Articles
Pentingnya Pendidikan Kewarganegaraan bagi Generasi Muda sebagai Agent of Change
Alvira, Salma;
Furnamasari, Yayang Furi;
Dewi, Dinie Anggraeni
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 5 No. 3 (2021): 2021
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (332.026 KB)
Pendidikan Kewarganegaraan merupakan salah satu konsep pendidikan yang berfungsi untuk membentuk generasi muda sebagai warga negara yang mempunyai karakter. Keterkaitan pendidikan kewarganegaraan terhadap pengembangan karakter memiliki dimensi-dimensi yang tidak bisa dilepaskan dari aspek pembentukan karakter dan moralitas publik warga negara. Generasi muda sebagai agent of change atau agen perubahan perlu mempelajari Pendidikan Kewarganegaraan tujuannya adalah agar generasi muda dapat berfikir kritis mengenai isu nasional dan internasional yang bisa membawa perubahan menuju indonesia lebih baik. Tujuan penelitian ini untuk menunjukkan bahwa dengan adanya Pendidikan kewarganegaraan bisa mencetak generasi muda yang memiliki semangat kebangsaan, cinta terhadap tanah air, memiliki toleransi yang tinggi. Karena generasi muda sebagai aset bangsa yang menentukan harapan dan masa depan bangsa. Bagaimanakah pendidikan kewarganegaraan berperan dalam pembangunan dan pengembangan karakter dalam diri generasi muda, tentu dapat terjawab jika kontribusi yang diberikan pendidikan kewarganegaraan berhasil mengarahkan generasi muda saat ini untuk berpartisipasi mengusung karakter bangsa. Dalam hal ini pendidikan kewarganegaraan merupakan suatu alat pasif untuk membangun dan memajukan sistem demokrasi suatu bangsa.
Pembangunan Karakter Siswa Sekolah Dasar melalui Pendidikan Kewarganegaraan
Dwi Putri, Yunita Nursyamsi;
Dewi, Dinie Anggraeni;
Furnamasari, Yayang Furi
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 5 No. 3 (2021): 2021
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (143.205 KB)
Pendidikan kewarganegaraan bertujuan untuk membentuk warganegara yang cerdas, demokratis, dan berakhlak mulia, yang secara konsisten melestarikan dan mengembangkan cita-cita demokrasi dan membangun karakter bangsa. Bangsa yang baik adalah bangsa yang cerdas dan berkarakter. Generasi muda sebagai calon pemimpin bangsa di masa depan tentu harus memiliki karakter yang demokratis, bertanggung jawab, serta kuat pendiriannya. Karakter tersebut dapat dibangun sejak Sekolah Dasar. Pembangunan Karakter dilakukan melalui pengajaran mata pelajaran Pendidikan Kewarganegaraan di SD. Metode yang digunakan adalah metode kualitatif, yaitu pengkajian pustaka dengan mengkaji sumber-sumber yang relevan dan terpercaya.
Pengaruh Teknologi Digital terhadap Persatuan dan Kesatuan Bangsa Indonesia
Aulia Azzahra, Zaskia Putri;
Furnamasari, Yayang Furi;
Dewi, Dinie Anggraeni
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 5 No. 3 (2021): 2021
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (519.789 KB)
Teknologi merupakan salah satu alat atau sarana yang menjadi kebutuhan manusia dalam memperoleh informasi dan pengetahuan. Informasi dan pengetahuan yang didapatkan menjadi suatu manfaat dari teknologi. Seiring berjalannya waktu, teknologi akan semakin berkembang dan secara tidak langsung manusia pun diharuskan untuk memahami semua hal tentang teknologi. Adanya perkembangan teknologi pun memiliki dampak atau pengaruh dalam berbagai hal, baik dampak positif maupun negatif dalam persatuan dan kesatuan bangsa Indonesia. Penelitian ini dilaksanakan untuk memperoleh banyak informasi terkait teknologi di zaman modern ini.
Pendidikan Multikultural dalam Membentuk Karakter Anak Bangsa
Sielvyana, Sielvyana;
Dewi, Dinie Anggraeni;
Furnamasari, Yayang Furi
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 5 No. 3 (2021): 2021
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (327.325 KB)
Pendidikan multikultural di Indonesia mempunyai peranan yang saat penting. Salah satu solusi yang perlu ditempuh untuk membangun karakter anak-anak bangsa yaitu melalui pendidikan multikultural. Pengenalan ideologi multikulturalisme sejak dini pada anak diharapkan mampu membangun karakter anak bangsa yang menerima dan menghargai orang lain yang berbeda suku, budaya, ras, nilai kepribadian, dan hidup berdampingan secara damai. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui seberapa jauh seorang siswa memahami pentingnya pendidikan multikultural di lingkungan sekolah. Adapun metode penelitian yang dilakukan adalah dengan cara mewawancara salah seorang remaja asal Jatinangor. Dengan begitu, peneliti dapat mengetahui seberapa jauh pemahaman remaja tersebut mengenai pendidikan multikultural.
Penerapan Pendidikan Karakter Pancasila dalam Lingkungan Sekolah
Meilani, Ersha;
Dewi, Dinie Anggraeni;
Furnamasari, Yayang Furi
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 5 No. 3 (2021): 2021
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (369.199 KB)
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana penerapan nilai-nilai Pancasila terhadap penumbuhan karakter siswa sekolah yang cerdas, kreatif, dan berakhlak mulia. Dewasanya permasalahan karakter seringkali terjadi pada anak usia sekolah, diantaranya akibat pemahaman sikap benar dan salah yang minim dan kurangnya arahan dari pihak kedua yakni sekolah terkait pendidikan karakter. Pancasila sebagai ideologi memegang peranan penting dalam membangun karakter masyarakat Indonesia. Sehingga Pancasila harus bisa dipahami dan ditanamkan pada diri bangsa melalui nilai-nilai yang terkandung dalam setiap butir Pancasila. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan studi literatur. Sumber data penelitian diambil dari jurnal ilmiah, buku elektronik beserta sumber lain. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan nilai Pancasila dapat membentuk karakter anak sekolah melalui pengintegrasian dengan pembelajaran dan disertai dengan pembiasaan berdasarkan arahan guru. Pendidikan karakter yang bersumber dari Pancasila ini sudah sepatutnya terus diterapkan pada dunia Pendidikan, karena dengan hal tersebut kualitas bangsa Indonesia kedepannya akan lebih baik, dan sekolah mampu merencanakan pendidikan dan program-program serta kegiatan yang menanamkan nilai-nilai karakter dan melakukan pengendalian mutu sekolah secara berkarakter.
Penerapan Metode Pemecahan Masalah untuk Meningkatkan Keterampilan Kewarganegaraan Siswa
Sujarwadi, Ari;
Dewi, Dinie Anggraeni;
Furnamasari, Yayang Furi
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 5 No. 3 (2021): 2021
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (220.05 KB)
Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan partisipasi aktif mahasiswa dalam proses pembelajaran dan keterampilan kewarganegaraan (civic skills) yang dimiliki mahasiswa melalui penerapan strategi pembelajaran berbasis masalah (problem based learning). Keterampilan kewarganegaraan merupakan komponen yang sangat penting untuk dimiliki mahasiswa sebagai perwujudan warga negara yang baik (good citizen). Subjek penelitian ini adalah mahasiswa Jurusan Pendidikan Prasekolah dan Sekolah Dasar, Fakultas Ilmu Pendidikan yang menempuh mata kuliah Konsep Dasar Pendidikan Kewarganegaraan. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi dan dianalisis dengan merefleksi hasil pengamatan selama pelaksanaan tindakan. Teknik pemeriksaan keabsahan data yang digunakan adalah teknik triangulasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa penerapan strategi pembelajaran berbasis masalah dalam pembelajaran kewarganegaraan dapat meningkatkan partisipasi aktif mahasiswa dalam proses pembelajaran. Meningkatnya partisipasi aktif mahasiswa dalam proses pembelajaran menjadikan proses belajar-mengajar dapat berlangsung secara efektif. Selain itu, melalui metode ini dapat meningkatkan keterampilan kewarganegaraan mahasiswa (civic skills) yang dimiliki mahasiswa. Hal itu dapat dilihat dari meningkatnya kemampuan melakukan analisis terhadap permasalahan yang telah diidentifikasi oleh masing-masing kelompok.
Penguatan Nilai-Nilai Pancasila Selama Pandemi Covid-19
Fuadah, Insania Kamila;
Dewi, Dinie Anggraeni;
Furnamasari, Yayang Furi
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 5 No. 3 (2021): 2021
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (153.329 KB)
Pancasila merupakan rumusan dan pedoman kehidupan berbangsa dan bernegara bagi seluruh rakyat indonesia. Pandemi Covid-19 mulai masuk ke wilayah Indonesia sejak tahun 2020. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui dan menganalisis penguatan nilai-nilai Pancasila di masa Pandemi covid-19. Metode penelitian yang digunakan adalah pendektan deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui, literasi, observasi, buku, jurnal, artikel, dan sumber lainnya yang relevan. Hasil Penelitian menunjukan bahwa nilai-nilai Pancasila harus semakin diperkuat dalam menghadapi Pandemi Covid-19 di Indonesia. Penguatan nilai Pncasila ini terlihat dalam penerapan protokol kesehatan yakni, memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak, menghindari keramaian dan menahan diri dari kerumunan. Jika penerapan protokol kesehatan tersebut dilaksanakan dengan baik dan tertib maka hal tersebut dejalan dengan nilai-nilai yang terdapat dalam Pancasila.
Pengaruh Kemajuan Teknologi terhadap Pembentukan Karakter Siswa
Nur Agnia, Ai Siti Gina;
Furnamasari, Yayang Furi;
Dewi, Dinie Anggraeni
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 5 No. 3 (2021): 2021
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (217.31 KB)
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui seberapa besar pengaruh kemajuan teknologi terhadap pembentukan karakter siswa yang dilakukan di suatu lembaga sekolah dasar SDN Jaya Bakti. Metode yang digunakan adalah metode kualitatif dengan studi literatur. Munculnya karakter seseorang dapat dilihat dari pembiasaan yang dilakukan dalam kehidupan dalam kemajuan teknologi ini, teknologi sudah semakin canggih dan menjadi pendukung kegiatan manusia. Kemajuan teknologi tersebut menjadi salah satu faktor yang berpengaruh terhadap pembentukan karakter seseorang khususnya seorang siswa sekolah dasar. Perkembangan sosial anak usia sekolah dasar sudah bertambah, dari yang awalnya hanya bersosialisasi dengan keluarga di rumah, kemudian berkembang mengenal orang orang di sekitarnya. Anak usia sekolah dasar ini juga sudah mengenal gaya hidup digital yaitu dengan adanya kemajuan teknologi itu sendiri. Pengalaman dan lingkungan juga berpengaruh terhadap pembentukan karakter siswa . sehingga dengan adanya metode tertentu, diharapkan mampu untuk mengetahui pengaruh kemajuan teknologi terhadap pembentukan karakter siswa.
Perwujudan Nilai Sila Ke-dua Pancasila melalui Program Kegiatan Dokter Kecil di Sekolah Dasar
Najmira, Salwa;
Furnamasari, Yayang Furi;
Dewi, Dinie Anggraeni
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 5 No. 3 (2021): 2021
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (321.825 KB)
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana Program kegiatan Dokter Kecil di Sekolah Dasar ini mencapai keberhasilan akan perwujudan nilai-nilai kemanusiaan seperti yang terdapat pada poin ke-dua sila Pancasila. Hal ini didasarkan pada Lembaga Sekolah Dasar yang merupakan pendidikan formal awal bagi anak, dimana selama enam tahun di Sekolah Dasar anak di didik dan dibentuk karakternya agar menjadi pribadi yang cerdas, adil, beradab, dan tentunya menjunjung tinggi rasa kemanusiaan. Program kegiatan Dokter Kecil ini sebagai salah satu implementasi dan upaya pemupukan kesadaran siswa akan semua hal itu. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan studi literatur. Sumber data penelitian diambil dari jurnal ilmiah dan buku digital. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Program kegiatan Dokter Kecil ini dapat menanamkan bibit-bibit unggul siswa yang mengedepankan nilai kemanusiaan dengan adil dan beradab. Maka, kegiatan ini sepatutnya dipertahankan agar tetap dapat melahirkan generasi yang emas dan menjadi garda terdepan dalam dunia kepalangmerahan.
Penguatan Nilai Kebangsaan Pancasila sebagai Pondasi Karakter Bangsa Indonesia dalam Menghadapi Perubahan Zaman
Retno, Ajeng Sri;
Furnamasari, Yayang Furi;
Dewi, Dinie Anggraeni
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 5 No. 3 (2021): 2021
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (223.329 KB)
Penelitian ini dilakukan dalam rangka menguatkan kembali nilai-nilai kebangsaan yang mulai pudar di zaman sekarang. Nilai-nilai kebangsaan Indonesia tentunya bersumber dari Pancasila yang merupakan falsafah, pedoman, ideologi, dan landasan perilaku bangsa Indonesia. Penguatan karakter kebangsaan perlu dilakukan sebagai pondasi yang menjadi identitas diri bangsa Indonesia. Metode penelitian yang digunakan adalah studi kualitatif dengan bersumber pada berbagai literatur yang relevan dan berkaitan dengan topik yang diangkat. Penguatan karakter kebangsaan melalui implementasi nilai Pancasila, diharapkan menjadikan bangsa Indonesia mampu menghadapi perkembangan zaman tanpa kehilangan identitas diri.