Sektor peternakan di Indonesia menghadapi tantangan dalam pengelolaan dan pemantauan data yang masih bergantung pada metode konvensional. Kondisi tersebut dapat menimbulkan inefisiensi operasional, keterlambatan penyampaian informasi, serta risiko kesalahan pencatatan data. Penelitian ini bertujuan untuk merancang antarmuka aplikasi mobile Ternak Bareng sebagai solusi digital yang dapat mendukung proses pengelolaan data peternakan secara lebih terstruktur. Metode pengembangan sistem yang digunakan adalah model Waterfall yang meliputi tahap analisis kebutuhan, perancangan sistem, implementasi antarmuka, dan pengujian tampilan. Aplikasi dirancang menggunakan framework Flutter dengan bahasa pemrograman Dart sehingga mendukung pengembangan lintas platform melalui satu basis kode. Hasil penelitian berupa rancangan dan implementasi antarmuka aplikasi mobile yang mencakup fitur login, register, home, kelola kandang, data ternak, keuangan, komunitas, pesanan, dan chat. Pengujian dilakukan menggunakan metode Black Box Testing terhadap 9 antarmuka fitur utama. Hasil pengujian menunjukkan bahwa seluruh antarmuka fitur telah tampil dan dapat dinavigasikan sesuai rancangan, sehingga tingkat keberhasilan pengujian antarmuka mencapai 100%. Namun, integrasi database masih berada dalam tahap pengembangan lanjutan. Dengan demikian, rancangan antarmuka aplikasi mobile Ternak Bareng dinilai dapat menjadi dasar pengembangan sistem pengelolaan data peternakan yang lebih terpusat dan efisien.