Articles
PENGARUH RETURN ON ASSETS, DEBT EQUITY RATIO DAN RATIO INSTITUSIONAL TERHADAP DIVIDEN PAYOUT RATIO PADA PERUSAHAAN MANUFAKTUR SEKTOR CONSUMER GOOD INDUSTRY DI BEI PERIODE 2015-2019
Wulandari;
Simamora, Saur Costanius
Jurnal Inovatif Mahasiswa Manajemen Vol 2 No 3 (2022): Jurnal Inovatif Mahasiswa Manajemen
Publisher : Feb Universitas Dirgantara Marsekal Suryadarma
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.35968/
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh return on assets, debt equity ratio dan ratio institusional terhadap dividen payout ratio. Sampel yang digunakan adalah 12 perusahaan manufaktur sektor consumer good industry yang terdaftar di BEI tahun 2015-2019. Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling dan data dianalisis menggunakan analisis regresi linear berganda dengan uji hipotesis parsial dan simultan. Penelitian ini menggunakan data sekunder berupa laporan keuangan yang di peroleh dari www.idx.co.id dan website resmi masing-masing perusahaan. Data dianalisis dengan menggunakan software SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Return On Assets berpengaruh secara parsial terhadap Dividen Payout Ratio. Debt Equity Ratio tidak berpengaruh secara parsial terhadap Dividen Payout Ratio dan Ratio Institusional berpengaruh secara parsial terhadap Dividen Payout Ratio. Retun On Assets, Debt Equity Ratio, dan Ratio Institusional berpengaruh secara simultan terhadap Dividen Payout Ratio. Pada hasil koefisien determinasi menunjukan hasil sebesar 50,9%, sisanya sebesar 49.1% dijelaskan oleh variabel lain yang tidak digunakan dalam model penelitian ini.
Eksplorasi Eksplorasi Tingkat Kecemasan Artificial Intelligence (AI) pada Mahasiswa Pendidikan Biologi di Institut Agama Islam Negeri Kerinci : penelitian kuantitatif
Wulandari;
Dharma Ferry
Edusainstika Vol 5 No 2 (2025)
Publisher : Universitas Islam Negeri Mahmud Yunus Batusangkar
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Penerapan Artificial Intelligence (AI) dalam pendidikan menawarkan berbagai kemudahan dalam hal akademik mahasiswa hal ini telah menimbulkan banyak kekwhawatiran dalam penggunaanya. Kekhawatiran, atau ketakutan yang muncul akibat penggunaan AI disebut sebagai Kecemasan Artificial Intelligence (AI kegelisahan). Mahasiswa pendidikan biologi adalah pengguna AI aktif dalam kegiatan perkuliahan. Studi ini melihat kecemasan AI siswa pendidikan Biologi. Penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan desain survey cross-sectional. Sampel yang digunakan sebanyak 100 mahasiswa pendidikan biologi dari total 135 populasi yang merupakan seluruh mahasiswa pendidikan biologi yang aktif pada tahun akademik 2024/2025. Instrumen penelitian menggunakan angket Artificial Intelligence Anxiety Scale yang dikembangkan oleh wang terdiri dari 21 item dari empat indikator yaitu: kecemasan pembelajaran, pergantian pekerjaan, kebutuhan sosioteknis, dan konfigurasi AI. Pengumpulan data dilakukan melalui angket cetak dan berani menggunakan platform Google Form. Analisis statistik deskriptif digunakan untuk menggambarkan karakteristik data responden, sedangkan uji T dan ANOVA untuk memancarkan kecemasan AI antar kelompok demografi. Hasil analisis menunjukkan nilai p = 0.008 berarti bahwa siswa perempuan menunjukkan tingkat kecemasan yang lebih tinggi dibandingkan laki-laki. Tidak terdapat perbandingan yang signifikan mengenai tingkat kecemasan siswa terkait dengan pengalaman penggunaan AI, tempat tinggal, frekuensi penggunaan, konteks penggunaan, dan kemahiran penggunaan AI. siswa berusia 18–20 tahun dengan nilai rata-rata 62,797 menunjukkan tingkat kecemasan yang lebih tinggi dibandingkan usia lainnya. Dan mahasiswa semester 4 dengan nilai rata-rata 69.592 menunjukkan tingkat kecemasan yang lebih tinggi dibandingkan semester lainnya. kecemasan tentang pergantian pekerjaan dengan nilai rata-rata 67 menjadi indikator tertinggi.
SMART VIILLAGE DAN KEARIFAN LOKAL MELALUI PENDEKATAN ASSET-BASED COMMUNITY DEVELOPMENT (ABCD) DI DESA RAMPOANG KECAMATAN TANA LILI KABUPATEN LUWU UTARA
Ayu Fitriani;
Muh Asrul Muslim;
Irmawanti;
Nurul Ajira;
Alda Genesis;
Wulandari;
Dela Puspita Sari;
Juharni;
Irmawati;
Gustina;
Ibnu Haidir
Jurnal Pengabdian Indonesia (JPI) Vol. 2 No. 1 (2026): Vol. 2 No. 1 Edisi Januari 2026
Publisher : PT. Jurnal Center Indonesia Publisher
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.62567/jpi.v2i1.1615
Kuliah Kerja Nyata (KKN) di Desa Rampoang, Kecamatan Tana Lili, Kabupaten Luwu Utara mengusung tema “Smart Village dan Kearifan Lokal” dengan fokus pada penguatan kapasitas digital masyarakat berbasis pendekatan Asset-Based Community Development (ABCD). Kegiatan dirancang untuk mengoptimalkan aset sosial, budaya, dan teknologi yang dimiliki desa melalui sejumlah program utama, seperti Webinar Implementasi Digitalisasi Desa bersama DigiDes, pembuatan website dan akun media sosial desa, infografis layanan publik, serta video edukasi digital yang memperkenalkan potensi dan profil desa. Pelibatan masyarakat dalam seluruh tahapan kegiatan memastikan adanya rasa kepemilikan (sense of ownership) dan keberlanjutan program. Hasil pelaksanaan menunjukkan meningkatnya literasi digital perangkat desa, penyebaran informasi publik yang lebih efektif, serta penguatan citra Desa Rampoang sebagai komunitas yang progresif dan berbudaya. Program ini berhasil menunjukkan bahwa digitalisasi dapat berjalan seiring dengan pelestarian nilai kearifan lokal, menjadikan Desa Rampoang sebagai model pembangunan Smart Village yang modern sekaligus berakar pada identitas budaya setempat.
KONTRIBUSI FINTECH SYARIAH DALAM MEWUJUDKAN KEUANGAN BERKELANJUTAN DI INDONESIA
Wulandari;
Tri Handayani
Jurnal Ekonomi Manajemen Dan Bisnis (JEMB) Vol. 3 No. 1 (2025): September
Publisher : Publikasi Inspirasi Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.62017/jemb.v3i1.6802
Perkembangan fintech telah membawa perubahan signifikan dalam sektor keuangan, termasuk munculnya financial technology (fintech) berbasis syariah. Fintech syariah hadir sebagai inovasi layanan keuangan yang tidak hanya menekankan efisiensi dan kemudahan akses, tetapi juga berlandaskan prinsip keadilan, kemanfaatan, dan keberlanjutan sesuai nilai-nilai syariah. Indonesia sebagai negara dengan populasi muslim terbesar memiliki potensi besar dalam pengembangan fintech syariah, terutama dalam mendukung terbentuknya sistem keuangan yang inklusif dan berkelanjutan. Penelitian ini menggunakan metode studi literatur dengan pendekatan kualitatif deskriptif untuk menganalisis kontribusi fintech syariah dalam mewujudkan keuangan berkelanjutan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa fintech syariah berperan penting dalam memperluas inklusi keuangan melalui penyaluran pembiayaan berbasis akad syariah, terutama bagi usaha mikro dan kecil. Selain itu, penerapan prinsip profit and loss sharing membantu menciptakan keadilan dan menghindari praktik riba serta eksploitasi. Dengan demikian, fintech syariah memiliki kontribusi strategis dalam mendukung keuangan berkelanjutan yang memperhatikan aspek ekonomi, sosial, dan etika.
Pengembangan Soal Hots Berbasis Kebudayaan Lokal Dengan Menggunakan Aplikasi Quizwhizzer Materi Keberagaman Budaya Indoneiaku Fase C Mi Bahrul Ulum 1 Bulu Balen
Wulandari;
Firda Zakiyatur Rofi'ah;
Dewi Niswatul Fithriyah
At-Tuhfah : Jurnal Studi Keislaman Vol. 14 No. 2 (2025): At-Tuhfah : Jurnal Studi Keislaman
Publisher : Universitas Nahdlatul Ulama Sunan Giri
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.32665/attuhfah.v14i2.5150
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pengembangan soal Higher Order Thinking Skills (HOTS) berbasis budaya lokal menggunakan aplikasi quizwhizzer pada mata pelajaran pendidikan Pancasila materi keberagaman budaya Indonesia fase C dan menganalisis serta mendeskripsikan kelayakan soal Higher Order Thinking Skills (HOTS) berbasis budaya lokal berbasis aplikasi quizwhizzer pada mata pelajaran pendidikan Pancasila materi keberagaman budaya Indonesia fase C. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian pengembangan Research and Development (R&D). Produk ini dikembangkan dengan model 4D yang terdiri dari 4 tahap yaitu: Define, Design, Develop, dan Disseminate. Hasil penelitian menunjukkan uji validitas dan reliabilitas dikatakan layak, Validasi ahli soal HOTS berbasis budaya lokal mendapatkan presentase sebesar 84% dengan kriteria sangat layak. Validasi kebahasaan mendapatkan presentase sebesar 81% dengan kriteria layak. Analisis angket respon siswa setelah mengerjakan soal menggunakan aplikasi quizwizzer mendapatkan presentase sebesar 92% dengan kriteria sangat menarik. Sehingga media pengembangan berupa pengembangan soal HOTS berbasis budaya lokal menggunakan aplikasi quizwhizzer layak untuk digunakan.
The Effect of a Guided Inquiry Learning Model Assisted by a Virtual Laboratory on Students' Cognitive Learning Outcomes
Wulandari;
Saidil Mursali;
Septiana Dwi Utami;
Sri Nopita Primawati
DIDAKTIKA Vol. 3 No. 2 (2025): October 2025
Publisher : Lombok Institute
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.63757/jptk.v3i2.143
This study aimed to investigate the impact of a guided inquiry learning model supplemented by a virtual laboratory on students' cognitive learning outcomes. The study was motivated by low cognitive achievement and limited laboratory facilities in schools. A quantitative approach was employed using a quasi-experimental pretest–posttest control group design. The sample comprised two Grade X classes at SMA Negeri 2 Labuapi, selected through cluster random sampling. Research instruments included a cognitive learning outcomes test and an observation sheet related to cognitive learning outcomes. Data were analyzed using the normalized gain (N-Gain) test and ANCOVA. The results showed that the N-Gain of the experimental class (0.50) was higher than that of the control class (0.36), and the ANCOVA produced a significance value of 0.000 (< 0.05), indicating a significant effect of the learning model on improving cognitive learning outcomes. These findings suggest that guided Inquiry assisted by a virtual laboratory is more effective than conventional instruction in developing cognitive outcomes, including the ability to analyze information, construct arguments, and draw logical conclusions. This model is relevant for 21st-century science learning, especially in schools with limited laboratory facilities.
TINJAUAN HUKUM EKONOMI SYARIAH TERHADAP SEWA MENYEWA KANTIN SMA NEGERI 1 PAMPANGAN KECAMATAN PAMPANGAN KABUPATEN OGAN KOMERING ILIR (OKI)
Wulandari, Wulandari;
Wulandari;
Harun, Muhammad;
Pertiwi, Hana
Al-muamalah Vol 11 No 2 (2025): Muamalah
Publisher : Program Studi Muamalah Fakultas Syariah dan Hukum
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.19109/muamalah.v11i2.32881
Manusia sebagai mahluk sosial yang untuk menjalanakan kehidupan saling membutuhkan antara satu dan yang lainnya, salah satu bentuk kegiatan muamalah adalah sewa menyewa. Aktivitas atau implementasi sewa menyewa pada kantin SMA Negeri 1 Pampangan merupakan menjadi sebuah fenomena yang cukup menarik untuk diteliti. Adapun rumusan masalahnya adalah 1. bagaimana akad sewa menyewa kantin dan 2. bagaimana pandangan Hukum Ekonomi Syariah terhadap sewa menyewa kantin di SMA Negeri 1 Pampangan. Penelitian ini merupakan penelitian lapangan atau fierld research yang bersifat kualitatif dengan teknik pengumpulan data observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukan bahwa akad yang dilakukan secara lisan anatara pihak kantin dan pihak pengelolah dengan biaya Rp.100.000.,/ bulan, tanpa batas waktu selama penyewa masih ingin menyewakan, yang telah disepakati bersama. Kemudian selang beberapa bulan pihak yang menyewakan menaikan harga sepihak tanpa ada kesepakatan bersama. Pada syarat akad ijarah menunjukkan bawasannya adanya kesepakatan antara kedua belah pihak, sedangkan akad yang dilakukan tersebut menaikan harga sewa kantin secara sepihak tanpa adanya komunikasi dan pemberitahuan, jadi hal tersebut tidak sesuai pada akad perjanjian di awal. Dengan biaya Rp. 200.000.,/ bulan. Menurut hukum ekonomi syariah bawasannya praktik yang dilakukan pada pemilik kantin tersebut tidak sah karna dilakukan kenaikan secara sepihak, Menurut Hukum Ekonomi Syariah pasal 302 menyatakan apabila salah satu syarat dalam akad ijarah tidak ada, maka akad itu batal.
Meningkatkan Self Awareness Remaja Melalui Edukasi Mengenal Diri Sendiri di SMA Negeri 2 Playen
Azahira;
Siregar;
Wulandari;
Putri;
Ananda;
Pratama;
Afriansyah;
Afrianingsih;
Wally;
Al-Pasyah
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Patikala Vol. 5 No. 3 (2026): Jurnal PkM PATIKALA
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Bakat Indonesia/Education and Talent Development Center of Indonesia (ETDC Indonesia)
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.51574/patikala.v5i3.3920
This activity is designed to provide support to high school students in overcoming challenges related to self-identity in this day and age. The goal is to give them a deeper insight into themselves, which includes their strengths, weaknesses, and potentials, so that they are able to make wiser decisions regarding their future education and career. The method applied was an interactive socialization with the theme “Learning About Yourself” held at SMA Negeri 2 Playen, Gunungkidul, Yogyakarta. This activity involved 50 students who were divided into three groups: class X, XI, and XII. Each group received materials as well as practical sessions focusing on self-reflection and potential mapping techniques. The results of this activity showed that all participants from the three groups-grade X, XI, and XII-showed a marked improvement in their self-understanding. Around 50 students actively participated in the discussion and practice sessions. The main benefit gained was increased self-awareness, which helped students to more clearly recognize their interests and talents. This is very helpful in determining the most suitable educational path and career choice for them. In conclusion, this activity proved that intervention through planned socialization is effective in increasing students' self-awareness. The active involvement of the students in this activity is crucial to help them build a solid foundation for their future. The active involvement of students in this activity is essential to help them build a solid foundation in planning their future
Hubungan Antara Fear of Missing Out dengan Tingkat Insecure pada Remaja di SMAN 1 Kerek
Wulandari;
Suhartono
JPNM Jurnal Pustaka Nusantara Multidisiplin Vol. 4 No. 1 (2026): February : Jurnal Pustaka Nusantara Multidisiplin (ACCEPTED)
Publisher : SM Institute
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.59945/jpnm.v4i1.1007
Perkembangan teknologi digital dan media sosial telah membawa perubahan signifikan dalam kehidupan remaja, khususnya dalam aspek psikologis dan sosial. Salah satu fenomena yang banyak muncul adalah Fear of Missing Out (FoMO), yaitu perasaan takut tertinggal dari pengalaman sosial yang dianggap bermakna, yang berpotensi memicu perasaan insecure. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara Fear of Missing Out dan tingkat insecure pada remaja di SMAN 1 Kerek. Penelitian ini menggunakan desain korelasional dengan pendekatan cross-sectional. Sampel penelitian berjumlah 215 siswa yang aktif menggunakan media sosial, dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Instrumen penelitian berupa kuesioner Fear of Missing Out Scale dan Self-Consciousness Scale yang diukur menggunakan skala Likert lima poin. Analisis data dilakukan menggunakan uji korelasi Rank Spearman dengan taraf signifikansi 0,05. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden memiliki tingkat Fear of Missing Out dan insecure pada kategori sedang. Uji korelasi menunjukkan adanya hubungan positif dan signifikan antara Fear of Missing Out dan tingkat insecure dengan nilai koefisien korelasi r = 0,764. Temuan ini mengindikasikan bahwa semakin tinggi tingkat Fear of Missing Out yang dialami remaja, semakin tinggi pula perasaan insecure yang dirasakan. Penelitian ini menegaskan pentingnya edukasi literasi digital dan penguatan konsep diri sebagai upaya promotif dan preventif dalam menjaga kesehatan mental remaja di era digital.
ANALISA MANAJEMEN SISTEM TRANSPORTASI UNTUK MENGATASI KEMACETAN LALU LINTAS DI DAERAH TEROWONGAN KALIGANDU
Nurmaida;
Wiwien Suzanti;
Dwi Novi Setiawati;
Wulandari
Jurnal Media Akademik (JMA) Vol. 4 No. 2 (2026): JURNAL MEDIA AKADEMIK Edisi Februari
Publisher : PT. Media Akademik Publisher
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.62281/p4363y37
Kemacetan terjadi disalah satu kawasan ruas jalan terowongan kaligandu utamanya pada saat jam puncak, yaitu pada hari Senin Sore pukul 17.00-18.00 WIB. Kawasan tersebut memiliki dua lajur dua arah dan dua simpang pada jarak yang berdekatan. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui penyebab kemacetan pada kawasan ruas terowongan kaligandu dan menganalisa bentuk penerapan manajemen sistem transportasi yang tepat untuk mengatasi kemacetan lalu lintas pada kawasan tersebut. Penelitian observasional melalui survei lalu lintas dilakukan selama tiga hari meliputi survei volume lalu lintas, dan karakteristik lalu lintas. Metode analisa mengacu pada Manual Kapasitas Jalan Indonesia (MKJI) 1997. Hasil penelitian menunjukkan bahwa volume lalu lintas tertinggi sebesar 1615 smp/jam dimana dapat diidentifikasi bahwa penyebab kemacetan di kawasan tersebut yaitu akibat terfokusnya arus lalu lintas ke terowongan kaligandu mengakibatkan kemacetan secara berkelanjutan terutama pada saat jam puncak. Salah satu penyebabnya adalah kapasitas terowongan kaligandu yang sudah tidak bisa menampung volume lalu lintas yang semakin besar, minimnya ketersediaan rambu lalu lintas. Bentuk manajemen transportasi yang tepat diterapkan yaitu diadakannya pelebaran jalan pada ruas jalan terowongan kaligandu, manajemen kapasitas dengan penerapan rekayasa ruang parkir bagi pengendara dan penyediaan rambu lalu lintas.