Articles
Pembentukan Regulasi Diri dan Dinamika Belajar Peserta Olimpiade Neuron Fakultas Keperawatan Universitas Airlangga Surabaya
Wijayanti, Neria Fajar;
Suryanto, Suryanto
Syntax Literate Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : CV. Ridwan Publisher
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (240.067 KB)
|
DOI: 10.36418/syntax-literate.v6i8.3772
Regulasi diri (Self Regulation) merupakan kemampuan untuk mengontrol perilaku sendiri dan salah satu dari sekian penggerak utama kepribadian manusia. Tujuan penelitian ini adalah untuk memahami esensi (hakikat) pengalaman peserta Olimpiade Neuron dalam membentuk regulasi diri dalam menghadapi kompetisi tersebut dan mengamati dinamika belajar yang terjadi sebelum dan sesudah Olimpiade Neuron. Metode penelitian yang digunakan dalam ini adalah pendekatan fenomenologi interpretatif kualitatif dengan alat pengumpul data berupa wawancara mendalam. Penelitian ini dilaksanakan di Kabupaten Mojokerto, subjek dalam penelitian ini adalah siswa-siswi pemenang Olimpiade Neuron Fakultas Keperawatan Universitas Airlangga Surabaya yang memiliki pengalaman dalam membentuk Self Regulation demi tercapainya target-target yang sudah ditetapkan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa para pemenang peserta Olimpiade Neuron memiliki self regulasi diri yang tinggi dibuktikan dengan memiliki tujuan atau target serta dapat menjaga motivasi belajar.
Hubungan Ketidakpatuhan ditinjau dari Mispersepsi dan Disonansi Kognitif sebagai Variabel Mediator
Aulia, Elang Segara Yuhthika;
Suryanto, Suryanto
JIIP - Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan Vol. 5 No. 8 (2022): JIIP (Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan)
Publisher : STKIP Yapis Dompu
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (460.996 KB)
|
DOI: 10.54371/jiip.v5i8.791
Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh mispersepsi yang menyebabkan disonansi kognitif terhadap ketidakpatuhan masyarakat mengikuti protokol kesehatan COVID-19. Penelitian ini menggunakan salah satu tipe pendekatan kuantitatif dengan survei. Partisipan pada penelitian ini adalah masyarakat berada pada usia produktif, dengan kriteria bekerja terutama sebagai pelayan masyarakat. Total jumlah partisipan pada penelitian ini adalah 174 orang. Hasil dari pada penelitian ketidakpatuhan memiliki hubungan positif dengan mispersepsi dan disonansi kognitif. Nilai signifikansi R berdasarkan tabel di atas berada pada angka 0,000. Setelah melakukan pengambilan data dan menguji hipotesis, maka kesimpulan yang dapat simpulkan dari penulis adalah, variabel mispersepsi dan disonansi kognitif dapat memprediksi variabel ketidakpatuhan masyarakat dalam mengikuti protokol kesehatan COVID-19.
Stress Akulturatif pada Individu Mahasiswa Rantau di Surabaya
Akhmad Zhauqi Thahir;
Suryanto, Suryanto
JIIP - Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan Vol. 5 No. 11 (2022): JIIP (Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan)
Publisher : STKIP Yapis Dompu
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (233.256 KB)
|
DOI: 10.54371/jiip.v5i11.1124
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana gambaran Stress Akulturatif pada Individu Mahasiswa Rantau di Surabaya. Fenomena ini cukup menarik untuk diteliti dimana mahasiswa rantau merasakan budaya yang berbeda dari tempat asal mereka, Hal ini bisa saja memunculkan stress, cemas, depresi, marginalisasi, homesickness, dan kebingungan terhadap individu. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan fenomenologi. Penggalian data dilakukan dengan wawancara. Teknik analisis data yang digunakan adalah teknik analisis theory driven dimana tema dikembangkan dengan indikator atau hal-hal yang mendukung teori. Jumlah Partisipan pada penelitian ini berjumlah empat orang dimana seluruh Partisipan merupakan mahasiswa rantau yang berkuliah di Surabaya baik mahasiswa awal atau akhir. Penelitian ini juga menjelaskan bagaimana bentuk stres akulturatif dimana Partisipan kesulitan dalam berkomunikasi dengan masyarakat sekitar, merindukan keluarga dan kampung halaman, makanan yang kurang cocok dengan lidah sebagai mahasiswa rantau serta ketidak cocokan dengan cuaca dan iklim, adapun faktor yang terjadi dalam penelitian ini adalah Partisipan merasa mengalami stres akulturatif karena kurangnya motivasi untuk berangkat merantau.
Analysis of Factors Affecting Self-Efficacy of Fresh Nursing Graduates in Performing Cardiopulmonary Resuscitation on Cardiac Arrest Patients in Malang City, Indonesia
Hermanto, Ifirlana;
Barlianto, Wisnu;
Suryanto, Suryanto
Jurnal Aisyah : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol 6, No 4: December 2021
Publisher : Universitas Aisyah Pringsewu
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (605.899 KB)
|
DOI: 10.30604/jika.v6i4.814
The survival of cardiac arrest patients highly depends on early recognition and quality resuscitation response. Fresh nursing graduates are often the first responder of cardiac arrest patients. Self-efficacy level not only reduces the anxiety of fresh nursing graduates but also improves their possibility of performing CPR. The study was an observational analysis with a cross-sectional approach. Sampling was conducted using the purposive sampling technique with inclusion criteria and analysis using the phi coefficient test and logistic regression. Data were collected using a questionnaire link of Google Form. One hundred and twenty-three people of 154 fresh nursing graduates were obtained, with 123 people filling the questionnaire, 12 people did not fill the questionnaire, and 19 people were excluded. There was a positive relationship between mastery experience, vicarious experience, and verbal persuasion with the self-efficacy of fresh nursing graduates in performing CPR. Meanwhile, the physical and emotional state had a negative relationship with self-efficacy. The most dominant factor affecting self-efficacy was verbal persuasion. There is a significant relationship between mastery experience, vicarious experience, verbal persuasion, physical state, and emotional state with self-efficacy. The most dominant factor affecting self-efficacy is verbal persuasion. It indicates that persuasion or suggestions from surrounding people that encourage one to solve their problems and direct them to reach the goal and success significantly affect self-efficacy.
Sistem Pendukung Keputusan Pemilihan Karyawan Teladan denganMetode SMART (Simple Multi Attribute Rating Technique)
Suryanto, Suryanto;
Safrizal, Muhammad
Jurnal CoreIT: Jurnal Hasil Penelitian Ilmu Komputer dan Teknologi Informasi Vol 1, No 1 (2015): Juni 2015
Publisher : Fakultas Sains dan Teknologi, Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (808.802 KB)
|
DOI: 10.24014/coreit.v1i1.1221
Pemilihan karyawan teladan dilakukan dengan cara memilih alternatif karyawan yang memenuhi syarat berdasarkan kriteria yang sudah ditentukan. Dalam pemilihan karyawan teladan selama ini masih dilakukan secara manual, sehingga terkadang dalam pengambilan keputusan tidak tepat sasaran karena banyaknya kriteria yang harus dihitung serta tidak jelasnya pembobotan nilai sehingga penilaian menjadi tidak objektif. Kriteria yang digunakan pada penelitian ini adalah data keahlian, disiplin, kepribadian, kerja team, komunikasi, penampilan, sikap, motivasi kerja, ketelitian dan friendly. Penelitian ini menggunakan metode SMART (Simple Multi Attribute Rating Technique), karena metode ini mampu menyelesaikan masalah dengan multikriteria. Pada sistem pendukung keputusan ini menggunakan PHP dan MySQL. Berdasarkan penelitian yang dilakukan dengan penyebaran kuesioner terhadap Admin didapatkan hasil persentase sistem berada pada kisaran angka 83.57 % dan Manager didapatkan hasil persentase sistem berada pada kisaran angka 83%. Sehingga dapat memberikan rekomendasi yang tepat dan sesuai serta dapat membantu dalam penilaian pemilihan karyawan teladan.
Sense of Community Pada Komunitas YourRaisa Surabaya
Umar, Muhammad Fitrah Ramadhan;
Suryanto, Suryanto
Jurnal Psikologi : Media Ilmiah Psikologi Vol 17, No 2 (2019): Jurnal Psikologi
Publisher : Esa Unggul University
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.47007/jpsi.v17i2.51
Komunitas merupakan sekumpulan individu yang memiliki hubungan antara satu anggota dengan anggota lain yang memiliki hobi, minat dan kepentingan yang sama. Suatu komunitas diharapkan mempunyai ikatan hubungan emosional yang biasa disebut sense of community. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sense of community pada komunitas YourRaisa Surabaya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus intrinsic. Fokus penelitian ini yaitu gambaran sense of community pada anggota YourRaisa Surabaya. Subjek dalam penelitian ini berjumlah 2 orang anggota YourRaisa Surabaya. Teknik analisis data pada penelitian ini adalah menggunakan analisis tematik dengan koding terhadap hasil wawancara yang telah dibuat dalam bentuk verbatim. Hasil dari penelitian ini adalah sebagian anggota komunitas YourRaisa Surabaya telah memiliki perasaan sebagai anggota dalam YourRaisa Surabaya, namun sebagian anggota belum memiliki rasa memiliki dikarenakan anggota tersebut hanya hadir ketika mendekati konser dari Raisa sedangkan pada pertemuan bulanan tidak hadir. Orang-orang yang berpengaruh di Komunitas YourRaisa Surabaya telah memberikan kontribusi yang baik untuk komunitas, dan pemenuhan kebutuhan dari anggota masih kurang terealisasi dikarenakan beberapa anggota baru beranggapan bahwa dengan masuk ke komunitas ini mereka dengan mudah dapat bertemu Raisa.Kata Kunci: Sense of Community, YourRaisa, dan Komunitas
Evaluasi kualitas layanan aplikasi Pustabiblia menggunakan metode digiQUAL
Suryanto Suryanto;
Ervina Desi Anggraeni;
Majidah Majidah
Berkala Ilmu Perpustakaan dan Informasi Vol 20 No 1 (2024): June
Publisher : Perpustakaan Universitas Gadjah Mada
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.22146/bip.v20i1.8857
Introduction. This research focuses on evaluation of digital library quality services using DigiQUAL method. This research provide evaluation results and knowledge regarding the quality of Pustabiblia application services to support further development. Data Collection Methods. This is quantitative research with descriptive analysis. Data was taken from a sample of 80 respondents. Data Analysis. Data analysis techniques used mean and grand mean with Microsoft Excel application to calculate the average service quality variable. The categorization criteria was conducted. Results and Discussion. The results showed that it was in the high or good category with a service quality index of 3.64. The lowest index in the research was the Resource Use with a value of 3.39. Conclusion. In general, the quality of the library application service is already in the “good” category but it can still be improved to be in the “very good” category. Further, there needs to be promotion and recommendations regarding the use of the library application so that students can access the library application more often, particularly to meet student information needs.
Risk Perception and Economic Value Of Disaster Mitigation Case of Bantul Post Earthquake May 2006
Suryanto, Suryanto;
Kuncoro, Mudrajad
The South East Asian Journal of Management Vol. 6, No. 2
Publisher : UI Scholars Hub
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
This study aims to obtain empirical evidence of disaster mitigation in Bantul, Indonesia. The expected utility theory and impact of regional characteristics on individual perceptions was used to describe the disaster risk management process. The regional mapping based on hazard level was conducted by a Geographical Information System (GIS). Data used in this research were primary and secondary data. Primary data were obtained by distributing questionnaire to some respondents. Sample amounts used were 395 respondents. The research empirical contribution was to economic valuation method used towards safety and efforts to link regional characteristics, individual perception and also their willingness to conduct mitigation. The research practical contribution was to identify some key obstacles in disaster risk management. Based on multiple regression analysis, this study found that educational level, risk aversion degree, trust towards earthquake-resistant building, control ability, income level, classifi cation of hazard area contributes to higher Willingness To Pay (WTP) for mitigation. It also found that perception towards central governmental roles variable did not affect to WTP for mitigation. However, the income levels of the communities in Bantul positively correspond to WTP for mitigation suggesting that the fi ndings were consistent with the expected utility theory.
Kesehatan Mental Guru SD Pasca Pandemi
Puteri, Anggiet Noviana;
Suryanto, Suryanto
GUIDENA: Jurnal Ilmu Pendidikan, Psikologi, Bimbingan dan Konseling Vol 13, No 1 (2023)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Metro
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24127/gdn.v13i1.6383
Many changes that occur in the educational climate are suspected to have an influence on the mental health of teachers. To get the maximum learning process required a healthy mental condition of the teacher. This study aims to describe the mental health conditions of elementary school teachers after the pandemic, identify factors that affect the mental health conditions of elementary school teachers and determine efforts to achieve a healthy mental state. This study uses a qualitative method with a phenomenological approach, with interviews. The participants are 3 elementary school teachers in Surabaya. The results shows that three participants need to get support for their mental health conditions, especially in the environmental mastery dimension. Factors that influence the condition are the school system that needs to be understood and adjusted by teachers and the attitude of supervisor. Efforts made to achieve mental health are self-acceptance for individuals and organizing mental health and educational workshops for institutions. Suggestions for teachers and schools are the need for effective two-way communication to support the mental health of teachers.
FINANCING MODEL FOR INFRASTRUCTURE DEVELOPMENT IN AUTONOMIC REGIONS
Kurniati, Poni Sukaesih;
Suryanto, Suryanto
CosmoGov: Jurnal Ilmu Pemerintahan Vol 7, No 2 (2021)
Publisher : Department of Government, FISIP, Universitas Padjadjaran
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24198/cosmogov.v7i2.27164
This study aims to find a model for financing infrastructure development in autonomous areas. This research uses a qualitative approach to explorative research methods. This research was carried out in the autonomous area of Bandung City, West Java Province, Indonesia. Primary data sources were obtained from in-depth interviews, while secondary data were obtained from several kinds of literature related to the research topic. The study results show that the budget allocation for financing infrastructure development in the Regional Revenue and Expenditures Budget (APBD) is minimal. So far, the APBD allocation has been significant to finance routine employee spending. Creativity by the Bandung City Government in financing infrastructure development can be a reference for other local governments in overcoming the problem of budget allocation. There are three financing models for infrastructure development undertaken by the Bandung City Government, including (1) conventional models, (2) transitional models, and; (3) ideal model (sustainability budget). The conventional financing model is entirely sourced from the APBD. Transitional model, a combination of the budget from the APBD and partnerships with other parties. In contrast, the ideal financing model is entirely sourced from the non-APBD budget.