Articles
Pancasila di Era Globalisasi dalam Memperkuat Moral untuk Membangun dan Memajukan Bangsa
Padilah, Anisa Nur;
Dewi, Dinie Anggraeni
Antropocene : Jurnal Penelitian Ilmu Humaniora Vol. 3 No. 1 (2023): Januari
Publisher : Actual Insight
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.56393/antropocene.v1i11.245
Penulisan artikel ini bertujuan untuk memaparkan dan menjelaskan peran, implementasi serta aktualisasi nilai-nilai yang terkandung dalam setiap butir Pancasila di era globalisasi dalam rangka memperkuat moral untuk membangun dan memajukan bangsa. Dalam penulisannya, penelitian ini dikaji menggunakan metode kualitatif atau pendekatan deskriptif sehingga diperoleh pembahasan melalui studi kepustakaan yang diperoleh dari berbagai sumber. Setelah di analisis, maka diperoleh bahwa globalisasi merupakan hal yang membawa dampak perubahan bagi tatanan kehidupan masyarakat. Dalam hal ini Pancasila memiliki peran untuk menerima dan menyaring informasi baru yang masuk agar bangsa Indonesia khususnya generasi muda tidak kehilangan jati dirinya, karena generasi muda sangat diharapkan untuk dapat meneruskan perjuangan dalam membangun dan memajukan bangsa. Dengan adanya hal tersebut diperlukan penanaman nilai-nilai Pancasila untuk kembali membangun dan memajukan bangsa.
Revolusi Karakter Bangsa Melalui Pendidikan Untuk Mengembangkan Warga Negara Yang Baik
Oktafianti, Monica;
Dewi, Dinie Anggraeni
Antropocene : Jurnal Penelitian Ilmu Humaniora Vol. 2 No. 2 (2022): April
Publisher : Actual Insight
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.56393/antropocene.v1i12.273
Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan revolusi karakter bangsa melalui pendidikan untuk mengembangkan warga negara yang baik. Konteks penelitian ada dalam situasi Indonesia yang mulai dihadapkan pada persoalan krisis moral yang dapat menghambat pembangunan dan keberlangsungan bangsa di masa yang akan datang. Krisis moral terjadi di seluruh jenjang usia dan hampir di seluruh penjuru daerah di Indonesia. Gambaran dalam pembentukan karakter bangsa yang baik diimplementasikan nilai-nilai pendidikan kewarganegaraan. Metode yang digunakan dalam melakukan penelitian ini ialah pendekatan kualitatif dengan metode studi pustaka. Sumber data diperoleh dari jurnal dan pendapat-pendapat para ahli. Berdasarkan hasil analisis didapatkan yaitu: pertama, nilai-nilai pendidikan karakter banyak terintegrasi di dalam pendidikan terlebih pendidikan kewarganegaraan. Hasil yang kedua, pengembangan good citizen dapat dicapai melalui pendidikan dengan membentuk karakter bangsa yang berilmu tinggi, memiliki keterampilan, etika dan partisipasi yang baik di masyarakat. Rekomendasi penelitian yaitu pendidikan karakter hendaknya mulai dipatuhi dan diimplementasikan terutama para pelajar dan mahasiswa dalam kehidupan sehari-hari untuk perubahan menuju arah yang lebih baik.
Pendidikan Kewarganegaraan Dalam Keterkaitan Dengan Pendidikan Karakter di Indonesia
Genika, Pingkan Regi;
Dewi, Dinie Anggraeni
Konstruksi Sosial : Jurnal Penelitian Ilmu Sosial Vol. 1 No. 2 (2021): April
Publisher : Actual Insight
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.56393/konstruksisosial.v1i2.220
Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji secara kualitatif deskriptif keterkaitan antara Pendidikan Kewarganegaraan dengan Pendidikan Karakter di Indonesia. Pendidikan kewarganegaraan telah memiliki beberapa nama berdasarkan perkembangan politik Indonesia. Istilah pendidikan kewarganegaraan dan kewarganegaraan telah muncul untuk membentuk konsep sekarang. Pada tahun 1994 diganti namanya menjadi Pancasila dan kewarganegaraan, dan akhirnya berdasarkan Undang-Undang No. 20 tahun 2003. Konsep tersebut diubah menjadi pendidikan kewarganegaraan untuk semua tingkat termasuk di universitas. Pendidikan kewarganegaraan di Indonesia masih dihadapkan pada tantangan pendidikan kewarganegaraan sebagai bidang studi akademis yang masih dibutuhkan perkembangan epistemologis dan sivitas akademika agar posisinya semakin kokoh dan menenangkan. Dalam hal ini, pendidikan kewarganegaraan memiliki pendidikan karakter yang dalam pembelajaran Pendidikan Kewarganegaraan bukan hanya pendidikan dalam pencapaian tujuan kognitif atau pengetahuan saja melainkan memiliki juga kemampuann afektif yang akan membentuk karakter atau sikap yang belum sepenuhnya ada. Tujuan agar tercapainya pendidikan yang berkarakter serta warga negara Indonesia dalam pendidikan kewarganegaraan perlu keikutsertaan warga negara untuk mewujudkannya.
Implementasi Nilai-Nilai Pancasila untuk Menangkal Intoleransi dalam Hidup Sosial Warga Negara
Putri, Indah Cahaya;
Dewi, Dinie Anggraeni
Konstruksi Sosial : Jurnal Penelitian Ilmu Sosial Vol. 1 No. 3 (2021): Juli
Publisher : Actual Insight
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.56393/konstruksisosial.v1i3.221
Tujuan penelitian ini bertujuan untuk mengkaji implementasi nilai-nilai Pancasila untuk menangkal intoleransi dalam hidup sosial warga negara. Pancasila memiliki nilai-nilai dasar yakni ketuhanan, kemanusiaan, persatuan, kerakyatan, dan keadilan. Nilai-nilai itu menjadi landasan yang menjadi fokus peneliti untuk menyelesaikan masalah intoleransi dalam hidup sosial warga negara. Penelitian ini menggungakan studi kepustakaan. Teknik pengumpulan data menggunakan beberapa pustaka seperti buku, jurnal ilmiah, artikel ilmiah. Hasil penelitian menemukan dua poin penting yaitu pertama, nilai-nilai dasar dalam Pancasila perlu dimengerti dari konsep abstrak menjadi bentuk-bentuk tindakan untuk menatap perbedaan sebagai suatu kelumrahan. Kedua, nilai ketuhanan universal menjadi pedoman dan sumber bagi sila-sila lainnya untuk mengerti bahwa ada konteks hidup bersama dalam universalitas untuk bisa mengerti tentang manusia, persatuan antar individu dan kelompok yang berbeda, penyelesaian dengan musyawarah, dan terwujudnya keadilan. Nilai-nilai dasar Pancasila di masing-masing pribadi dilakukan dengan menanamkan nilai toleransi dalam diri individu dengan menghargai perbedaan dan menganggap perbedaan sebagai bagian dari kebhinekaan dalam negara.
Implementasi Nilai-Nilai Pendidikan Pancasila dalam Mengantisipasi Interaksi Asosial pada Generasi Z
Yunica, Ervina;
Dewi, Dinie Anggraeni
Konstruksi Sosial : Jurnal Penelitian Ilmu Sosial Vol. 1 No. 4 (2021): Oktober
Publisher : Actual Insight
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.56393/konstruksisosial.v1i4.222
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh interaksi asosial pada generasi muda di masa sekarang. Nilai-nilai Pancasila menjadi hal mendasar untuk mengantisipasi adanya interaksi asosial, terutama pada generasi Z. Tujuan Penelitian ini dilakukan dengan tujuan mengkaji implementasi nilai-nilai Pancasila agar generasi Z di Indonesia tidak terjebak pada interaksi asosial, yang cenderung mengabaikan nilai kebersamaan antar individu dalam tata sosial karena adanya pengaruh media sosial. Penelitian ini menggunakan metode penelitian secara kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Hasil penelitian, pertama generasi Z diajak untuk menghasilkan karya-karya inovasi berbasis teknologi kompetitif yang memiliki nilai-nilai Pancasila. Kedua, penerapan nilai-nilai Pendidikan Pancasila memerlukan tindakan aktif dari relasi antara para pendidik dan peserta didik untuk bersosialisasi dengan orang lain melalui forum diskusi baik di sekolah, di keluarga, maupun di lingkungan sosial. Rekomendasi dari peneliti adalah bahwa generasi Z dengan demikian mampu menghargai perbedaan di dalam lingkungan terdekat, akan dapat menumbuhkan rasa cinta dan bangga kepada diri sendiri sebagai warga negara yang baik.
Urgensi Pendidikan Kewarganegaraan Dalam Mengantisipasi Krisis Identitas Generasi Muda
Fakhruddin, Alifia Mutsla;
Dewi, Dinie Anggraeni
Konstruksi Sosial : Jurnal Penelitian Ilmu Sosial Vol. 3 No. 1 (2023): Januari
Publisher : Actual Insight
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.56393/konstruksisosial.v1i5.223
Tujuan penelitian ini untuk mengkaji sisi urgen dari Pendidikan Kewarganegaraan bagi generasi muda. Konteks yang terjadi karena generasi muda berada dalam situasi krisis identitas. Generasi muda ada dalam kesulitan mengambil keputusan dalam menyelesaikan masalah baik secara pribadi, dalam lingkungan keluarga, dan dalam relasi dalam masyarakat. Namun, situasi tersebut tidak semua orang memahami fungsinya, sehingga fungsinya tidak dapat terlaksana sepenuhnya. Penelitian ini mengkaji situasi dan konteks generasi muda dengan pendekatan kualitatif yang menggunakan penelitian pustaka. Hasil penelitian mendeskripsikan, pertama, Pendidikan Kewarganegaraan menjadi penyiapan generasi muda untuk menjadi warga negara dengan adanya proses internalisasi pada tiga dimensi pengetahuan, kecakapan, dan nilai-nilai. Hasil yang kedua, bahwa adanya situasi urgen yang mesti disadari oleh guru, orangtua, dan pengambil kebijakan dalam negara untuk mengimplementasikan tiga dimensi tersebut agar generasi muda tidak terjebak dalam krisis identitas. Ketiga kemampuan itu dengan implementasi konkret bisa menjadi acuan dan pedoman bagi generasi muda untuk berpartisipasi aktif dalam pendidikan, keluarga dan masyarakat, serta negara.
Menerapkan Pendidikan Kewarganegaraan Dalam Upaya Membangun Karakter Bangsa
Sudirman, Putri Rizqi Aura Tanzilla;
Dewi, Dinie Anggraeni
Konstruksi Sosial : Jurnal Penelitian Ilmu Sosial Vol. 3 No. 2 (2023): April
Publisher : Actual Insight
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.56393/konstruksisosial.v1i6.235
Pendidikan Kewarganegaraan merupakan salah satu mata pembelajaran yang memprioritasakan pengembangan karakter peserta didik yang bersifat universal. Dan dalam fungsi serta perannya pendidikan kewarganegaraan harus mencapai tujuan pendidikan dimana tujuan tersebuat harus dirancang, dikembangkan, dilaksanakan dan dievaluasi serta diharapkan dapat memberikan pemahaman kepada siswa agar senantiasa berpikir kritis, kreatif, dan bertanggung jawab guna menciptakan sumber daya yang berkualitas sehingga dapat membangun bangsa yang berkarakter, oleh karena itu kita sebagai generasi muda harus bisa menyadari betapa pentingnya pendidikan kewarganegaraan sebagai pedoman bangsa indonesia yang berlandaskan pada pancasila karena setiap warga nergara harus ikut berpasitipasi baik dan aktif dalam upaya membangun dan mewujudkan cita – cita bangsa dan negara, sehingga negara Indonesia dapat memiliki serta menghasikan generasi yang tangguh dalam mewujudkan pendidikan karakter baik dilingkungan sekolah, maupun di lingkungan masyarakat. Upaya ini dilakukan agar terciptanya suatu negara yang adil, makmur, aman dan sentosa karena pendidikan kewarganegaraan ini diharapkan dapat membantu dalam pengembangan karakter siswa.
Urgensi Memahami dan Mengimplementasikan Nilai Pancasila di Era Globalisasi dalam Membentuk Karakter Anak Bangsa
Pratiwi, Eka Fauziah;
Dewi, Dinie Anggraeni
Konstruksi Sosial : Jurnal Penelitian Ilmu Sosial Vol. 2 No. 1 (2022): Januari
Publisher : Actual Insight
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.56393/konstruksisosial.v1i7.236
Penelitian yang dilakukan ini memiliki tujuan yaitu untuk mengetahui serta juga menganalisis lebih lanjut mengenai pentingnya untuk memahami dan mengimplementasikan nilai-nilai Pancasila di dalam kehidupan sehari-hari guna membentuk karakter pada anak bangsa di era globalisasi. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan sebuah metode kualitatif, dimana teori atau dasar pembahasannya itu diperoleh dari berdasarkan hasil studi literatur dalam berbagai sumber seperti jurnal, artikel, dan buku. Seperti yang kita ketahui selama ini bahwa Pancasila itu adalah merupakan suatu ideologi bangsa dan juga dijadikan sebagai pedoman hidup bagi masyarakat bangsa Indonesia. Namun saat ini, kenyataannya jika dilihat penanaman nilai-nilai Pancasila pada generasi muda terlihat sudah mulai dilupakan, terlebih lagi di era globalisasi saat ini terlihat Pancasila sebagai ideologi bangsa Indonesia sudah mulai terkikis. Maka untuk membentuk karakter yang baik kepada generasi penerus bangsa saat ini, diperlukannya dapat memberikan pemahaman lebih kepada anak mengenai Pancasila sejak dini dan diharapkan untuk dapat mengaplikasikannya dalam kehidupan sehari-hari.
Membangun Karakter Yang Baik Bagi Para Siswa Melalui Pendidikan Kewarganegaraan
Annisa, Farah;
Dewi, Dinie Anggraeni
Konstruksi Sosial : Jurnal Penelitian Ilmu Sosial Vol. 2 No. 2 (2022): April
Publisher : Actual Insight
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.56393/konstruksisosial.v1i8.237
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan perkembangan karakter yang baik bagi para siswa melalu Pendidikan Kewarganegaraan. Penelitian ini menggunakan metode kajian pustaka, yang bersumber dari jurnal ataupun dari sumber lain yang terkait mengenai Pendidikan Kewarganegaraan. Hasil penelitian menunjukkan pertama, bahwa pada siswa Sekolah Dasar proses pembelajaran Pendidikan Kewarganegaraan dapat membangun karakter siswa. Pendidikan kewarganegaraan mempunyai peran yang fundamental dalam pembentukan karakter bangsa. Pembangunan karakter siswa yang dimaksud sebagai upaya membangun karakter yang baik yaitu kedisiplinan, kejujuran, kepedulian, dan persaudaraan. Kedua, pembelajaran menjadikan generasi muda menguasai kompetensi yang ditargetkan, juga dibuat untuk menjadikan peserta didik mengenal, menyadari, menginternalisasikan nilai-nilai dan menjadikannya perilaku. Ketiga, kegiatan ekstrakurikuler didukung dengan adanya pedoman pelaksanaan, pengembangan sumber daya manusia untuk mewujudkan karakter dan pembauran kegiatan dalam pembelajaran dan ekstrakurikuler yang sudah ada ke arah penegmbangan karakter. Ketiga, alternatif pengembangan dan pembinaan karakter di sekolah sebagai aktualisasi budaya. Keempat, kegiatan keseharian di rumah dan di masyarakat.
Implementasi Nilai-Nilai Pancasila Dalam Wawasan Kebangsaan di Era Global
Suargana, Lisnawati;
Dewi, Dinie Anggraeni
Konstruksi Sosial : Jurnal Penelitian Ilmu Sosial Vol. 2 No. 3 (2022): Juli
Publisher : Actual Insight
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.56393/konstruksisosial.v1i9.238
Bangsa Indonesia selaku negara yang tidak dapat menjauhi tantangan globalisasi. Dengan berpegang pada Pancasila, generasi muda bisa mempertahankan jati diri serta eksistensinya. Penelitian ini berisi tentang apabila memelihara semangat nasionalisme dalam benak generasi muda semenjak masa anak-anak akan membuat mereka lebih tangguh terhadap pengaruh negatif serta pergantian moral yang menjadi- jadi di masa globalisasi. Jadi, dengan memantapkan moralitas serta etika lewat pembelajaran Pancasila, generasi muda Indonesia bakal lebih siap buat menghadapi globalisasi serta mempertahankan fakta diri Indonesia di saat yang bersamaan. Nilai kebudayaan yang jadi ciri bangsa Indonesia, semacam gotong-royong, silahturahmi, ramah-tamah dalam warga jadi keistimewaan dasar yang bisa menjadikan masing-masing orang warga Indonesia untuk mencintai serta melestarikan kebudayaan bangsa sendiri. Tetapi ciri masyarakat Indonesia yang diketahui selaku masyarakat yang ramah serta sopan-santun di saat ini mulai pudar semenjak masuknya budaya asing ke Indonesia yang tidak bisa dipilih dengan baik oleh warga Indonesia. Hingga, dalam hal ini pemerintah mempunyai peranan berarti buat mempertahankan nilai-nilai kebudayaan Indonesia dalam kehidupan masyarakatnya.