p-Index From 2021 - 2026
27.648
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Cakrawala Pendidikan Journal of Nutrition and Health Jurnal Mentari ASAS : Jurnal Hukum Ekonomi Syariah Al-'Adalah Jurnal Adabiyah Bioedukasi: Jurnal Pendidikan Biologi Journal of Physical Education Health and Sport Lisanuna: Jurnal Ilmu Bahasa Arab dan Pembelajarannya Indonesian Journal of Pharmaceutical Science and Technology Biocelebes JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE Tadrib: Jurnal Pendidikan Agama Islam KOVALEN: Jurnal Riset Kimia Al-Ahwal: Jurnal Hukum Keluarga Islam Diwan : Jurnal Bahasa dan Sastra Arab E-Dimas: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Industria: Jurnal Teknologi dan Manajemen Agroindustri Al Ishlah Jurnal Pendidikan Jurnal Farmasi Galenika (Galenika Journal of Pharmacy) Jurnal Administrasi Pendidikan Indonesia Jurnal Pemberdayaan Masyarakat: Media Pemikiran dan Dakwah Pembangunan SAMARAH: Jurnal Hukum Keluarga dan Hukum Islam Jurnal Biologi Tropis JURNAL SERAMBI ILMU Al Qalam: Jurnal Ilmiah Keagamaan dan Kemasyarakatan Jurnal Pengabdian Masyarakat AbdiMas Benchmarking: Jurnal Manajemen Pendidikan Islam JURNAL PENDIDIKAN TAMBUSAI Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA JETL (Journal Of Education, Teaching and Learning) Jurnal Ilmiah Ecosystem Istinbath: Jurnal Hukum dan Ekonomi Islam Abdimas Umtas : Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat ACTIVE: Journal of Physical Education, Sport, Health and Recreation HIKMAH : JURNAL PENDIDIKAN AGAMA ISLAM Jurnal EDUCATIO: Jurnal Pendidikan Indonesia Jurnal Mandala Pharmacon Indonesia Jurnal Pembelajaran Biologi : Kajian Biologi dan Pembelajarannya Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran (JRPP) Poltekita : Jurnal Ilmu Kesehatan Medica Hospitalia El-Usrah: Jurnal Hukum Keluarga Jurnal Pengabdian Masyarakat Sains Indonesia (Indonesian Journal Of Science Community Services) Media Syari'ah: Wahana Kajian Hukum Islam dan Pranata Sosial Jurnal Penelitian Agrisamudra Socius (Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial) (Edisi Elektronik) JATI (Jurnal Mahasiswa Teknik Informatika) Joined Journal (Journal of Informatics Education Al-Mishbah: Jurnal Ilmu Dakwah dan Komunikasi Al-Syakhsiyyah : Journal of Law and Family Studies Al-Manhaj: Jurnal Hukum dan Pranata Sosial Islam Mitra PGMI: Jurnal Kependidikan MI Jurnal Penelitian Pendidikan, Psikologi Dan Kesehatan (J-P3K) Idarotuna: Jurnal Kajian Manajemen Dakwah SEMAR Jurnal Stamina Jurnal Sistem Informasi dan Sistem Komputer Didaktika: Jurnal Pemikiran Pendidikan Nivedana : Jurnal Komunikasi dan Bahasa Yumary: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Tadarus Tarbawy : Jurnal Kajian Islam dan Pendidikan TAJDID: Jurnal Pemikiran Keislaman dan Kemanusiaan SANGAJI: Jurnal Pemikiran Syariah dan Hukum Islamika Granada Widya Pranata Hukum : Jurnal Kajian dan Penelitian Hukum Jurnal Alwatzikhoebillah : Kajian Islam, Pendidikan, Ekonomi, Humaniora Jurnal PTI (Jurnal Pendidikan Teknologi Informasi) Jurnal Simki Pedagogia Narra J Munaddhomah: Jurnal Manajemen Pendidikan Islam Journal of Instructional and Development Researches Education Achievement: Journal of Science and Research Indo-MathEdu Intellectuals Journal COVIT Jurnal Pijar MIPA Tarbiyah Wa Ta'lim: Jurnal Penelitian Pendidikan dan Pembelajaran Jurnal Social Library Private Law Jurnal Neuroanestesi Indonesia Formosa Journal of Applied Sciences (FJAS) Scolae: Journal of Pedagogy Edu Society: Jurnal Pendidikan, Ilmu Sosial dan Pengabdian Kepada Masyarakat PEMA: Jurnal Pendidikan dan Pengabdian Kepada Masyarakat Mudabbir: Journal Research and Education Studies SI-MEN (AKUNTANSI & MANAJEMEN) STIES Jurnal Hukum dan Peradilan Qonun Jurnal Hukum Islam dan Perundang-Undangan Cendekia: Jurnal Ilmu Sosial, Bahasa dan Pendidikan Education Journal: General and Specific Research Jurnal Pendidikan, Sains dan Teknologi Jurnal Teknik Mesin, Industri, Elektro dan Informatika Dewantara: Jurnal Pendidikan Sosial Humaniora Jurnal Ilmiah Teknik Informatika dan Komunikasi Gotong Royong : Jurnal Pengabdian, Pemberdayaan Dan Penyuluhan Kepada Masyarakat (J-P3KM) AL-ISHLAH: Jurnal Pendidikan Islam Indonesian Research Journal on Education Jurnal Marital: Kajian Hukum Keluarga Islam JURNAL PENDIDIKAN DAN KEGURUAN Jurnal Kedokteran Hewan Jurnal Pendidikan dan Pengabdian Masyarakat Jurnal Pengabdian Masyarakat Bangsa Intellect : Indonesian Journal of Learning and Technological Innovation Herbal Medicine Journal Journal of Mandalika Literature AL-SULTHANIYAH PANDALUNGAN : Jurnal Penelitian Pendidikan, Bimbingan, Konseling dan Mulitkultural Tasyri' Jurnal Literasi dan Pembelajaran Indonesia ANDREW Law Journal Al-Zayn: Jurnal Ilmu Sosial & Hukum Journal of Educational Management and Learning Jurnal Komprehenshif Jurnal Manajemen dan Pendidikan Agama Islam Ghaly: Journal of Islamic Economic Law Jurnal Ilmiah Teknik Mesin & Industri (JITMI) Journal of Authentic Research Harmoni Pendidikan: Jurnal Ilmu Pendidikan Jurnal Kualitas Pendidikan Abdurrauf Journal of Islamic Studies Jurnal Ilmiah Multidisiplin Ilmu Asian Journal of Social and Humanities Jurnal Mediasas : Media Ilmu Syari'ah dan Ahwal Al-Syakhsiyyah CEMARA: Jurnal Pengabdian Masyarakat Multidisiplin Edukasi Journal of Excellence Humanities and Religiosity Mu'asyarah International Journal of Education, Vocational and Social Science Proceedings of The International Conference on Multidisciplinary Science Abdurrauf Social Science Abdurrauf Law and Sharia El-Suffah: Jurnal Studi Islam Moral : Jurnal Kajian Pendidikan Islam Ahlika: Jurnal Hukum Keluarga dan Hukum Islam Abdurrauf Journal of Community Service Journal of Dual Legal Systems FIKROTUNA: Jurnal Pendidikan dan Manajemen Islam Jurnal Ilmiah Manuntung: Sains Farmasi dan Kesehatan Jurnal Teknologi Konseptual Desain Communicative : Jurnal Komunikasi dan Penyiaran Islam Jurnal Pendidikan Progresif Jurnal Wicara Desa Madania: Jurnal Kajian Keislaman Abdurrauf Science and Society Jurnal Tarbiyatuna Insight: Indonesian Journal of Social, Humanity, and Education Tapis : Jurnal Penelitian Ilmiah Qiyas : Jurnal Hukum Islam dan Peradilan
Claim Missing Document
Check
Articles

Suggesting the Semiotics of the Qur'an: Critical Study of Muhammad Arkoun's Revelation Reason Mukhtar, Mukhtar; Rahman, Rahman; Khairuddin, Khairuddin; Wasalmi, Wasalmi; Suhaimi, Suhaimi; Usman, Usman
Jurnal Adabiyah Vol 25 No 1 (2025): June (Islamic Humanities)
Publisher : Faculty of Adab and Humanities - Alauddin State Islamic University of Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/jad.v25i1a6

Abstract

Muhammad Arkoun, a controversial liberal Muslim figure, has attracted the attention of many researchers with his innovative approach to understanding revelation through semiotic analysis. This research aims to critically analyse how Arkoun reads Qur'anic texts using a semiotic approach, as well as its impact on religious understanding. The research method used is descriptive qualitative with a critical analysis approach, which combines eclectic approaches, postmodernism, and tafsir science. The results show that Arkoun tries to subjugate the Qur'an within the framework of linguistic analysis that is heavily influenced by western thought. With this approach, he ignores classical and contemporary Islamic methodologies, preferring to focus on the western intellectual way of thinking that separates revelation from its transcendence dimension. Arkoun argues that the reading of the Qur'an should follow global intellectual dynamics, although his views are widely considered incompatible by more conservative circles. This study hopes that Arkoun's thought can provide a new perspective for Muslim academics in the West, especially in criticising the theoretical paradigm imposed by the Western intellectual tradition. However, for ordinary people who study religion with a simpler understanding, Arkoun's thinking tends to be regarded as a dangerous theological heresy. الملخص استقطب محمد أركون، وهو شخصية مسلمة ليبرالية ليبرالية مثيرة للجدل، اهتمام العديد من الباحثين بمنهجه المبتكر لفهم الوحي من خلال التحليل السيميائي. يهدف هذا البحث إلى تحليل نقدي لكيفية قراءة أركون للنصوص القرآنية باستخدام المنهج السيميائي، وكذلك أثره على الفهم الديني. ومنهج البحث المستخدم هو المنهج الوصفي الكيفي مع منهج التحليل النقدي الذي يجمع بين المناهج الانتقائية وما بعد الحداثة وعلم التفسير. وتظهر النتائج أن أركون يحاول إخضاع القرآن في إطار التحليل اللغوي المتأثر بشدة بالفكر الغربي. وهو بهذا المنهج يتجاهل المنهجيات الإسلامية الكلاسيكية والمعاصرة، مفضلاً التركيز على الطريقة الفكرية الغربية في التفكير التي تفصل الوحي عن بعده المتعالي. يجادل أركون بأن قراءة القرآن يجب أن تتبع الديناميات الفكرية العالمية، على الرغم من أن آراءه تعتبرها الأوساط الأكثر تحفظًا غير متوافقة على نطاق واسع. وتأمل هذه الدراسة أن يقدم فكر أركون منظورًا جديدًا للأكاديميين المسلمين في الغرب، خاصة في نقد النموذج النظري الذي يفرضه التقليد الفكري الغربي. ومع ذلك، بالنسبة للأشخاص العاديين الذين يدرسون الدين بفهم أبسط، يميل فكر أركون إلى اعتباره بدعة لاهوتية خطيرة. Abstrak Muhammad Arkoun, seorang tokoh Muslim liberal yang kontroversial, menarik perhatian banyak peneliti dengan pendekatannya yang inovatif dalam memahami wahyu melalui analisis semiotika. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis secara kritis bagaimana Arkoun membaca teks-teks al-Qur’an dengan menggunakan pendekatan semiotika, serta dampaknya terhadap pemahaman keagamaan. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan pendekatan analisis kritis, yang memadukan pendekatan eklektik, postmodernisme, dan ilmu tafsir. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Arkoun mencoba menundukkan al-Qur’an dalam kerangka analisis linguistik yang sangat dipengaruhi oleh pemikiran barat. Dengan pendekatan ini, ia mengabaikan metodologi klasik dan kontemporer Islam, lebih memilih untuk fokus pada cara berpikir intelektual barat yang memisahkan wahyu dari dimensi transendensinya. Arkoun berargumen bahwa pembacaan al-Qur’an harus mengikuti dinamika intelektual global, meskipun pandangannya ini banyak dianggap tidak sesuai oleh kalangan yang lebih konservatif. Penelitian ini mengharapkan agar pemikiran Arkoun dapat memberi perspektif baru bagi akademisi Muslim di Barat, khususnya dalam mengkritisi paradigma teori yang dipaksakan oleh tradisi intelektual Barat. Namun, bagi masyarakat awam yang mendalami agama dengan pemahaman yang lebih sederhana, pemikiran Arkoun cenderung dianggap sebagai bid’ah teologis yang berbahaya.
The Implication of Judges’s Decision by Reason of Li’an in Mamuju Religious Court setiawan, andri; khairuddin, khairuddin; L, Sudirman; Fikri
Jurnal Marital: Kajian Hukum Keluarga Islam Vol 3 No 2 (2025): MARITAL: Kajian Hukum Keluarga Islam
Publisher : IAIN Parepare

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (662.449 KB) | DOI: 10.35905/marital_hki.v1i1.3182

Abstract

Penelitian ini menjelaskan tentang Putusan Hakim karena li’an di Pengadilan Agama Mamuju. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui bagaimana proses penyelesaian perkara li’an yang diproses di Pengadilan Agama Mamuju serta bagaimana dampak dari Implikasi putusan Hakim Karena li’an. Penelitian ini adalah penelitian lapangan (fleld research) dengan menggunakan metode kualitatif deskriptif. Fokus penelitian ini adalah Implikasi Putusan Hakim karena li’an di Pengadilan Agama Mamuju. Adapun sumber data dalam penelitian ini ialah sumber data primer dan skunder dengan tehnik okservasi, interview dan dokumentasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: implikasi cerai gugat karena li’an di Pengadilan Agama Mamuju yang diputus oleh hakim Pengadilan Agama Mamuju tentunya memiliki dua factor yaitu berdampak pada kebaikan dari kedua belah pihak suami isteri. Dengan ketentuan bahwa jika dipisahkan kemungkinan kedua suami isteri masing-masing mendapatkan pasangan yang lebih baik. Dampak kedua terkait pada permasalahan anak dan keluarga. Proses penyelesaian perkara cerai gugat karena li’an oleh hakim di Pengadilan Agama Mamuju ialah mengunakan mode seni hakim dengan cara melihat sebab adanya li’an itu sendiri. jadi secara metode yang dijelaskan dalam Al-Qur’an itu tidak diterapkan pada Pengadilan Agama Mamuju dikarenakan itu sangat berap bagi pelaku li’an. Akibat Hukum dan Status Terhadap Anak Li’an Kedudukan hukum anak akibat perceraian li’an serta perlindungan hak anak pasca perceraian li’an ditinjau dari segi hukum perdata. Kedudukan anak yang dalam keluarga yang dilahirkan akibat dari li’an mempunyai status hukum yang sama dengan anak zina.
Penugasan Vlog dalam Pembelajaran untuk Meningkatkan Kemampuan Berbicara dalam Bahasa inggris KHAIRUDDIN, KHAIRUDDIN
JURNAL TEKNOLOGI KONSEPTUAL DESAIN Vol 1 No 2 (2024): JTKD- September 2024
Publisher : CV.G-Techsolutions

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.1980/jurnalteknologikonseptualdesign.v1i2.49

Abstract

Aktifitas dan kemampuan berbicara merupakan proses dan sekaligus tujuan pembelajaran Bahasa Inggris. Penugasan Vlog sebagai aktifitas pembelajaran berbicara untuk menunjukkan ide dan pengetahuan dapat menjadi kegiatan rekreasional selain insruksional bagi generasi milenial. Namun, akurasi gramatikal dan kesesuaian pelafalan sering terabaikan dalam penugasan aktifitas berbicara mengakibatkan perkembangan tata bahasa dan pelafalan siswa tidak paralel dengan perkembangan kelancaran berbicara mereka. Artikel ini menggabungkan penugasan aktivitas berbicara dalam Bahasa Inggris melalui Vlog dengan pemberian umpan balik tata bahasa dan pelafalan dari pengajar kepada siswa secara individual, sehingga mereka bisa merasakan peningkatan percaya diri dalam melakukan aktifitas penugasan berbicara melalui Vlog. Dalam penelitian ini, kemampuan siswa berbicara dalam Bahasa Inggris diukur menggunakan desain pretest-postest. Penelitian in juga menganalisis persepsi siswa terhadap dampak penugasan vlog, dan juga terhadap umpan balik tata bahasa dan pelafalan secara individual dari pengajar. Enam puluh enam mahasiswa dari dua kelas di Politeknik Kesehatan Malang terlibat sebagai kelompok perlakuan dan kontrol dalam penelitian tindakan kelas ini. Hasil analisis statistik menunjukkan bahwa kemampuan berbicara siswa dengan perlakuan secara signifikan lebih tinggi dibandingkan dengan kelompok kontrol. Selain itu, kinerja komunikasi mahasiswa dengan perlakuan tampak lebih kreatif dan menarik. Hasil penelitian juga menunjukkan bahwa siswa memiliki perspektif yang sangat positif terhadap tugas Vlog meskipun tidak mudah karena mereka merasa dapat mengembangkan kemampuan komunikasi bahasa Inggris mereka.
Analysis of Mercury Heavy Metal Content in Climbing perch fish (Anabas testudineus) from Rawa Taliwang Lake Khairuddin, Khairuddin; Yamin, M.; Kusmiyati, Kusmiyati
Jurnal Pijar Mipa Vol. 20 No. 4 (2025): Special Issue
Publisher : Department of Mathematics and Science Education, Faculty of Teacher Training and Education, University of Mataram. Jurnal Pijar MIPA colaborates with Perkumpulan Pendidik IPA Indonesia Wilayah Nusa Tenggara Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jpm.v20i4.7054

Abstract

The heavy metal mercury is at risk of disrupting brain development in children if it accumulates in the human body. The aim of the study was to determine the content of heavy metal mercury (Hg) in Climbing perch fish (Anabas testudineus) originating from Rawa Taliwang Lake to enrich the Ecotoxicology course material. The special benefit is to protect consumers who consume fish from heavy metal contaminants. The research was conducted in Rawa Taliwang Lake, which is in an area submerged in water. There are 2 research stations, namely in the eastern and western parts of the lake. Gill nets were used to catch fish. Fish samples were taken 3 to 4 times at each station. The Fish species taken was the Climbing perch fish (A. testudineus). Furthermore, each fish sample was put into a plastic bag and then stored in a sample box. The research sample was then analyzed at the Environmental Laboratory Center for the West Nusa Tenggara Environment and Forestry Office. The method of data analysis was carried out by taking muscle tissue from fish and then analyzing the content of heavy metals in the form of Hg using an Atomic Absorption Spectrophotometer (AAS). The wet destruction stage in the destruction sample is the process of degradation of organic material samples by utilizing strong acidic liquids, namely HNO3, as a destructive agent. The data obtained are in the form of Pb heavy metal levels in ppm (parts per million). The next stage is that the Pb concentration obtained is processed descriptively and then displayed in table form according to the AAS results. The conclusion of this study is that the heavy metal content of Hg in Climbing perch fish (A. testudineus) originating from Rawa Taliwang Lake to enrich Ecotoxicology course material was <0,0001 ppm.
HAMBATAN PSIKOLOGIS SISWA KELAS IV DAN V SEKOLAH DASAR NEGERI 54 BANDA ACEH DALAM BELAJAR OLAHRAGA PERMAINAN TRADISIONAL EGRANG Syahputra, Andi; Khairuddin, Khairuddin
JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE Vol 8, No 2 (2022): OKTOBER 2022
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jhtm.v8i2.3633

Abstract

Permasalahan penelitian adalah beberapa siswa kelas IV dan V SD Negeri 54 Kota Banda Aceh masih ada yang merasa takut, kurang percaya diri saat bermain egrang yang disebabkan karena ketinggian egrang dan kondisi fisik yang kurang baik. Tujuan penelitian adalah mengetahui besarnya hambatan psikologis siswa kelas IV dan V SD Negeri 54 Kota Banda Aceh dalam belajar olahraga permainan tradisional egrang.Penelitian ini menggunakan metode survei dalam bentuk skor/ nilai. Populasi penelitian adalah keseluruhan siswa kelas IV dan V SD Negeri 54 Kota Banda Aceh n sejumlah 40 siswa. Instrumen penelitian adalah angket model tertutup. Uji coba instrumen: keseluruhan 30 butir pernyataan valid (tidak ada yang gugur) dan pembuktian reliabilitas instrumen telah memenuhi syarat, karena hasil pengujian koefisien reliabilitas instrumen di atas koefisien reliabilitas minimal, yaitu: (0,69 > 0,6). Teknik analisis data secara deskriptif kuantitatif dengan persentase.Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat hambatan psikologis siswa kelas IV dan V SD Negeri 54 Kota Banda Aceh dalam belajar olahraga permainan tradisional egrang, untuk kategori sangat tinggi sebesar 0 %; tinggi 20 %; sedang 55%; rendah 20 %; dan sangat rendah 5 %.Kata kunci : Hambatan, Psikologis, Siswa SD, Permainan Tradisional Egrang.
Budaya Pernikahan di Desa Pea Jambu: Antara Tradisi, Hukum Islam, dan Norma Sosial Reza, Firmansyah; Khairuddin, Khairuddin
Ahlika: Jurnal Hukum Keluarga dan Hukum Islam Vol. 1 No. 1 (2024): Ahlika: Jurnal Hukum Keluarga dan Hukum Islam
Publisher : Yayasan Abdurrauf Cendekia Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70742/ahlika.v1i1.5

Abstract

This research discusses the Walimatul'Urs tradition in Pea Jambu Village, a tradition carried out in the context of marriage. The problem of this research is that there is a cultural change and addition in the traditional eating process in the village, although the traditional process is still carried out in accordance with the previous tradition. The purpose of this study is to understand and document changes and additions in the traditional eating process, as well as to examine the community's views on these changes. The research method used is direct observation and in-depth interviews with local communities and indigenous leaders. The results of the discussion show that despite changes and additions in the traditional eating process, the community still adheres to traditional values. One of the important outcomes is the prohibition of taking food at a party without a permit, which is considered stealing and is prohibited in Islamic teachings. In conclusion, although there are some changes, the core values of the Walimatul'Urs tradition are still maintained by the people of Pea Jambu Village. [Abstrak: Penelitian ini membahas tradisi Walimatul’Urs di Desa Pea Jambu, sebuah tradisi yang dilaksanakan dalam rangka pernikahan. Permasalahan penelitian ini adalah adanya perubahan budaya dan penambahan dalam proses makan adat di desa tersebut, meskipun proses adat tetap dilaksanakan sesuai dengan tradisi sebelumnya. Tujuan penelitian ini adalah untuk memahami dan mendokumentasikan perubahan serta penambahan dalam proses makan adat, serta memeriksa pandangan masyarakat terhadap perubahan tersebut. Metode penelitian yang digunakan adalah observasi langsung dan wawancara mendalam dengan masyarakat setempat dan tokoh adat. Hasil pembahasan menunjukkan bahwa meskipun ada perubahan dan penambahan dalam proses makan adat, masyarakat tetap memegang teguh nilai-nilai tradisional. Salah satu hasil penting adalah adanya larangan mengambil makanan di tempat pesta tanpa izin, yang dianggap sebagai tindakan mencuri dan dilarang dalam ajaran Islam. Kesimpulannya, meskipun terdapat beberapa perubahan, nilai-nilai inti dari tradisi Walimatul’Urs tetap dipertahankan oleh masyarakat Desa Pea Jambu
Framing Grief, Weaving Law: An 'Urf-Based Perspective on the Tukam Khekhaya Tradition among the Gunung Meriah Community Khairuddin, Khairuddin
Ahlika: Jurnal Hukum Keluarga dan Hukum Islam Vol. 2 No. 1 (2025): Ahlika: Jurnal Hukum Keluarga dan Hukum Islam
Publisher : Yayasan Abdurrauf Cendekia Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70742/ahlika.v2i1.192

Abstract

The Tukam Khekhaya tradition is a form of social practice that continues to be preserved by the Gunung Meriah community in Aceh Singkil. This tradition involves visiting families who are grieving the loss of a loved one before the arrival of the month of Shawwal. The values embedded in this practice—such as respect, solidarity, and the strengthening of familial bonds—are closely aligned with the principles of Islamic law. This study aims to examine the relevance of the Tukam Khekhaya tradition through the lens of ‘urf within the framework of Islamic legal thought. The research employs an Islamic legal anthropological approach, utilizing field observations, interviews with traditional leaders, religious figures, and local practitioners, as well as documentation of practices and oral narratives. The findings reveal that Tukam Khekhaya has become a customary practice that is repeated and transmitted across generations. From the perspective of Islamic law, this tradition qualifies as ‘urf ?a??? (valid custom), as it does not contradict the principles of the Sharia and provides tangible benefits (ma?la?ah) to the community. Further discussion demonstrates that the existence of this tradition reinforces a contextual approach in Islamic legal reasoning and reflects core values of maq??id al-shar?‘ah, such as ?if? al-‘ir? (protection of dignity) and i?l?? (reconciliation). Accordingly, Tukam Khekhaya deserves recognition as a legitimate expression of Islamic legal practice rooted in local wisdom. [Tradisi Tukam Khekhaya merupakan salah satu bentuk praktik sosial yang masih dilestarikan oleh masyarakat Gunung Meriah, Aceh Singkil. Tradisi ini dilakukan dengan mengunjungi keluarga yang sedang mengalami duka karena kehilangan anggota keluarga sebelum datangnya bulan Syawal.Nilai-nilai yang terkandung di dalamnya seperti penghormatan, solidaritas, dan penguatan hubungan kekeluargaan memiliki korelasi dengan prinsip-prinsip hukum Islam. Penelitian ini bertujuan untuk menelaah relevansi tradisi Tukam Khekhaya dalam perspektif ‘urf menurut hukum Islam. Metode yang digunakan adalah pendekatan antropologi hukum Islam dengan teknik pengumpulan data melalui observasi lapangan, wawancara dengan tokoh adat, tokoh agama, dan masyarakat pelaku tradisi, serta dokumentasi terhadap praktik dan narasi lokal. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Tukam Khekhaya telah menjadi bagian dari kebiasaan masyarakat yang dijalankan secara berulang dan diwariskan lintas generasi. Dari perspektif hukum Islam, tradisi ini memenuhi syarat sebagai ‘urf sahih karena tidak bertentangan dengan prinsip-prinsip syariat dan memberikan maslahat bagi masyarakat. Pembahasan lebih lanjut menunjukkan bahwa keberadaan tradisi ini dapat memperkuat pendekatan kontekstual dalam hukum Islam serta mencerminkan nilai-nilai maqashid al-syari’ah seperti hifz al-‘ird (menjaga kehormatan) dan ishlah (perdamaian). Dengan demikian, Tukam Khekhaya layak diakui sebagai bagian dari praktik hukum Islam berbasis kearifan lokal.]
NILAI TOLERANSI BERAGAMA DALAM DAKWAH HABIB HUSEIN JA’FAR AL-HADAR PADA YOUTUBE DALAM PODCAST LOG IN Darmawati, Faras; Khairuddin, Khairuddin
Al-Mishbah: Jurnal Ilmu Dakwah dan Komunikasi Vol 21 No 1 (2025)
Publisher : Komunitas Dosen Dakwah Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24239/al-mishbah.Vol0.Iss0.422

Abstract

This study aims to analyze the values of religious tolerance in the preaching of Habib Husein Ja’far Al-Hadar on the Log In podcast on YouTube. The research employs a library-based media study approach with content analysis as the primary technique, supported by data from relevant literature. The findings indicate that Habib Husein Ja’far effectively leverages digital platforms to creatively and effectively convey messages of religious moderation, particularly to Generation Z. Through interactive discussions, humor, and simple language, values of tolerance are delivered in a light yet profound manner, emphasizing the importance of respecting differences in multicultural societies. These include interfaith dialogue, maintaining unity amidst diversity, and rejecting extremism. These messages successfully reach a broader audience and align with the demands of preaching in the digital era. The study concludes that YouTube platforms hold significant potential as contemporary preaching tools to foster social harmony. This research recommends optimizing digital media as a preaching space that promotes religious moderation, involving more interfaith figures in constructive dialogues. Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis nilai toleransi beragama dalam dakwah Habib Husein Ja’far Al-Hadar pada podcast Log In di YouTube. Metode penelitian menggunakan pendekatan kajian media pustaka dengan analisis konten sebagai teknik utama, didukung data dari literatur yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Habib Husein Ja’far memanfaatkan platform digital untuk menyampaikan pesan moderasi beragama seperti dialog antar agama, menjaga persatuan dalam keberagamaan dan menolak ekstremisme, secara kreatif dan efektif, khususnya kepada Generasi Z. Melalui diskusi interaktif, humor, dan bahasa yang sederhana, nilai-nilai toleransi disampaikan secara ringan namun mendalam, memperkuat kesadaran tentang pentingnya menghormati perbedaan di masyarakat multikultural. Pesan-pesan ini mampu menjangkau audiens yang lebih luas dan relevan dengan kebutuhan dakwah di era digital. Kesimpulan penelitian ini menegaskan bahwa Platfrom Youtube memiliki potensi besar sebagai sarana dakwah kontemporer untuk membangun harmoni sosial. Penelitian ini merekomendasikan optimalisasi media digital sebagai ruang dakwah yang mendukung moderasi beragama, dengan melibatkan lebih banyak tokoh lintas agama dalam dialog-dialog yang konstruktif.
Dari Syariat ke Kebiasaan: Fenomena Saksi Pernikahan Tanpa Standar Keadilan Khairuddin, Khairuddin
Abdurrauf Science and Society Vol. 1 No. 3 (2025): Abdurrauf Science and Society
Publisher : Yayasan Abdurrauf Cendekia Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70742/asoc.v1i3.187

Abstract

Witnessing in marriage is a fundamental aspect of Islamic law intended to ensure the validity of the marriage contract. Islamic Sharia requires that witnesses meet the standard of ?ad?lah (justice), referring to individuals with moral integrity who are not known for committing major sins. However, in social practice, this requirement is often neglected, with witnesses chosen based on familial proximity or administrative convenience rather than adherence to Sharia's standards of justice. This study aims to analyze the application of the justice standard for witnesses in Islamic law, identify the factors contributing to its neglect, and examine the legal and social implications for marriage. Employing library research and a normative approach, the study investigates scriptural evidences, scholarly opinions, and social phenomena related to marriage witnessing. The findings reveal that the disregard for justice standards in appointing witnesses can lead to the invalidity of marriage under Islamic law and contribute to the shifting meaning of witnesses in social practice. This phenomenon may also give rise to future legal disputes, such as challenges to the validity of the marriage or the legal status of children born from such unions. Therefore, there is an urgent need to strengthen religious understanding and enforce stricter regulations in the appointment of witnesses to uphold the integrity of Islamic legal principles in marriage. Abstrak: Kesaksian dalam pernikahan merupakan aspek fundamental dalam hukum Islam yang bertujuan untuk memastikan keabsahan akad nikah. Syariat Islam menetapkan bahwa saksi harus memiliki standar keadilan (‘adalah), yaitu individu yang memiliki integritas moral dan tidak dikenal sebagai pelaku maksiat. Namun, dalam praktik sosial, persyaratan ini sering diabaikan, di mana saksi lebih dipilih berdasarkan faktor kedekatan keluarga atau kemudahan administratif tanpa mempertimbangkan standar keadilan yang ditetapkan oleh syariat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana standar keadilan saksi dalam Islam diterapkan, faktor-faktor yang menyebabkan pengabaian standar tersebut, serta implikasi hukum dan sosialnya terhadap pernikahan. Penelitian ini menggunakan metode kepustakaan (library research) dengan pendekatan normatif untuk mengkaji dalil-dalil syar’i, pendapat ulama, serta fenomena sosial yang berkaitan dengan kesaksian dalam pernikahan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengabaian standar keadilan dalam penunjukan saksi dapat menyebabkan ketidakabsahan pernikahan secara hukum Islam, serta berkontribusi terhadap pergeseran makna saksi dalam praktik sosial. Fenomena ini juga dapat memicu permasalahan hukum di kemudian hari, seperti gugatan terhadap keabsahan pernikahan atau status hukum anak yang lahir dari pernikahan tersebut. Oleh karena itu, diperlukan penguatan pemahaman agama serta regulasi yang lebih ketat dalam penunjukan saksi guna menjaga integritas hukum Islam dalam pernikahan. Kata kunci: Saksi Pernikahan; Keadilan; Hukum Islam; Validitas Nikah; Implikasi Sosial
Analisis Sidik Jari Variasi Metode Ekstraksi Kulit Batang Tanaman Tammate (Lannea coromandelica) Menggunakan Analisis Densitometri dan Kemometrik Syahrir, Muhammad; AR, Muh. Azwar; Khairuddin, Khairuddin; Pabunga, Chachalia; Yasir, Budiman
Herbal Medicine Journal Vol 8 No 1 (2025): Herbal Medicine Journal
Publisher : Program Studi S1 Farmasi, STIKES Senior, Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58996/hmj.v8i1.141

Abstract

Lannea coromandelica plant, commonly called tammate, is one plant that can be used as traditional medicine to treat various diseases. This plant contains metabolites that are active as antioxidants, antimicrobials, and antibacterials. This study aims to determine the fingerprint profile of L. coromandelica bark extract metabolite compounds with variations in densitometric and chemometric extraction methods. The extraction techniques used are maceration, reflux, and sonication, and the types of solvents used are aquades, 70% ethanol, ethyl acetate, and n-hexane. Each extract was analyzed by Thin Layer Chromatography (KLT)-Densitometry, and then the results were analyzed by chemometric analysis using Principle Component Analysis (PCA) and Cluster Analysis (CA). Densitometric results of almost all samples contain the same three metabolites, namely autogenerated1 (Rf 0.72, 0.76, and 0.77), autogenerated3 (Rf 0.90, 0.93, 0.94, and 0.95) and autogenerated5 (Rf 0.10, 0.11, 0.12, 0.13 and 0.15). From this study, it can be concluded that there is a similarity of L. coromandelica bark extract with a similarity value of 29,68% to 99,99%.
Co-Authors - Sri Prilmayanti Awaluddin, - -, Harsani ., Ismy Aisyah Lubis ., Rasyidah A. Muthalib A. Muthalib A. Wahab Jufri A.Adi Al Ma’aridj Naneng AA Sudharmawan, AA Abda Abda Abdul Aziz Rusman Abdul Haris Abdul Syukur Abdul Syukur Abdul Wahab Jufri Abduloh, Agus Yosep Abi Hasan Adawiah, Rabiah Al Adnani, Fahlul Ulum Ahmad Adriyani, Winda Afandi, Yusuf Afnila, Yolni Gusnanda Afrijal, M. Afriyani, Mice Putri Afrizal Afrizal Afrizal Afrizal Agustin Hanapi Agustinar, Kiki Ahmad Ahmad Ahmad Ahmad Swandi Akbar, M. Ali Aksa, Rahmad Al Amin, Fuad Al Panzil, Mutiara Fadilah Al-Khulaifi, Fazza Firjatullah Aldina, Putri Awaliah Aldo Naza Putra Alfi Ramadani, Nur Alimir , Alimir Aliyah, Annifa Jannatun Amalia Sukmadianti Amiliani, Loli Amiruddin Siahaan Anak Agung Gede Sugianthara Andi Adam Malik Andi Syahputra Andri Setiawan Angelie, Feby Anggini, Desvia Annas, Firdaus Anugerah, Rafi Apriandi, Apriandi Ardi Nusri Ariyansyah, Hafid Arrizkie, Mahrizan Asli, Wahyu Tri Asmayanti, Dewi Asmuddin, Asmuddin Asril Burhan Asril Burhan, Asril Asrul Asrul Aulia, Ulvi Aulia, Wina Ulfa Awaluddin, Akbar Azis, Siti Yuki Oktafitriah Azmi, Septi Nurul Bahrun Bahrun Baidi, Nur Baiq Sri Handayani Bambang Fitrianto Bambang Trisno Bismark, Bismark Budianti, Yusnaili Budiarto, Djoko Bustami Bustami Campu, Andi Awal Candra Wijaya Candra Wijaya, Candra Chania, Retno Chi, Ng Simon Wei Chinta, Ira Christianto, Febe Cut Nadia Sofia Dahrial, Dahrial Darmansyah Darmawati, Faras Darmawati, Gusnita Darmono SS Daulay, Asni Amelia Dea Mora Tanjung Deswalantri, Deswalantri Dewa Ayu Citra Rasmi Dinata, Muhd Farabi Dinata, Muhd. Farabi Diyan Permata Yanda Dwi Edi Wibowo Dwi Juli Puspitasari Dwi Putra, Roynerfa Dynanti , Putri Edi Ardian, Edi Edi Susrianto Edi Susrianto Indra Putra, Edi Susrianto Indra Efriyanti , Liza Efriyanti, Liza El Akmal, Mukhaira Elbazs, Qadisa Awdidia Elly Wahyudin Emral, Emral Encep Taufik Rahman Erizal Erizal Fadilah, Nurul Amalia Fadilah, Raydiva Fahillah, Della Fahru Nurosyid Fahru Nurosyid Faisal Faisal Fakhri, Fakhri Fani Safitri Farida Ferine, Kiki Fathoni, M. Yazid Fatma, Elisa Febrina, Yusra Fhahri Mubarak Fikhri, Miftahul Fikri Fiky Zarya Firzan Nainu Fitriani, Tia Fujiono Fujiono Gempani, Aprilya Gultom, Selly Habib Ismail, Habib Hairul Anwar Dalimunthe Hamdi Abdul Karim, Hamdi Abdul Hamriani, Faiza Hamzah Hamzah Hamzah, Muhammad Ilham Handayani, Sri Gusti Handayani, Sri Gustri Hapiwaty, Saldi Harahap, Nurbaiti Hardiyanti, Widya Hari Antoni Musril Hartanto, Okky Hartono, Makmur Haruna, Harsani Hasibuan, Adek Indah Aryati Hasnawati Hasnawati Helmi, Sarah A. Permata Hendri Widiyandari Hendrik, Sultan Heri Sugianto Herlina Rante Hermansyah Hermansyah Hervina Hervina Hijrati, Irfa Hikma, Nurul Hisam Ahyani Husin Husin, Husin Husnarika Febriani, Husnarika Husnidar, Husnidar Husodo, Panggalih I Wayan Merta I Wayan Mertha Ibra, Rendi Heriza IDA YANTI Idil Fitri Ihlas, Ihlas Ihsan, Nurul Ilham Ilham Ilhamdi, M. Liwa Imam Bachtiar Imanda, Riska Indah Apriliya Indah Indria Sari Indah Permata Sari Indra Putra, Edi Susrianto Indriani, Rini Ira Suryani Irmayanti Irmayanti, Irmayanti Irwan Syahputra, Irwan Ismail , Ismail Ismail Ismail Ismail, Taufik Suryadi Ismiatun, Siti Rahma Isra Febriyanti Jamal, Fachrul Jamaluddin Jamaluddin Jamaluddin Jamaluddin Januar, Januar Jaslindo, Jaslindo Jasmienti, Jasmienti Jeni, Riska Julianda, Eka Julianda, Julianda Kamaruzzaman Kamaruzzaman, Kamaruzzaman Kartika Manalu Kartika, Elza Putri Khadijah pasaribu Khairuna Khairuna Khairunnisyah Sahidu Khalisa, Putri Kirin, Arwansyah Kosumawardani, Ade Rizka Kulsum Kulsum, Kulsum Kuncoro, Irfan Kusmiyati Kusmiyati , Kusmiyati Kusmiyati Kusmiyati Kusmiyati Kusmiyati Kusumandari Kusumandari Kusumandari, Kusumandari Lailatun Nur Kamalia Lala, Andi Latada, Nadila P. Latifah Rahman Lay, Fortunata Riana Lestari, Zaura Limbong, Nursin Lois, Clarissa Lola Indriani Lousada, Sérgio António Neves Lubis, Afriliyanti Lubis, Doli Maulana Gama Samudra Lubis, Rahmad Lumbantobing, Hikia N. S. Lumbantoruan, Haposan M Arif M. Irfan M. Yamin M. Yamin M. Yamin M. Yamin Mabrina, Amalia Maghfirah Maghfirah Maharani, Rathih Yulia Mahmuddin Mahmuddin Mahrus Mahrus Mahrus Mahrus, Mahrus Manik, Sutardi Mansari, Mansari Marianti A Manggau Marpaung, Melinda Marwati Marwati Marwiyah, Masringgit Masrun masrun Masturoh, Wanda Sari Megawati Megawati Mesiono, Mesiono Mirnawati Salampe Muh Azwar AR Muhammad Arnando Muhammad Erik Kurniawan Muhammad Fajri Muhammad Husnur Rofiq Muhammad Iqbal Muhammad Liwa Ilhamdi Muhammad Muhammad Muhammad Yakob Muhammad Yamin Muhammad Yamin Muhammad Zaki Muharir, Muharir Muhlasin, Muhlasin Mukhtar Mukhtar Mukhtaramin, Ahmad Mul Irawan, Mul Munir, Ali Murjani Murjani Murniati . Murniati AR, Murniati Mursal, Jama Alim Murthi, I Wayan Aditya Arya Musdalifah, Sholikhatun Mustafa, Muhammad Rafli Al Thoriq Mustawir, Mustawir Muthalib, A Muttakin Muzaki, Afif Muzaki, Syafira Putri Nahara Eriayanti Napia Padli , Romi Nasir Usman Nasir Usman Nasruddin Nasruddin Nasution, Miftahul Jannah Neliwati Ni Luh Putu Pebri Artayani . Niken Puruhita Niswanto Niswanto Niswanto Niswanto, Niswanto Nita, Santi Nova Oktaviani Nur Arafah Nur Hidayah Nur janah, Nur nur okta ri nur oktari NUR RAHAYU, NUR Nur Sodik, Nur Nuratiah, Nuratiah Nurcewy, Sania Nurfadilah Nurfadilah Nurhanifah Nurhanifah Nurhasnah Nurhasnah Nurhayani nurhayani Nurmalisa, Reni Nursafiah, Nursafiah Nursamsiar Nursamsiar Nursan, Mutmainnah Nurussakinah Daulay Nurwahdania, Nurwahdania Nurwijayanti oktari, nur Oktofanny, William Oslami, Ahmad Fikri Pabunga, Chachalia Padang, Dirgaraya Kala’ Pasilaputra, Dodi Permatasari, Tri Lintang Pipir Romadi Pohan, Nurainun Matauli Pohan, Zakirun Pranata, Andriy Prapti Sedijani PRAPTI SEDIJANI, PRAPTI Prasetya, Andi Utari Purwaningsih, Titin Puspita, Dea Putri, Lisa Karena Putri, Nurul Atika Dwi Putri, Paramitha Diana Putri, Tasya Amelia Putu Artayasa Qalby, Annur R, Rahmayanti Rahayu, Inka Rahmadani, Mezi Aulia Rahman Rahman Rahmayanti Rahmayanti Raihandinata, Primus Ramadhani, Aldi Ramadhani, Yosita Ramlan, H. Randitha Missouri Rasyid, Andi Ulfah Magefirah Ratih Permana Sari Razi Alfarisy, Muhammad Reski , Reski Reza, Firmansyah Riana, Putri Rifal, Abdul Rika Sepriani Rina Safrida RINI FEBRIANTI Rini, Etika Riri Okra Risa Suryana Risa Suryana Risawaton, Aja Syarifah Risfah Yulianty Riski, Gina Sri Rita Febrianta Riza Andriani Rizal, Fakhrur Rizky Damanik, Rey Rohayuni, Rohayuni Rohmadi Rohmadi Romadi, Pipir Rony, Zahara Tussoleha ROSMALA DEWI RR. Ella Evrita Hestiandari Rustam Rustam Ryan Pratama Sadri , Milda SAHABUDDIN SAHABUDDIN Saibatul Aslamiah, Saibatul Salamuddin Salamuddin, Salamuddin Sani, Ardi Alam Sapridanur, Risky Saputra, Akmal Hakim Saputra, M. Rizal Eka Saputri, Nefri Sari, Efrida Pima Sari, Lia Kartika Sari, Milna Sarwo Derta Sauhana, Felci Tria Seftiyani, Ditayara Setiawaty, Sri Setyawan, Rahmad Simatupang, Farra Dilla Simatupang, Rodiyah Sinaga, Ali Imran Siregar, Ali Muktar Sisca Novalia Siti Fatimah Muis Siti Fatimah Muis Siti Nurhaliza Siti Rohani Sitorus, Iwan Ramadhan Sitorus, Wildan Sodik budiono Soman, Soman Sri Ningsih Suci Mulyati Sudirman L, Sudirman Suhaimi Suhaimi Suharmawan, Wahid Sukriyah, Sukriyah Sumayyah, Hani Supriadi Supriadi Supriadi Supriadi supristiwendi supristiwendi Suriani, Halisah Sutrisno, Sutrisno SUYANTRI, ENI Syafira Syafira Syahrial Bakhtiar Syam, Hidayani Syamsu Nur, Syamsu Syamsul Bahri Syarifuddin Nasution, Syarifuddin Syawal Muslianti T Andi Roza Taman, Badrun Tarmiji Siregar Tarmizi, Amar Taufik Al Latifun Srg Tazkirah, Siti Thomas Gunawan, Thomas Toha Andiko Ulan, Milatul Ulummudin, Ulummudin Ulwiyah, Imaratul Umar, Abdul H. Usman Usman Usman, Fityatun Utami, Allya Sepria Utami, Zulfida Wahyu Abdul Jafar Wahyuni, Andi Sri Astika Walyono, Walyono Wardani Ritonga, Juhro Ulya Wardani, Friska Wardani, Heny Wasalmi, Wasalmi Wati, Annisa Kikmah Wedra Aprison Widya Widya, Widya wilastra, devit Wulandari, Lara Yasir, Budiman Yofentina Iriani Yofentina Iriani Yolanda, Mila Yovhandra Ockta Yulia Rahman Yulia Safitri Yulida, Khoiro Yulmiando, Rahmad Yunan, Muh Yuningsih, Siska Yusnidar Yusnidar Zakaria, Nurhijrah Binti Zakir, Supratman Zarkasy, M. Rozi Zikri, Rusdhatul Zubair, Muh. Zuhraini Zulheddi, Zulheddi Zulkifli Zulkifli