, kepemimpinan spiritual yang kuat, dan fondasi spiritualitas yang mendalam; dan (3) Kampung Dagang Batuhampar dibangun di atas dasar keilmuan yang luas dan jaringan yang kosmopolitan.
Transisi Pendidikan Islam Tradisional dan Modernisasi (Tinjauan Pemikiran Azyumardi Azra) Saparina, Kaila; M, Iswantir
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 4 No. 1 (2024): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v4i1.7776

Abstract

Artikel ini membahas karya Azyumardi Azra dengan judul “Surau: Pendidikan Islam Tradisional dalam Transisi dan Modernisasi” akar peralihan pendidikan Islam di Indonesia ini sangat penting, karena telah menyajikan aspek intelektual yang mengetengahkan bentuk gagasan dan ajakan perubahan pendidikan islam melalui Surau. Surau sebagai salah satu pusat pendidikan islam di Minangkabau. Pertanyaan yang dijawab dalam artikel ini adalah (1) Bagaimana konsep pendidikan islam tradisional menurut Azyumardi Azra; (2) Bagaimana bentuk transisi pendidikan islam menurut Azyumardi Azra; (3) Bagaimana modernisasi komponen pendidikan islam tentang tujuan, kurikulum, lembaga pendidikan maupun sistem manajemen lembaga pendidikan islam itu. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kepustakaan (library research) dengan menelaah teks-teks yang berkaitan dengan pemikiran Azyumardi Azra tentang pendidikan Islam. Data ditelaah menggunakan analisis isi (content analysis) dengan berusaha menggali maksud tokoh seputar pendidikan islam tradisional dalam transisi dan modernisasi. Kesimpulan dari pembahasan ini (1) Azyumardi Azra memandang konsep pendidikan islam tradisional menggunakan metode halaqah; (2) Bentuk transisi pendidikan islam tradisional beralih ke bentuk pendidikan sekuler; (3) Azyumardi Azra memandang modernisasi komponen pendidikan Islam berkaitan dengan tujuan, kurikulum, lembaga pendidikan dam sistem pembaga pendidikan islam. Modernisasi tujuan yaitu mengubah paradigma pendidikan yang hanya mengarah pada akhirat semata juga mementingkan kehidupan dunia; Modernisasi kurikulum dilakukan dengan mengembangkan ilmu-ilmu humaniora dengan ciri khas Islam dan memasukkan iptek dalam struktur kurikulum pendidikan islam; Modernisasi lembaga dilakukan dengan memperbaiki sarana dan prasarana pendidikan islam. Modernisasi sistem lembaga pendidikan islam dengan mengitegrasikan manajemen moderen dan kultur Masyarakat sekitar.
Pengaruh Motivasi Kerja Terhadap Inovasi Guru Di Sekolah Penggerak Kota Bukittinggi Hendri, Hendri; M, Iswantir
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 4 No. 1 (2024): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v4i1.7835

Abstract

Guru yang tidak bergairah dalam melaksanakan pembelajaran di kelas, sehingga selalu menggunakan metode pembelajaran yang sama, masih adanya guru yang menyampaikan perangkat pembelajaran tidak sesuai ketentuan, masih rendahnya semangat guru dalam melaksanakan pembelajaran yang inovatif dan menyenangkan di kelas. Mengingat pentingnya inovasi guru bagi keberhasilan pembelajaran peserta didik di sekolah dalam menghadapi perkembangan zaman, maka penulis merasa perlu untuk melakukan penelitian lebih jauh, tentang faktor-faktor yang mempengaruhi inovasi guru dan seberapa besar sumbangan faktor-faktor tersebut terhadap inovasi guru di Sekolah Penggerak Kota Bukittinggi. Motivasi kerja yang merupakan faktor yang paling menonjol mempengaruhi inovasi guru menurut pandangan penulis karena hal ini menyangkut langsung dalam proses pendidikan. Maka dari sekian banyak faktor-faktor yang mempengaruhi inovasi guru, penulis menetapkan dan membatasi permasalahan hanya pada motivasi kerja terhadap inovasi guru. Selanjutnya, penelitian ini kami laksanakan pada Sekolah Penggerak di Kota Bukittinggi sebanyak 5 sekolah. Berdasarkan uraian di atas, maka rumusan masalah dalam penelitian ini yaitu; apakah terdapat pengaruh positif dan signifikan motivasi kerja terhadap inovasi guru di Sekolah Penggerak Kota Bukittinggi? Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif korelasional dengan jenis penelitian “asosiatif” yang mana penelitian asosiatif merupakan upaya untuk mengetahui pengaruh variabel independen (motivasi kerja) terhadap variabel dependen (inovasi guru).motivasi kerja pada seorang guru akan ikut menentukan inovasi-inovasi yang dilakukannya dalam melaksanakan tugas, sehingga dapat disimpulkan bahwa untuk semakin meningkatkan inovasi guru dapat dilakukan dengan semakin meningkatkan motivasi kerjanya.
Peranan Suluak Dalam Membentuk Insana Mutaqin Di Kanagarian Lasi Kabupaten Agam Betri, Betri; Iswantir, Iswantir; Yaldi, Yusri
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 4 No. 1 (2024): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v4i1.8013

Abstract

Penelitian ini merupakan peranan suluak dalam membentuk Insana Mutaqin di kanagarian lasi kabupaten agam ,penelitian ini diawali dengan observasi awal kekanagarian lasi dengan melihat tingginya animo anak muda dalam melaksanakan sholat berjamaah terutama sholat magrib dan ishya setelah itu mengikuti kajian keislaman disurau dengan metode tahrikah atau suluak. kegiatan ini rutin dilaksanakan setelah hari raya idul fitri ataupun sebelum bulan ramadhan ada yang tiga bulan ataupun selama empat bulan tergantung kemauan masyarakat atau pemuda itu sendiri. Setelah dilakukan penelitian ditemukan ritual suluak dilakukan dengan konsep terstruktur oleh anak mursyid Sjeh Djamanhuri selaku guru tua di surau Tuangku imam Layia-layia dengan beberapa tahap, tahap pertama takhalli yaitu pembersihan diri, tempat dan pakaian, badan dan tahap kedua Tahalli diartikan diisi dengan makna mengisi diri dengan kalimat kalimat zikir kepada Allah SWT kemudian Tajalli antara makhluk dengan Khaliq sudah tersambung menyatu dengan Allah SWT sehingga tercipta generasi Insana Muttaqin
Perkembangan Perguruan Tinggi Islam Di Indonesia Padriyanti, Padriyanti; Iswantir, Iswantir; Akbar, Ali
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 4 No. 1 (2024): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v4i1.8015

Abstract

Perkembangan perguruan tinggi islam di Indonesia berawal sejak dibukanya Sekolah Tinggi Islam ( STI) di Jakarta pada bulan Juli 1945 menjelang Indonesia merdeka. Setelah terbentuknya STI berubah menjadi UII ( Universutas Islam Indonesia). Perkembangan berikutnya fakultas agama UII dinegerikan menjadi PTAIN ( Perguruan Tinggi Agama Islam Negeri), kemudian fase berikutnya muncullah IAIN dan STAIN, selain itu muncul pula pendidikan tinggi Islam swasta, baik berbentuk universitas, institut, maupun sekolah tinggi. Paradigma baru perguruan tinggi itu pada dasarnya bertumpu kepada tiga tungku utama, yakni Pertama, kemandirian lebih besar (greater autonomy) dalam pengelolaan atau otonomi. Kedua, akuntabilitas atau tanggung urai (greater accountability), bukan hanya dalam hal pemanfaatan sumber-sumber keuangan secara lebih bertanggungjawab, tetapi juga dalam pengembangan keilmuan, kandungan pendidikan dan program-program yang diselenggarakan. Ketiga, jaminan lebih besar terhadap kualitas (greater quality assurance) melalui evaluasi internal (internal evaluation) yang dilakukan secara kontinu dan berkesinambungan; dan evaluasi eksternal (external evaluation) oleh Badan Akreditasi Nasional (BAN).
Eksistensi Madrasah di Indonesia Pasca Keluarnya Undang Undang No 20 Tahun 2003 Tentang Sistem Pendidikan Nasional (SISDIKNAS) Dasopang, Helmi Rostiana; Iswantir, Iswantir; Khamim, Siti; Siregar, Nuryanti; Lindra, Afni
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 4 No. 1 (2024): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v4i1.8081

Abstract

Madrasah mempunyai peranan penting dalam perkembangan pendidikan sejak zaman klasik sampai saat ini, baik di Jazirah Arab maupun di seluruh dunia Islam. Madrasah di Indonesia punya keunikan tersendiri dari Arab klasik sebagai negara pertama yang mengenal madrasah. Madrasah di Arab periode klasik merupakan lembaga pendidikan ketiga setelah kuttab dan masjid, maka di Indonesia madrasah sebagi lembaga pendidikan terakhir muncul setelah masjid, rumah guru, pesantren dan sekolah. Jika madrasah pada masa Khulafaurrasyidin dan Bani Umayyah ditujukan pada semua sekolah yang dikhususkan untuk belajar dengan sistem yang sama yaitu halaqoh, maka madrasah di Indonesia hanya ditujukan pada sekolah yang terintegrasi dari mata pelajaran dan sistem pesantren dengan sekolah, namun condong kepada sekolah agama. Jika kemunculan madrasah di Arab klasik merupakan kebutuhan mendesak dari pelaksanaan pendidikan, maka madrasah di Indonesia muncul karena pembaharuan dan kesadaran umat muslim. Sebagai perpaduan pesantren dan sekolah madrasah telah mengalami pasang surut, Ketika muncul SKB 3 menteri madrasah mendapat hak yang sama dengan sekolah, akan tetapi muatan kurikulumnya masih tidak seimbang. Setelah sistem pendidikan nasional (SISDIKNAS) keluar, kedudukan madrasah menjadi lebih baik. Madrasah disejajarkan dengan sekolah, bahkan hak madrasah disamakan dengan hak sekolah. Pengakuan pemerintah akan keberadaan pendidikan Islam sangat jelas tertuang dalam Undang-undang No. 20 Tahun 2003 tentang sistem pendidikan nasiona tersebut. Penelitian ini adalah penelitian kualitataif dengan metode pengumpul datanya studi kepustakaan. Sedangkan teknik analisis data yang dipakai adalah conten analisis
Pondok Pesantren Diniyah Limo Jurai Sungai Pua Kab. Agam Paska Disahkannya UU 18 Tahun 2019 Yaldi, Yusri; Iswantir, Iswantir; Betri, Betri
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 4 No. 2 (2024): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v4i2.9476

Abstract

Lembaga pendidikan Islam tertua yang ada di Indonesia dan masih bertahan hingga sekarang eksistensinya adalah pesantren. Pesantren mampu bertahan dan berkembang diantara gejolak- gejolak perkembangannya. Pesantren memiliki peranan penting dalam mengawal kemerdekaan Indonesia, karena tujuan pesantren adalah untuk memberikan kelayakan hidup bagi manusia didunia maupun diakhirat. Pesantren terus menunjukkan perkembangannya, hal ini lah yang dikatakan bahwa pesantren bersifat dinamis, selalu mengikuti perkembangan zaman. Ketika disahkan UU No 18 Tahun 2019 tentang pesantren, Diniyah Limo Jurai menjadi salah satu pondok yang dapat merasakan akibat dari munculnya UU tersebut. UU pesantren menjadi salah satu amunisi bagi perkembangan pondok pesantren diniyah limo jurai.
Pengaruh Dan Tantangan Pendidikan Agama Islam Dalam Dinamika Politik Di Indonesia Khamim, Siti; Iswantir, Iswantir; Siregar, Nuryanti; Yaldi, Yusri
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 4 No. 2 (2024): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v4i2.9669

Abstract

Artikel ini menganalisis peran pendidikan agama Islam dalam konteks politik Indonesia. Pendidikan agama Islam telah memainkan peran signifikan dalam membentuk pandangan politik dan sosial masyarakat Indonesia. Dalam kerangka ini, artikel ini bertujuan untuk mengeksplorasi pengaruh pendidikan agama Islam terhadap dinamika politik di Indonesia serta tantangan-tantangan yang dihadapi dalam mengintegrasikan ajaran agama dengan kebutuhan sebuah negara pluralistik. Melalui tinjauan literatur yang komprehensif dan analisis mendalam, artikel ini mengidentifikasi beberapa aspek penting dari pengaruh pendidikan agama Islam terhadap proses politik di Indonesia. Hal ini meliputi pengaruh terhadap pemahaman nilai-nilai demokrasi, partisipasi politik, pembentukan kebijakan, serta dinamika sosial masyarakat. Selain itu, artikel ini juga menyoroti tantangan-tantangan yang timbul seiring dengan pengaruh pendidikan agama Islam dalam dinamika politik. Diantaranya adalah upaya untuk menjaga kesetaraan dan keadilan di tengah keragaman masyarakat, menghadapi polarisasi politik yang berpotensi merusak stabilitas sosial, serta menanggapi dinamika global yang dapat memengaruhi paradigma pendidikan agama Islam di Indonesia. Dengan demikian, artikel ini tidak hanya menggambarkan peran penting pendidikan agama Islam dalam politik Indonesia, tetapi juga mengidentifikasi tantangan-tantangan yang harus diatasi untuk memastikan bahwa pendidikan agama Islam berkontribusi pada pembentukan masyarakat yang inklusif dan demokratis di Indonesia.
Pengaruh Metode Brainstorming Terhadap Keaktifan Siswa Dalam Pembelajaran Akidah Akhlak Kelas XI Di MAN 2 Bukittinggi Oktavia, Adetiya Farah; Ilmi, Darul; M, Iswantir; Arifmiboy, Arifmiboy
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 4 No. 2 (2024): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v4i2.10089

Abstract

Penelitian ini membahas mengenai Pengaruh Metode Brainstorming Terhadap Keaktifan Siswa dalam Pembelajaran Akidah Akhlak Kelas XI di MAN 2 Bukittinggi. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui seberapa besar pengaruh metode Brainstorming terhadap keaktifan siswa dalam pembelajaran Akidah Akhlak kelas XI di MAN 2 Bukittinggi. Jenis penelitian ini adalah penelitian quasi eksperimental design dengan bentuk desain nonequivalent control group design. Populasi pada penelitian ini adalah seluruh siswa kelas XI IPA dan XI IPS MAN 2 Bukittinggi yang aktif yang terdiri dari 5 kelas untuk jurusan IPA dan 4 kelas untuk jurusan IPS, sedangkan yang dijadikan populasi yaitu kelas XI IPA 3 dan IPA 4, dengan jumlah peserta didik sebanyak 59 siswa dari jumlah keseluruhan siswa 284 orang/siswa. Teknik pengambilan sampel yaitu dengan purposive atau dengan cara tidak acak. Berdasarkan hasil analisis data deskriptif menunjukkan bahwa metode Brainstorming berpengaruh terhdap keaktifan siswa kelas XI di MAN 2 Bukittinggi dengan rata-rata hasil angket siswa pada kelas yang tidak menggunakan metode Brainstorming yaitu 119.27. Sedangkan rata-rata hasil angket siswa dalam pembelajaran Akidah Akhlak pada kelas yang menggunakan metode Brainstorming adalah 143.65. Hasil statistik inferensial dengan menggunakan SPSS versi 25 diperoleh nilai sig(2. Tailed) < α atau (0,000 < 0,005), maka bersadarkan kriteria pengujian dapat dikatakan bahwa metode Brainstorming berpengaruh terhadap keaktifan siswa dalam pembelajaran Akidah Akhlak di MAN 2 Bukittingg dan memiliki tingkat keaktifan sebesar 25%. Kata Kunci : Metode, Brainstorming, Keaktifan
Co-Authors AA Sudharmawan, AA Abdul Aziz Abdul Aziz Achmad Noerkhaerin Putra Ade Adnin Adriani, Nova Afri Eki Rizal Afrinaldi Afrinaldi Afrinaldi Afrinaldi Agus Salim Ahada Dzulqa Ahmad Firdaus bin Mohd Noor Ahmad Firdaus Mohd Noor Aisyah Syafitri Aisyah Syafitri Akbar, M. Rafi Akhyar, Muaddyl Akmal Hadi Albaihaqi Anas Albert Albert Albert Aldri Aldri Aldri Aldri Aldri, Aldri Alfi Rahmi Alfi Rahmi Alfi Rahmi, Alfi Ali Akbar Ali Akbar Ali Akbar Ali Imran Ali Mustopa Yakub Simbolon Ali Mustopa Yakub Simbolon Ali Mustopa Yakub Simbolon Ali Mustopa Yakub Simbolon Ali Mustopa Yakub Simbolon Mustopa Alif Rila Alimir Alimir almuarif, almuarif Alpinadri, Alpinadri Amar Husni Amelia Amelia Amelia Amrina Amrina Amrina Amrina Amrina Amrina Amrina, Amrina Andriati, Irna Andy Riski Pratama Angga Ramadhan Anisa, Resvi Anita Indria Anne Gustri Mahardika Apria Putra Aprinaldi, Aprinaldi Aprison, Salmiwati Wedra Arif Fiandi Arif, Fadli Maulana Arif, M Arifmiboy, Arifmiboy Arman Husni Arman Husni Armedo, Muhammad Asma Asma Asmatun Hasanah Aulia Gusli, Ramadhoni Aulia Rahman Aulia Rahman Aulia Rizki Fadhila Aulia, Zikra Azhura Ausi Anggina Ayu Azhari Azizah, Ratna Bambang Trisno Banat, Zaharatul Betri, Betri Bobi Iskandar BRANSIKA, DIEN MUHAMMAD ISMAL Budi Santosa Budi Santosa Budi Santosa Caca Meiwendika Cahyana, Wilda Charles Charles Charles Charles Charles Charles Charles Charles Charles Charles Charles Charles Chindy Anugrah Cici Puspa Dafri Harweli Darmawan, Aidil Darul Ilmi Darul Ilmi Darul Ilmi Darul Ilmi Dasopang, Helmi Rostiana Dedi Efendi Delfita Mutiara Dertha Mukhtar Desri Wahyuni Destiani, Merin Deswalantri Deswalantri Deswalantri Deswalantri Deswalantri, Deswalantri Dewi, Rita Gustia Diana Sartika Dodi Pasila Putra Dwi Gustina Affah Dwi Gustina Affah Edi Warmanto Efendi, Indra Elfira, Roza Eliwatis Eliwatis Eliwatis Elsa Sapitri Elvionita, Vanny Elvita, Eli Emeliazola Endang Utama Ermita Ermita Erwin Erwin Fadhilah Muharrami Fadhilla Aqmara Mahandi Fadhilla Yusri Fahmi, Muhammad Elri Fasnia Septa Utama Fatma Sari Fatma Sari Fauzam Ismael Fauzan . Fauzan Fauzan Fauzan Ismail Fauziah, Yunia Febi Muliani Febriani, Susanda Febriani, Wilda Febrizul Azmi Fiandi, Arif Firman Firman Fitra Lismawarti Fitra, Siska Ramadona Fitri, Mariani Fitria Nova Rita Fitria Wilda Hayati Fuad, Rahmad Gema Hista Medika Gina Yuliani Gusli, Ramadhoni Aulia Guslianto, Guslianto Gustina Maharani Gustina, Elvy Haida Fitri Haida Rahma, Rika Halimatun Sa’diah Hamdi Abdul Karim Hamdi Pranata Hamidah Ali Harbes, Beni Hariga, Srabu Hariyati, Susi Harun Kholidur Rosidi Hasanah, Asmatun Hasanah, Fadila Hasibuan , Pendi Hasibuan, Pendi Hayat, Ade Putra Hayati, Kasih Hayati, Mufidah Hayati, Syarifatul Hayati, Zuqriva Hendri Hendri Heru Triastanawa Hidayani Syam Hidra Ariza Hudatul Hanani Husni, Rahmi Ida Ayu Putu Sri Widnyani Ida Rosanti Idris, T Ika Rahim Ikhsan, Ilian Ilham Barita Siregar Ilian Ikhsan Ilian Ikhsan Ilmi , Darul Indah Lestari Hasibuan Indah Nurbaiti indah sri wahyuni Indra Devi Indra Devi Iqbal Anas Ira Wahyuni Ira Yanti Ira Yanti Irma Yunita Irna Andriati Irsyad, Wilda Irsyadul Ubad Irwandi Irwandi Irwandi Ismael, Fauzan Isnaniah, Isnaniah Isnawati Rora Iswandi Iswandi Isyah Radhiyah Jahroida Jahroida Jamila Khairina Jamilatunnisa Jamilatunnisa Januar Januar Jasmienti Jasmienti Jasmienti Jasmienti Jasmienti Jasmienti Jasmienti, Jasmienti Jasril Jasril Jelita, Mimi Julian Marfal Juliwansyah, Juliwansyah Jumita Permata Sari Junaidi Junaidi Junaidi , Junaidi Junaidi Junaidi Junaidi Junaidi Junaidi Junaidi Junaidi Junaidi Kasih Hayati Kasmawati, Erni Kasrianto Kasrianto Khairan, Ihsan Khairina, Jamila Khairunnisa Khairunnisa Khamim, Siti Kurnia Mira Lestari Lailatul Fitri Lailatul Fitri Lainah Lainah Lainah Lathifa, Nurrahmi Latif, Hadi Leni, Indra Leonica, Mayang Lestari, Kurnia Mira lian Ikhsan Lidya Oktaviani Lilian, Victoria Linda Yarni Linda Yarni Lindawati, Susi Lindra, Afni Lisa Anggra Yani Liza Sundari M. Arif M. Arif M. Yusuf Maha, Nadia Mahandi, Fadhilla Aqmara Maharani, Gustina Mahyeldi Ansarulloh Mailian Putri MAIMORI, ROMI Maimori, Romi Maisyarah, Arisa Mariani Fitri Marsanti, Leni Maulana, Khalid Mayurida, Peta Mayutida, Peta Melani, Melyann Meylann Melani Mhd. Fadhli Suteja Milda Muliati Mimi Jelita mira febrina Mirawati Mirawati Misfa Misfa Misfa, Misfa Mohamad Fauzi Monalisa, Diska Movitaria, Mega Adyna Muaddyl Akhyar Mudinillah, Adam Muhamad Iqbal Muhammad Agus Suryana Muhammad Ali Hanafi Muhammad Amin Muhammad Arif Muhammad Nur Muhammad Qadafi Muhammad Qadafi Muhammad Zikri Muhammad Zikri Muhiddinur Kamal Muhiddinur Kamal Muhiddinur Kamal Muhiddinur Kamal Muhiddinur Kamal Muhiddinur Kamal Murdiana Murdiana, Murdiana Mustopa, Ali Mustopa Yakub Simbolon Mutia Joni Putri Mutiara, Delfita Nadiatul Jannah Nadira Fitri Ramadani Nani Selvia Nasrul Nasrul Nasution, Soibatul Aslamiah Nawazir, Safrudin Neka Zulwiddi Neli, Ana Fitri Nita Rahma Sari Nofia Sherli Nova Yulianti Novelis, M. Dian Novia, Ardila Novri Agus Parta Wijaya Nunu Burhanuddin Nunu Burhanuddin Nunu Nur Azzira Nur Hidayah Dayah Nur Indri Yani Harahap Nurhalimah Rangkuti Nurul Aisyah Nurul Jannah Ramadhanty Oktavia Dewi Afja Oktavia, Adetiya Farah Oktaviani, Lidya Oriza, Widya Padriyanti, Padriyanti Pebpriza, Regina Pendi Hasibuan Pranata, Hamdi Purwanto Maha Putra, Varizki Syaf Putri, Bunga Pratama Putri, Mailian Putri, Yona Widia Eka Qadafi, Muhammad Rahim, Ika Rahmad Fuad Rahmadani, Rezka Rahmat Dani Rahmat Fadil Rahmat Fauzi Rahmawita Rahmawita Rahmayanti Rahmayanti Raihan Muhammad Iqbal Rainis Manita Ramadani, Nadira Fitri Ramli, Syahrur Ratna Juita Ravica Chania Regina Pebpriza Reni Nofriza Reni, Yusma Resvi Anisa Rezka Rahmadani Ridha Ahida Rima Handayani Rina Andriyeni Rio Friyadi Riri Anggia Rovi Riri Maria Fitri Riri Maria Fitri Riri Okra Rita Asnimar Rizal, Afri Eki Rodi Rodi, Rodi Rostiana Dasopang, Helmi Roza Andria Lova Ruki'ah Ruki'ah, Ruki'ah S, Selvi Sabarrudin Saipul Anwar Salmi Salmi Salmi Wati Salmi Wati Salmi Wati Salmi Wati Salmi Wati Salmi Wati Salmi wati, Salmi wati Salmiwati Salmiwati , Salmiwati Salmiwati Salmiwati Salmiwati Salmiwati Salmiwati, Salmiwati Salsabila, Sarah Saparina, Kaila Sapitri, Elsa Saputra, Wanda Febrian Sari, Jumita Permata Sartika, Diana Sayuti, Lalu Selvia Nelis, Selvia Selvia, Nani Septiana, Yulda Dina Septiawan , Arif Silfa Fitrya Silfia Hanani Silvia Marlina Silvia Rahmita Simbolon, Ali Mustopa Yakub Sintania Wendri Siregar, Nuryanti Siregar, Nuryanti Siregar Siska, Hafni Yulia Sofia, Imelda Sovia Mas Ayu Suhaili, Ridwan Suharto, Sulasmi Sulasmi Suharto Sulasmi Sulasmi Sulha Dewi Hana Sulha Dewi Hana Sumarni, Weni Supriadi Supriadi Supriadi Supriadi Supriadi Supriadi Supriadi Supriadi Suryana, Muhammad Agus Susanda Febriani Susanti, Riri Susi Hariyati Susi Herawati Susi Herawati Susi Herawati Syafrizal Syafrizal Syafrudin Syafrudin Syafrudin Syah, Zaimir Syam, Hidayani Syamsurizal Syarifatul Hayati Syawaldi Syawaldi, Syawaldi Thahirrah, Al Athiyyah Tika Syafya Ananda Tri Oktaria Tryanto, Rudi Ubad, Irsyadul Ulva Rahmi Ulva Rahmi Utama, Endang Vanny Elvionita Varizki Syaf Putra Vina Hermawati Vivi Zanni Wanda Amalia Wanda Febrian Saputra Wardhana Teguh Syach Putra Wasnani, Refni Wati, Salmi Wedra Aprison Wedra Aprison Weni Sumarni Weni Sumarni Weni Sumarni Wenni, Osriza Wensi, Edmily Weri Aulia Widi Wulandari Wijaya, Novri Agus Parta Wike Maidi Wita Wiken Purnama Sari Wirna, Wirna Wirya, Desi Wita, Wike Maidi Y, Yelpina Yaldi, Yusri Yanti, Herina Yanti, Ira Yarni, Linda Yasmansyah Yasmansyah Yasmansyah Yasmansyah Yasmansyah Yasmansyah Yasmansyah, Yasmansyah Yelfi dewi Yeni Afrida Yenni Fitria Yenni Fitriani Yenti, Murni Yetmi, Fepi Yogi Pratama Yulia Rahman Yuslia, Defi Yuslia, Devi Yusmei, Nining Yusnaidi, Rizki Illahi Yusniarti Yusniarti Yusniarti Yusniarti Yusra Yusra Zain, Najmal Hadi Zainab Zainab Zainir Zainir Zaitul Ikhlas, Fauzi Zakiatul Islamie Zakir, Supratman Zanni, Vivi Zikra Azhura Aulia Zulfani Sesmiarni Zulfani Sesmiarni Zulfani Sesmiarni Zulfani Sesmiarni Zulfani Sesmiarni Zulfani Sesmiarni Zulfiyani, Muhammad Zulmuqim Zulmuqim Zulmuqim Zulmuqim Zulmuqim Zulmuqim Zulmuqim Zulmuqim Zulmuqim Zulmuqim Zulmuqim Zulmuqim Zulmuqim Zulmuqim Zulmuqim Zulwiddi, Neka Zunnuraini, Rezni