Articles
Neurosains dalam Pemikiran Tokoh Al-Ghazali, Al-Farabi Dan Ibnu Sina
Damayanti, Wiwik;
Sutarto, Sutarto;
Sari, Dewi Pernama;
Nasution, Aida Rahmi
Indonesian Journal of Innovation Multidisipliner Research Vol. 2 No. 3 (2024): September
Publisher : Institute of Advanced Knowledge and Science
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/ijim.v2i3.86
Penelitian ini membahas mengenai pemikiran tokoh-tokoh neurosains dalam Pendidikan agama islam, tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui gamaimana pemikiran NeurosainTokoh Al-Ghazali, Al-Farabi Dan Ibnu Sina. Dari penelitian ini hasilnya adalah bahwa tiga orang filosof ternama dunia Al-Ghazali, Al-Farabi dan Ibnu Sina adalah yang membawa pemikiran yang luar biasa dan sangat relevan dengan filsafat Pendidikan islam dan ilmu berkaitan dengan ilmu neurosain. Dari karya-karya merekalah sehingga membuat dunia tercerahkan baik dalam bidang pendidikan maupun dalam bidang keilmuan yang lain seperti filsafat, akal dan jiwa yang tertuang dalam pembahasan tersebut. Al-Ghazali, Al-Farabi dan Ibnu Sina menjadi ujung tombak bagi generasi Islam setelahnya, dari merekalah generasi Islam belajar banyak hal tentang filsafat Islam dan pemikirannya yang menkaitan dengan neurousains.
Model Pembelajaran PAI Berbasis Neurosains : Inquiry Learning
Rukmini, Reni Dianti;
Sutarto, Sutarto;
Sari, Dewi Purnama;
Nasution, Aida Rahmi
Indonesian Journal of Innovation Multidisipliner Research Vol. 2 No. 4 (2024): December
Publisher : Institute of Advanced Knowledge and Science
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/ijim.v2i4.94
This research discusses the neuroscience-based PAI learning model with the concept of the inquiry learning model. The aim of this research is to find out how the neuroscience-based PAI learning model uses the concept of the inquiry learning model. This type of research is library research. The data sources used in this research are primary sources and secondary sources. The primary data source in this research is a journal that discusses neuroscience-based PAI learning models and inquiry learning models, while secondary data sources consist of relevant journals and books. The results of the research show that Neuroscience is very appropriate to use in learning. All human potential is based on the brain or mind, therefore, in studying Islamic religious education, it is also necessary to collaborate with Neuroscience, so that the optimization of students' brain potential is achieved, because it is the only science that studies the brain or mind is Neuroscience.
Modernisasi Pendidikan Islam dalam Meningkatkan Mutu Pendidikan di Indonesia pada Abad 21
Sutarto, Sutarto
Journal of Education and Instruction (JOEAI) Vol 6 No 2 (2023): JOEAI (Journal of Education and Instruction)
Publisher : Institut Penelitian Matematika, Komputer, Keperawatan, Pendidikan dan Ekonomi (IPM2KPE)
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31539/joeai.v6i2.7711
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis konsep modernisasi pendidikan Islam, kualitas pendidikan Islam di abad 21, dan keterkaitan modernisasi pendidikan Islam dengan kualitas pendidikan Islam di Indonesia pada abad ke-21. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian kepustakaan. Penelitian ini membahas dan menganalisis suatu tema dengan menggunakan data yang bersumber dari literatur ilmiah berupa buku, artikel jurnal, dan hasil penelitian. Data yang diperoleh dianalisis dengan pendekatan konten analisis dan analisis komparatif kemudian ditarik suatu kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa modernisasi dalam pendidikan Islam berimplikasi terhadap kualitas pendidikan Islam di Indonesia pada abad ke-21. Dengan modernisasi pendidikan Islam, terjadi pengembangan kurikulum, upaya peningkatan kualitas guru, mutu pembelajaran, dan fasilitas pendidikan. Pengembangan pengelolaan sistem pendidikan Islam sejalan dengan tuntutan perkembangan abad ke-21 juga manjadi dasar utama dalam modernisasi pendidikan Islam di Indonesia.
PENGEMBANGAN ALAT EVALUASI PEMBELAJARAN BERBASIS DIGITAL MENGGUNAKAN QUIZIZZ PADA MATA PELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM (PAI) KELAS X
Sutarto, Sutarto
Tahsinia Vol 4 No 2 (2023): Oktober
Publisher : STIT Rakeyan Santang Karawang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.57171/jt.v4i2.231
Penelitian ini dilatarbelakangi keterbatasan alat evaluasi berbasis digital dalam mata pelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) membuat mata pelajaran PAI terkesan konvensional dan menjadi mata pelajaran yang membosankan. Pada penelitian ini bertujuan untuk mengkaji mengenai Pengembangan Evaluasi Pembelajaran PAI berbasis digital. Salah satu platform belajar digital yang menarik bagi peserta didik adalah Quizizz. Pendekatan yang digunakan adalah kualitatif dengan metode deskriptif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa alat evaluasi berbasis digital ini dibuat untuk mengukur penilaian harian mata pelajaran PAI pada materi kelas X. Quizizz memberikan warna baru dalam alat evaluasi, karena didalamnya mengandung gamifikasi. Sehingga melakukan penilaian memiliki nuansa gamifikasi. Quizizz selain menyediakan data dan statistik tentang kinerja siswa, serta hasilnya dapat diunduh, pendidik juga dapat melacak jumlah jawaban peserta didik. Penggunaan quizizz membantu pendidik dalam melakukan penilaian tanpa dibatasi oleh tempat, tampilan yang menarik dan terdapat pengaturan waktu. Kelebihan dari penggunaan Quizizz diantaranya yaitu terdapat data dan statistik kinerja siswa yang hasilnya dapat digunakan sebagai bahan evaluasi untuk pembelajaran lanjutan. Dengan menggunakan Quizizz memudahkan guru untuk segera mengetahui hasil pekerjaan siswa tanpa perlu menghitung nilai secara manual.
STRATEGI COPING STRESS AKADEMIK MENGGUNAKAN PENDEKATAN SPIRITUAL UNTUK MENINGKATKAN RESILIENSI MAHASISWA
Sari, Dewi Purnama;
Sutarto, Sutarto
Psikis : Jurnal Psikologi Islami Vol 9 No 1 (2023): Psikis : Jurnal Psikologi Islami
Publisher : Program Studi Psikologi Islam, Fakultas Psikologi, Universitas Islam Negeri Raden Fatah Palembang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.19109/psikis.v9i1.14420
Academic stress can have a significant impact on students, both their thoughts, behaviour and emotions. Therefore, their resilience needs to be increased to resolve their problems immediately. This phenomenological research aims to explore students' experiences in increasing resilience due to academic stress by using a spiritual approach. Research informants comprised 10 students who succeeded in increasing resilience due to academic stress with coping strategies using a spiritual approach. The research data were obtained through interviews, analyzed using the Melis and Huberman analysis model, and then checked the validity of the data by submerging triangulation and extending the observations. The study results show that students use three coping strategies with a spiritual approach to deal with academic stress. First is positive thinking, which is always optimistic about the problems faced. Believing that in every problem faced, there is always a silver lining and there is a way out. Second, positive action always tries to solve problems by carrying out various positive activities. Third, positive hopping, namely always hoping and praying to Allah SWT so that he will be given strength, convenience and guidance in overcoming problems
Implementasi Reward and Punishment dan Implikasinya Terhadap Motivasi Belajar Peserta Didik dalam Pembelajaran Pendidikan Agama Islam di SMP Negeri 25 Rejang Lebong
Rumiana, Hasni;
Sutarto, Sutarto;
Iswanto, Rahmat
Kasta: Jurnal Ilmu Sosial, Agama, Budaya dan Terapan Vol. 3 No. 3 (2023): DESEMBER
Publisher : Bale Literasi: Lembaga Riset, Pelatihan & Edukasi, Sosial, dan Publikasi
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.58218/kasta.v3i3.718
Tujuan dari penelitian ini: (1) mengetahui Implementasi reward and punishment dalam pembelajaran pendidikan Agama Islam di SMP Negeri 25 Rejang Lebong, (2) mengetahui Implikasinya reward and punishment terhadap motivasi belajar peserta didik dalam pembelajaran pendidikan Agama Islam di SMP Negeri 25 Rejang Lebong. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif kulitatif yaitu penelitian datang ke lapangan untuk melihat secara langsung fenomena yang terjadi. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara dan dokumentasi. Sedangkan analisis data menggunakan reduksi data, penyajian data dan verivikasi data & nbsp. Hasil penelitian impelementasi reward and punishment dalam pembelajaran pendidikan Agama Islam di SMP Negeri 25 Rejang Lebong menunjukkan: di awal pelajaran guru membuat kesepakatan dengan peserta didik terkait penerapan reward and punishment. Reward yang diberikan berupa reward verbal dan reward non verbal. Punishment yang diberikan berupa teguran, memberikan tugas seperti membaca buku, menghafal ayat atau hadist dan membersihkan tempat ibadah. Implikasinya reward and punishmen, yaitu (1) Tingkat perhatian peserta didik terhadap pembelajaran meningkat, (2) Tingkat keyakinan peserta didik terhadap kemampuan dalam mengerjakan tugas-tugas pembelajaran, (3) Tingkat kepuasan peserta didik dalam proses pembelajaran, (4) Menentukan perbuatan yang harus dilakukan.
TEORI NEUROSCIENSE DALAM PEMBELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM
Damayanti, Wiwik;
Sutarto, Sutarto;
Suryana, Ermis
Jurnal Literasiologi Vol 10 No 1 (2023): Jurnal Literasiologi
Publisher : Yayasan Literasi Kita Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.47783/literasiologi.v10i1.615
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui tranformasi Metode pendidikan baru yang dikenal sebagai teori neurosains berfokus pada kinerja saraf otak siswa. Pendidik seringkali hanya mengikuti keinginan siswa dan tidak memperhatikan potensi otak siswa untuk membantu mereka belajar. Neurologi pertama adalah Cajal, seorang ilmuwan Spanyol yang dianugerahi Penghargaan Nobel 1906, yang menemukan empat doktrin neurosain. Salah satu dari doktrin ini adalah Teori Emosi, yang menyatakan bahwa korteks dan sistem saraf simpatik menyebabkan perasaan; Amigdala, yang berfungsi untuk ingatan emosional, terdiri dari nukleus atau kluster badan sel dan belahan otak kiri dan kanan. Kita dapat memperoleh pemahaman yang lebih baik tentang bagaimana otak manusia belajar dan menanggapi ajaran agama dengan menggunakan teori neurosains dalam pendidikan agama Islam.
PERAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DALAM KELUARGA DAN MASYARAKAT
Umami, Ema;
Sutarto, Sutarto
Jurnal Literasiologi Vol 12 No 2 (2024): Jurnal Literasiologi
Publisher : Yayasan Literasi Kita Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.47783/literasiologi.v12i2.765
Pendidikan merupakan serangkaian kegiatan interaksi yang bertujuan, antara manusia dewasa dan peserta didik secara tatap muka atau dengan menggunakan media dalam rangka memberikan bantuan terhadap perkembangan peserta didik seutuhnya. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui peran pendidikan agama dalam keluarga dan masyarakat, serta manfaat pendidikan dalam lingkungan masyarakat. Metode penulisan menggunakan studi kepustakaan, dengan pendekatan deskriptif eksploratif. Studi literatur yang dilakukan oleh penulis yaitu dengan melakukan pencarian terhadap berbagai sumber tertulis, baik berupa buku-buku, arsip, majalah, artikel, dan jurnal, atau dokumen-dokumen yang relevan dengan permasalahan yang dikaji. Sehingga informasi yang didapat dari studi kepustakaan ini dijadikan rujukan untuk memperkuat argumentasi- argumentasi yang ada.
Studi Literatur: Analisis Pengaruh Perkembangan Motorik Anak Down Syndrome Melalui Permainan Puzzle Edukatif
Susanti, Maya;
Nadhifah, Naurah;
Firdausi, Julia Esa Ayu;
Mahardika, I Ketut;
Sutarto, Sutarto;
Wicaksono, Iwan
Pendekar: Jurnal Pendidikan Berkarakter Vol 6, No 4 (2023): Desember
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31764/pendekar.v6i4.19896
Abstrak: Perkembangan motorik adalah kemampuan individu untuk mengendalikan gerakan tubuh mereka, yang mencakup perkembangan motorik halus (seperti kemampuan menggenggam) dan perkembangan motorik kasar (seperti kemampuan berjalan). Perkembangan motorik anak Down Syndrome cenderung lambat jika dibandingkan anak normal pada umumnya. Perkembangan motorik penting untuk meningkatkan taraf hidup penderita Down Syndrome. Kemampuan mereka untuk mengatasi tugas sehari-hari, berkomunikasi, dan berinteraksi dengan lingkungan mereka sangat tergantung pada perkembangan motorik. Salah satu pendekatan yang dapat diterapkan dalam membantu anak-anak dengan Down Syndrome meningkatkan perkembangan motorik mereka adalah melalui penggunaan permainan puzzle edukatif. Metode penelitian yang digunakan yaitu Studi Literatur dengan melakukan pengkajian hasil penelitian dari sumber google scholar terdiri dari 13 artikel terbitan 10 tahun terakhir. Teknik analisis data yang digunakan yaitu Analisi isi. Hasil analisisnya secara garis besar yaitu terapi permainan puzzle dapat membantu dalam mengembangkan kemampuan motorik halus anak Down Syndrome, lalu juga berpengaruh terhadap kemampuan bersosialisasi dan kemampuan untuk bertahan hidup.Abstract: Motoric is an individual's ability to control their body movements, which includes fine motor development (such as the ability to grasp) and gross motor development (such as the ability to walk). The motor development of Down Syndrome children tends to be slower compared to normal children in general. Motor development is important to improve the standard of living for Down Syndrome sufferers. Their ability to cope with daily tasks, communicate, and interact with their environment depends largely on motor development. One approach that can be applied to help children with Down Syndrome improve their motor development is through the use of educational puzzle games. The research method used is Literature Study by reviewing research results from Google Scholar sources consisting of 13 articles published in the last 10 years. The data analysis technique used is content analysis. The general results of the analysis are that puzzle game therapy can help develop the fine motor skills of Down Syndrome children, and also influence social skills and the ability to survive.
Kontribusi Respon Mahasiswa pada Pembelajaran Micro dan Capaian Pembelajaran (CP) Micro terhadap Capaian Pembelajaran (CP) Praktik Kependidikan di PTSP FT UNY
Saputri, Anggi Agnes;
Sutarto, Sutarto;
Nur, Nuzulul Alifin
Jurnal Pendidikan Teknik Bangunan Vol 3, No 2 (2023): Jurnal Pendidikan Teknik Bangunan
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia (UPI)
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.17509/jptb.v3i2.63559
Dalam menghadapi dinamika pendidikan modern, penting bagi kita untuk memahami betapa integralnya peran microteaching dalam membentuk hasil belajar praktik pendidikan. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui: 1) pengaruh reaksi siswa dalam microteaching terhadap hasil belajar praktik pendidikan; 2) pengaruh hasil belajar microteaching terhadap hasil belajar praktik pendidikan; 3) pengaruh reaksi siswa terhadap pengajaran mikro dan hasil belajar pengajaran mikro terhadap hasil belajar praktik pendidikan. Jenis pencarian adalah pencarian sebenarnya. Objek penelitian penelitian ini adalah PTSP FTSP UNY angkatan 2019 yang berjumlah 90 mahasiswa. Sampel sebanyak 40 siswa diperoleh dengan menggunakan teknik purposive sampling. Teknik pengumpulan data menggunakan angket dan dokumen. Validitas instrumen diperiksa dengan validitas konstruk dan validasi isi menggunakan expert review, uji korelasi product snapshot, dan uji reliabilitas menggunakan metode Cronbach’s Alpha. Analisis data dengan statistik deskriptif, pretest dan uji hipotesis menggunakan statistik non parametrik berupa uji Kendal's tau-b dan uji Kendall's W. Hasil penelitian: 1) reaksi mahasiswa terhadap mata kuliah microteaching berpengaruh positif dan signifikan terhadap hasil belajar praktik pendidikan; 2) hasil pengajaran mikro mempunyai pengaruh positif dan signifikan terhadap hasil belajar praktik pendidikan; 3) reaksi mahasiswa terhadap mata kuliah mikro dan hasil Microteaching mempunyai dampak positif dan signifikan terhadap hasil pembelajaran praktik pendidikan. Besarnya koefisien korelasi Kendall tau-b hasil uji parsial masing-masing sebesar 0,513 dan 0,403. Sedangkan nilai uji Kendall W sebesar 0,775 hasil pengujian secara bersamaan.