Articles
Menjaga Persatuan dan Kesatuan di Tengah Pluralitas Masyarakat Indonesia
Mulyawan, Rico;
Dewi, Dinie Anggraeni;
Furnamasari, Yayang Furi
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 5 No. 3 (2021): 2021
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (391.605 KB)
Indonesia merupakan salah satu dari sekian banyaknya negara di dunia yang kaya dari segi kearifan lokal maupun sumber daya alam. Hal ini patut kita syukuri sebagai salah satu pemberian berharga dari Tuhan kepada negeri kita tercinta. Dengan beragamnya unsur yang negeri kita miliki, menjadikan bangsa ini sebagai bangsa yang multikultural. Hal ini pula yang menyebabkan bangsa asing merasa segan dan sering manyanjung bangsa ini. Kelebihan ini bisa dimanfaatkan sebagai sumber kekuatan bangsa jika dikelola dengan bijak. Kebudayaan yang beragam ini sebagai tanda pengenal atau identitas nasional sehingga bangsa ini bisa dikenali oleh bangsa lain. Namun, terkadang keberagaman ini pula yang sering dijadikan sebagai alat pemicu terjadinya konflik atau pergolakan dengan motif suku, ras, agama dan antargolongan. Oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab dengan sengaja membuat dan menebarkan isu-isu yang menggiring kearah konflik suku, ras, agama dan antargolongan. Akibatnya, seiring dengan berjalannya waktu toleransi masyarakat terhadap sesama semakin terkikis dan berlanjut pada tahap keretakan dan saling berprasangka buruk antara satu kelompok terhadap kelompok yang lain. Hal inilah yang menjadi salah satu faktor internal yang berpotensi melenyapkan keberadaan suatu bangsa. Maka dari itu, menjaga stabilitas hubungan antar masyarakat sangatlah penting demi menjaga kelangsungan hidup bangsa.
Meningkatkan Sikap Toleransi Antar Sesama Masyarakat di Indonesia
Kholisah, Nur;
Dewi, Dinie Anggraeni;
Furnamasari, Yayang Furi
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 5 No. 3 (2021): 2021
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (145.417 KB)
Indonesia merupakan negara yang berasaskan pada nilai-nilai Pancasila. Adanya keberagaman tersebut bisa menjadi modal untuk membuat negara yang satu. Banyaknya suku, budaya, adat, bahasa daerah dan agama di Indonesia membuat masyarakat untuk menumbuhkan sikap toleransi. Toleransi sendiri mengahargai perbedaan yang ada. Sikap toleransi dan peduli sosial yang merupakan jati diri bangsa Indonesia kini mengalami penurunan. Rendahnya sikap toleransi dan peduli sosial terhadap sesama ternyata juga berimbas pada berbagai sendi kehidupan. Adapun jenis metode penelitian yang dipakai dalam jurnal yang berjudul Meningkatkan Sikap Toleransi Antar Sesama Masyarakat di Indonesia menggunakan jenis metode penelitian studi literatur.toleransi itu cukup mensyaratkan adanya sikap membiarkan dan tidak menyakiti orang atau kelompok lain baik yang berbeda maupun yang sama. Sebagaimana yang telah kita ketahui bahwa toleransi merupakan syarat mutlak untuk mengamalkan pancasila dengan sebaik-baiknya, dan menjamin hubungan baik antara sesama warga Negara Indonesia. Rendahnya toleransi terhadap perbedaan yang memicu terjadinya berbagai konflik dan kekerasan mengindikasikan belum optimalnya pengajaran nilai yang dilakukan selama ini Toleransi adalah sikap saling menghormati antar sesama manusia sesuai norma yang berlaku. toleransi, kita bisa menjadi warga negara yang rukun. Hidup rukun karena perbedaan yang ada bisa membuat kita sadar bahwa hidup berdampingan dan rukun membuat semua menjadi baik.
Penerapan Nilai-Nilai Pancasila dalam Pembelajaran Pendidikan Kewarganegaraan di SD
‘Adawiyyah, Ridla;
Dewi, DinieAnggraeni;
Furnamasari, Yayang Furi
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 5 No. 3 (2021): 2021
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (426.91 KB)
Pancasila adalah dasar filsafat negara. Ia diyakini berisi kebajikan dan dapat menjadi panduan dalam mengembangkan identitas Indonesia . Oleh karena itu, Pancasila dijadikan materi pembelajaran dalam pendidikan kewarganegaraan di Indonesia Merujuk pada teori kewarganegaraan komunitarian dan struktural fungsional, nilai Pancasila berisi tentang ide kehidupan yang baik, sebagai nilai konsensus dan dengan demikian menjadi sumber bagi terciptanya integrasi sosial. Pendidikan Kewarganegaraan adalah salah satu mata pelajaran yang memfokuskan pada pembentukan karakter warganegaranya yang memahami dan mampu melaksanakan hak-hak dan kewajibannya untuk menjadi warga Negara Indonesia yang cerdas, terampil dan berkarakter yang diamanatkan oleh Pancasila dan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia tahun 1945. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu metode penelitian dengan pendekatan kualitatif yang bersifat deskriptif. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan cara studi literatur dari berbagai sumber seperti buku, jurnal dan yang lainnya. Hasil dari penelitian ini adalah Pancasila dan Pendidikan Kewarganegaraan memiliki peranan serta fungsi yang sama sama sangat penting dalam penerapan nilai-nilai Pancasila yang ada. Nilai-nilai Pancasila melalui pendidikan kewarganegaraan adalah bagian dari implementasi Pancasila dalam kehidupan bernegara, dapat dilakukan dengan menjadikan Pancasila sebagai materi pelajaran yakni materi rumus atau eksistensi dan materi isi atau substansi Pancasila dalam konsep pandangan hidup bangsa,
Implementasi Nilai-nilai Demokrasi dalam Pembelajaran Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan
Ramdani, Rizki;
Dewi, Dinie Anggraeni;
Furnamasari, ayang Furi
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 5 No. 3 (2021): 2021
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (286.748 KB)
Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui dan menganalisis lebih dalam terkait dengan Implementasi nilai nilai demokrasi dalam pembelajaran pendidikan pancasila dan kewarganegaraan dan Untuk mengetahui bentuk nilai-nilai demokrasi dalam pembelajaran Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan Metode Penelitian adalah mengunakan penelitian tentang riset yang bersifat deskriptif dan cenderung menggunakan analisis Proses dan makna lebih ditonjolkan dalam penelitian kualitatif. Landasan teori dimanfaatkan sebagai pemandu agar fokus penelitian sesuai dengan fakta di lapangan. Selain itu landasan teori juga bermanfaat untuk memberikan gambaran umum tentang latar penelitian dan sebagai bahan pembahasan hasil penelitian.
Peran Nilai Pancasila Sebagai Landasan Pendidikan Moral Bagi Generasi Muda
Ainun, Silmi Ireskiani;
Dewi, Dinie Anggraeni;
Furnamasari, Yayang Furi
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 5 No. 3 (2021): 2021
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (156.439 KB)
Seiring dengan berkembanya zaman, terjadi banyak sekali perubahan dalam berbagai aspek. Perubahan tersebut tidak hanya dapat dilihat dari perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi, terdapat pula perubahan pada perilaku moral masyarakat, salah satunya generasi muda. Krisis perkembangan moral generasi muda sebagai anak bangsa mengalami penurunan dengan banyaknya kasus penyimpangan moral. Generasi muda sebagai penerus bangsa harus memiliki kepribadian yang demokratis dan bertanggung jawab serta dapat mengamalkan nilai-nilai dalam Pancasila. Untuk membentuk karakter – karakter tersebut dibutuhkan pendidikan moral bagi generasi muda. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui seberapa besar peran nilai Pancasila sebagai sebuah landasan pendidikan moral bagi generasi muda. Metode yang digunakan pada penelitian ini, menggunakan metode kualitatif, dimana teori atau pembahasannya diperoleh dari hasil studi kepustakaan berbagai sumber seperti jurnal, artikel dan buku.
Pentingnya Pembelajaran Pendidikan Kewarganegaraan dalam Menciptakan Pendidikan Karakter Bangsa pada Peserta Didik Sekolah Dasar
Sasmita Adi, Wijang Putra;
Dewi, DinieAnggraeni
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 5 No. 3 (2021): 2021
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (196.611 KB)
Pendidikan karakter adalah suatu hal yang mengharuskan, karena dinilai mampu menjadikan peserta didik menjadi cerdas, memiliki budi pekerti dan sopan santun sehingga peserta didik bermakna sebagai anggota masyarakat baik bagi dirinya sendiri maupun masyarakat secara umum dan luas. Pendidikan karakter bangsa yang bermoral dan berbudi pekerti luhur dituang dalam mata pelajaran pendidikan kewarganegaraan yang dilaksanakan ditiap jenjang sekolah. Namun pada kenyataannya pendidikan karakter di Indonesia dinilai gagal dalam menciptakan manusia yang berkarakter dan bermoral seperti pada misinya. Untuk mengatasi hal tersebut perlu adanya inovasi dalam proses belajar mengajar khususnya pada pembelajaran Pendidikan Kewarganegaraan. Pada artikel ilmiah ini pengumpulan data dilakukan dengan metode studi literatur. Berdasarkan hasil dan pembahasan dapat dipahami bahwa inovasi dan kreativitas guru dalam mengajarkan mata pelajaran pendidikan kewarganegaraan ini sangat berperan penting dan diperlukan dalam membangun karakter bangsa pada peserta didik di sekolah dasar.
Penerapan Nilai-Nilai Pancasila dalam Kehidupan Generasi “Z†di Era Globalisasi
Wahyuni, Dianisa;
Furnamasari, Yayang Furi;
Dewi, Dinie Anggraeni
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 5 No. 3 (2021): 2021
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (230.091 KB)
Pancasila merupakan ideologi negara Indonesia yang di dalamnya terdpat nilai-nilai positif yang perlu dijunjung oleh masyarakat. Pancasila menjadi pedoman berpeilaku yang baik sebagai warga negara. Penelitian ini bertujuan untuk dapat mengetahui penerapan nilai-nilai Pancasila dikalangan generasi Z yang sudah terpengaruh oleh globalisasi. Metodologi yang digunakan yaitu metode kualitatif dimana pendekatan yang dilakukan melalui studi literatur. Penulisan ini didasarkan pada memudarnya nilai-nilai ideologi Pancasila di kehidupan generasi Z, penyebab lunturnya nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan, serta akibat dari lunturnya nilai Pancasil dalam kehidupan. Tujuan dari penulisan ini yaitu agar masyarakat mengetahui bahwa penerapan nilai-nilai Pancasila dalam kehiupan itu sangat penting terutama dalam menghadapi era globalisasi.
Pentingnya Pembelajaran Pkn dalam Membentuk Nilai Pendidikan Karakter pada Anak Sekolah Dasar
Fitriani, Nurina Asri;
Dewi, Dinie Anggraeni;
Furnamasari, Yayang Furi
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 5 No. 3 (2021): 2021
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (321.18 KB)
Penelitian ini memiliki tujuan agar mengetahui seberapa pentingnya pengaruh pembelajaran PKn dalam membentuk nilai pendidikan karakter pada anak sekolah dasar. Penelitian ini berlatar belakang dari keresahan penulis terhadap keadaan yang terus menurun dan menyimpang dari pendidikan karakter pada generasi penerus bangsa khususnya, pada anak sekolah dasar. Oleh karena itu,, pendidikan karakter menjadi penting dan pembelajaran PKn hadir sebagai jembatan dalam pembentukan pendidikan karakter pada generasi penerus bangsa. Metode yang digunakan merupakan metode kuliatatif berdasarkan studi literatur, yang di mana penulis membaca dan menelusuri topik dari berbagai sumber seperti jurnal, buku, maupun sumber lainnya yang dirasa berhubungan. Pembelajaran PKn didalamnya dibahas mengenai nilai pendidikan karakter yang berhubungan dengan tiga komponen utama. Melalui ini diharapkan para generasi penerus bangsa tidak hanya berkembang dalam hal pengetahuan dan keterampilan tetapi memiliki budi pekerti luhur. Yang dalam proses pembentukan nilai pendidikan karakter merupakan hal yang tidak mudah untuk dibentuk pada setiap anak sekolah dasar. Untuk menjawab tantangan ini maka perlu adanya suatu cara yang efektif bagi pendidik untuk menanamkan nilai pendidikan karakter di dalam pembelajaran PKn, demi kelancaran pembentukan nilai pendidikan karakter pada anak sekolah dasar.
Pancasila Sebagai Dasar Negara dan Implementasinya
Sabina, Deby;
Dewi, Dinie Anggraeni;
Furnamasari, Yayang Furi
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 5 No. 3 (2021): 2021
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (37.366 KB)
Indonesia merupakan salah satu negara yang menjadikan Pancasila sebagai dasar Negaranya. Pancasila dipilih menjadi dasar Negara Indonesia sebagai ideologi, sebagai jati diri, dan juga sebagai asas persatuan bangsa Indonesia. Implementasi Pancasila sebagai dasar negara sangat diperlukan bagi masyarakat Indonesia yaitu untuk menjaga eksistensi Bangsa Indonesia, karena di dalam pancasila terdapat nilai-nilai luhur setiap sila-sila Bangsa Indonesia yang sesuai dengan kepribadian dari Bangsa Indonesia itu sendiri. Tulisan ini memiliki tujuan agar memahami dan memparkan seputar pancasila sebagai dasar negara dan implementasinya. Penelitian ini menggunakan metode pendekatan secara deskriptif yang dasar pembahasan didapatkan dari berbagai sumber yang ada yaitu, jurnal dan artikel. Dengan topik yang diangkat yaitu Pancasila sebagai Dasar Negara dan implementasinya maka penulis tertarik menganalisis hal tersebut karena sangat penting untuk mengembangkan pengetahuan yang sangat penting untuk bangsa
Peranan Media Sosial Terhadap Gaya Hidup Remaja
Triananda, Shalika Fajrin;
Dewi, Dinie Anggraeni;
Furnamasari, Yayang Furi
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 5 No. 3 (2021): 2021
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (142.492 KB)
Penelitian ini berjudul ‘Implementasi Peranan Media Sosial Terhadap Gaya Hidup Remaja’. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh media sosial terhadap gaya hidup remaja di Indonesia. Teori yang menjadi pendukung dalam penelitian ini antara lain, Komunikasi, Media Sosial, dan Gaya hidup. Pada penelitian ini peneliti menggunakan teknik wawancara sebagai teknik pengumpulan data. Saat ini, penggunaan media sosial lebih banyak digunakan untuk menunjukkan eksistensi diri yang berlebihan. Terkadang, tidak ada batas antara kehidupan nyata dan kehidupan di dunia maya, hal itu juga berpengaruh kepada gaya hidup remaja.