Claim Missing Document
Check
Articles

DEVELOPING ANIMATION VIDEOS AND GAME CARDS FOR TEACHING TELLING TIME IN ENGLISH TO FOURTH-GRADE STUDENTS Kurniawati, Ike; Widagdo, Arif
English Review: Journal of English Education Vol. 13 No. 1 (2025)
Publisher : University of Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25134/erjee.v13i1.10305

Abstract

Changes in the curriculum in education affect how the implementation of existing learning, as well as in learning media, is needed as an effort to stimulate students' abilities in the learning process to be more effective and efficient. The purpose of this research is to develop animation video media and game cards on Telling Time material in English. This research uses the type of research and development with the ADDIE model. The research subjects were fourth grade students of Wates 01 Semarang State Elementary School. Data collection techniques used in this research are (1) interview; (2) observation; (3) questionnaire; (4) test; and (5) documentation. The instruments used are interview guides, documentation, needs questionnaires, media response questionnaires, pretest and posttest questions, and validation sheets conducted by 2 experts, namely media experts, material experts, and language experts. Data analysis techniques were carried out by normality test (Shapiro-Wilk), t test, and n-gain test. The results showed that animated video media and playing cards can improve student understanding and student learning outcomes in English. This result is evidenced from the average value on students there is an increase in small-scale learning outcomes pretest average value 58.3 and posttest average 86.8 then on a large scale pretest average value 57 and posttest average value 82.8. Then the results of the N-gain test on a small scale of 0.7512 and a large scale of 0.5925 which means the high and medium categories, can be concluded to be effective for use in learning. Therefore, it can be concluded that animation video media and game cards can be said to be a category worth using in an interesting learning process and can improve student understanding and learning outcomes. 
Pengembangan Media Camiboxtif (Catatan Misteri Box Interaktif) Untuk Peningkatan Hasil Belajar Bahasa Indonesia (Materi Kalimat Transitif Dan Intransitif) Peserta Didik Kelas IV SD Negeri Kalibanteng Kidul 01 Kota Semarang Madu Zari, Itsnaini; Widagdo, Arif
Elementary School: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran ke-SD-an Vol. 12 No. 2 (2025): ELEMENTARY SCHOOL (Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Ke-SD-an)
Publisher : Universitas PGRI Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31316/esjurnal.v12i2.4464

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan, menguji kelayakan, dan keefektifan media Camiboxtif (Catatan Misteri Box Interaktif) untuk meningkatkan hasil belajar peserta didik. Penelitian ini mengikuti metode Research and Development (R&D) dengan menggunakan model Borg and Gall. Penelitian ini melibatkan 41 peserta didik kelas IV SD Negeri Kalibanteng Kidul 01, dengan uji coba skala kecil pada 12 peserta didik kelas IV A dan skala besar pada 29 peserta didik kelas IV C. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik tes (pretest-posttest) dan non tes berupa hasil dari wawancara, angket, observasi, dan dokumentasi. Kelayakan media Camiboxtif ditunjukkan dari hasil validasi ahli media, materi, dan bahasa yang menunjukkan kriteria “sangat layak”, didukung juga dengan hasil angket tanggapan guru dan peserta didik terhadap media Camiboxtif pada uji coba skala kecil dan skala besar yang menunjukkan kategori “sangat layak”. Keefektifan media Camiboxtif dibuktikan melalui hasil uji-t pada skala kecil dan skala besar dengan nilai signifikansi 0,000 (< 0,05) dan hasil N-gain pada skala kecil sebesar 0,52 dan skala besar sebesar 0,57 yang menunjukkan kriteria “sedang”. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media Camiboxtif yang dikembangkan memenuhi kriteria layak dan efektif untuk meningkatkan hasil belajar pada pembelajaran Bahasa Indonesia kelas IV di SD Negeri Kalibanteng Kidul 01.
Edukasi tari eklek untuk guru seni budaya: Meningkatkan konservasi pada produk budaya unggulan Ary, Deasylina da; Nugroho, R. Agustinus Arum Eka; Fathurrahman, Moh.; Agry, Feylosofia Putri; Widagdo, Arif
Jurnal Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat (JP2M) Vol. 6 No. 2 (2025)
Publisher : Universitas Islam Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33474/jp2m.v6i2.23751

Abstract

Tari Eklek diakui sebagai salah satu produk budaya unggulan Kabupaten Pacitan karena lahir dari local wisdom Pacitan. Akan tetapi upaya pewarisan dan konservasi tari Eklek ini nampaknya belum maksimal. Perlu adanya upaya pewarisan tari ini ke sekolah-sekolah formal. Guru-guru seni budaya sebagai ujung tombak pewarisan budaya tentunya memegang peranan yang sangat penting. Tujuan dari kegiatan ini adalah melatih guru seni budaya di Kabupaten Pacitan agar mampu menguasai teknik Tari Eklek sehingga dapat meneruskannya kepada generasi mendatang sebagai bagian dari upaya pelestarian budaya lokal. Kegiatan pengabdian dibagi menjadi 3 tahap, yaitu: (1) Ceramah dan demonstrasi untuk memperkenalkan Tari Eklek; (2) Pelatihan, untuk mendalami teknik tari; (3) Penarikan kesimpulan dan evaluasi untuk mengukur penguasaan materi oleh peserta. Hasil yang dicapai dalam kegiatan ini adalah peningkatan pemahaman dan keterampilan guru seni budaya dalam menarikan Tari Eklek, serta terjalinnya sinergi antara pengabdi, pemerintah daerah, dan lembaga pelestari resmi Tari Eklek untuk keberlanjutan program dalam skala yang lebih luas sebagai wujud konservasi budaya di Kabupaten Pacitan. Pelatihan ini diharapkan menjadi model bagi kegiatan konservasi budaya lainnya dan mendorong penerapan pengajaran Tari Eklek secara lebih luas di berbagai sekolah di wilayah Pacitan.
Analisa Tahapan Pengajaran Bilingual bagi Siswa Sekolah Dasar di Indonesia Hidayati, Yeni Tri; Intan, Arindha Putri Nur; Mulia, Candrian Prima; Pramudani, Sukma Lidia; Lisandra, Riziah; Khasanah, Uswatun; Widagdo, Arif
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 9 No. 2 (2025): Agustus
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v9i2.26805

Abstract

Penerapan pengajaran bilingual di tingkat sekolah dasar merupakan salah satu strategi pendidikan yang relevan dalam menjawab tantangan globalisasi serta meningkatkan daya saing generasi muda. Meskipun demikian, implementasi pembelajaran bilingual tidak dapat dilakukan secara instan, melainkan memerlukan pemahaman mendalam mengenai tahapan-tahapan yang sesuai dengan karakteristik perkembangan kognitif siswa sekolah dasar. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tahapan pengajaran bilingual yang diterapkan di sekolah dasar di Indonesia. Metode yang digunakan adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan library research, yaitu melalui telaah pustaka terhadap berbagai sumber ilmiah dan hasil penelitian terdahulu. Hasil analisis menunjukkan bahwa tahapan pengajaran bilingual yang efektif meliputi perencanaan pembelajaran dan bahasa, adaptasi kurikulum, pelatihan guru, proses pembelajaran bilingual yang bertahap, serta evaluasi berkelanjutan. Kesimpulan dari penelitian ini menunjukkan bahwa dengan tahapan, strategi yang tepat, dan lingkungan belajar yang mendukung, pembelajaran bilingual mampu memberikan dampak positif terhadap peningkatan keterampilan bahasa siswa sekaligus memperkuat pemahaman konsep akademik secara menyeluruh.
Model-Model Pembelajaran Bilingual di SD Sari, Intan Ayu Sekar; Fadlilah, Septiana Fara; Bayu, Manik Mustiko; Nengseh, Wulan; Puspita, Aulya Indah; Dewi, Destira Auliani; Widagdo, Arif
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 9 No. 2 (2025): Agustus
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v9i2.26884

Abstract

Artikel ini membahas mengenai tiga model pembelajaran bilingual utama, yaitu Transitional Bilingual, Two Way Immersion, dan Language Immersion. Pertama ada model transitional bilingual yang dirancang untuk membantu peserta didik monolingual dalam menguasai bahasa kedua secara bertahap dan mengurangi ketergantungan peserta didik pada bahasa aslinya seiring dengan perkembangan kemampuan peserta didik. Kedua ada model two way immersion yang menggabungkan penuturan bahasa inggris dengan bahasa lainnya dalam proses pembelajaran, memfasilitasi interaksi lintas budaya, dan juga peningkatan prestasi akademik. Lalu yang terakhir ada language immersion yang berfokus pada penggunaan bahasa target sebagai media pengajaran, dengan minimal 50% instruksi disampaikan menggunakan bahasa kedua tersebut. Ketiga model ini ini telah terbukti efektif untuk meningkatkan kompetensi bahasa, pencapaian akademik, dan rasa percaya diri peserta didik, sekaligus mendukung pengembangan pemahaman multikultural. Keberhasilan implementasi ketiga model ini membutuhkan perencanaan yang cermat, termasuk penyusunan kurikulum yang tepat dan melakukan evaluasi secara berkala.
Analisis Frase Instruksional Pembelajaran Bilingual bagi Siswa Sekolah Dasar dalam Bahasa Inggris dan Bahasa Indonesia Insani, Hasna Mutia; Adinda, Marsaa Alyaa Aufaa; Khoirunnisa, Rifa Nabila; Tinadi, Silvy Felecia Putri; Aulia, Aida Salsabila; Widagdo, Arif
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 9 No. 2 (2025): Agustus
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v9i2.26889

Abstract

Penelitian ini menganalisis frase instruksional dalam pembelajaran bilingual di sekolah dasar, dengan fokus pada penggunaan bahasa Inggris dan bahasa Indonesia. Pembelajaran bilingual menjadi strategi penting dalam pendidikan modern, mengingat kebutuhan akan penguasaan dua bahasa dalam era globalisasi. Frase instruksional berperan krusial dalam menyampaikan tujuan pembelajaran, arahan, serta interaksi efektif antara guru dan siswa. Metode penelitian yang digunakan adalah Systematic Literature Review (SLR), yang bertujuan untuk mengidentifikasi efektivitas frase instruksional dalam mendukung pemahaman siswa. Hasil analisis menunjukkan bahwa penggunaan frase instruksional bilingual, yang mencakup instruksi akademik, sosial, manajemen kelas, dan evaluasi, dapat meningkatkan kualitas interaksi belajar, memperjelas informasi, dan memfasilitasi pemahaman siswa terhadap materi pelajaran. Oleh karena itu, guru diharapkan mampu menguasai penggunaan frase instruksional secara tepat dalam konteks bilingual untuk meningkatkan efektivitas proses pembelajaran di kelas.
Analisis Pembelajaran Bilingual di Sekolah Dasar Suryani, Dina Tri; Nurrizky, Awalinda Ika; Azka, Maulida Fikrotul; Kumalasari, Cahyani; Firdaus, Sectio; Widagdo, Arif
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 9 No. 1 (2025)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v9i1.27354

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pembelajaran bilingual di sekolah dasar melalui pendekatan studi pustaka. Pembelajaran bilingual dipandang sebagai strategi untuk meningkatkan kecerdasan linguistik peserta didik serta kesiapan mereka dalam menghadapi tantangan global. Kajian ini mengidentifikasi bahwa pelaksanaan pembelajaran bilingual melibatkan tiga tahapan utama yaitu perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi. Keberhasilan implementasi dipengaruhi oleh kesiapan guru, peserta didik, serta ketersediaan sumber daya. Hasil studi menunjukkan bahwa sekolah swasta lebih siap menerapkan program ini dibanding sekolah negeri yang masih kekurangan modul dan panduan dari pemerintah. Oleh karena itu, diperlukan penyusunan kurikulum dan kebijakan yang mendukung agar pembelajaran bilingual dapat diterapkan secara merata dan efektif di seluruh jenjang pendidikan dasar.
Analisis Rencana Pembelajaran Pengajaran Bilingual dan Analisis Pada Sekolah Dasar di Indonesia Melani, Riski Ayu; Noorkhalisha, Alma Putri; Amanda, Bunga; Aisyah, Diana Shafa Nur; Prismarini, Fernandia; Lestari, Desinta Vita; Widagdo, Arif
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 9 No. 2 (2025): Agustus
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v9i2.27601

Abstract

Dalam kurikulum Merdeka, modul ajar memainkan peran strategis sebagai alat transformasi pendidikan yang tidak hanya mendukung proses belajar mengajar, tetapi juga memenuhi kebutuhan siswa. Penelitian ini dilakukan dengan menganalisis modul ajar pada kelas VI (Fase C) mata pelajaran Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial (IPAS) dengan menggunakan model pembelajaran Problem Based Learning (PBL). Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah studi literatur dari berbagai artikel jurnal yang menganalisis artikel yang sesuai dengan analisis modul ajar pada mata pelajaran IPAS kelas 5. Hasil penelitian menunjukan bahwa modul ajar yang dianalisis telah didesain dengan baik dan sesuai dengan prinsip-prinsip kurikulum merdeka. Namun, dengan perbaikan di beberapa elemen, modul ajar akan lebih efektif dalam mencapai tujuan pembelajaran dan melengkapi kebutuhan siswa yang beragam.
Analisis Teori dan Praktik Pembelajaran Bilingual dalam Konteks Metode, Teknik, Strategi, dan Evaluasi Pembelajaran Sirojiddin, Muhammad Roghib; Pangestu, Dida Bagas; Azalea, Talitha Salsabila; Hesvina, Eprilia; Damayanti, Mahera Anggi; Viola, Melyna Putri; Widagdo, Arif
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 9 No. 2 (2025): Agustus
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v9i2.27828

Abstract

Di tengah arus globalisasi dan pesatnya perkembangan teknologi informasi, kemampuan berbahasa lebih dari satu bahasa menjadi kebutuhan penting dalam dunia pendidikan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis teori serta pelaksanaan pembelajaran bilingual di sekolah dasar, serta mengevaluasi efektivitas mode, strategi, dan bentuk evaluasi yang digunakan. Metode yang diterapkan pada penelitian ini adalah analisis studi pustaka dengan mengumpulkan data dari berbagai artikel ilmiah yang relevan. Hasil penelitian menunjukan bahwa pembelajaran bilingual dapat meningkatkan keterampilan berbahasa, kepercayaan diri, serta pemahaman siswa terhadap keberagaman budaya. Namun, pelaksanaan pembelajaran bilingual masih menghadapi sejumlah tantangan, antara lain keterbatasan kesiapan pendidik dan kurikulum yang belum memadai. Oleh karena itu, perlunya dukungan dari berbagai pihak, termasuk pengembanganan kurikulum yang sesuai dan pelatihan bagi guru, guna meningkatkan efektivitas pembelajaran bilingual di Indonesia.
Perancangan Media Pembelajaran Bilingual dan Analisis Pembelajaran di Sekolah Dasar S, Syntia Eka Putri; Ardipratiwi, Lintang; Rahmawati, Yona; Anindita, Fayaza Aqila; Issabil, Ana Listy Fikri Nur; Widagdo, Arif
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 9 No. 2 (2025): Agustus
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v9i2.27861

Abstract

Penelitian ini mengkaji pemanfaatan media pembelajaran bilingual sebagai alat bantu dalam proses belajar mengajar yang menggunakan dua bahasa, yakni Bahasa Indonesia dan Bahasa Inggris. Tujuannya adalah untuk mengetahui bagaimana media bilingual dapat meningkatkan pemahaman materi dan kemampuan berbahasa siswa. Metode yang digunakan adalah kajian literatur dari berbagai sumber yang relevan. Hasil kajian menunjukkan bahwa media pembelajaran bilingual efektif dalam memperjelas penyampaian materi, memotivasi siswa, serta mengembangkan kemampuan kognitif dan bahasa secara bersamaan. Penggunaan media ini juga membantu mengatasi keterbatasan ruang dan waktu dalam pembelajaran. Kesimpulannya, keberhasilan pembelajaran bilingual sangat bergantung pada kesiapan guru, dukungan fasilitas sekolah, serta penggunaan media yang tepat dan bertahap, sehingga dapat meningkatkan mutu pendidikan secara menyeluruh.
Co-Authors A Zaenal Abidin A, Anitasari A.A. Ketut Agung Cahyawan W Abidah, Wulan Nur Achmad, Nadia Fajrina Adilia, Tsabita Daffa Adinda, Marsaa Alyaa Aufaa Adristia, Ananta Sely Afdhilla, Nisa Afifah, Naura Nisrina Agry, Feylosofia Putri Agustina, Melda Dwi Agustinus Arum Eka Nugroho, Agustinus Arum Eka Ahadia, Carissa Nur Aini, Intan Nur Ainun Nisa Mufi Dayanti, Aulli Qzara Aisyah, Diana Shafa Nur Akbar, Zidan Muhammad Rizqi Albasir, Muhammad Najah Ilham Alfirdausi, Auryn Kirana Alim, Muhammad Naufal Almalia, Virli Amanda, Bunga Amelia, Putri Nurhidayati Anafi, Putri Nur Anastasya, Puspa Ayu Andika, Fadhlu Dwi Andriyani, Rossa Anfa'ana, Afina ANGGRAENI, RITA Anindita, Fayaza Aqila Apriliana, Zahra Arahman, Devia Putri Ardani, Alvina Verda Ardani, Faisal Bagus Ardanti, Devara Yogiska Ardhani, Christina Oktavida Ardinika, Salsabila Pratama Putri Ardipratiwi, Lintang Arifah, Siti Lilik Ulya Arifani, Selda Aris Triwiyatno Arlani, Krisma Arisma Dwi Ary, Deasylina da Asasiatinnisa, Takhlishu Asfia, Rizka Dwi Asmara, Farida Lulu Asmarani, Tabitha Widya Asofah, Anisa Asyifa, Naufal Faza Aulia Rahmawati, Aulia Aulia, Adis Aulia, Aida Salsabila Aurora, Ainnur Ratri Az Zahra, Hayya Fathimah Azalea, Talitha Salsabila Aziz, Nur Azizah, Wafiyatul 'Ahdi Noor Azizah, Windiarti Nur Azizi, Kurniawan Azka, Maulida Fikrotul Azzahro, Shafira Bahrudin, Zaini Baodin, Nur Adila binti Baskara, Bintang Bayu, Manik Mustiko Bright, Fatimah Nurussyifa Clever Budi Setiyono Budiarso, Yunita Sari Cahyani, Bella Galih Cahyani, Yuni Nur Cahyaningrum, Aulia Dwi Candra, Amelia Ellena Citra, Deswita Crisendy, Vannya Oktavia Damayanti, Karina Damayanti, Mahera Anggi Dani, Anika Rahma Deazzuri, Mezaluna Kharismatika Devianti, Adella Najla Dewi, Avianita Dewi, Destira Auliani Dinda, Zuhria Qonita Naura Divanggi, Ainida Diyanah, Ais Dyah Ayu Wulandari F, Faiqussabila Fachry Abda El Rahman Fadlilah, Septiana Fara Fajri, Luvensia Mei Faris, Muhammad Rafli Al Fatma, Elia Fauzika, Sherly Putri Febriani, Amelia Dwi Febriani, Mawarna Febriani, Rezza Sari Febriansyah, Ahmad Tegar Febriyanty, Yessica Fika Amalia, Fika Firantinnur, Desva Firdaus, Firda Firdaus, Sectio Firliani, Atikah Abel Fitammami, Vrida Fitri Wahyuningsih Fitrianti, Novia Ginawati, Nurul Hidayah Tri Grandivo, Rodericus Aretha Marcel Gumelar, Cahyo Hafidz, Arya Abdul Handayani, Nova Dwi Hanifatunnisa, Maulfi Hapsari, Fitra Hesti Hardiyanti, Shinta Hardiyatni, shanti Hariyani, Oktavia Lisa Heri Triluqman Budisantoso Heriyanto, Firstyansa Herowati, Desi Indah Hery Widijanto Hesvina, Eprilia Hidayati, Yeni Tri Hidayatullah, Muchamad Humaira, Shafiya Ardya Ida Ayu Putu Sri Widnyani Ika Ratnaningrum Ikhtiarini, Shinta Anugrah Indriyani, Khofifah Insani, Hasna Mutia Insania, Chika Intan, Arindha Putri Nur Irafany, Marcella Nadya Isa Ansori Issabil, Ana Listy Fikri Nur Iswara, Putri Dewani Ivenne L. N, Shyabila Janah, Dyah Nur Hidayatun Jannatin, Mubin Jayani, Sofiana Dewi Jinan, Nadia Naila Juwita, Dian Kamila, Adinda Zulfa Kamilah, Ashha Fithriya Karini, Vinanda Syafara Kavina, Hufadz Nadiyya Kediri, Shafira Ratu Sekartaji Putri Khasanah, Isna Yatul Khasanah, Putri Yatun Khoirunisa, Nur Salsa Khoirunnisa, Nadia Khoirunnisa, Rifa Nabila Kholifah, Laela Musri Kholifah, Suci Nur Kholimah, Zahrotun Siti Nur Kinanthi, Mazaya Deaswara Kumalasari, Cahyani Kurniawati, Ike Kurotul Aeni Labibah, Ravina Kaltsum Lathifah, Laily Ainun Lestari, Desinta Vita Lisandra, Riziah Listia, Dian Lituhayu, Garini Lufiana, Rela Madu Zari, Itsnaini Magfiroh, Anis Majid, Muhammad Abdul Manunggal, Syaharani Alfa Margawati, Puput Tri Maulana, Fahrizal Husni Maulida, Adzkia Maulidia, Awalina Farhatul Mayangsari, Arum Meganesia, Vinardita Melani, Riski Ayu Miftah, Bangun Zaenal Miftakhurrozzaq, Muh Milega, Agiv Dume Moh. Fathurrahman Muflihani, Dysta Azkia Mulia, Candrian Prima Munawar, Bunga Muawanah Musyarofah, Devita Ummul Nabila, Nadya Marell Nabilah, Aviana Zuhrotun Nadia, Amalia Salma Nadia, Isna Ahsanu Nadila, Elvira Resti Audin Nadila, Kania Yosa Nafiah, Lailatun Naja, Ladya Fairusy Nandini, Nadia Dwi Nathania, Rindu Ignasia Dewi Nengseh, Wulan Nikmah, Jazilatun Ningsih, Ayu Fitria Nirmalasari, Nisrina Nadia Nirwasita, Paramesti Nisa Ul Karimah Nisa, Isna Khoirun Ni’matusolehah, Laela Noening Andrijati Noorkhalisha, Alma Putri Novanda, Shabilla Caesar Noviana, Widia Kumara Novita, Catrin Erma Novitasari, Denis Nugroho, Gibran Fadil Nuha, Khana Ulin Nukhla, Khanna Nuraini, Caryna Nuraini, Widya Nurdina, Adinda Assyfa Nurfadila, Ratih Nurmala, Amalia Nurrizky, Awalinda Ika NURUL AZIZAH Oktavia, Adella Dewi Oktavia, Dwiana Oktaviani, Diah Ayu Oktavianingrum, Berliana Aurora Pamulatsih, Titis Panca Dewi Purwati, Panca Pangestu, Dida Bagas Pauziyyah, Afifah Intan Pebrian, Melina Permatasari, Rikha Permatasari, Sievera Fadilla Pradana, Feranika Putri Pradini, Uny Fita Pramudani, Sukma Lidia Pramudita, Sevia Ashri Tri Pratama, Susilo Wahyu Adi Prismarini, Fernandia Pujiono Pujiono Puspita, Aulya Indah Putri Maharani putri, amanda Putri, Dinasti Sekar Putri, Elsa Ika Putri, Linda Amelia Putri, Melia Putri, Najwa Rheina Qamarudin, Ali Qorneila, Yutika R, Rahmahyani Rachmawati S, Aulia Intan Rahayu, Erviana Tri Rahma, Mutiara Rahma, Neta Kurnia Rahmawati, Elsa Rahmawati, Juninta Natasya Rahmawati, Yona Rakhmah, Fikriana Aulia Ramadhani, Dini Asri Ramadhani, Niken Aulia Ramadian, Naila Rachma Ramhawati, Ely Eka Rani, Amanda Dwi Setyo Rasyidah, Anisah Retnawati, Putri Rifana Khoirunnisa Ristiani, Rima Rochim, Muhammad Alifur Rokhim, An Najmun Nuri Rosyida, Helmilia Qilla Fatur Rozaky, Mu’affa Fahru S, Syntia Eka Putri Sabrina, Amel Putri Sabrina, Putri Syahida Nur Safitri, Henis Wahyu Sakdiyah, Labiibah Lathifatus Salsabila, Arina Nur Samtiadji, Prima Saputra, Hendriek Farhan Saputri, Farica Dwi Saputri, Fariza Ika Saputro, Gabril Aji Sari, Choirul Novita Sari, Intan Ayu Sekar Sari, Jeihan Salma Aprilia Sari, Mutia Kurnia Sari, Nanda Novia Sari, Tiara Kartika Sarnita, Sarnita Sarumaha, Putri Anita Satika, Marshafenda Savanamira, Leyla Savitri, Ayutdia Selasih, Mayang Septianingsih, Fina Agus Septianto, Andhika Bagas Setyaningrum, Riska Shabhira, Helmita Hana Shafira, Hanna Sholikha, I’malus Sirojiddin, Muhammad Roghib Situmeang, Widia Aprilia Sonia, Rada Ratu Sri Winarsih Stevano, Marshelino Subekti, Ellen Angelina Sugihwarni, Popy Sugito - Suratno Suratno Surya, Firman Adi Suryani, Dina Tri Suryani, Mei Susanti, Putri Anisa Syafira, Alfina Syawarianto, Afrizal Tanjung, Nurul Widya Tashfiya Ashri Bintari Tia, Tia Tinadi, Silvy Felecia Putri Tri Astuti Tri Murtiningsih Triana, Salma Ayuning Triani, Dinda Puji Nova Triwahyuningsih, Fernika Setyo Tsalis, Najmah Millenia Tsania, Jihan Zahra Ummah, Yazila Roofiqotul Ummi Rosyidah, Ummi Utami, Apriliana Prili Utami, Arinta Widya Kasi Utami, Vitalia Utomo, Muhamad Wahyu Viola, Melyna Putri Wahida, Husni Maila Wahyuningsih, Cahya Jesica Wardani, Irsya Naufa Ramadhina Wardani, Risma Wahyu Wibowo, Fiska Almayda Widayanti, Isyania Widianingrum, Safira Aprilia Widyasepti, Rebecca Amellya Wijayanti, Dyah Nuri Wildan, Risya Faiza Rizqi Wirawan, Aryan Witanto, Yuli Wulandari, Fani Sri Wulandari, Fenita Mei Wulandari, Nevita Yuli Utanto Yuliana . Yuserna, Djenar Mahesa Ayu Zaharani, Nur Erissya Zahra, Anggun Ayu Az Zahro, Devi Fathimatuz Zahro, Ilma Az Zainiyah, Yiyin Syifa Zharifah, Izdihar Afaf